Category: Sosial

DSC_0143

Senam Yoga Bersama PD BPR Bank Daerah Karanganyar

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Drs. Samsi, M.Si, beserta istri dan jajaran direksi PD BPR Bank Karanganyar berfoto bersama Damai Line Dancers. (12/02)

Karanganyar, Senin 13 Februari 2017

Yoga merupakan salah satu olahraga yang dapat membantu kita untuk mengenali diri sendiri, membantu kita mengelola emosi, menyelaraskan pikiran dengan tubuh, serta mendekatkan kita kepada Sang Maha Kuasa. Selain itu masih banyak aspek kesehatan lain yang bisa kita dapat dari berlatih yoga.

Dengan banyaknya manfaat dari senam Yoga ini maka PD BPR Bank Daerah Kabupaten Karanganyar mengagendakan kegiatan ini secara runtin tiap minggunya. Kemarin (Minggu, 12/02/17) di pelataran sebelah barat Bank Daerah Karanganyar diadakan acara Launching Senam Yoga. Acara ini dibuka oleh Direktur PD BPR Bank Daerah Kabupaten Karanganyar Bapak Darsito, kemudian di resmikan oleh Sekretaris Daerah Karanganyar, Drs. Samsi, M.Si.

DSC_0192

Setelah acara resmi dibuka, acara dilanjutkan dengan opening dance oleh Damai Line Dance. Kemudian, acara utama yaitu senam Yoga dipandu oleh instruktur asal magelang yang telah bersertifikat. Senam yoga ini diikuti oleh seluruh pegawai PD BPR Bank Daerah Kabupaten Karanganyar, perkumpulan senam rosalia, jajaran direksi PD BPR Bank Daerah Kabupaten Karanganyar serta Bapak dan Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar. Acara ini ditutup dengan pengundian doorprize yang dipandu oleh MC acara. Demikian Diskominfo (Aya)

Read More
WEB

SAR Latihan Gabungan Water Rescue

Kelompok latihan gabungan SAR berusaha membalikkan posisi kapal.

Sekelompok peserta pada latihan gabungan SAR berusaha membalikkan posisi kapal. Dengan menarik tali dan mendorong kapal karet dari bawah.

Karanganyar, Minggu (12/02/2017)

Latihan gabungan (Latgab) “Water Rescue” (Pertolongan di air) oleh 1000 Search and Rescue (SAR) se eks Karesidenan Surakarta diadakan di Waduk Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Minggu (12/02) pagi.

“Latihan gabungan ini diadakan setiap tiga bulan sekali, dengan melibatkan berbagai unsur. Potensi yang terkait antara lain, TNI, Polri, Rumah Sakit, PMI, dan relawan SAR,” kata Kepala Pos SAR Surakarta, Amin Yahya.

Dikatakan lebih lanjut olehnya, kegiatan ini diikuti dari berbagai komunitas SAR se Eks Karesidenan Surakarta dengan mengundang 100 an komunitas. Kegiatan sehari itu meliputi trial game water rescue, tali temali, manajemen penanggulangan bencana dan MFR (Medical First Responder).

“Tujuan kami menjalin silaturahmi, jangan kalau ketemu saat ada bencana saja,” katanya.

Dari pengamatan, setiap kelompok terdiri 11 orang diharuskan berlari 100 meter terlebih dahulu, kemudian berenang menuju lokasi kapal karet dengan posisi terbalik di air.

Setelah sampai lokasi, mereka diharuskan membalikkan kapal itu dengan cara yang digunakan masing-masing kelompok. Setelah berhasil membalikan kapal ke posisi yang benar, selanjutnya membawa ke lokasi yang telah ditentukan untuk mengambil korban.

Dengan cepat pertolongan diberikan, setelah itu korban dibawa dengan menggunakan kapal menuju tepian waduk, diangkat ke darat dan selanjutnya diberikan pertolongan medis. Dengan begitu, jika terjadi bencana yang sebenarnya di air, relawan bisa cepat, sigap dan tanggap memberikan pertolongan penyelamatan korban.(pd)

Read More
web

SAR Garda Depan Pertolongan Kemanusiaan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik dan mengukuhkan Pengurus SAR Kabupaten Karanganyar, masa bakti 2016-2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/02) malam.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik dan mengukuhkan Pengurus SAR Kabupaten Karanganyar, masa bakti 2016-2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/02) malam.

Karanganyar, Kamis (09/02/2017)

SAR (Search and Rescue) menjadi garda depan pada pertolongan kemanusiaan di setiap bencana, yang mempunyai dedikasi dan pengorbanan tinggi.

“Disetiap kejadian-kejadian bencana apapun bentuknya, SAR sanggup menjadi garda depan sampai lokasi bencana,” kata Bupati Juliyatmono.

Dikatakan lebih lanjut Bupati Juliyatmono saat memberikan sambutan pada pelantikan dan pengukuhan Pengurus SAR Kabupaten Karanganyar, masa bakti 2016-2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/02) malam, mereka merupakan relawan yang punya andil besar pada kemanusiaan bahkan, bantuan operasional untuk mereka tidak kebagian.

“Sungguh luar biasa dedikasi yang mereka miliki. Di setiap peristiwa bencana apapun yang harus diselamatkan jiwa manusia, jangan sampai ada korban yang terlalu banyak pada bencana alam,” kata Juliyatmono.

Dia juga meminta agar alat komunikasi jangan sampai mati ataupun rusak, agar koordinasi lebih cepat dan tepat. Selain itu, pelatihan-pelatihan kebencanaan juga terus ditingkatkan, peralatan juga ada dukungan lebih baik lagi.

“Koordinasi yang baik relawan, lembaga, dan instansi kemanusiaan lainnya. Sehingga penanganan jika terjadi bencana lebih cepat,” katanya.

Pada acara itu, tampak hadir Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Forkopimda Kabupaten Karanganyar, para Camat, dan relawan-relawan.

Ditempat yang sama, Kepala Pos SAR Surakarta, Amin Yacya mengatakan operasi sar berhasil jika dilaksanakan empat pilar, yakni  Basarnas sebagai leading sektor pencarian dan pertolongan, BPBD Provinsi/Kabupaten, instansi terkait TNI Porli dan rumah sakit, dan media.pd

Read More
DSC_0127

Silaturahim Kamtibmas

KOMINFO

Bupati Karanganyar membacakan Komitmen Bersama dan ditirukan oleh seluruh hadirin secara bersama-sama

Karanganyar, 9 Februari 2017

Polres berinisiatif mengadakan acara Silaturahim Kamtibmas bersama ulama NU dan Muhammadiyah, para Da’i Kamtibmas, serta jajaran Pemda, POLRI dan TNI se-Kabupaten Karanganyar  pada hari Kamis, 9 Februari 2017.

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar acara ini diikuti oleh Kapolsek, Danramil dan Da’i Kamtibmas se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Karanganyar beserta jajarannya yang telah berinisiatif mengadakan kegiatan ini. Acara ini dinilai sangat penting untuk mengingatkan kembali nilai historis, psikologis dan sosiologis cita-cita pendiri bangsa Indonesia. Oleh karena itu pula dalam kesempatan itu semua peserta diharuskan mengenakan ikat kepala merah putih untuk menggugah kecintaan kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Peran kyai, ulama dan tokoh-tokoh agama saat itu sangat luar biasa dengan tokoh-tokoh bangsa yang lain dalam memprakarsai mendirikan negara kesatuan Repubik Indonesia termasuk piagam Jakarta, Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 dan menyusun Pancasila sebagai dasar negara,” kata Juliyatmono.

“Pada kesempatan yang strategis ini kami atas nama pemerintah menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas peran para tokoh agama yang terus mengawal, menjaga, memelihara dan tentu juga merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuh Juliyatmono.

Untuk terus menjaga keutuhan negara dan merawat Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 pemerintah membutuhkan bantuan dan dukungan dari semua pihak khususnya daerah Kabupaten Karanganyar ini supaya suasana tetap sejuk, damai, nyaman dan baik.

Kapolres Karanganyar, Ade Sjafrie Simanjuntak dalam pembekalan yang disampaikan kepada para da’i dan jajaran Polsek serta Koramil saat itu menyatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan berat yaitu paham-paham radikal, terorisme, intoleransi, dan konflik sosial.  Menjadi tugas kita untuk merawat kebhinekaan serta kesatuan dan negara kita untuk tetap berdiri sebagai NKRI tentu dengan bantuan semua pihak.

Komandan Kodim 0727 yang diwakili Danramil Karangpandan menekankan dan mengingatkan kembali bahwa yang mempersatukan kita bukanlah persamaan ras, suku bangsa atau agama melainkan persamaan ide dari para pendiri bangsa yaitu Pancasila. Ditambahkannya supaya Pancasila jangan hanya sebagai simbol tetapi harus dilakukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di akhir acara Bupati Karanganyar didampingi Kapolres, wakil dari Dandim 0727, Kepala Kantor Kementrian Agama, Pengurus Cabang NU, Pengurus Daerah Muhammadiyah, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) membacakan Komitmen Bersama dan ditirukan oleh seluruh hadirin secara bersama-sama.

Demikian Diskominfo (kris/yoga)

Read More
KOM_6561

Rakor Percepatan Program JKN-KIS, Kabupaten Karanganyar Menuju UHC 2019

Kominfo

Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, Drs. Samsi, Msi Membuka Sosialisasi BPJS Kesehatan di Ruang Podang I Setda Karanganyar, Kamis (09/2)

Karanganyar, 09 Februari 2017

Sebanyak 482.957 penduduk Karanganyar belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (KIS) berdasar Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari OPD terkait. Hal tersebut menjadi latar belakang perlunya rakor ini diselenggarakan sebagai upaya dalam rangka Kabupaten Karanganyar menuju Universal Health Coverage (UHC) yang ditargetkan rampung pada 1 Januari 2019. Hadir dalam rakor tersebut Sekda Karanganyar Samsi, Assisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Surakarta, OPD terkait dan 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Samsi mengapresiasi terhadap kinerja BPJS Kesehatan terkait penerbitan kartu peserta layanan BPJS Kesehatan yang bisa satu hari jadi. Namun demikian diharapkan BPJS meningkatkan pelayanan terutama dalam sosialisasi ke masyarakat Karanganyar, hal ini didasari atas banyaknya informasi yang simpang siur dan kasus-kasus peserta BPJS dalam memperoleh hak-haknya selaku pemegang kartu BPJS. Pengawasan terhadap fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan baik tingkat pertama dan lanjutan meski intensif dilakukan supaya hak-hak peserta layanan kesehatan JKN-KIS terpenuhi dengan baik.

“Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta Wakil Bupati Rohadi Widodo sangat mendukung sekali terkait kesehatan masyarakat, dan sudah menjadi salah satu misi pembangunan Kabupaten Karanganyar 2013-2018 yaitu kesehatan gratis”, ujar Samsi

Untuk itu diharapkan kepada para Camat untuk memfasilitasi kegiatan BPJS Kesehatan dimana akan dilaksanakan BPJS Kesehatan Mobile yang akan langsung terjun ke 17 Kecamatan dimana 1 minggu sebanyak 2 kali akan dilaksanakan sosialisasi sekaligus jemput bola pendaftar yang menyasar kepada kelompok masyarakat yang belum terdaftar kedalam layanan KIS maupun KIS.

Sementara itu Agus Purwono Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Surakarta dalam paparannya menjelaskan BPJS Kesehatan selain gencar adakan sosialisasi juga akan menerapkan sistem dropbox dimasing-masing kantor kecamatan dan tempat layanan strategis untuk mensukseskan target 107 juta penduduk Indonesia mendapatkan layanan jaminan kesehatan  (demikian Diskominfo, ad)

Read More
DSC_0084

Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beri ucapan selamat pada segenap Pengurus MTNI Kec. Karanganyar yang baru dikukuhkan, Rabu (8/2) kemarin.

Karanganyar, Kamis 9 Februari 2017

Pengukuhan Pengurus Majelis Ta’lim Nurul Iman (MTNI) Kecamatan Karanganyar dihadiri Bupati Karanganyar, Rabu (8/2/2017) kemarin di Kalurahan Tegal Gede.

Dalam sambutannya Juliyatmono menceritakan sedikit sejarah berdirinya Majelis Ta’lim Nurul Iman yang merupakan wadah pengajian antar pegawai di Kabupaten Karanganyar .

“Asal mula MTNI itu sejak jaman Bupati Sudarmaji, dulu diwadahi lewat Majelis Taklim Nurul Iman, agar para pegawai bisa belajar agama bersama, tanpa perlu malu supaya kita makin baik dan tambah pemahaman” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Juliyatmono meminta MTNI harus bisa memposisikan diri sebagai majelis taklim yg bisa merukunkan, mendamaikan, menyemangati, dan menghadirkan situasi yang sejuk di tengah-tengah kita. Supaya terciptanya Masyarakat madani yaitu masyarakat yang beradab, masyarakat yang terbuka, masyarakat yang heterogen tapi kompak, masyarakat yang menghormati kepada siapapun, masyarakat mau menerima perbedaan sehingga terciptanya jalan menuju surga.

“Paling tidak dua bulan sekali digilir jadwal pengajian untuk para pegawai di lingkungan Kabupaten Karanganyar, tidak mengganggu jam kantor dan kegiatan para pegawai,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut  Bupati berharap Kepengurusan MTNI yang baru dengan Ketua terpilih Subarkah, dapat menghidupkan kembali semangat membaca Al- Qur’an serta mendalami ilmu agama Islam bagi para pegawai di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskminfo (adt/by)

Read More
DSC_0052

RAPAT KONSULTASI TP.PKK KABUPATEN KARANGANYAR

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat membuka Rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar di Aula PKK, Rabu (8/2)

Karanganyar, Rabu 8 Februari 2017

Rapat Konsultasi TP PKK kali ini dibuka dengan laporan Kepala Dispermades Utomo Sidi Hidayat dan dilanjutkan laporan Kegiatan TP PKK Kabupaten Karanganyar oleh Ketua TP PKK Karanganyar Ibu Siti Khomsyah Juliyatmono, Amd.

Tim Penggerak PKK Karanganyar  diharapkan dapat mensukseskan 10 Program Pokok PKK dari pusat yang sifatnya nasional hingga ke tingkat desa hingga RT.

“Agenda Bapak Bupati tahun 2017 ini adalah Penuntasan BABS (Buang Air Besar Sembarangan), maka dari itu mohon bapak dan ibu apabila ada warga di desa atau di RT yang belum mempunyai jamban tolong segera didata agar dapat diberi fasilitas, sehingga tahun 2017 ini Kabupaten Karanganyar dapat tuntas BABS”, ujar Utomo Sidi.

Pembina tim penggerak bisa bersinergi dengan OPD terkait sehingga tahun 2017 ini dapat menghasilkan prestasi yang lebih baik dari tahun 2016 lalu. Tahun 2016 sudah menghasilkan hal yang membanggakan baik di tinggkat Jawa Tengah bahkan Nasional. Diantaranya Juara I Tingkat Provinsi untuk Lomba Tari daerah Manggolo Dipo, Juara I Tingkat Nasional untuk Lomba Pemanfaatan Hasil TOGA, Juara I Tingkat Provinsi untuk Lomba Posyandu serta beberapa lomba lainnya yang tentu mendapatkan hasil terbaik.

Kunjungan Bu Iriana Joko Widodo tanggal 23 Februari 2017 esok diharap PKK dapat berperan serta ikut menjamu beliau. Munculkan UMKM-UMKM Karanganyar yang berprestasi dan jadilah tuan rumah yang  menyenangkan.

Sediakan souvenir yang menjadi ciri khas Kabupaten Karanganyar, yang bagus sehingga dapat menarik rombongan Ibu Presiden. Efek lainnnya selain dapat memberikan buah tangan rombongan ibu presiden, dengan terjualnya souvenir ini dapat  ikut meningkatkan perekonomian di Karanganyar. “Akhir kata jadikanlah PKK yang riil, bermanfaat, dan  guyup rukun”, ujar Bupati.

Rapat Konsultasi ini dilanjutkan dengan paparan program kerja tahun 2017 oleh masing-masing Bidang dari Sekretaris, Pokja I, II, III dan IV.

Rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK yang bertempat di Aula PKK Kabupaten Karanganyar ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, selaku Pembina PKK Kabupaten Karanganyar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dispermades, Kepala Dinsos, Kepala Diskominfo, Kepala Disdukcapil, beberapa Kepala OPD terkait serta Anggota TP PKK Karanganyar.

Demikian Diskominfo ( Ay/Ft)

 

Read More
KOM_6514

130 Mahasiswa UNIVET Sukoharjo KKN di Karanganyar

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan sambutan di hadapan peserta KKN Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Rabu Pagi (8/2)

Mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (8/2). Hadir dalam kegiatan tersebut OPD terkait seperti Baperlitbang, DP3APPKB, Dispertan Dispermades, Disparpora, Badan Kesbangpol dan Camat Gondangrejo. Kegiatan KKN nantinya akan berlangsung mulai 8 Februari hingga 6 April dan tersebar di 13 Desa yang ada di Kecamatan Gondangrejo.

Pada kesempatan itu Rohadi Widodo mengharapkan agar berjalannya KKN kali ini para mahasiswa Univet Batara dapat menjalin kerjasama dengan baik dengan masyarakat serta dapat mengembangkan segala potensi yang ada di masyarakat dan menjaga sopan santun terhadap masyarakat di lokasi KKN, diibaratkan datang tampak muka pergi tampak punggung.

Rohadi menambahkan dengan adanya kegiatan KKN selama 2 bulan yang dilakukan di Kabupaten Karanganyar akan meningkatkan IPM (indek pembangunan manusia) dan diharapkan mampu menurunkan tingkat kemiskinan di daerah tersebut di samping nilai religiusnya yang masih kuat dipegang oleh masyarakat.

“Desa Kragan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Gondangrejo di mana Kakek Presiden Joko Widodo berasal dari situ, semoga bisa menjadi motivasi tambahan dalam menjalani KKN kali ini”, ujar Rohadi Widodo

Sementara itu, Rektor Univet Batara Sukoharjo Prof. Dr. Ali Mursid Wahyu Mulyono, M.P dalam sambutan perkenalan sekaligus penyerahan mahasiswa berpesan kepada peserta KKN untuk memberikan yang terbaik bagi Karanganyar. Di mana KKN-KKN sebelumnya selalu memuaskan hasilnya. Selain itu, dengan adanya jalinan kerjasama yang baik antara Univet Batara Sukoharjo dengan Pemkab Karanganyar selama ini, ke depan diharapkan ada re MOU dengan Pemerintah Daerah Karanganyar sehingga sinergitas keduanya akan terus berjalan dalam rangka memajukan masyarakat Karanganyar ke depan lebih baik dan juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat. (demikian Diskominfo, ad/bayu)

Read More
KOM_6451

Tingkatkan Ekonomi Desa, Karanganyar Kembangkan 12 BUMDes

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara Kunker DPRD Gresik di Ruang Anthurium, Jumat (3/2)

Karanganyar, Jum’at 3 Februari 2017

Upaya meningkatkan perekonomian dan menciptakan pelayanan multi effect di desa, Karanganyar terus merintis usaha di desa-desa yang berpotensi. Hingga saat ini, Karanganyar telah memiliki dua belas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menerima kunjungan kerja Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan Desa DPRD Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jum’at (03/02/2017) pagi di Anthorium Rumah Dinas Bupati.

“Dua belas BUMdes tersebut, tiga diantaranya masuk kategori maju yakni Desa Berjo, Kemuning dan Jatikuwung,”kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, Kecamatan Ngargoyoso Desa Berjo berkembang usaha wisata, simpan pinjam, persewaan. Untuk desa Kemuning berkembang usaha warung makan, simpan pinjam sedangkan desa Jatikuwung berkembang usaha pasar desa, simpan pinjam dan air bersih.

“Pendirian BUMDes berdasar kearifan lokal di desa setempat, bukan suatu paksaan melainkan sepanjang ada potensi di desa tersebut bisa didirikan BUMDes,”jelasnya.

Ia juga menyampaikan untuk perekrutan Sumber Daya Manusia (SDM) diserahkan desa dan penyertaan modal BUMDes enam puluh persen dari keuangan Pemerintahan Desa.

“Pembiayaan enam puluh persen tidak semuanya harus berbentuk uang tetapi bisa berupa aset dan saya minta kades agar tidak terlalu campur tangan langsung BUMDes, melainkan hanya sebagai pembina,”pesan Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengatakan memberikan ruang bagi desa untuk memberdayakan lahan-lahan mangkrak yang masuk tanah kas desa digunakan untuk membuka usaha.

“Kita identifikasi masyarakat di desa-desa, yang berniat berwirausaha agar difasilitasi,”tambahnya.

Sebagaimana diketahui pembentukan BUMDes berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 10 tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Kab. Gresik, Suparno Dwi Antoro mengatakan pengelolaan BUMDes di Jawa Tengah cukup maju sehingga kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengetahui cara pengelolaan BUMDes dimasing-masing desa.

“APBD 2017 Kab. Gresik mengalokasikan dana yang cukup besar untuk pembentukan BUMDesa, sepuluh juta rupiah tiap desa, untuk sejumlah 333 desa ”katanya.

r  Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

Read More
IMG_9843

Penghujung Tahun 2016, ZIS Karanganyar Capai 10, 2 Miliar

KOMINFO

Bupati Karanganyar berikan sambutan pada acara Baznas di Pendopo RD Bupati, Senin (30/1)

Karanganyar, Senin 30 Januari 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berterima kasih dan mengapresiasi atas kerjasama seluruh pihak, pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) selama tahun 2016 dengan target  tujuh miliar rupiah, ternyata telah jauh melampau target yakni sebesar sepuluh miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri sekaligus menyampaikan sambutannya pada Sarasehan Baznas, Senin (30/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Ia menjelaskan  perolehan, pengumpulan maupun pentashorufan ZIS selain ada Peraturan Perundang-Undangan yang mengatur, tetapi hal ini lebih pada panggilan jiwa untuk senang bersedekah.

“Mari kita teladani sifat Rosululloh yang memiliki empati dan melindungi siapapun. Kerjakan dengan ikhlas, semoga akan membawa kebarokahan semuanya,”pesannya.

Sementara itu, Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso Hadi Saputro dalam laporannya mengatakan pencapaian ZIS di tahun 2016 sebesar sepuluh miliar lebih, cadangan dana sebesar tujuh miliar sehingga jumlah dana yang dikelola Baznas Karanganyar sejumlah tujuh belas miliar yang selanjutnya pentashorufan sebesar empat belas miliar rupiah  dan sisa kas sebesar tiga miliar.

“Atas dukungan segala pihak, pengumpulan ZIS di penghujung tahun 2016 melampau target yakni sepuluh miliar lebih, dan ini hasil kerja keras Unit Pengumpul Zakat (UPZ),”terangnya.

Ia juga melaporkan pengumpulan ZIS untuk bulan Januari 2017 sebesar sembilan ratus juta rupiah lebih.

“Bila tidak ada kendala, tahun 2017 ini Baznas akan melaunching dua toko yakni Baznasmart dengan tenaga kerja yang professional dan berbasis islami,”tambahnya.

Pada kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan penyerahan seragam oleh Bupati kepada Tenaga Kesetiakawanan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pemberian beasiswa dari Baznas Karanganyar kepada dua puluh lima mahasiswa IAIN Surakarta masing-masing sebesar 750.000,- rupiah untuk satu semester.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More