Category: Sosial

DSC_0078

Tahun 2016, Desa Dawung Jadi Pusat Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I

dishubkominfo

Sekda Karanganyar Samsi Saat Bacakan Sambutan Bupati Karanganyar Rakor TMMD Sengkuyung Tahap 1 TA. 2016, Rabu (27/4).

Rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan TMMD Sengkuyung I Tahun Anggaran 2016 berlangsung di ruang Podang I Kantor Setda Kab. Karanganyar, Rabu (27/4).

Utomo Sidi Hidayat selaku Kepala Bappermades menyampaikan Desa Dawung Kecamatan Matesih akan menjadi tempat sekaligus pusat kegiatan pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I.

“Bupati Karanganyar, Juliyatmono bertindak sebagai Irup (Inspektur Upacara) Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I pada Selasa pagi Tanggal 3 Mei 2016  dan Dandim Kodim 0727 Karanganyar, Letkol. CZI Santy Karsa Tarigan sebagai Irup Penutupan TMMD Sengkuyung I, Tanggal 1 Juni 2016,” tutur Utomo Sidi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku yang mewakili Bupati, menghimbau kepada seluruh stakeholder yang terlibat  untuk senantiasa melakukan koordinasi dan konsolidasi dari tingkat desa sampai Kabupaten. Fasilitasi sarana pengerjaan fisik oleh TNI dan masyarakat serta menyegerakan pengadaan inventarisasi non fisik seperti penyuluhan, pemberian keterampilan.

“Yang terpenting membuat sekaligus memonitor pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I. Karena di tahun 2016 ini pelaksanaan kegiatan akan berlangsung selama 30 hari, berbeda dengan tahun 2015 kemarin yang hanya berlangsung 21 hari,” kata Samsi.

Pada rakor tersebut, Pasiter Kodim 0727 Karanganyar, Kapten Infanteri Abdurrohman Muhammad, menyampaikan paparan mengenai maksud dan tujuan TMMD adalah sebagai pedoman bagi penyelenggara dan pelaksana lapangan agar dalam pelaksanaan giat TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2016 dapat berjalan sesuai rencana.

Adapun sasaran kegiatan fisik diantaranya :

  • Pembagunan jalan pintas dan betonisasi dengan volume panjang 110 m lebar 3 m tinggi 0,10 m yang menghubungkan dusun Talesan ke dusun Klumpit dan dusun Sukorejo
  • Pembangunan talud jalan volume panjang 145 m tinggi 0,80 m yang berlokasi di dusun Talesan desa Dawung
  • Pembangunan satu (1) unit jembatan volume panjang 3 m lebar 3 m tinggi 4,15 m yang menghubungkan dusun Talesan ke dusun Klumpit dan dusun Sukorejo
  • Rehab masjid, satu (1) unit
  • Rehab poskamling, satu (1) unit
  • Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tujuh (7) unit
  • Penghijauan

Sasaran Non Fisik meliputi :

  • Bimbingan dan pelatihan bela Negara
  • Sosialisasi tentang Kamtibnas, bahaya narkoba dan kenakalan remaja
  • Pensertifikatan tanah
  • Kependudukan atau akta kelahiran
  • Pencegahan flu burung
  • Perundang-undangan Pemerintahan Desa
  • Pelayanan KB dan Kesehatan
  • Pelatihan Keterampilan
  • Kewirausahaan UMKM
  • Bimbingan mental/rohani
  • Hiburan rakyat.

Total anggaran TMMD Sengkuyung I Tahun 2016 sebesar Rp. 601.000.000,-, terdiri atas :

  1. Bantuan Provinsi Jawa Tengah    : Rp. 170.000.000,-
  2. Bantuan APBD Kab. Karanganyar    : Rp. 356.000.000,-
  3. Swadaya masyarakat         : Rp. 75.000.000,-

“untuk pra TMMD sendiri telah berlangsung mulai dari  23 April sampai dengan 2 Mei,” tambah Abdurrohman saat memaparkan. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind).

Read More
DSC_0068

Baznas Karanganyar, Target ZIS 2016 Capai Tujuh Miliar Per Tahun

dishubkominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Secara Simbolis Serahkan Dana Bantuan Pengelolaan Sampah, Senin (25/4)

Kegiatan Sosialisasi oleh Baznas Kab. Karanganyar terkait zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) 2,5 persen dari penghasilan berdampak positif pada peningkatan perolehan ZIS di SKPD-SKP, BUMD, BUMN, Sekolah–Sekolah, Perusahaan maupun warga masyarakat/perseorangan di wilayah Karanganyar.

Sosialisasi yang dilakukan berdasarkan UU No. 23 Tahun 20111, PP No. 14 Tahun 2014 dan pelaksanaan Inpres No. 3 Tahun 2014 serta Surat Edaran (SE) Mendagri no. 33 tahun 2014 tentang optimalisasi pembayaran zakat, infaq dan sedekah.

“Alhamdulillah, data yang masuk ke Baznas 2,5 persen dari penghasilan, semakin meningkat utamanya dilingkungan Pegawai Negeri Sipil,  baik Itu 2,5 persen dari penghasilan/gaji, sertifikasi maupun honor,” terang Abdul Mu’id selaku pengurus Baznas Karanganyar saat menyampaikan laporannya.

Ditambahkannya juga bahwa untuk tahun 2016 ini, Baznas Karanganyar dalam perolehan sekaligus pengumpulan ZIS ditarget mencapai tujuh (7) miliar lebih pertahun.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengapresiasi kelancaran pelaksanaan sosialisasi  Baznas Karanganyar khususnya dimasing-masing SKPD, Sekolah.

“Dari sosialisasi kemarin, ternyata banyak dikalangan PNS yang bersedia memberikan tiga (3) persen dari gajinya. Itukan sudah melebihi target dari 2,5 persen. Semoga membersihkan sebagian dari penghasilan dapat membawa keberkahan kepada kita semua, dan semoga target perolehan ZIS sebesar 750 juta rupiah di bulan Mei 2016 besok dapat tercapai,” harap Wabup.

Rohadi Widodo menyampaikan pula untuk Dana Baznas yang terkumpul digunakan untuk kemashlahatan umat, diantaranya bantuan pengolahan sampah di Desa Buran Kec. Tasikmadu, dibeberapa tempat untuk pembuatan sumur bor, bantuan beasiswa UNS untuk lulusan STM bekerjasama denga Indomobil.

Selanjutnya, pada sarasehan Baznas tersebut dilakukan penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengolahan Sampah di Buran, Tasikmadu sebesar Rp. 42 juta serta Penyerahan beasiswa kepada 23 mahasiswa D1 UNS jurusan tehnik Otomotif bekerjasama dengan Suzuki program beasiswa Baznas, Senin (25/4) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
aku

Mantan Bupati Karanganyar Berpulang

Karanganyar, Senin (11/04/2016)

Berita duka menyelimuti keluarga besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Minggu, (10/04), mantan Bupati Karanganyar, Waluyo Tjokrodarmanto, yang menjabat dari tahun 1970-1982 berpulang di usia 87 tahun.

Almarhum yang meninggalkan seorang isteri dan satu orang anak. Para kerabat dan kolega berdatang ke rumah duka yang berada di RT 01/ RW 01 Kelurahan Petompon, Kecamatan Gajah Mungkur, Semarang.

Pemberangkatan jenazah mantan Bupati Karanganyar Waluyo Tjokrodarmanto, ke Pemakaman Muslim Husnul Khotimah, Patemon, Gunung Pati, Semarang

Pemberangkatan jenazah mantan Bupati Karanganyar Waluyo Tjokrodarmanto, ke Pemakaman Muslim Husnul Khotimah, Patemon, Gunung Pati, Semarang, Senin (11/04) pukul 10.00 WIB

Rombongan pelayat dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Karanganyar dan pensiunan pejabat tampak larut dalam suasana duka, Sein (11/4) pagi. Karangan bunga ucapan duka cita juga terlihat di halaman dan di depan rumah duka.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat memberikan sambutan mengatakan, jajaran di Pemkab Karanganyar dan masyarakat turut bela sungkawa.

“Mudah-mudahan jasa-jasa yang diberikan Almarhum selama menjabat dapat dikenang. Banyak sekali pemikiran dan tenaga yang telah diberikan. Kami merasa kehilangan,” kata Samsi.

Tepat pukul 10.00 WIB, jenazah diberangkatkan dari rumah duka menuju Pemakaman Muslim Husnul Khotimah, Patemon, Gunung Pati. pd

Read More
DSC_0064 copy

Berada di Zona Rawan Longsor, Warga Jengglong Diminta Pindah

Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi hitam) saat melihat dari dekat longsor dari bukit tasin, Senin (15/02)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi hitam) saat melihat dari dekat longsor dari bukit tasin, Senin (15/02)

Karanganyar, Selasa (16/02/2016)

Warga Dusun Jengglong, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiysoso diminta untuk pindah tempat, karena daerah tersebut berada di zona merah rawan longsor. Terdapat 77 Kepala keluarga (KK), sebanyak 263 jiwa yang menghuni dusun yang diapit oleh dua perbukitan.

“Masayarakat yang berada di Jengglong ini harus berpindah karena berada di lokasi rawan longsor. Jika longsor sangat berbahaya, apalagi curah hujan saat ini cukup tinggi,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (15/02) sore, saat melihat dari dekat lokasi itu.

Dikatakan oleh Bupati, setiap sore atau malam di Jengglong jangan sampai menempati rumah, karena setiap tiga jam mengalami pergerakan tanah sebesar tiga sentimeter.

“Kita masih mencari solusi paling tepat bagaimana untuk memindahkan mereka, karena di Desa Wonorejo hampir tidak ada dataran permukaan tanah untuk memindahkan mereka. Saat ini yang paling utama adalah keselamatan mereka,” kata Bupati Juliyatmono.

Saat akan melihat lokasi longsor dari Desa Wonorejo, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo serta beberapa Kepala SKPD terkait, turun hujan deras dan angin kencang, terlihat aliran air dari atas bukit berwarna cokelat agak hitam disertai material batu kerikil.

“Kemungkinan itu diatas ada pergeseran tanah, atau bahkan ada longsor kecil,” kata Camat Jatiyoso, Sundoro Budhi Karyanto.

Peristiwa longsor di wilayah Kecamatan Jatiyoso, di bukit tasin telah terjadi pada Rabu (10/02) pukul 15.00 WIB, disusul longsoran berikutnya dengan intensitas lebih besar pada Kamis (11/02) pukul 08.00 WIB, dan Kamis malam.

Dua jembatan tertimbun longsoran dari Bukit Tasin sehingga tidak dapat dilewati kendaraan. Tanah bercampur lumpur juga telah menimbun jalan dan lahan pertanian yang berada di wilayah tersebut. pd

Read More
DSC_0074

Bupati Karanganyar Tinjau Lokasi Jembatan Tasin Yang Ambrol

kominfo

Kondisi Tanah Yang Longsor

kominfo

Alat berat diturunkan untuk membersihkan material tanah dan batu yang terbawa longsor.

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono pimpin langsung penanganan Ambrolnya Jembatan Tasin

Sebanyak 140 keluarga dengan 600 jiwa yang tinggal di Dusun Pengkok dan Dusun Pondok Desa Beruk Kecamatan Jatiyoso terisolir dengan putusnya jembatan Tasin yang ambrol akibat dari longsoran tanah. Longsor terjadi sebanyak 3 (tiga) kali pada Rabu (10/02) dan Kamis (11/02). Mengetahui hal tersebut, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo langsung menuju ke lokasi kejadian guna memimpin langsung penanganan jembatan yang ambrol.

Dalam wawancaranya dengan pers, Juliyatmono menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan segera membersihkan material tanah dan batu yang terbawa oleh longsor untuk kemudian akan dibangun jembatan sementara.

“Satu minggu kedepan warga sudah bisa melalui akses jembatan sementara ini untuk beraktivitas”, Kata Juliyatmono

Juliyatmono menambahkan Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan membuat jalan alternatif lainnya supaya tidak ada kekhawatiran lagi akan terjangan longsor dikarenakan adanya sumber-sumber air di lereng-lereng membuat posisi tanah di lokasi longsor sekarang terus bergerak labil. (Dishubkominfo Karanganyar) ad/bn

Read More
aku – Copy

LGNOTA : Guru Jadi Orang Tua Asuh

Ketua LGNOTA Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi LGNOTA tahun 2016

Ketua LGNOTA Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi LGNOTA tahun 2016

Karanganyar, Sabtu (30/01/2016)
Guru PNS di Kabupaten Karanganyar akan menjadi Orang Tua Asuh (OTA) bagi anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu, anak berkebutuhan khusus yang rentan putus sekolah, agar mereka dapat mengikuti pendidikan dasar secara berkesinambungan sampai lulus sekolah.

Hal tersebut dikatakan Ketua Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono, Jumat (29/01) pada acara Sosialisasi Orang Tua Asuh, di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

“LGNOTA sebagai mitra Pemerintah mempunyai peran strategis dalam pelaksanaan Wajar Pendidikan dasar, melaui pemberdayaan masyarakat atau lembaga sebagai Orang Tua Asuh (OTA) untuk membantu anak usia sekolah umur 7-15 tahun,” kata Siti Khomsiyah Juliyatmono.

Dijelaskan lebih lanjut, besaran dana asuh selama satu tahun yang diberikan dari OTA kepada Anak Asuh (AA) untuk jenjang SD/MI sederajat sebesar Rp. 150 ribu, SMP/MTs sederajat Rp. 250 ribu, dan SMA/MA/SMK sederajat sebesar Rp. 350 ribu.

“Penyaluran dana asuh dapat disalurkan sendiri OTA/lembaga kepada AA, kemudian OTA melaporkan ke FKKOTA Kecamatan. Dapat pula lewat FKKOTA Kecamatan atau ke LGNOTA Kabupaten,” katanya.

Selain untuk kalangan guru, bagi perusahaan dapat menyalurkan dana CSR ke anak asuh sesuai data yang ada di LGNOTA Kabupaten Karanganyar. Tak hanya itu saja, bagi jajaran PNS lainnya dan anggota Oraganisasi Kemasyarakatan dapat pula menjadi OTA.

“Dari catatan kami, jumlah anak asuh tahun 2013 tercatat 1.014 orang, tahun 2014 sejumlah 2.857 orang dan tahun 2015 sebanyak 1.064 orang,” katanya.
Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan guru-guru menjadi OTA untuk mencari murid yang disasaran adalah anak yatim, piatu, yatim piatu. Namun, jika tidak ada carilah dia yang ekonominya paling susah.

Terkait dengan pembayaran, Bupati meminta untuk dibayar langsung tunai.

“Jangan dicicil pembayarannya. Pemberiannya sekali dalam satu tahun bisa pada saat setelah mendapatkan sekolahan atau setelah naik kelas dengan mencantumkan ketrampilan orang tuanya,” kata Bupati.

Dicontohkan, apabila orang tua mempunyai ketrampilan menjahit, maka akan diberikan mesin jahit oleh Pemkab Karanganyar.

“Dengan diberikan sarana ketrampilan itu, diharapkan ekonominya meningkat,” jelasnya. pd

Read More
setda

Bupati Karanganyar Menanggapi Maraknya Pemberitaan Kasus Kusrin

setda

Karanganyar, Rabu 13 Januari 2016

Pemberitaan pemusnahan tv rakitan produksi salah satu warga Karanganyar (Kusrin 42 Tahun) yang menjadi ramai di media massa, muncul berbagai pro dan kontra dikalangan  masyarakat.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan putusan PN Karanganyar Nomor 169/Pid.Sus/2015/PN.Krg, warga Dusun Wonosari, RT 002/RW 003, Desa Jatikuwung, Gondangrejo tersebut, melanggar Pasal 120 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian (Solopos.com/11/01).

Menanggapi kasus tersebut, Bupati Karanganyar menyadari bahwa dilihat dari kacamata hukum Kusrin memang bersalah dan patut ditindak sesuai dengan ketentuan, akan tetapi Bupati juga melihat potensi Kusrin atas kreativitasnya.

“Dalam rangka memperhatikan diluar keputusan hukum, Bupati akan memanggil untuk memberikan pengarahan, pembinaan dan apresiasi atas kreativitas yang bersangkutan dalam bentuk lain yang tidak bertentangan dengan hukum,” Jelas Juliyatmono (13/1).

Read More
DSC_0051 (2)

Bupati Karanganyar Serahkan Bantuan Korban Bencana

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan Kepala BPBD Karanganyar Nugorho saat memberikan bantuan korban bencana.

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan Kepala BPBD Karanganyar Nugorho saat memberikan bantuan korban bencana.

Karanganyar, Kamis (31/12/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan bantuan kepada keluarga yang terkena bencana di Kabupaten Karanganyar. Mereka menerima bantuan dana di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (30/12).

Sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) itu terdiri kategori ringan 13 KK, sedang empat KK, berat 14 KK, dan Sembilan tempat usaha. Total dana yang diberikan Rp. 93.750.000,00.

“Bagi yang mengalami rusak ringan diberikan bantuan Rp. 750 ribu, rusak sedang Rp. 1,5 juta, rusak berat Rp. 3 juta, dan bagi tempat usaha sebesar Rp. 4 juta,” Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar Nugorho.

Bupati Karanganyar Juliyatmono seusai penyerahan mengatakan bantuan ini merupakan sebagai bentuk kepedulian kepada korban bencana.

“Bantuan yang sedikit itu semoga dapat bermanfaat. Kabupaten Karanganyar merupakan daerah terdampak bencana, kita harapkan masyarakat lebih sigap jika akan dan telah terjadi bencana,” katanya.pd

Read More
DSC_0094

UPACARA PERINGATAN HARI IBU KE-87

kominfo

upacara peringatan Hari Ibu ke-87 di Halaman Kantor Sekretariat Kabupaten Karanganyar.

Upacara dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-87 dilaksanakan pada Selasa(22/12/2015) di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar dengan Tema ”Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki Dalam Mewujudkan Lingkungan Yang Kondusif Untuk Perlindungan Perempuan dan Anak”.

????????????????????????????????????

Bupati Kabupaten Karanganyar membacakan pidato peringatan Hari Ibu ke-87.

Dalam pelaksanaan upacara tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono sebagai Pembina Upacara dan AKP Sutami sebagai komandan upacara beserta anggota Kodim POLRI/POLISI, SKPD, DWP, GOW, OSIS dan Pramuka. Dalam sambutannya Bupati menyatakan “ Harapan saya dalam peringatan Hari Ibu yang ke-87 ini dapat mendorong dan terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki baik dalam aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mewujudkan negara yang berdaulat, mandiri, berkepribadian yang berlandaskan asas gotong-royong”.ft/wn/um

 

Read More
DSC_0123

Tahun 2016 PNS Karanganyar Akan Lakukan Test VCT

Kominfo

326 anak ikuti Khitan Massal di Aula Masjid Agung Karanganyar pada Selasa (22/12/2015)

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada acara Khitan Massal, Tashoruf ke-3 dan Sarasehan BAZNAS Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa 22 Desember 2015
Pada kegiatan sarasehan BAZNAS Karanganyar Wakil Bupati Rohadi Widodo menekankan dari segi hukum dan agama tentang dampak zina yang merebak di Karanganyar. Makin meningkatnya penderita HIV/AIDS di Karanganyar mendorong pemerintah untuk melakukan test VCT (Voluntary Counseling Test) untuk para PNS, sebelumnya KODIM dan POLRI sudah melakukan test VCT. Voluntary Counseling Test merupakan pintu masuk yang penting untuk pencegahan dan perawatan HIV. Konseling HIV/AIDS membantu orang mengetahui statusnya lebih dini, menekankan kepada aspek perubahan perilaku, peningkatan kemampuan menghadapi stress, ketrampilan pemecahan masalah. ” Mulai tahun depan, 2016 khususnya PNS dilingkungan Karanganyar akan dilakukan test VCT karena  sebelumnya  Kodim dan Polri sudah melakukan test VCT. Dan test VCT ini dijamin kerahasiaannya, jadi tidak perlu khawatir. Konseling HIV juga menekankan pada issue HIV terkait seperti bagaimana hidup dengan HIV, Pencegahan HIV ke pasangan, dan issue-issue HIV yang berkelanjutan,” ungkap Rohadi Widodo pada Kegiatan sarasehan BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Selasa (22/12/2015).

DSC_0146
Dalam kegiatan ini juga diadakan khitan massal dan tashoruf ke 3 BAZNAS Kabupaten Karanganyar yang keseluruhan tashoruf sejumlah 6 M. Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama BAZNAS memiliki 5 Program yakni Program Karanganyar Peduli, Karanganyar Sehat, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Makmur dan Sejahtera, Karanganyar Taqwa. Sesuai dengan hasil study banding di Malang BAZNAS menyepakati untuk membuat Koperasi Syariah dan membuat Baitul Mall dalam rangka memberantas rentenir BAZNAS, selain itu juga akan mendirikan sebuah toko muslim yang berslogan “Dari Muslim untuk Muslim” yang menyediakan berbagai perlengkapan haji dan lain-lain.
Program berikutnya dalam rangka Karanganyar cerdas BAZNAS akan membantu anak didik yang putus sekolah setelah SMA/SMK yang bekerja sama dengan UNS akan merekrut 40 anak untuk di didik selama 1 tahun, setelah lulus akan bekerja di Suzuki Indomotor. Pendaftaran di mulai tanggal 4 s/d 9 Januari 2015 dan akan di seleksi dari pihak BAZNAS dan UNS. Empat puluh anak tersebut terdiri dari 35 laki-laki dan 5 perempuan.Ind/Tta

Read More