Category: Sosial

KOM_3305

Pentas Amal Untuk Peduli Sesama

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membeli salah satu merchandise untuk didonasikan dalam acara Pentas Amal. Minggu (9/04/17)

Karanganyar, Senin 10 April 2017

Acara Pentas Amal yang juga bertepatan dengan ulang tahun Radio H Karanganyar ke-8 dan launching kompilasi album kemanusiaan oleh MSSR ( Musisi Se Solo Raya) diselenggarakan di Mall Palur Plasa lantai 1, Minggu (9/04).

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan dukungan untuk acara pentas amal ini.

“ Saya sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat kemanusiaan karena dengan hal ini kita semua bisa menumbuhkan rasa kepedulian antar sesama “ kata Bupati.

Selain itu Bupati juga membeli salah satu barang yang dilelang untuk donasi kemanusiaan, barang yang dilelang tersebut adalah kaos merchandise dari MSSR. Hal ini juga sebagai bukti bahwa Bupati dan Pemerintah Karanganyar peduli dengan adanya kegiatan acara kemanusiaan. Dalam acara tersebut juga disediakan tempat untuk melakukan donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Sragen.

Untuk menghibur para pengunjung dan juga untuk pengumpulan dana donasi acara ini diisi dengan pertunjukan musik dari penyanyi solo  dan band dengan berbagai genre musik, seperti metal, pop, rock, dan lain-lain.

Acara pentas amal peduli sesama ini sebelumnya sudah dilakukan sejak tahun 2016 oleh MSSR yang event pertamanya didonasikan ke bencana banjir di bantaran sungai Bengawan Solo, event keduanya didonasikan ke bencana gempa di Aceh, dan event yang saat itu diselenggarakan adalah event yang ketiga untuk launching kompilasi album kemanusiaan yang terdiri dari 22 lagu dan hasil dari event itu akan didonasikan  ke bencana alam tanah longsor di Ponorogo. Sekian Diskominfo (rz)

Read More
DSC_0071

130 Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada penarikan mahasiswa KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (06/4).

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Penarikan sejumlah 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di tiga belas desa di Kecamatan Gondangrejo secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/4/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah, Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah merampungkan KKN selama dua bulan yang tersebar di tiga belas desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau untuk menjaga citra Univet, karena almamater yang menyertai sukses kita semua di masa depan.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid, WN.MP berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan Univet dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka KKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa KKN Univet lebih baik lagi,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar bersama Rektor Univet dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN Univet, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

               

 

Read More
web

TMMD Jadikan Desa Semakin Maju dan Mandiri

TINJAU JALAN. Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kanan) dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kiri), saat meninjau jalan yang menjadi sasaran fisik TMMD Tahap I.

Karanganyar, Rabu (05/04/2017)

Dengan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadikan desa-desa semakin maju dan mandiri, sehingga kehidupan masyarakat semakin sejahtera.

Tak hanya itu saja, jalan dan jembatan semakin memadai sehingga aksesbilitas dan mobilitas orang barang dari dan ke desa semakin lancar.

“Sarana prasarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat semakin baik. Ketersediaan pangan juga mencukupi serta tempat tinggalnya layak huni,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Rabu (05/04) saat membacakan Sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pada pembukaan TMMD Tahap I Tahun 2017, di Lapangan Desa Nglegok, Kecamatan Ngargoyoso.

Tak kalah penting adalah adanya kesempatan dan ruang-ruang berkreasi bagi masyarakat yang tersedia dengan baik.

“Nyala kreativitas di tingkat desa harus dihidupkan agar potensi desa semakin optimal sehingga pada gilirannya masyarakat desa semakin mandiri dan sejahtera kehidupannya,” kata Bupati.

Ditempat yang sama, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, mengatakan latar belakang pemilihan lokasi karena Desa Nglegok merupakan desa yang butuh pembangunan sehingga perlu penanganan khusus.

“Ada juga pembangunan fasilitas umum belum merata sehingga perlu adanya kepedulian dari semua pihak agar dapat sejajar dengan desa-desa lainnya,” katanya.

Pada TMMD Tahap I ini, sasaran fisik berupa pembangunan makadam dan cor jalan sepanjang 1,1 kilometer, pos kamling, gorong-gorong sebanyak empat unit, dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit. Selain itu juga ada 10 kegiatan sasaran Non Fisik.

“Pelaksanaan TMMD ini selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 5 April sampai dengan 4 Mei 2017,” katanya.

Sedangkan personil yang dilibatkan adalah komando dan staf satgas sebanyak 10 orang, 30 personil dari Kodim 0727/Karanganyar. Pelibatan personil pendukung sebanyak 100 orang terdiri dari Polri, Ormas, Linmas, Relawan, Pelajar/Pramuka dan masyarakat.

Sumber dana berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Karanganyar, serta swadaya masyarakat.(pd)   

Read More
IMG_2892

Ketua TP.PKK Karanganyar Terima Tim Penilai Posyandu Nasional

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatrmono saat menyampaikan sambutannya pada penilaian Posyandu terbaik Nasional, Selasa (4/4).

Karanganyar, Selasa 4 April 2017

Dalam rangka penilaian pelaksana terbaik Posyandu tingkat Nasional, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsa Juliyatmono menerima rombongan tim penilai dari pusat, Selasa (4/4/2017) di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Karanganyar, Ketua TP.PKK Provinsi Jawa Tengah, Dispermades Provinsi Jateng, Disdukcapil Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Karanganyar, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar dan segenap keluarga besar TP.PKK Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan PKK sebagai salah satu oganisasi wanita memegang peran penting dan strategis dalam membantu Pemerintah untuk kemajuan pembangunan.

“Berbagai kegiatan dan lomba ini dimaksud untuk bisa terus memajukan PKK dengan segenap Pokja dan kreatifitasnya,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan Pemerintah melindungi ibu dan anak, pentingnya peran seorang ibu  harus mendapat perhatian serius dalam rangka menyayangi putra putrinya di dalam keluarga, karena keluarga merupakan kunci Ketahanan Negara.

“Doa ibu itu ijabah, yang sudah menjadi kodratnya melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, oleh karenanya program KB harus selalu bersinergi untuk generasi berkualitas,”kata Juliyatmono.

Pada penilaian tersebut, Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten, Karanganyar berkesempatan maju lomba Posyandu terbaik tingkat Nasional mewakili Jawa Tengah.

Bupati berharap  hasil kerja keras PKK, Kader Posyandu dan seluruh yang terlibat dalam mendukung penilaian ini bertujuan untuk kebaikan semua.

“Alhamdulillah, Desa Ngunut Kecamatan Jumantono tahun 2016 lalu mendapat juara Nasional sebagai Desa Toga. Dan untuk Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten ini, kita siap dengan segala konsekuensinya untuk menjadi evaluasi kedepan lebih baik lagi, syukur-syukur dengan cek lokasi, nantinya kita mendapatkan juara lagi,”harapnya.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Karanganyar, Siti Khomsya Juliyatmono memaparkan jumlah maupun berbagai kegiatan yang dilakukan Posyandu Ngudi Sehat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak.

“Ada 1.385 Posyandu di wilayah Kabupaten Karanganyar dengan 8.386 Kader Posyandu, untuk Strata Posyandu meliputi Pratama sejumlah 53, Madya sejumlah 354, Purnama sejumlah 754 dan Mandiri sejumlah 132. Sedangkan Integrasi Posyandu terdiri dari integrasi Posyandu A sejumlah 199, B sejumlah 20 dan C sejumlah 23,”terangnya.

Ia menjelaskan berbagai kegiatan pelatihan dari dinas terkait bagi kader posyandu dari mulai pelatihan rajut, pelatihan menu kudapan dan sablon.

Selanjutnya Ketua TP.PKK Pusat, Endang Budi Pardini, pada kesempatan yang sama mengatakan maksud dan tujuan tim penilai posyandu terbaik tidak lain adalah untuk cek dan ricek laporan yang dikirim ke pusat, apakah sesuai dengan kenyataan dilapangan.

“Menilai ke lapangan Posyandu Ngudi sehat, mudah-mudahan sesuai apa yang dilaporkan ke pusat. Dari kadernya, pelaksanaan setiap bulannya, bagaimana kondisi dari sasaran posyandu tersebut. Semoga dari kerja keras dapat menghasilkan yang terbaik,”pungkasnya.

Setelahnya, rombongan tim penilai melanjutkan perjalanan untuk cek lapangan Posyandu Ngudi Sehat di Desa Ngringo, Jaten.

Demikian Diskominfo (ad/ft/ind)

 

Read More
web

PMI Karanganyar Miliki Gedung Megah

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kedua dari kiri) saat mendonorkan darahnya disela-sela peresmian Gedung PMI Karanganyar.

Karanganyar, Jumat (31/03/2017)

Palang Merah Indonesia (PMI) Karanganyar memiliki gedung megah, dengan dilengkapi berbagai fasilitas lengkap untuk donor darah. Gedung yang bersebelahan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar itu pindah lokasi dari tempat lama, di Kelurahan Cangakan.

Pembangunan gedung dua lantai itu dengan sistem multiyears, diresmikan penggunaannya oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Tampak hadir pula Forkopimda Kabupaten Karanganyar, Jumat (31/03) pagi.

Saat memberikan sambutan, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan, gedung ini megah dan layak walaupun pengangaran dua tahun, dan kini diresmikan.

“Ada tantangan bagi PMI Karanganyar agar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Punya bank data golongan darah juga sudah ada. Setiap saat jika dibutuhkan maka bisa on call,” kata Rohadi Widodo.

Dia juga mengimbau agar masyarakat rutin setiap tiga bulan untuk donor darah, karena setelah diambil darahnya, digantikan darah baru dan tubuh menjadi segar. Pada kesempatan itu, dia juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi pendonor yang rutin diambil darahnya. Ada yang sudah 100 kali, 75 kali, 50 kali dan 25 kali diambil darahnya.

“Di ulang tahun  ke 99 tahun 2016, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar juga telah mengadakan donor darah sebanyak 999 pendonor,” katanya.

Terkait dengan kebencanaan, Wakil Bupati  Karanganyar meminta  kesiap siagaan PMI,  karena daerah Karanganyar rawan bencana. “Maka dari itu senantiasa siap dibutuhkan, cepat dan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Edi Susanto, Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Jawa Tengah mengatakan pemanfaatan gedung ini sangat kami apresiasi.

“Fasilitasi dari Pemkab Karanganyar sangat luar biasa. Menunjukan perhatian dan kepedulian kepada PMI Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Tidak salah kalau Pemkab Karanganyar memfasilitasi karena keberadaan PMI sungguh sangat kuat. “Perjuangan pembangunan gedung ini sungguh panjang. Kami berpesan agar meningkatkan kinerjanya dengan pelayanan Unit Tranfusi Darah (UTD)  dan kemarkasan lebih baik lagi,” katanya.(pd)

 

Read More
DSC_0140

Sambung Rasa Toleransi Beragama Merajut Kebersamaan

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi memberikan sambutan alam acara Sambung Rasa dengan tema Toleransi Beragama Merajut Kebersamaan di halaman LPPL Radio Publik Swiba. Kamis (30/3/2017)

Karanganyar, 31 Maret 2017

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi menghadiri acara Sambung Rasa dengan tema ‘Toleransi Beragama Merajut Kebersamaan’ di halaman gedung LPPL Radio Publik Swiba, Kamis malam (30/3).

Acara yang disiarkan secara langsung oleh Radio Swiba ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar,  Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Karanganyar, Kasat Binmas Polres Karanganyar dan para anggota organisasi masyarakat di Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi yang sekaligus menjadi ketua dewan penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama dalam sambutannya menyampaikan kebijakan dan tugasnya sebagai ketua dewan penasehat FKUPB dan mengajak untuk menjaga dan mensyukuri atas keberagaman yang ada di Kabupaten Karanganyar ini agar tercipta suatu kerukunan antar seluruh masyarakat dan umat beragama di Kabupaten Karanganyar ini.

“Tugas saya membantu melaksanakan kebijakan-kebijakan dari Bupati untuk FKUB serta memfasilitasi hubungan FKUB dengan pemerintah dan berbagai elemen yang ada untuk menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Karanganyar ini”, kata Wakil Bupati.

“Pemerintah daerah memfasilitasi kebutuhan dari FKUB yang mempunyai banyak program agar semua hal yang berurusan dengan umat beragama bisa langsung melapor secara berjenjang dari tokoh agama atau pemuka agama terlebih dahulu baru ke Pemerintah Daerah agar masalah dapat diatasi dengan baik dan lancar” kata Sekretaris Daerah, Samsi dalam sambutannya.

Ketua FKUB, Badarudin dalam sambutannya menyampaikan tugas dan kegiatan yang dilakukan oleh FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Karanganyar.

“Kita akan melaksanakan Kemah Kebangsaan pada  bulan April dalam upaya agar para remaja bisa rukun dalam satu tenda dan melakukan kegiatan bersama sehingga bisa akrab dalam menghadapi kehidupan kedepannya”, kata Badarudin.

Musta’in Ahmad sebagai Kepala Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar juga menyampaikan tentang konsep toleransi dalam beragama.

“Toleransi tepatnya adalah kemampuan setiap orang atau kelompok untuk saling menghargai dan menghormati pihak lain sebagaimana yang bersangkutan, juga ingin dihargai keyakinannya. Manakala  di setiap pribadi muncul hal tersebut maka toleransi dengan sendirinya sudah terwujud,” kata Musta’in Ahmad.

Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak keberagaman baik suku, kebudayaan, maupun keyakinan atau agama, dengan banyaknya keberagaman ini terkadang menimbulkan gesekan atau hal-hal yang tidak diinginkan maka dilakukan toleransi untuk menjaga persatuan antar umat beragama untuk merajut kebersamaan. Demikian Diskominfo (kris,yoga,rz)

Read More
KOM_2333

Kabupaten Bantul Belajar Tentang Peningkatan Layanan Kesra Di Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Suasana Kunker Kabupaten Bantul di Kabupaten Karanganyar, Kamis Pagi (30/3)

Karanganyar, 30 Maret 2017

Bagian Administrasi Kesra Setda Kabupaten Bantul dipimpin Didik Warsito Asisten Sumber Daya dan Kesra Setda Kabupaten Bantul kunjungi Kabupaten Karanganyar dalam rangka belajar tentang upaya peningkatan mutu pelayanan bidang kesejahteraan rakyat (Kesra). Rombongan sebanyak 16 orang ini diterima oleh Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Karanganyar didampingi OPD terkait seperti Dinsos, Disparpora, Dinas Perindustrian Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UKM serta Baznas Karanganyar di ruang Podang 1 Kantor Setda Karanganyar, Kamis Pagi (30/1).

Agam Bintoro, Kabag Kesra Setda Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutan selamat datangnya mengatakan bahwa Kabupaten Karanganyar merupakan kabupaten paling ujung timur di Propinsi Jateng. untuk memudahkan dalam berkoordinasi dengan kabupaten/kota sekitarnya, Karanganyar bergabung kedalam Karisma Pawirogo dan Subosukawonosraten. Dalam visi misi Bupati n Wabup Karanganyar terpilih difokuskan kepada kepentingan rakyat dan pembangunan fisik demi memajukan Karanganyar.

Letak Kabupaten Karanganyar yang strategis dibawah lereng Gunung Lawu, membuat Kabupaten Karanganyar mendapatkan Sumber Daya Alam yang luar biasa, sekaligus pesona wisata alam yg menarik juga untuk dinikmati.

“Potensi wisata Karanganyar sangat luar biasa, untuk lebih mengoptimalkan pelayanan, infrastruktur penunjang sudah kami kerjakan demi kepuasan wisatawan”, ujar Agam

Sementara itu di tempat yg sama, Didik Warsito selaku kepala rombongan mengatakan bahwa bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Bantul baru saja berdiri.

Sebelumnya hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat di tangani dibawah kewenangan Dinas Sosial Kabupaten Bantul. Bantul yg terdiri dari 17 kecamatan dan 75 desa dgn penduduk sekitar 968.600 orang masih memiliki warga miskin sebesar 154.000 atau sekitar 15,7 %.

“Karna baru saja terbentuk bagian Administrasi Kesra di Bantul, kami ingin belajar lebih jauh tentang program-program di Karanganyar terkait peningkatan mutu layanan Kesejahteraan Rakyat”, ujar Didik

Lebih lanjut dikatakan oleh Didik, mata pencaharian terbesar penduduk Bantul adalah pertanian dengan prosentase 42% dan 70% produk-produk kerajinan Bantul telah menguasai DIY seperti batik dan keramik. Demikian Diskominfo (ad/tt)

Read More
DSC_0147

Beri Pendidikan Politik Pada Masyarakat, KPU Karanganyar Resmikan Rumah Pintar Pemilu

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada Peresmian Rumah Pintar Pemilu Di KPUD Karanganyar, Rabu (29/30)

Karanganyar, Rabu 29 Maret 2017

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar meresmikan Rumah Pintar Pemilu INTANPARI, Rabu (29/3/2017) di Kantor KPU Karanganyar. Peresmian ini diharapkan menjadi salah satu wadah untuk mengenalkan kegiatan kepemiluan kepada masyarakat.

Peresmian Rumah Pintar Pemilu dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Komisioner KPU Indonesia, Ida Budhiati, Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah, Pengurus KPU se Solo Raya dan Ketua KPU Karanganyar.

Ida Budhiati dalam sambutannya mengatakan Rumah Pintar Pemilu merupakan bagian dari upaya Komisi Pemilihan Umum memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai pemilu dan sistem pemilu di Indonesia. Pihaknya pun berharap KPU Karanganyar dapat terus aktif menyosialisasikan adanya Rumah Pintar Pemilu kepada masyarakat hingga keberadaannya bermanfaat.

“KPU Karanganyar harus aktif baik melalui kegiatan maupun medsos  untuk mengenalkan Rumah Pintar Pemilu ke masyarakat,”tuturnya.

KOMINFO

Komisioner, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Bidang Hukum Ida Budhiati menggunting pita peresmian Rumah Pintar Pemilu INTANPARI di Kantor KPUD Karanganyar.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi KPU Karanganyar atas keberadaan Rumah Pintar Pemilu yang memang ditujukan kepada masyarakat sebagai wahana pendidikan demokrasi dan kepemiluan.

Pihaknya pun siap bekerjasama dengan KPU Karanganyar agar keberadaannya dapat dirasakan masyarakat khususnya warga di wilayah Karanganyar. Terlebih dalam Rumah Pintar Pemilu banyak memberikan informasi mengenai pemilu di Indonesia sejak pertama kali digelar pada periode 2001 sampai 2007 yang lalu dengan tujuan membangun partisipasi masyarakat.

“KPU Karanganyar dapat bersinergi dengan dinas terkait agar Rumah Pintar Pemilu ini dapat dikunjungi warga. Dapat bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip yang letaknya berdekatan dengan Rumah Pintar Pemilu, dan tempat ini juga dapat memberikan pendidikan bagi masyarakat,”ujarnya.

Ditambahkannya KPU untuk tetap bersikap netral dan independent, authentic, responsible dan perspektif.

Lebih lanjut Ketua KPU Karanganyar, Handoko dalam laporannya mengatakan Rumah Pintar Pemilu merupakan gagasan dan program KPU RI yang sudah didirikan di seluruh Kabupaten dan Kota se Indonesia. Dalam Rumah Pintar Pemilu disajikan berbagai informasi mengenai pemilu dari pertama kali digelar di Indonesia, hingga dalam perjalanannya terus berkembang.

“Keberadaan Rumah Pintar Pemilu INTANPARI ditujukan bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana sejarah pemilu, tugas-tugas dan fungsi KPU sekaligus menjadi destinasi wisata demokrasi dan kepemiluan bagi warga Karanganyar,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0017

Launching Klinik Haji Pratama, Jalan Sehat, dan Pengajian Akbar IPHI

Karanganyar, Senin 27 Maret 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara pengajian akbar IPHI di halaman Masjid Agung Karanganyar. Minggu (26/03/2017)

Acara launching Klinik Haji Pratama, gerak jalan santai, dan dilanjutkan pengajian ini adalah rangkaian kegiatan dalam rangka hari lahir IPHI ke-27 yang dilaksanakan pada hari Minggu pagi, 26 Maret di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati, Rohadi beserta Sekretaris Daerah, Ketua IPHI Provinsi Jawa Tengah serta seluruh anggota dan pengurus IPHI Kabupaten Karanganyar.

Diawali dengan launching Klinik Haji Pratama oleh Wakil Bupati pada pukul 6 pagi yang bertempat di sebelah timur gedung IPHI Kabupaten Karanganyar  dilanjutkan pada pukul setengah 7 pagi dilaksanakan gerak jalan sehat dan santai yang diberangkatkan oleh Bupati dari depan Masjid Agung Karanganyar diikuti oleh sekitar 2.000 (dua ribu) anggota IPHI se-Kabupaten Karanganyar. Setelah itu semua peserta gerak jalan santai berkumpul kembali di halaman depan Masjid Agung Karanganyar untuk mengikuti pengajian dan pengundian door prize untuk peserta gerak jalan santai yang beruntung.

Dalam sambutannya Bupati memberikan semangat kepada seluruh anggota IPHI Kabupaten Karanganyar untuk terus membantu suluruh masyarakat Karanganyar dalam hal pelaksanaan haji.

“Pemerintah berharap semoga bapak ibu pengurus dan seluruh anggota IPHI Kabupaten Karanganyar bisa menjadi inspirator, motivator, untuk bisa membangun semangat seluruh masyarakat dengan pengalaman yang didapatkan dari menunaikan ibadah haji”, kata Bupati.

Dalam kesempatan itu untuk menambah semangat seluruh anggota dan pengurus IPHI Kabupaten Karanganyar, Bupati melakukan undian langsung untuk 5 orang peserta yang beruntung mendapatkan bantuan uang muka pendaftaran haji. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pengajian yang bertema ‘Pemberdayaan IPHI dan Potensi Daerah untuk Kemaslahatan Umat dan Kokohnya NKRI’. Demikian Diskominfo (adit/rz)

Read More
web

Pembangunan Jalan Selesai, Bupati Menutup Bakti Desaku Maju

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengunting pita peresmian jalan hasil Bakti Desaku Maju. Didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Karanganyar, Jumat (24/03/2017)

Pembangunan akses jalan yang menghubungkan Dusun Kentangan ke Dusun Sawahan, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih telah selesai dibangun sekaligus penutupan Bakti Desaku Maju, Kamis pagi (23/03).

Bakti desaku maju yang berada di Desa Pablengan, Kecamatan Matesih membangun jalan penghubung antara 2 dusun yang menghabiskan dana sebesar Rp 240 juta.

Kegiatan pembangunan fisik diantaranya makadam dan dan cor jalan sepanjang 761 Meter, luas 2,5 Meter dan tebal 12cm. Kemudian pembuatan jembatan dengan panjang tiga meter, luas tiga meter dan tinggi dua meter. Dilanjutkan pembangunan gorong-gorong dua tempat dengan panjang tiga meter.

Dalam kesempatan itu, pasiter selaku sekretaris Kodim 0727/Karanganyar Sutatna menjelaskan manfaat pembuatan jembatan dan cor jalan dapat memperlancar transportasi sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, mendorong masyarakat dalam bergotong royong khususnya pembangunan infrastruktur diwilayahnya.

Pelaksanaan giat bakti desaku maju dmulai pada tanggal 8 Maret sampai dengan 23 Maret 2017 selama 15 hari. Dengan hasil yang dicapai sasaran fisik selesai 100 persen.

Pengerjaan pembangunan jalan penghubung melibatkan 90 personil perhari berasal dari Kodim 0727/Karanganyar, Linmas Desa Pablengan dan masyarakat Desa Pablengan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan beserta jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar menyampaikan sambutan sekaligus menutup Bakti Desaku Maju.

Juliyatmono dalam sambutannyamenyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada jajaran TNI yang berkerjasama dengan pemerintah telah membantu membangun jalan melalui program Bakti Desaku Maju.

Selain itu, Bupati mengatakan agar untuk terus berpikir, terus bergerak lebih maju supaya esok hari ada harapan karena yang memunculkan semangat adalah harapan.

“Teruslah kita berharap, supaya esok hari selalu ada harapan, ada semangat karena semangat itu yang akan menggugah spirit kita.” Kata Juliyatmono.

Dulu jalan yang tidak bisa dilewati sekarang bisa dilewati dengan jalan yang baik, lebih  mudah dan menyenangkan dengan peran TNI bersama masyarakat tentang bagaimana menumbuhkan rasa patriotisme.

Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kenyamanan, keberkahan,kebaikan wilayah yang berada disekitar kita.

“Janganlah ragu berbuat baik, karena perbuatan baik akan menumbuhkan energi positif,” kata Juliyatmono.

Pembangunan jalan dengan gotong royong pasti nanti kualitasnya akan baik.Jika tidak ada rasa gotong royong, kedepannya rasa tenggang rasa antar sesama warga desa akan hilang. (rz/tt)

Read More