Category: Sosial

DSC_0103

12 Ketua TP.PKK Tingkat Kecamatan Dilantik

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dalam acara Pelantikan dan Serah Terima Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan di Pendopo RD Bupati, Selasa (17/1)

Karanganyar, Selasa 17 Januari 2017

Pelantikan dan serah terima Ketua Tim Penggerak PKK untuk dua belas Kecamatan di Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Selasa (17/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Siti Khomsiyah Juliyatmono selaku Ketua TP.PKK Kabupaten Karanganyar memimpin langsung pengesahan dan pengangkatan dua belas Ketua TP. PKK Tingkat Kecamatan, yang disaksikan Bupati Karanganyar, Wakil Ketua TP.PKK Kab. Karanganyar, Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pengurus serta anggota TP.PKK.

Adapun dua belas Ketua TP.PKK Kecamatan yang dilantik, yakni : TP. PKK Kec. Jumapolo (ny. Sri Suboko), TP. PKK Kec. Matesih (ny. Mulyono), TP. PKK Mojogedang (ny. Sutrisno), TP. PKK Kec. Jaten (ny. Adji Pratomo Heru Kusumo), TP. PKK Kec. Karangpandan (ny. Sugiarto), TP. PKK Kec. Tawangmangu (ny. Agung Respati), TP. PKK Kec. Ngargoyoso (ny. Edi Sukiswandi), TP. PKK Kec. Kerjo (ny. Dwi Cahyono), TP. PKK Kec. Gondangrejo (ny. Sutardi), TP. PKK Kec. Karanganyar (ny. Sutardi), TP. PKK Kec. Jumantono (ny. Sundoro Budi Karyanto), TP. PKK Kec. Jatiyoso (ny. Budi Santoso).

Selanjutnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua TP. PKK Kecamatan yang lama atas dedikasi dan pengabdiannya. Berharap dapat terus memberikan sumbangsihnya dan pengalamannya untuk kemajuan TP.PKK Kabupaten Karanganyar.

“Agar program pembangunan benar-benar dirasakan tentunya dimulai dari pembangunan keluarga. Karena kualitas keluarga sangat menentukan maju mundurnya Negara,”tandas Juliyatmono.

Ia menjelaskan  tahun 2017 slogan Karanganyar Maju dan Sejahtera. Upaya sentuhan Pemerintah  untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“PKK Kab. Karanganyar tetap solid, kompak, guyup, dapat menjalankan fungsinya dengan sebaik-baiknya dan derajat kualitas SDM yang terus ditingkatkan,”pesan Bupati.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kab.Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono mengatakan pelantikan ini merupakan momentum yang penting dan strategis untuk penguatan PKK baik dari SDM maupun kinerja dalam menjalankan sepuluh program pokok PKK.

“Amanah dan kepercayaan sudah sepatutnya disyukuri dengan pengabdian dan dedikasi yang tinggi,”harap Siti Khomsiyah dihadapan para Ketua TP. PKK Kecamatan yang baru dilantik.

Demikian Diskominfo (ind/ft).

Read More
DSC_0050

433 Mahasiswa UTP Ditarik dari Lokasi KKN

kominfo

Senam Bengawan Solo : Ibu-Ibu PKK Kecamatan menampilkan senam hasil kreasi Mahasiswa UTP Surakarta.

Karanganyar, 16 Januari 2017

Penarikan sejumlah 433 mahasiswa KKN Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang tersebar di tiga puluh desa di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Jatiyoso, Jumapolo dan Matesih secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (16/01/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Rektor UTP dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa UTP Surakarta yang telah merampungkan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  selama satu setengah bulan yang tersebar di tiga puluh desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat lokasi KKN.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

kominfo

Berakhirnya KKN : Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara simbolis melepas jaket yang diikuti seluruh mahasiswa KKN UTP, Senin (16/01).

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

Selanjutnya Bupati juga mengatakan adanya rencana pembangunan Kampus UTP terpadu di Karanganyar yang disampaikan oleh Rektor UTP, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc kepada Bupati Juliyatmono selaku Pemerintah Kab. Karanganyar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati mendukung penuh dan siap untuk membantu rencana pembangunan Kampus tersebut.

“Untuk membangun dan mendongkrak Karanganyar lebih baik, akan saya bantu sepenuhnya pembangunan Kampus UTP terpadu yang rencana akan dibangun di ring road Solo bagian utara, segera untuk dirancang pembangunannya”tandas Juliyatmono dihadapan jajaran OPD Karanganyar, Dosen Pembimbing Lapangan, Ketua KKN-PPM serta mahasiswa UTP.

Diharapkan dengan adanya pembangunan Kampus UTP terpadu akan ada benefit bagi Karanganyar agar lebih dikenal lagi sekaligus mendongkrak peningkatan pendidikan.

“Wajib belajar 12 tahun, pendidikan akan terus kita pacu. Untuk indeks pembangunan manusia, Karanganyar tertinggi se solo raya, ini karena terus ada kesadaran pentingnya jenjang pendidikan tinggi di masyarakat,”jelas Bupati.

DSC_0057

Bupati meninjau salah satu stand mahasiswa KKN yang mengangkat produk lokal desa Jatiyoso.

Sementara itu, Rektor UTP Surakarta, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc dalam sambutannya berharap kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut.

KKN mahasiswa UTP dari empat fakultas meliputi Fakultas Tehnik, Pertanian, Ekonomi dan Keguruan telah menjalankan programnya yakni penguatan ekonomi masyarakat dengan menggali potensi produk-produk lokal, meningkatkan dan pengembangan pemberdayaan olah raga seperti hasil kreasi senam Bengawan Solo.

Acara diakhiri dengan tinjauan berbagai stand potensi produk lokal hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN sesuai dengan tema yang diusung Pemberdayaan Budaya Olah raga dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Produk Lokal.

Demikian Diskominfo (yoga/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0029

FKPCTI Karanganyar Berharap Pemerintah Lebih Perhatikan Kaum Difabel

Diskominfo

Assisten Pemerintahan Setda Karanganyar Siti Maesyaroh saat menyerahkan bantuan dari Bupati Karanganyar kepada Ketua FKPCTI Kabupaten Karanganyar, Kamis (12/1)

Karanganyar, Kamis 12 Januari 2017

Kaum difabel Karanganyar meminta Pemkab untuk membangun kantor yang ramah bagi para penyandang cacat.

Karena sejumlah gedung perkantoran masih belum dilengkapi akses bagi kaum disabilitas.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua FKPCTI Karanganyar, Hardianto Tunjung pada Seminar dalam rangka Hari Disabilitas Internasional, Kamis (12/01/2016) di Aula Kalurahan Cangakan, Karanganyar.

Seminar yang mengusung tema Pemberdayaan Penyandang Disabilitas untuk Mewujudkan Kemudahan, Kesejahteraan yang Bermartabat Melalui UU No. 8 Tahun 2016 tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar selaku mewakili Bupati, jajaran pejabat OPD dan Dinas Sosial Karanganyar.

“Seperti Dinas Sosial sekarang yang bertempat di eks BKK Tasikmadu, kami sedikit kesulitan karena belum mengakomodasi kaum disabilitas. Tidak ada ruang pertemuan rutin difabel, belum adanya tempat parkir yang cukup luas, mohon untuk diperhatikan”ujar Ketua Federasi Kesejahteraan Penyandang Cacat Tingkat Indonesia (FKPCTI) Kabupaten Karanganyar.

Selain berharap pembangunan perkantoran yang dilengkapi fasilitas difabel, ia menyampaikan pentingnya Pemerintah juga memperhatikan  pelayanan, keterampilan, pinjaman modal bagi difabel sebagai wirausaha mandiri yang masih sulit dalam mengembangkan usahanya karena tempat usaha yang jauh dari keramaian.

“Tidak harus terpisah antara wirausaha disabilitas dan wirausaha non disabilitas sehingga perlu perhatian dari Pemerintah kedepannya,”harapnya.

Sementara itu Kasi Rehabilitasi Dinsos Karanganyar yang menangani Penyandang Disabilitas, Sulis dalam menanggapi hal tersebut mengatakan adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, Dinsos sudah berdiri sendiri dengan dilantiknya dua Kepala Bidang dan enam Kepala Seksi oleh Bupati per 2 Januari 2017 kemarin.

“Dinas Sosial Karanganyar untuk sementara menempati eks Kantor BKK Tasikmadu dan ini harus diterima,  semuanya masih terus berbenah, memerlukan waktu dan kesabaran ”jelasnya dihadapan para kaum difabel.

Pada kesempatan tersebut, Sulis juga menyampaikan akan ada kunjungan dari Jerman ke Tim Advokasi Dinas Sosial Karanganyar yang membawahi Disabilitas, karena Tim advokasi Difabel Dinsos Karanganyar menjadi percontohan tingkat Nasional.

“Sosialisasi Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas sebagai pengganti Undang-Undang No.4 Tahun 1997 diharapkan ada perubahan peningkatan kesejahteraan dan layak untuk disabilitas.

Selanjutnya Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar, Siti Maesyaroh mengatakan, misi Pemkab adalah Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh sehingga dalam hal ini Pemkab tentunya telah memperhatikan persoalan-persoalan yang dihadapi kaum difabel.

“Kaum difabel punya perlakuan dan hak yang sama, karena Pemerintah terus merealisasikan visi misi demi peningkatan kesetiakawanan sosial seiring dengan kearifan lokal,”tandasnya dihadapan para disabilitas.

Demikian Diskominfo (ind/ay)

 

Read More
alim

Bantuan Mesin Jahit Tas dari BAZNAS

kominfo

Wabup Rohadi Widodo saat melihat tas hasil kerajinan KUBE Dahlia

KUBE Dahlia Ngrayung Desa Sambirejo Kecamatan Jumantono menerima bantuan berupa 12 (dua belas) unit mesin jahit tas dari BAZNAS Kabupaten Karanganyar pada hari Rabu, 10 Januari 2017.

KUBE Dahlia yang diketuai Ibu Ninuk ini mempunyai anggota sejumlah 20 orang dan pernah mendapat banntuan dari BAZNAS berupa  mesin jahit juga. Selain menjahit tas kelompok ini membuat pakaian serta souvenir. Kenapa kali ini mereka mengajukan bantuan mesin jahit tas adalah karena mereka seringkali mendapat orderan tas dari pihak sekolah, kantor dan instansi lain dalam jumlah besar.

Mereka sudah mendapatkan pinjaman 4 (empat) unit mesin jahit tas dari pengusaha yang memberi mereka order pembuatan tas. Dengan tambahan bantuan dari BAZNAS sejumlah 12 (Dua belas) mesin itu totalnya mereka memiliki 16 (enam belas) mesin jahit tas.

Dalam laporannya, Iskandar, Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini dimaksudkan supaya KUBE DAHLIA bisa semakin maju dan meningkatkan kerja sehingga semakin banyak dikenal banyak orang. Bantuan ini diberikan secara gratis atau pinjam pakai dengan  syarat tetap dimanfaatkan untuk kegiatan usaha mereka.

Setelah memberikan bantuan mesin jahit tas secara simbolis Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyampaikan bahwa beliau  sangat mengapresiasi keberhasilan KUBE DAHLIA dan terus mendorong supaya terus meningkatkan kualitas kerja mereka sehingga semakin maju bahkan meningkatkan pendapatan mereka.

Rohadi Widodo juga mengingatkan supaya para anggota tekun dan disiplin dalam melaksanakan pekerjaannya karena kebanyakan keluhan para pelanggan adalah masalah ketepatan waktu penyelesaian order.  Bantuan dari BAZNAS ini dimaksudkan untuk ikut memicu semangat kelompok ini dalam meningkatkan usahanya.

“Mesin jahit tas ini harus dimanfaatkan dan dirawat semaksimal mungkin. Apabila ada pemuda yang ingin mengikuti kursus servis mesin jahit, BAZNAS siap memfasilitasi,” demikian pesan beliau. Demikian Diskominfo (kris/adit)

Read More
kom_5272-4

MGMP Agama Kristen Dan Katolik Rayakan Natal Bersama

kominfo

Sekda Karanganyar Samsi memberikan sambutan saat perayaan Natal bersama pelajar Kristen dan Katolik se-Kabupaten Karanganyar tingkat SMP, Rabu Pagi (11/1)

Perayaan Natal bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Agama Kristen dan Katholik tingkat SMP se Kabupaten Karanganyar berlangsung meriah dengan digelarnya berbagai pertunjukkan seperti tarian dan lagu di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu pagi (11/01/2017).

Kegiatan dibuka dengan sambutan Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, Samsi yang didahului dengan menyalakan lilin diiringi lagu Malam Kudus.

Pada kesempatan tersebut, Samsi mengapresiasi terselenggaranya Natal bersama yang diikuti seluruh Guru Kristen, Katholik beserta siswa-siswi SMP se Karanganyar.

“Kegiatan ini sesuai dengan misi Pemerintah Kabupaten Karanganyar kelima yakni Peningkatan Kualitas Keagamaan, Sosial dan Budaya,” terang Sekda.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Gedung Wanita milik Pemerintah boleh digunakan untuk penyelenggaraan berbagai acara yang positif dan mendukung demi kemajuan Karanganyar.

“Ini merupakan salah satu bukti bentuk kepedulian Pemerintah untuk penyelenggaraan beragama,” tambahnya.

Sekda berharap dengan berbagai penyelenggaraan kegiatan beragama dapat lebih meningkatkan rasa saling toleransi. Demikian Diskominfo (ad/ind)

Read More
dsc_0050

22 Desa Menjadi Lokasi KKN

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan KKN UNS di Pendopo RD Bupati, Selasa(10/01)

Karanganyar, Selasa 10 januari 2017

Sejumlah 194 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dua Kecamatan di wilayah Karanganyar yang tersebar di dua puluh dua desa.

Penyerahan mahasiswa KKN UNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar oleh Ketua Koordinator Lapangan, Hendro Saputra yang diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Selasa (10/01/2017).

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari kedepan di dua kecamatan yakni Kecamatan Jenawi tersebar di sembilan desa dan Kecamatan Mojogedang tersebar di tiga belas desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu dikehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar  telah bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNS Surakarta mengembangkan kawasan organik yakni di Matesih dan Karangpandan yang terkenal dengan produksi beras merah, beras hitam, beras mentik susu dan beras mentik wangi dengan kemasan yang cukup bagus dan menjual secara pemasaran.

“Di Jenawi sendiri menjadi pusat budidaya pisang dengan empat varietas. Yang terkenal dengan pisang Semar, karena bibit dari Fakultas Pertanian Sebelas Maret sampai sekarang terus kita kembangkan,”kata Wabup.

Sementara itu, untuk wilayah Mojogedang merupakan kawasan kering sehingga jumlah warga miskinnya relatif banyak.

“Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi di daerah Jenawi dengan udaranya yang dingin, sejuk dan jumlah penduduk relatif sedikit,”tuturnya.

Rohadi Widodo berharap kehadiran mahasiswa KKN ini dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Bentuk kerjasama yang baik sebagai upaya perbaikan disegala bidang untuk lebih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,”harap Rohadi dihadapan mahasiswa UNS.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
kom_4615

Sosialisasi Bankeu Sarpras Desa

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan kepada penerima bantuan keuangan untuk pembangunan sarana prasarana desa tahun 2017, Kamis Pagi (22/12)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Sosialisasi Bantuan Keuangan Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa pada APBD Tahun 2017 di Aula Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, Kamis Pagi (22/12) yang diikuti oleh Camat se-Kabupaten Karanganyar kecuali Kecamatan Karanganyar, Kepala Desa penerima bantuan dan Tim Monitoring dan Evaluasi Bantuan untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa. Sosialisasi ini diadakan untuk memberikan pemahaman kepada Desa dan Kecamatan mengenai kegiatan yang bersumber dari Bantuan Keuangan serta mengenai ketentuan yang berkenaan dengan pengalokasian Bankeu kepada Desa.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut didampingi Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar menyambut baik atas terselenggaranya acara ini. Juliyatmono berharap agar bantuan tersebut teradministrasi dengan baik yaitu dicatat, dilaksanakan dan dilaporkan. Untuk Desa, diusahakan APBDes 2017 terselesaikan paling lambat 30 Desember. Pemerintah Kabupaten Karanganyar selalu membantu mendampingi desa untuk bersama-sama membangun daerahnya masing-masing.

“Apresiasi saya berikan kepada desa, desa sebagai pusat pertumbuhan diharapkan dengan adanya bantuan tersebut masyarakatnya sejahtera sehingga angka kemiskinan makin turun drastis kedepan”, harap Juliyatmono

Sementara itu Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyar Setda Karanganyar Siti Maisyaroch melaporkan untuk tahun 2017 Pemkab Karanganyar memberikan bantuan keuangan kepada 16 kecamatan dan 160 desa untuk pembangunan sarana prasarana desa sebesar Rp. 47.572.800.000,- yang tertuang dalam APBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2017. Demikian Dishubkominfo (ad)

Read More
dsc_0601

Sosialisasi Peraturan Bupati No 100 Tahun 2015 Tentang Perijinan Tempat Ibadah

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan kepada peserta sosialisasi, Kamis Pagi (22/12)

Di terbitkannya Perbub No 100 tahun 2015 yang mengatur Perijinan Tempat Ibadah ini dibuka langsung oleh Bapak Bupati Karanganyar Juliatmono. Bertempat di Pendopo rumah dinas bupati (22/12), sosialisasi ini membahas diantaranya tata cara pemberian ijin rumah ibadat, izin sementara pemanfaatan bangunan gedung serta penyelesain jika terjadi keberatan dan perselisihan antar umat di lokasi sekitar pendirian rumah ibadah baru.

 “Dengan adanya landasan hukum pendirian tempat ibadah ini diharapkan dapat makin mempererat kerukunan umat beragama dan membuat rasa toleransi yang tinggi antar umat beragama, karena semua aktivitas yang dilakukan dalam tempat ibadah tersebut dapat diawasi oleh warga atau perangkat desa setempat” tutur Bupati.

Selain itu dengan adanya perbub ini tempat ibadah resmi akan mudah untuk mendapat pengawasan dari perangkat instansi apabila ada isu tertentu yang membuat masyarakat tidak nyaman demi menjaga ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat.

 Selain dihadiri oleh Bapak Bupati, acara ini juga dihadiri oleh Asisten Administrasi, Waluyo Dwi Basuki, Kabag Hukum Setda, Zulfikar Hadid, Kabag Kesejahteraan Rakyat, Sugeng Raharto serta Perwakilan dari Kementrian Agama. Setelah diisi materi oleh perwakilan Kementrian Agama serta Pembahasan Materi Perbub oleh Kabag Hukum Setda, acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab. Demikian Dishubkominfo (adt/ay)

Read More
dsc_0054

Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemkab Terapkan Aplikasi E-Administration

kominfo

Sosialisasi Administrasi Perkantoran Elektronis Kab. Karanganyar, Kamis (22/12).

Dalam rangka menunjang kinerja Birokrasi Pemerintahan terkait administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga dan sasaran pendistribusian. Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Karanganyar bekerja sama dengan FKIP Perkantoran UNS mengadakan Sosialisasi Aplikasi Perkantoran Elektronis, Kamis (22/12/2016) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Karanganyar.

Sosialisasi Aplikasi E-Administration ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang aplikasi Administrasi Perkantoran Elektronis yang dikembangkan oleh Tim Peneliti Mail Handling system UNS untuk keperluan persuratan kedinasan.

“Supaya benar-benar dipahami dan selanjutnya ke depan diharapkan dapat menggunakan aplikasi Perkantoran Elektronis di SKPD masing-masing,”ujar Kabag. PDE, Dahono pada saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta sosialisasi yang diikuti kurang lebih 60 orang perwakilan SKPD yang menangani persuratan/tata naskah di lingkup Pemkab Karanganyar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Aplikasi ini adalah memindahkan proses manual surat menyurat sesuai tata naskah ke sistem elektronik agar administrasi birokrasi berjalan efektif,efisien baik dari penanganan, pengambilan keputusan dan pendistribusian.

“Aplikasi E-administration ini sangat membantu mempercepat kerja sekaligus menghemat tenaga,”tambahnya.

kominfo

Peserta dari masing-masing SKPD ikuti sosialisasi Aplikasi E-administrasi.

Pada sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Tim Peneliti Mail handling System UNS dengan materi tentang Teori aplikasi E-administration dan simulasi Aplikasi Perkantoran elektronis.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
kom_4550

Karanganyar Peringati Hari Ibu dan Bela Negara

kominfo

Bupati Karanganyar selaku Irup pada Upacara peringatan Hari Ibu ke-88 dan Bela Negara, Kamis pagi (22/12).

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melaksanakan Upacara memperingati Hari Ibu ke-88 dan Bela Negara, Kamis pagi (22/12/2016) di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM dan Komandan Upacara, Kasubag. Dal Op Polres Karanganyar, AKP Suwarsi, SH.

Upacara yang mengusung tema Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk Mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan diikuti Forkompinda, Pimpinan BUMD, Jajaran Kepala SKPD, PNS Lingkup Karanganyar, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Polwan, Satpol PP, Organisasi Masyarakat, Mahasiswa dan Pelajar.

Dalam amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise yang dibacakan Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Perempuan dan Laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan Negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang. Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yang sama sebagai sumber daya pembangunan.

Hal ini juga sesuai dengan target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional, baik jangka menengah dan jangka panjang ataupun target goals dari Suistainable Development Goals (SDGs) sampai dengan tahun mendatang.

Sementara itu di lain sisi pentingnya ketahanan keluarga juga menjadi bagian yang harus “dikampanyekan” lkembali dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan Bernegara. Maraknya berbagai persoalan bangsa dan kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat seperti : kekerasan, trafficking, pornografi, infeksi menular seksual dan HIV/Aids, narkoba disebabkan karena runtuhnya pondasi Ketahanan dalam keluarga. Untuk itu ketahanan keluarga melalui penanaman nilai-nilai budi pekerti, iman dan taqwa menjadi salah satu pilar untuk menjawab dan mengatasi berbagai masalah tersebut di atas.

Selanjutnya Bupati saat membacakan sambutan memperingati Hari Bela Negara, Presiden RI Joko Widodo, pentingnya kesadaran bela Negara untuk ditanamkan sebagai landasan sikap dan perilaku bangsa Indonesia sebagai bentuk revolusi mental sekaligus membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas dinamika ancaman sekaligus untuk mewujudkan ketahanan nasional. Kesadaran bela Negara tersebut dapat di aktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga Negara masing-masing.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/f3a)

Read More