Category: UMKM

halal bi halal 7

UMKM Plaza Timur Gelar Halalbihalal, Teguhkan Komitmen untuk Kompak dan Maju Bersama

KARANGANYAR – Keluarga besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Plaza Timur menggelar acara Halalbihalal pada Selasa malam (15/4/2025) bertempat di kawasan Plaza Timur Alun-alun Karanganyar. Acara ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus wadah koordinasi antar pelaku usaha.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Suwondo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara, baik melalui sumbangan dana, tenaga, maupun pemikiran.

“Acara ini terlaksana berkat iuran wajib anggota serta sumbangan dari donatur yang tidak mengikat. Total dana yang kami terima sebesar Rp9.976.000. Semoga kegiatan ini memberi manfaat besar dan memperkuat solidaritas antar pelaku UMKM,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi dan Sumber Daya Mineral (Diskuktransesdm) Kabupaten Karanganyar, Aris Martopo, turut memberikan sambutan. Ia mengajak para pelaku UMKM untuk terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan sebagai kunci keberhasilan usaha.

“Kita semua setelah menjalani Ramadan tentu berharap menjadi pribadi yang lebih baik. Saya sering melihat para PKL di Plaza Timur ini selalu ceria dan kompak. Ini adalah modal besar untuk tumbuh dan maju bersama. Kompak dulu, bahagia, baru kemudian sejahtera,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

 

Aris juga menekankan pentingnya inovasi dalam menjalankan usaha. Ia mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam produk dan layanan agar tetap relevan dan diminati pasar.

 

“Kalau kita ingin tumbuh sehat dan kuat, maka inovasi harus menjadi budaya. Mulai dari kemasan, penyajian, hingga pelayanan. Jangan pernah remehkan kekuatan doa dan niat baik dalam usaha,” pesannya.

 

Acara ditutup dengan ramah tamah dan harapan bersama agar UMKM Plaza Timur terus menjadi pionir dalam geliat ekonomi lokal Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2024-12-20 at 23.45.07 (1)

D’Gondangrejo Resmi Dibuka, Pusat Rekreasi Baru di Karanganyar

KARANGANYAR – Berdiri di atas tanah seluas 4,9 hektar, D’Gondangrejo yang berada di samping exit Tol Gondangrejo ini secara resmi dibuka oleh Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi pada Jum’at (20/12/2024).

 

Gedung resto masakan Jawa, pusat oleh-oleh, resto western D’Lawu, Lap Futsal sintetis Morley soccer arena (mini soccer), waterboom, tempat billiard dan cootage menjadi sajian pusat rekreasi di Gondangrejo ini.

Menurut H. Katno Hadi selaku owner D’Gondangrejo, perekonomian pariwisata di Soloraya harus meningkat supaya roda perekonomian masyarakat juga meningkat, sehingga nantinya bisa mengatasi penurunan pengangguran.

Pj. Bupati Karanganyar berharap semoga D’Gondangrejo mampu memberikan kontribusi dan bermanfaat yang besar bagi khususnya masyarakat Gondangrejo dan umumnya untuk masyarakat Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2024-10-26 at 15.25.43

Menurunnya Serapan Pekerjaan di Sektor Formal, LPK ASTI Gelar Pelatihan Tata Rias Berbasis Kompetensi

Karanganyar, 26 Oktober 2024 — Di tengah menurunnya angka serapan pekerjaan di sektor formal, angka serapan di sektor nonformal justru menunjukkan tren positif. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam mengatasi pengangguran. Untuk menjawab tantangan tersebut, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ASTI berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar menggelar pelatihan Tata Rias Berbasis Kompetensi di Gedung LKP ASTI Lalung, Sabtu 26 Oktober 2024 yang diikuti oleh 22 peserta.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para peserta dalam tata rias, bukan hanya secara otodidak, tetapi juga melalui pelatihan yang terstruktur dan berbasis kompetensi. Para peserta mendapatkan bantuan sarana usaha tata rias dari BAZNAS Karanganyar, yang diharapkan dapat mendukung mereka dalam mengembangkan usaha di bidang kecantikan.

Pj. Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi  hadir untuk memberikan motivasi kepada peserta. Beliau menekankan pentingnya pelatihan dalam mengasah keterampilan. “Kemampuan mengasah skill, terutama dalam make up atau tata rias, perlu dilatih secara profesional. Dengan adanya pelatihan berbasis kompetensi ini, para calon MUA (Make Up Artist) akan mendapatkan sertifikat resmi yang dapat meningkatkan kredibilitas mereka di industri,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu upaya dalam mengentaskan pengangguran di Karanganyar, dengan memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan keahlian yang dibutuhkan di dunia kerja. Pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pengembangan sektor nonformal dan mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten.

Read More
DSC04885

BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Beri Pelatihan UMKM Bidang Boga

KARANGANYAR – Mempersiapkan program pemerintah makan siang gratis bagi warga Indonesia, Baznas Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah cepat guna mempersiapkan program tersebut dengan menggelar pelatihan bagi UMKM dalam bidang Boga bagi warga Desa Miskin ekstrim di Balai Latihan Kerja (BLK) Karangapandan pada Selasa (11/6/2024).

Pelatihan tersebut merupakan dampingan OPD Provinsi Jawa Tengah. Peserta Program pelatihan ini adalah pelaku UMKM kuliner Mustahik Produktif warga Desa miskin ekstrim di seluruh Jawa Tengah. Hadir pula dalam pelatihan ini Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Pj. Bupati Karanganyar, dan Ketua Baznas se Soloraya.

Pj. Bupati berharap program pelatihan yang digelar mulai tanggal 11 hingga 13 Juni ini adalah untuk mempersiapkan para pelaku UMKM yang bergerak di bidang Boga agar bisa menjalankan usahanya terlebih dahulu sebelum nantinya program makan siang gratis ini dimulai. (Diskominfo)

Read More
DSC00251

Event Perdana, Gebyar Syawal di Masjid Agung Madaniyah Karanganyar Selama Libur Lebaran

 

KARANGANYAR – Gebyar syawal digelar di kawasan komplek Masjid Agung Madaniyah Kabupaten Karanganyar selama libur lebaran 1445 H. Dalam event tersebut terdapat puluhan stand yang menjual makanan dan minuman serta produk kerajinan serta tanaman hias. Selain bazar ada pula acara pendukung seperti live musik, lomba mewarnai, fashion show dan cooking clas.

Event yang digelar atas kerja sama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Karanganyar serta takmir Masjid Agung Madaniyah Karanganyar tersebut dibuka mulai 12-16 April 2024.

Ketua Pelaksana Gebyar Syawal, Sumartoyo menyampaikan, acara ini merupakan kali perdana digelar di kawasan Masjid Agung Madaniyah Karanganyar. “Harapannya event semacam ini dapat digelar sekali setiap bulan,” katanya saat pembukaan Gebyar Syawal, Jumat sore.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), Titis Sri Jawoto mengatakan, telah menyiapkan sejumlah event dalam rangka mempromosikan Kabupaten Karanganyar seperti Karanganyar Jazz Festival dan Night Run. Pihaknya berharap pemda dapat mendukung kedua event tersebut sehingga dapat diselenggarakan pada tahun ini.

Di sisi lain pihaknya mempunyai harapan untuk dapat menggelar event setiap satu bulan sekali di Kabupaten Karanganyar. “Kami punya mimpi satu bulan ada satu event,” terangnya.

Pj Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi mengapresiasi Gebyar Syawal yang digelar tahun ini dan berharap kegiatan semacam ini dapat digelar secara berkelanjutan.

“Ini embrio, mudah-mudahan kegiatan berikutnya lebih besar dan bermanfaat untuk semua,” ungkapnya. (Diskominfo)

Read More
WhatsApp Image 2023-02-13 at 15.22.09

268 Tahun Napak Tilas Perjanjian Giyanti, 600 Gunungan Arum Manis Jadi Rebutan Warga

DISKOMINFO

Mewakili Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah Karanganyar Timotius Suryadi, S.Sos., M.Si., hadiri Napak Tilas Perjanjian Giyanti ke-268 Tahun, Senin (13/02).

KARANGANYAR – Perayaan Napak Tilas ke-268 tahun Situs Perjanjian Giyanti tahun 2023 kali ini dihadiri oleh Paniradya Kaistimewan dari Yogyakarta di Desa Kerten, Jantiharjo, Karanganyar, pada Senin (13/02) siang.

Napak Tilas ini merupakan upaya untuk memperkenalkan dan melestarikan Perjanjian Giyanti yang berlangsung pada 13 Februari 1755 silam. Dalam perjanjian tersebut menandai pembagian dua wilayah yakni, Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Menjadi tombak yang merupakan puncak kegiatan dalam peringatan acara ini.

Jalanan kampung sepanjang sekitar 300 meter dipadati bazar jajanan yang dihiasi dengan arum manis yang digantungkan. Tampak ratusan pengunjung memadati kawasan situs Perjanjian Giyanti sebelum dilangsungkan kirab gunungan. Lingkungan Kerten ini juga didukung dengan warganya yang banyak membuka usaha berupa UMKM yang bertepatan dengan momentum perayaan Napak Tilas ini.

Sekretaris Daerah Karanganyar, Timotius Suryadi, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah mengadakan peringatan Napak Tilas ini, sehingga acara ini dapat menjadi tombak pengingat sejarah yang telah terjadi.

“Hal ini merupakan sarana untuk generasi berikutnya supaya mereka dapat mengetahui sejarah yang ada. Acara yang dikemas dengan melibatkan UMKM ini juga mampu menghidupkan perekonomian masyarakat, khususnya bagi Kelurahan Jantiharjo,” terang Sekda Kabupaten Karanganyar.

Sebagai penutup acara diakhiri dengan prosesi persembahan gunungan, pengunjung yang didominasi warga sekitar tak canggung untuk berdesakan demi mendapatkan hasil bumi maupun arum manis.

Sebanyak 600 arum manis dijadikan gunungan lantaran menjadi simbol bahwa di Desa Jantiharjo khususnya Kerten ini memang mayoritas warganya memproduksi arum manis dan menjualnya.

Tradisi tahunan ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh warga Kerten Jantiharjo maupun sekitarnya.

Diskominfo (Ard/Hlm/ind)

Read More
DSC_7256

HARI PERTAMA DIBUKA BAZAR FESTIVAL DURIAN GEMPOLAN KERJO RAMAI DIKUNJUNG PENGUNJUNG

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., membuka secara resmi Bazar Festival Durian Gempolan di Waduk Gondang Kerjo, Senin (06/02).

KARANGANYAR – Acara Bazar Festival Durian yang bertajuk “Berwisata Sambil Makan Durian Sepuasnya” yang dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Karanganyar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Kepala Balai BPPS Bengawan Solo, perwakilan Kepala Bank Indonesia Solo, perwakilan pejabat tingkat Provinsi Jawa Tengah, Kepala Desa Gempolan Kerjo, beberapa jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar, Pokmas serta Pokdarwis Kerjo, dan tamu undangan, pada Senin (06/02) siang.

Bazar Festival Durian ini dilaksanakan di Waduk Gondang, Kerjo, Kabupaten Karanganyar dan akan diadakan selama 4 hari ke depan yang merupakan program lanjutan. Dalam sambutan sekaligus laporan oleh Kepala Desa Gempolan Kerjo, Suhardi menyampaikan “Terima kasih atas segala pihak yang telah terlibat dalam keberjalanan acara ini. Perlu dilaporkan Bazar Festival Durian ini didukung dengan 38 lapak, 40 lebih UMKM, dan permainan anak-anak, sehingga totalnya terdapat 80 lapak atau peserta pendukung di acara ini,” jelasnya.

Beliau juga menyampaikan rencana festival sejenis ini akan diadakan setiap tahunnya, mengingat festival ini seharusnya dilaksanakan pada Bulan Januari. Namun, karena pembangunan Waduk Gondang yang masih berjalan mengakibatkan jalan rusak dan belum memenuhi syarat, sehingga pelaksanaan festival ini harus diundur.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., dalam arahannya sekaligus membuka secara resmi Bazar Festival Durian menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Bazar Festival Durian di tahun 2023 ini.

“Sejak tahun 2017, waduk ini sudah terkenal karena pembebasan lahannya yang nyaris sempurna dan tidak ada komplain. Semua diganti dengan baik ditambah peresmian Waduk Gondang ini secara simbolis diresmikan langsung oleh Bapak Presiden RI. Semoga kesempatan ini dapat dikerjakan dengan baik, sehingga pintu utama Durian itu berada di daerah Gempolan sebagai pintu marketing-nya.,” terang Bupati.

Pemerintah juga berpesan bahwa Pemkab telah membantu memfasilitasi dana kurang lebih 1 Triliun Rupiah dan juga sudah mendapatkan bantuan langsung dari tingkat provinsi. Pemerintah juga berpesan fasilitas yang tersedia di Waduk Gondang ini harus dijaga dan dirawat dengan sebaik-baik mungkin, sehingga menghindari oknum yang tidak bertanggungjawab karena merusak keindahan lingkungan ini.

Diskominfo (hlm/ard/dn)

Read More
14

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGEMBANGAN UMKM DI DESA WISATA KEMUNING BERBASIS ENERGI BARU TERBARUKAN (EBT)

DISKOMINFO

Focus Group Discussion (FGD) Kedaireka Kemuning “Marketing Integrated & Manajemen Produksi UMKM”, Rabu (18/01)

KARANGANYAR – Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar bersama Wakil Rektor 1 UNS sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai pengembangan UMKM di Desa Wisata Kemuning berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) pada hari Rabu (18/01) pagi di Ruang Podang 1 Kantor Bupati Karanganyar. Acara ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk usaha yang dilakukan oleh akademisi kaitannya dengan pengimplementasian Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pada pelaksanaannya, acara tersebut dihadiri oleh Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H. selaku Bupati Karanganyar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar, Ketua Proyek Kedaireka UNS Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S, Wakil Rektor 1 UNS, serta beberapa tamu undangan lainnya. FGD yang mengusung tema “Kedaireka Kemuning: Marketing Integrated & Manajemen Produksi UMKM” ini dilaksanakan dengan tujuan memberi dan membangun motivasi kepada para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Karanganyar utamanya di Kemuning untuk terus mengembangkan kreatifitasnya dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di sekitar kita secara maksimal.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar mengatakan bahwa, “masyarakat sudah seharusnya mengelola alam dengan sebaik-baiknya supaya potensi sumber daya alam yang ada di sekitar dapat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Dan nantinya masyarakat dapat hidup berkesinambungan, rukun, dan sejahtera.”

Beliau juga berdoa supaya ke depannya kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan, serta akan mendatangkan kebaikan dan kesejahteraan bagi kita semua.

 

Demikian Diskominfo. (mgd/dn)

Read More
DSC_5055

4 Hari Gelar Pameran Produk Unggulan Dan UMKM, Transaksi Jual Beli Tembus Lebih Dari 200 Juta

 

 

KARANGANYAR – Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Christanto didampingi Kepala Dispertan Siti Maesaroch dan Kepala Disdagnakerkop UKM Martadi dan juga bebrapa Kepala OPD hadiri penutupan pameran EXPO Produk Unggulan dan UMKM yang digelar selama 4 hari di Gedung Wanita.

Antusias masyarakat yang ingin datang ke pameran semakin meningkat di hari-hari terakhir sebelum ditutupnya pameran ini, terbukti selama digelar 4 hari pameran ini sejak tanggal 18 november hingga 21 november ini. Transaksi yang terjadi di pameran ini tercatat mencapai 280 juta. Ini membuktikan bahwa perekoniman di Kabupaten Karanganyar pasca pandemi ini sudah mulai membaik, ujar Siti Maesaroch Kepala dinas Pertanian dan Peternakan dalam laporan panitia.

Sementara itu, Wakil Bupati Rober Christanto mengaku sangat terkejut dan tidak menyangka transaksi di pameran mencapai 280 juta, sementara pandemi belum usai. Berarti animo masyarakat pelaku bisnis di Karanganyar sangat luar biasa.

” Padahal pandemi belum usai, namun masyarakat sudah tidak sabar bumi Intanpari ini kembali menggeliat dengan kegiatan-kegiatan ini termasuk seperti pameran-pameran seperti ini agar perekoniman bisa normal kembali”, jelas Wabup Rober.(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20211118-WA0052

Bangkit dari Pandemi, Pemkab Karanganyar Gelar Expo Produk Pertanian Dan UMKM Asli Karanganyar

 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar serta Forkopimda Kabupaten Karanganyar di dampingi Sekretaris Daerah Karanganyar dan beberapa Kepala OPD hadiri malam pembukaan Pameran Expo UMKM dan produk hasil pertanian yang digelar di Gedung Wanita Karanganyar pada Rabu(18/11/21).

Pameran yang menampilkan semua produk-produk UMKM dan pertanian asli milik waraga Karanganyar ini digelar selama 3 hari mulai dari tanggal 18 hingga 20 November 2021 di Gedung Wanita Karanganyar. Antusias peserta sangat luar biasa hingga panitia kewalahan dalam menyeleksi peserta pameran. Ini menjadi tolak ukur bagaimana Kabupaten Karanganyar iningin bangkit dari pandemi untuk menyongsong masyarakat bangkit dari pandemi yang sudah hampir 2 tahun melanda.

Pameran produk unggulan pertanian dan UMKM bertujuan menggerakkan sektor ekonomi di tengah situasi pandemi Covid-19.  Pameran ini berisi puluhan produk UMKM dan pertanian yang bertempat di komplek Gedung Wanita Karanganyar tersebut digelar mulai 18-21 November 2021.  Selain berisi stand yang menjual produk UMKM dan pertanian, ada pula talkshow yang menghadirkan sejumlah narasumber. Kegiatan ini digelar juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-104 Kabupaten Karanganyar.

Produk yang dihadirkan di pameran ini sudah ada yang dipasarkan hingga ke luar negeri dan luar kota. Seperti benih buah, permen jahe, olahan singkong jarak towo, abon jantung pisang, pohon anggrek dan beberapa kerajinan serta batik. Bupati Karanganyar, Juliyatmono telah membuka secara resmi pameran tersebut.

Bersama jajaran Forkopimda Karanganyar, Yuli sapaan akrabnya juga menyempatkan meninjau dan mencicipi beberapa olahan kuliner yang dijual di pameran tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, Siti Maesaroh menyampaikan, ada 100 stand terdiri dari produk UMKM dan pertanian yang ambil bagian dalam pameran ini.  “Kita memberikan semangat kepada petani dan pelaku UMKM. Kita harus bangkit lagi, berkarya lagi memulihkan ekonomi,” katanya.

Usai membuka pameran tersebut, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak para pegawai di jajaran Pemkab Karanganyar supaya ambil bagian menggerakkan sektor ekonomi dengan berwirausaha maupun membeli produk-produk lokal. (Ard/Tgr).

 

 

 

Read More