DSC_0073 copy

Tahun Ini, Karanganyar Tak Buka Pendaftaran CPNS

Karanganyar, Selasa (22/07/2014)

ilustrasi

ilustrasi

Pemerintah Kabupaten Karanganyar tahun ini tidak membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari formasi umum. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar, Siswanto, menegaskan “Tahun 2014 ini Pemkab Karanganyar tidak membuka pendaftaran CPNS dari formasi umum,” ujarnya, saat ditemui dikantornya kemarin, Senin (21/07) siang.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) lanjut Siswanto, tidak memberikan jatah formasi untuk Kabupaten Karanganyar. Hal ini merupakan hasil analisis kebutuhan pegawai dan beban kerja dari Pemerintah Pusat. Selain itu, tidak dibuka pendaftaran CPNS tahun 2014 disebabkan besarnya belanja pegawai di tahun ini.

Dari data BKD Kabupaten Karanganyar, sampai saat ini jumlah abdi negara di Bumi Intanpari 11.579 yang mayoritas dari guru SD. “Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) No 2/2014 tentang Kebutuhan Jabatan Fungsional jumlah pegawai yang ideal sebanyak 13.473 orang,” ujarnya.pd

Read More
DSC_0012 copy

Bupati Karanganyar : Jadilah PNS Profesional

Karanganyar, Senin (02/06/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan ceramah umum di depan peserta diklat prajabatan

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan ceramah umum di depan peserta diklat prajabatan golongan satu dan dua

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan ceramah umum untuk peserta pendidikan dan latihan (Diklat) Prajabatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar.
Ceramah yang mengambil tema Pemberdayaan Sumber Daya Aparatur Dalam Rangka Keberhasilan Pelaksanaan Pemerintahan dan Pembangunan berlangsung selama dua jam, dari 08.00-10.00 terlihat peserta serius mendengarkan dan mencatat materi yang diberikan oleh Bupati Juliyatmono. Selain itu, suasana terlihat menarik bahkan sesekali dibumbui dengan candaan.
“Sebagai PNS haruslah mempunyai kemampuan yang profesional.agar etos kerja meningkat. Sehingga mempunyai jiwa dan semangat melayani sebaik mungkin kepada masyarakat,” tutur Juliyatmono, di Balai Latihan Kerja (BLK), Bangsri, Karangpandan, Karanganyar, Senin (02/06) pagi
Pada kesempatan itu, dia juga menjelaskan tentang kompetensi setiap abdi negara. Penempatan PNS melalui penataan pegawai yang tepat sesuai kompetensinya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
“Dengan adanya UU Aparatur Sipil Negara (ASN) maka akan tercipta PNS yang berkualitas, berintegritas dan profesional,” katanya.
Semenntara itu Siswanto, Kepala BKD Kabupaten Karanganyar menuturkan sejumlah 160 peserta dari golongan satu dan dua mengikuti diklat prajabatan sebagai syarat untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Peserta terbagi dalam empat angkatan. Untuk angkatan satu dan dua sebanyak 80 orang yang berlangsung mulai 16 Mei sampai 7 Juni 2014,” kata Siswanto.
Untuk angkatan tiga dan empat, lanjutnya, juga sebanyak 80 orang yang dimulai nanti pada 9-28 Juni 2014.”Kami berharap semua peserta diklat prajabatan dapat mengikuti semua kegiatan dan lulus, karena sebagai syarat diangkat menjadi PNS,” kata Siswanto.pd

Read More
DSC_0018 copy

Pelantikan Pejabat Eselon 2

Pelantikan pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar

Pelantikan pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Selasa (15/04)

Karangayar, Rabu (16/04/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono kembali melakukan pelantikan pejabat yang sebelumnya pada Sabtu (12/4)  bagi eselon tiga. Namun pada  Selasa (15/04), di ruang Podang, Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar,  dilantik pejabat eselon dua sebanyak tujuh orang.

Adapun ke tujuh pejabat itu antara lain Sujarno yang sebelumnya menjabat staf ahli bupati dan pernah sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kabupaten Karanganyar, kini menjadi Sekretaris DPRD Karanganyar.

Selain itu, Siswanto sebelumnya menjabat staf ahli bupati, kini menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar. Sucahyo kini menduduki sebagai Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Kemudian, Utomo Sidi Hidayat yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kabupaten Karanganyar, menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes). Selanjutnya, Larmanto yang dulu menjabat Kepala BKD, kini menjabat Kepala Dispendukcapil.

Nur Halimah yang sebelumnya menjadi Kepala BPPT Kabupaten Karanganyar kini menjadi Kepala Disperindagkop dan UMKM, dan Sri Suranto yang dulu menjadi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kini menjadi staf ahli bupati.

Namun dari pelantikan pejabat eselon dua tersebut, masih terdapat tiga jabatan yang kosong, yakni staf ahli bupati bidang pemerintahan hukum dan politik, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Poltik (Bakesbangpol), dan Kepala Disdikpora.

Bupati Juliyatmono menuturkan pengisian eselon dua ini harus mendapatkan persetujuan  Gubernur Jawa Tengah, namun masih terdapat tiga posisi yang masih kosong.

“Yang jabatannya kosong nanti di isi pelaksana tugas (Plt) agar tugas-tugas di dinas tetap lancar dan tidak ada hambatan. Pada saatnya nanti yang kosong di isi,” ujar Juliyatmono.

Selain itu, Bupati Juliyatmono menuturkan mutasi ini biasa dan tidak ada yang luar biasa.

“Untuk mewujudkan program-program melalui visi misi Kabupaten Karanganyar ibarat seperti the dream team. Selalu bekerja sama untuk mencapai goal,” katanya. pd

Read More
DSC_0004_3 copy

199 Honorer Kategori 2 Lolos Tes Tertulis

Hasil tes tertulis Honorer Kategori 2 Kabupaten Karanganyar

Hasil tes tertulis Honorer Kategori 2 Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa (11/02/2014)

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) telah mengumumkan hasil tes tertulis tenaga honorer Kategori 2 melalui website  http://www.menpan.go.id/.

Hasil tes tertulis tersebut dapat dilihat maupun diunduh di laman tersebut. Terlihat sebanyak 199 tenaga honorer Kategori 2 dari Kabupaten Karanganyar lolos tes tertulis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar, Larmanto menjelaskan dari sebanyak 447 tenaga honorer yang mengikuti tes,  ternyata hanya 199 orang yang lolos seleksi.

“Bagi tenaga honorer yang lolos akan diangkat menjadi CPNS sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Larmanto, saat di temui di BKD karanganyar, Selasa (11/02)

Dia menambahkan rincian dari 199 orang tersebut antara lain guru SD sebanyak 66 orang, guru SMP sebanyak lima orang, guru SMA sejumlah lima orang, sedangkan untuk guru SMK sebanyak 27 orang.

“Yang paling banyak dari tenaga teknis yaitu 70 orang, sedangkan tenaga kesehatan yakni 26 orang,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi meminta semuanya untuk menghormati keputusan dari Pemerintah Pusat itu.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar hanya memfasilitasi saja, sebab kewenangan sepenuhnya ada pada Pemerintah Pusat,” tandas Samsi. pd

 

Read More

CPNS K2 Karanganyar Diumumkan Akhir Desember

Hasil seleksi tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur honorer kategori 2 (K2) akan diumumkan pada akhir Desember ini. Informasi itu didapatkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Masih informasi umum, bakal diumumkan pada akhir Desember ini. Detailnya kapan belum ada informasi,” ungkap Kepala BKD Karanganyar, Larmanto, kemarin. Terkait teknis pengumumannya, juga belum ada keterangan lebih lanjut, apakah via online atau konvensional melalui BKD.

Sementara, terkait besarnya kuota yang bakal diterima menjadi CPNS, Larmanto juga mengaku tidak bisa memastikan. Pasalnya, segala hal tentang tes CPNS ini mulai dari pendaftaran, penyelenggaraan, dan penentuan hasil merupakan kewenangan BKN. Namun demikian, untuk kriteria kelulusan bakal dilihat dari passing grade sesuai dengan ketentuan BKN. “Jadi acuannya pada passing grade, bukan tingkat kebutuhan. Kalau yang mendapat nilai tinggi banyak, berarti yang lolos juga banyak. Begitu pula sebaliknya,” pungkas Larmanto.

Read More

Soal Ujian Honorer Dibakar

Setelah digunakan ujian honorer kategori 2, soal tes dimusnahkan untuk menghindari penyalahgunaan, di BKD Karanganyar, Minggui (03/11) sore

Setelah digunakan ujian Honorer Kategori 2, soal tes dimusnahkan untuk menghindari penyalahgunaan, di BKD Karanganyar, Minggui (03/11) sore

DSC_0110tulisan

Beberapa panitia seleksi CPNS dari Honorer Kategori 2 Kabupaten Karanganyar, membakar soal ujian honorer K2 setelah digunakan, Minggu (03/11) sore.

Karanganyar, Senin (04/11/2013)

Panitia pelaksana seleksi CPNS  dari Honorer Kategori 2 (K2) membakar soal ujian di kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Karanganyar, Minggu (03/11) sore. Pembakaran itu dilakukan sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ketua Pelaksana pengadaan tes CPNS Honorer K2 Karanganyar, Samsi mengatakan Pemkab hanya sebatas memfasilitasi pelaksaan seleksi. Pasalnya, semuanya hal termasuk pengadaan soal, berita acara, dan koreksi dilakukan oleh pemerintah pusat.

Dengan demikian, Pemkab hanya sebatas memanggil peserta, menyediakan soal yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat serta menyediakan tempat dan pengawas ujian. Untuk seleksi CPNS honerer K2, Pemkab memilih SMA 1 Karanganyar.

“Semuanya dilakukan oleh pemerintah pusat. Usai pelaksanaan tes, diinstruksikan oleh pemerintah untuk menghapusnya dengan cara dibakar. Ini untuk mengantisipasi soal dibawa pulang oleh peserta karena itu memang dilarang oleh pemerintah,” ujar Samsi, Minggu (03/11).

Selain membakar soal, panitia pelaksana pengadaan tes juga diminta menandatangani berita acara dan mengirimkannya beserta Lembar Jawab Komputer (LJK) yang sudah diisi oleh 447 peserta.

Sementara itu, Kepala BKD Karanganyar, Larmanto mengungkapkan Pemkab masih kekurangan 500-an guru SD. Dengan adanya seleksi CPNS Honorer K2 ini diharapkan mampu memperkecil kekurangan tersebut. “Masih kekurangan 500-an guru SD. Di sisi lain, ada kelebihan PNS dari teknis umum sebanyak 200-an. Mereka tidak boleh digeser untuk mengisi kekosongan kursi guru SD karena memang kemampuannya berbeda,” katanya lagi.

Usai pengumumam seleksi CPNS honorer K2, pihaknya akan melakukan penataan agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal. Utamanya, mengisi kekosongan kursi yang vital. “Kita tunggu saja pengumuman tes. Setelah itu, akan kita tata ulang,” ujarnya. pd

 

Read More

Sekda: Honorer K2 Jangan Percaya Calo CPNS

Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi mewanti-wanti agar para peserta seleksi tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi tenaga honorer kategori 2 (K2) tidak tergiur dengan iming-iming calo yang menyatakan bisa meloloskan namun dengan syarat imbalan sejumlah uang. Seperti diketahui, ujian CPNS untuk honorer K2 akan dilakukan serentak pada tanggal 3 November mendatang.

“Saya hanya menegaskan, jangan percaya dengan bujuk rayu para calo yang saat ini mulai berkeliaran,” ungkap Samsi, Minggu (27/10). Menurutnya, dari informasi yang ia terima, menjelang ujian CPNS ini para calo sudah mulai menyambangi para peserta dengan menjanjikan kursi PNS.

 Kendati hal ini dianggap sebagai suatu yang wajar oleh masyarakat, Samsi tetap mengharapkan agar peserta tidak tergiur apalagi sampai menyetorkan sejumlah uang kepada para calo. “Sekarang sudah tidak zamannya lagi cara-cara seperti itu,” tandasnya.

 Ia pun mengimbau kepada para peserta tes agar tidak percaya dengan apapun yang dijanjikan oleh para calo dengan jaminan sejumlah uang. Jangankan para calo, menurut Samsi, ia selaku aparat pemerintah tidak memiliki wewenang untuk meloloskan para peserta dalam tes nanti. “Mereka (calo) itu sebenarnya tidak punya akses, termasuk saya sendiri juga tidak punya akses,” ujarnya.

 Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar, Larmanto mengatakan pada seleksi CPNS untuk honorer K2 tahun ini diikuti sebanyak 447 orang. Para peserta sudah dinyatakan lolos pada uji publik yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN), yang sebelumnya jumlahnya sebanyak 464 orang. “Setelah uji publik ada 17 nama yang dicoret dengan berbagai sebab,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

 Ia menambahkan sebagian besar tenaga honorer K2 yang mengikuti seleksi ini berasal dari bidang pendidikan. Sebab Pemkab Karanganyar sejauh ini masih kekurangan tenaga pengajar bagi SD, terutama tenaga guru yang berasal di pedesaan.

 Dijelaskan Larmanto, nantinya saat tes BKD hanya bertugas sebagai fasilitator, sehingga tidak mengetahui materi tes yang dibuat oleh konsorsium dari perguruan tinggi yang ditunjuk BKN dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Soal-soal dari BKN termasuk juga yang akan mengoreksi  jawabannya,” pungkasnya.

Read More

PNS Bolos Bakal Ditindak

Pemkab Karanganyar bakal menindak tegas PNS yang nekat membolos pada hari pertama kerja setelah cuti bersama lebaran, hari ini, Senin (12/8). Sebelumnya, Pemkab juga melarang semua PNS di lingkungannya mengajukan cuti dan izin kerja pada hari ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi menegaskan seluruh PNS di Karanganyar diharuskan kembali ngantor seperti biasa mulai hari ini. “Kecuali sakit, pengajuan izin dengan alasan apapun tidak diperbolehkan. Sebab libur di masa lebaran kali ini sudah dinilai cukup,” ungkapnya kemarin.

Dijelaskan Samsi, pascalebaran ini pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal. Sehingga tidak ada masyarakat yang mengeluhkan adanya pelayanan lamban atau alasan lain seperti pegawainya belum full team. “Kebijakan ini telah disosialisasikan dengan cukup jelas dan ditegaskan pula di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),” tukasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar, Larmanto menambahkan untuk penetapan masa libur lebaran bagi kalangan PNS dimulai dari sejak tanggal 5 sampai 10 Agustus. “Masa libur PNS selama enam hari, dari Senin hingga Sabtu kemarin,” terangnya.

Larmanto menjelaskan, khusus bagi lingkup pemerintahan di Karanganyar yang masuk enam hari kerja maka sistem pengaturan liburnya berbeda dengan pemerintahan di tingkat provinsi yang masuk lima hari kerja. “Dengan pertimbangan itulah, hari Sabtu kemarin kita masih libur. Untuk penggantinya nanti jam di hari Sabtu itu akan ditambahkan pada hari-hari berikutnya,” ucapnya.

Jika didapati ada oknum PNS yang bolos, pimpinan SKPD terkait wajib melaporkannya kepada BKD agar dijatuhi sanksi. “Kami minta seluruh PNS dapat mematuhi peraturan yang telah ditetapkan ini. Jangan sampai ada yang mencoba untuk tidak tertib karena itu bakal berdampak pada pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.

Di masa libur kemarin, BKD juga menginstruksikan kerja piket bagi seluruh PNS. Adapun untuk sistem pembagian tugasnya langsung diberikan kepada setiap SKPD untuk mengaturnya. “Selama libur kemarin ada jadwal piket, agar di setiap instansi perkantoran tidak kosong melompong,” pungkasnya.

Read More

Pemkab Karanganyar Bakal Lakukan Pemerataan Pegawai

Pemkab Karanganyar bakal melakukan pemerataan pegawai negeri sipil (PNS) pada 2013.

Saat ini, instansi terkait tengah melakukan penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja untuk mengetahui jumlah PNS di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Karanganyar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar, Larmanto, mengatakan penyusunan analisi jabatan dan beban kerja di setiap SKPD bakal dilaksanakan mulai Juni.

Setelah penyusunan itu rampung maka pihaknya akan mengkaji untuk melakukan pemerataan PNS di setiap SKPD di lingkungan Pemkab Karanganyar.

“Kami akan melaporkan hasil penyusunan analisis jabatan dan beban kerja kepada Bupati Karanganyar. Setelah disetujui Bupati langsung dilakukan pemerataan PNS,”

Indikator

Menurutnya, proses penyusunan analisis jabatan dan beban kerja cukup lama. Sebab, pendataan jumlah PNS dilakukan di setiap SKPD di lingkungan Pemkab Karanganyar. Tentunya, pihaknya bakal mengkaji perbandingan antara jumlah kebutuhan pegawai dengan jumlah keseluruhan pegawai di setiap SKPD.

Larmanto menambahkan terdapat beberapa indikator penyusunan analisis jabatan dan beban kerja, antara lain satuan hasil rata-rata tahunan, waktu penyelesaian, beban kerja dan jumlah pegawai yang dibutuhkan. SKPD yang kekurangan pegawai akan ditambah dari SKPD lain yang kelebihan pegawai. Langkah ini dilakukan agar tidak ada SKPD yang kekurangan pegawai untuk menjalankan roda pemerintahan.

“Misalnya jumlah pegawai di SKPD A melebihi formasi maka beberapa pegawai akan dipindah ke SKPD lain yang kekurangan pegawai,” ujarnya.

Berdasarkan data BKD Karanganyar, jumlah PNS di lingkungan Pemkab Karanganyar sebanyak kurang lebih 11.900 pegawai. Mayoritas PNS terbanyak menjadi guru yakni sekitar 7.000 pegawai dan tenaga kesehatan sekitar 4.000 orang.  “Jumlah PNS selalu berubah setiap waktu karena ada yang memasuki masa pensiun.”

Sementara seorang PNS di Setda Karanganyar, Rohman, meminta agar pemerataan pegawai di lingkungan Pemkab Karanganyar disesuaikan dengan keahlian setiap pegawai. Artinya, pegawai yang dipindahkan ke SKPD lain harus mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing. Sehingga kinerjanya dapat ditingkatkan untuk melaksanakan jalannya roda pemerintahan.

Read More

165 PEJABAT ESELON DI LANTIK

Bupati Karanganyar Rina Iriani melantik 165 pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (01/02/2013) sore.

Bupati Karanganyar Rina Iriani melantik 165 pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (01/02/2013) sore.

Karanganyar, Sabtu (02/02/2013).

Sebanyak 165 pejabat eselon II, III, IV dan V  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (01/02) sore. Ke 165 pejabat itu terdiri dari Eselon II sebanyak 10 orang, III sejumlah 36 orang, dan 119 eselon IV dan V.

Pelantikan itu juga sekaligus mengisi jabatan Eselon II yang kosong karena pejabat telah pensiun. Tercatat ada empat Kepala SKPD yang telah purna tugas. Yakni Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Adapun 165 orang pejabat yang dilantik antara lain, Larmanto yang sebelumnya menjabat Kepala BPPT (Badan Pelayanan Perijinan Terpadu) kini menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Nur Halimah menjadi Kepala BPPT, Didik Joko Bakdono menjadi Kepala DKP, Tarsa menjadi Kepala Bakesbangpol, dan Sundoro menjabat Kepala Disparbud.

Selanjutnya, Nugroho menjabat Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut), Titis Tri Jarwoto menjadi Sekretaris Inspektorat.

Bupati Karanganyar Rina Iriani seusai melantik mengingatkan kepada jajarannya agar selalu profesional, menjaga amanah yang diberikan karena kepercayaan tidak hanya di pertanggungjawabkan kepada Bupati, masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.”Saya mengingatkan agar jadilah pelayan masyarakat yang baik, mempererat persatuan dan kesatuan, selain itu menjaga iklim kondusif di lingkungan sekitar,” ucap Rina Iriani.

Selain itu juga orang nomor satu di Karanganyar mengingatkan Pegawai Negeri Sipil untuk netral terhadap dinamika politik saat ini. Mengingat pada tanggal 21 Februari akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa Tahap (Pilkades) II, kemudian juga akan ada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada bulan Mei, selain itu juga Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar pada bulan Oktober.

“Pegawai Negeri Sipil harus netral, jangan coba-coba masuk ke ranah politik,” tegas Rina Iriani.

.pd    

Read More