REQUEST A 311 SERVICE
GOVERNMENT
ADMINISTRATION



Open Hours : Mon – Fri: 8.00 am. – 4.00 pm.

+1 800 123 456 789

  • Profil
    • Profil Kabupaten Karanganyar
    • Legislatif
    • Daftar Pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar
    • RLPPD Kabupaten Karanganyar
    • Pariwisata
  • Perangkat Daerah
    • Sekretariat
      • Sekretariat Daerah
      • Sekretariat DPRD
    • Inspektorat
    • Dinas
    • Badan
    • Kecamatan
    • Rumah Sakit Umum Daerah
    • BUMD
    • Kelurahan
  • Berita
  • PPID
  • Layanan Publik
  • Aduan Masyarakat
    • Whistleblowing System
    • Suara Masyarakat
    • Laporgub
    • SP4N Lapor
    • Sapamas
  • Data
    • Satudata Karanganyar
    • Opendata
    • Keuangan Daerah
    • Hibah dan Bantuan Pemerintah
    • Statistik
    • Unduh
CONTACT US
  • Profil
    • Profil Kabupaten Karanganyar
    • Legislatif
    • Daftar Pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar
    • RLPPD Kabupaten Karanganyar
    • Pariwisata
  • Perangkat Daerah
    • Sekretariat
      • Sekretariat Daerah
      • Sekretariat DPRD
    • Inspektorat
    • Dinas
    • Badan
    • Kecamatan
    • Rumah Sakit Umum Daerah
    • BUMD
    • Kelurahan
  • Berita
  • PPID
  • Layanan Publik
  • Aduan Masyarakat
    • Whistleblowing System
    • Suara Masyarakat
    • Laporgub
    • SP4N Lapor
    • Sapamas
  • Data
    • Satudata Karanganyar
    • Opendata
    • Keuangan Daerah
    • Hibah dan Bantuan Pemerintah
    • Statistik
    • Unduh
CONTACT US
  • Profil
    • Profil Kabupaten Karanganyar
    • Legislatif
    • Daftar Pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar
    • RLPPD Kabupaten Karanganyar
    • Pariwisata
  • Perangkat Daerah
    • Sekretariat
      • Sekretariat Daerah
      • Sekretariat DPRD
    • Inspektorat
    • Dinas
    • Badan
    • Kecamatan
    • Rumah Sakit Umum Daerah
    • BUMD
    • Kelurahan
  • Berita
  • PPID
  • Layanan Publik
  • Aduan Masyarakat
    • Whistleblowing System
    • Suara Masyarakat
    • Laporgub
    • SP4N Lapor
    • Sapamas
  • Data
    • Satudata Karanganyar
    • Opendata
    • Keuangan Daerah
    • Hibah dan Bantuan Pemerintah
    • Statistik
    • Unduh
  • Profil
    • Profil Kabupaten Karanganyar
    • Legislatif
    • Daftar Pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar
    • RLPPD Kabupaten Karanganyar
    • Pariwisata
  • Perangkat Daerah
    • Sekretariat
      • Sekretariat Daerah
      • Sekretariat DPRD
    • Inspektorat
    • Dinas
    • Badan
    • Kecamatan
    • Rumah Sakit Umum Daerah
    • BUMD
    • Kelurahan
  • Berita
  • PPID
  • Layanan Publik
  • Aduan Masyarakat
    • Whistleblowing System
    • Suara Masyarakat
    • Laporgub
    • SP4N Lapor
    • Sapamas
  • Data
    • Satudata Karanganyar
    • Opendata
    • Keuangan Daerah
    • Hibah dan Bantuan Pemerintah
    • Statistik
    • Unduh
Blog
Home Berita Jurnal Warga “Membaca” Masa Depan
Untitled-1
Jurnal Warga
admin utama1 27 October 2017

“Membaca” Masa Depan

“Membaca” Masa Depan

Oleh: Teguh Waloyo

Mahasiswa Prodi Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang

 

Hodgson (1960), membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis. Suatu proses yang menuntut agar kelompok kata yang merupakan suatu kesatuan akan terlihat dalam suatu pandangan sekilas dan makna kata-kata secara individual akan dapat diketahui. Kalau hal ini tidak terpenuhi, pesan yang tersurat dan yang tersirat akan tertangkap atau dipahami, dan proses membaca itu tidak terlaksana dengan baik.

Membaca merupakan bagian dari proses dalam kehidupan manusia. Apalagi dalam dunia manusia modern, menjadi bagian tak terpisahkan. Ada tahapan yang harus dilewati agar dapat membaca. Seingat saya, dalam pelajaran Bahasa Indonesia sewaktu SD dijelaskan aspek-aspek terakait bahasa. Disana dijelaskan ada aspek berbicara, membaca, menulis. Dilihat dari proses pembelajaran manusia, ketiga aspek tersebut sudah tersusun urut. Sebelum dapat membaca, seseorang harus melewati berbagai proses untuk dapat membaca. Sebagaimana kita ketahui, ada tata urutan pengetahuan manusia yang harus dilewati agar dapat membaca. Manusia belajar berbicara dulu, kemudian belajar membaca, setelah itu barulah belajar menulis.

Tata urutan sebagaimana yang sudah disebutkan adalah tidak mutlak. Ada berbagai faktor yang menyebabkan tata urutan menjadi tidak pakem. Seiring berjalannya proses pembelajaran seseorang, ketiga aspek tersebut akan berkelindan. Membangun relasi keterkaitan antara satu aspek dengan aspek lainnya. Misal seperti ini, untuk menjadi seorang pembicara yang ulung, tampaknya koleksi bacaannya harus cukup memadai. Faktor bacaan akan berdampak pada kualitas daripada apa yang nantinya akan keluar dari mulut sang pembicara. Lihatlah Bung Karno, apa-apa yang disampaiaknnya memiliki bobot nilai tinggi tidak terlepas dari apa yang ia baca. Begitu pula dengan penulis ulung, mereka giat membaca agar tulisannya berkualitas. Dalam hal ini, membaca adalah kunci utama untuk berbicara dan menulis.

Dewasa ini, kita diberi kemudahan dalam mengakses bahan bacaan. Toko-toko buku dapat dijumpai diberbagai tempat. Adapula perpustakaan yang menyediakan bahan bacaan. Entah itu buku, majalah, tabloid, koran, dan bahan bacaan lainnya. Apalagi saat ini dimanjakan dengan adanya internet. Berbagai e-book dapat kita temui di dunia maya yang itu dapat dipergunakan sebagai nilai lebih bagi generasi kita untuk mengakses bahan bacaan. Sebenarnya, tidak ada alasan untuk tidak membaca di era ini. Kecuali malas.

Tanggungjawab

Menurut data World’s Most Literate Nations, yang disusun oleh Central Conecticut State University, peringkat literasi kita berada di posisi kedua terbawah dari 61 negara yang diteliti. Indonesia hanya lebih baik dari Bostwana, negara di kawasan selatan Afrika. Berjarak tujuh tingkat dari negara tetangga kita, Malaysia yang duduk di posisi 53. Sedang negara yang literasinya paling baik adalah Finlandia. (Tempo, 16 April 2016)

Freebody & Luke (1990) menawarkan konsep literasi. Literasi, dalam pandangan Freebody & Luke, adalah proses memahami, melibati, menggunakan, menganalisis, dan mentransformasikan teks. Tidak berhenti pada bisa atau tidaknya seseorang membaca dan menulis. Melek huruf yang ditandai dengan kebisaan seseorang membaca dan menulis tidak selalu berhubungan dengan luasnya wawasan dan pengetahuan seseorang.

Lemahnya literasi di Indonesia kiranya dapat tercermin dari cerita kawanku. Ia bercerita, suatu ketika dirinya sedang mebaca buku berjudul “Pemberontak” karya Albert Camus. Pada saat membaca dirinya ditanyai oleh salah seorang temannya. Temannya itu bertanya apa yang ia baca. Langsung saja kawanku menunjukkan sampul buku tersebut kepada temannya yang penasaran. Temannya yang bertanya itu tampaknya masih penasaran dengan buku tersebut. Jadilah sebuah perbincangan menarik yang tidak berhenti disitu.

Temannya itu menyusuli dengan pertanyaan apakah buku yang sedang dibaca berkaitan dengan materi kuliah. Jawab kawanku, bahwa buku tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan materi kuliah. Dan pada akhirnya sang penanya berkata, apa gunanya membaca buku seperti itu, toh tidak menunjunag perkuliahan. Begitu kawanku bercerita kepadaku.

Kisah kawanku ini semacam menunjukkan ada dikotomi dalam dunia membaca. Sepenangkapan saya, temannya kawanku itu memilah dan memilih perihal pengetahuan. Ia akan membaca jika bahan bacaannya menunjang pada perkuliahan yang berdampak pada nilai mata kuliah. Selain buku kuliahan, ada anggapan tidak penting. Dari sini timbul kekhawatiran bahwa banyak pelajar atau mahasiswa itu membaca disebabkan oleh kepentingan nilai akademik belaka. Jika demikian adanya, kelak jika sudah tidak menempuh pembelajaran di instansi pendidikan formal ia akan berhenti membaca. Bukankah membaca bagian dari proses kehidupan yang hendaknya dilakukan secara terus menerus?

Sebenarnya, apakah gunanya membaca? Itulah pertanyaan yang timbul dalam benak pikiran saya. Setelah saya pikir-pikir, membaca itu akan menambah pengetahuan. Setelah membaca tentunya kita akan menjadi tahu tentang apa yang dibaca. Yang dulunya tidak tahu, setelah membaca akan menjadi tahu. Selain itu membaca juga akan memperkaya kosa kata dari pembaca. Dengan membaca akan menemukan kosa kata baru yang akan menambah koleksi kosa kata di kepala pembaca. Hal ini berdampak pada gaya bicara pembaca atau tulisannya lebih variatif dalam hal penggunaan diksi dalam uraiannya. Ada lagi, membaca akan membawa pembaca untuk berimajinasi secara bebas. Perihal semacam ini biasanya ketika kita membaca novel. Kita akan menggambarkan dengan imajinasi kita sendiri apa yang dituliskan oleh teks dalam buku. Imajinasi secara bebas tidak akan kita dapatkan dalam budaya visual semacam televisi. Karena televisi sudah melakukan tafsir terhadap visual cerita sehingga pembaca tidak diberi kewenangan untuk berimajinasi secara bebas.

Sudah saatnya bangsa ini gemar dan menggemarkan membaca. Kita bisa melihat bangsa-bangsa besar tidak terlepas dari kuatnya budaya baca. Seperti halnya Jepang, warganya begitu akrab dengan yang namanya membaca. Mumpung bisa membaca, marilah kita bergiat membaca. Goenawan Mohamad, sastrawan Indonesia pernah berkata, “Kemampuan membaca itu sebuah rahmat. Kegemaran membaca; sebuah kebahagiaan.”

8
Rp 25 miliar Bankeudes Siap DigelontorkanRp 25 miliar Bankeudes Siap Digelontorkan26 October 2017
27 Ribu Peserta Bacakan Puisi, Karanganyar Pecahkan Rekor Muri27 October 201727 Ribu Peserta Bacakan Puisi, Karanganyar Pecahkan Rekor Muri

Related Posts

Clip
Jurnal Warga

Kolaborasi Sosialisasi P2KP dan RKPKP

admin utama1 19 August 2015
Untitled-1
Jurnal Warga

“Membaca” Masa Depan

admin utama1 27 October 2017
Featured author image: “Membaca” Masa Depan

Mira Lee

Follow Me. Be in Trend.

Featured author signature: “Membaca” Masa Depan
Categories
  • Agama (438)
  • Agenda (71)
  • Alam & Agro (14)
  • Arsip (39)
  • Badan (5)
  • Belanja & Kuliner (4)
  • Berita (6,327)
  • BUMD (5)
  • CPNS 2018 (9)
  • Daftar Pejabat (1)
  • Dinas (17)
  • Ekonomi (362)
  • Fasilitas Umum (19)
  • Galeri (1,211)
  • Hotel & Penginapan (1)
  • Hukum (39)
  • Infografik (21)
  • Informasi (163)
  • Infrastruktur (66)
  • Jurnal Warga (70)
  • Kabupaten (14)
  • Kecamatan (19)
  • Keputusan Bupati (2)
  • Kesehatan (31)
  • Kesehatan & Olahraga (456)
  • Lain-lain (750)
  • Lain-lain (52)
  • Layanan Masyarakat (3)
  • Layanan Masyarakat (505)
  • Lembaga Lain (1)
  • Lingkungan Hidup (163)
  • Pariwisata (233)
  • Pariwisata (2)
  • Pemerintahan (17)
  • Pemerintahan (2,000)
  • Pemerintahan (44)
  • Pendidikan (574)
  • Pendidikan (17)
  • Pengumuman (198)
  • Pengumuman Pengadaan (57)
  • Peraturan Bupati (9)
  • Peraturan Daerah (46)
  • Pertanian (218)
  • Peta (7)
  • Potensi (3)
  • Produk Hukum Daerah (8)
  • Profile (34)
  • Sambutan Bupati (9)
  • Sejarah & Ziarah (18)
  • Sekretariat Daerah (16)
  • Seni & Budaya (17)
  • Seni Budaya (250)
  • Serba Serbi (15)
  • SKPD (7)
  • Sosial (471)
  • Tata Naskah Dinas (2)
  • Teknologi Informasi (135)
  • Transparansi Keuangan (7)
  • Transportasi (2)
  • UMKM (92)
  • Uncategorized (4)
  • Unduh (84)
Recent Posts
  • Yan Surono: Menemukan Kunci Kepuasan Belajar Siswa melalui Pendekatan Holistik
    Yan Surono: Menemukan Kunci Kepuasan Belajar Siswa melalui Pendekatan Holistik
    17 September 2024
  • Nama-nama Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Jabatan Tahun 2024 – 2029
    Nama-nama Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Jabatan Tahun 2024 – 2029
    29 August 2024
  • Ringkasan Laporan Penyelenggaran Pemerintahan Daerah Kabupaten Karanganyar (RLPPD) Tahun 2023
    Ringkasan Laporan Penyelenggaran Pemerintahan Daerah Kabupaten Karanganyar (RLPPD) Tahun 2023
    2 May 2024
Tags
APBD ASN bencana Bupati DAN Demikian Diskominfo DISKOMINFO DPRD Gondangrejo Hari Jadi HUT Indonesia jalan Jawa Tengah Kabupaten Karanganyar KARANGANYAR Karanganyar Tahun KE Kepala Dinas KKN KPU Lawu Lingkungan Pasar Pembangunan Pembinaan Pemerintah Kabupaten Pemkab Karanganyar Pendidikan PKK PNS Polres Karanganyar RI Rina Iriani Rohadi Widodo RT Rumah Dinas SD SKPD SMA SMK SMP TMMD UMKM WIB
Featured image: “Membaca” Masa Depan

Live Here!
Be a Part of Us

Sign up

Pemerintah Kabupaten Karanganyar

Jalan Lawu Nomor 365-B, Karanganyar, Jawa Tengah 57712

+271 495039

Jam Layanan :
Senin - Kamis: 07.30 WIB - 16.00 WIB
Jumat : 07.30 WIB - 11.45 WIB

Telepon Penting

RSUD Karanganyar

0271 495025, 495118

RS Jati Husada

0271 821910, 821911

Penanggulangan Bencana

0271 495997, 085229614151

Pemadam Kebakaran

0271 495113

PSC. Karanganyar

081226200202

Polres Karanganyar

0271 495110

PDAM Karanganyar

0271 495211

PLN Karanganyar

495211

Telkom Karanganyar

495091

Posko PMI Karanganyar

081325729080

Peta Wilayah

Copyright © 2026 Dinas Komunikasi dan Informatika. All Rights Reserved