Category: Sosial

WhatsApp Image 2018-04-16 at 4.03.52 PM

 ‘Patungan’ Untuk Bahagiakan Lanzia

foto bersama 30 anak yatim yang menerima bantuan dari PSC beserta Jajaran, Minggu(15/04)

KARANGANYAR – 15 April 2018

Belum tentu semua orang tergerak untuk membantu orang lain. Apalagi membantu untuk para lansia. Namun hal itu tidak berlaku untuk Pejuang Sosial Community (PSC). Komunitas pejuang Sosial di Karanganyar ‘patungan’ dana untuk membantu para orang tua lanjut usia (lansia).

“Kami memang komunitas yang membantu para orang tua lanjut usia di Karanganyar yang belum tercover oleh pemerintah. Kami membantu dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis dan pemberian sembako kepada para lanzia,” ujar humas PSC, Marfuah Dwi kepada Karanganyarkab.go.id di sela-sela pembagian sembako di Pendopo Suruh, Kecamatan Tasikmadu Minggu (15/04)

Menurut Dwi komunitasnya memang murni untuk membantu para lanzia dan anak-anak yatim. Sedangkan dananya pantungan teman-teman dan sebagian dari donatur. Meski demikian, tidak ada donatur tetap untuk PSC. “Ke depan kami, akan mendirikan rumah lanzia di Jumantono. Sasaran orang tua yang tidak mampu dan para orang tua yang gelandangan atau tidak mempunyai tempat tinggal,” imbuhnya.

Minggu kemarin, PSC mengadakan kegiatan bersama berbagi untuk negeri dengan memberikan bingkisan kepada 10  lansia dan menyantuni 30 anak yatim. Kegiatan itu diselenggarakan PSC bekerjasama dengan Pemkab Karanganyar, Dinas Sosial dan Polres Karanganyar.

Pjs Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Dinas Sosial, Sumarno, mengapresiasi kepada anggota PSC dalam mengurangi beban masyarakat khususnya lansia. Pihaknya meminta PSC mengurus perizinan untuk legalitas organisasi agar mendapatkan kemudahan dalam apapun. “Sering-sering aja berkomunikasi dengan Pemkab Karanganyar. Agar tujuan untuk membatu para lanzia terprogram dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD, Sumanto mengatakan hal yang tidak mudah dilakukan dalam membantu orang yang sedang membutuhkan. Suamnto merasa bangga dan salut kepada teman-teman PSC — anggota yang berbagai profesi– bisa menyempatkan untuk peduli terhadap masyarakat. “Ini bagian dari pengabdian yang harus didukung Pemkab dan semua masyarakat Karanganyar,” ujarnya.

Perwakilan Polres Karanganyar, Suwarsih menyampaikan harapannya dalam melayani masyarakat dalam kegiatan sosial dan mengapresiasi anggota PSC dengan keterbatasannya mampu membantu masyarakat sekitar. “Jangan berhenti untuk melayani masyarakat dan terus berjuang bersama dalam memberikan manfaat,” tuturnya. (Imas/Karin/hr)

Read More
KOMINFO

TMMD Ciptakan Desa Maju, Cerdas dan Sejahtera

Pemukulan kentongan oleh Plt Asisten Ekbang Provinsi Jawa Tengah, Peni Rahayu sebagai tanda dimulainya TMMD Reguler 101 di Desa Karang, Karangpandan (4/4)

Karanganyar, Rabu 4 April 2018.

Pembukaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler Ke 101 Sengkuyung I TA 2018 KODIM 0727/Karanganyar bertemakan TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter Dan Kemandirian Bangsa berlangsung di Lapangan Desa Karang, Karangpandan Kabupaten Karanganyar, Rabu (4/04).

Program bakti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Reguler menyasar sejumlah pekerjaan fisik dan nonfisik. Pekerjaan fisik tersebut di antara pemasangan besi wiremesh dan mengecor jalan setapak penghubung antardusun, yakni Dusun Karangwetan dengan Mroto, Desa Karang. Panjang jalan 1.350 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 12 sentimeter. Desa Karang Karangpadan Kabupaten Karanganyar dipilih sebagai daerah operasi dikarenakan pertama kondisi jalan tanah rusak terjal dan sebagian tergerus air hujan yang membahayakan pengguna jalan, kedua merupakan jalan paling strategis penghubung daerah sekitar, yang ketiga arus komunikasi perhubungan kurang lancar. TMMD Reguler Ke 101 ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari terhitung mulai 4 April sampai dengan 3 Mei 2018 selama 30 hari.

TMMD mendapat kucuran dana  mencapai 1,6 miliar untuk Desa Karang Karangpandan. Dengan rincian dari APBN Rp337,9 juta, APBD Provinsi Jawa Tengah Rp160 juta, APBD Kabupaten Karanganyar Rp900 juta, dan swasaya masyarakat Rp166 juta.

Sementara itu, Plt Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Plt Asisten Ekbang Provinsi Jawa Tengah, Peni Rahayu, mengatakan program TMMD lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian. Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta segenap lapisan masyarakat, melalui TMMD Reguler 101 dan sengkuyung tahap I inilah cara mengikat kebersamaan gotong royong untuk mengatasi persoalan kebangsaan. Sinergitas Program Kementerian Dikbud RI dengan program TMMD Tahap I yang siap disinergikan meliputi pemberantasan buta aksara, PAUD, pendidikan karakter termasuk pendidikan keluarga, pendidikan ketrampilan, dan pendidikan kesetaraan yang berbasis desa.

“kita ingin seluruh desa di Jawa Tengah semakin maju dan mandiri, kehidupan rakyat sejahtera mengenai aksesbilitas mobilitas orang dan barang serta sarana prasarana yang membaik. Tak lupa juga kualitas yang mumpuni sebagai modal dasar dalam membangun desa,” jelasnya. Demikan DISKOMINFO(yg/ims/krn)

Read More
DSC_7234

Kepedulian Pemkab Terhadap Perkumpulan dan Penyandang Autisme

Kadinkes Cucuk Heru Kusumo menyerahkan bantuan kepada Ketua Panitia JCI

Karanganyar, 1 April 2018

Dalam memperingati hari autis sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 2 April merupakan yang ke 10 sejak dideklarasikan oleh PBB tahun 2008. Pertemuan penderita autis/anak berkeburtuhan khusus yang berlangsung di Palur Plaza Mall Karanganyar, Minggu (01/04).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, perwakilan Kabag Kesra, perwakilan Diskominfo Karanganyar, peserta SLB se-Soloraya dan para orang tua.

Dalam sambutan Pjs Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Ka Dinas Kesehatan Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, memberikan apresiasi kepada seluruh pengasuh, orang tua penderita autis, guru SLB serta lembaga yang berkontribusi JCI selaku penyelenggara yang telah menyelenggarakan Family Gathering for Autism 2018 yang bertajuk pensi dan kreatifitas anak berkebutuhan khusus. Namun jumlah autis di indonesia setiap tahunnya meningkat yang dapat dilihat dari tempat terapi dan sekolah autis yang mengalami peningkatan pada jumlah siswanya.

“Penyandang autis apabila terarahkan akan menjadi sesuatu yang dapat dibanggakan, kepada semua orang tua yang memiliki anak penderita autis jangan berkecil hati dan jangan anggap sebagai aib tapi beranggaplah ini adalah anugerah Tuhan sesungguhnya dibalik kekurangan ada kelebihan tersendiri dan autis harus dirangkul bukan dijauhi”.jelasnya.

Lebih lanjut ia berharap melalui gathering family of autism dapat meningkatkan kepedulian masyarakat kepada penderita autis dan dapat meningkatkan silaturahmi bersama.

Sementara itu, Etik, selaku Ketua Panitia mengatakan terimakasih kepada pihak yang telah membantu sehingga acara bisa terselenggara lancar. Kegiatan ini juga memperlihatkan kepada masyarakat bahwa kekurangan yang diperhatikan dan dibina secara baik akan menjadikan sebuah kelebihan, pungkasnya.

Demikian Diskominfo (Adt/ims/rin)

Read More
DSC_3664

SETIAP HARINYA PENGUMPULAN DANA ZIS MENINGKAT

DISKOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi menyampaikan sambutan PJS Bupati Karanganyar dalam acara Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (29/3).

Karanganyar, Kamis (29 Maret 2018)

Kegiatan sarasehan setiap bulannya diadakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (29/03). Yang dihadiri oleh pengurus Baznas Kabupaten Karanganyar serta para pejabat dan tokoh agama.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Baznas, Sugiarso, menyampaikan bahwa Baznas dari hari ke hari mengalami peningkatan yang ditandai dengan capaian perolehan yang semakin tinggi tiap bulannya. Pada bulan Februari lalu Baznas Provinsi Jawa Tengah melakukan rapat kerja dengan tema “Meningkatkan Kesadaran Berzakat”. Tapi alhamdulillah Karanganyar sudah bion melampaui kesadaran itu karena capaiannya lebih mantap dan makin mantap. Dan pada tanggal 21-23 Maret kemarin Baznas Nasional Pusat melakukan rapat kerja di Denpasar tidak lagi untuk penyadaran berzakat tetapi penguatan dan pengelolaan zakat lebih berdaya untuk menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di indonesia.

Sementara itu Pjs Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, menyambut baik sarasehan yang diselenggarakan Baznas secara rutin setiap bulannya. Beliau juga menyampaikan bahwa bulan depan ada launching pelayanan poliklinik gigi yang diadakan setiap hari selasa dan jumat pada bulan April dari pada panjenengan di puskesmas tidak bertemu dokter nanti disini ada dokternya.

Demikian selamat mengikuti sarasehan Baznas mudah-mudahan bermanfaat dan mendapatkan ridho dari Alloh SWT, pahalanya lebih banyak amal panjenengan banyak nanti kita disurga sama-sama menikmati infaq dan kebaikan panjenengan semua di dunia,”diakhir sambutannya.

Acara selanjutnya dilanjutkan tausiyah oleh Drs. H. Sutrisno Yusuf,M.Si dari Pondok Pesantren Gunung Jati Kismantoro Wonogiri.

(Demikian Diskominfo ft/im)

Read More
DSC_6840

Ribuan Pil dan 2508 Liter Ciu Dimusnahkan

Pjs Bupati dan Forkompinda membuang miras ke dalam tempat pemusnahaan di Halaman Kejaksaan Negeri Karanganyar

 

KARANGANYAR – 26 Maret 2018

Ribuan pil dan 2.508 Liter Ciu barang bukti sitaan Polres Karanganyar dan Satpol PP dimusnahkan di halaman Kejaksaan Negeri Karanganyar. Barang bukti sebanyak itu dikumpulkan dan disita hasil operasi para penegak hukum di Bumi Intanpari. Khusus untuk ribuan pil didapatkan dari empat tersangka yang sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Karanganyar. Keempat tersangka itu yakni AS, EM (tahun 2017), AL, CA (tahun 2018).

“Hari ini, (26/03) barang bukti hasil tindak kejahatan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dimusnahkan. Kita terus berkomitmen untuk terus memberantas pil dan miras untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” papar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo SH, M.Hum saat memberikan sambutan di jajaran Forkominda Senin (26/03).

Dia menambahkan untuk ribuan liter miras tersebut didapatkan dari operasi Polres Karangayar dan Satpol PP dibantu Kodim 0727. Menurut Kajari, setiap malam hampir selalu ada boto-botol air mineral. Setelah dicek isinya bukan air mineral akan tetapi minuman keras. Hal ini juga sebagai perwujudan kampung anti miras di Ngargoyoso. “Hari ini miras tersebut kita hancurkan hasil operasi yang dilakukan aparat penegak hukum. Kami terus berkomitmen untuk membersihkan miras dan narkoba dari Karaganyar,” imbuhnya.

Sementara Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo mendukung langkah dari aparat penegak hukum di Karanganyar. Apalagi ini tahun 2018 dimana tahun politik, Pemkab berupaya terus mewujudkan keamanan dan ketentraman di bumi Intanpari. Apalagi, sebentar lagi juga bulan puasa sehingga semua diharapkan aman dan nyaman. “Saya sangat mendukung kegiatan pemusnahaan barang bukti miras dan narkoba. Karanganyar ini istimewa karena banyak pendatang atau wisatawan yang berkunjung ke Karanganyar, sehingga harus tetap bersih dari narkoba dan miras,” imbuhnya.

Pada kesempatan pe

Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi R menghancurkan narkoba dengan cara dimasukkan ke blender

musnahaan barang bukti tersebut hadir Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi R, Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto, Kajari Suhartoyo, Kepala Satpol PP Kurniadi Maulato, Kepala DLH, Edi Yusworo, Kepala Kementrian Agama Karanganyar, Mustain Ahmad dan jajaran Forkominda lainya. Selanjutnya, ribuan pil tersebut diblender atau dihancurkan bersama-sama. Dalam kesempatan itu, Pjs BUpati membuka miras dan mencium baunya. Kemudian, meminta korek api untuk coba dibakar. “Ini asli, karena terbakar dan baunya yang menyengat,” tambahnya.(Hr/Adt)

Read More
DSC_5385

KPU Karanganyar Lantik PPK dan PPS Untuk Pemilu 2019

kominfo

Pjs. Bupati Karanganyar Anggoro Prijo Budi Raharjo saat memberikan sambutan dihadapan anggota PPK dan PPS yang baru saja dilantik, Kamis Siang (08/03)

Karanganyar – Pengambilan sumpah janji dan pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) berlangsung di Gedung Wanita Karanganyar, Kamis Siang (08/03). Kepala KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho melantik 582 orang PPS dan PPK tersebut dihadapan Pjs Bupati Karanganyar Anggoro Prijo Budi Raharjo dan Jajaran Forkompinda serta kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutan Pjs Bupati Karanganyar, Anggoro Prijo Budi Raharjo, mengatakan akan bersama – sama dengan KPU dan Bawaslu serta unsur Forkompinda untuk terjun ke lapangan secara bersama-sama mengawasi pesta demokrasi. Peran PPK dan PPS dengan sinergitas semua stake holder diharapkan mampu menjaga kondusifitas di wilayah Karanganyar.

“Hari ini menjadi tonggak pesta demokrasi di Karanganyar telah dimulai, siapapun yang menang saat Pemilu nanti adalah rakyat Karanganyar yang menang”, tegas Anggoro Prijo

Dikatakan lebih lanjut, Anggoro Prijo atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan keikhlasan PPK dan PPS dalam mengawal Pemilu nanti.

Sementara itu, Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho melaporkan bahwa PPK dan PPS yang dilantik sejumlah 582 orang dengan rincian Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak 51 orang dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebanyak 531 orang.

Pelantikan PPK dan PPS hari ini sesuai dengan tahapan jadwal Pemilu 2019 yang telah ditetapkan oleh KPU dan setelah ini akan dibentuk petugas pemutakhiran data pemilih ditingkat Kecamatan disusul kemudian ditingkat Kabupaten. Demikian Diskominfo (ad, adt, karina, imas)

Read More
DSC_3523

Bentuk Kepedulian Pemkab Karanganyar

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – 07 Maret 2018

Dalam rangka wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Karanganyar kepada masyarakatnya yang kurang mampu, Sekda Karanganyar di dampingi Kepala Dinas Sosial, Kepala Diskominfo, Kepala Dipermades, Dinas Kesehatan, Kabag Kesra, Kepala Baznas, Ketua PMI, Camat Desa Jaten, mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada ananda Gea Annafi Kaila Putri balita pengidap kelainan hati dan kolesterol tinggi di Desa Jetis Jaten pada Rabu, (07/03).

Menurut keterangan dari orang tua balita tersebut, untuk biaya kontrol di Rumah Sakit di Jogja setiap bulanya tidak dapat tercover dari BPJS karena memerlukan biaya yang tidak sedikit. “paling tidak sekitar 600 ribu setiap kontrolnya” tutur ayahanda balita Gea. Sedangkan untuk operasinya, dari pihak Rumah Sakit terkait sudah menyampaikan diperlukan biaya sekitar 1,6 milyar yang jelas itu sangat memberatkan kedua orang tua sang balita yang hanya buruh serabutan di pabrik dan sang ibu yang hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Sekda Karanganyar, Samsi menyampaikan bahwa salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Ini nantinya untuk biaya kontrol bulanan yang tidak tercover oleh BPJS akan di bantu langsung oleh BAZNAS, sedangkan untuk biaya operasi yang kurang lebih memerlukan biaya 1,6 milyar ini akan di usahakan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Demikian DISKOMINFO (Ard)

Read More
DSC_3547

43 KK Terima Bantuan dari Baznas

Karanganyar, 06 Maret 2018

Bertempat di Balai Desa Malanggaten Kebakkramat pada hari Selasa, (06/03) telah di serahkan bantuan dari Badan Amal Zakat Nasional Kabupaten Karanganyar (BAZNAS) berupa uang tunai sebesar 2jt rupiah guna membantu pembangunan Jamban untuk 43 KK di Desa Malanggaten Kebakkramat.

Dalam pidato sambutannya, Kepala Desa Malanggaten menyampaikan bahwa bantuan dana sebesar 2jt rupiah dari BAZNAS ini nantinya akan di akomodir oleh perangkat Desa. Dengan harapan supaya nantinya dana bantuan ini tidak diselewengkan jika diberikan secara langsung ke masing-masing warga yang menerima. Dan Beliau juga berharap dengan adanya bantuan ini, warga Desa Malanggaten sudah bisa terbebas dari buang air besar sembarangan atau biasa disebut BABS. Beliau juga menyampaikan bahwa proyek pembangunan ini akan di kawal langsung pengerjaaannya oleh jajaran perangkat Desa supaya dalam jangka satu bulan pembangunan jamban untuk 43 KK ini sudah bisa selesai.

Hadir dalam acara penyerahan bantuan ini Ketua BAZNAS, Iskandar. Dalam pidato sambutanya beliau menyampaikan bahwa dari BAZNAS sendiri sebenarnya hanya memberikan bantuan pembangunan jamban ini untuk 33 KK, karena yang 10 KK sudah masuk di anggaran APBDES. Ketua BAZNAS, Iskandar juga menyampaikan bahwa program penyerahan bantuan pembangunan jamban ini merupakan program yang sudah lama di rencanakan oleh Bupati Karanganyar agar masyarakat Karanganyar terbebas dari BABS.

Di akhiri dengan penandatanganan masing-masing KK penerima bantuan sebagai bukti bantuan dari BAZNAS sudah tersalurkan. “ Silahkan di kerjakan dengan sebaik mungkin, di bangun jambannya dengan senyaman mungkin, dan jangan lagi ada Masyarakat Malanggaten yang buang air bear sembarangan lagi “ tutur Ketua BAZNAS Karanganyar di akhir pidato sambutanya.

Demikian DISKOMINFO (Pd/Ard)

Read More
WEB

Empat Penderita Stroke Terima Bantuan Sosial

Penderita stroke di Desa Ngasem, Kecamatan Colomadu mendapatkan bantuan sosial dari PMI, Baznas dan Dinas Sosial Karanganyar.

Karanganyar, Senin (05/03/2018)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan bantuan sosial kepada empat penderita stroke kategori keluarga miskin di Kecamatan Colomadu. Pemberian itu langsung diserahkan oleh Kepala Bagian Kesra Setda Karanganyar, Agam Bintoro.

Sedangkan empat penderita stroke dan yang mendapatkan bantuan adalah warga di Dusun Klamongan, Desa Ngasem, Kecamatan Colomadu. Pihak Dinas Sosial memberikan bantuan uang Rp. 1 juta, Basnaz memberikan bantuan uang Rp 1 juta, PMI Karanganyar berupa uang Rp. 1 juta dan sembako, serta Kesra sebagai koordinator, Senin (05/03) pagi.

“Kami terdiri dari Bagian Kesra, Dinas Sosial, PMI Karanganyar, dan Baznas hari ini memberikan bantuan. Ini juga atas respon atas permintaan warga,” kata Kepala Bagian Kesra, Setda Karanganyar, Agam Bintoro.

Lebih lanjut Agam mengatakan, bantuan sosial ini dilakukan secara door to door yang mana langsung bertemu dengan warga penderita stroke, dalam bantuan tersebut bisa digunakan betul-betul dan bisa membantu warga Dusun Klamongan.

Sementara itu, Kepala Desa Ngasem, Djoko Slamet Hariadi menyampaikan empat orang yang mendapatkan bantuan yakni bapak Mulyono, ibu Mulyorejo, bapak Subur, dan ibu Pareng. Dari keempat nama tersebut kondisinya ada yang sangat memprihatinkan.

Selaku RW setempat, Zaini, mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar  dengan respon yang cepat dan tanggap untuk penderita stroke.

Dengan dana bantuan sosial tersebut Pemkab Karanganyar berharap bisa meringankan beban warga yang membutuhkan dan apabila mengetahui warga yang kurang mampu dapat melaporkan langsung ke bagian Satgas tingkat desa.(im/kr)

Read More
DSC_4038

Kemensos Salurkan Bantuan Sosial PKH di Karanganyar

Salah satu warga penerima bantuan mencoba menarik uang bantuan senilai Rp 500.000,- melalui atm mobile, Rabu (28/02).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar, 28 Februari 2018

Acara penyerahan bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI beserta anggota DPR RI Komisi VIII dilaksanakan di Terminal Mbangun Makuthoromo, Karangpandan, Karanganyar pada Rabu(28/02).

Dalam laporan Kementerian Sosial RI, Marsali menyampaikan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) Jawa Tengah mulai dilaksanakan pada tahun 2007, perlu juga diketahui PKH ini merupakan program nasional. Sasaran Program Keluarga Harapan antara lain Ibu-ibu hamil, Ibu-ibu menyusui dan anak-anak. Kemensos juga mengatakan penduduk Indonesia sejumlah 250 juta jiwa angka kemiskinan sekarang mencapai 26,6 juta jiwa.

“kita harus tunjukan bahwa yang benar-benar menerima bantuan sosial adalah masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan alokasi dana bantuan sosial untuk Kabupaten Karanganyar ditahun 2018 sebesar 64 miliar untuk 330 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sedangkan bantuan RASTRA sebesar 12,4 miliar untuk 56.802 KPM.

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Raharjo dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi Karanganyar sangat luar biasa.

“Karanganyar siap dibantu kapanpun dan dimanapun,” tuturnya.

Tak lupa ia juga mengatakan banyak terimakasih kepada Pemerintah pusat yang telah membantu dan juga kepada DPR RI Komisi VIII yang mempunyai hak budgeting dan hak kontrol.

Acara  bansos tersebut menyerahkan beasiswa bagi siswa berprestasi sebanyak 10 orang dari berbagai sekolah di Karanganyar sebesar Rp250.000 serta perlengkapan sekolah dan dilanjutkan penyerahan secara simbolis bantuan PKH sebesar Rp500.000 tiap orang yang membutuhkan. Tak berhenti disitu, salah satu warga penerima bantuan mencoba menarik uang bantuan senilai Rp 500.000,- melalui atm mobile. yang disaksikan oleh perwakilan Kemensos RI,  Endang Maria dan Rahayu Saraswati anggota dewan DPR RI Komisi VIII , serta Pjs Bupati Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ind/yg/im/kar)

Read More