Category: UMKM

DSC_4158

Batik Sedayu Diminta Gabung di Terminal Mbangun Makuthoromo

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga Karanganyar, Titis Sri Jawoto melihat batik sedayu, Kecamatan Jumantono

KARANGANYAR – 19 Agustus 2018

Pengrajin batik di Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono diminta untuk bergabung di terminal wisata Mbangun Makuthoromo. Sebab dengan berada ditempat tersebut batiknya akan lebih mudah dikenal dan dipasarkan ke khalayak yang lebih luas.
“Pemkab akan terus memfasilitasi berbagai kegiatan masyarakat termasuk batik. Karena binaanya cukup banyak maka pelaku usahanya yang harus aktif,” papar kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Karanganyar, Titis Sri Jawoto saat memberikan sambutan pameran dan wokshop batik alami di dusun mindi, Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono (19/08)
Menurutnya Pemkab dalam waktu dekat akan menyulap bekas kantor kawedanan di Karangpandan menjadi komunitas ekonomi kreatif. Tempat itu bisa menjadi sarana diskusi dan pemasaran produk dari pelaku ekonomi kreatif. “Saya baru tahu klau di Jumantono ada batik. Saya lihat batiknya bagus bagus,” imbuh Titis.
Lebih jauh, Titis mengatakan batik ini kelas menengah ke atas. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam membidik wisata lanzia. Para lanzia ini mempunyai uang yang banyak, waktu yang panjang untuk wisata dan perlu pendamping. Pihaknya sudah mempelajari fasilitas yang perlu ada dalam wisata lanzia. Misalnya toilet duduk, anak tangga yang tidak lebih dari 15 cm. “Para lanzia ini juga suka batik. Sangat tepat kiranya batik terus dikembangkan,” tandasnya.(hr)

Read More
DSC_0033

Pelajari Pengelolaan Koperasi, DPRD Kediri Kunjungi Karanganyar

kominfo

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi Menerima Langsung Para Anggota Legislatif Komisi B DPRD Kabupaten Kediri saat Kunker di Karanganyar, Jumat (27/07).

Karanganyar, Jum’at 27 Juli 2018

DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Karanganyar. Dalam kunjungannya, DPRD Kediri ingin mengetahui pengelolaan koperasi di Karanganyar.

Kunjungan DPRD Kediri diterima Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi di ruang Podang II Kantor Setda Karanganyar, Jum’at (27/7) pagi.

Dalam sambutannya Sekda mengatakan pertumbuhan Koperasi Karanganyar cukup baik. Namun tak jarang karena pengelolaan yang kurang maksimal juga tidak sedikit koperasi yang kolaps.

“Koperasi di Karanagnyar ini banyak yang maju tapi banyak juga yang ambruk, karena kondisi keuangan tidak sehat,”katanya.

Pada kesempatan tersebut Samsi juga membagi informasi mengenai penataan UKM di Karanganyar. Saat ini pertumbuhan UKM di Karanganyar terus bertumbuh dengan baik. Ada 300 UK dan PKL di sekitar Alun-AlunKaranagnyar dan 100 UKM dan PKL di deoan Rumah Dinas Bupati Karanaganyar. Deangan demikian pertumbuhan ekonomi Karanganyar semakin bergeliat.

“Kami telah memberikan tenda bagi PKL, seragam gratis dan gerobak dorong gratis,”terangnya.

Sementara itu sambutan Wakil Ketua DPRD Kediri, Arif Junaidi  mengatakan tujuan kunjungannya ke Karannganyar kali ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Koperasi yang sehat sehingga bukan hanya jumlah koperasi di Jawa Timur yang banyak melainkan dapat memberikan kesejahteraan bagi para anggotanya.

Demikian Diskominfo (ina/ind)

Read More
DSC_6165

Lounching Kredit Senyum Dan Mobil Keliling

Direktur Bank Daerah Sudarsito memberikan sambutan dan HUT BPR Bank Daerah ke 49 di Alun-alun Karanganyar

 

KARANGANYAR – 18 Maret 2018

Wirausahawan bisa tersenyum lega. Pasalnya Bank Daerah menlounching Kredit Senyum untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan bunga 0,6 persen. Meski dibatasi jumlah nomimal, namun bank milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yakin akan dapat membantu para usahawan yang akan mengembangkan usahanya.

“Selain kredit senyum, kami juga akan menlounching mobil keliling. Mobil itu sabagai sarana layanan dan edukasi,” papar Direktur Utama PD BPR Bank Daerah Karanganyar Sudarsito SE, MM saat memberikan sambutan HUT Bank Daerah ke 49 di Alun-Alun Karanganyar.

Pengundian Tabungan Sembada Plus oleh Sekretaris Daerah, Drs Samsi

HUT Bank Daerah berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat bumi Intanpari. Sebab puncak acara diisi dengan pengundian tabungan sembada plus, senam massal dan sepeda santai.  Sebelumnya, Bank Daerah juga telah menggelar lomba senam aerobik, lomba volly,  mengadakan ziarah ke makam Pelopor Bank Daerah Karanganyar, donor darah, malam tirakatan serta pemberian bantuan kepada 7 yayasan panti asuhan. Selain itu juga memberikan penghargaan kepada kayawan PD BPR Bank Daerah Karanganyar yang telah mengabdi selama 25 tahun. “Bank daerah Karanganyar semakin mengkokohkan diri menjadi perusahaan daerah yang kuat dan memberikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan di Kabupaten Karanganyar,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bank Daerah juga akan segera berubah dari perusahaan milik daerah menjadi PT. Saat ini direksi Bank Daerah sedang melakukan pembahasan intensif di DPRD Karanganyar. Jika nanti telah berubah menjadi PT maka investor dari luar bisa masuk menanamkan modalnya dengan izin pemilik terbesar saham. “Saat ini saham Bank Daerah 99 persen Pemkab dan 1 persen milik koperasi karyawan bank daerah. Harga satu saham Rp 250 ribu,” tambah Sudarsito.

Pelepasan Merpati Bersama jajaran eksekutif, legislatif dan PD PBR Bank Daerah

Lebih jauh, Sudarsito mengatakan Bank daerah Karanganyar masih dapat mempertahankan sebagai BPR terbaik tingkat nasional ke 7 kalinya untuk kategori aset 250 miliar sampai 500 miliar. Sedangkan total aset per 31 desember 2017 sejumlah Rp 336.897.034.232 mengalami kenaikan sebesar 13,57 persen. Untuk setor laba ke Pemkab pada tahun 2017 sebesar Rp 4.126.804.000.

Sementara Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi berharap Bank Daerah terus maju dan berkembang pesat di bumi intanpari. Selain tambahan modal, Pemkab akan juga menghibahkan tanah di belakang kantor Bank Daerah. “Untuk menghibahkan tanah, kami akan berembug dulu dengan DPRD Karanganyar. Saya yakin dengan hibah tanah tersebut, kinerja bank daerah akan semakin baik,” imbuhnya. (hr/Karin/Imas)

Read More
DSC_4009

Pjs Bupati : Harus dikemas Sing Apik dan Sing Ayu

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Raharjo melihat produk makanan kecil atau snack di terminal Makuthoromo, Karangpandan

KARANGANYAR – 28 Februari 2018

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahadjo meminta kepada sejumlah produsen makanan kecil (snack) di Karangpandan untuk dikemas sing apik dan sing ayu. Sebab makanan kecil jangan hanya mengandalkan rasa saja tanpa kemasan yang baik. Justru dengan kemasan yang baik, maka sudah pasti konsumen akan mencoba dan kemudian membeli produk makanan kecil tersebut.

“Saya minta Disdagnakerkop UKM, Karanganyar untuk mengawal dan membantu produsen makanan kecil supaya kemasan lebih bagus lagi. Bahan baku yang melimpah dan rasanya yang enak sudah pasti tentu harus didukung kemasan yang baik pula,” papar Prijo Anggoro Budi Rahadjo saat penyaluran bantuan sosial non tunai program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial pangan beras sejahtera di Terminal Makuthoromo, Karangpandan Rabu (28/2).

Dia menambahkan secara kemasan memang sudah baik namun perlu ditambahkan beberapa hal. Pertama dituliskan masa berlakunya atau tanggal kadaluwarsa. Dengan pencantuman tersebut masyarakat tambah yakin jika makanan tersebut layak konsumsi. Kedua yang juga penting yakni label SNI. “Dodolan kok repot ya… Kalau untuk internal saja tidak masalah. Namun ke depan memberian label SNI perlu dan hal ini harus dibantu dinas terkait,” imbuhnya.

Yang tidak kalah penting, tambah Prijo adalah halal dari MUI. Selanjutnya, Pjs bupati juga mengingatkan untuk terus menjaga rasa dan kualitas yang baik. Termasuk juga jangan ada campuran bahan pengawet. (Hr/Ard)

Read More
DSC_8212

Yakin Modal Utama Dalam Berwirausahaa

 

 

BANTUDAN USAHA : Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan bantuan usaha kepada wirausaha

KARANGANYAR – Kamis, 21 Desember 2017

Seorang wirausahaan diminta untuk yakin dan mantab dalam menjalankan usaha. Sebab modal yakin menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan usahanya. Sebaliknya jika pesimis maka hasil usahanya juga tidak akan berhasil dengan baik. Keyakinan yang mantab akan menumbuhkan keberhasilan yang nyata.

“Misalnya gini, ini usaha sambilan saja. Maka hasil usaha yang kalian tekuni juga akan setengah karena hanya sambilan. Namun jika anda yakin dan bersungguh-sungguh bahkan tekun hasilnya juga akan baik,” demikian dipaparkan Bupati Karanganyar, Juliatmono saat memberikan pengarahaan dan bantuan kepada 160 wirausahaan mandiri, muda, wanita, lansia dan disabilitas di Aula Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Disdaknakerkop) Kabupaten karanganyar, Kamis (21/12)

Dihadapan ratusan orang calon wirausahawan, Bupati menyatakan bantuan itu diberikan kepada mereka yang sudah ada usaha. Dari yang baru mulai usaha dan sedang menjalankan usahaanya. Agar usaha mereka semakin baik dan berkembang dengan baik. Intinya Pemkab Karanganyar memperdayakan usaha yang sudah ada. “Kami berharap para calon-calon pengusaha agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Jika ada kendala di lapangan silahkan konsultasi dan komunikasi dengan Disdaknakerkop),” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, juga diberangkatkan tiga Kepala Keluarga (KK)  atau 10 jiwa untuk transmigrasi di Gorontalo, Sulawesi Utara. Bupati menyatakan penyebaran penduduk juga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Saat ini tidak perlu kawatir dengan keluarga besar. Zaman semakin canggih dan alat komunikasi sudah lengkap. “Mau ngobrol dan lihat kabar keluarga bisa lewat telekomunikasi. Sekalian wajahnya bisa,” ungkapnya.

Sementara Kepala Disdaknakerkop, Waluyo Dwi Basuki mengatakan saat ini yang daftar untuk transmigrasi masih banyak. Sekitar 40 Kepala keluarga. Pihaknya menyatakan penyaluran transmigrasi ini menunggu penempatan dari Pemerintah pusat. “Kami sudah mengajukan beberapa KK yang sudah memenuhi kreteria untuk transmigrasi. Kami berharap untuk tahun depan, lebih banyak kuota untuk Karanganyar untuk bertranmigrasi,”  tambah Waluyo Dwi Basuki.

Pada kesempatan tersebut, pemberian bantuan usaha kepada para wirausahaan berjumlah 160 orang. Diantaranya penerima itu adalah tenaga kerja mandiri muda, wanita, lansia dan penyandang disabilitas. Pihaknya juga terus pengadaan pelatihaan-pelatihan untuk beberapa wirausaha. Hal ini supaya mereka  lebih trampil dan baik. (hr)

Read More
DSC_0853

Kelapa untuk Meningkatkan Nilai Ekonomis Warga

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan pada acara Seminar Peluang Usaha Agrobisnis Kelapa di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (18/12).

Karanganyar, Senin 18 Desember 2017

Buah yang banyak tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia ini ternyata memiliki potensi dikembangkan untuk menambah penghasilan. Hal ini diungkapkan Profesor Wisnu Gardjito ketika tampil sebagai pembicara dalam kegiatan Peluang Usaha Agrobisnis Kelapa dan Agro Industri Kelapa, Senin (18/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya kelapa sangat banyak memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi penambah penghasilan. Mulai dari batang, buah hingga daun kelapa semua dapat dimanfaatkan baik diolah menjadi makanan, minuman, perawatan wajah, kesehatan hingga aneka perabot rumah tangga.

“Kelapa merupakan pohon kehidupan sehingga saya jatuh cinta pada kelapa,”terangnya.

Disampaikannya tidak sedikit petani kelapa sering mengalami kebingungan usai memanen kelapa. Sehingga hasil yang dimanfaatkan kurang maksimal. Padahal kelapa terutama airnya memiliki banyak manfaat.

“Air kelapa itu ibarat air suci setelah zam-zam karena memiliki cairan yang bagus untuk tubuh karena kandungannya sama dengan plasma darah,”tuturnya.

Ditambahkannya air kelapa juga mempunyai banyak fungsi seperti detok atau penawar racun hingga dibuat sebagai gula semut atau yang lebih dikenal dengan sebutan gula jawa yang sangat baik dikonsumsi penderita diabet.

Profesor Wisnu mengatakan bahwa dirinya memiliki 1600 formula mengolah kelapa. Selain menanam bibit kelapa yang benar, mengolahnya hingga memasarkannya ke pasar lokal maupun luar negeri.

“Kelapa mempunyai banyak manfaat sehingga mampu menambah penghasilan jika kita mampu mengelolanya dengan baik,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi kegiatan seminar ini. Diharapkan seminar ini mampu menambah pengetahuan dan menjadi motivasi para warga Karanganyar terutama petani untuk benar-benar menggeluti potensi agrobisnis kelapa.

Bupati juga menghimbau warga untuk mulai memanfaatkan lahannya ditanami pohon kelapa. Apalagi bibit kelapa ini pertumbuhannya relatif cepat yakni dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun sudah berbuah.

“Ayo lahane dho ditanami kelopo supoyo dho ndhang sugih mergo kelopo (Ayo lahannya ditanami kelapa supaya cepat kaya karena kelapa). Karena kelapa memberikan banyak potensi nilai ekonomis. Ke depan mudah-mudahan Karanganyar bisa menjadi sentra kelapa,”harap Juliyatmono.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
AKU

Bupati Karanganyar Terima Penghargaan Natamukti 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima penghargaan Natamukti 2017 dari Hermawan Kartajaya

Karanganyar, Rabu (29/11/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima penghargaan Natamukti 2017 terkait dengan Usaha Kecil Menengah (UKM) dari Internasional Council for Small Business (ICSB) Indonesia.

Penghargaan Natamukti itu diserahkan langsung oleh President of ICSB Indonesia, Hermawan Kartajaya, di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (28/11) malam.

“Penghargaan Natamukti diberikan kepada Kabupaten/Kota yang berhasil dalam memasarkan, mendorong peningkatan kualitas, serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya,” kata Hermawan Kartajaya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Hermawan, ekosistem UMKM yang kondusif hanya bisa dicapai dengan kontribusi dari berbagai pihak terutama pemerintah sebagai pendorong utama ekonomi lokal.

“Kita berikan apresiasi kepada para institusi pemerintahan yang diharapkan juga dapat menjadi inspirasi bagi yang lain,” kata Hermawan.

Di tempat yang sama, Menteri Koperasi dan UKM RI, A.A Gede Ngurah Puspayoga, mengatakan wirausaha di tahun 2014 ratio 1,55 persen, kemudian meningkat menjadi 3,01 persen.

“Kita harapkan di tahun 2019 ratio wirausaha kita meningkat menjadi (minimal) 5 persen. Apapun ratio pertumbuhan wirausaha tidak lepas dari peranan Bupati/Walikota, sehingga kesejahteraan meningkat,” kata Menteri Koperasi dan UKM.

Sementara itu, Bupati Karanganyar mengatakan dorongan pemerintah selama ini diposisikan bagian yang kreatif untuk memajukan UKM.

“Kalau di Kabupaten Karanganyar seperti 10.000 wirausaha baru itu. Dapat dilihat, muncul masyarakat yang menjadi wirausaha dari usaha kecil dan menengah. Pertumbuhan ekonomi juga meningkat,” kata Bupati. (pd)

Read More
DSC_4713

Penutupan Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017

Bupati Karanganyar memberikan sambutan sekaligus menutup Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017

Karanganyar, Senin 30 Oktober 2017

Bertempat di Plasa Alun-alun Karanganyar Penutupan Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017 diselenggarakan secara luar biasa. Acara yang digelar tadi malam (29/10) ini dimeriahkan dengan pertunjukan Orkes Melayu Zelinda.

Acara yang memang ditujukan untuk menghibur warga ini terbilang sangat sukses karena berhasil menarik minat para penonton dari seluruh penjuru Karanganyar baik dari Matesih, Mojogedang, Kerjo dan lain-lain yang memadati lokasi acara meskipun harus rela berjejal-jejal dan berdiri di sekitar panggung hiburan.

Di tengah kerumunan penonton, didampingi  Wakil Bupati, Forkompimda dan Kepala Perangkat Daerah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendatangi lokasi malam Penutupan Karanganyar Expo tersebut.

Kehadiran Juliyatmono disambut dengan penampilan tari “Kongkorongok” dari Sanggar Seni Kembang Lawu.

Dalam sambutannya, Juliyatmono menyampaikan bahwa gelaran Karanganyar Expo tahun ini terbilang sukses karena menurut laporan sejumlah 1,3 miliar rupiah beredar dalam pameran tersebut.  Pameran yang menyediakan sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Karanganyar ini ternyata menarik minat para pengunjung dari seluruh pelosok daerah di Kabupaten Karanganyar.

“Acara seperti ini akan kita buat seminggu penuh untuk tahun depan supaya lebih lagi memberi kesempatan bagi warga dan pengusaha yang ada di Karanganyar,” kata Juliyatmono.

Untuk Festival Anggaran yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kabupaten Karanganyar menurut penilain juri dimenangkan berturut-turut dari Juara 1-3 adalah oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Kecamatan Kerjo.

Terhipnotis dengan antusias warga yang menyemut di Alun-alun tersebut, Juliyatmono pun menyanyikan dua buah lagu andalannya “Suket Teki” dan “Pelan  gi di Matamu”. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_1404

Baznas Salurkan Bantuan UMKM dan Fakir Miskin

kepala Kemenag, Musta’in Ahmad saat menyerahkan bantuan BAZNAS kepada pelaku usaha kecil.

 

Karanganyar, Senin 30 Oktober 2017

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyalurkan santunan dan bantuan kepada fakir miskin dan pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Karanganyar. Hal tersebut diungkapkan Iskandar salah satu Pengurus Baznas Karanganyar saat menyampaikan laporannya pada kegiatan Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (30/10/2017).

Menurutnya berbagai upaya dan terobosan dilakukan Baznas Karanganyar untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Salah satunya dengan pemberian bantuan dan santunan bagi para pelaku usaha kecil menengah (UMKM) serta warga yang tertimba musibah dan fakir miskin.

“Untuk pelaku usaha kecil diberikan batuan peralatan produktif berupa gerobak hik dan santunan pangan seumur hidup sejumlah 1270 fakir miskin,”tuturnya.

Ditambahkannya selain bantuan UMKM dan santunan juga diberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana alam, salah satunya warga daerah Jatiyoso yang rumahnya kebakaran.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan perolehan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Baznas Karanganyar untuk bulan Oktober 2017 hampir mencapai satu miliar rupiah.

“Saat ini perolehan ZIS terkumpul sebesar Rp 939 juta dengan rincian zakat  Rp 898.309.000,- dan infak Rp 41.000.000,-,”terangnya.

Sementara itu Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad selaku yang mewakili Bupati mengatakan tugas Baznas adalah membina Amil Amil zakat ditempatnya masing-masing dengan demikian akan lebih memberdayakan umat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demikian Diskominfo (ind/ppt)

Read More
web

PKL Depan Eks PG Colomadu Direlokasi

Selamatan pindahan pedagang kaki lima Eks Pabrik Gula Colomadu

Karanganyar, Selasa (17/10/2017)

Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Eks Pabrik Gula (PG) Colomadu direlokasi ke sebelah utara di kawasan Sumur Bor, Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Selasa (17/10) pagi.

Prosesi pindahan itu terlihat sederhana. Dimulai dari Kantor Kecamatan Colomadu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo ikut berjalan kaki sepanjang 300 meter dengan puluhan pedagang, diiringi reog Ponorogo.

“Jumlah PKL yang pindahan sebanyak 38 pedagang. Dan sebelumnya telah disosialisasikan selama dua kali. Pindahan ini juga disediakan berbagai fasilitas, listrik dan air bersih,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki.

Waluyo juga meminta kepada pedagang tanggal 20 Oktober 2017, tempat berjualan yang lama sudah bersih untuk dipindahkan semua. Selain itu juga pedagang bisa pasang bongkar tenda sendiri ditempat yang baru.

“Di tempat yang baru, Jam 15.00 WIB bisa berjualan, dan jam 23.00 WIB sudah bersih atau dibongkar sendiri tendanya,” kata Waluyo Dwi Basuki.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan proyek revitalisasi eks Pabrik Gula Colomadu yang dianggarkan BUMN sebesar hampir Rp. 2 triliun mempunyai daya tarik yang bagus, apalagi disini dekat dengan Bandara Adi Sumarmo.

“Even nasional dan internasional bisa di situ. Letaknya juga strategis. Maka disini ditata lebih bagus,” kata Bupati Karanganyar.

Dikatakan lebih lanjut oleh Bupati, bila waktu kuliner mulai buka, maka jalan disini akan ditutup, dan disediakan hiburan gratis seperti musik keroncong dan campur sari.

“Nanti akan disiapkan tenda dan gerobaknya, agar menarik. Tadi juga sudah diberi sedikit bantuan dana,” kata Bupati.

Ditempat yang sama, Pimpinan CV Sinergi, Edison Suardi, mengatakan revitalisasi eks PG Colomadu itu mencapai enam tahapan. Saat ini untuk tahap satu icon pabrik dimunculkan dan menghabiskan dana sekitar Rp. 180 Miliar.

“Tembok depan akan dipugar. Nantinya dibuat tralis, sehingga bangunan bisa terlihat dari luar,” kata Edison Suardi.

Dari tahap ke tahap, lanjut Edison, memakan waktu sekitar dua tahun. Sedangkan konsep yang dimunculkan adalah bertema heritage.(pd)

Read More