Category: Informasi

WhatsApp Image 2021-12-02 at 21.09.50 (5)

3 Perusahaan Sabet LKPM Award

KARANGANYAR – DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Bincang Bisnis dengan tema ‘Membangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah Daerah Menuju Karanganyar Maju dan Berdaya Saing’ bersama pimpinan perusahaan se Kabupaten Karanganyar yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, di Alana Hotel and Convention Center pada Kamis(2/12/21).

Kegiatan ini diawali dengan penyerahan LKPM Award kepada perusahaan yg tertib dalam Kewajiban Pelaporan Penanaman Modal. Berikut nominasi dan pemenangnya, Penanaman Modal Asing PT.  YUPI INDO JELLY GUM, Penanaman Dalam Negeri DUNIATEX GROUP, dan Penanaman Dalam NEGERI/CV AVATEX. Penghargaan LKPM ini diserahkan langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M, Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S. E, dan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Bagus Selo kepada pimpinan perusahaan yang menyabet penghargaan tersebut.

Bupati Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan pemerintah harus bermitra dengan para pengusaha, akademisi, dan media harus berkolaborasi dan bersinergi dengan baik.

“Matur nuwun kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Karanganyar yang tidak merumahkan karyawannya saat pandemi Covid-19 ini “, jelasnya.

Juliyatmono sangat berterimakasih kepada perusahaan dalam masa pandemi Covid-19 ini tetap kondusif dengan mengemban tugas mulia yang menyelamatkan banyak keluarga dan mengangkat warga Karanganyar menjadi bagian dari perusahaan.

Bupati selalu optimis perusahaan tetap sukses dan berharap diawal tahun 2022 investasi di Kabupaten Karanganyar semakin meningkat untuk memajukan dan mensejahterakan Bumi Intanpari sesuai harapan dihari ulang tahun Kabupaten Karanganyar yang ke 104 ‘Maju dan Berdaya Saing’. DISKOMINFO(Yn)

Read More
DSC_1011

Walikota Malang Kunjungi Expo Pameran Produk Unggulan Pertanian Dan UMKM

KARANGANYAR – Walikota Malang, Sutiaji mengapresiasi langkah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar yang berani menggelar pameran produk unggulan pertanian dan UMKM di tengah situasi pandemi Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Sutiaji usai meninjau sejumlah stand berisi produk unggulan baik dalam bidang pertanian maupun UMKM di Gedung Wanita Karanganyar pada Sabtu (20/11/2021) sore. Dalam kunjungannya, Sutiaji didampangi istri, Endang Taqqiyati beserta rombongan Dekranasda Kota Malang.

Walikota Malang, Sutiaji mengapresiasi langkah dari Pemkab Karanganyar yang telah mulai menggerakkan sektor ekonomi dengan mengadakan pameran produk pertanian dan UMKM di tengah situasi pandemi ini.

“Sudah ada keberanian melakukan expo, saya kira di Jatim belum berani. Tapi dengan insyallah masyarakat sini yang sudah prokes. Memang harus ada keberanian itu. Sebetulnya yang tahu justru daerah, kapan ngegas dan ngerem. Saya memberikan apresiasi dan perlu dicontoh keberanian Pemkab karanganyar yang telah membuka kran itu karena ini ada kelesuan yang luar biasa.

Menurutnya, produk yang dihadirkan dalam pameran ini menarik. Lanjutnya, secara produksi sebenarnya produk UMKM itu sudah bisa bersaing. Hanya perlu penyempurnaan seperti dalam hal packaging. Akan tetapi dalam hal packaging butuh pendampingan dari pihak terkait baik itu dinas maupun akademisi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, Pemkab Karanganyar berupaya mendorong masyarakat untuk bangkit dalam situasi pandemi Covid-19. Sesuai tagline Kabupaten Karanganyar tahun ini yakni maju dan berdaya saing.

“Kita mendorong supaya tumbuh dan berani, mencoba membangkitkan masyarakat untuk berani keluar dari situasi pandemi. Mudah-mudahan muncul keberanian berikutnya supaya tidak terkungkung dalam situasi pandemi,” ungkapnya.

Pameran produk unggulan pertanian dan UMKM kali ini berisi puluhan produk UMKM dan pertanian. Selain berisi stand yang menjual produk UMKM dan pertanian, ada pula talkshow yang menghadirkan sejumlah narasumber. Expo dalam rangka memeriahkan HUT ke-104 Kabupaten Karanganyar berlangsung pada 18-21 November 2021.(Ard)

Read More
DSC_4849

600 Peserta Banjiri Turnamen Tennis Meja Bupati Cup ke IV

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Sekda Karanganyar serta beberapa Kepala OPD hadiri pembukaan Turnamen Tennis Meja Bupati Cup Ke VI yang diselenggarakan oleh PTMSI Karanganyar di Gor Raden Massaid pada Sabtu (20/11/21). Event ini terwujud karena kerja sama Pemkab dengan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) dan digelar selama dua hari mulai 19-20 November 2021.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada ratusan peserta dari berbagai daerah mengikuti kejuaraan Bupati Cup VI sekaligus dalam rangka HUT ke-104 Karanganyar. Tercatat ada 101 peserta usia dini, 150 pemula, 168 kadet, 115 junior dan 61 tunggal yang ambil bagian dalam kejuaraan ini.

Ketua PTMSI Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki menyampaikan, dengan banyaknya peserta dari kategori usia dini dan pemula diharapkan dapat menjaring atlet muda.

“Kegiatan ini dalam rangka pengkaderan, supaya anak-anak mencintai tenis meja. Banyaknya usia dini dan pemula yang ikut kejuaraan diharapkan kedepan bisa lebih maju lagi,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi apa yang telah dilakukan PTMSI Karanganyar yang berupaya menggelorakan kegiatan olahraga dalam rangka memeriahkan HUT ke-104 Karanganyar.

“Semoga seluruh atlet dari berbagai daerah, saya doakan menjadi petenis meja hebat. Olahraga itu menyehatkan, ada semangat berkompetisi, ada rasa bangga dan rasa cinta tanah air,” ungkapnya.(Ard/Tgr)

 

 

 

Read More
DSC_4696

Khitan Massal Rangkaian Hari Jadi Tembus 117 Peserta

KARANGANYAR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bersama Baznas Karanganyar menggelar khitanan massal di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar Sabtu (20/11) pagi. Kegiatan ini diiikuti seratusan anak dan dilaksanakan secara gratis.

Ketua Baznas Karanganyar, Khafidzi dalam sambutannya mengatakan minat masyarakat untuk mengikuti khitan massal ini tinggi. Selama dua hari pembukaan pendaftaran mencatat 104 anak.

Namun karena banyaknya minat terutama dari kalangan keluarga mampu maka panitia membuka kembali dan peserta mencapai 117 anak. Akan tetapi baru 106 peserta yang melakukan daftar ulang.

“Antusias masyarakat tinggi. Peserta khitan termuda berusia 5 tahun,”katanya.

Sementara Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi Baznas Karanganyar yang telah berpartisipasi dalam Hari Jadi Kabupaten Karanganyar. Jumlahnya pun melebihi 104 sesuai dengan usia Kabupaten Karanganyar.

Pihaknya berharap seluruh peserta khitan menjadi anak yang soleh dan bermanfaat bagi orang tua dan Kabupaten Karanganyar.

“Terimakasih pada Baznas Karanganyar dan untuk peserta khitan semoga menjadi anak yang membanggakan orang tua dan Kabupaten Karanganyar,”ujarnya.
Diskominfo. (ard)

Read More
DSC_4686

Cetak Kader Generasi Muda Calon Pemimpin Bangsa Lewat Program Satu Desa Satu Hafidz

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga memberikan pembinaan dalam Jum’at keliling Pemerintah Kabupaten Karanganyar di Masjid At Taqwa Manggis Lalung pada Jum’at(19/11/21). Pembinaan kali ini ditujukan untuk santri dan wali santri Pondok Pesanteren Muhammadiyah Darul Arqom dalam program “Satu Desa Satu Hafidz” yang diselenggarakan Pemkab Karanganyar.

Ada 45 santri di Ponpes Darul Arqom yang dipersiapkan untuk Program Satu Desa Satu Hafidz ini. “ Sebenarnya ada lebih dari 45 santri yang ingin sekali ikut program dari Pemerintah ini, namun karena aturannya harus santri asli warga Karanganyar maka hanya 45 santri ini yang bisa ikut”, ungkap Zainal selaku Mudirul Ma’had di Ponpes Darul Arqom.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan pembinaan di hadapan para santri dan wali santri. Beliau berharap dalam 20 hingga 30 tahun kedepan ada pemimpin banga Indonesia ini yang mempunyai kelebihan sebagai penghafal Al Qur’an(Hafidz). Karena akan sangat berbeda jika sebua negara itu dipimpin oleh seorang pemimpin yang berbekal agama kuat.

Belajar agama dengan baik itu bisa menguatkan iman dan mental bagi siapa yang mau melakukannya, karena kita tau sehebat apapun kita dihadapan Allah SWT sangatlah kecil. Belajar adalah hal yang wajib hukumnya bagi kaum muslim dari ia lahir sampai mati nantinya. Bekal hidup itu adalah ilmu, utamnya adalah ilmu agama.

Selain hal tersebut, bekal utama yang menjadi kekuatan dalam diri kita masing-masing adalah cita-cita yang harus kuat. “ Tugasnya hanya belajar dan menghafal Al Qur’an, semuanya dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Mudah-mudahan bisa menjadi seorang Hafidz yang luar biasa hebat “, ungkap Bupati yang akrab disapa Yuli ini.(Ard/Tgr).

Read More
IMG-20211118-WA0052

Bangkit dari Pandemi, Pemkab Karanganyar Gelar Expo Produk Pertanian Dan UMKM Asli Karanganyar

 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar serta Forkopimda Kabupaten Karanganyar di dampingi Sekretaris Daerah Karanganyar dan beberapa Kepala OPD hadiri malam pembukaan Pameran Expo UMKM dan produk hasil pertanian yang digelar di Gedung Wanita Karanganyar pada Rabu(18/11/21).

Pameran yang menampilkan semua produk-produk UMKM dan pertanian asli milik waraga Karanganyar ini digelar selama 3 hari mulai dari tanggal 18 hingga 20 November 2021 di Gedung Wanita Karanganyar. Antusias peserta sangat luar biasa hingga panitia kewalahan dalam menyeleksi peserta pameran. Ini menjadi tolak ukur bagaimana Kabupaten Karanganyar iningin bangkit dari pandemi untuk menyongsong masyarakat bangkit dari pandemi yang sudah hampir 2 tahun melanda.

Pameran produk unggulan pertanian dan UMKM bertujuan menggerakkan sektor ekonomi di tengah situasi pandemi Covid-19.  Pameran ini berisi puluhan produk UMKM dan pertanian yang bertempat di komplek Gedung Wanita Karanganyar tersebut digelar mulai 18-21 November 2021.  Selain berisi stand yang menjual produk UMKM dan pertanian, ada pula talkshow yang menghadirkan sejumlah narasumber. Kegiatan ini digelar juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-104 Kabupaten Karanganyar.

Produk yang dihadirkan di pameran ini sudah ada yang dipasarkan hingga ke luar negeri dan luar kota. Seperti benih buah, permen jahe, olahan singkong jarak towo, abon jantung pisang, pohon anggrek dan beberapa kerajinan serta batik. Bupati Karanganyar, Juliyatmono telah membuka secara resmi pameran tersebut.

Bersama jajaran Forkopimda Karanganyar, Yuli sapaan akrabnya juga menyempatkan meninjau dan mencicipi beberapa olahan kuliner yang dijual di pameran tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, Siti Maesaroh menyampaikan, ada 100 stand terdiri dari produk UMKM dan pertanian yang ambil bagian dalam pameran ini.  “Kita memberikan semangat kepada petani dan pelaku UMKM. Kita harus bangkit lagi, berkarya lagi memulihkan ekonomi,” katanya.

Usai membuka pameran tersebut, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak para pegawai di jajaran Pemkab Karanganyar supaya ambil bagian menggerakkan sektor ekonomi dengan berwirausaha maupun membeli produk-produk lokal. (Ard/Tgr).

 

 

 

Read More
IMG-20211116-WA0055

Sosialisasi DBHCHT, Satpol PP Gelar Wayang Kulit Dan Datangankan Artis Ndarboy Genk Di Ngargoyoso

 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta Forkopimda hadiri Pagelaran Wayang kulit dalam rangka Sosialisasi DBHCHT yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karanganyar di Terminal Kemuning, Ngargoyoso pada Senin(15/11/21).

Sosialisasi DBHCHT yang di gelar di Ngargoyoso ini nampak lain dari pada yang lain, selain adanya hiburan wayang kulit. Juga turut hadir artis yang seang naik daun dengan tembah jawanya yaitu Ndaru dari Ndarboy Genk.

Selain melakukan penegakan peraturan daerah, untuk menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten karanganyar. Satuan Polisi Pamong Praja juga rutin melaksanakan sosialisasi penggunaan cukai rokok ilegal. Sosialisasi sendiri dilakukan, baik kepada sejumlah pemilik warung yang ada di beberapa wilayah dan juga masyarakat yang ada diwilayah perbatasan yang diduga menjadi sasaran dari adanya peredaran cukai rokok yang saat ini meresahkan.

Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut, tidak hanya dilakukan dengan cara mendatangi ataupun melakukan pertemuan dengan sejumlah pemilik toko maupun tokoh masyarakat. Namun, Satpol PP melakukan sosialisasi tersebut dengan cara menggelar sejumlah pertunjukan budaya yakni diantaranya adalah pagelaran wayang kulit yang digelar di sejumlah lokasi, khususnya wilayah – wilayah yang rawan akan penyebaran cukai rokok ilegal.

Kegiatan sosialisasi dengan menggunakan media kebudayaan dan seni pertunjukan tersebut, dilakukan Satpol PP dengan harapan agar pesan – pesan dari pertunjukan khusunya dalam hal penggunaan cukai rokok ilegal agar mampu dipahami.

“Melalui pertunjukan budaya seni wayang kulit, maka masyarakat bisa mengerti dan pesan dari pagelaran wayang kulit akan bisa dipahami dengan mudah melalui dagelan maupun dalang dalam pagelaran tersebut. Sosialisasi melalui budaya ini saya kira paling bisa mengena ke lapisan masyarakat, disamping kita bisa nguri – nguri kebudayaan, disisi lain, kita juga bisa mendengarkan pesan – pesan yang disampaikan melalui wayang maupun dagelan yang saat itu menjadi penghibur bagi warga,” terang Yopi.

Yopi mengharapkan sosialisasi yang dilakukan baik melalui media seni pertunjukan maupun secara langsung kepada masyarakat tersebut, nantinya khusus mereka yang yang tinggal di dekat toko atau warung yang biasanya digunakan untuk peredaran rokok ilegal untuk bisa segera ke petugas Satpol PP yang saat ini tersebar di 17 kecamatan.

Peserta sosialisasi yang dihadirkan dengan melibatkan sejumlah perangkat desa, diharapkan juga mampu untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat kaitannya dengan peredaran cukai rokok ilegal tersebut.

“Semua kita libatkan, dengan harapan mereka yang mengikuti sosialisasi tersebut nantinya dapat memberikan pemahaman kepada warga dalam pertemuan di desanya masing – masing. Sehingga dapat meningkatkan peran serta masyarakat, khusunya dalam peredaran rokok ilegal,” ungkapnya.

Disisi lain, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, bahwa sosialisasi larangan peredaran cukai rokol illegal dengan menggunakan seni pertunjukan memang sangat kreatif dan efisien. Disamping untuk selalu nguri – nguri budaya, juga sebagai ajang untuk mensosialisasikan semua program- program yang telah dibuat oleh pemerintah daerah.

“Semua bisa melihat pertunjukan, semua bisa mendengarkan apa yang menjadi program dari pemerintah, seni pertunjukan memang sangat efisien untuk melakukan sosialisasi,”

Diungkapkan Bupati, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sangat berperan penting, dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Karanganyar, khususnya dalam peningkatan pelayanan mutu kesehatan.

Oleh karena hal tersebut, maka Bupati berharap agar masyarakat untuk bisa bersama – sama dalam memerangi peredaran rokok ilegal yang sering terjadi di sejumlah wilayah khususnya di wilayah perbatasan kabupaten Karanganyar.

“Tolong, laporkan kalau ada yang menjual rokok ilegal atau tanpa cukai. Karena dari hasil cukai tersebut, kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya juga dengan pertunjukan seperti ini,” ungkap Bupati.(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20211112-WA0049

18 Kabupaten / Kota Ikut Andil Kejuaraan Paralayang “Bupati Karanganyar Cup”

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. hadiri pembukaan Kejuaraan Paralayang “Bupati Karanganyar Cup” di Java Resto Kemuning Kec. Ngargoyoso, Jum’at (12/11/21). Kejuaraan paralayang se Jateng-DIY ini merupakan salah satu rangkaian agenda kegiatan dalam rangka menyambut Peringatan Hari Jadi ke-104 Kabupaten Karanganyar.

Event kejuaraan ini diikuti dengan total peserta sejumlah 60 orang dari 18 Kabupaten/Kota se Jateng-DIY dan merupakan event kejuaraan paralayang yang kali pertama diselenggarakan di Karanganyar. Rencananya event-event serupa akan digelar rutin setiap tahunnya.

Menurut Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Karanganyar, Ardianto, S.S.T.P., M.M., kejuaraan paralayang ini diikuti oleh 50 peserta dari kelas junior dan 10 peserta kelas senior festival. “ Walaupun ini event perdana di Karanganyar, namun antusias para pegiat olahraga ekstrim paralayang ini sangat luar biasa. Ini terbukti dengan banyaknya peserta se Jateng DIY yang ikut andil dalam kejuaraan ini dan nantinya akan digelar event serupa di tahun-tahun berikutnya “, jelas Kabid nyentrik yang biasa dipanggil Anto ini.

Sementara itu, Bupati Juliyatmono dalam kesempatan tersebut menyambut dengan sangat baik adanya kejuaraan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para peserta kejuaraan yang mau ikut andil dalam kejuaraan ini. Bahkan antusias peserta melebihi prediksi dimana antusiasme peserta membludak bahkan sampai 60 peserta dari 18 Kabupaten/Kota di Jateng dan DIY.

“ Harapannya semoga olahraga paralayang bisa semakin digemari masyarakat walau memang olahraga ini memerlukan budget yang tidak murah dan butuh adrenalin yang luar biasa. Semoga ke depannya kejuaraan yang akan digelar rutin tahunan ini bisa meningkat jumlah pesertanya dan juga bisa membawa berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar karena pastinya akan jadi tempat wisata yang ramai disambangi wisatawan yang tertarik untuk datang kemari “, jelas Bupati Juliyatmono. (Ard)

Read More
247D4D32-AA81-4319-95A1-76FCD6BC9F21

63 KELOMPOK UKM TERIMA BANTUAN HIBAH KOPERASI

Penyerahan Bantuan secara Simbolis kepada Perwakilan Pelaku Usaha oleh Bupati Karanganyar, Jum’at (5/11)

KARANGANYAR- Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Karanganyar menyerahkan bantuan Hibah sejumlah Rp.1, 460 miliar diperuntukkan bagi 63 kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) dan empat (4) Koperasi. Diharapkan dengan adanya bantuan hibah ini dapat membantu pemulihan ekonomi khususnya bagi para pelaku UKM yang terdampak semenjak pandemi.

Penyerahan pelaksanaan bantuan hibah langsung oleh Bupati Karanganyar di aula Bank Jateng Cabang Karanganyar, Jum’at (5/11) pagi.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengingatkan kepada para pelaku usaha untuk tidak mengabaikan prokes dalam usahanya. Ia juga menghimbau bantuan yang diterima dapat dipergunakan untuk menambah modal usaha yang sejak pandemi ada pembatasan pengunjung dan waktu buka sehingga berdampak pada penurunan pendapatan.

“Saya atas nama Pemerintah turut gembira melalui Disperindagkop ini dapat memberikan bantuan kepada kelompok UKM. Saya ingatkan kembali untuk para pelaku usaha dalam membuka Rumah makan ataupun warung dan sebagainya tetap mematuhi protokol kesehatan utamanya menggunakan masker,”pesan Bupati.
Diskominfo (ind/agnes)

Read More