DSC_6023

Bulan April, 500 Delegasi Seluruh Dunia Akan Kunjungi Ruamh Atsiri

Read More
DSC_6040

Bulan April, 500 Delegasi Seluruh Dunia Kunjungi Rumah Atsiri

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto memberitahukan kepada siswa SMK Ngargoyoso bahwa bulan April 500 delegasi akan berkunjung jke rumah Atsiri

 

KARANGANYAR – 15 Maret 2018

Jika tidak ada aral melintang, 500 delegasi dari seluruh dunia akan berkunjung ke rumah Atsiri di Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Rencananya mereka akan melakukan konggres minyak siri dunia di Tawangmangu. Selain ke rumah Atsiri, rombongan juga akan ke Balai Besar Penelitian Tanaman Obat dan Obat Tradisional.

“Karanganyar pernah mempunyai pabrik Atsiri dan kini dirintis kembali. Rencananya bulan April mendatang, ada 500-an delegasi akan berkunjung rumah Atsiri,” papar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar, Drs Titis Sri Jawoto saat memberikan pengarahaan di SMK Ngargoyoso Rabu (14/03).

Menurut Titis, Kabupaten Karanganyar ini sudah kelas dunia. Sebab di tahun 1861 Mangkunegara IV mendirikan Pabrik Gula Colomadu. Sedangkan Pabrik Gula (PG) Tasikmadu berdiri di tahun 1971. Bahkan, sampai saat ini PG Tasikmadu masih memproduksi gula. “Minyak atsiri di Karanganyar sangat terkenal di dunia. Sebab di dunia ini hanya ada dua yakni di Bulgaria dan Karanganyar,” imbuh Titis.

Selain itu, Titis mengatakan Pura Pemacekan di Karangpandan asal usul dari pura-pura yang ada di Bali. Pendek kata, leluhur orang Bali itu berasal dari Karanganyar. Termasuk fosil terbaik setelah fosil dari Afrika Selatan ditemukan di Karanganyar. Yakni di desa Kali Cemoro Kecamatan Gondangrejo. Namun sudah masuk ke musim purbakala di Sangiran. “Sangiran itu setiap tahun ada 500 ribu pengunjung,” imbuhnya.

Pada kesempatan di SMK Ngargoyoso itu, pihaknya berharap siswa jurusan industri Perhotelan untuk menimba ilmu sebaik mungkin. Sebab, industri pariwisata tidak ada matinya dan akan terus berkembang. (hr/ard/yg)

Read More

Pelayanan e-KTP Digelar Malam Hari

Banyaknya warga di Kabupaten Karanganyar yang menghendaki pelayanan pembuatan KTP elektronik (e-KTP) di malam hari, akhirnya membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil luluh. Untuk memenuhi keinginan masyarakat pada Bulan April ini, pelayanan pelaksanaan pembuatan e-KTP di setiap kecamatan akan diperpanjang dari sore hari ke malam hari.
“Usulan e-KTP malam hari ini sudah kita cermati, dan Bulan April ini sudah bisa  dimulai,” ujar Sucahyo, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Karanganyar, Sabtu (31/3) kemarin. Untuk melaksanakan e-KTP ini Dinas akan menambah dua petugas administrasi.”Untuk petugas administrasi akan kami tambah, kalau untuk operator alat sudah cukup kita siapkan 4 orang,” tandasnya.
Sucahyo mengatakan pelayanan e-KTP malam hari tersebut telah dikaji dan diusulkan dari pihak Kecamatan, sehingga teknis pelaksanaannya tergantung dari pihak Kecamatan. Pelayanan e-KTP akan dibagi ke dalam dua shift yakni shift pagi dari pukul 8 pagi hingga 4 sore dan shift sore dari pukul 4 sore hingga 10 malam.
Menurutnya kendala berat yang akan mereka hadapi dalam pelaksanaan e-KTP nanti adalah masih adanya ketidak disiplinnya para wajib KTP. Di mana kedatangan para wajib KTP tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak Kecamatan. Seperti misalnya diundang pagi justru datang di sore harinya. “Makanya kita berharap agar wajib KTP dapat datang sesuai dengan jadwalnya masing-masing agar tidak menumpuk dan menyebabkan pelayanan lainnya terganggu,” tandasnya.
Selain itu, dirinya berharap dengan pelayanan e-KTP malam bisa mendapatkan alokasi dana tambahan. Dana tambahan tersebut mereka butuhkan untuk membayar gaji sejumlah tenaga administrasi tambahan yang mereka butuhkan untuk pelayanan malam hari.
Sementara itu, Camat Jaten, Bahtiyar Syarif menambahkan memang selama ini aspirasi dari warganya menginginkan adanya pelaksanaan pelayanan e-KTP di malam hari. Pasalnya mayoritas warganya tersebut bekerja hingga sore hari di Kota Solo.

Read More