Category: Sosial

dsc_0133

Menanggapi Demo Nasional 4 November, Karanganyar Sikapi Dengan Penandatanganan Bersama Deklarasi Damai

Kominfo

Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Kapolres Karanganyar, Ka.Kemenag Karanganyar, Pimpinan Ormas Islam, Ketua FKUB Karanganyar, Ketua MUI Karanganyar, Rabu (2/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Jelang pelaksanaan demo 4 November mendatang, Polres Karanganyar bekerjasama dengan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Karanganyar menggelar silaturahmi dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Karanganyar. Pada kegiatan tersebut bertujuan agar Tokoh Agama mengajak umatnya menjaga suasana tetap kondusif dan meningkatkan toleransi antar umat bergama.

Kominfo

Bentuk Komitmen Bersama : Bupati Karanganyar Juliyatmono menandatangani Deklarasi Damai.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Karanganyar Juliyatmono menekankan tentang pentingnya kerjasama yang baik, koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak. “perbedaan itu bukan menjadi perpecahan, melainkan menjadi pemersatu” tuturnya dihadapan Tokoh agama dan Tokoh Masyarakat pada acara Silaturahmi KAMTIBMAS Kabupaten Karanganyar yang mengusung tema Melalui silaturahmi antar umat beragama dan warga masyarakat, kita rawat dan jaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Karanganyar, Rabu (2/11/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sementara itu Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, dalam arahannya mengatakan bersama kita merawat keberagaman yang ada di Karanganyar. Negara kita adalah negara hukum, jadi disini saya mengajak kepada masyarakat untuk bisa saling menghargai atas proses hukum yang sedang berjalan. Sikapi perbedaan yang ada menjadi suatu harmonisasi.

“Perbedaan yang ada di lingkungan kita jadikan untuk berfikir positif, bersatu itu belum tentu seragam karena Tuhan YME, Allah SWT menciptakan berbagai makhluk agar bisa hidup rukun berdampingan. Mari kedepan lebih bisa merekatkan kita dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,”himbaunya.

Selanjutnya, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Letkol. Santi Karsa Tarigan menekankan tentang konsistensi pada dasar negara yakni Pancasila. Karena di era reformasi dan era demokrasi ini justru mulai bermunculan intoleransi-intoleransi di tengah-tengah masyarakat.

“Intoleransi baik agama, suku maupun budaya mudah untuk menimbulkan konflik-konflik karena memang kurangnya konsistensi kita dalam memahami nilai-nilai pemersatu dalam Pancasila” imbuhnya didepan para peserta silaturahmi dari berbagai unsur meliputi MUI, DMI, FKUB, PKUB, Forum Pendeta, Organisasi Islam Muhammadiyah, MTA, LDII, NU.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan bersama Deklarasi Damai.

Demikian Dishubkominfo (ind/vvi)

Read More
kom_1179

Karanganyar Menuju Kabupaten Ramah Lansia

Rohadi Widodo buka Seminar Sehari yang diadakan oleh KOMDA Lansia (Komisi Daerah Masa Lanjut Usia) Kabupaten Karanganyar, Rabu pagi (2/11) di Aula Gedung Panti Asuhan Aisyiyah Karanganyar. Seminar ini bertujuan untuk “Bagaimana menjaga kesehatan para lansia”, yang langsung dipaparkan oleh Dokter spesialis Geriatri yaitu dr. Fatihati. Seminar untuk kalangan Lansia ini diikuti sekitar 100 peserta, yang dihadiri oleh para pensiunan PNS, veteran, pengelola program Puskesmas di daerah Karanganyar.

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memberi sambutan sekaligus membuka Seminar Sehari, Rabu pagi (2/11), di Aula Gedung Panti Asuhan Aisyiyah Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, menyampaikan bahwa Komda Karanganyar harus membuat program tentang Lansia yang nantinya akan dianggarkan dalam anggaran daerah dan membuat Lansia di Kabupaten Karanganyar ini makmur dan hidup sehat.

“Bukti Pemkab Karanganyar peduli dengan Lansia selain membuat Perda Ramah Lansia, juga tiap SKPD dibuat jalur khusus untuk para Lansia dan anak-anak, contohnya seperti di RSUD Karanganyar dan Dispendukcapil,” ujar Rohadi Widodo dalam sambutannya.

Demikian Dishubkominfo (ad/ira/amal)

Read More
web

Sambut Hari Jadi, Bupati Karanganyar Ziarah Ke Makam Leluhur

Roombongan saat ziarah di makam KRMT Hardjohasmoro, di pemakaman Temu Ireng, Popongan, Kecamatan Karanganyar. Dia adalah Bupati Karanganyar pertama.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Forkopimda, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat ziarah di makam KRMT Hardjohasmoro, di pemakaman Temu Ireng, Popongan, Kecamatan Karanganyar. Dia adalah Bupati Karanganyar pertama.

Karanganyar, Senin (31/10/2016)

Menyambut peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 99, tahun 2016 ini, Bupati Karanganyar, Juliyatmono berziarah ke makam leluhur di beberapa wilayah Kabupaten Karanganyar, Senin (31/10).

Bersama Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Forkopimda Karanganyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi dan beberapa Kepala SKPD, Bupati Juliyatmono ziarah ke makam Nyi Ageng Karang, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar. Pahlawan yang mempunyai nama kecil Raden Ayu Sulbiyah itu menjadi cikal bakal Karanganyar.

Setelah itu, rombongan menuju makam Randusanga, Kecamatan Tasikmadu tempat pemakaman Ronggo Panambang I, pendamping perjuangan Raden Mas Said (Pangeran Sambernyowo).

Kemudian, tempat yang diziarahi yakni makam KRMT Hardjohasmoro, di pemakaman Temu Ireng, Popongan, Kecamatan Karanganyar. Dia adalah Bupati Karanganyar pertama.

Selanjutnya, melanjutkan ziarah ke Astana Mangadeg, Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, di makam RM Said atau Mangkunegara I, yang menjadi legenda dan semboyan Tri Darma dijadikan landasan warga Karanganyar. Yakni melu handarbeni (merasa ikut memiliki) wajib melu hangrungkebi (wajib ikut mempertahankan) dan mulat sarira hangrasa wani (selalu introspeksi/mawas diri). Dikomplek itu juga, rombongan berziarah ke makam Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara 2 dan 3.

Setelah berdoa dengan khusyuk, rombongan melanjutkan ziarah ke Makam Astana Giribangun tempat disemayamkan Presiden RI Soeharto dan Ibu Tien serta kedua orang tuanya dan kerabat lainnya.

Bupati Juliyatmono mengatakan, kegiatan ziarah mengawali peringatan hari Jadi Karanganyar memang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur yang sudah berjasa besar bagi Kabupaten Karanganyar.

”Setiap tahun menyambut Hari Jadi Kabupaten Karanganyar, selalu berziarah ke makam-makam leluhur dan mempunyai kewajiban untuk mendoakannya,” katanya.pd

Read More
sku

TMMD Ditutup, Terdapat Penghematan Anggaran

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar meninjau jembatan dan jalan yang telah selesai dibangun,  Rabu (19/10) pagi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar meninjau jembatan dan jalan yang telah selesai dibangun, Rabu (19/10) pagi.

Karanganyar, Rabu (19/10/2016)

Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2016 Kabupaten Karanganyar telah selesai, dan terdapat pengematan anggaran dibandingakan dengan cara diborongkan.

Dari perbandingan nilai proyek, terdapat penghematan Rp. 176.700.000. Jumlah itu diperoleh jika nilai proyek diborongkan sebesar Rp. 847 juta, namun jika dikerjakan Program TMMD hanya Rp. 670.300.000.

TMMD tersebut ditutup secara resmi oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, di Lapangan Desa Kadipiro, Kecamatan Jumapolo.

“Program TMMD ini telah dimulai sejak tahun 1980an dengan sebutan ABRI Masuk Desa (AMD). Setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan, program TMMD yang telah berlangsung selama lebih kurang 35 tahun ini, semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Letkol CZi Santy Karsa Tarigan,saat membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono.

Seusai upacara di Lapangan Desa Kadipiro, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar meninjau jembatan dan jalan yang telah selesai dibangun,  Rabu (19/10) pagi.

Jembatan dengan panjang enam meter, lebar empat meter dan tinggi enam meter itu terletak di Dusun Banyak, Desa Kadipiro, Kecamatan Jumapolo, dan menghubungkan ke Desa Jumantoro dan jalan cor diresmikan Komandan Kodim 0727/Karanganyar.

Letkol CZi Santy Karsa Tarigan mengatakan, pemilihan lokasi ini merupakan usulan dari bawah melalui rembug desa.

“Pembanguan jembatan, cor, dan talud merupakan penghubung antar dusun dan ke desa lain, sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Juga memperlancar transportasi,” katanya.

Dia juga mengatakan,pelibatan personil TMMD sebanyak 40 orang, juga dari Polsek, masyarakat, linmas, ormas, pelajar, pramuka dan karanganyar, dengan jumlah sekitar 100 orang. Pendanaan hingga Rp. 670.300.000, yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Karanganyar dan swadaya masyarakat Desa Kadipiro.

Selain itu juga dibangun untuk sasaran fisik berupa makadam dan betonisasi jalan, pembangunan talud jalan, cor jalan, dan plesterisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 rumah.

Pelaksanaan Pra TMMD dimulai tanggal 10 sampai dengan 19 September 2016, dan sasaran fisik telah mencapai 20 persen. Sedangkan kegiatan TMMD dari pembukaan 20 September 2016 hingga 19 Oktober 2016, dan sasaran fisik telah selesai 100 persen.

TMMD juga mengadakan kegitan sasaran non fisik seperti pembekalan tentang bahaya radikalisme, terorisme, bahaya narkoba, sosialisasi pensertifikatan tanah, kependudukan, sosialisasi pertanian, perundang-undangan pemerintah desa, pelayanan KB dan kesehatan, pelatihan ketrampilan dan kewirausahaan umum, pembuatan SIM, hiburan rakyat dan bintal.pd

Read More
dsc_0175

Adu Kreasi Siswa SD se-Karanganyar

Kominfo

semangat dan tetap jaga sportifitas, Kepala Disdikpora Karanganyar, Sutarno saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka lomba MAPSI, Kamis (13/10).

Dalam rangka memperingati 1 Muharram 1438 H, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Kab. Karanganyar mengadakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya yaitu Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Seolah Dasar Tingkat Kab. Karanganyar tahun 2016, Kamis (13/10/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam sambutan Bupati yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab. Karanganyar, Sutarno, menyambut baik Lomba MAPSI dan berharap kegiatan ini menjadi wadah ajang kreatifitas siswa khususnya di bidang seni islami.

“Untuk semua peserta lomba MAPSI tahun 2016 selamat berlomba dan mudah-mudahan mendapatkan juara. Karena nanti dari juara di tingkat Kab. Karanganyar akan dikirim untuk lomba ke tingkat provinsi, yang dilaksanakan di Kab. Blora,” ujar Sutarno.

Kominfo

Beraksi : salah satu peserta elompok seni dari SD Taruna Rabbani Kec. Tawangmangu saat menampilkan kebolehannya.

Lomba tersebut diikuti 13 kelompok seni dari berbagai SD di Kab. Karanganyar dan masing-masing kelompok seni merupakan juara lomba MAPSI dari tingkat kecamatan. Dalam satu kelompok terdiri dari sembilan sampai dengan sepuluh siswa, dan tiap kelompok membawakan dua lagu, yakni rebana klasik dan rebana modern.

Kegiatan lomba ini menghadirkan tiga juri dari Guru Pendidikan Agama Islam, Pariwisata dan pakar Seni Kab. Karanganyar. Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
kom_9503

Launching Sentra Pelayanan Lansia

kominfo

Suasana Senam Lansia di Jalan lawu saat car free day

Karanganyar-Pemkab Karanganyar bersama Dinsosnakertrans pada minggu pagi (09/10) bertempat di Jalan lawu me-Launching Sentra Layanan Lansia, yang diresmikan secara langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo. Adapun acara diawali dengan senam lansia yang diikuti oleh sekitar 100-an lansia kemudian dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan gratis.

Dalam sambutannya, Rohadi Widodo mengatakan Pemerintah mendukung kegiatan ini, yang nanti akan dibuatkan Perda tentang lansia.

“Nantinya setiap SKPD harus ada sentra layanan lansia, yaitu dibuatkan tempat-tempat khusus bagi lansia”, ujar Rohadi Widodo.

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat melaunching Sentra Layanan Lansia, minggu pagi (09/10).

Ditambahkan pula Sentra Layanan lansia yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali sampai bulan Desember. Harapan ke depan, di tahun 2017 acara tersebut dapat diadakan rutin setiap satu minggu sekali, dan acaranya tidak hanya senam saja, tetapi juga berkunjung ke wisata-wisata yang ada di daerah Karanganyar. Demikian Dishubkominfo (ad/irov/us/vivi/amalia)

Read More
img-20161005-wa0003

Bupati Karanganyar Terima Penghargaan Peduli Lansia

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kanan) mendapatkan penghargaan dari Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa atas kepedulian kepada lansia, Selasa (04/10) di Hotel Bidakara, Jakarta.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kanan) mendapatkan penghargaan dari Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa atas kepedulian kepada lansia, Selasa (04/10) di Hotel Bidakara, Jakarta.

Karanganyar, Rabu (05/10/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa atas kepedulian kepada lansia, Selasa (04/10) di Hotel Bidakara, Jakarta.

Pada acara Peringatan Hari Lansia Internasional itu, Menteri Sosial memberikan penghargaan kepada Gubernur Aceh, Gubernur Banten, Gubernur Jawa Timur, kemudian Bupati Karanganyar.

“Kita mempunyai program lansia, ada alokasi dana, dan berbagai bentuk kegiatan. Termasuk Posyandu Lansia, Senam Lansia, kerohanian dan pemberian jatah hidup,” kata Bupati Juliyatmono, Rabu (05/10) saat kegiatan di Kecamatan Matesih.

Bupati juga menjelaskan, sebelumnya tidak terpikir penghargaan itu, namun ternyata dari pihak Kementerian Sosial melihat kepedulian terhadap lansia dari Provinsi dan Kabupaten.

Di Kabupaten Karanganyar telah ada kepedulian bagi lansia, melalui Visi Pembangunan yang kelima, yakni Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya.

“Lansia itu harus dihormati, dijaga, dan bila ada yang kekurangan diberi bantuan kesejahteraan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberi bantuan menjelang lebaran,” katanya.

Dia juga menjelaskan, harapan dari Pemerintah pusat, bahwa lansia juga harus didampingi keluarga, jangan sampai ditempatkan di Panti Jompo.

“Diberi semangat gembira, motivasi, dan angka harapan hidup di Kabupaten Karanganyar rata-rata 72,9 tahun,” katanya.pd

Read More
kom_9045

Sepuluh Desa di Wilayah Karanganyar Adakan Pelaksanaan Pilkades Gelombang I

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan kepada peserta Sosialisasi Pelaksanaan Pilkades Gelombang 1 Kabupaten Karanganyar, Pendopo Rumdin Bupati (27/9)

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa gelombang pertama akan berlangsung di akhir bulan November 2016 di sepuluh desa yang berada di enam Kecamatan, diantaranya: Kecamatan Tasikmadu di Desa Ngijo, Kecamatan Karangpandan di Desa Toh Kuning dan Desa Harjosari, Kecamatan Mojogedang di Desa Kaliboto dan Desa Buntar, Kecamatan Jatiyoso di Desa Petung dan Desa Wonokeling, Kecamatan Ngargoyoso di Desa Dukuh serta Kecamatan Colomadu di Desa Blulukan dan Desa Klodran.

Pada kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pilkades Gelombang I, Selasa (27/9/2016) Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menekankan pentingnya pendataan KTP terkait dengan daftar calon pemilih.

Bupati menunjuk salah satunya Disdukcapil untuk mencetak data warga yang memiliki hak pilih di tiap Kecamatan dilangsungkannya Pilkades.

“Daftar Pemilih Tetap (DPT), saya minta agar untuk benar-benar didata dengan cermat dan teliti. Jangan sampai ada dobel calon pemilih,” tandasnya.

Ia juga menghimbau jangan sampai ada calon tunggal. Karena bila ada calon tunggal akan diberi waktu sampai dua puluh hari hingga ada kandidat lain.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Karanganyar, Sunarno mengatakan tujuan sosialisasi Pilkades yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama antara Panitia tingkat Kecamatan dan Panitia tingkat Desa dapat berjalan aman, tertib dan sukses. Adapun peserta sosialisasi diikuti 152 orang meliputi enam (6) Camat, Kasi Tata Pemerintahan, Kepala Desa, Ketua dan Sekretaris Badan Pengawas Desa (BPD).

Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Read More
jtkra-copy

“Sekolah Sungai” Untuk Kurangi Bencana

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat penembaran benih ikan di Sungai Siwaluh sebagai rangkaian "Sekolah Sungai"

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menebar benih ikan di Sungai Siwaluh sebagai rangkaian “Sekolah Sungai”

Karanganyar, Kamis (22/09/2016)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar mengadakan program “Sekolah Sungai”, untuk pengurangan resiko bencana dan mitigasi bencana di Kabupaten Karanganyar.

Program yang bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu melibatkan 1000 relawan, mewujudkan komitmen bersama melalui bersih-bersih sungai  dalam merangka kegiatan “Sekolah Sungai”, Kamis (22/09) pagi.

Saat apel relawan di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan, melalui gerakan melestarikan sungai-sungai kita menuju pemberdayaan berkelanjutan.

“Pemberdayaan masyarakat dari aspek sosial, ekonomi, dan ekologi dengan tujuan agar kita bersama mendapatkan kesejahteraan melalui pengembangan aspek-aspek tersebut,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Karanganyar, Nugroho mengatakan apel 1000 relawan itu diikuti unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), Pramuka SMA/SMK, relawan kebencanaan, TNI/Polri, BPBD, perangkat desa/Kelurahan, Satlinmas dan masyarakat sekitar sungai.

“Bersih-bersih sungai di sepanjang jalur DAS Samin, dari Sungai Pasar Bejen sampai Sungai Gabahan, di Desa Ngijo sepanjang empat kilometer. Dan juga penanaman pohon dan tebar 1000 bibit ikan nila di Sungai Siwaluh,” katanya.

Bencana yang datang setiap saat, waktu dan tempat di mana saja, disaat lengah atau pada saat kita lengah. Namun bencana dapat kita cegah, di antisipasi, di minimalisir dampat dan kerusakan dan kerugiannya.

“Maka upaya kita dalam pencegahan dan kesiapsiagaan harus selalu lakukan agar kita dapat terhindar dari bahaya,” katanya.

Disamping kegiatan komunitas Sekolah Sungai, juga ada workshop, kelompok diskusi terarah dan pameran.pd  

Read More
web

TMMD Bangun Jembatan Penghubung Antar Desa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (depan) saat meninjau lokasi jembatan di Dusun Banyak, Desa Kadipiro, Kecamatan Jumapolo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (depan) saat meninjau lokasi jembatan di Dusun Banyak, Desa Kadipiro, Kecamatan Jumapolo.

Karanganyar, Rabu (21/09/2016)

Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung, Tahap II, Tahun Anggaran 2016 membangun jembatan menghubungkan antar desa.

Jembatan dengan panjang enam meter, lebar empat meter dan tinggi enam meter itu terletak di Dusun Banyak, Desa Kadipiro, Kecamatan Jumapolo, dan menghubungkan ke Desa Jumantoro.

Seusai upacara di Lapangan Desa Kadipiro, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar meninjau lokasi jembatan tersebut. Karena sulitnya akes jalan, rombongan harus berjalan kaki melewati jalan bebatuan licin sepanjang 300 meter, Selasa (20/09) pagi.

Selain itu juga dibangun untuk sasaran fisik berupa makadam dan betonisasi jalan, pembangunan talud jalan, cor jalan, dan plesterisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 rumah.

Pelaksanaan Pra TMMD dimulai tanggal 10 sampai dengan 19 September 2016, dan sasaran fisik telah mencapai 20 persen. Sedangkan kegiatan TMMD dari pembukaan 20 September 2016 hingga 19 Oktober 2016, dengan harapan sasaran fisik selesai 100 persen.

TMMD juga mengadakan kegitan sasaran non fisik seperti pembekalan tentang bahaya radikalisme, terorisme, bahaya narkoba, sosialisasi pensertifikatan tanah, kependudukan, sosialisasi pertanian, perundang-undangan pemerintah desa, pelayanan KB dan kesehatan, pelatihan ketrampilan dan kewirausahaan umum, pembuatan SIM, hiburan rakyat dan bintal.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan mengatakan, pemilihan lokasi ini merupakan usulan dari bawah melalui rembug desa.

“Pembanguan jembatan, cor, dan talud merupakan penghubung antar dusun dan ke desa lain, sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Juga membangkitkan kembali semangat gotong royong,” katanya.

Dia juga mengatakan,pelibatan personil TMMD sebanyak 40 orang, juga dari Polsek, masyarakat, linmas, ormas, pelajar, pramuka dan karanganyar, dengan jumlah sekitar 100 orang. Pendanaan hingga Rp. 670.300.000, yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Karanganyar dan swadaya masyarakat Desa Kadipiro.pd

Read More