Bupati Juliyatmono menyampaikan arahannya kepada peserta dalam acara Resepsi HUT Dharma Wanita yang ke 16 Tahun 2015.
Karanganyar, Senin 21 Desember 2015
Puncak acara resepsi HUT Dharma Wanita ke-16 yang bertema “Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Menuju Ketahanan Keluarga”, di selenggarakan Senin (21/12/2015) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar.
Dasar dari pelaksaanan kegiatan tersebut adalah Surat ketua Dharma Wanita Provinsi Jawa tengah No.B123/Sekretariat/Dharma Wanita Persatuan Jawa Tengah 30 Oktober 2015 dan Program kerja panitia Ulang Tahun ke-16 Dharma Wanita 2015. Serangkaian acara yang sudah dilakukan antara lain Lomba mencium empon-empon, seminar peranan perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga, senam massal, donor darah, baksos dan sosialisasi pencegahan pemberantasan narkoba. Dharma Wanita memberikan santunan kepada anak PNS dengan besaran nilai untuk SD Rp 150.000, SMP Rp 250.000, dan SMA Rp 350.000 dengan total santunan Rp 5.650.000. Tidak lupa dalam acara tersebut menampilkan Dance dari SMA 1 Karanganyar, fashion show dari Dharma Wanita dan Finalis Putra-Putri Lawu 2015.
Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan “Pemerintah memberikan Penghargaan dan terima kasih atas pengabdian yang sudah dilakukan oleh keluarga besar Dharma Wanita Kabupaten Karanganyar. Pengabdian yang sudah dilakukan memberikan semangat bagi pemerintah, sebab apa yang dilakukan pemerintah tidak bisa maksimal dan optimal tanpa dukungan dari ibu-ibu Dharma Wanita yang berperan sebagai istri dari PNS. Saya berharap ibu-ibu untuk percaya penuh dan memberikan dukungan terhadap para suami. Adanya dedikasi dukungan dari ibu-ibu sangat berpengaruh karena keluarga merupakan institusi terkecil dalam Negara”.ft/wn/st
Para peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan Penghijauan Karanganyar Ijo Royo-royo Rabu (16/12/2015)
Karanganyar, Rabu 16 Desember 2015
Dalam rangka memperingati hari juang kartika 2015 Kodim 0727 Karanganyar bekerja sama dengan DPD LDII Karanganyar mengadakan penghijauan lingkungan dengan tema “ Menuju Karanganyar Ijo Royo-Royo Rabu (16/12/2015). Dengan sasaran Hutan Rakyat di Wilayah Kecamatan Tawangmangu, Matesih, Jatiyoso, Jatipuro danJumantono.
Jenis tanaman yang akan di tanam adalah tanaman keras yang terdiri dari jati, sengon, jambu mete, gemelina, akasia dan mahoni dengan jumlah 10.000 (sepuluh ribu) batang tanaman. Sebelum melaksanakan kegiatan tersebut Kodim 0727 Karanganyar dengan DPD LDII Karanganyar melaksanakan kegiatan seremonial Rabu (16/12/2015)di Ponpes Al-Hidayah Ganoman Desa Koripan, Matesih, Karanganyar.
Maksud dan tujuan kegiatan tersebutadalah agar memberikan pemahaman kepada warga masyarakat tentang arti pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan sebagai warisan generasi mendatang selain itu juga untuk mencegah kerusakan alam lingkungan dari bahaya tanah longsor dan banjir dan dapat mensukseskan program pemerintah kabupaten Karanganyat agar ijo royo-royo.
Kegiatan tersebut di hadiri oleh banyak peserta di antaranya pemuda LDII sebanyak 40 orang, Relawan TSBG 40 orang, Pondok Pesantren 40 orang, Kodim/TNI 100 orang, Danramil 17 orang, Und Sekda 1 orang, Kemenag 2 orang, Kesbangpol 2 orang, Lingkungan Hidup 2 orang, Pertanian 2 orang, Kepala Desa (Koripan, Girilayu, Karangbangun, Karanglo, Bandardawung, Sepanjang), FKUB 10 orang, PDAM 2 orang, Camat Matesih, Camat Tawangmangu, Polsek Matesih 5 orang, Koramil Matesih 10 orang, dan pihak lainnya yang membantu kegiatan tersebut.Wn/Tt
Bupati Juliyatmono saat menyapaikan arahannya dalam Rapat Koordinasi rencana Intanpari Festival Kuliner Expo 2015 di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Selasa (15/12/2015).
Karanganyar, Selasa 15 Desember 2015
Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta jajarannya menghadiri rapat koordinasi Intanpari Festival Kuliner Expo 2015 (Intanpari Culinary Expo) yang diselenggarakan di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Selasa (15/12/2015).
Dalam rangka mengangkat makanan khas kabupaten Karanganyar maka akan diadakan Festival 20.000 Timus dan melakukan plating timus dengan membentuk gunungan. Acara tersebut diselenggarakan pukul 14.00 WIB – selesai di Plasa Alun-Alun Kabupaten Karanganyar.
Festival diikuti seluruh Desa/Kelurahan se Kabupaten Karanganyar, setiap peserta minimal diwajibkan membuat 100 timus dan dibungkus dengan plastik transparan. Sepuluh peserta terbaik akan mendapatkan doorprize dan sertifikat dari Bupati Karanganyar, dimana dalam penilaiannya diambil dari segi penampilan, kebersihan, dan kekompakan team.
Malamnya, dilanjutkan acara Festival Sate Kelinci yang dimeriahkan oleh campursari Sangga Buana. Selain itu, mulai pukul 17.00 WIB Air Mancur di kawasan Alun-Alun Karanganyar akan dinyalakan untuk memeriahkan acara tersebut.
“mudah-mudahan timus menjadi sesuatu yang bernilai tinggi karena ini merupakan produk lokal unggulan khas Kabupaten Karanganyar”, ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono.W2n/Uum
Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat memberikan arahannya, dalam seminar, Senin (14/12/2015) di Aula SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.
Karanganyar,Senin 14 Desember 2015
Seminar penyusunan buku sejarah Desa Sangiran dan Dayu, yang berlangsung pada Senin (14/12/2015) di Aula SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karanganyar yang bekerja sama dengan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). Seminar dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta jajajrannya, Ketua MSI Komisariat Karanganyar, Kepala Bidang Kebudayaan, jajaran SKPD dan Asisten-asisten.
Maksud dan tujuan diselenggarakannya seminar ini terutama untuk mengembangkan pariwisa tadi Kabupaten Karanganyar, supaya masyarakat bisat menegenal lebih banyak lagi tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar.
Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan arahannya dalam seminar.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Masyarakat Sejarawan Indonesia untuk menyusun buku tersebut dengan mengangkat judul “Sumbangan Desa Purba Dayu Karanganyar Menguak Misteri Alam”, yang berisi tentang situs kehidupan manusia purba Sangiran dan Dayu. Rencananya buku ini akan diterbitkan pada akhir Desember, jika penggarapannya sudah selesai. Dengan disusunnya buku tersebut, maka kita bisa mengetahui sejarah peradaban manusia. Serta Bapak/Ibu Kepala sekolah diharapkan untuk mengajak anak-anak sekolah untuk mengenal lebih dekat tentang sejarah manusia purba dan cinta akan sejarah.
Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam arahannya mengatakan bahwa “Semoga Masyarakat Sejarawan Karanganyar setiap tahun bisa menghasilkan buku-buku yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat, kampung sejarah kita publikasikan dengan luas agar memancing reaksi publik untuk datang ke tempat wisata purba sangiran klaster dayu, supaya kampung purba menjadi obyek wisata yang di kenal di Kanca Internasional”.
Bupati juga mengatakan supaya buku tersebut bisa mendiskripsikan perkembangan kehidupan manusia yang akan datang dan berharap agar MSI juga menelusuri cagar budaya lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar agar di kenal masyarakat luas. Wakil Bupati juga menambahkan pendapatnya tentang tulisan-tulisan yang masih rancu dan perlu di perbaiki.Ft/Tt/Uum
Senam sehat bersama anggota DWP di Plasa, Alun-alun Karanganyar, Jum’at (11/12/2015)
Karanganyar, Jum’at 11 Desember 2015
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan Ke-16 Tahun 2015 Kabupaten Karanganyar, anggota Dharma Wanita mengadakan beberapa serangkaian kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh Anggota DWP Kabupaten Karanganyar. Maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut selain untuk menyambut HUT DWP juga merupakan wujud dari kepedulian DWP terhadap masyarakat sekitar di Kabupaten Karanganyar.
Seminar peran perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga dalam rangka HUT DWP ke-16 tahun 2015 di Aula PKK Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar.
Kegiatan tersebut meliputi, Seminar Peran Perempuan Dalam Peningkatan Ekonomi Keluarga yang berlangsung pada Kamis (10/12/2015) di Aula PKK Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar. Seminar tersebut diisi oleh tim WARDAH COSMETIC dengan pembicara Fitria Kurniasari, menyampaikan materi tentang bagaimana cara ibu rumah tangga dapat mempercantik diri tanpa harus pergi ke salon, sehingga bisa mengurangi pengeluaran dalam rumah tangga.
Anggota DWP sedang melakukan donor darah yang berlangsung di PMI Cabang Karanganyar.
Pada hari Jum’at (11/12/2015) Dharma Wanita Karanganyar mengadakan Senam Sehat bersama dihadiri jajaran SKPD dan KODIM Kabupaten Karanganyar, setelah senam selesai dilanjutkan kegiatan donor darah yang bertempat di PMI cabang Karanganyar, kemudian dilanjutkan Bhakti Sosial dengan membagikan sembako kepada 31 warga kurang mampu di Kelurahan Karanganyar, tukang becak dan Panti Asuhan Wahyu Yoga Dharma di Desa Mandungan, Jungke, Karanganyar.Ft/Uum
Bupati Karanganyar sedang memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Perda Kabupaten Karanganyar Mengenai Pemerintahan Desa
Karanganyar, Kamis 10 Desember 2015
Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan pada Sosialisasi Perda Kabupaten Karanganyar Mengenai Pemerintahan Desa se Kabupaten Karanganyar, Kamis (08/12/2015) di Hotel Taman Sari.
Laporan panitia sekaligus Kepala Pemerintahan Desa Sunarno mengatakan tujuan di adakannya acara ini “untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan aparatur khususnya Aparatur Pemerintah Desa dalam rangka kelancaran penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Menciptakan aparatur yang mampu memahami peraturan Perundang-undangan sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan tertib dan lancar.
Peraturan Daerah yang di sosialisasikan Sunarno yaitu, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 8 Tahun 2015 tentang Peraturan di Desa, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 10 Tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 11 Tahun 2015 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa,Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pembangunan Desa dan Kerja Sama Desa, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 13 Tahun 2015 tentang Penataan Desa, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 14 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa dan Badan Permusyawaratan Desa, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 15 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pungutan Desa dan Sumbangan Desa, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 16 Tahun 2015 tentang Perangkat Desa, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 17 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 18 Tahun 2015 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Desa dan Perangkat Desa, Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 19 Tahun 2015 tentang Kepala Desa.
Selanjutnya Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sosialisasi yang diikuti oleh Camat, BPD, dan Perangkat Desa seluruh Kabupaten Karanganyar menekankan pada pemahaman maksud dan tujuan Perda tersebut dibuat. Dalam sambutannya Bupati mengatakan “ Saya menghimbau sekaligus mengingatkan kepada Camat dan Perangkat Desa untuk benar-benar memperhatikan dan memahami maksud dan tujuan Peraturan Daerah ini dibuat”. Implementasi dari UU No.6 tahun 2014 tentang Desa memang mewajibkan kita untuk bekerja lebih ekstra karena dana desa yang akan diberikan jumlahnya tidak sedikit rata-rata Desa akan menerima kurang lebih Rp.600juta/desa sehingga perlu tertib administrasi agar tidak menimbulkan masalah kedepannya. Karena dari implementasi UU No.6 Tahun 2014 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan terjun langsung ke desa-desa.Ad/Ind/Ht
Konser Iwan Fals di alun-alun Karanganyar bertajuk “Lawuku Hijau dan Damai”.
Karanganyar, Kamis (03/12/2015)
Rangkaian perhelatan akbar Hari Jadi ke-98 Kabupaten Karanganyar telah usai, dengan ditandai konser Iwan Fals bertajuk “Lawuku Hijau dan Damai” di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Sabtu (28/11) malam.
Pada konser itu Iwan Fals menyanyilkan sekitar 17 lagu, seperti Pohon Untuk Kehidupan, Tanam Saram Tanam, Esek-Esek Udug Udug, Sampah, Mata Indah Bola Pingpong, Pesawat Tempur. Aku Sayang Kamu, Izinkan Aku Menyayangimu dan Langgam Lawu, sukses membuat penonton bernyanyi bersama.
Napak Tilas Perjuangan Raden Mas Said
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan Napak Tilas Perjuangan Raden Mas (RM) Said yang dimulai dari Lapangan Mojoroto, Kecamatan Mojogedang hingga finis di Sapta Tirta Pablengan, Kecamatan Matesih.
Jarak yang ditempuh sekitar 18 kilometer dan dengan berjalan kaki, terbagi dalam tiga Pos, yakni Pos 1 di Kecamatan Mojogedang, Pos 2 di hutan karet Dengkeng, Pos 3 di Kantor Kepala Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Minggu (01/11).
Pentas Wayang Kulit
Di rangkaian acara yang lain pada pementasan wayang kulit, Kabupaten Karanganyar mengusulkan kepada Presiden Republik Indonesia, agar setiap tanggal 7 November ditetapkan sebagai Hari Wayang Nasional.
Peringatan pengakuan dari UNESCO itu, di Kabupaten Karanganyar dimeriahkan dengan pentas wayang kulit semalam suntuk dengan menghadirkan dua dalang, yakni Ki Manteb Sudarsono dan Ki Entus Susmono, juga sebagai Bupati Kabupaten Tegal dengan mengambil lakon Bondan Pakso Jandhu, dan 98 sinden sesuai umur Kabupaten Karanganyar,
Sabtu (07/11).
Karanganyar Solo Raya Creative Expo 2015 dikunjungi puluhan ribu penonton
Karanganyar Solo Raya Creativ Expo
Selama empat hari berlangsung dari 11-14 November 2015 , Karanganyar Solo Raya Creative Expo 2015, di Alun-alun Kabupaten Karanganyar dikunjungi sebanyak 41 ribu orang.
Ziarah Leluhur
Sebelum peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar setiap 18 November, dilakukan terlebih dahulu ziarah ke makam-makam leluhur pendiri Kabupaten Karanganyar oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Forkopimda, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan Pimpinan BUMD, Jumat (13/11).
Rombongan tersebut berziarah ke makam Nyi Ageng Karang di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, ke makam Ronggo Panambang di Randu Songo, Tasikmadu.
Kemudian dilanjutkan ziarah ke Astana Temu Ireng, yakni makam Bupati pertama Karanganyar, Harja Asmaran. Doa juga dipanjatkan di depan Makam Mengadeg, Makam Giribangun dan Makam Girilayu, di Kecamatan Matesih.
Aksi panggung di Maha Karya Lawu tahun 2015
Maha Karya Lawu
Untuk mengangkat dan mengenalkan seni tradisi, Pemkab Karanganyar mengadakan gelaran Maha Karya Lawu yang berlangsung selama 24 jam di terminal Tawangmangu, Minggu (15/11).
Acara diawali pada pagi hari, dengan Festival Seni Tradisional dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar dengan menampilkan kesenian lokal
Upacara Peringatan Hari Jadi Karanganyar
Tepat pada Rabu (18/11), Kabupaten Karanganyar genap berusia 98 tahun. Sebagai bentuk peringatan tersebut, Pemkab Karanganyar menggelar acara serangkaian acara.
Tari Kolosal Perjuangan Raden Mas Said di Upacara HUT ke 98 Kabupaten Karanganyar
Puncak peringatan tersebut diawali dengan pelaksanaan upacara dengan berbahasa Jawa. Tidak hanya itu, seluruh peserta upacara yang berasal dari Forkopimda, para PNS di lingkungan Pemkab setempat, serta sejumlah tamu undangan mengenakan busana Jawa. Bagi PNS laki-laki mengenakan beskap jangkep, sedangkan perempuan memakai kebaya.
Pada kesempatan itu, Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah terlibat dalam membangun antara lain Pemerintah, Masyarakat, dan Swasta dan pihak-pihak yang telah bersama-sama mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Karanganyar.
Mobil Hias
Semarak pawai mobil hias
Peringatan Hari Jadi ke-98 Kabupaten Karanganyar tahun 2015 juga dimeriahkan dengan Karnaval Mobil Hias dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Sekolah, BUMN, BUMD, dan Perusahaan Swasta, Senin (23/11) siang.
Sebanyak 175 mobil hias tercatat ikut karnaval dan terbagi sebanyak 88 kelompok peserta. Setiap peserta menghias mobil sedemikian rupa sehingga menarik para penonton yang memadati dari tempat start hingga finis di simpang lima Bejen.
Iwan Fals melakukan aksi penghijauan di Cemoro Kandang, Tawangmangu
Iwan Fals Tanam Pohon
Musisi kawakan Iwan Fals mengajak untuk aktif menanam pohon, untuk melestarikan hutan. Ajakan tersebut disampaikan setelah musisi itu menanam pohon liwung di Taman Endemis Wukir Mahendra Gunung Lawu, di kawasan Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jumat (27/11) bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.pd
Wakil Bupati Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutan pada acara Pertemuan Enam Bulanan Java Promo di Rumah Makan Jimbaran Karangpandan, Kamis (26/11).
Kepala Dinas Pariwisata Tarsa bersama anggota Java Promo Di Rumah Makan Jimbaran Karangpandan Karanganyar dalam acara pertemuan rutin enem bulanan. kamis, (26/11)
Karanganyar, Kamis 26 November 2015
Bertempat di Rumah Makan Jimbaran Karangpandan Karanganyar Pertemuan Rutin Enam Bulanan Java Promo Kamis (26/11)2015. Java Promo sudah berusia lebih dari satu dasa warsa tepatnya sudah 13 tahun, diharapkan sudah semakin eksis. Awalnya beranggotakan 13 kabupaten/ kota, dan saat ini sudah menjadi 16 kabupaten /kota. Pertemuan rutin Java Promo dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar dan Kepala Java Promo yang juga Sekda Sleman dr.Sunartono ,M.Kes.
Dalam Sambutannya Sunartono mengatakan tujuan dibentuknya Java Promo adalah untuk mengembangkan Pariwisata secara bersama sama dalam satu wilayah destinasi pariwisata, mengembangkan produk paket wisata baru yang potensial , mengembangkan prasarana dan sarana penunjang pariwisata, mengembangkan program promosi pariwisata secara terpadu, mengembangkan pendidikan dan pelatihan bidang pariwisata.
Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo berharap java promo bisa menjadi salah satu pemicu kunjungan wisatawan ke daerah daerah anggota forum. Paket paket wisata bisa dikemas, untuk ditawarkan ke wisatawan ,untuk menarik minat turis datang ke tempat wisata. Pariwisata yang berjalan bagus, akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ft/pj
Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sembako untuk petugas kebersihan sampah dan difabel, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar (17/11) pagi.
Karanganyar, Selasa (17/11/2015)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan paket sembako gratis kepada difabel, petugas kebersihan sampah, dan pengemudi becak.
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Karanganyar, Agus Heri Bindarto menuturkan paket sembako itu sejumlah 360 paket.
“Untuk difabel sejumlah 85 paket, petugas kebersihan sampah sebanyak 225 paket, dan pengemudi becak sebanyak 50 paket,” kata Agus Heri Bindarto, Selasa (17/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Pemberikan paket sembako itu untuk difabel dan petugas kebersihan, dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, diserahkan langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, sedangkan abang becak di Jaten.
“Ini merupakan wujud terima kasih atas pengabdian ke Pemkab menjelang Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-98 tahun tanggal 18 November, dengan memberikan bingkisan, semoga bisa bermanfaat,” kata Juliyatmono.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada petugas kebersihan, sebab bersih atau tidak lingkungan salah satunya tergantung mereka semua.
“Anda semua bisa menegur orang jika ada yang membuang sampah sembarangan,” katanya.
Selanjutnya, dia juga memotivasi difabel harus semangat untuk menjalani hidup, dan jangan berkecil hati. Sebab dihadapan Tuhan tidak dilihat dari fisik namun jiwanya. pd
Bupati Karanganyar Juliyatmono Menyerahkan Alat Sekolah Kepada Peserta Khitan Yang Diselenggarakan Oleh Pemkab Karanganyar Bersama Baznas Karanganyar, Jumat (13/11)
Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Bersama Dandim 0727 Karanganyar Saat Melihat Proses Khitan dilakukan Tim Medis
Masih dalam rangka kegiatan menyambut Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-98, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menggelar khitan massal, Jum’at pagi (13/11/2015) di Aula Masjid Agung Karanganyar. Hadir Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda serta jajaran SKPD Karanganyar.
Membludaknya peserta khitan yang mencapai jumlah 500 lebih anak. Membuat tim medis kewalahan. Karena jauh lebih banyak dari yang diperkirakan sebelumnya sehingga Panitia membagi dalam dua gelombang. Untuk gelombang pertama khitan dilakukan hari ini Jum’at pagi (14/11/2015) untuk 256 anak. Sedangkan selebihnya sekitar 300 anak, akan mengikuti khitan pada Tanggal 22 Desember 2015 besok, pada akhir semester sekaligus bertepatan Peringatan Hari Ibu.
Adapun tim medis yang menangani meliputi tim dari RSUD Karanganyar, PKU Muhammadiyah Karanganyar, Puskesmas dan PPNI (persatuan Perawat Nasional Indonesia).
Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa khitan ini dilakukan selain wajib hukumnya bagi laki-laki juga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.
“ Semoga dengan khitan ini membawa kebarokahan kepada kita semua, utamanya anak-anak kita yang memang sudah siap dikhitan. Tujuannya agar bersih dan sehat,” tutur Bupati dihadapan para peserta khitan yang rata-rata anak-anak kelas II dan III sekolah dasar dari 17 Kecamatan se Karanganyar.
Tim medis menggunakan tiga metode khitan. Yakni dengan cara konvesional, laser atau ring. ind/ad/ft