Category: Sosial

DSC_7506

Pemkab Karanganyar Kirim Tenaga Medis Dan Dokter Ke Lombok

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengirimkan tim medis dan dokter untuk membantu korban bencana di Lombok

 

KARANGANYAR – 14 Desember 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali membantu korban gempa bumi di Lombok. Kali ini bantuan tersebut adalah mengirimkan tenaga medis dan dokter ke Lombok Selasa (14/08). Mereka dilepas bupati Karanganyar, Juliyatmono di halaman setda Karanganyar menuju Lombok dengan transportasi darat.

“15 relawan khusus evakuasi dan peralatan strategis seperti pemasangan tenda sudah kembali dari Lombok. Kali ini, kami mengirimkan kembali 7 relawan khusus tenaga medis dan dokter,” ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono usai melepas relawan tenaga medis dan dokter ke Lombok.

Tidak lupa, orang nomor satu di Karanganyar mengucapkan terima kasih kepada ralawan dari BPBD dan ormas yang sudah satu minggu berada di Lombok membantu korban bencana alam. Meskipun di Karanganyar, Bupati juga terus mengikuti perkembangan relawan yang dikirim tersebut.  Tentu, ini menambah pengalaman dan menumbuhkan rasa cinta kasih terhadap sesama. “Ditambah lagi untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan rasa syukur bisa membantu dengan baik. Sebenarnya tim relawan diminta untuk tetap tinggal disana, namun sudah memesan tiket dan akomodasi maka tetap kembali ke Karanganyar,” imbuhnya.

Dia menambahkan bantuan tersebut diberikan dengan pengharapan agar Karanganyar terbebas dari musibah. Salah satu carannya menghindari musibah adalah dengan membantu masyarakat korban bencana alam. Kepada tim medis dan dokter, Juliyatmono berpesan agar menjaga nama baik Karanganyar. Lebih cermat dan melakukan koordinasi dengan tim yang berada di Lombok. “Dengan mengucapkan bismillah kami berangkatkan team medis dan dokter ke Lombok. Semogga Allah selalu melindungi kita semuanya,” imbuhnya.

Pengiriman bantuan medis tersebut untuk membantu pada sisi kemanusiaan. Yakni menolong orang. Selain itu, Pemkab Karanganyar juga membantu peralatan-peralatan bidang kesehatan. Seperti obat dan alat bantu untuk berjalan.

Sementara Ketua PMI Karanganyar, Timotius Suryadi menambahkan bantuan yang dikirim tersebut berupa obat-obatan dan uang senilai Rp 50 juta. Juga termasuk perlengkapan kesehatan seperti krek untuk patah kaki. Selain itu, juga ada alas tidur untuk para pengungsi. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban penderitaan masyarakat Lombok,” tambah Timotius. (hr/ard/ana)

Read More
DSC_0164

Wujud kreatif, Perum RC Ngringo Gelar Festival Kuliner

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memotong tumpang sebagai simbol pembukaan festival kuliner di perumahaan RC, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten

 

 

KARANGANYAR – 09 Agustus 2018

 

Banyak cara untuk mengeskpresikan rasa syukur akan kemerdekaan Republik Indonesia ke 73. Salah satunya cara itu adalah menggelar festival kuliner seperti yang dilakukan warga Perumahaan RC, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten. Festival kuliner yang berisi makanan nusantara dan hiburan musik itu digelar mulai tanggal 9-11 Agustus 2018 di lapangan perumahaan tersebut.

“Di lingkungan kami banyak pengusaha-pengusaha dibidang kuliner. Untuk mencicipi rasa,  kami sengaja menggelar festival kuliner dengan diiringi hiburan musik,” papar Ketua Panitia Halintar Cakra Padmoyo.

Dia menambahkan acara tersebut  dilakukan dengan bergotong-royong antar warga. Warga yang memasak dan warga yang lain membeli. Juga tercipta suasana kekeluargaan yang akrab di kampungnya. Apalagi pada malam harinya ada pentas seni anak, koes plusan dan klenengan gandon. “Terasa berada di tempo dulu saat makan dan melihat pentas musik,” imbuhnya.

Festival Kuliner tersebut dibuka oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Orang nomor satu di Karanganyar menyambut baik digelarnya festival kuliner. Ini adalah salah satu bentuk pengembangan kreatif dan inovatif dibidang makanan. Sekaligus lapangan sebagai tempat penyelenggaraan kuliner ini sebagai wujud sosialisasi antar masyarakat. “Yang masak warga sendiri dan yang membeli juga warga sendiri. Membangun kreativitas untuk menciptakan wirausaha dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Juliyatmono meminta jajarannya untuk melaihat status tanah di lapangan perumahaan RC. Sebab ada tarik ulur permasalahan tanah lapangan di perumahaan RC. Ini sengketa dan harus diselesaikan.  “Pemerintah akan membantu menfasilitasi dan menyelesaikan status tanah. Seyogyanya ini fasilitas umum yang diberikan pengembang perumahaan untuk warga. Ini juga ruang publik yang bagus sehingga pemerintah akan membantu,” tambah Juliyatmono. (hr)

Read More
DSC_0140

Prihatin, Sejumlah Masyarakat Gelar Pray For Lombok

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Ketua DPRD Sumanto ikut aksi peduli Pray For Lombok di Depan Rumah Dinas Bupati yang digelar sejumlah masyarakat peduli bencana Lombok

 

 

KARANGANYAR – 09 Agustus 2018

 

Susulan gempa yang terjadi di Lombok Kamis siang kemarin, membuat prihatin masyarakat. Wujud keprihatinan tersebut diungkapkan lewat doa dan mengumpulkan rupiah Di taman Pancasila Kamis malam (09/08). Dengan membentuk lingkaran dan menyalakan lilin secara bergantian sejumlah masyarakat peduli lombok berdoa untuk kebaikan warga Lombok.

Aksi itu juga dihadiri Ketua DPRD Karanganyar Sumanto dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam kesempatan itu, salah satu relawan bumi lawu Yanuar Faisal mengatakan masyarakat Karanganyar sangat prihatin dengan apa yang dialami masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat. Aksi kepedulian itu diwujudkan dengan doa bersama dan meminta sumbangan dari pengguna jalan di sekitar Taman Pancasila. “Saat ini sudah terkumpul Rp 7.200.000 dan malam ini terkumpul sekitar Rp 1 juta. Kita akan terus penggalangan dana untuk meringankan beban masyarakat Lombok,” papar Yunuar.

Menurutnya, doa ini juga diharapkan bisa memberikan semangat kepada masyarakat Lombok untuk bangkit kembali. Aksi ini juga melibatkan Pejuang Sosial Community (PSC), Sedulur Lawu, Cakra dan lainnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan sangat peduli dengan penderitaan masyarakat Lombok. Pihaknya sudah mengirimkan 15 relawan untuk membantu evakuasi pada Rabu lalu. Orang nomor satu di Karanganyar itu berharap dengan doa ini, masyarakat Lombok diberikan kemudahan dan semangat untuk kembali bangkit. “Mereka tidak sendiri, kita akan terus membantu meringankan penderitaan mereka melalui doa dan penggalangan dana dengan membuka rekening peduli lombok,” papar Juliyatmono.

Juliyatmono terus mengajak masyarakat Karanganyar untuk peduli. Pihaknya berharap segera ada kemudahaan untuk saudara-saudara di Lombok. Juliyatmono mengakui Lombok memang menyimpan pesona alam yang baik setelah Bali. (hr)

Read More
DSC_0083

Kalau ada Yang Memotong, Laporkan Bupati Sampai Ketemu

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan bantuan RTLH kepada warga penerima bantuan rehab rumah di rumah dinas Bupati, Kamis (09/08)

 

KARANGANYAR – 9 Agustus 2018

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta penerima bantuan RTLH untuk melaporkan jika ada oknum yang menyunat bantuan tersebut. Orang nomor satu di Karanganyar secara tegas menyatakan tidak ada potongan apapun dalam pemberian bantuan rehab rumah sebesar Rp 10 juta per KK.

“Jangan sampai siapapun njaluk duwit (meminta uang, Red) karena beralasan telah mengusulkan atau telah mengaku berjasa. Banyak yang laporan kepada saya jika ada yang minta bagian laporkan saya sendiri sampai ketemu saya,” papar Juliyatmono saat memberikan arahan dihadap 200 KK penerima bantuan RTLH di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/08).

Dia menambahkan jika tidak ada yang berani melaporkan, ajak tetangga atau siapapun untuk melaporkan ke bupati. Sebab pihaknya setiap hari ‘blusukan’ ke berbagai wilayah dan pasti ada laporan yang masuk karena ada potongan dalam RTLH. “Terkadang hanya diberikan Rp 6 juta atau Rp 7 juta saja. Ini sungguh menyakitkan. Siapa saja yang meminta tidak akan saya beri ampun,” tandasnya dengan nada tinggi.

Selain itu, bagi penerima bantuan RTLH diharapkan dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Menurut Juliyatmono pemerintah inginnya masyarakat mempunyai rumah yang sehat, tertutup, aman dan mempunyai jamban. Klau tidak mempunyai jamban, pihaknya meminta juga dilaporkan. Pihaknya juga akan melakukan pengecekan kepada rumah yang dibantu. Sudah sesuaikan atau belum.   “Ini memperingati kemerdekaan. Saya meminta penerima bantuan memasang bendera merah putih,” tandasnya,

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades), Utomo Sidi Hidayat menyatakan bantuan per KK sebesar Rp 10 juta. Penerima bantuan berjumlah 200 KK. Pihaknya menyatakan bantuan itu ada yang lewat pokmas dan ada juga yang diterima langsung melalui rekening karena satu desa menerima sendiri. “Selanjutnya, masyarakat menyediakan material, tenaga sesuai kebutuhan sendiri-sendiri. Setelah selesai, kami meminta hasilnya rehab rumah tersebut,” imbunya.

Rincian Kecamatan yang menerima bantuan adalah Karanganyar 14 rumah, Tasikmadu 16 rumah, Jaten 8 rumah, Kebakkramat 20 rumah, Mojogedang 5 rumah, Karangandan 20 rumah, Matesih 17 rumah, Jumantono 19 rumah, Jumapolo 10 rumah, Jatipuro 18 rumah, Jatiyoso 5 rumah, Kerjo 11 rumah, Gondangrejo 37 rumah. (Hr/Adt)

Read More
DSC_6837

Pemimpin itu Intinya Koordinasi

Sekda Kabupaten Karanganyar saat memberikan sambutan dalam acara sertijab Kepala MAN 1 Karanganyar

KARANGANYAR- 8 Agustus 2018

Seorang pemimpin itu intinya koordinasi, baik ke atasan dan ke samping atau teman-teman sejawat. Jika sudah terkoordinasi dengan baik maka bekerjanya akan mudah dan lancar. Tentu semua akan mendukung untuk keberhasilan tujuan yang telah ditetapkan.

“Saya pidato bu lanjar utami sebagai kapsek MAN 1 Karanganyar yang baru sudah baik. Beliau menyebut atasannya, menyebut komite sekolah, menyebut teman-teman sejawat. Saya yakin Bu Lanjar bisa memimpin sekolah ini dengan hebat dan sukses,” papar Sekda Samsi saat mewakili bupati Karanganyar, dalam serah terima Kepala Sekolah MAN 1 Karanganyar dari Nuri Nurmanto kepada Lanjar Utami, Rabu (08/08) di aula sekolah favorit tersebut.

Lebih jauh, Samsi mengatakan bekerja sesuai aturan itu mudah. Yang sulit itu bekerja tapi tidak ada aturannya. Meski demikian, Sekda sangat yakin jika Bu lanjar bisa mengatasi hal itu. Pihaknya meminta Lanjar untuk tetap mendukung gerakan pramuka. “Bagiamana dengan pembangunan masjid MAN. Sudah selesai belum. Jika belum selesai bisa minta bantuan Baznas,” imbuhnya,

Sementara Kepala Kantor Departeman (Depag) Karanganyar Musta’in Ahmad mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama Nuri Nurmanto karena telah menjadi kapsek satu bulan ini. Sekaligus, menguncapkan terima kasih kepada para hadirin karena telah menjadi bagian dari sejarah kemajuan MAN 1 Karanganyar. Dalam kesempatan itu, Musta’in Ahmad mengingatkan pentingnya NKRI. “Klau NKRI adalah harga mati jelas. Ini NKRI dari kepanjangan Niat, Kebersamaan, Responsif dan Ikhlas,” papar Musta’in.

Lebih jauh, Musta’in menjelaskan Niat itu berarti segala sesuatunya harus diniatkan hanya mencari ridho Allah. Jika sudah menancapkan niat tersebut, maka jika prestasi berbuah kepada pahala dan jika kesulitan atau hambatan maka berarti berkurangnya dosa. Kedua adalah Kebersamaan, yang berarti semua pekerjaan itu harus dilakukan secara bersama-sama. Sebab tidak ada superman di dunia nyata sehingga pekerjaan akan mudah jika satu sama lain saling mendukung. Ketiga adalah Responsif, adalah kemampuan untuk merencanakan masa depan dengan baik. Terakhir Ikhlas, semua pekerjaan haruslah ihlas sesuai slogan departemen agama ihklas beramal. “Bagi sekolah yang belum menyelenggarakan upacara bendera saya berharap dilaksanakan upacara bendera. Jika tidak muat, bisa dilakukan secara bergantian,” imbuhnya,

Terakhir, Musta’in mengatakan pengangkatan Lanjar Utami sudah tidak ada permasalahan. Sesuai dengan peraturan menteri agama nomor 58 tahun 2013 tidak ada keraguan untuk mengangkat bu lanjar. Yang terpenting, Bu lanjar harus melakukan inovasi. (Adt/Ind)

Read More
DSC_6810

Bupati Juliyatmono : Semoga Allah Menyertai Tim Relawan Misi Kemanusiaan Ini

Kiminfo

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono saat pidato memberangkatkan Tim Relawan untuk misi kemanusiaan yang akan berangkat ke NTB pasca bencana gempa di halaman Kantor Bupati Karanganyar

Karanganyar, 08 Agustus 2018

15 orang relawan yang tergabung dalam Tim relawan untuk misi kemanusiaan tanggap bencana gempa yang terjadi di NTB, diberangkatkan dan dilepas oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono. MM di halaman kantor Bupati Karanganyar pada Rabu(08/08).

Tim yang terdiri dari gabungan perwakilan dari BPBD Kab.Karanganyar, SAR Karanganyar, dan perwakilan Ormas Islam di Kabupaten karanganyar ini rencana akan berangkat dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Ketua BPBD Karanganyar Bambang Djatmiko, S.Sos dalam pidato laporannya menyampaikan, peralatan yang dibawa oleh Tim Relawan ini selain peralatan untuk medis, juga akan membawa beberapa peralatan yang sifatnya dibutuhkan untuk anak-anak korban bencana alam. Karena disinyalir banyak korban yang masih anak-anak.

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya ketika memberangkatkan Tim Relawan menyampaikan, “ Tim Relawan harus fokus dengan tujuannya selama disana, fokus untuk misi kemanusiaannya, semoga Allah selalu menyertai “.

Disaat yang bersamaan Bupati Karanganyar juga menitipkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar, dan juga bantuan dari SMK Ngargoyoso, juga dari PSC (Pejuang Social Community) yang  diserahkan ke Tim Relawan  untuk dibawa ke NTB.

Demikian Diskominfo (Hr/Ard)

Read More
WhatsApp Image 2018-08-07 at 12.23.03 PM

Penyaluran Donasi Harus Tepat Sasaran

Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi memberikan bantuan kepada korban lombok dan arahan kepada PSC yang meminta sumbangan di Kantor setda, Selasa (07/08)

PSC menyusuri Kantor DIskominfo Karanganyar untuk meminta bantuan untuk korban bencana alam di Lombok

KARANGANYAR  – 7 Agustus 2018

Penyaluran donasi kepada korban gempa bencana di Lombok hendaknya tepat sasaran. Kebutuhan korban gempa bumi di Lombok apa saja, itulah yang dikirimkan. Para sukarelawan yang mengumpulkan dana dapat bersinergi dengan tim BPBD Kabupaten Karanganyar.

“Bencana longsor yang terjadi di Karangpandan beberapa waktu lalu banyak yang memberikan bantuan. Nah, sekarang gantian kita yang membantu,” papar Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi saat memberikan arahan kepada Pejuang Social Comunity (PSC) yang tengah menggalang dana di Kantor Bupati Karanganyar.

 

Dia menambahkan Pemkab Karanganyar telah menyiapkan tim sukarelawan yang akan diberangkatkan ke Lombok. Mereka merupakan sukarelawan profesional yang dikoordinasi BPBD Karanganyar. “Besok (Selasa, 8/8) diterbangkan ke lokasi bencana alam. Kebutuhan korban sudah diinventarisasi, kebanyakan logistik untuk keluarga dan keperluan pribadi,” imbuhnya.

Sementara aksi sosial penggalangan dana korban gempa lombok, NTB dilakukan komunitas sukrelawan PSC Kabupaten Karanganyar. Mereka mendatangi kantor Bupati Karanganyar untuk meminta sumbangan untuk korban gempa bumi di Lombok. Dengan membawa kotak sumbangan kardus tertempel tulisan ‘Pray For Lombok, (Aksi Bersama Peduli Gempa Dari Karanganyar untuk Lombok), sukarelawan mengedarkannya ke para abdi praja dimulai dari gedung B kompleks kantor bupati, Selasa (7/8).  Untuk memantik perhatian, mereka membawa sukarelawan berkostum Gareng sambil mengamen.

Kantor sekretarian Diskominfo Kabupaten Karanganyar tak luput diminta sumbangan korban bencana alam di lombok.

 

Para staf dan pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang berkantor di gedung B tanpa ragu memasukkan uang tunai ke kotak sumbangan. Mereka mengedarkan kotak itu dari satu ruangan ke ruangan lain hingga ke gedung utama. “Kami ingin mengmpulkan dana untuk korban bencana lombok. Kami mengamen di jalan, pasar tradisional, persimpangan jalan sampai ke perkantoran.  Hasilnya akan disalurkan untuk meringankan beban korban gempa di Lombok,” kata Koordinator PSC, Marfuah Dwi Nuryanti. (hr/Adt)

Read More
WhatsApp Image 2018-08-01 at 4.10.42 PM

Ganjar Datangi Rumah Wiji

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menengok Wiji atau Pipin yang menderita ganguan fungsi hati akut akibat sorosis

 

KARANGANYAR – 1 Agustus 2018

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyempatkan hadir di rumah Rini Pujiastuti pada saat kunjungan ke Kabupaten Karanganyar Rabu(1/08). Kunjungan ke rumah Rini di Jengglong RT 02 RW 02 Bejen, Karanganyar itu untuk menengok putrinya bernama Wiji alias Pipin yang mengalami gangguan fungsi hati akut akibat sirosis. Orang nomor satu tersebut sempat berbicang dengan ibu tiga anak tersebut terkait kesehatan yang diderita putri ketigannya tersebut.

Seperti diketahui, Rini mengatakan penyakit yang diderita putri bungsunya itu, diketahui setelah kedua orang tuanya berusaha untuk memeriksakan Pipin ke Rumah Sakit Muwardi. Sebab dua tahun Pipin belum juga bisa berbicara. Setelah dilakukan pemeriksaan, Pipin mengalami muntah dan saat BAB sering mengeluarkan darah. Dokter berkesimpulan Pipin menderita penyakit gangguan fungsi hati akut akibat sirosis.

Sirosis sendiri dijelaskan Rini, disebabkan oleh beberapa faktor. Dalam kasus anaknya, kondisi hatinya tidak optimal sejak lahir hingga berusia 2 tahun. Pertengahan Februari 2018 beban kerja hati melampaui batas toleransi sehingga terjadi kerusakan hati. “Kita berharap Pipin segera sembuh,” pungkas Ganjar Pranowo. (Hr/Adt/Yg)

Read More
DSC_0504

Halal Bihalal HAMKRI

Penampilan HAMKRI Karanganyar pada Acara Halal Bihalal

Karanganyar, 9 Juli 2018

Halal Bihalal HAMKRI (Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia) diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Buapati Karanganyar, Jumat malam (7/7). Acara ini digelar dengan suasana santai dihadiri musisi keroncong se-Kabupaten Karanganyar.

Acara ini bertujuan untuk merekatkan dan sebagai ajan silaturahin musisi – musisi keroncong se- Kabupaten Karanganyar. Selain itu juga agar sesama musisi bisa saling mengenal, karena saat ini masih banyak sesama musisi yang  tidak saling mengenal.

Sementara itu Sekda Kabupaten Karanganayar Drs. Samsi M.Si yang berkesempatan hadir menyampaikan acara seperti ini harus sering dilaksanakan untuk meningkatkan “keguyupan” antara sesama anggota HAMKRI. Sekda juga menghimbau agar masyarakat terus melestarikan keroncong. Demikian DISKOMINFO (yg/kris)

Read More
DSC_0357

Masyarakat Karanganyar Siap Berpesta

Proses pendistribusian logistik Pemilihan Umum Kepala Daerah

Karanganyar, 26 Juni 2018

Pesta Demokrasi Pemilahan Calon Bupati dan Calon Gubernur yang akan dilaksanakan besok (27/6) dipastikan siap.
Dari pemantauan yang dilakukan desk pilkada, tim pemantau persiapan pilkada kesiapan di tiap-tiap TPS sudah mencapai 80%.

Saat ini persiapan sudah sangat matang. Saat ini hanya tinggal menunggu pendistribusian logistik Pilkada ke TPS-TPS yang ada. Panitia pilkadapun dipastikan siap untuk ajang pesta demokrasi yang akan dilaksanakan besok.

Suasana di tiap-tiap Kecamatan juga terpantau kondusif tidak ada masalah yang signifikan. Panitia di tiap TPS dihimbau untuk tidak terburu-buru dalam melakukan tindakan. Setiap panitia harus benar-benar paham aturan, untuk menjaga kondusifitas. Demikian DISKOMINFO(yg)

Read More