Category: Sosial

sembako becak (2)

Sembako Untuk Abang Becak

sembako becak (1)

Penyerahan Bantuan Secara Simbolis Oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membagi sebanyak 874 paket Sembako kepada tukang becak di Bumi Intanpari, Rabu (23/7). Kegiatan tersebut digelar di tiga kecamatan, yakni Karanganyar, Jaten dan Tasikmadu. Secara simbolis Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyerahkan bantuan tersebut kepada abang becak.

“Hari Raya Idul Fitri, warga Karanganyar harus sejahtera untuk itu saya berpesan kepada semuanya supaya anak-anaknya disekolahkan, karena Pemerintah Kabupaten telah mengratiskan biaya sekolah negeri”, ujar Juliyatmono

Kabag Perekonomian Setda Karanganyar Timotius, melaporkan 874 paket Sembako dibagikan dengan rincian, 360 paket dibagikan di Kecamatan karanganyar tepatnya di rumah dinas Bupati Karanganyar, Tasikmadu sebanyak 151 paket dan Kecamatan Jaten sebanyak 363 paket. Paket Sembako yang diberikan berisi beras, gula pasir, minyak goreng, teh dan mie instant. Pembagian paket Sembako ini diharapkan mampu membantu tukang becak dan ojek dalam memenuhi kebutuhan Lebaran. ad

Read More
DSC_0295 copy

Kemensos Bantu 11.000 RTLH

Menteri Sosial RI Salim Segaf Al Jufri (berbaju biru muda) didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono (kiri) menyerahkan bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas

Menteri Sosial RI Salim Segaf Al Jufri (berbaju biru muda) didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono (kiri) menyerahkan bantuan kursi roda

Karanganyar, Kamis (26/06/2014)

Hingga pertengahan 2014 ini, Kementerian Sosial (Kemensos) sudah memberikan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak (RTLH) di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, Kemensos melalui APBN juga membantu perekonomian masyarakat melalui Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri saat memberikan bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lapangan Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (26/06/2014) siang. Dalam kesempatan itu, Salim menegaskan selama ini kemiskinan menjadi masalah serius di Republik ini. Oleh karena itu, beberapa pihak di antaranya Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/ Kota serta masyarakat umum bahu membahu membantu warga yang kesusahan dalam hal ekonomi.

Menteru Sosial RI Salim Segaf Al Jufri (kanan) dan Bupati Juliyatmono (kiri) mengunjungi warga yang mendapatkan bantuan RTLH

Menteri Sosial RI Salim Segaf Al Jufri (kanan) dan Bupati Juliyatmono (kiri) mengunjungi warga yang mendapatkan bantuan RTLH di Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo

Kemensos pun, lanjut dia, bertekad menjalankan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan di Indonesia (MP3KI). Salah satu indikator menurut Kemensos yakni pemenuhan kebutuhan rumah warga miskin yang tidak layak huni. “Kemensos menempuh cara untuk mengatasi hal itu dengan jaringan kemitraan. Hingga kini, telah menyelesaikan pembangunan 11.000 unit RTLH warga miskin,” kata dia, kemarin.

Pemilihan cara tersebut didasarkan pada keterbatasan warga miskin untuk memperbaiki rumahnya. Tidak hanya masalah rumah, Kemensos juga memberikan bantuan ekonomi melalui UEP dan KUBE. Datanya menyebutkan sudah ada beberapa wilayah yang KUBE-nya berhasil. “Yang sudah berhasil di antaranya KUBE Palembang, Bangka Belitung, Balik Papan, dan Garut Jawa Barat. Warga yang menjadi anggota KUBE saat ini sudah mampu membiayai sekolah bagi anak-anaknya serta membeli kebutuhan rumah tangga,” tegasnya.

Sementara itu, khusus di Kabupaten Karanganyar, Salim menegaskan jika Desa Kwangsan Kecamatan Jumapolo menjadi titik ke-45 yang dibantu dalam hal RTLH dan KUBE. Di mana, terdapat 120 RTLH yang berkesempatan diperbaiki dan 20 KUBE di bidang pertanian yang mendapatkan dana stimulan.

“Total kucuran dana untuk Karanganyar sebanyak Rp 1,6 miliar. Dana itu terbagi atas dua, yakni rehabilitasi 120 RTLH sebesar Rp 1,2 miliar dan sisanya Rp 400 juta untuk bantuan 20 KUBE,” ujarnya.

Tidak hanya berhenti di sana, Kemensos juga memberikan bantuan alat dengar tiga unit, dua pasang kruk bagi penyandang disabilitas, empat kursi roda, dan dua sarana lingkungan (Sarling).

Di lokasi yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengaku masih berusaha untuk mendapatkan sejumlah bantuan Pemerintah Pusat guna mengurangi angka kemiskinan di Bumi Intanpari. Selain RTLH dan KUBE, Pemkab juga berusaha mendapatkan bantuan program Keluarga Harapan. “Pemkab juga memiliki sejumlah program untuk pengentasan kemiskinan. Yakni rehap 500 RTLH sebesar Rp 10 juta/ unit, bantuan bagi anak yatim, piatu, maupun yatim piatu yang belum berusia 13 tahun, bantuan bagi lanjut usia (Lansia) yang usianya di atas 80 tahun selain pensiunan,” katanya. pd

Read More
tmmd

TMMD Tahap 1 Di Desa Beruk Jatiyoso Resmi Ditutup

tmmd (2)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono Saat Tinjau Jembatan Yang Dibangun di TMMD Tahap 1 Desa Beruk Jatiyoso, (Selasa, 10/06/2014)

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (10/6/2014) menutup acara TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap 1 ( Reguler ke-92 dan Sengkuyung I ) tahun 2014 Wilayah Kodim 0727 Karanganyar. Acara digelar di Lapangan Desa Beruk, Jatiyoso. Hadir pula dalam acara tersebut Kapolres Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Kajari Karanganyar, Pengadilan Agama Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Kepala SKPD, Camat se Kab. Karanganyar dan Kades se. Kec. Jatiyoso.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar yang membacakan sambutan Gubernur Jateng menyampaikan bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program lintas sektoral yang melibatkan serta memadukan unsur-unsur TNI, Kementrian, Lambaga Pemerintah serta elemen masysrakat, dalam rangka membantu Pemerintah untuk ikut serta mendukung akselerasi pembangunan nasionaltersebut digelar selama 21 hari, dari 21 Mei hingga 20 Juni 2014. Kegiatan TMMD kali ini terbagi dalam dua kegiatan, yaitu Kegiatan Fisik dan Kegiatan Non Fisik. Adapun sasaran kegiatan yang hendak dicapai adalah betonisasi jalan, gorong-gorong dan jembatan serta rehab masjid.

“Kegiatan TMMD mempunyai peran strategis, artinya, bisa membangkitkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dengan semangat kebersamaan. Sehingga diharapkan lahir kembali rasa cinta tanah air guna mempererat persatuan dan kesatuan”, tambah Juliyatmono. Dan saya berharap supaya TMMD Tahap 1 yang dilaksanakan di Desa Beruk kali ini Hasilnya (sarana dan Prasarana) dapat langsung dinikmati oleh warga masyarakat dan Kegiatan perdagangan, perekonomian, perhubungan, pendidikan dan roda pemerintahan semakin lancar.

Dalam kesempatan itu, Bupati selaku Irup secara simbolis menerima penyerahan hasil proyek TNI Manunggal Membangun Desa tahap 1 sekaligus penandatanganan. Usai upacara, Bupati bersama Dandim 0727 meninjau lokasi hasil proyek TMMD dan menggunting pita sebagai tanda TMMD Tahap 1 sudah selesai dilaksanakan. ad

Read More
DSC_0061 copy

Pemkab Karanganyar Berikan Bantuan untuk Korban Gunung Kelud

Karanganyar, Sabtu (08/03/ 2014)
DSC_0061 copy

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengirimkan bantuan untuk korban Gunung Kelud, Kediri Jawa Timur. Bantuan itu berupa sembako, pakaian pantas pakai, dan uang sekitar Rp.21 juta.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi menuturkan bantuan ini diperoleh dari warga masyarakat Karanganyar.

“Pemberian ini merupakan bentuk misi kemanusiaan dan kepedulian dari masyarakat Karanganyar untuk warga Kediri yang menjadi korban letusan Gunung Kelud ,” kata Timotius Suryadi, di Kantor PMI Karanganyar, Sabtu (08/03).

Ditempat yang sama Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Rohadi Widodo melepas langsung bantuan tersebut yang diangkut menggunakan empat mobil yakni satu truk, satu ambulance, dan dua mobil PMI.

“ Saya sangat mengapresiasi pemberian bantuan ini karena merupakan  kepedulian kemanusiaan” tutur Bupati Juliyatmono.  

Setelah sampai di Kediri, bantuan itu langsung diberikan melalui PMI Kabupaten Kediri untuk di distribusikan.ss/db

Read More
DSC00092

Bhakti Sosial Peringati HUT SATPOL PP Ke-64

DSC00092

Bupati Karanganyar Juliyatmono secara simbolis serahkan bingkisan sembako di Setda Kab. Karanganyar, Senin Pagi (03/02)

Karanganyar, 04/03/2014 – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karanganyar bagikan sembako kepada para pengayuh becak di seputar kota Karanganyar, Bhakti sosial kali ini dilaksanakan di Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar dalam rangka meriahkan HUT Satpol PP ke 64, Selasa Pagi 04/03/2014.

Pembagian sembako sebanyak 200 paket ini, menurut Kasatpol PP Kabupaten Karanganyar Mei Subroto, sebagai wujud peran Satpol PP dalam mengawal penguatan peran Bupati di bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta sebagai upaya mendekatkan Satpol PP pada masyarakat. “Jangan sampai kesannya Satpol PP adalah tukang gusur dan musuh PKL,” ungkap dia.

Selain bhakti sosial, Satpol PP juga melaksanakan kegiatan donor darah massal yang telah diselenggarakan pada tanggal 24 Februari 2014 bekerjasama dengan PMI Karanganyar dan terkumpul 50 kantong darah. Adapun puncak kegiatan HUT Satpol PP ke-64 akan diselenggarakan Upacara besar Satpol PP se-Jawa Tengah di Kab. Magelang tanggal 06 Maret 2014.  (ad/in/ds/db)

Read More
DSC_0011

2 Hari Berturut-turut PEMKAB Karanganyar Kerja Bakti

DSC_0011

Bupati Karanganyar Juliatmono bersama Ka DKP Kab. Karanganyar meninjau proses pembersihan Taman Pancasila dari abu vulkanik gunung Kelud, senin (17/02)

Dihari ke tiga pasca erupsi gunung Kelud, para PNS di Kabupaten Karanganyar  mengadakan kerja bakti bersama membersihkan abu vulkanik di lingkungan komplek perkantoran Kab. Karanganyar pasca erupsi gunung kelud. Senin (17/02). Kegiatan ini sebagai tindak lanjut kerja bakti bersama pada hari minggu pagi (16/02) dimana Bupati Karanganyar dan Wakil Bupati Karanganyar ikut turun tangan membersihkan abu vulkanik di sepanjang jalan Lawu dimulai dari perempatan Papahan sampai depan Kantor BPPT Kab. Karanganyar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar dengan dibantu para warga dan pegawai di masing – masing SKPD yang  dimulai dari depan Taman Gerakan Sayang Ibu ( Taman GSI ) dan berakhir di Taman Pancasila. Pembersihan ini dilakukan secara berkala mengingat keterbatasan sarana yang dimiliki, dimana dalam kerja bakti ini Pemkab bekerjasama dengan DKP Kab. Karanganyar yang mengerahkan 4 unit mobil pemadam kebakaran.

“Mengapa Taman Pancasila menjadi salah satu pusat kerja bakti, karena di sini merupakan salah satu tempat rekreasi bagi masyarakat Karanganyar.” lengkap Juliyatmono, saat memantau kerja bakti. ad/sas/ds

Read More
kelud (1)

Abu Gunung Kelud Sambangi Kabupaten Karanganyar

kelud (2)

Bupati Karanganyar, Juliatmono Sedang Membagikan Masker Untuk Pengguna Jalan, Jumat Pagi [14/02]

Berhubungan dengan bencana alam meletusnya Gunung Kelud Kamis malam pukul 22.50 WIB dan dampak letusan tersebut sampai ke Kabupaten Karanganyar yakni berupa hujan debu vulkanik yang jatuh sejak malam membuat aktivitas masyarakat terganggu. Menyikapi hal tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk tindakan antisipasi agar warga terhindar dari gangguan pernapasan (ISPA). (Jum’at pagi,14/02)

Bupati dan segenap jajaran membagikan masker kepada masyarakat baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor dan mobil yang melintas disekitar Perempatan Pegadaian Karanganyar.

kelud (1)

Suasana Pembagian Masker Untuk Pengguna Jalan Oleh Juliatmono dan Rohadi Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Jumat Pagi [14/02]

“Gunakan masker saat keluar rumah dan hidupkan lampu kendaraan karena debu vulkanik sangat tebal” ungkap Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membagikan masker kepada masyarakat. ds+ad

Read More
DSC_0059 copy

Abu Letusan Gunung Kelud Sampai Karanganyar

Karanganyar, Jumat (14/02/2014)

Perempatan Papahan tertutupi abu dari letusan gunung Kelud

Perempatan Papahan tertutupi abu dari letusan gunung Kelud

Letusan gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur pada pukul 22.50, Kamis (13/02) mengagetkan banyak orang. Termasuk juga di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Bunyi gemuruh saat orang tertidur membuat kaget dan terbangun. Terlebih kaca-kaca rumah penduduk bergetar. Tak juga itu, abu vulkanik yang di keluarkan dari gunung Kelud sampai juga di Kabupaten Karanganyar yang berjarak sekitar 210 kilometer.

Ketebalan abu diperkirakan sekitar 5 centimeter. Hujan abu turun sejak menjelang subuh membuat pandangan saat berkendara menjadi terganggu. “Jarak pandangan hanya 5 meter saja. Sehingga berbahaya bagi pengendara. Sebaiknya hati-hati dan nyalakan lampu saja,” ujar Arfin, warga Papahan, Jumat (14/02).

Pandangan yang sangat terbatas membuat pengendara berjalan pelan-pelan. Hujan abu masih dirasakan sampai pukul 09.00.

Selain itu, warga Karanganyar juga ramai-ramai membeli masker hidung. Bahkan  apotek di kawasan  Kecamatan Jaten sejak pukul 07.00 sudah kehabisan stok masker. Selain itu, apotek lainnya hanya membatasi pembelian paling banyak hanya 5 masker agar tidak kehabisan stok. pd

Read More
DSC_0051 (2)

Pemkab Karanganyar Sediakan TPU

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menyediakan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Dusun Munggur, Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menyediakan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Dusun Munggur, Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (04/02/2014)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menyediakan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Dusun Munggur, Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karanganyar, Didik Joko Bakdono menjelaskan lahan ini seluas 1,15 hektar. TPU ini bisa menampung lebih dari 10 ribu makam.

“Dengan adanya lahan TPU ini kami harapkan tidak ada lagi konflik sosial rebutan lahan makam,” ucap Didik, Senin (03/02) pagi.

Dia juga menambahkan DKP akan menambah lahan hingga dua hektar lagi, dengan demikian pihak DKP harus mengkoordinir perulasan lahan tersebut dengan pengembang perumahan di Karanganyar.

“Bila ada jenazah yang mempunyai KTP Karanganyar, jenazah tersebut dapat dimakamkan di pemakaman ini” tambah Didik.

Di pemakaman umum ini juga akan dibangun beberapa fasilitas penunjang seperti masjid, tempat singgah untuk juru kunci makam dan rumah peristirahatan untuk para peziarah serta jalan menuju pemakaman umum ini telah diperbaiki dan dibeton.pd

Read More
DSC_0134 copy

Pemkab Karanganyar Beri Santunan Bagi Warga Korban Tanah Longsor

Bupati Karanganyar Juliyatmono (tengah) didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo (kiri) dan Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana menyerahkan santunan kepada salah satu warga yang terkena bencana alam tanah longsor, di desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Senin (06/01)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (tengah) didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo (kiri) dan Kapolres Karanganyar AKBP Martireni Narmadiana menyerahkan santunan kepada salah satu warga yang terkena bencana alam tanah longsor, di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Senin (06/01)

Karanganyar, Selasa (07/01/2014)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan santunan langsung kepada warga yang mengalami kerugian akibat tanah longsor di desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu.

Pemberian santuan itu langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Kapolres Karanganyar AKBP. Martireni Narmadiana, Senin (06/01) siang.

Painem, (65), warga RT 05 RW 01, Dusun Tegal Rejo mengalami kaki memar sebelah kanan menerima santunan dua juta rupiah. Hujan yang turun sejak Minggu sore mengakibatkan talud yang ada diatas rumahnya roboh sehingga menimpa rumahnya, akibatnya bagian samping mengalami rusak berat. “Saat itu pukul 03.00, Senin (06/01), mbah Painem sedang menjalankan ibadah shalat,” jelas Camat Tawangmangu Yopi Ekojati Wibowo.

Selain itu kandang ternak milik Paiman, juga warga Tegalrejo, tertimpa longsor berakibat rusak. Talud kandang sepanjang 12 meter dengan tinggi sekitar 2,5 meter ambrol, akibatnya ternak sapi dan kambing di dalam kandang ikut jatuh.”Kaki salah satu kambing patah. Namun untungnya ternak lainnya masih bisa terselamatkan,” kata Yopi. Dari Pemkab Karanganyar Paiman menerima bantuan sebesar dua juta rupiah.

Warga lain yang mendapatkan bantuan sebanyak satu juta rupiah yakni Mariman mengalami kerugian ternak kambing mati satu, selain itu bagi Suwaji yang akibat tanah longsor talud didekat rumahnya rusak.

“Saat musim hujan kita harus meningkatkan kewaspadaan dan sigap jika terjadi bencana alam. Apalagi Karanganyar merupakan daerah rawan bencana,” ungkap Bupati Juliyatmono. pd         

Read More