Category: Sosial

KOM_5466

Kodim 0727 Karanganyar Adakan Seminar Penyelenggaraan Komunikasi Sosial Dengan Aparat Pemerintah.

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan materinya saat seminar penyelenggaraan komunikasi sosial dengan aparat pemerintah, Rabu Pagi (3/5)

Karanganyar, 3 Mei 2017

Penyelenggaraan komunikasi sosial dengan aparat pemerintahan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu pagi (3/5). Acara yang bertujuan untuk menyatukan pandangan, visi dan misi guna memperkuat sinergi dalam Berbangsa dan Bernegara ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, dan Perwakilan Polres Karanganyar yakni Kasat Intel Polres Karanganyar.

Peserta pada acara ini adalah Danramil, Kapolsek, dan Camat se-Kabupaten Karanganyar serta Lurah dan Kepala Desa masing-masing 3 orang di tiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Sementara itu Bupati Karanganyar saat menjadi pemateri dalam acara tersebut menjelaskan mengenai pentingnya kerukunan antar umat beragama. Selain itu Bupati juga menekankan Idiologi Pancasila harus dijunjung tinggi, karena konsep Pancasila adalah konsep keadilan. Sila – sila dalam Pancasila merupakan nilai – nilai yang Tuhan berikan kepada manusia.

“Toleransi antar umat beragama perlu ditingkatkan agar tidak terjadi benturan,” tuturnya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Juliyatmono akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Menurut Bupati merusak alam berarti merusak Tuhan, karena Tuhan telah memberi semua yang ada di dunia ini untuk kehidupan manusia, bukan untuk dirusak. Sejatinya semua yang hidup harus saling bersinergi dengan alam. Demikian Diskominfo (ad/yoga)

Read More
KOM_4819

Pendidikan Latihan Dasar Banzer

KOMINFO

Bupati Karanganyar Memasangkan Penutup Kepala Kepada Peserta DIKSAR

Karanganyar, 28 April 2017

Pendidikan Latihan Dasar (DIKSAR) Banzer berlangsung di Balai Desa Kaling Tasikmadu Jumat malam(28/4). Pada kesempatan ini Bupati Karanganyar berkesempatan menghadiri acara tersebut. Acara ini diikuti oleh 2 anak cabang, yakni Gerakan Pemuda Anshor (GP Ansor) Kecamtan Tasikmadu dan Jaten. Sedangkan jumlah peserta diksar sendiri berjumlah 101 orang. Bersamaan dengan acara itu juga diadakan pelantikan pengurus anak cabang GP Ansor Kecamatan Tasikamdu.

Rencananya DIKSAR ini akan berlansung selama 3 hari dan berakhir pada Minggu sore. Dalam diksar ini para peserta akan di latih tentang keagamaan, ke NU an, Kenegaraan, latihan fisik yang akan dilatih langsung dari pihak Koramil Tasikmadu, baris – berbaris, dan lalu lintas yang akan dilatuh langsung dari Satlantas Polres Karanganyar.

Menurut Suwanto selaku ketua pengurus cabang GP Ansor Kabupaten Karanganyar acara seperti ini diadakan untuk mencetak kader – kader muda yang berfungsi untuk membentengi masyarakat dari gerakan – gerakan radikal.

Sementa itu Juliyatmono dalam sambutannya mengharapkan NU melalui Banzer harus mengawal Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar negara. Selain itu bupati juga menuturkan kegiatan – kegiatan seperti ini harus sering di adakan karena dapat mengarah ke hal- hal yang produktif dan positif. Bupati juga menghimbau dalam pelatihannya banzer – banzer muda harus dipahamkan punya percaya diri yang tinggi menjadi kader NU. Selain itu bupati juga meminta agar banzer diperkuat agar bisa menghalu gerakan – gerakan radikal yang mungkin berkembang di masyarakat. Banzer harus bisa bersama – sama untuk menciptakan suasana yang rukun gotong royong dalam semua golongan masyarakat. “Ciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sejuk, dan baik,” pungkas Juli.(yoga/adt)

Demikian DIKOMINFO

Read More
KOMINFO

PELANTIKAN DPC APDESI MASA BAKTI 2017-2022

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memakaikan Jas Kepada Ketua APDESI Yang Baru

Karanganyar, 29 April 2017

Sejumlah 36 orang pengurus DPC APDESI (Dewan Perwakilan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) masa bakti 2017-2022 dilantik. Pelantikan ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar sabtu malam (29/4). Acara dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar.

APDESI adalah satu –  satunya wadah bagi Pemerintahan Desa. APDESI Nasional sendiri di bentuk pada tahun 2005. Sesuai instruksi Menteri pada tahun 2005 untuk dibentuk Asosiasi Pemerintah Provinsi yang beranggotakan Gubernur – gubernur, dan di Kabupaten dibentuk AKASI (Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia) yang beraggotakan Bupati – bupati, sedangkan di desa dibentuk APDESI.

Menurut Haryanto selaku ketua panitia anggota – anggota APDESI adalah Kepala – kepala desa se-Kabupaten Karanganyar yang berjumlah 162 orang. Fungsi Organisasi ini adalah untuk mengawal Undang – undang Desa. Selain itu dengan adanya APDESI diharapkan dapat mendorong berjalannya Permendes (Peraturan Mentri tentang Desa).

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan agar para Kepala Desa dapat menjalankan fungsinya dengan baik sebagai sarana untuk berjuang mensejahterakan masyarakat di Desanya. Selain itu Juliyatmono juga menghimbau agar Lurah dapat memperjuangkan kesejahteraan perangkat desanya, supaya mereka bisa terpacu kinerjanya. Selain itu Bupati juga mengharapkan agar semuanya terus menjaga semangatnya agar pembangunan terus bergerak maju. “Desa adalah miniatur Negara, apabila desa maju maka negara juga akan maju,” kata Juliyatmono.(yoga/adt)

Demikian DISKOMINFO

Read More
IMG_0479

Wujudkan Stop BABS Tahun 2017

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (memegang mike) menyampaikan sambutan sekaligus penjelasan pada acara Sambung Rasa di Halaman Radio Swiba (Kamis, 27/4/2017)

Karanganyar,  Kamis 27 April 2017

Tema tersebut diambil untuk acara Sambung Rasa di Halaman Radio SWIBA Kamis malam, 27 April 2017. Acara yang disiarkan secara live lewat Radio SWIBA 96.3 FM ini dihadiri oleh OPD terkait, yakni perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Dinas Komunikasi dan Informatika serta beberapa Camat dan perwakilan dari Kelurahan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang baru saja tiba dari kunjungan kerjanya ke Malaysia berkenan hadir pada acara tersebut dan memberikan sambutan.

Sekaligus  memberikan sambutan, Juliyatmono menanggapi pertanyaan dari penyiar Radio Swiba tentang Stop BABS. Beliau  menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia sekarang memakai istilah Pembangunan Manusia Berkelanjutan. Diharapkan derajad kesehatan manusia terus membaik. Kualitas kesehatan manusia diukur melalui perilaku hidup sehat.

“Hidup sehat nanti polanya akan seperti apa, tahun ini akan kita deklarasikan. Sudah kami siapkan sticker dan pamflet untuk dipasang di rumah-rumah supaya orang tahu bagaimana melakukan upaya-upaya untuk membangun perilaku hidup sehat,” terang Juliyatmono.

“Hidup sehat tidak lepas dari aktifitas oleh raga, apapun jenis olahraganya, apa itu jalan kaki, bersepeda, berenang, yang penting bergerak. Kemudian hindari rokok, perbanyak makan buah, dan upaya-upaya yang lain dengan gerakan hidup bersih,” imbuh Juliyatmono.

Salah satu penyebab derajad kesehatan masih kurang adalah karena masyarakat masih belum mau meninggalkan tradisinya, kebiasaannya. Ada sebagian warga masyarakat yang tidak bisa buang air besar kalau tidak di sungai. Kebiasaan buruk ini harus dirubah.

“Masyarakat harus terus digembor-gemborkan untuk Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan),” tandas Juliyatmono.

Masyarakat masih melakukan BABS mungkin memang karena belum mempunyai jamban di rumah. Untuk mengatasai hal ini pemerintah konsekwen akan membantu jambanisasi.

“Kami sudah siapkan dana kira-kira 9 Miliar di APBD untuk menuntaskan masyarakat supaya stop BABS. Kalau kampungnya berjubel-jubel, berdekatan, tidak punya pakarangan, nanti kita buat jamban komunal seperti di Kemiri, Kebakkramat sehingga kampungnya menjadi bersih dan indah, ” tambah Juliyatmono.

Masyarakat di Karanganyar ini yang masih banyak tidak memiliki jamban, yang BAB nya  di pinggir sungai adalah dearah-daerah yang dekat dengan sungai yang aliran sungainya lancar. Daerah-daerah itu di adalah Tawangmangu, sebagian Karangpandan, Colomadu yaitu di Malangjiwan, Utara Gedongan, Klodran, Ngasem. Bahkan yang punya jamban pun malah mengalirkan buangannya ke sungai, tidak ada septi tank nya, seperti daerah-daerah di Gayamdompo, Gedong, Lalung bahkan Kota Karanganyar. Tentu saja ini mencemari sungai-sungai kita.

“Maka program Stop BABS akan kita tuntaskan tahun ini.  Kekurangan dana sudah kami mintakan ke beberapa CSR dari Perushaaan, BUMD kita, dari BAZNAS juga, kita keroyok bareng-bareng,” janji Juliyatmono.

Supaya gerakan ini ada payung hukum dan dasar pemberlakuannya maka dibuatkan regulasinya. Regulasi ini memuat keterlibatan semua pihak. Regulasi ini menjadi bukti konkrit keseriusan kita, sehingga hal ini tidak hanya berupa himbuan belaka, tetapi juga direncanakan dan dianggarkan.

“Akhir tahun nanti saya akan mengundang Ike Nurjanah, duta sanitasi Indonesia supaya melihat bukti-bukti bahwa program ini sudah berjalan dengan baik,” imbuh Juliyatmono. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
web

BPBD Karanganyar Adakan Bimtek Penanggulangan Bencana

Seusai pembukaan Bintek Penanggulangan Bencana, sejumlah tamu undangan menaiki perahu karet menuju titik lokasi simulasi di water rescue.

Karanganyar, Rabu (26/04/2017)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar mengadakan Bimbingan Teknis Penanggulangan Bencana, di Waduk Delingan, Kecamatan Karanganyar, Rabu (26/04), selama satu hari.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Karanganyar, Bambang Jatmiko,  mengatakan pelatihan sehari itu diikuti dari BPBD dan relawan SAR di Kabupaten Karanganyar, sebanyak 150 peserta.

“Bintek ini untuk membangun  kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, serta mengimplementasikan ilmu yang didapat guna pelaksanaan penanggulangan becana di wilayah masing-masing,” kata Bambang Jatmiko, saat dilokasi.

Lebih dari itu, juga untuk meningkatkan kemampuan dalam penanganan  penangulanggan bencana dalam menghadapi bencana daerah. Sedangkan narasumber dari BPBD Kabupaten Karanganyar dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

“Materi berupa teknis water rescue, PPGD dilanjutkan paktek dan simulasi,” kata Bambang Jatmiko.

Sementara itu ditempat yang sama,  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengapresiasi bintek ini, dengan begitu meningkatkan jiwa kebersamaan dan meningkatkan ketrampilan di air dan bidang medan yang sulit.

“Kabupaten Karanganyar komplit masalah bencana alam, ada banjir, longsor, puting beliung, maka saya meminta untuk selalu meningkatkan kemampuan ketrampilan dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana,” kata Samsi.

Pada kesempatan itu, Samsi juga meminta lokasi banjir yang tidak pernah terjadi namun ternyata juga terkena banjir, dicari penyebabbnya apa, kalau ada bambu yang menyumbat maka segera dibersihkan bersama-sama.

“Apakah ada barongan bambu, potongan-potongan bambu yang hanyut terbawa air sehingga menyumbat di bawah jembatan, segera di selesaikan permasalahan itu bersama-sama,” katanya.(pd)

 

Read More
KOM_4512

Pengajian Perdana MTNI Tasikmadu

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memberikan Tausiyah pada pengajian perdana MTNI

Karanganyar, 25 april 2017

Pengajian perdana MTNI (Majelis Ta’mir Nurul Iman) Tasikmadu diadakan di balai desa Papahan Tasikmadu. Acara ini diadakan pada hari selasa siang (25/04). Acara ini dihadiri oleh wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan pengurus MTNI Kabupaten Karanganyar.Sedangkan peserta dari pengajian ini berasal dari warga sekitar Tasikmadu, Perangkat Desa, Guru, dan PNS di wilayah Tasikmadu.

MTNI sendiri didirikan untuk mewadahi kegiatan pengajian bagi PNS dan mayarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Selain itu dengan adanya pengajian seperti ini diharapkan masyarakat bisa memperkuat tali silaturahmi dan kerukunan di antara umat Islam di wilayah Kecamatan Tasikamadu.

Pada kesempatan kali ini Wakil Bupati Karanganyar memberikan tausiyah. Dalam tausiyahnya rohadi menekankan pentingnya berbuat baik dan saling menolong. “Walaupun hanya kecil marilah kita memulai berbuat kebaikan”, tutup rohadi. (yoga)

Demikian DISKOMINFO

Read More
DSC_0371

Bupati: Hati-hati dengan Tawaran Investasi

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan pada acara Grand Business Oppurtinity Meeting bersama CAR, Minggu 23/4/2017

Karanganyar,  Minggu 23 April 2017

Bertempat di Gedung Aisyiyah Karanganyar, PT. Centrai Asia Raya (CAR)  menyelenggarakan Grand Business Opportunity Meeting sekaligus training bagi para agen baru (New Agency Training) pada Minggu, 23 April 2017.

Usaha asuransi ini telah didirikan pada tahun 1987 dengan Keputusan OJK: Kep-013/KM.13/1987. Usaha keuangan ini tidak hanya menjanjikan asuransi tetapi juga investasi dan pendapatan tambahan. Jasa keuangan CAR bisa dipercaya karena terdaftar dan diawasi oleh (Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bahkan pada kesempatan itu perwakilan dari OJK Surakarta juga hadir.

Antonius Yulianto, perwakilan dari OJK Surakarta menyampaikan bahwa pengawasan industri jasa keuangan baik itu perbankan, pasar modal, asuransi, pembiayaan, pegadaian dan jasa keuangan lainnya berada di bawah OJK. Asuransi umum maupun jiwa harus mendapatkan ijin operasi dari OJK.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan supaya kita suka menabung, berinvestasi dan berhati-hati dengan barang-barang yang kita beli. Jangan konsumtif tetapi memanage dengan bijak.

Memang saat ini banyak penawaran usaha investasi yang sifatnya sangat bombastis. Tetapi begitu jatuh tempo pencairan, pengurusnya menghilang.

“Saya harus tahu persis supaya aman, terjamin semuanya. Kalau ada apa-apa, saya uber kalau melarikan diri,” kata Juliyatmono.

Kalau mau berinvestasi kita harus hati-hati, jangan mudah terhipnotis dengan tawaran-tawaran yang datang.

“Jangan sampai kita terhipnostis dengan hasil yang bombastis, tidak rasional. Ikuti investasi yang rasional, yang bisa dihitung, dilogika,” demikian pungkas Juliyatmono. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
web

231 KK Terima Bantuan Bencana

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat memberikan bantuan secara simbolis bagi warga terkena bencana alam di Kabupaten Karanganyar, Rabu (20/04)

Karanganyar, Kamis (20/04/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan bantuan bencana alam bagi 231 Kepala Keluraga (KK) di 17 Kecamatan. Bantuan Tahap I diberikan yang terkena bencana di bulan November, Desember tahun 2016 sampai dengan Maret 2017 di Kabupaten Karanganyar.

“Sasaran pemberian bantuan ini untuk korban bencana alam tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran maupun banjir. Total dana tahap I ini Rp. 421.450.000,00,dari APBD tahun 2017,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Kabupaten Karanganyar, Bambang Jatmiko.

Bagi pemilik rumah yang terkena rusak ringan besaran bantuan berbeda-beda, dari Rp. 500 ribu sampai dengan Rp. 1,5 juta. Untuk rusak sedang masing-masing sebesar Rp. 3 juta, dan rusak berat sebesar Rp. 5 juta.

Bambang juga mengatakan, adapun kategori besaran bantuan adalah rusak ringan sebanyak 169 KK, rusak sedang 33 KK, rusak berat 26 KK. Total jumlah nominal Rp. 412.450.000.00. Sedangkan kategori luka sedang tiga jiwa, masing-masing diberikan bantuan Rp. 3 juta, dengan jumlah total pemberian bantuan Rp. 9 juta.

Pemberian bantuan itu diberikan langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Rabu (19/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Pemberian bantuan ini untuk meringankan beban para korban bencana. Besarannya juga berbeda, tergantung kategori rusak dan jenis korban,” kata Wakil Bupati.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengimbau kepada warga yang berada di daerah rawan bencana, untuk tetap berhati-hati agar tidak terjadi korban bencana alam.(pd)

 

Read More
KOMINFO

Umat Hindu Ngargoyoso, Rayakan Dharma Santi Hari Suci Nyepi

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan an arahan pada acara Dharma Santi Nyepi dan Pelantikan Pengurus PHDI

Karanganyar, Rabu (18/04/2017)

Setelah selesai pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun 1939 Saka yang mulai dari upacara melasti, tawur agung dipusatkan di Candi  Prambanan, dan pelaksanaan catur brata pada  Hari Suci Nyepi,  kemudian umat Hindu di Ngargoyoso melaksanaan kegiatan Dharma Santi.

Umat Hindu di Kecamatan Ngargoyoso, tahun ini mengadakan Perayaan Dharma Santi dilaksanakan di Balai Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (18/04) siang. Bersamaan dengan acara itu juga diadakan pelantikan pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia(PHDI) Kecamatan Ngargoyoso periode 2017-2022.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta jajaran Forkopimcam Kecamatan Ngargoyoso, dan Ketua PKUB Kecamatan Ngargoyoso.

Ketua Panitia ,Priyatno, dalam laporannya mengatakan bahwa umat Hindu turut mensukseskan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar tentang kerukunan umat beragama. Selain itu, umat Hindu juga ikut menjaga lingkungan sekitarnya.

“Perwujudan itu dengan adanya penghijauan di sekitar Tlaga Madirda dan wilayah Jenawi agar alam tetap hijau,” kata Priyanto.

Sementara itu dalam sambutan, Bupati Karanganyar menekankan pentingnya toleransi antar umat beragama karena keberagaman merupakan suatu keindahan.

“Pemkab Karanganyar juga sangat mengapresiasi masyarakat Hindu karena sudah turut serta menjunjung tinggi kebhinekaan,” katanya.

Selain itu Bupati juga berterimakasih atas dukungan umat Hindu,  Pemkab  Karanganyar mendapatkan penghargaan sebagai daerah yang mampu menjaga kerukunan umat beragama.

“Baru saja Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan dari Menteri Agama atas Partisipasi Aktif dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama,” katanya. (yoga/pd/adt)

Read More
IMG_9211

Study Banding Pengelolaan ZIS, DPRD Pemalang Kunjungi Karanganyar

kominfo

Bupati saat menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kab. Pemalang di anthorium, Rabu (12/4).

Karanganyar, Rabu 12 April 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Ketua Baznas Karanganyar beserta jajaran Kepala OPD menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (12/4/2017).

Muhtarudin selaku Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk menggali informasi tentang kemasyarakatan terutama Baznas dan kesehatan. Dan berharap dapat menambah kinerja para anggota dewan Kabupaten Pemalang sehingga dapat melengkapi kekurangan yang ada.

Pada kunjungan tersebut, Bupati menjelaskan  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar dalam perolehan, pengumpulan sampai pentashorufan zakat infak shodaqoh (ZIS) relatif lancar, sukses dan terus ada peningkatan.

“Rata-rata perolehan ZIS Karanganyar mencapai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya dan tertinggi  se Jawa Tengah.  Untuk 2017, target perolehan ZIS Karanganyar capai dua belas miliar rupiah setahun,”ujarnya.

Ia mengatakan, hasil dari pengumpulan ZIS tersebut dipergunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, memberikan bantuan yang bertujuan untuk kemashlahatan umat dan mengentaskan  kemiskinan.

“Baznas Karanganyar saat ini memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada kaum dhuafa lanjut usia untuk lima orang ditiap desa seumur hidupnya. Ada 177 desa di wilayah Karanganyar sehingga ada 890 orang dhuafa yang menerima bantuan Baznas,”jelasnya.

Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah dan Baznas siap menopang. Ada desa barokah berupa bantuan air bersih, sumur dalam, permodalan UMKM tanpa bunga dengan memberikan peralatan tepat guna, gaji PNS dipotong 2,5 persen yang muslim untuk Baznas dan PNS non muslim juga dipotong untuk sedekah/persembahan. Setiap bulan digelar pengajian dan pengumpulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ditiap-tiap kalurahan.

Pengumpulan ZIS ditiap RT dan RW sebesar sepuluh ribu rupiah setiap bulannya. Baznas juga membeli satu unit mobil ambulans dan mobil jenazah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Baznas juga membangun RTLH sebanyak dua puluh rumah di Karangpandan, bantuan jambanisasi,  poliklinik dengan berobat secara gratis.

“Selain ada UU no. 23 tahun 2011 tentang Baznas, Peraturan  Pemerintah tentang Infak shodaqoh, Sosialisasi ZIS di OPD, BUMD, BUMD. Ada lima program Bupati untuk Baznas yakni Karanganyar Peduli, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Taqwa, Karanganyar Sehat dan Karanganyar Makmur,”tuturnya.

Disampaikan juga pada kesempatan tersebut, hari ini Rabu (12/4) sore, Bupati Karanganyar akan menerima penghargaan dari Menteri Agama tentang Pengelolaan BAZNAS di Hotel Lor In Solo.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More