Astana Mangadeg
- Terletak di atas bukit di desa Girilayu Kecamatan Matesih merupakan makam raja-raja dari Mangkunegaran Surakarta.
- Tempat ini juga masih disakralkan terutama oleh masyarakat umum yang masih memiliki hubungan dengan Pura Mangkunegaran.
Astana Mangadeg terletak di desa Karang Bangun Kecamatan Matesih merupakan komplek makam raja – raja dari istana Mangkunegaran, Surakarta. Raja – raja Mangkunegaran yang dimakamkan di astana Mangadeg adalah Raja Mangkunegara I atau Pangeran Samber Nyawa dan lebih dikenal dengan nama Raden Mas Said yang memiliki kesaktian luar biasa dan pada masa pemerintahanya sangat gigih melawan penjajah Belanda,selain itu terdapat makam Raja Mangkunegara II, III, serta kerabat – kerabatnya.
Astana Giribangun
Astana Giribangun terletak di desa Girilayu kecamatan Matesih adalah komplek pemakaman mantan presiden RI ke-2 Bapak H.M Soeharto dan Ibu Tien Soeharto, keluarga serta kerabat-kerabatnya. Makam ini terletak di bawah astana Mangadeg. Komplek makam Giribangun di bangun pada than 1974, diresmikan penggunaanya pada tahun 1967.
Astana Mangadeg
Astana mangadeg terletak di desa Girilayu kecamatan Matesih merupakan komplekmakam raja-raja dari istana Mangkunegaran, Surakarta. Raja raja Mangkunegaran yang di makamkan di astana Mangadeg adalah Raja Mangkunegaran I (yang terkenal dengan nama Raden Mas Said atau pangeran Sambernyawa yang punya kesaktian luar biasa dan pada masa pemerintahannya sagat gigih melawan penjajah Belanda), Raja Mangkunegaran II dan Raja Mangkunegaran III serta kerabat-kerabat raja. Tempat ini masih disakralkan terutama oleh masyarakat umum yanng masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Pura Mangkunegaran.
Astana Girilayu
Astana Girilayu berada di desa Girilayu kecamatan Matesih merupakan komplek makam raja-raja dari istana Mangkunegaran, Surakarta. Raja-raja Mangkunegaran yang dimakamkan di astana Girilayu adalah Raja Mangkunegaran IV, Mangkunegaran V, Mangkunegaran VII dan Mangkunegaran VIII serta kerabat-kerabat raja. Pengunjung dapat berziarah langsung ke makam raja-raja ini dengan dipandu oleh juru kunci makam. Khusus bagi pengunjung wanita apabila akan melakukan ziarah harus mengenkan kain yang telah disediakan oleh yayasan pengelola astana Girilayu.