IMG-20201112-WA0040

Uji publik raperda pembentukan dana cadangan pemilihan kepala daerah 2024

Kominfo

Uji publik raperda terkait pilkada serentak di Jateng, Kamis (12/11)

KARANGANYAR– DPRD Propinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar uji publik Raperda pembentukan dana cadangan pemilihan Kepala Daerah 2024. Kegiatan ini untuk mengakomodasi masukan dari masyarakat untuk menyempurnakan isi raperda.

Uji publik Raperda dana cadangan digelar di Hotel Alana, Colomadu Karanganyar, Kamis (12/11) . Dalam kegiatan ini dihadiri sejumlah kepala daerah/perwakilan di Jateng serta elemen masyarakat.

Ketua DPRD Jateng, Mohammad Sholeh mengatakan Pilkada serentak 2024 akan menelan biaya besar. Untuk dana pilkada serentak itu setidaknya menghabiskan dana sekitar 1,6 triliun.

“Pembentukan dana cadangan dalam peraturan daerah ini dimaksudkan untuk membiayai kegiatan Pilkada serentak. Karena penyediaan dana tidak dapat dibebankan dalam satu tahun anggaran,”jelasnya.

Ditambahkannya prinsip penggunaan dana cadangan digunakan untuk pembiayaan yang telah ditentukan.
Dana cadangan ini pun tidak dapat dipakai untuk membiayai kegiatan di luar yang ditetapkan dalam peraturan daerah ini.

Sementara Wakil Ketua DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono mengatakan uji publik ini untuk menyempurnakan isi dari raperda dana cadangan pemilihan Kepala Daerah 2024. Pihaknya sendiri telah melakukan penyusunan anggaran secara komprehensif agar pelaksanaan Pilkada 2024 dapat berjalan dengan lancar.

“Raperda ini kita susun dengan efisien dan transparan kepada masyarakat. Kami pun terus menyosialisasikan dan mendengarkan masukan-masukan dari berbagai pihak,”katanya.
Diskominfo (dn/ind)

Read More
WhatsApp Image 2018-04-16 at 4.03.52 PM

 ‘Patungan’ Untuk Bahagiakan Lanzia

foto bersama 30 anak yatim yang menerima bantuan dari PSC beserta Jajaran, Minggu(15/04)

KARANGANYAR – 15 April 2018

Belum tentu semua orang tergerak untuk membantu orang lain. Apalagi membantu untuk para lansia. Namun hal itu tidak berlaku untuk Pejuang Sosial Community (PSC). Komunitas pejuang Sosial di Karanganyar ‘patungan’ dana untuk membantu para orang tua lanjut usia (lansia).

“Kami memang komunitas yang membantu para orang tua lanjut usia di Karanganyar yang belum tercover oleh pemerintah. Kami membantu dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis dan pemberian sembako kepada para lanzia,” ujar humas PSC, Marfuah Dwi kepada Karanganyarkab.go.id di sela-sela pembagian sembako di Pendopo Suruh, Kecamatan Tasikmadu Minggu (15/04)

Menurut Dwi komunitasnya memang murni untuk membantu para lanzia dan anak-anak yatim. Sedangkan dananya pantungan teman-teman dan sebagian dari donatur. Meski demikian, tidak ada donatur tetap untuk PSC. “Ke depan kami, akan mendirikan rumah lanzia di Jumantono. Sasaran orang tua yang tidak mampu dan para orang tua yang gelandangan atau tidak mempunyai tempat tinggal,” imbuhnya.

Minggu kemarin, PSC mengadakan kegiatan bersama berbagi untuk negeri dengan memberikan bingkisan kepada 10  lansia dan menyantuni 30 anak yatim. Kegiatan itu diselenggarakan PSC bekerjasama dengan Pemkab Karanganyar, Dinas Sosial dan Polres Karanganyar.

Pjs Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Dinas Sosial, Sumarno, mengapresiasi kepada anggota PSC dalam mengurangi beban masyarakat khususnya lansia. Pihaknya meminta PSC mengurus perizinan untuk legalitas organisasi agar mendapatkan kemudahan dalam apapun. “Sering-sering aja berkomunikasi dengan Pemkab Karanganyar. Agar tujuan untuk membatu para lanzia terprogram dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD, Sumanto mengatakan hal yang tidak mudah dilakukan dalam membantu orang yang sedang membutuhkan. Suamnto merasa bangga dan salut kepada teman-teman PSC — anggota yang berbagai profesi– bisa menyempatkan untuk peduli terhadap masyarakat. “Ini bagian dari pengabdian yang harus didukung Pemkab dan semua masyarakat Karanganyar,” ujarnya.

Perwakilan Polres Karanganyar, Suwarsih menyampaikan harapannya dalam melayani masyarakat dalam kegiatan sosial dan mengapresiasi anggota PSC dengan keterbatasannya mampu membantu masyarakat sekitar. “Jangan berhenti untuk melayani masyarakat dan terus berjuang bersama dalam memberikan manfaat,” tuturnya. (Imas/Karin/hr)

Read More
IMG_0024

Juliyatmono : Kelola dana desa dengan baik dan tepat sasaran

kominfo

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan pengarahan giat Sosialisasi Dana Desa dan TP4 di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis Pagi (24/8)

Karanganyar – Kejaksaan Negeri Karanganyar bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Sosialisasi Dana Desa dan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4) di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis Pagi (24/8). Sosialisasi ini dihadiri oleh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut baik adanya sosialisasi ini. Dana desa yang sudah bergulir saat ini mempunyai Multifier effect (manfaat) yang luar biasa bagi pengembangan desa. Lewat pergerakan dana desa, ekonomi desa menjadi semakin baik karena uang bergerak didesa sehingga meningkatkan daya beli masyarakat di desa tersebut.

Karanganyar yang mempunyai potensi Industri, Pertanian, dan Pariwisata (INTANPARI) semakin diperkuat di masing-masing sektor tersebut, terlebih dikawasan potensial wisata (Kecamatan Ngargoyoso, Kecamatan Tawangmangu, Kecamatan Jenawi, dan Kecamatan Jatiyoso) bisa lebih dioptimalkan dengan menggunakan dana desa tersebut.

Karanganyar yang memiliki sumber daya alam yang melimpah terbukti mendatangkan banyak prestasi, seperti kemarin lomba desa, Desa Karanglo Tawangmangu mendapatkan juara 2 nasional tahun 2017.

Dikatakan lebih lanjut, Juliyatmono berpesan agar Kepala Desa dan aparatnya untuk berhati-hati dalam mengelola dana desa, hindari kegiatan fiktif, mark up dan penyelewengan.

“Jangkan sungkan tanya kepada Kejaksaan, saya sudah berpesan kepada bapak Kajari untuk pendampingan ke desa-desa”, terang Juliyatmono

Sementara itu, I Dewa Gede Wirajaya Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar mengatakan bahwa tujuan dilakukannya sosialisasi ini untuk memberikan pengertian dan pembelajaran terhadap kepada desa dalam mengelola keuangan dana desa, sehingga tidak terjadi penyelewengan atau penyalahgunaan dana desa. Selain itu dijelaskan pula bahwa Kejaksaan Negeri Karanganyar akan melakukan pendampingan terhadap penggunaan dana desa seara gratis, adapun pendampingan yang dilakukan diawali dari proses perencanaan kegiatan sampai dengan pelaksanaan. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
web (2) copy

25 Kelompok Ternak Sapi Terima Bantuan Hibah

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, menyerahkan bantuan kepada salah satu kelompok ternak.

Karanganyar, Rabu (05/07/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan bantuan hibah kepada 25 kelompok ternak sapi yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar.

“Tahap I ini kita berikan bantuan hibah kepada 25 kelompok ternak. Besaran bantuan berbeda-beda sesuai ajuan, sekitar Rp. 50 juta sampai Rp. 100 juta, dan total dana dari APBD Kabupaten Karanganyar, Rp. 1,9 Miliar,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, Sumijarto.

Pemberian bantuan itu diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Rabu (05/07), di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Kelompok ternak yang menerima bantuan disyaratkan membuat rekening bank, kemudian dana disalurkan melalui rekening itu. Sesuai aturan tidak boleh cash.

“Sebenarnya, pemberian tahap I ini diberikan sejumlah 26 kelompok ternak, namun ada satu yang tidak membuat rekening bank, sehingga ditunda kepadanya,” kata Sumijarto.

Lebih lanjut, Sumijarto, mengatakan pihaknya punya kewajiban menyalurkan untuk 142 kelompok di Kabupaten Karanganyar. Dari hasil verifikasi yang sudah memenuhi syarat untuk tahap I sebanyak 25 kelompok, tahap selanjutnya yang sudah lolos ada 13 kelompok. Dana APBD Kabupaten Karanganyar yang akan diberikan total anggaran tahun 2017 sebesar  Rp. 7,2 Miliar.

“Dari hasil pengecekan itu, ternyata ada yang tinggal di Karanganyar namun KTP Surakarta sehingga terpaksa ditunda, sampai memenuhi syarat yang ditentukan,” katanya.

Ke 25 penerima itu antara lain di Kecamatan Jaten 2, Karanganyar 2, Karangpandan 2, Mojogedang 2, Tasikmadu 3, Jatiyoso 5, Jenawi 5,  Kerjo, Ngargoyoso,  Jumapolo, dan Jatipuro masing-masing 1 kelompok.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan, sesuai ketentuan yang ada syarat penerima harus berbadan hukum dan melewati rekening. Jika tidak lewat rekening tidak diberikan.

“Tidak ada potongan sama sekali, utuh 100 persen. Setelah ini bisa belikan sapi sesuai proposal ajuan, tidak boleh untuk yang lain. Silahkan dipelihara. Sapi yang dibeli nanti diberi tanda khusus,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Wabup juga mengimbau, sapi-sapi itu silahkan dikelola yang baik, bisa ditempatkan dipenanggung jawab atau menjadi satu di kandang komunal. Dengan bantuan jika Rp. 50 juta bisa dibelikan 3-4 sapi.

“Ada manfaatnya juga jika di kandang komunal, kotorannya bisa di manfaatkan untuk bio gas seperti di Gondangrejo itu,” katanya.(pd)

Read More
KOM_7114

2017, Bulan Dana PMI Karanganyar Targetkan 883 Juta Rupiah

KOMINFO

Rakor Bulan Dana PMI dipimpin langsung oleh Dandim 0727 Karanganyar Letnan Kolonel Infantri CZI Santy Karsa Tarigan, SE selaku Ketua Bulan Dana PMI Karanganyar, Selasa (30/5).

Karanganyar, Selasa 30 Mei 2017

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar di tahun 2017 menargetkan mampu mengumpulkan dana sebesar 883 juta rupiah. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu yang terkumpul 609 juta rupiah.

Hal tersebut dikemukakan Ketua PMI Karanganyar, Timo Tius pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bulan Dana PMI Karanganyar, Selasa (30/5/2017) di aula Gedung PMI Karanganyar.

Menurutnya target penggalangan dana yang melebihi tahun kemarin dikarenakan potensi di Kabupaten Karanganyar.

Lebih lanjut Timo Tius mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan bersinergi dengan berbagai pihak seperti OPD di lingkungan Pemkab Karanganyar.

“Sinergi dengan instansi di lingkungan Pemerintahan maupun swasta akan digalakkan agar target tercapai,”terangnya.

Ditambahkannya, penggalangan dana PMI nantinya akan diperuntukkan untuk penanggulangan bencana, biaya operasional para relawan pada kegiatan-kegiatan masyarakat.

Sementara itu, Rakor yang dipimpin langsung oleh Dandim 0727 Karanganyar, Letnan Kolonel Infantri CZI Santy Karsa Tarigan, SE selaku Ketua Bulan Dana PMI Karanganyar, mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini untuk pencapaian bulan dana PMI yang nantinya digunakan untuk kemanusiaan.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

Read More
KOM_6487

Perangkat Desa Baru Mendapat Peltihan

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan arahan pada acara Pelatihan Aparatur Desa, Rabu (17/5)

Karanganyar, 17 Mei 2017

Kaur perencanaan desa mendapat pelatihan dalam bidang manajemen Pemerintah Desa. Pelatihan ini diadakan di gedung serba guna Sondokoro Tasikmadu  Rabu(17/05). Pelatihan ini diadakan oleh Pemda (Pemerintah Daerah) melalui Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes).

Acara ini berlangsung dari Senin (15/5) sampai dengan Kamis (18/5). Pelatihan ini dibagi menjadi 2 gelombang. Pelatihan gelombang pertama sudah berlangsung 2 hari pada tgl 15 Mei  dan 16 Mei 2017. Sedangkan gelombang ke-2 diselenggarakan pada tanggal 17 Mei 2017 dan ditutup pada Kamis, 18 Mei 2017. Gelombang 2 diikuti Perangkat Desa dari 4 Kecamatan yang berjumlah 80 peserta. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Setda Kabupaten Karanganyar..

Sementara itu Bupati Karanganyar dalam arahannya menyampaikan agar perangkat desa dapat bergerak bersama masyarakat untuk maju bersama. Sebagai Perangkat desa harus menggagas sesuatu agar berkembang baik dan tidak bertentangan dengan Undang – undang. Juliyatmono juga menghimbau kepada seluruh perangkat desa untuk terus mencari ilmu, mencari pengalaman untuk mengembangkan desa, dan memajukan teknologi di desa. Pemkab Karanganyar akan selalu membantu dalam dana maupun dukungan. Desa harus inovatif dan cerdas karena program Pemerintah saat ini adalah membuat desa sebagai pusat perkembangan. Diharapkan seluruh aparat desa dapat mendukung program itu. Demikian DISKOMINFO(yoga)

Read More
KOM_5672

Demi Tingkatkan Pelayanan Polres Karanganyar Berbenah

KOMINFO

Peletakan Batu Pertama Dalam Pembanguna Gedung Mako Polres Karanganyar oleh Kapolres dan Wakil Bupati Karanganyar

Karanganyar, 5 Mei 2017

Untuk meninggkatkan pelayanan kepada mayarakat Polres Karanganyar membangun gedung Mako (Markas Komando) baru. Pembangunan ini diawali dengan peletakan batu pertama oleh Kapolres dan Wakil Bupati Karanganyar Jumat siang (5/5).

Gedung Mako ini dibangun di belakang bangunan lama yang saat ini masih berdiri. Rencananya semua bangunan lama yang ada di Polres akan di ganti dengan bangunan baru sesuai masterplan Polres.

Pembangunan dilaksanakan oleh PT. Bokama Reka Jaya, selaku kontraktor pembangunan. Pembangunan di mulai pada 3 Mei 2017 dan ditargetkan selesai dalam 5 bulan.

Untuk dana sendiri Polres mendapatkan dana hibah dari Pemkab ( Pemerintah Kabupaten) Karanganyar. Polres mendapatkan dana hibah sebesar 3 Milyar dengan rincian 2.7 Milyar untuk membangun gedung dan sisanya untuk mebeler.

Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar dalam sambutan mengaharapkan semoga dengan pembangunan gedung baru ini Polres Karanganyar dapat menciptakan keamanan dan ketentraman dalam masyarakat. Selain itu Rohadi juga menyampaikan bahwa dana hibah ini merupakan kerjasama Pemkab dan DPRD untuk peningkatan keamanan di Kabupaten Karanganyar.

Bersamaan dengan itu Kapolres Karanganyar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab karena telah bersinergi dengan cara memberikan dana hibah. “Semoga dengan pembangunan ini dapat mewujudkan Polri yang profesional, moderen, dan terpercaya,” ujarnya. (yoga)

Demikian DISKOMINFO  

Read More
DSC_0499

79,8 Miliar Dana Desa Tahap I Siap diCairkan

KOMINFO

Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan dana desa tahap I pada setiap perwakilan desa di Kabupaten Karanganyar, Jumat (28/4) di Pendopo Rumdin Bupati

Karanganyar, 28 April 2017

Dana desa tahap I (60 persen) Kabupaten Karanganyar  siap dicairkan pada awal bulan ini, sementara pencairan dana desa tahap II (40 persen) pada Juli 2017.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada persiapan pelaksanaan kegiatan dana desa tahap I, Jum’at (28/4/2017) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurut Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pencairan dana desa ini diperuntukkan kepada seluruh desa di 16 Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar. Sedangkan kalurahan di Kecamatan Karanganyar kota tidak mendapatkan dana desa.

Dana desa ini uang Negara diawasi dari berbagai sudut, baik dari Kejaksaan, Kepolisian yang dibantu Polsek. Saya minta untuk ditata dengan baik, melaksanakan kegiatan sesuai dengan yang di programkan APBDes,”pesannya.

Lebih lanjut ia menyampaikan Pemerintah Kabupaten Karanganyar pada April 2017 ini meraih Piagam Satya Kencana Karya Bhakti Nugraha dari Presiden RI dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri RI sebagai Kabupaten Berkinerja Tertinggi se Indonesia, peringkat ke dua Nasional. Sehingga pemerintah-pemerintah yang berpretasi mendapatkan kepercayaan dengan adanya dana desa yang meningkat.

“Desa harus bersinergi dengan visi misi Kabupaten, begitu juga Kabupaten bersinergi dengan Gubernur(Provinsi),”katanya.

Bupati menghimbau untuk seluruh desa di enam belas Kecamatan yang mendapatkan dana desa untuk segera menyelesaikan laporan pertanggungjawabannya dengan baik. Karena BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Tolong segera dibereskan secara administrasi, apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi puasa Ramadhan, agar berjalan baik tidak terburu-buru,”tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat mengatakan pencairan dana desa di Jawa Tengah meliputi sebelas Kabupaten. Untuk Kabupaten di Solo Raya yang mendapatkan dana desa tahap I lebih awal meliputi Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

“Dana desa Tahap I untuk Karanganyar sebesar 79,8 miliar rupiah yang akan diterima oleh seluruh desa di 16 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Paling lambat, Rabu besok sudah masuk kas desa masing-masing,”terang Utomo Sidi.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

Read More
IMG_0479

Wujudkan Stop BABS Tahun 2017

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (memegang mike) menyampaikan sambutan sekaligus penjelasan pada acara Sambung Rasa di Halaman Radio Swiba (Kamis, 27/4/2017)

Karanganyar,  Kamis 27 April 2017

Tema tersebut diambil untuk acara Sambung Rasa di Halaman Radio SWIBA Kamis malam, 27 April 2017. Acara yang disiarkan secara live lewat Radio SWIBA 96.3 FM ini dihadiri oleh OPD terkait, yakni perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Dinas Komunikasi dan Informatika serta beberapa Camat dan perwakilan dari Kelurahan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang baru saja tiba dari kunjungan kerjanya ke Malaysia berkenan hadir pada acara tersebut dan memberikan sambutan.

Sekaligus  memberikan sambutan, Juliyatmono menanggapi pertanyaan dari penyiar Radio Swiba tentang Stop BABS. Beliau  menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia sekarang memakai istilah Pembangunan Manusia Berkelanjutan. Diharapkan derajad kesehatan manusia terus membaik. Kualitas kesehatan manusia diukur melalui perilaku hidup sehat.

“Hidup sehat nanti polanya akan seperti apa, tahun ini akan kita deklarasikan. Sudah kami siapkan sticker dan pamflet untuk dipasang di rumah-rumah supaya orang tahu bagaimana melakukan upaya-upaya untuk membangun perilaku hidup sehat,” terang Juliyatmono.

“Hidup sehat tidak lepas dari aktifitas oleh raga, apapun jenis olahraganya, apa itu jalan kaki, bersepeda, berenang, yang penting bergerak. Kemudian hindari rokok, perbanyak makan buah, dan upaya-upaya yang lain dengan gerakan hidup bersih,” imbuh Juliyatmono.

Salah satu penyebab derajad kesehatan masih kurang adalah karena masyarakat masih belum mau meninggalkan tradisinya, kebiasaannya. Ada sebagian warga masyarakat yang tidak bisa buang air besar kalau tidak di sungai. Kebiasaan buruk ini harus dirubah.

“Masyarakat harus terus digembor-gemborkan untuk Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan),” tandas Juliyatmono.

Masyarakat masih melakukan BABS mungkin memang karena belum mempunyai jamban di rumah. Untuk mengatasai hal ini pemerintah konsekwen akan membantu jambanisasi.

“Kami sudah siapkan dana kira-kira 9 Miliar di APBD untuk menuntaskan masyarakat supaya stop BABS. Kalau kampungnya berjubel-jubel, berdekatan, tidak punya pakarangan, nanti kita buat jamban komunal seperti di Kemiri, Kebakkramat sehingga kampungnya menjadi bersih dan indah, ” tambah Juliyatmono.

Masyarakat di Karanganyar ini yang masih banyak tidak memiliki jamban, yang BAB nya  di pinggir sungai adalah dearah-daerah yang dekat dengan sungai yang aliran sungainya lancar. Daerah-daerah itu di adalah Tawangmangu, sebagian Karangpandan, Colomadu yaitu di Malangjiwan, Utara Gedongan, Klodran, Ngasem. Bahkan yang punya jamban pun malah mengalirkan buangannya ke sungai, tidak ada septi tank nya, seperti daerah-daerah di Gayamdompo, Gedong, Lalung bahkan Kota Karanganyar. Tentu saja ini mencemari sungai-sungai kita.

“Maka program Stop BABS akan kita tuntaskan tahun ini.  Kekurangan dana sudah kami mintakan ke beberapa CSR dari Perushaaan, BUMD kita, dari BAZNAS juga, kita keroyok bareng-bareng,” janji Juliyatmono.

Supaya gerakan ini ada payung hukum dan dasar pemberlakuannya maka dibuatkan regulasinya. Regulasi ini memuat keterlibatan semua pihak. Regulasi ini menjadi bukti konkrit keseriusan kita, sehingga hal ini tidak hanya berupa himbuan belaka, tetapi juga direncanakan dan dianggarkan.

“Akhir tahun nanti saya akan mengundang Ike Nurjanah, duta sanitasi Indonesia supaya melihat bukti-bukti bahwa program ini sudah berjalan dengan baik,” imbuh Juliyatmono. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
KOM_3305

Pentas Amal Untuk Peduli Sesama

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membeli salah satu merchandise untuk didonasikan dalam acara Pentas Amal. Minggu (9/04/17)

Karanganyar, Senin 10 April 2017

Acara Pentas Amal yang juga bertepatan dengan ulang tahun Radio H Karanganyar ke-8 dan launching kompilasi album kemanusiaan oleh MSSR ( Musisi Se Solo Raya) diselenggarakan di Mall Palur Plasa lantai 1, Minggu (9/04).

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan dukungan untuk acara pentas amal ini.

“ Saya sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat kemanusiaan karena dengan hal ini kita semua bisa menumbuhkan rasa kepedulian antar sesama “ kata Bupati.

Selain itu Bupati juga membeli salah satu barang yang dilelang untuk donasi kemanusiaan, barang yang dilelang tersebut adalah kaos merchandise dari MSSR. Hal ini juga sebagai bukti bahwa Bupati dan Pemerintah Karanganyar peduli dengan adanya kegiatan acara kemanusiaan. Dalam acara tersebut juga disediakan tempat untuk melakukan donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Sragen.

Untuk menghibur para pengunjung dan juga untuk pengumpulan dana donasi acara ini diisi dengan pertunjukan musik dari penyanyi solo  dan band dengan berbagai genre musik, seperti metal, pop, rock, dan lain-lain.

Acara pentas amal peduli sesama ini sebelumnya sudah dilakukan sejak tahun 2016 oleh MSSR yang event pertamanya didonasikan ke bencana banjir di bantaran sungai Bengawan Solo, event keduanya didonasikan ke bencana gempa di Aceh, dan event yang saat itu diselenggarakan adalah event yang ketiga untuk launching kompilasi album kemanusiaan yang terdiri dari 22 lagu dan hasil dari event itu akan didonasikan  ke bencana alam tanah longsor di Ponorogo. Sekian Diskominfo (rz)

Read More