Puri Taman Saraswati berada di komplek Candi Ceto terletak di Dusun Ceto, Desa Gumeng Kecamatan Jenawi.
Komplek pertamanan yang dibangun di lereng perbukitan berada ditengah hutan pinus sebagai arena meditasi dan upacara ritual bagi masyarakat Hindu setempat dalam memuja dan mengagungkan Sang Pencipta dan Sang Penguasa alarm semesta.
Di puri yang bernuansa ketenangan, keteduhan dan kesejukan ini didirikan Patung Dewi Saraswati, pencerminan sumber pengetahuan sebagai landasan kuat dalam membangun kehidupan umat manusia.
Saraswati adalah dewi yang dipuja dalam agama Weda.
Bukit Sekipan di Tawangmangu menyediakan berbagai wahana yang menarik dan spot foto yang unik.
Tak ketinggalan spot-spot foto kekinian hingga landmark miniatur top dunia seperti Menara Pisa, Twin Towers, Kincir Angin Belanda, Taj Mahal, Colosseum, dan sebagainya.
Masyarakat mengenal monument ini sebagai salah satu situs yang berkaitan dengan Astana Giribangun di Kecamatan Matesih, tempat dimakamkannya Presiden RI ke II H SOEHARTO dan isterinya Hj SITI FATIMAH HARTINAH SOEHARTO.
Diresmikan pada tahun 1992, Monumen Jaten dilengkapi dengan sebuah masjid, ruang perpustakaan, kantor, pendopo dan sebuah prasasti.
Berlokasi di Jalan Balaikambang, Kalisoro, Tawangmangu Karanganyar.
Di taman ini terdapat miniatur bangunan-bangunan di dunia.
Miniatur tersebut antara lain : Bukit Hollywood-nya Amerika, Tembok Besar China, Menara Eiffel dan gerbang Arch de Triomphe Perancis, Candi Borobudur Indonesia, Piramid dan Sphinx Mesir, bahkan Merlion-nya Singapura juga ada.
Berada di lereng Gunung Lawu, berudara dingin dan ada pesona miniatur ikon-ikon terkenal dari seluruh negara menjadikan taman ini berbeda dengan yang lain.
Di kaki gunung Lawu, tepatnya di Desa Gumeng. Kec. Jenawi, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah, tersembunyi suatu candi di tengah pohon-pohon cemara yang menjulang tinggi. Candi tersebut bernama Candi Kenthek.
Candi ini sudah diketahui keberadaannya pada tahun 1842. Baru pada tahun 2005, BP3 Jawa Tengah dan Jurusan Arkeologi UGM melakukan penelitian mendalam pada candi ini.
Monumen Tanah Kritis terletak di daerah Jumantono.
Tanah yang terdapat di museum Tanah Kritis ini tidak dapat ditanami sebab tanah tersebut mengandung Al dan Fe berarti tanah itu adalah tanah yang masam (asam).
Tujuan pembangunan Monumen Tanah Kritis ini adalah menjadi daerah pariwisata dan menjadi data penelitian.
Tujuan pembangunan monumen ini, untuk menghambat agar tanah ini tidak longsor kemana-mana.