Category: UMKM

DSC_1128

28 Kelompok Ternak Terima Dana Hibah Tahap II

KOMINFO

Bupati Karanganyar, menyerahkan bantuan dana hibah ternak tahap II(5/10)

Karanganyar 5 Oktober 2017

Sebanyak 28 kelompok ternak menerima dana hibah untuk pembelian hewan ternak. Pada penyerahan tahap ke II kali ini akan diberikan uang dengan jumlah total 2 Milliar 90 Juta Rupiah jelas Sumijarto, M.P. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan laporannya dalam Penyerahan Bantuan Sosial dan Dana Hibah, Kamis (5/10) di aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

“Pengarahan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberi pedoman kepada Kelompok ternak, Lurah, Kades dan juga penerima bantuan dana hibah secara jelas, transparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Karena ini kaitannya dengan penyaluran bantuan sosial dan dana hibah kepada setiap kelompok ternak sapi, maka harus benar-benar dipahami sesuai prosedur dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pengarahan menekankan agar dana hibah tahap II ini benar-benar digunakan tepat sasaran.“Kalau nanti sudah menerima uang sebagai bantuan dana hibah, untuk segera digunakan,” jelas Bupati. Seperti Kelompok peternakan, dana hibah diperuntukkan membeli ternak. Apabila sudah dibelikan ternak maka setiap kelompok ternak untuk segera menyelesaikan SPJ nya” pungkas Bupati dihadapan para penerima dana hibah yang dihadiri oleh Asisten, Kades, Dirut bank Jateng Cabang Karanganyar. Demikian DISKOMINFO (adt/yoga)

Read More
web

Pelaku UMKM Ngargoyoso Diimbau Jeli Tarik Wisatawan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat meninjau stan UMKM Kecamatan Ngargoyoso

Karanganyar, Senin (21/08/2017)

Pelaku UMKM di Kecamatan Ngargoyoso diimbau jeli tarik wisatawan, karena di daerah itu merupakan kawasan wisata alam yang sudah banyak pengunjungnya. Bahkan pada akhir pekan dan hari libur terkadang terjadi kemacetan.

Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan di acara Festival UMKM dan Pembagian Sembako Bagi Anggota SPKP Gebyar Sewindu UPK Kecamatan Ngargoyoso, Senin (21/08/2017) di Terminal Wisata Kemuning.

“Tadi saya sudah keliling di stan-stan pameran UMKM. Dari hasil perbincangan, sebaiknya perbaiki manajemen agar lebih baik lagi, lebih modern. Jangan yang tradisional,” kata Bupati.

Bupati juga menjelaskan, daerah Ngargoyoso yang banyak tempat wisata dan sering dikunjungi wisatawan, memerlukan tempat-tempat untuk beristirahat, walaupun hanya sebentar.

“Pengemasannya dibuat menarik, tempat juga bersih, pelayanan baik. Maka, berpikir bagaimana caranya agar jualan laris manis,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia, Tri Harjono, mengatakan di festival UMKM itu terdapat 30 peserta yang berasal dari daerah setempat.

“Festival UMKM ini untuk meningkatkan pendapatan dan promosi produk yang ada di Kecamatan Ngargoyoso, serta menunjang industri pariwisata,” katanya.(pd)

Read More
DSC_1138

209 Mahasiswa KKN Univet Siap Diterjunkan di 19 Desa

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Penerimaan KKN UNIVET di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (7/8).

Karanganyar, Senin 07 Agustus 2017

Penerjunan sejumlah 209 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di 19 desa di wilayah Kabupaten Karanganyar secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Senin (7/8/2017).

Rombongan Mahasiswa KKN Univet Sukoharjo tersebut diterima langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Pelaksanaan KKN dilakukan selama dua bulan, mulai Tanggal 7 Agustus sampai dengan 7 Oktober 2017 .

Kegiatan  KKN ini berlokasi di dua Kecamatan yakni Kecamatan Matesih sejumlah 98 mahasiswa yang tersebar di 9 desa yakni desa Matesih, Dawung, Gantiwarno, girilayu, Karangbangun, Koripan, Ngadiluwih, Pablengan, Plosorejo dan Kecamatan Tawangmangu  sejumlah 111 mahasiswa yang tersebar di 10 desa yakni desa bandardawung, Blumbang, Gondosuli, Kalisoro, Karanglo, Nglebak, Plumbon, Sepanjang, Tawangmangu, Tengklik.

Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengatakan mahasiswa KKN adalah agen perubahan yang berfikir secara hebat berdasar data yang akurat sehingga bisa menghasilkan output yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Sumber data adalah Tuhan YME apapun agamanya pasti punya kitab suci, itu adalah sumber kebenaran yang hakiki dan sumber ilmu pengetahuan yang diakui kebenarannya berdasar literatur-literatur sehingga ouput yang dihasilkan berkualitas,”terangnya dihadapan mahasiswa KKN Univet.

Ditambahkannya karena tujuan KKN adalah pengalaman dan wawasan maka dua aspek inilah yang memperkaya data.

Sementara itu Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid menghimbau seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo dalam melaksanakan KKN untuk selalu menjaga sikap dan nama baik almamater.

“mahasiswa KKN yang mengikuti KKN ini multi disiplin ilmu, sehingga mudah-mudahan ketika terjun di desa-desa nantinya bersama masyarakat memberi manfaat itulah sebuah usaha dan harapan yang harus diupayakan,”tuturnya.

“Jangan banyak bertingkah, jaga almamater, harus dapat membawa diri pada waktu dan situasi di desa lokasi KKN,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

 

 

Read More
KOM_0231

Koperasi Sebagai Soko Guru Perekonomian

kominfo

Sekda Karanganyar Samsi saat memberikan sambutan sekaligus membuka Sarasehan Hari Koperasi di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis Pagi (13/7)

Karanganyar, Kamis (13/07/2017)

Menyambut hari jadi Koperasi ke 70 yang jatuh pada hari 12 Juli kemarin, Kabupaten Karanganyar dalam hal ini Pengiat Koperasi yang ada di Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kabupaten Karanganyar mengadakan Sarasehan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis Pagi (13/7).

Sekda Karanganyar Samsi didampingi OPD terkait menghadiri sekaligus membuka Sarasehan yang diikuti oleh seluruh Penggiat Koperasi yang ada di Kabupaten Karanganyar, serta Pengurus Koperasi di masing-masing OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar.Tampak hadir perwakilan dari Dekopinda Kabupaten Karanganyar, Ketua Koperasi Se-Kabupaten Karanganyar, dan Tokoh Koperasi.

Dalam sambutannya, Samsi menyambut baik sekaligus mengajak hadirin untuk merenungkan kembali sudah sampai sejauh mana peran koperasi yang ada di Kabupaten Karanganyar. Dengan tumbuh pesatnya perekonomian masyarakat Karanganyar akibat dari pembangunan infrastruktur secara menyeluruh oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan majunya pariwisata baru hendaknya memberikan peluang kepada Koperasi untuk masuk dan tumbuh berkembang.

“Koperasi harus pandai melihat peluang dan pangsa pasar yang ada, seperti tukang sayur, Warung makan kaki lima”, kata Samsi

Sementara itu, Endang Sri Handayani, Ketua Koperasi Mekar Surya selaku ketua panitia Sarasehan melaporkan pelaksanaan sarasehan ini merupakan satu dari 2 acara yang diadakan untuk menyambut peringatan hari Koperasi ke-70 di Kabupaten Karanganyar. untuk kegiatan lainnya yaitu akan diadakannya Jalan Santai di Terminal Kemuning Ngargoyoso pada hari Jumat, 21 Juli besuk. Sedangkan untuk sarasehan kali ini mendatangkan dua nara sumber yaitu Dr. Agus Trihatmoko dan Dr. Djoko Hanantidjo, keduanya dari Universitas Surakarta. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
KOM_8305

Bulan Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Di Kabupaten Karanganyar Cenderung Stabil

Bupati bersama anggota komisi B DPRD Jateng saat meninjau harga kebutuhan pokok di pasar colomadu

Karanganyar, 15 Juni 2017

Memasuki pertengahan bulan Ramadhan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Karanganyar cenderung stabil. Meskipun ada beberapa barang mengalami peningkatan harga namun tidak signifikan.

Saat pemantauan harga pasar di Pasar Colomadu didapati harga daging ayam masih stabil di harga Rp 30.000,- per kilonya, harga daging sapi berkisar antara Rp 95.000,- sampai Rp 105.000,- per kilonya. Sementara itu harga bawang putih mengalami kenaikan menjadi Rp 60.000 an per kilonya. Sedangkan harga kebutuhan pokok lainnya cenderung normal.

Hal ini terlihat pada saat Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah mengadakan pemantauan harga di pasar Colomadu Kamis siang (15/6).

Pemantauan ini sendiri bertujuan untuk mengetahui harga kebutuhan pokok dipasaran dan ketersediannya.

“Kami hanya ingin mengetahui perkembangan di pasar, bagaimana harga kebutuhan pokok, stok barangnya bagus tidak, supaya nantinya lebih mudah untuk mengambil kebijakan terkait harga kebutuhan pokok di pasaran,” ucap Yudhi Sancoyo selaku Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng. Demikian DISKOMINFO(yoga/adt)

Read More
IMG_9211

Study Banding Pengelolaan ZIS, DPRD Pemalang Kunjungi Karanganyar

kominfo

Bupati saat menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kab. Pemalang di anthorium, Rabu (12/4).

Karanganyar, Rabu 12 April 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Ketua Baznas Karanganyar beserta jajaran Kepala OPD menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (12/4/2017).

Muhtarudin selaku Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk menggali informasi tentang kemasyarakatan terutama Baznas dan kesehatan. Dan berharap dapat menambah kinerja para anggota dewan Kabupaten Pemalang sehingga dapat melengkapi kekurangan yang ada.

Pada kunjungan tersebut, Bupati menjelaskan  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar dalam perolehan, pengumpulan sampai pentashorufan zakat infak shodaqoh (ZIS) relatif lancar, sukses dan terus ada peningkatan.

“Rata-rata perolehan ZIS Karanganyar mencapai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya dan tertinggi  se Jawa Tengah.  Untuk 2017, target perolehan ZIS Karanganyar capai dua belas miliar rupiah setahun,”ujarnya.

Ia mengatakan, hasil dari pengumpulan ZIS tersebut dipergunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, memberikan bantuan yang bertujuan untuk kemashlahatan umat dan mengentaskan  kemiskinan.

“Baznas Karanganyar saat ini memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada kaum dhuafa lanjut usia untuk lima orang ditiap desa seumur hidupnya. Ada 177 desa di wilayah Karanganyar sehingga ada 890 orang dhuafa yang menerima bantuan Baznas,”jelasnya.

Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah dan Baznas siap menopang. Ada desa barokah berupa bantuan air bersih, sumur dalam, permodalan UMKM tanpa bunga dengan memberikan peralatan tepat guna, gaji PNS dipotong 2,5 persen yang muslim untuk Baznas dan PNS non muslim juga dipotong untuk sedekah/persembahan. Setiap bulan digelar pengajian dan pengumpulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ditiap-tiap kalurahan.

Pengumpulan ZIS ditiap RT dan RW sebesar sepuluh ribu rupiah setiap bulannya. Baznas juga membeli satu unit mobil ambulans dan mobil jenazah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Baznas juga membangun RTLH sebanyak dua puluh rumah di Karangpandan, bantuan jambanisasi,  poliklinik dengan berobat secara gratis.

“Selain ada UU no. 23 tahun 2011 tentang Baznas, Peraturan  Pemerintah tentang Infak shodaqoh, Sosialisasi ZIS di OPD, BUMD, BUMD. Ada lima program Bupati untuk Baznas yakni Karanganyar Peduli, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Taqwa, Karanganyar Sehat dan Karanganyar Makmur,”tuturnya.

Disampaikan juga pada kesempatan tersebut, hari ini Rabu (12/4) sore, Bupati Karanganyar akan menerima penghargaan dari Menteri Agama tentang Pengelolaan BAZNAS di Hotel Lor In Solo.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More
DSC_0071

130 Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada penarikan mahasiswa KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (06/4).

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Penarikan sejumlah 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di tiga belas desa di Kecamatan Gondangrejo secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/4/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah, Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah merampungkan KKN selama dua bulan yang tersebar di tiga belas desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau untuk menjaga citra Univet, karena almamater yang menyertai sukses kita semua di masa depan.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid, WN.MP berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan Univet dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka KKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa KKN Univet lebih baik lagi,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar bersama Rektor Univet dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN Univet, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

               

 

Read More
DSC_0114

Rohadi Widodo : Baik Buruknya Koperasi Ditentukan Para Pengelolanya

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat membuka acara RAT KPRI ‘Beringin Mas’ di Gedung DPRD, Kamis (30/3)

Karanganyar, 30 Maret 2017

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Beringin Mas Sekretariat Daerah Karanganyar gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Tutup Buku Tahun 2016, Kamis (30/3/2017) siang di Gedung DPRD Karanganyar. Pelaksanaan RAT ini, diharapkan dapat terus meningkatkan kesejahteraan para anggota koperasi.

Hadir Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Ketua KPRI Beringin Mas, Ali Ghufron dan Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, Waluyo Dwi Basuki.

Dalam arahannya, Rohadi Widodo menyampaikan sesungguhnya koperasi yang berjalan baik atau buruk itu sangat ditentukan para pengelolanya. Ketika dilaksanakan dengan baik dan amanah maka koperasi akan berkembang dengan bagus.

“Apalagi Sisa Hasil Usaha (SHU) KPRI Beringin Mas ini setiap tahunnya terus mengalami peningkatkan. Rasio antara modal dan aset yang dimiliki hampir seratus persen, dan ini menandakan koperasi yang sangat sehat, sehingga apa yang dimiliki untuk terus dikembangkan,”terangnya dihadapan  Pengawas, Pengurus dan Para anggota KPRI Beringin Mas.

Wabup berharap koperasi Beringin Mas terus berkembang lebih baik, sehat dan maju terus sehingga makin meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Sementara itu Ketua RAT KPRI Beringin Mas Setda, Ali Ghufron menyampaikan sejumlah dua ratus tiga puluh lima anggota forum sudah terpenuhi sehingga Rapat anggota Tahunan sah untuk dimulai.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_1796

Rohadi Widodo : Koperasi yang Sehat, Mampu Sejahterakan Anggotanya

KOMINFO

Pembinaan KPRI Makmur Di Gedung Wanita, Rabu (22/3)

Karanganyar, Rabu 22 Maret 2017

Koperasi yang tumbuh dan berkembang dengan sehat, efektif adalah koperasi yang mampu mensejahterakan para anggotanya. Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka sekaligus menyampaikan sambutannya pada KPRI Makmur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Rabu (22/3/2017) di Gedung Wanita Karanganyar.

“Dapat mengelola koperasi dengan baik dan benar berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan,”jelasnya.

Wabup berharap KPRI Makmur ini dapat terus berkembang dengan sehat. Hal  ini terbukti dengan besarnya pendapatan yang mencapai hampir satu miliar rupiah.

“Dari anggota untuk anggota, pembagian SHU harus dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota,”tambahnya.

Sementara itu Ketua Pengawas KPRI Karanganyar, Sularno mengatakan pendapatan yang diperoleh KPRI sebesar  Rp. 971 juta lebih, merupakan kerjasama yang luar biasa antara pengurus dan para anggotanya sehingga KPRI ini menjadi salah satu koperasi sehat.

“Kinerja pengurus yang amanah, efisiensi kekayaan anggota dikembalikan kepada anggota,”ujarnya.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut dipilih kembali baik Ketua maupun Pengurus lama KPRI Makmur untuk  masa bhakti 2017-2020.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

KOMINFO

Wakil Bupati Rohadi Widodo foto bersama salah satu pemenang undian berhadiah pada Pembinaan KPRI Makmur

Read More