Category: Sosial

KOM_9254

Forum Gabungan Dapil 1 Usulkan 274 Usulan Kegiatan

kominfo

Penandatanganan Berita Acara Forgab Dapil 1 oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Perwakilan OPD, Camat Mojogedang, Camat Karanganyar dan Camat Matesih

Karanganyar, 6 Maret 2017

Baperlitbang Karanganyar kembali adakan Forum Gabungan di wilayah daerah pemilihan 1 yang meliputi Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Matesih di Balai Desa Kaliboto, Senin Malam (6/3). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar beserta pimpinan OPD yang ada di lingkup Pemkab Karanganyar.

Dalam sambutannya, Juliyatmono mengatakan bahwa visi Bersama Memajukan Karanganyar yang diangkat oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo merupakan filosofi yang diambil dari Raden Mas Said, visi itu dijabarkan kedalam lima misi yaitu Pembangunan infrastruktur menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri, Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan dan yang terakhir Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya. Memasuki tahun ke empat pemerintahnya, Kabupaten Karanganyar mengusung sub tema maju dan sejahtera.

“masyarakat Karanganyar telah merasakan hasil dari pembangunan yang sudah Pemerintah kerjakan tiga tahun ini, dengan infrastruktur yang bagus didukung dengan pertumbuhan iklim ekonomi Karanganyar yang terus meningkat dan adanya pendidikan serta kesehatan gratis secara tidak langsung masyarakat akan sejahtera”, terang Juliyatmono dihadapan peserta Forgab

Dijelaskan lebih lanjut oleh Juliyatmono bahwa saat ini di Kabupaten Karanganyar aliran dana ke desa sebesar 14,70 % dari APBD 2017 sedangkan untuk dapil 1 sendiri dialokasikan dana sebesar 116,6 Miliar dengan pembagian Kecamatan Karanganyar sebesar 32,2 M, Kecamatan Matesih 32,7 M dan Kecamatan Mojogedang 51,7 M yang kesemua anggaran diperuntukkan pembangunan fisik dan non fisik, dimana salah satunya adalah pembangunan puskesmas rawat inap di mojgogedang yang menelan biaya sebesar 3,47 miliar.

Sementara itu Moh Indrayanto Kepala Baperlitbang Karanganyar melaporkan Forgab yang terlaksana kali ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbangdes Dapil 1 yang telah berlangsung Januari 2017 yang lalu dan Musrenbangcam Dapil 1 bulan Februari 2017. Diharapkan dengan adanya Forgab tercipta Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistik dan komprehensif, sama dengan kebutuhan dan mengakomodir semua kebutuhan masyarakat.

Dilaporkan lebih lanjut, dalam Forgab dapil 1 ini hadir 300 orang peserta yang terdiri atas delegasi kecamatan masing-masing 4 orang, delegasi desa atau kalurahan masing-masing 7 orang, Ormas, LSM, Tokoh Masyarakat dan parpol. Dalam forgab dapil 1 diusulkan 274 usulan kegiatan yang akan menelan anggaran sebesar 79.120.807.500. Demikian DISKOMINFO (ad/rizal)

Read More
DSC_0180

Pengajian Takmir Masjid Jami Abu Nasir II bersama Bupati karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberi ceramah dalam pengajian bersama Pengajian Takmir Masjid Jami Abu Nasir II minggu pagi 05 Maret 2017

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberi ceramah dalam pengajian bersama Takmir Masjid Jami Abu Nasir II minggu pagi 05 Maret 2017

Karanganyar, 06 Maret 2017

Bupati Karanganyar Juliyatmono , mengisi ceramah dan tausiyah dalam pengajian bersama Takmir Masjid Jami  Abu Nasir II di Gedung Dakwah Muhammadiyah pada Minggu Pagi 05 Maret 2017.

Dalam acara pengajian bersama yang kurang lebih dihadiri 300 orang ini Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan materi yang sudah disediakan oleh panitia dalam sebuah slide show.

Juliyatmono menyampaikan materi tentang ayat ayat yang terkandung dalam Al- Qur’an salah satunya Surat Al- An’am : “Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Quran) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.”

Dalam penjelasannya beliau mengharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar  dapat meyakini sepenuh hati akan adanya Allah SWT yang maha menciptakan segalanya, apa yang terjadi di dunia ini merupakan kehendaknya maka kita harus meyakini adanya sang maha pencipta.

Selain itu Bupati Karanganyar Juliyatmono mengajak supaya seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk lebih menggiatkan kembali ibadah kepada Allah SWT dengan cara membaca pedoman yang diturunkan yaitu Al – Qur’an sebagai petunjuk dalam kehidupan ini serta melakukan perintah nya yang lain seperti bersedekah, beramal soleh ,berbakti kepada orang dan berbuat baik kepada sesama mahluk ciptaan allah.

Pemerintah karanganyar sendiri berupaya menggerakan masyarakatnya dalam beribadah salah satunya dengan mengadakan subuh keliling yang di lakukan roadshow atau bergantian di sekitar wilayah kabupaten karanganyar yang kegiatan berupa shalat subuh berjamaah bersama bupati dan wakil bupati karanganyar beserta jajaran nya yang nantinya diakhiri dengan sarapan pagi bersama.

 Bertujuan agar masyarakat tergerak untuk menggiatkan sholat subuh berjamaah dilingkungan nya agar tercipta suasana yang harmonis serta bernilai religious yang tinggi. Demikian Diskominfo (by/Rz)

Read More
KOM_8289

Kabupaten Karanganyar Dapat Tambahan Kuota Haji

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam acara Sosialisasi Penyelenggaraan Haji 2017 di Pendopo RD Bupati, Kamis (02/3)

Karanganyar, 2 Maret 2017

Kabupaten Karanganyar mendapatkan tambahan kuota haji pada tahun 2017. Penambahan jumlah calon haji pada tahun ini menyusul adanya tambahan kuota haji asal Indonesia dari Arab Saudi.

Kepastian tambahan calon Haji ini disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka sosialisasi penyelenggaraan Haji  tahun 1438 Hijriyah/2017 Masehi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/03/2017).

“Kita wajib bersyukur tahun ini calon haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 541 jamaah dari kuota yang sudah bertambah,”terangnya.

Juliyatmono mengingatkan adanya rumor diluar, ada orang yang dapat mengeser urutan daftar haji adalah tidak benar sama sekali.

“Tidak ada yang dapat merubah antrian pendaftaran calon haji, tidak ada calo, semua dikerjakan berdasar sistem,”tandas Bupati dihadapan para calon jamaah haji Karanganyar.

Ditambahkannya dengan adanya penambahan kuota sepuluh ribu untuk calon haji Indonesia sehingga untuk pendaftaran haji saat ini dengan masa antrian selama dua puluh tiga tahun, dengan adanya tambahan kuota berkurang masa antrian menjadi sembilan belas tahun.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Siti Maesyaroh dalam laporannya mengatakan calon haji Kabupaten Karanganyar tahun 2017 berdasar data dari Kantor Kementerian Agama Karanganyar berjumlah 541 orang, tersebar di 17 Kecamatan.

“Jika pada tahun 2016 jumlah jamaah haji Kabupaten Karanganyar 471 orang, Alhamdulillah tahun 2017 ini ada kenaikan jumlah jamaah haji sebanyak 70 orang,”tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan kegiatan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan haji tahun 2017 ini bertujuan memberikan informasi awal kepada calon jamaah haji Kabupaten Karanganyar, sehingga nantinya diharapkan calon jamaah haji mengetahui syarat-syarat administrasi dan syarat lainnya yang harus dipenuhi sebelum berangkat haji.

Adapun beberapa kegiatan yang mendukung penyelenggaran ibadah haji, diantaranya : kegiatan praktek manasik haji, pemberangkatan dan pemulangan haji, memberangkatkan/mengangkat Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak tiga orang untuk mendampingi jamaah haji, pemberangkatan calon haji sampai ke asrama Haji Donohudan, penjemputan dan pemulangan haji dari Asrama Haji Donohudan sampai di Kabupaten Karanganyar.

Selanjutnya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad pada   kesempatan tersebut menyampaikan untuk jumlah living cost haji belum dapat ditentukan. Hal ini disebabkan Kemenag masih menunggu keputusan Presiden.

Terkait dengan DAM atau denda, Musta’in menghimbau agar para calon haji membayarnya saat menunaikan haji di tanah suci bukan pada Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
web

Perusahaan Diwajibkan Ikuti Empat Program BPJS Ketenagakerjaan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat memberikan sambutan dan membuka acara Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Selasa (28/02) di Hotel Taman Sari, Kabupaten Karanganyar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat memberikan sambutan dan membuka acara Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Selasa (28/02) di Hotel Taman Sari, Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Rabu (01/03/2017)

Semua perusahaan di Kabupaten Karanganyar diwajibkan ikuti empat program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJ) Ketenagakerjaan, sehingga pekerja menjadi nyaman dan terlindungi.

Empat program itu antara lain, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Pada bulan Januari tahun 2017, di Kabupaten Karanganyar perusahaan dari berbagai skala usaha (Kecil, Mikro, Menengah, dan Besar) terdapat 1007 usaha, dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 92.877 tenaga kerja yang ikut BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Utama Surakarta, Suwilwan Rachmat, mengatakan hal itu di hadapan peserta Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Selasa (28/02) di Hotel Taman Sari, Kabupaten Karanganyar.

“Bukan bekerja formal saja di Badan Usaha, namun juga pekerja di sektor informal, bahkan usaha yang mempunyai tenaga kerja satu sampai lima orang diwajibkan ikut,” kata Suwilwan Rachmat.

Untuk pengawasan ketidakpatuhan, BPJS Tenaga Kerja bekerjasama dengan badan/ instansi yang membidangi pengawasan tenaga kerja dalam hal ini Dinas Pedagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM (Disdagnakerkop dan UMKM) Kabupaten Karanganyar, juga mengoptimalkan fungsi Jaksa Pengacara Negara, sehingga masyarakat terlindungi program ini secara menyeluruh.

Jenis ketidakpatuhan antara lain, Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) Tenaga Kerja, hanya mengikutkan sebagian tenaga kerja, PDS Upah yakni perusahaan yang melaporkan sebagian saja upah yang diterima pekerja , dan PDS Program yaitu perusahaan yang hanya mengikuti sebagian saja program BPJS Ketenagakerjaan.

“Adapula ketidakpatuhan dengan menunggak iuran pembayaran melewati batas waktu setiap bulan, selain itu juga ada yang sudah daftar tetapi belum ikut program,” kata Suwilwan.

Dengan mengikuti program itu, lanjut  Suwilwan, pekerja mempunyai kenyamanan bekerja, jika terkena resiko tidak ditanggung sendiri oleh pekerja, misalkan resiko saat berangkat bekerja, atau di lokasi kerja terjadi insiden.

Sementara itu ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, mendorong untuk semua pengusaha agar memenuhi kewajiban mendaftarkan semua karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan sehingga pekerja terlindungi, bekerja juga nyaman, sakit sudah ada yang menanggung.

“Para pengusaha yang mempekerjakan karyawan mematuhi sesuai ketentuan Perundangan, bahwa pemberi pekerjaan bertanggung jawab atas keselamatan dan kesehatan maka wajib mendaftarkan ke BPJS,” katanya.

Lebih lanjut, dikatakan oleh Samsi di Kabupaten Karanganyar baru 60 persen yang sudah didaftarkan. Dia menghimbau karena ini amanat UU maka tentunya dipatuhi.

“Agar perusahaan mematuhi peraturan itu, maka dilakukan percepatan dengan Sosialisai, bekerjasama dengan asosiasi, komunitas, Pemkab Karanganyar,” katanya.(pd)

Read More
DSC_0059

Karanganyar Gelar Wawasan Kebangsaan dan KeBhinekaan dalam Kerangka NKRI

KOMINFO

Sekda Kabupaten Karanganyar Samsi melantik Pengurus Forum Persaudaran Indonesia Masa Bhakti 2017-2022 di Gedung DPRD, Selasa (28/2)

Karanganyar, Selasa 28 Februari 2017

Dilatar belakangi isu-isu yang tengah berkembang di masyarakat yang dapat mengakibatkan disintegrasi di Negara RI, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karanganyar menggelar Wawasan Kebangsaan dan keBhinekaan dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Selasa (28/02/2017) di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

Pada Sarasehan Wawasan Kebangsaan tersebut juga dilangsungkan Pengukuhan Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) Masa Bhakti 2017-2022 yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Kepala Kesbangpol Karanganyar.

Hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda Karanganyar, Forum Pemuka Ethnis, Segenap Sesepuh, Tokoh Masyarakat serta Mahasiswa AKPER, AKBID, APEKA, UNSA.

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku yang mewakili Bupati sekaligus membuka, menyambut positif dan mendukung penuh terselenggaranya kegaiatan wawasan kebangsaan, mengingat NKRI adalah Negara yang majemuk dan heterogen baik dari suku, agama, ras, bahasa dan budaya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terus meningkatkan sikap saling toleransi untuk menghindari konflik yang berakibat memecah belah persatuan kesatuan bangsa,”tandasnya.

Lebih lanjut, Samsi mengatakan FPBI sebagai wadah berkumpulnya berbagai ethnis, suku, ras, budaya sebagai mitra Pemerintah sebagai upaya memupuk persatuan dan kesatuan NKRI sebagaimana diamanatkan dalam Proklamasi, Pancasila dan UUD 1945.

Dalam kesempatan itu, hadir Soejatno Pedro HD sebagai narasumber Sesepuh FPBI Provinsi  Jawa Tengah.

Ia mengingatkan pentingnya sejarah untuk terus menumbuhkan rasa kebangsaan, semangat patriotisme berdasar Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jangan pernah meninggalkan sejarah, karena dengan sejarah, kebangkitan Nasional akan terus ada dalam jiwa kita semua,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan maksud dan tujuan sarasehan wawasan kebangsaan ini adalah untuk memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus  mempererat persaudaraan antar ethnis di Kabupaten Karanganyar khususnya serta menyemangatkan tegaknya persatuan kesatuan NKRI. Dengan harapan akan terus tercipta kondisi yang kondusif, guyup rukun untuk kemajuan Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_8239

Pelajar di Karanganyar berkomitmen Perangi Narkoba

kominfo

Poto bersama setelah pembacaan komitmen dan penandatangan komitmen bersama perangi Narkoba, Selasa Pagi (28/02)

Hal tersebut disampaikan saat pembacaan Komitmen Bersama oleh perwakilan siswa dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama Propinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kabiro Kesra Setda Prop Jawa Tengah, BNN Prop Jawa Tengah, Pemkab Karanganyar, Ketua Pengadilan Negeri Karanganyar, Polres Karanganyar, dan MUI Karanganyar bersama pelajar.

Dari data BNN Jawa Tengah sebanyak 27.32 % penyalahgunaan pengunaan Narkotika adalah pelajar dan Indonesia merupakan pasar terbesar di ASEAN terkhusus jenis sabu Kristal. Hal inilah yang melatarbelakangi Propinsi Jawa Tengah dalam hal ini Biro Kesra Setda Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan peserta pelajar SMA/SMK/MA dan Ponpes.

Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi yang mewakili Bupati Karanganyar dalam sambutannya menekankan bahaya narkoba, didukung dengan perkembangan jaman yang semakin maju, pemuda diharapkan bangkit menjadi generasi yang membangun dan menjadi orang yang sukses.

“untuk menjadi pribadi yang sukses kuncinya hanya 3 hal, yaitu mimpi, berkata dan melangkah serta dilandasi komitmen pribadi yang kuat”, jelas Samsi dihadapan 200 peserta Sosialisasi P4GN bagi Pelajar yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa Pagi (28/2)

Ditambahkan oleh Samsi, Pemkab Karanganyar serius memerangi narkoba dan siap memfasilitasi kegiatan dalam pemberantasan narkoba. Kedepan program seperti ini hendaknya berkelanjutan dilaksanakan dan semisal dimungkinkan isi kotbah jumat minggu pertama hendaknya diisi tentang pemberantasan Narkoba dimana materinya MUI bisa merumuskan dan disebarluaskan melalui Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar.

Sementara itu Kabiro Kesra Setda Jawa Tengah Supriyono dalam laporannya mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan upaya dalam mewujudkan Jawa Tengah Bebas Narkoba dan memberikan pemahaman serta motivasi kepada Pelajar untuk menolak narkoba. Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu dari 9 Kabupaten Kota yang dijadikan tempat pelaksanaan sosialisasi, diharapkan kedepan kegiatan ini bisa dilaksanakan merata di seluruh Kabupaten Kota yang berada di Propinsi Jawa Tengah. Sosialisasi kali ini dilakukan dengan metode panel diskusi dan Tanya jawab dengan moderator Kabag Kesra Kabupaten Karanganyar serta nara sumber Susamto Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jawa Tengah dan Abdul Muid Sekretaris MUI Karanganyar. demikian Diskominfo (ad/by)

Read More
web

Laka Bis, Pemkab Karanganyar Gratiskan Biaya Pengobatan Rumah Sakit

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi saat menjenguk korban kecelakaan, yang masih dirawat di RSUD Karanganyar, Senin (27/02) pagi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi saat menjenguk korban kecelakaan, yang masih dirawat di RSUD Karanganyar, Senin (27/02) pagi.

Karanganyar, Senin (27/02/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengratiskan biaya pengobatan di RSUD Karanganyar, korban kecelakaan bis PO Solaris Jaya, yang terjadi pada Minggu (26/02), di tikungan Kali Banaran, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Hal itu dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi  saat menjenguk korban kecelakaan, yang masih dirawat di RSUD Karanganyar, Senin (27/02) pagi.

“Kita bisa bebaskan semua kebutuhan mereka, tidak ada masalah, karena memang butuh dibantu. Berapa yang dibutuhkan, dikoordinasikan dengan RSUD agar mereka tidak dikenakan biaya, termasuk biaya operasi, disamping juga dari Jasa Raharja,” kata Bupati Karanganyar.

Selain itu, penanganan yang cepat terhadap korban kecelakaan rombongan bis dari Sidoarjo, Jawa Timur yang berencana rekreasi di objek wisata Tawangmangu.

Bupati juga menyampaikan turut berduka cita, atas nama Pemkab Karanganyar. Bagi yang meninggal dunia sejumlah 6 orang, jenazah sudah diantarkan sampai rumah masing masing, dan dikirim juga karangan bunga sebagai bentuk keprihatinan Pemkab Karanganyar.

Juliyatmono juga mengatakan sebelum memasuki jalan itu, akan diberi rambu baru agar kendaraan tidak melewati jalan itu, karena memang lokasi kecelakaan itu berada di jalan lama, dan berbahaya.

“Lokasi itu segera di evaluasi agar kendaraan luar kota tidak melalui jalur tersebut, karena sudah ada jalan alternatif (jalan tembus),” kata Bupati.

Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu, mengikuti petunjuk karena itu mengarahkan pengguna jalan.

“Jangan mengabaikan rambu, termasuk jika ada rambu agar tidak melewati jalan tersebut, supaya tidak terjadi kecelakaan,” katanya.

Bagi yang berpergian menuju Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar dari arah Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, atau sebaliknya, lebih baik melewati jalan alternatif,  karena jalan tidak begitu menanjak, halus, lebar dan tidak banyak tikungan tajam, walaupun demikian pengendara tetap menjaga kecepatan, jangan ngebut dan  tetap berhati-hati.

Sementara itu, ditempat yang sama, Direktur RSUD Karanganyar, dr Mariyadi mengatakan, sampai saat ini, Senin (27/02) yang masih dirawat sejumlah delapan orang.

“Ada tiga pasien yang akan di operasi karena patah tulang, namun menunggu kondisi tubuh untuk siap dilakukan tindakan operasi,”kata dr. Mariyadi.

Pada kesempatan itu, Direktur RSUD Karanganyar menegaskan bahwa yang meninggal dunia enam orang, tidak tujuh orang.

“Di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Karanganyar tidak ada yang meninggal dunia. Semua jenazah sudah diantar ke rumah masing-masing,” katanya. (pd)

Read More
KOM_7773

Bupati : Pramuka, Media Efektif Bentuk Generasi Tangguh dan Berkarakter

kominfo

Bupati Karangayar, Juliyatmono bertindak sebagai Pembina Apel Peringatan Hari Baden Powel, Pembukaan Kemah 360 Hari dan Hari Peduli Sampah Nasional, Jum’at (24/2) di Bumi Perkemahan Delingan.

KOM_7773

Karanganyar, 24 Februari 2017

Ratusan pelajar mengikuti Apel peringatan hari Baden Powel, Pembukaan Kemah 360 hari Angkatan ke lima sekaligus  peringatan hari Sampah Nasional yang berlangsung Jum’at (24/02/2017) pagi di Bumi Perkemahan Delingan, Karanganyar.

Bertindak selaku Pembina Apel, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan diikuti Wakil Bupati, jajaran Kepala OPD Karanganyar serta pelajar tingkat SD, SMP, SMA/SMK/MA  se Kabupaten Karanganyar.

Bupati dalam amanatnya menyampaikan Pramuka merupakan media yang efektif untuk membentuk karakter manusia seutuhnya, berbuat untuk kepentingan kemanusiaan dengan sistem kepanduan sehingga tumbuh generasi muda Indonesia berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila dan berwawasan luas.

“Melalui kegiatan Pramuka bentuk generasi tangguh dan berani menghadapi tantangan global,”ujarnya.

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati meninjau pendirian tenda kemah 360 hari.

Rangkaian dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari kemarin, Bupati mengajak para siswa menciptakan lingkungan yang bersih dan indah.

“Banyak manusia yang tidak peduli sampah, tapi menuntut lingkungan selalu bersih,”pungkasnya.

Seusai apel Hari Baden Powel dilakukan penanaman bibit flamboyan sebanyak 500 batang di sekitar lokasi kemah. Bibit tersebut merupakan bantuan dari Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

kominfo

Simbolis : Bupati menyerahkan bantuan bibit flamboyan kepada perwakilan peserta Apel Hari Baden Powel.

Demikian Diskominfo (yg/ind)

 

 

Read More
DSC_0038

Rapat Paripurna : Bupati Sampaikan Pendapat Akhir Penetapan Tujuh Raperda Karanganyar 2017

Bupati Karanganyar menandatangani berita acara Raperda Kabupaten Karanganyar tentang perubahan atas perda Kabupaten Karanganyar No1 tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar 2013-2032, Rabu (22/2)

Karanganyar, Rabu 22 Februari 2017

Pendapat akhir Bupati Karanganyar terhadap penetapan tujuh Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar tahun 2017 disampaikan Bupati Karanganyar pada Sidang Paripurna, Rabu (22/02/2017) di Gedung DPRD Karanganyar.

Hadir pada Rapat Paripurna tersebut, segenap anggota dewan DPRD Karanganyar, Forkopimda Karanganyar, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Jajaran Kepala OPD, Pimpinan BUMD, Camat, Kepala Bagian Kantor Sekda Karanganyar.

Adapun tujuh (7) Raperda Karanganyar Tahun 2017 yang telah dibahas dan disetujui Anggota DPRD Karanganyar, antara lain : Raperda Tentang Urusan Pemerintahan, Raperda Tentang Kewenangan Desa, Raperda Tentang Penyelenggaraan Konsultasi Publik, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Pajak Hiburan, Raperda Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan, Raperda Tentang Pengelolaan Penerangan Jalan Umum dan Penerangan Jalan Lingkungan.

Selanjutnya, Raperda Kabupaten Karanganyar tersebut akan segera ditindaklanjuti untuk diproses sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan sampai dengan diundangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

Sementara itu, berkaitan dengan Raperda Kabupaten Karanganyar tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar tahun 2013-2032 dilakukan penandatangan Berita Acara pembahasannya sesuai dengan ketentuan Pasal 18 ayat 2 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, yang selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur guna mendapatkan rekomendasi dan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk mendapatkan persetujuan substansi.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
DSC_7171

Ibu Negara Ajak Warga Tanam Pohon di Kawasan Hijau Waduk Gondang

kominfo

Ibu Negara, Iriana Jokowi didampingi Mufidah Jusuf Kalla menanam pohon durian lokal di kawasan hijau waduk Gondang, Selasa (21/2).

Karanganyar, Selasa 21 Februari 2017

Ibu Iriana Jokowi didampingi Ibu Wapres Mufidah Jusuf Kalla menanam bibit pohon durian lokal di daerah sabuk hijau (greenbelt) Waduk Gondang Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar, Selasa (21/02/2017) pagi.

Sebanyak dua ratus lima puluh bibit pohon durian lokal yang ditanam di kawasan hijau dengan beragam varietas yakni durian bawor, petruk dan montong.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat dalam upaya konservasi sekaligus pengembangan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar waduk. Dipilihnya bibit pohon durian, karena mampu menyimpan cadangan air serta menahan struktur tanah untuk mengurangi erosi. Dengan harapan melalui kegiatan penanaman ini, masyarakat di sekitar Waduk Gondang, nantinya akan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian fungsi waduk.

Sebelumnya, Ibu Negara Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla bersama rombongan istri-istri menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) mengunjungi PAUD Assalam di Desa Munggur Kecamatan Mojogedang. Pada kesempatan tersebut, Iriana Jokowi membagi-bagikan tas dan peralatan tulis kepada siswa PAUD.

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendampingi Ibu Negara dan rombongan pada kunjungan PAUD Assalam di Desa Munggur Mojogedang.

Kunjungan dilanjutkan ke Kecamatan Kerjo guna meninjau IVA test untuk pencegahan kanker serviks dengan deteksi dini yang diikuti kurang lebih 256 ibu dari sepuluh desa. Kegiatan IVA test ini merupakan kerjasama antara BPJS dengan Dinas Kesehatan Karanganyar.

Masih dalam rangkaian kegiatan OASE KK, Ibu Negara  Iriana Jokowi bersama istri Wapres Mufidah Jusuf Kalla menghadiri Sosialisasi bahaya narkoba di Gedung Wanita. Antusias pelajar terlihat ketika Iriana Jokowi meminta seseorang siswa maju ke  atas panggung untuk menjawab pertanyaan dengan hadiah sepeda. Namun, hanya tiga siswa yang beruntung mendapatkan sepeda, sementara lainnya mendapatkan buku dari Ibu Negara.

kominfo

Ibu Negara Iriana Jokowi saat memberi pertanyaan dampak bahaya narkoba kepada salah satu siswa pada kegiatan sosialisasi anti narkoba, kekerasan seksual dan pornografi.

Dalam kesempatan tersebut, bersamaan dengan Hari Sampah Nasional dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan tempat sampah organik dan non organik kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Karanganyar. Total ada tiga puluh tempat sampah yang diberikan.

kominfo

Ibu Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla didampingi Atiqoh Ganjar Pranowo saat melihat stand kerajinan tas batik.

KOMINFO

Ibu Negara Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla di stand kain batik pada pameran UMKM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Kunjungan diakhiri dengan menyaksikan pameran kerajinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Berbagai stand mulai dari kerajinan batik hingga makanan tradisional khas Karanganyar. Stand kain batik dan kebaya menarik perhatian Iriana Jokowi dengan memborong dua puluh kain batik kebaya senilai dua belas juta rupiah.

Demikian Diskominfo (Tim)

 

 

 

 

 

 

 

Read More