Category: Sosial

kom_4503

91 Rumah di Karanganyar Kembali Mendapatkan Bantuan

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono poto bersama penerima bantuan sosial dan Kepala Bapermades Karanganyar

Pemerintah Kabupaten Karanganyar lewat Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermades) Kabupaten Karanganyar kembali menyalurkan bantuan sosial Pemugaran Perumahan dan Pemukiman Pedesaan kepada 91 rumah dengan nominal masing-masing 8 juta rupiah. Bantuan tersebut dianggarkan dalam APBD Perubahan Kabupaten Karanganyar Tahun 2016 ini. Diharapkan dengan bantuan tersebut masyarakat Karanganyar dapat menikmati hasil pembangunan yaitu dengan terwujudnya rumah layak huni. Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar, Kepala Bapermades Karanganyar, Camat, Kepala Desa/Lurah Lokasi kegiatan, Tim Koordinator dan Tim Teknis Kegiatan Pemugaran Perumahan dan Pemukiman Pedesaan, dan penerima bantuan sosial Pemugaran Perumahan dan Pemukiman Pedesaan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir secara langsung dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima bantuan berpesan agar warga bantuan sosial ini digunakan sesuai peruntukkan. Dan bagi yang belum menerima diharapkan untuk bersabar dikarenakan pemerintah, dalam hal ini Pemkab Karanganyar akan terus berupaya untuk menekan jumlah rumah tidak layak huni yang ada di Kabupaten Karanganyar yang jumlahnya makin berkurang dari tahun ke tahun.

“Bapak/Ibu, uang 8 juta tentu saja tidak cukup untuk memperbaiki rumah, bansos ini merupakan stimulan untuk bapak/ibu memperbaiki rumahnya yang rusak, baik rusak ringan maupun rusak berat sehingga menjadi hunian yang layak huni”, ujar Juliyatmono dihadapan penerima bansos saat acara Pembinaan dan Pengarahan Bupati kepada Penerima Bantuan Sosial Kegiatan Pemugaran Perumahan dan Pemukiman Pedesaan Kabupaten Karanganyar Tahun 2016 Tahap II yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Siang (21/12)

Sementara itu Utomo Sidi Kepala Bapermades Karanganyar melaporkan untuk bansos kali ini menyasar di 14 kecamatan dan 35 desa serta 2 kalurahan. Penerima bantuan sosial dapat mencairkan dana bansos mulai siang ini (21/12) di Kantor Cabang Bank Jateng Karanganyar. Ditambahkannya kegiatan perbaikan rumah tersebut diusulkan dan dilaksanankan oleh masyarakat/kelompok masyarakat dengan swakelola dan dikerjakan secara  Gotong Royong (tidak boleh di borongkan). Demikian Dishubkominfo (ad)

Read More
dsc_0656

Peggy Melati Sukma Motivasi Ibu-Ibu Karanganyar

kominfo

Talkshow bersama Bupati dan Peggy Melati Sukma, Senin (19/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-88 yang jatuh pada 22 Desember mendatang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Karanganyar menggelar Talk show Bupati bersama Peggy Melati Sukma, Senin (19/12/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Mantan artis dan presenter kelahiran Cirebon tersebut memberi motivasi pada ibu-ibu di Kabupaten Karanganyar. Ia mengajak segenap wanita Karanganyar untuk benar-benar memahami makna hakekat kehidupan.

Menurutnya kehidupan ini adalah ujian dari Allah SWT berdasar  Al-Qur’an Surat Al Anbiya’ ayat 25 bahwa setiap yang bernyawa pasti mati. Kehidupan ini pada hakekatnya menjemput kematian, dan ujian hidup itu dapat berupa kesenangan dan kesusahan.

“Untuk menuju kehidupan yang lebih baik, perlu merubah akhlaq dan perilaku, berkumpul dengan orang-orang sholih  ,”jelasnya dihadapan para wanita dari berbagai organisasi.

Sementara itu Bupati menyambut baik didatangkannya Peggy Melati Sukma sebagai Inspirator Hijrah dan Aktivis Sosial.

kominfo

Peggy Melati Sukma bersama Ibu-ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kab. Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Juliyatmono menyampaikan hakekat kehidupan adalah mengerti tujuan hidup, menuju jalan pulang kembali.

“berbuat kebajikan, kebaikan, anak-anak sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya adalah tabungan kita menuju akhirat nanti,”pesan Bupati.

Demikian Dishubkominfo (ind/f3)

Read More
kom_3606

6800an Anak Sekolah di Karanganyar Menerima Bantuan Beasiswa

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama Siti Khomsiyah Juliyatmono (berbaju kuning ujung kanan) poto bersama penerima bantuan beasiswa dan juara FKKOTA

Kabupaten Karanganyar bersama LGNOTA Karanganyar tahun 2016 ini me-launching gerakan Orang Tua asuh “Satu Guru Satu Murid”, hal tersebut guna mensukseskan pendidikan belajar Sembilan tahun (Wajar Dikdas) di Kabupaten Karanganyar. LGNOTA melalui gerakan tersebut sukses mengumpulkan bantuan untuk beasiswa sebesar 1.242.175.000 yang kesemuanya telah dibagikan kepada siswa penerima bantuan beasiswa dengan rincian siswa SD 150 ribu pertahun, siswa SMP 250 ribu pertahun, SMA/SMK 350 ribu pertahun dan Mahasiswa 500 ribu persemester. Hal tersebut disampaikan oleh Siti Khomsiyah Juliyatmono Ketua LGNOTA Karanganyar dihadapan peserta Rapat Koordinasi LGNOTA yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat Pagi (16/12). Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar bersama jajaran Forkompinda Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Pimpinan SKPD, Ketua FKKOTA se Kab. Karanganyar, Ketua Ormas dan Organisasi Wanita yang ada di Kab. Karanganyar, Kepala Sekolah SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA se Kabupaten Karanganyar.

Lebih lanjut Siti Khomsiyah mengatakan memasuki tahun ketiga pengurus LGNOTA, kinerja telah meningkat di buktikan dengan perolehan dana tiap tahunnya meningkat dimana tahun pertama dapat dihimpun dana 600 juta, tahun kedua sebesar 870 juta.

“Saya berikan apresiasi kepada pengurus LGNOTA atas keberhasilan ditiga tahun kepengurusan ini, kedepan saya berharap tidak menyusutkan pengabdian atas prestasi ini melainkan semakin ditingkatkan” harap Siti Khomsiyah saat sampaikan sambutannya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa pencapaian 1.2 miliar tersebut sungguh luar biasa, itu merupakan bukti betapa ikhlas dan mulia nya Bapak/Ibu Guru yang ada di Karanganyar dalam membantu sesama. LGNOTA sebagai sarana dalam menyampaikan beasiswa kepada anak sekolah dan penunjang program Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam mensukseskan visi misi yang telah dicanangkan 5 tahun kedepan utamanya program sekolah gratis telah berperan cukup bagus. Beasiswa ini bisa digunakan anak didik untuk biaya personal yang bersangkutan seperti membeli seragam, sepatu maupun buku tulis dimana ini tentu saja menjadi bukan hanya tanggung jawab orang tua melainkan Pemerintah dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Karanganyar sejak tahun 2013 telah menggratiskan biaya pendidikan anak sekolah, hal ini guna mencerdaskan masyarakat Karanganyar. Tidak hanya itu, Pemkab juga telah menghimbau kepada para ASN untuk peduli kepada sesame dengan menjadi orang tua asuh

Ditengah-tengah acara Rakor LGNOTA diserahkan secara simbolis kepada penerima bantuan siswa yaitu perwakilan dari siswa SD, SMP, SMA/SMK dan penyerahan tanda penghargaan kepada FKKOTA yaitu sebagai juara 1 FKKOTA Kec, Karangpandan dengan perolehan 84.100.000, tempat kedua diisi oleh FKKOTA Kec. Jaten dengan perolehan dana 80.450.000 dan ketiga FKKOTA Kec. Gondangrejo dengan perolehan dana 77.200.000. Demikian Dishubkominfo (ad/f3a)

Read More
dsc_0544

Percepat Program Manajemen Kasus, KP2A Adakan Workshop

Kominfo

Workshop KP2A Karanganyar yang dibuka oleh dr. Hadiasri Widyasari, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari membuka langsung kegiatan Workshop Manajemen Kasus Bagi Pendamping di KP2A Karanganyar, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Dalam sambutannya, dr. Hadiasri Widyasari mengatakan kepengurusan KP2A yang baru dilantik 7 November 2016 kemarin agar segera bergerak cepat dalam menjalankan program-programnya. Peningkatan kualitas pelayanan agar lebih terkoordinasi dengan baik, terlebih untuk KP2A lintas provinsi.

“Harapan saya, untuk KP2A Karanganyar semakin terkoordinasi, terintregasi untuk pendampingan kasus yang berdampak pada penurunan kekerasan pada perempuan dan anak”, himbaunya didepan peserta yang diikuti dari perwakilan Rumah sakit, Puskesmas, Kepolisian, BP3AKB dan anggota KP2A Karanganyar.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber Sri Winarna dari BP3AKB Prop. Jateng dan fasilitator Akbar Halim dari Yayasan Bahtera Bandung.

Adapun tujuan workshop tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan penanganan kasus perempuan dan anak di Kabupaten Karanganyar, dan meningkatkan kapasitas SDM penyedia layanan di dalam KP2A Karanganyar.

Sementara itu, Sri Winarna menegaskan apabila suatu masalah terkait kasus kekerasan pada perempuan dan anak tidak segera diselesaikan, mka permasalahan tersebut akan semakin meningkat ke tingkatan yang lebih buruk.

“berdasarkan data Kabupaten Karanganyar menduduki fase abu-abu, yang berarti masih rendah untuk kasus kekerasan perempuan dan anak, yakni dibawah 50 kasus, tapi tetap menjadi perhatian kita bersama”, pesannya.

Kominfo

Halim Akbar saat memeberikan materi Manajemen Kasus dihadapin peserta workshop.

Selanjutnya, Halim Akbar selaku fasilitator menekankan pentingnya manajemen kasus dalam membangun hubungan dengan melibatkan klien pada proses penanganan, mengenali kebutuhan klien, menyusun rencana penanganan, pelaksanaan pelayanan berupa pendampingan, monitor perkembangan klien dengan menerapkan penguatan dan sanksi bila dibutuhkan, membantu klien dalam resosialisasi, pengakhiran layanan, pencatatan kasus, serta advokasi untuk kepentingan klien bila dibutuhkan.

Demikian Dishubkimnfo (ind/ir)

Read More
dsc_0355

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab MOu YPKS

Kominfo

Penandatanganan kerjasama Pemkab Karanganyar bersama Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta, Rabu (14/12).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Ketua Umum Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta (YPKS), Ir. Diwi Acita Irawati menandatangani MOu pemanfaatan lahan untuk pembangunan Politeknik Peternakan di daerah Jatipuro, Karanganyar.

Penandatangan dilakukan di Tamansari Hotel Karanganyar, Rabu (14/12/2016), dihadiri Asisten Pemerintahan Setda,  jajaran Kepala SKPD terkait, dan Tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik sekaligus menerima amanah sebagai Ketua Majelis Wali Amanah program penjaminan kelangsungan belajar bagi keluarga miskin dan anak yatim YPKS.

Lebih lanjut ia berharap kepada APEKA untuk terus melakukan langah-langkah konkrit, agar pendidikan dapat berkembang pesat dan memadai.

“Pembangunan Politeknik ditata dan digarap dengan sungguh-sungguh dan serius, karena Pemerintah merasa memiliki”, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum YPKS, Ir. Diwi Acita Irawati menyampaikan bahwa Karanganyar mendapat peringkat Kabupaten terbaik indeks pembangunan manusia dibidang pendidikan.

“Adanya pendidikan gratis oleh Pemerintah Karanganyar, diharapkan masyarakat mendapatkan 15 tahun pendidikan”, terangnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ir)

Read More
dsc_0221

Mewujudkan Keuangan Desa yang Akuntabel dan Transparan, Pemkab Adakan Bintek  

 

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menghadiri sekaligus membuka Bintek Pengelolaan Siskeudes Desa, Selasa (13/12).

Untuk memfasilitasi Administrasi Sistem Keuangan Desa dalam penyusunan APBDesa tahun 2017 dengan menggunakan aplikasi SISKEUDES, Pemerintahan Desa Setda Karanganyar mengadakan bimbingan teknis pengelolaan desa yang diikuti admin kecamatan dan admin siskeudes desa, Selasa (13/12/2016) di Graha Pandusita, PG. Tasikmadu, Sondokoro.

Dalam sambutannya sekaligus membuka Bintek, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan pemberlakuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan beberapa Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri dan Pemerintah Daerah merupakan kesungguhan Pemerintah dalam memperhatikan kemajuan desa.

“Bintek dengan menggunakan Aplikasi Siskeudes  adalah upaya membantu pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan partisipatif dalam penyusunan APBDesa,”terangnya.

Lebih lanjut, Wabup menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti bintek dengan baik dan berharap kedepannya dalam pengelolaan keuangan di desanya masing-masing dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan peraturan dan dapat dipertanggungjawabkan.

kominfo

Admin Kecamatan dan admin Sikeudes ikuti Bintek.

Sementara itu, Laporan Asisten I Pemerintahan Setda Karanganyar, Nunung Susanto menyampaikan tujuan pelaksanaan Bintek ini memberikan bekal pengetahuan bagi sekdes terutama sekdes baru dalam pengelolaan keuangan desa.

“Bintek diikuti kurang lebih 540 peserta dari admin kecamatan dan admin siskeudes desa yang terbagi dalam dua gelombang,”ujarnya.

Pelaksanaan Bintek berlangsung selama empat (4) hari mulai tanggal 13 Desember sampai dengan 16 Desember 2016. Beberapa narasumber yang dihadirkan meliputi Asisten Pemerintahan, Inspektur, Bagian Hukum Setda, Bagian Pemerintahan Desa , Kalurahan dan Tim Admin Siskeudes Kabupaten.

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

 

 

 

Read More
web-2

Deklarasi Pembangunan Masyarakat Inklusif Kabupaten Karanganyar

Deklarasi Pembangunan Masyarakat Inklusif Kabupaten Karanganyar, Rabu (08/12), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,

Deklarasi Pembangunan Masyarakat Inklusif Kabupaten Karanganyar, Rabu (08/12), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,

Karanganyar, Kamis (08/12/2016)

Kabupaten Karanganyar bertekad untuk memberikan ruang, fasilitas dan semakin terakomodasinya kepentingan-kepentingan para difabel di semua sektor, dengan membangun masyarakat inklusif.

Dalam acara Deklarasi Pembangunan Masyarakat Inklusif Kabupaten Karanganyar, Rabu (08/12), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch saat membacakan sambutan Bupati Karanganyar mengatakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah berupaya mewujudkan terpenuhinya hak para difabel di bidang pendidikan dengan membuka sekolah-sekolah inklusif.

“Saat ini Kabupaten Karanganyar memiliki 33 sekolah inklusif yang terdiri dari 28 sekolah SD, 4 sekolah SMP dan satu sekolah tingkat SLTA,” kata Siti Maisyaroch.

Lebih dari itu, Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga mengusahakan untuk dapat memfasilitasi segala upaya untuk membangun kemandirian baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun mental demi peningkatan kesejahteraan para penyandang disabilitas.

“Kita juga wajib menyiapkan masyarakat secara umum  agar mampu menerima, mengakui, menghargai dan mengakomodasi segala perbedaan termasuk perbedaan kemampuan fisik dan mental. Itulah sesungguhnya makna masyarakat inklusif yang coba kita wujudkan,” katanya.

Ditempat yang sama Gufroni Sakaril, Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabiltias Indonesia mengatakan acara tersebut juga untuk sosialisasi dan mengimplementasikan dengan dukungan anggaran fasilitas ramah disabilitas, dan gedung fasilitas publik.

“Tempat-tempat seperti rumah sakit, puskesmas, tempat hiburan, tempat ibadah, tempat olahraga, gedung perkantoran, hotel, dan tempat wisata sebaiknya ada fasilitas bagi penyandang disabilitas,” kata Gufroni Sakaril.

Gufroni juga mencontohkan, ketika penyandang disabilitas naik lift, harus ada suara yang menandakan telah berada di lantai berapa lift itu, untuk memudahkan akses bagi mereka.pd

Read More
dsc_0029

30 Desa di Karanganyar Jadi Lokasi KKN

kominfo

KKN sebagai pengalaman mengabdi di masyarakat : Wabup, Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya, Senin (5/12).

Sejumlah 433 Mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar tepatnya di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Matesih, Kecamatan Jumapolo dan Kecamatan Jatiyoso yang tersebar di tiga puluh (30) Desa.

Penyerahan Mahasiswa KKN UMS oleh Prof. DR. Ir. Ongko Cahyono, M.Sc selaku Rektor UTP Surakarta dan diterima Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UTP ini selama 45 hari, terhitung tanggal 5 Desember 2016 sampai dengan 16 Januari 2017.

Wabup dalam sambutannya  menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

“KKN ini merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat. Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar,”pesan Rohadi Widodo pada Pembukaan Pelaksanaan KKN, Senin (5/12/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kominfo

Mahasiswa KKN UTP Surakarta saat menyimak sambutan Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Wabup juga menyampaikan Visi “Bersama Memajukan Karanganyar” dengan Lima misinya, meliputi : Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh, Pencapaian 10.000 Wirausahawan Mandiri, Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA dan Kesehatan Gratis, Pembangunan Desa sebagai Pusat Pertumbuhan, Peningkatan Kualitas Keagamaan dan Sosial Budaya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan pemakaian Jaket secara simbolis oleh Wakil Bupati kepada dua mahasiswa UTP yang diikuti seluruh mahasiswa KKN.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
img-20161204-wa0012

Kemensos Beri Santunan Korban Longsor

 

Kominfo

Mensos Khofifah Indra Parawangsa didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat meninjau lokasi longsor di dusun Bulurejo, Karangpandan, Karanganyar, Minggu sore (4/12).

Tiga korban tertimbun longsor di Dusun Bulurejo Kecamatan Karangpandan, Karanganyar mendapat santunan masing-masing lima belas juta rupiah dari Kementrian Sosial. Penyerahan santunan itu langsung diserahkan Menteri Sosial Khofifah Indra Parawangsa di Balai Desa Karangpandan Kecamatan Karangpandan, Minggu sore (4/12).

Penyerahan santunan korban tertimbun longsor diberikan kepada ahli waris korban oleh Menteri Sosial didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo bersama jajaran Forkompinda Karanganyar dan Forkompinca  Karanganyar.

Kominfo

Mensos Khofifah meninjau relawan bersama warga di dapur umum.

Dalam kesempatan tersebuit Mensos juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap satu korban yang masih tertimbun segera ditemukan.

“Atas nama pribadi saya turut berduka, atas musibah longsor yang terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,”ujarnya.

Usai memberikan bantuan terhadap tiga korban tertimbun longsor, Mensos meninjau lokasi bencana tanah longsor di Dusun Bulurejo Kec. Karangpandan yang menelan tiga korban jiwa yakni satu warga Kerjo dan dua warga Karangpandan. Mensos juga menyempatkan diri untuk melihat dapur umum dan posko pencarian korban.

Pada kunjungan tersebut, Mensos memberikan apresiasi terhadap para relawan yang terus berjuang untuk menemukan satu korban yang masih tertimbun,

Seperti diketahui longsor di Dusun Bulurejo, Kecamatan Karangpandan terjadi pada Selasa siang ((29/11) yang mengakibatkan sembilan petani tertimbun longsor. Enam korban selamat dari musibah sementara tiga lainnya tewas tertimbun longsor.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
web

Hingga Hari Ke Tiga, Korban Longsor Masih Dicari

Pencarian dua korban tanah longsor di areal persawahan Dusun Tegalasri, Desa Bulurejo, Kecamatan Karangpandan masih dilakukan hingga hari ke tiga ini. Pelibatan personil pada hari ketiga ini sekitar 600 orang yang terdiri dari relawan SAR gabungan, TNI, Polri, serta warga sekitar lokasi kejadian bencana.

Pencarian dua korban tanah longsor di areal persawahan Dusun Tegal sari, Desa Bulurejo, Kecamatan Karangpandan masih dilakukan hingga hari ke tiga ini. Pelibatan personil pada hari ketiga ini sekitar 600 orang yang terdiri dari relawan SAR gabungan, TNI, Polri, serta warga sekitar lokasi kejadian bencana.

Karanganyar, Kamis (01/12/2016)

Pencarian dua korban tanah longsor di areal persawahan Dusun Tegal Sari, Desa Bulurejo, Kecamatan Karangpandan masih dilakukan hingga hari ke tiga ini.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Nugroho mengatakan upaya pencarian dua orang petani yang terkena longsor pada, Selasa (29/11) siang sekitar pukul 14.00 WIB, masih dilakukan.

“Operasi hari ini dimulai pukul 08.00 WIB, area pencarian dibagi menjadi tujuh sektor, sektor satu sampai enam masih terpusat di area kejadian sampai dengan jembatan desa, sedangkan sektor tujuh melakukan penyisiran dari jembatan desa sampai dengan jembatan Siwaloh yang berjarak sekitar tiga kilometer,” kata Nugroho, Kamis (01/12).

Pelibatan personil pada hari ketiga ini sekitar 600 orang yang terdiri dari relawan SAR gabungan, TNI, Polri, serta warga sekitar lokasi kejadian bencana.

“Operasi pencarian masih menggunakan peralatan manual dan pompa air serta dibantu menggunakan alat berat,” katanya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan alat berat belum bisa masuk ke lokasi pencarian dikarenakan akses masuk ke lokasi pencarian cukup sulit untuk alat berat.

“Saat ini masih diupayakan pembuatan jalur masuk untuk alat berat bisa masuk ke area pencarian, juga dari seluruh sektor belum berhasil menemukan tanda-tanda subyek,” jelasnya.

Dari pembaruan data, tercatat ada satu orang ditemukan meninggal, Sutoyo (74) warga Gondang Gentong, RT 01/ RW 06 Karangpandan. Sedangkan korban selamat terdiri Paimin (66) dan Dikem warga Gondang Gentong, Basuki, warga Ngelo, Salam, Karangpandan, Saimun Sodikromo (55) warga Tegal Sari RT 01/RW 15, Bulurejo, Karangpandan, dan Sukarmi, warga Sintru, Kembang Doplang.

Sedangkan masih dalam pencarian Darmo/Daliyem (70) Tegal Sari, Bulurejo, Karangpandan, Gito (50), Sintru Kembang, Doplang.pd

Read More