Category: Sosial

Penyerahan Sumur Bor di Desa Tugu Jumantono

Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono, M.M, baru saja meresmikan sumur bor air bersih di Desa Tugu, Kecamatan Jumantono pada hari Jumat (1/2). Penyerahan sekaligus peresmian sumur bor air bersih tersebut turut dihadiri oleh tenaga ahli dari Kementrian ESDM bidang Kerjasama dan Dewan Energi Nasional.

Sujoko Prihantoro selaku Plh. Kepala Desa Tugu menyampaikan terimakasih kepada pemerintah, khususnya Kementrian ESDM atas  keberadaan sumur bor di Desa Tugu. Sumur tersebut rencananya akan dialirkan ke dua dusun di Tugu, yaitu Dusun Bulakrejo dan Dusun Tugu. Sumur bor air bersih ini merupakan sumur yang dinanti oleh warga Desa Tugu. Namun, untuk saat ini sumur tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena belum adanya program pipanisasi untuk mengalirkan air dari sumur tersebut. Warga Desa Tugu sangat membutuhkan program pipanisasi agar air bisa segera dimanfaatkan dan digunakan oleh warga. Di Desa Tugu ini sudah muncul kembali 4 titik yang berpotensi menjadi sumur bor. Maka dari itu, warga Desa Tugu berharap agar keempat titik ini bisa segera dibuat sumur.

Dalam sambutannya, Sukita menuturkan bahwa di Kecamatan Jumantono telah dibuat 2 sumur bor di dua desa, yaitu Desa Tugu dan Desa Sringin. Sumur – sumur tersebut dibuat pada tahun 2018 lalu. Beliau juga menuturkan bahwa dalam setahun Kementrian ESDM berhasil membuat sekitar 500 sumur di seluruh penjuru Indonesia. Total biaya pembuatan sumur tersebut mencapai 400 juta rupiah. Sukita juga berharap bahwa apa yang telah diberikan dan dibuat untuk masyarakat merupakan bentuk tugas dari Kementrian ESDM.

Kemudian, Bupati Juliyatmono menyambut baik dengan keberadaan sumur bor tersebut dan dapat membantu masyarakat. Beliau pun juga berterimakasih kepada Kementrian ESDM, yang kali ini diwakilkan oleh Bapak Sukita selaku tenaga ahli di Kementrian ESDM karena telah membantu Desa Tugu membuat sumur bor air bersih. Beliau meminta kepada warga Desa Tugu untuk menjaga dan merawat sumur tersebut dengan baik.

“Mari ditata dan dijaga yang bagus. Mudah – mudahan menjadi sumur yang berkah, mendatangkan rezeki, menyehatkan, mempersatukan, dan merukunkan di Desa Tugu, Jumantono”, harapan beliau untuk sumur bor tersebut dan warga Desa Tugu.

 

Diskominfo (in/an/sr)

Read More
DSC_0130

Sosmed Jangan Jadi Alat Propaganda

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka sekaligus menjadi ceynote speaker pada Rakor IPOLEKSOSBUD dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (05/11).

Karanganyar 05 November 2018

Bupati Karanganyar mengingatkan kembali bahwa saat diberi amanah untuk selalu menginformasikan berita-berita yang baik dan jangan menyebarkan berita hoax sehingga tetap menjaga kondisifitas yang tidak terpengaruh oleh gesekan-gesekan yang merusak.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka sekaligus menjadi ceynote speaker pada Rakor IPOLEKSOSBUD dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan tema “Memantapkan Demokrasi yang Sehat untuk Pemilu 2019” di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (05/11).

Menurutnya perkembangan sosial media (sosmed) itu sangat mempengaruhi masyarakat maupun wilayah yang berada di sekitar, terlebih jika saling menyebarkan ujaran kebencian atau hoax  (berita bohong) yang dapat memecah persatuan dan kesatuan .

Bupati berharap supaya semua pihak tetap mengedepankan persatuan kesatuan, mengedepankan kebersamaan satu kesatuan sebagai satu bangsa Indonesia yang lebih spesifik berada di Karanganyar.

Kepala Kesbangpol Agus Cipto Waluyo juga menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kondisi ideologi politik  sosial budaya di Kabupaten Karanganyar kepada  seluruh peserta rakor sehingga menjadikan Kabupaten Karanganyar kondusif di semua aspek.

Kegiatan revolusi ini diikuti di forkompimda, forkompinca, kelurahan, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kemitraan Kesbangpol (FKUB, Senkom dll) .

 

 

Demikian Diskominfo (Ind/Lp/Vnd)

Read More
DSC_0047

Baznas Ikut Berkiprah Dalam Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

diskominfo

Sambutan dan Pengarahan Oleh Bupati Karanganyar yang Diwakili Samsi selaku Sekda Dalam Acara Sarasehan Baznas. Rabu (31/10)

Karanganyar 31 Oktober 2018

Baznas Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Serasehan Baznas yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Rabu (31/10).

Acara ini diawali dengan Sambutan oleh Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso. Kemudian dilanjutkan dengan laporan perolehan zakat infaq dan shodaqoh yang disampaikan oleh Wakil ketua baznas Abdul Muid dengan total sampai saat ini zakat Rp. 922.983.264,00 dan Infaq Rp. 454.511.941,00 jadi jumlah seluruhnya senilai 1 Milyar Rp. 377.490.205,00. Jumlah kali ini ada peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan bulan kemarin.

Pada kesempatan ini Sekda kabupaten Karanganyar Drs.  Samsi M.Si selaku yang mewakili Bupati memberi pengarahan dan motivasi pada peserta Baznas.

“Berkat kerjasama Baznas Pemerintah Daerah dapat menyelesaikan salah satu 5 pilar yang pertama yaitu sudah bebas atau stop buang air besar sembarangan (BABS). Beliau juga menjelaskan bahwa baru saja mendapat anugerah 2 kali yaitu pertama Pemerintah Daerah berkomitmen kerjasama dengan kerja bareng ini “sak Negoro Indonesia juara 3 untuk kota Karanganyar” Baznas juga ikut berkiprah. “ujarnya.

Kemudian dari segi asosiasi atau aliansi Bupati dan Walikota yang peduli terhadap sanitasi atau disingkat ekopsi mendapat juara kedua untuk Karanganyar dan juga Baznas baru saja  melopori IT juara  tingkat Nasional.

Terimakasih selamat dan sukses kepemimpinan Baznas yang selama ini telah mengelola dengan baik.

Demikian Diskominfo (Ind/Vnd)

 

Read More
DSC_3021

Bersih Dusun Sarana Komunikasi Antar Warga

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bangga karena masyarakat menyelenggarakan bersih dusun. Sebab bersih dusun sarana untuk bertemu dan berkomunikasi antar warga.

 

KARANGANYAR – 12 Oktober 2018

 

Acara bersih Dusun di Desa Kaling, Kecamatan Tasikmadu Karanganyar di datangi Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Orang nomor satu di Karanganyar bangga dan berterima kasih karena acara bersih dusun terus dilestarikan di Dusun Getasan. Sebab bersih dusun sebagai sarana bertemu dan komunikasi antar warga. Di era milenia seperti ini, komunikasi dan pertemuan antar warga menjadi berkurang.

“Saya ikut bangga dan berdoa supaya semua terhindari dari segala bencana. Bersih dusun ini menjadi sarana penting untuk bertemu dengan masyarakat,” papar Juliyatmono.

Dia menambahkan bersih dusun itu dimaksudkan untuk menjauhkan dari bencana. Pihaknya meminta warga Getasan untuk selalu guyub rukun dan kompak dengan tetangga. Tidak perlu mengejek atau mencari kejelekan tetangga. Apalagi menilai agama seseorang. “Agama biar Allah yang menilai yang penting masyarakat tetap rukun. Bulan Februari ada pilihan kepala desa, saya meminta rukun dan silahkan mendapaftar karena gratis. Semua biaya ditanggung pemerintah,” bupati mengingatkan warganya.

Terkait minta perluasan kuburan, Bupati mengatakan kadus diminta mencari tanah di sekitar makam. Jika memang ada yang kosong dan bisa dipergunakan nanti Pemkab akan membeli dan kuburan itu nanti untuk warga dua dusun yakni getasan dan celengan.  Di akhir pidatonya, Bupati Karanganyar mengingatkan 18 Nopember 2018 hari jadi Karanganyar ke 101. Ada banyak agenda untuk kegiatan tersebut, salah satunya adalah tanggal 7 Nopember ada wayang kulit dalangnya Ki Manteb Sudarsono dan Ki Purba Asmoro. “Tanggal 24 Nopemer juga ada via vallen dan Nellar Karisma di Alun-alun Karanganyar. Puncaknya, pergantian tahun ada malam cinta rasul,” imbuhnya.

Sementara camat Tasikmadu, Moh Suprawoto menambahkan warga untuk tetap rukun dalam pilkades Februari mendatang. Di Kecamatan Tasikmadu ada 9 desa yang menyelenggarakan pilkades. Selain itu, Suprawoto mengucapkan terima kasih karena Bupati hadir di Getasan. Bahkan, warga belum datang, orang nomor satu di Karanganyar sudah siap. “Saya meminta hiburan tradisional tayub ini berjalan dengan baik. Jaga keamaanan agar dapat berjalan dengan baik,” tambah Suprawoto. (Hr/Tgr)

Read More
DSC_2410

Bupati Hadiri Pelantikan 1.800 Warga PSHT

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati karanganyar terpilih Rober Cristanto menghadiri pelantikan warga baru PSHT di Gedung Wanita Jumat, (05/10)

 

KARANGANYAR – 05 Oktober 2018

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghadiri pelantikan 1.800 warga baru Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) di gedung wanita, Jumat (05/10). Di hadapan ribuan calon warga baru dan warga PSHT, orang nomor satu di karanganyar mengucapkan terima kasih sebab juga mendukung rasa aman dan damai dalam penyelenggaran pilkada di bumi intanpari.

“Pelaksanaan pilkada kemarin berjalan lancar dan aman karena semua pihak menggunakan cara berkomunikasi yang baik. Tidak melukai perasaan, tidak mendeskritkan, tidak ada ujaran kebencian dan tidak menyinggung agama. Semua berjalan lancar dan aman, terima kasih keluarga besar PSHT,” papar Juliyatmono saat memberikan sambutan.

Dia menambahkan di tahun mendatang, pihaknya akan membuat gedung joglo untuk warga PSHT. Dengan gedung tersebut, tentu akan menjadi tempat pembinaan dan kebanggaan bersama. Juliyatmono juga mengacak PSHT untuk mencintai negerai Republik Indonesia. “Dengan PSHT makin kokoh persaudaraanya. Sukses untuk semua warga PSHT,” imbuhnya.

Sementara Ketua PSHT Pusat,  R Moerdjoko HW mengatakan saat ini lebih dari 67.000 anggota yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Bahkan ada juga yang dari luar negeri yakni Malaysia, Taiwan, Brunai Darusallam. Detailnya untuk Malaysia Timur yakni Kinabalu, Sabak, Serawak juga banyak anggota PSHT di daerah tersebut.  Termasuk di Karanganyar juga mengalami banyak peningkatan. “ Yang akan dilantik menjadi warga baru saja mencapai 1800 orang.  Saya meminta bukan hanya jumlah saja yang meningkat, akan tetapi kualitas individunya juga ditingkatkan,” papar Moerdjoko.

Dia menambahkan keluarga PSHT harus mampu menjaga harkat martabat dan nama baik pencak silat yang lahir dari Madiun tersebut.  Moerdjoko mengatakan bupati dan wakil bupati adalah keluarga besar PSHT maka tentunya harus didukung untuk menjaga dan menjalankan tugas dengan baik sebagai kepala daerah. “Saya minta PSHT jangan senang membuat ribut dan menganggu masyarakat. Perlu ada ketahui pendiri PSHT adalah Ki Hajar Harjotomo tahun 1922 di  madiun. Dia  seorang pejuang perintis kemerdekaan yang mempunyai  watak dan jiwa patriot dan cinta tanah air,’ tambahnya. (hr)

Read More
DSC_0032

PENYERAHAN BANSOS BENCANA ALAM KABUPATEN KARANGANYAR

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyerahkan bantuan sosial terhadap korban bencana alam yang di galang oleh BPBD Karanganyar di pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu(19/09).

Karanganyar, Rabu 19 September 2018

Pada hari rabu 19 September 2018 Bupati Karanganyar menyerahkan bantuan sosial dan keuangan kepada korban bencana di Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Pemberian bantuan sosial dan keuangan kepada korban bencana dihadiri oleh Sekda Kabupaten Karanganyar, kepala pelaksana BPBD Karanganyar, Camat, Lurah dan calon penerima bantuan sosial.

Bantuan sosial diberikan secara simbolis kepada Bupati Karanganyar yang diterima oleh perwakilan dari calon penerima bantuan. Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar mengatakan “Pertama niku nderek prihatin kedua nyuwun pangapunten mestine wis rodo sauntoro. Pemerintah karepe ngoten nggih pas kenek musibah iso bantu langsung, ning mboten iso aturane dicek rumiyen, diklumpuke rumiyen, dirembuk rumiyen termasuk berat, sedang nopo ringan.”

Bupati Juliyatmono berharap bahwa kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah SWT, Jangan kesendirian, tetep gotong royong.

Demikian Diskominfo (tgr/dnk /vnd)

Read More
DSCF7202

DPRD Pemalang Belajar Pengelolaan Baznas

Sekda Kabupaten Karanganyar, Drs  Samsi M.Si memberikan sambutan dalam penerimaan DPRD Komisi D Kabupeten Pemalang, Jawa Tengah

KARANGANYAR – 31 Agustus 2018

Komisi D DPRD Pemalang belajar pengelolaan Baznas di Kabupaten Karanganyar. Pasalnya, baznas mampu mengatasi berbagai persoalaan keumataan dan masalah sosial lainnya. Selain itu, kunjungan wakil rakyat tersebut juga untuk menggali informasi terkait perlindungan tenaga kerja.

            “Pada tahun 2017 Baznas berhasil menerima dan menghimpun zakat infak dan shodaqoh (ZIS sebesar Rp 13,5 Miliar dalam kurun waktu 1 tahun. Sedangkan untuk tahun 2018 ditarget Rp 15 Miliar,” papar Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi.

Dia menambahkan Baznas juga mempunyai unit pengumpulan zakat (upz) yang sudah berfungsi dan berjalan dengan baik. Kemudian, satu bulan sekali diadakan pertemuan sarasehan untuk melaporkan, merekap dan mengumumkan. Selain itu, tambah Samsi guna membangkitkan kepercayaan dan sebagai bentuk tanggungjawab Baznas kepada publik, maka program kegiatan pengumpulan zis dipublikasikan lewat web baznas. Setiap bulan juga diterbitkan majalah. “Obyek kegiatan baznas seperti Karanganyar sehat dan Karanganyar peduli. Kerja baznas selama ini sudah sesuai dengan visi dan misi bupati karanganyar,” imbuhnya.

Lebih jauh, Baznas mengatakan program bupati melalui baznas adalah dengan sedot lumpur tinja. Termasuk mengimbangi kegiatan bupati dengan mengadakan sedot di mushola dan masjid. Mengenai pengelolaan perlindungan tenaga kerja kewajiban mengikuti 4 program BPJS ketenagakerjaan. Yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun. “Untuk perusahaan belum semua masuk ke jamkesda dan lebih condong masuk menggunakan SKTM kalo sakit. Pemerintahan desa juga pemerintahan kabupaten Karanganyar semua perangkat desa mendapat fasilitas BPJS ketenagakerjaan yang ditanggung di APBDes,” imbuhnya. (ina/Yg)

Read More
DSC_6295

Bupati Bakal Cek Lokasi, Terkait Aduan Warga Kebak, Kebakkramat

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima audiensi dari warga Kebak, Kebakkramat di ruang Podang Setda Karanganyar (28/08)

 

KARANGANYAR 28 Agustus 2018

Bertindak cepat terkait aduan warga Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat Karanganyar terkait dampak pembangunan jalan tol, Bupati Karanganyar Juliyatmono bakal mengecek lokasi. Cek itu akan dilakukan hari Rabu (28/08) di pukul 15.30. Pengecekan itu dilakukan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bisa segera menyelesaikan keluhan warga. Sementara aduan warga terkait dampak tol adalah saluran air yang rusak, untuk mengangkut pupuk dan hasil panen kesulitan karena tidak ada jalan yang cukup.

“Besok pagi tugas, mana yang harus diselesaikan jalan tol dan mana yang menjadi tugas kabupaten. Klau disini ‘grambyang’ kabeh agar semua menjadi jelas dan dituntaskan segera,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat audiensi dengan warga Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat di ruang Podang Setda (28/8)

Dia menambahkan tol memang sudah dipergunakan namun masih ada lahan yang belum dibebaskan. Tentu hal ini akan dilakukan terus oleh pihak pembangunan jalan tol. Intinya kewajiban pemerintah bagian mana saja akan dilakukan pemkab. Rencannya nanti bakal ditalud dan dirapikan supaya jalan air lancar. Petani juga dapat memanen 3 kali dalam setahun. “Kalau memang saluran air di dalam tol maka akan dicarikan solusi di luar supaya petugas air tidak ‘wira-wiri’ di atas jalan tol. Pemkab akan terus membantu penyelesaian dampak pembangunan jalan tol,” imbuhnya.

Sementara perwakilan dari warga Kebak, Sukarno mengeapreasi kinerja cepat bupati Karanganyar. Pihaknya bakal hadir dalam pengecekan secara langsung. Pasalnya keluhan warga terkait dampak pembangunan jalan tol itu sudah lama. Yakni saluran air sawah yang rusak, jalan untuk mengangkut hasil panen dan pemberian pupuk menjadi terganggu. “Kami berharap pemkab segera menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan warga Desa Kebak, Kebakkramat,” imbuhnya. (hr/Yg/Adt)

Read More
DISKOMINFO

Ribuan Warga Antusias Saksikan Karnaval Kemerdekaan

Bupati Karanganyar Juliyatmono berinteraksi langsung dengan masyarakat yang sedang menyaksikan Karnaval Pembangunan, selain itu Bupati Juga membagi-bagikan permen, Senin(20/8).

Karanganyar,  Selasa 21 Agustus 2018

Ribuan masyarakat Karanganyar tumpah ruah menyaksikan karnaval kemerdekaan. Mereka memadati sepanjang ruas jalan Lawu untuk melihat penampilan ratusan peserta mulai dari kategori pelajar hingga umum,  Senin (20/8) kemarin.

Kegiatan karnaval dengan berjalan kaki digelar oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan ke 73 RI ini diikuti 106 peserta yang terbagi menjadi dua kontingen.

Yakni 33 kontingen terdiri dari berbagai kontingen pelajar se Kabupaten Karanganyar yang diberangkatkan mulai pagi hingga siang hari sedangkan 73 kontingen diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD,  Swasta maupun masyarakat umum yang diberangkatkan siang hari hingga petang.  Adapun rute pemberangkatan kedua kontingen sama yaitu start di Alun alun Kabupaten Karanganyar menuju panggung kehormatan yang berada didepan Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada karnaval tersebut berbagai tampilan disuguhkan peserta kontingen yang lengkap dengan atribut dan properti masing masing. Sehingga menambah antusias pengunjung untuk melihat langsung jalannya karnaval kemerdekaan.

Sebelumnya, rombongan Bupati,  Wakil Bupati,  Forkompimda masing masing dengan menunggang kuda menuju panggung kehormatan. Karnaval kemerdekaan dibuka dengan penampilan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Karanganyar yang telah melaksanakan tugas dengan baik pada Detik detik Proklamasi Kemerdekaan dan Penurunan Bendera yang berlangsung 17 Agustus kemarin.

Ditengah panas yang menyengat,  tidak mengurangi antusias masyarakat dalam menyaksikan karnaval  maupun semangat peserta kontingen untuk memberikan penampilan terbaiknya. Mulai dari unjuk kebolehan freestyle bmx, marchingband, tarian berbagai daerah, pencak silat, reog, barongsai dan lain sebagainya.

Disela sela karnaval, tim Dishub PKP sengaja menyiramkan air disepanjang jalan yang dilewati peserta karnaval guna mengurangi panasnya terik matahari.
Demikian Diskominfo (Tim Liputan).

Read More

Peringatan HUT 45 IPPK, Harapkan Pemerintah Beri Pelayanan Sama Tanpa Memandang Usia

Penyerahan Hadiah pada salah satu Purnawirawan pendidikan, Selasa(14/8)

Karanganyar, Rabu 15 Agustus 2018

Ikatan Purnawirawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Kabupaten Karanganyar memperingati Hari Jadi IPPK ke-45 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (14/8) kemarin.

Dalam kegiatan ini para Purnawirawan Pendidik berharap Pemerintah memberikan pelayanan yang sama tanpa membedakan usia.

Peringatan hari jadi IPPK ini dihadiri Ketua IPPK Provinsi Jawa Tengah dan Bupati Karanganyar.

Dalam sambutannya, Ketua IPPK Jawa Tengah, DR. Sudarto mengatakan saat ini jumlah tenaga pendidik yang telah pensiun dan berusia lanjut cukup banyak. Namun tidak mengurangi kualitas mereka dalam berkontribusi melalui pengalamannya.

“Meski usia sudah lanjut, tidak mengurangi kemampuan kami untuk tetap ikut mendukung program-program pemerintah demi kemajuan kualitas Pendidikan,”tuturnya.

Ditambahkan Sudarto, pihaknya berharap Pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada lansia terutama pada kualitas kesehatan dan kesejahteraan para lansia. Karena sesuai dengan program Pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) pada tahun 2015 dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa mereka berhak mendapatkan pemenuhan hak tanpa adanya perbedaan kelompok umur.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen untuk memperhatikan para pensiunan pendidik berusia lanjut. Ia berharap para purnawirawan pendidik ini tetap mampu memberikan sumbangsih bagi kemajuan kualitas Pendidikan di Kabupaten Karanagnayr khususnya.

“Tetap berbuat yang terbaik untuk kepentingan bersama. Terlebih saat ini tuntutan dunia pendidikan cukup banyak,”terangnya.

Bupati juga mengatakan untuk meningkatkan sektor kualitas Pendidikan, Pemkab telah melakukan pemerataan distribusi tenaga pengajar.

“Tidak ada lagi sekolah favorit. Kita berharap pengajar siap ditempatkan dimana saja sehingga kualitas Pendidikan tiap sekolah dapat merata,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (ind/dn)

 

Read More