DSC_0044

7000 orang laksanakan Sholat Istisqo’

kominfo

Siswa SD terlihat memenuhi deret sap untuk melaksanakan Sholat Istisqo

kominfo

Bupati Karanganyar Bersama Wakil Bupati Karanganyar Saat Melaksanakan Sholat Istisqo

Musibah pembakaran lahan dan kebakaran gunung yang melanda bangsa Indonesia, terlebih Gunung Lawu yang dalam bulan Agustus-Oktober ini telah terjadi 2x kebakaran di wilayah Jawa Tengah menggugah hati Bupati Karanganyar Juliyatmono untuk berbuat sesuatu. Senin (26/10) Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama rekan-rekan Forkompinda dan dihadiri juga oleh anggota TNI, Polri, jajaran SKPD dilingkup Pemkab Karanganyar bersama ribuan anak sekolah dari tingkat SD-SMA/SMK melaksanakan Sholat Istisqo (sholat meminta hujan) di Alun-Alun Karanganyar. Bertindak sebagai imam sholat, Badaruddin yang merupakan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karanganyar dan khotib oleh Abdul Mu’id Ketua Baznas Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan keprihatinannya atas ulah manusia yang merusak alam tanpa memikirkan dampaknya bagi sesama makhluk hidup. Untuk itu Bupati berharap kepada warga Karanganyar untuk menjaga lingkungan sekitar.

“Sholat Istisqo siang ini kita laksanakan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon segera turun hujan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di Gunung Lawu maupun tempat lain”, ujar Juliyatmono. ad+in

Read More
DSC_0028

Juliyatmono: “ Dollar naik, sikapi dengan bijak dan berhemat”

????????????????????????????????????

Terus tingkatkan bersedekah: Bupati Karanganyar saat memberikan arahannya dihadapan PNS, Ulama, Umaro, Takmir Masjid dan warga masyarakat pada Sarasehan BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menanggapi berbagai keluhan masyarakat mengenai harga kebutuhan-kebutuhan yang semakin tinggi akibat nilai dollar yang semakin naik, untuk disikapi dengan bijak dan berhemat.

“ Saya banyak mendengar dari masyarakat maupun PNS mengeluhkan akan melambungnya harga sembako di pasar-pasar, ini terjadi karena nilai tukar dollar naik dan nilai tukar rupiah semakin melemah. Saya mengingatkan untuk menyikapi hal tersebut dengan bijak dan berhemat,” kata Juliyatmono.

“ Saya sarankan sebagai seorang PNS, alangkah baiknya berkreatif untuk mengfungsikan halaman rumahnya dengan berbagai tanaman seperti lombok, tomat, jahe dan sebagainya yang dapat dirasakan hasilnya. Belanjalah sesuai dengan kebutuhan bukan berbelanja menuruti keinginan. Kalau berbelanja menuruti keinginan tidak akan ada habisnya, yang ada malah gaji yang kita terima sudah habis di awal-awal bulan, jadi harus sikapi dengan bijak pengeluaran kita,” pesan Bupati dihadapan para PNS, Ulama dan Umaro pada acara Sarasehan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono mengapresiasi BAZNAS, utamanya para UPZ-UPZ ( Unit Pengumpul Zakat) yang telah bekerja dengan baik, amanah sehingga menjadikan BAZNAS Karanganyar berprestasi dan percontohan berbagai Kab/Kota di Indonesia sebagai BAZNAS yang dapat mengumpulkan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) tertinggi tingkat Provinsi Jawa Tengah dan mampu mentasharufkan ZIS mencapai satu miliar rupiah.

“ Saya atas nama Pemerintah mengucap rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Karanganyar, semoga bulan ke bulan terus meningkat, semoga pentasharufannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, karena nilai-nilai yang dikeluarkan bermanfaat besar untuk kemashlahatan umat,” tutur Bupati.

Ia juga mengingatkan SKPD-SKPD Karanganyar untuk ditingkatkan lagi shodaqohnya. “ Kami berharap SKPD untuk mengingatkan pegawai-pegawainya agar menyisihkan 2,5 persen gaji yang diterima agar BAZNAS ini terus meningkat hasilnya. Jangan eman-eman (sayang) untuk berzakat, berinfaq dan bersedekah. Karena ini tidak akan mengurangi harta kita sedikitpun justru dengan bershodaqoh kita membersihkan harta dan penghasilan yang kita terima akan dimudahkan semua urusan kita, selalu dicukupkan kebutuhan kita , selalu diberikan kesehatan lahir dan batin kita karena berbuat baik dan terbaik untuk sesamanya, niscaya kebaikan itu akan berbalik kepada diri kita,” terang Juliyatmono saat memberikan arahannya.

Sementara itu Pengurus BAZNAS Karanganyar Abdul Mu’id menyampaikan ZIS yang diperoleh BAZNAS per 27 Agustus 2015 sebesar Rp. 528 juta 943 ribu.

“ Kegiatan BAZNAS Karanganyar akan menyelenggarakan sosilisasi ZIS lanjutan ke Perusahaan-Perusahaan di wilayah Karanganyar yang sebelumnya kita lakukan di Desa-Desa. Karena ini merupakan salah satu kegiatan BAZNAS yang mendukung Lima Program Pemerintah yang telah menjadi Perda yakni Karanganyar Peduli ( berupa bantuan-bantuan terkena musibah), Karanganyar Cerdas untuk pendidikan ( GNOTA, Beasiswa untuk memasuki Perguruan Tinggi), Karanganyar Sejahtera untuk ekonomi ( bantuan untuk Pedagang Kaki Lima/PKL), Karanganyar bertaqwa ( membantu pemmbangunan fisik Madrasah/Masjid/Ponpes/Musholla/Pelatihan Khotib/manajemen Masjid/Pelatihan Mengurusi Jenazah,” terang Abdul Mu’id saat menyampaikan laporannya.

Abdul Mu’id juga menyampaikan bahwa BAZNAS Karanganyar akan mentasharufkan dana ZIS secara dua tahap. Tahap pertama sebesar dua miliar rupiah (Rp. 2 M) dan Tahap kedua sebesar satu miliar enam ratus juta rupiah (Rp. 1 M 600 juta).

Ia menambahkan BAZNAS Karanganyar akan memiliki satu mobil ambulans yang baru untuk tahun ini.

“Akan ada mobil ambulans yang baru untuk tahun ini, jadi ada dua ambulans yang dimiliki BAZNAS Karanganyar. Mobil ambulans yang lama diperuntukkan untuk membawa jenazah dan yang baru nanti untuk orang yang sakit,” kata Abdul Mu’id dihadapan para hadirin. Ind/ft

Read More
DSC_0075

Jelang Ramadhan, Pemkab Karanganyar Gelar Pawai Ta’aruf

kominfo

Sekretaris Daerah Karanganyar sekaligus Ketua Baznas Karanganyar, Samsi menyampaikan sambutan Bupati pada Sarasehan Baznas Karanganyar

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1436 H, Pemkab Karanganyar bekerjasama dengan Kementrian Agama dan MUI Kab. Karanganyar menggelar pawai ta’aruf yang akan berlangsung besok pagi (16/06/15).

“ Ini ke empat kalinya pawai ta’aruf diadakan. Peserta akan diberangkatkan pukul 06.00 wib dengan Start dari Alun-alun menuju jembatan buk siwaluh untuk finishnya. Sedangkan di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar dipasang panggung sebagai tempat Bupati, Wabup, Muspida, SKPD dan pihak-pihak terkait serta warga untuk menyaksikan. Pawai akan diikuti oleh anak-anak sekolah TK s/d Perguruan Tinggi, Ormas Islam dan Organisasi kemasyarakatan lainnya,” terang Ketua Bazis Karanganyar , Drs. Abdul Mu’id, MM saat menyampaikan laporannya pada acara Sarasehan Bazis, Senin (16/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Lebih lanjut Abdul Mu’id menjelaskan bahwa selama bulan Ramadhan nantinya akan diisi kegiatan seperti tarling (Tarawih keliling), I’tikaf yang dipimpin langsung oleh Bupati/Wakil Bupati Karanganyar dan Muspida di 17 Kecamatan secara bergiliran serta Tadarus setiap hari setelah apel pagi di masing-masing SKPD. “ Semua ini merupakan kegiatan rutin yang memang kita laksanakan setiap bulan suci Ramadhan dengan tujuan agar lebih mempererat hubungan kita sesama muslim dan menyambut Ramadhan dengan bergembira. “ Perlu kita ketahui, Insha allah tanggal 1 Syawal nanti akan jatuh bersamaan, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Karanganyar, Drs. Samsi, M.Si sekaligus sebagai Ketua Baznas Kab. Karanganyar menyambut baik terselenggaranya pawai ta’aruf yang akan berlangsung besok pagi. “ Saya selaku yang mewakili Bupati Karanganyar mengingatkan kepada seluruh PNS Karanganyar khususnya, bahwa untuk bulan Juli 2015 gaji ke-13 akan diberikan. Saya menghimbau kepada semua pihak untuk dapat menyisihkan 2.5 persennya. Ini sudah menjadi kewajiban kita semua, karena dari 2.5 persen itu kita telah membersihkan penghasilan kita,” ujar Samsi dihadapan peserta Bazis yang diikuti sejumlah PNS dilingkungan Karanganyar, BUMD, Tomas maupun warga masyarakat. ind/ft

 

Read More

Jelang Ramadhan, Karanganyar Adakan Pawai Ta’aruf

Ribuan peserta mengkuti pawai ta'aruf dalam menyambut bulan Ramadhan tahun lalu

Ribuan peserta mengkuti pawai ta’aruf dalam menyambut bulan Ramadhan tahun lalu

Karanganyar, Sabtu (06/07/2013)

Seperti  tahun kemarin, Kabupaten Karanganyar menjelang bulan Ramadhan menyelenggarakan Pawai Ta’aruf. Rencananya tahun 2013 ini akan di selenggarakan pada Senin, (08/07/2013).

“Pawai ini di mulai dari Alun-alun Karanganyar, melintasi jalan Lawu kemudian ke timur dan selesai di Buk Siwaluh. Kemudian, di depan Taman Pancasila ada panggung tamu kehormatan,” ujar Abdul Mu’id, Ketua Panitia Pelaksana Pawai Ta’aruf 2013, saat di temui di Gedung Bazis, Jumat (05/07).

Abdul Mu’id menambahkan pawai ini bertujuan untuk syiar menyambut ramadhan maka perlu ditampakkan di Kabupaten Karanganyar dan sesuai tema yakni menciptakan ukhuwah islamiah.

Peserta sampai Jumat siang tercatat 35 kontingen. Bahkan ada  satu kontingen 600 peserta. Kemungkinan tidak jauh yang tahun kemarin sampai 15.000 orang yang ikut.

Adapun peserta yang ikut yakni SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, Perguruan Tinggi, pesantren, TPA, Ormas Islam, Haji dan Calon Jamaah haji, dan Dai Kamtibmas

Setiap kontingen akan dinilai oleh panitia dan dipilih mana yang terbaik dalam mengikuti pawai ta’aruf ini. pd

Read More

BAZIS RAIH RP. 2,8 MILIAR

Karanganyar, Jumat (01/02/2013).

Bazis (Badan Amal Zakat Infaq dan Sodaqoh) Kabupaten Karanganyar berhasil mengumpulkan bantuan sebanyak Rp 2,6 miliar sepanjang tahun 2012 lalu. Bantuan yang berasal dari Zakat, Infaq, dan Sodaqoh (ZIS) itu meningkat sebesar Rp 400 juta dibandingkan tahun 2011.

Dengan adanya peningkatan tersebut, maka Bazis menilai kesadaran masyarakat untuk menyisihkan uangnya guna membantu masyarakat miskin, mengalami peningkatan. pihaknya berharap, angka tersebut juga akan meningkat di tahun 2013 ini. “Data kami menyebutkan, dana yang terkumpul setiap bulannya mencapai Rp 250 juta. Jadi, tidak salah jika kami menilai ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjadi donatur bazis,” jelas Abdul Mu’id, Wakil Ketua Bazis, Kamis (31/1).

Sementara itu, Ketua II Bidang Pemberdayaan Bazis Karanganyar Iskandar menambahkan, dalam pengelolaan Bazis selalu transparan dan siapa saja dapat mengetahui secara jelas pemanfaatan dana itu. Hal ini didorong dengan peningkatan invetasi amal yang juga dilakukan oleh masyarakat. Transparansi pengelolaan dana ini akan menunjukkan jika lembaganya memiliki kredibilitas dan bagus.

Bazis tidak ingin masyarakat yang telah menitipkan ZIS-nya khawatir jika bantuannya tidak sampai ke tangan penerima. “Kami persilakan kepada semua pihak untuk mengecek dana masuk dan keluar dari kami. ini wujud transparansi kami selaku lembaga penyalur,” kata Iskandar.

Selain itu, pihaknya mengklaim telah menyalurkan dana Rp 2,12 miliar untuk pelayanan sosial dan kesehatan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan dan pemberdayaan ekonomi serta bantuan dakwah.

.pd

Read More