Fly Over Palur Segera Dibangun

Kesemrawutan jalan di pertigaan Palur sudah sangat meresahkan. Jalan yang menghubungkan Karanganyar, Solo, dan Sragen ini sering macet, apalagi dengan adanya perlintasan Kereta Api (KA) di jalur tersebut.
Arus lalu lintas yang semrawut tersebut rencananya akan disiasati dengan pembangunan fly over. Proyek yang diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 100 miliar tersebut kabarnya telah disetujui oleh pemerintah pusat. Proyek tersebut direncanakan dimulai pada pertengahan tahun ini.
Hal ini juga mendapatkan perhatian dari Satlantas Polres Karanganyar. Rencananya akan ada empat unit kamera closed circuit television (CCTV)  yang akan dipasang di perlintasan kereta api (KA) Palur. Kasat Lantas Polres Karanganyar,  AKP  Aidil Fitri Syah menyatakan bahwa pihaknya telah menentukan titik yang akan dipasang CCTV.
Menurutnya, prioritas pemasangan tersebut dilakukan untuk memantau arus lalu lintas di kawasan tersebut. Ia menjelaskan jika terjadi kemacetan, maka polisi bisa dapat segera bertindak untuk memperlancar arus kendaraan di kawasan itu. Aparat kepolisian juga disiagakan di daerah tersebut setiap pukul 06.00 WIB – 18.00 WIB.
“Sambil kita menunggu realisasi fly over, kami akan mengatur lalu lintas dengan pemasangan CCTV tersebut. Semoga saja arus lalu lintas juga menjadi lebih lancar nantinya,” jelas AKP Aidil.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, masih menunggu kepastian terkait kucuran dana pembangunan fly over dari pemerintah pusat. “Kami terus lakukan koordinasi. Rencana bulan Juli nanti sudah dilakukan pengukuran lahan,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Priharyanto.

Sumber : http://www.harianjoglosemar.com

Read More

Penyegaran, 6 Kapolsek Dirotasi

Sedikitnya enam Kapolsek di Kabupaten Karanganyar di rotasi, Selasa (17/4) kemarin. Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo mengungkapkan rotasi tersebut dilakukan sebagai langkah penyegaran dalam organisasi dan utamanya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekitar.

“Jika terlalu lama menjabat tentunya tidak baik, makanya kita rotasi untuk penyegaran,” ujarnya  seusai Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Mapolres Karanganyar, Selasa (17/4). Menurutnya, rotasi tersebut bukanlah karena ada tindakan indisipliner atau kasus tertentu, tetapi rotasi rutin sebagai bentuk penyegaran dalam organisasi. Diharapkan dengan adanya rotasi tersebut pelayanan kepada masyarakat bisa meningkat.

“Total ada enam Kapolsek yang dirotasi. Ada yang menjadi Kasubag dan ada juga yang ditarik ke kantor,” jelasnya. Keenam Kapolsek yang dirotasi di antaranya Kapolsek Jumantono, AKP Sutiman digantikan oleh AKP Suparmin, Kapolsek Jaten yang sebelumnya dijabat oleh AKP Suparmin diganti AKP Suryanto. Sementara Kapolsek Jenawi AKP Suryanto diganti oleh AKP Sunaryo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Humas Bagian Sumber Daya.

Ditambahkan Kapolres, untuk jabatan 11 Kapolsek lainnya masih tetap tidak ada perubahan. Terakhir dirinya berpesan kepada seluruh petugas yang dirotasi agar tidak menjadikan beban dalam bertugas di tempat yang baru.

Read More

Arus Lebaran, angka kecelakaan capai 42 kasus

yar mencatat angka kecelakaan lalu lintas selama arus Lebaran tahun 2011 mencapai 42 kasus.

Angka kecelakaan tersebut nihil korban meninggal dunia (MD). Kanitlaka Polres Karanganyar Ipda Yulianto mewakili Kasatlantas AKP A Aidil Fitri Syah ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/9/2011) mengatakan hingga H+5 Lebaran, angka kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 42 kasus.

Dengan rincian, korban mengalami luka berat empat orang dan luka ringan 53 orang. “Rata-rata kecelakaan lalu lintas didominasi kendaraan roda dua. Tidak ada kecelakaan menonjol dan nol MD,” terangnya.

Yulianto mengatakan kecelakaan lalu lintas terjadi hampir di seluruh titik di Karanganyar. Hanya untuk kasus kecelakaan jalur mudik, Yulianto menambahkan tercatat ada sebanyak lima kasus. Rinciannya, dua kasus kecelakaan terjadi di Colomadu, satu kecelakaan di Sroyo, Jaten dan dua kasus kecelakaan di Gondangrejo.

Dari total 42 kasus hingga H+5 Lebaran ini, kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan paling banyak adalah kecelakaan karambol di Gondangrejo, Minggu (4/9/2011) kemarin.
“Itu kasus (kecelakaan karambol) yang paling banyak melibatkan jumlah kendaraan. Lainnya hanya motor dengan motor dan sampai detik ini belum ada korban MD,” jelasnya. Yulianto mengatakan kecelakaan lalu lintas rata-rata lantaran human error. Selain itu faktor perilaku pengendara dalam berkendara

Read More