Category: Sosial

KOM_7055

Kebijakan Pemerintah Terkait Program Subsidi Rasta

KOMINFO

Kepala BPS Karanganyar Memberikan Sosialisasi Tentang Data Statistik

Karanganyar, 23 Mei 2107

Pemerintah akan meberikan subsidi harga penjualan beras bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR). Hal ini dilakukan Pemerintah dalam rangka mengurangi beban pengeluaran MBR. Melalui program Pemerintah ini diharapkan dapat menanggulangi kemiskinan.

Untuk melaksanakan Program itu perangkat desa dan lurah se- Kabupaten Karanganyar diberikan pelatihan. Pelatihan ini berlangsung di aula BKK Tasikmadu, Selasa pagi (23/5). Pelatihan ini dilaksanakan agar Program Rasta dapat berjalan dengan benar sesuai prosedur terbaru.

Program Beras Sejahtera (Rasta) Kabupaten Karanganyar untuk Tahun 2017 adalah 56.802 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sedangkan untuk besaran Rasta yang di bagikan kepada MBR adalah 15 kg/bln dengan harga tebus sebesar Rp. 1.600,00. Program Rasta Tahun 2017 ini akan dilaksanakan secepatnya setelah data KPM siap. Sedangkan koordinasi penyaluran akan dilakukan oleh Kementrian Sosial melaui Dinas Sosial.

Sedangkan yang berhak menerima Rasta ini adalah keluarga dari RT dengan kondisi sosial ekonomi 25% terendah berdasarkan data terpadu Penanganan Fakir Miskin. Data tersebut didapat dari survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang di update setiap 3 tahun sekali. Demikian DISKOMINFO(yoga)

Read More
IMG_1699

Kesenian Tradisional sebagai sarana penyampaian program pemerintah

kominfo

Aksi pertunjukan oleh tim Kesenian Kabupaten Karanganyar saat Festival Pertunjukan Rakyat di Pendopo Purworejo, Rabu (17/5)

Karanganyar, Rabu 17/5/2017

Kesenian Kabupaten Karanganyar mengikuti Festival Pertunjukan Rakyat melalui media tradisional yang diselenggarakan oleh FK Metra Propinsi Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu Pagi (17/05).

Festival tersebut merupakan event tahunan yang dipersiapkan FK Metra Jawa Tengah dimana pemenang nya akan diikutkan pada event yang sama ditingkat nasional sebagai wakil dari Propinsi Jawa Tengah.

Festival Pertunjukan Rakyat diselenggarakan di tiga tempat yang berbeda yaitu Balai Budaya Kabupaten Kudus (16/05), Pendopo Kabupaten Purworejo (17/05) dan Kabupaten Brebes (19/05).

Penyisihan di Kabupaten Purworejo, dari 11 kabupaten /kota yang diundang, hadir 7 kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Kota Magelang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Purworejo. Sedangkan Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Kebumen dipastikan tidak mengirim tim keseniannya.

Kabupaten Karanganyar menampilkan kesenian ketoprak dengan judul cerita Ontran – Ontran Mbulak Gambul yang menceritakan tentang fenomena kehidupan manusia yang sering terjadi dalam mendapatkan jabatan dan kekuasaan dengan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya, seperti dengan cara korupsi, kolusi, nepotisme, politik uang, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Daniel Hakiki Sekretaris FK Metra Propinsi Jawa Tengah dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi kesenian di Jawa Tengah sangat besar, untuk itulah FK METRA bersama Dinas Kominfo di Propinsi Jawa Tengah giat melaksanakan kegiatan kesenian untuk mensosialisasikan program-program pemerintah yang ada.

“Yang tidak dapat disampaikan melalui media cetak maupun elektronik dalam penyebaran informasi saat ini adalah tersampaikannya secara langsung nilai luhur budaya bangsa dimana saat ini sudahlah sangat kritis”, tegas Daniel Hakiki

Ditambahkan lebih lanjut, FK Metra harus mampu bekerja sama dengan semua pihak, dan memberikan pengaruh kepada stake holder untuk menggunakan kesenian sebagai media penyebaran informasi.  Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
KOM_6487

Perangkat Desa Baru Mendapat Peltihan

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan arahan pada acara Pelatihan Aparatur Desa, Rabu (17/5)

Karanganyar, 17 Mei 2017

Kaur perencanaan desa mendapat pelatihan dalam bidang manajemen Pemerintah Desa. Pelatihan ini diadakan di gedung serba guna Sondokoro Tasikmadu  Rabu(17/05). Pelatihan ini diadakan oleh Pemda (Pemerintah Daerah) melalui Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes).

Acara ini berlangsung dari Senin (15/5) sampai dengan Kamis (18/5). Pelatihan ini dibagi menjadi 2 gelombang. Pelatihan gelombang pertama sudah berlangsung 2 hari pada tgl 15 Mei  dan 16 Mei 2017. Sedangkan gelombang ke-2 diselenggarakan pada tanggal 17 Mei 2017 dan ditutup pada Kamis, 18 Mei 2017. Gelombang 2 diikuti Perangkat Desa dari 4 Kecamatan yang berjumlah 80 peserta. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Setda Kabupaten Karanganyar..

Sementara itu Bupati Karanganyar dalam arahannya menyampaikan agar perangkat desa dapat bergerak bersama masyarakat untuk maju bersama. Sebagai Perangkat desa harus menggagas sesuatu agar berkembang baik dan tidak bertentangan dengan Undang – undang. Juliyatmono juga menghimbau kepada seluruh perangkat desa untuk terus mencari ilmu, mencari pengalaman untuk mengembangkan desa, dan memajukan teknologi di desa. Pemkab Karanganyar akan selalu membantu dalam dana maupun dukungan. Desa harus inovatif dan cerdas karena program Pemerintah saat ini adalah membuat desa sebagai pusat perkembangan. Diharapkan seluruh aparat desa dapat mendukung program itu. Demikian DISKOMINFO(yoga)

Read More
KOM_6279

Kuota Jamaah Haji Kabupaten Karanganyar Dipastikan Naik Tahun Ini

KOMINFO

Kepala KEMENAG H. Musta’in Ahmad memberikan bimbingan dan informasi terkait ibadah Haji 2017 kepada calon Jamaah Haji

Karanganyar, 15 Mei 2017

Kuota Jamaah Haji Kabupaten Karanganyar naik dari 450 orang pada tahun 2016 menjadi 550 orang pada tahun ini.

Hal ini di sampaikan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Karangnayar Musta’in Ahmad, dalam acara pembukaan Manasik Haji Sabtu pagi (13/5).

Menurut Musta’in dari 550 orang yang akan berangkat tahun ini, 15 orang menunda keberangkatannya karena faktor kesehatan dan 1 orang meninggal dunia. “Total ada 16 orang membatalkan keberangkatan Hajinya tahun ini,” katanya

Menurutnya kekosongan 16 orang itu akan digantikan oleh calon Jamaah Haji cadangan.

Untuk cadangan kabupaten karanganyar sendiri berjumlah 26 orang. “Untuk keberangkatan jamaah cadangan akan diurutkan dari nomer paling kecil,” tuturnya.

Sedangkan jamaah cadangan sendiri adalah Jamaah yang harusnya berangkat tahun depan dengan nomer – nomor awal.

Untuk jamaah asal karanganyar rancannanya akan di bagi menjadi 2 keloter (kelompok terbang) yaitu kloter 20 dan 71.

Untuk pembagian kloter sendiri menggunakan sistem qurah atau pengundian. Rencannaya senin ini pembagian kloter sudah bisa diumumkan.

“Untuk paspor jamaah haji 2017 juga sudah selesai kita tinggal menunggu visa yang di terbitkan Pemerintah Arab Saudi,” tutur Musta’in.

 

Demikian DISKOMINFO(yoga/adt)

Read More
DSC_3566

Canangkan BBGRM, 20 Titik Jadi Sasaran Kegiatan

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat memberikan sambutan pada pembukaan BBGRM ke XIV Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat (12/05/2017)

Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIV Kabupaten Karanganyar menyasar sebanyak 20 titik kegiatan yang tersebar di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu.

Camat Tawangmangu, Agung Respati, menjelaskan sasaran untuk gotong royong itu tersebar pada 9 RW, di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu. Mencakup pembangunan RTLH 8 rumah, jamban 8 unit, 1 cor jalan , 2 talud jalan, dan 1 penghijauan.  Total terdapat 20 titik kegiatan.

“Ada 4 kegiatan, terdiri pengeceroran jalan 2, dan 2 pembangunan talud jalan, karena kesiapan material baru bisa pada hari sabtu, maka pada esok harinya akan dikerjakan gotong royong masayarakat setempat,” kata Camat Agung Respati, di Balai Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (12/05).

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dilibatkan untuk kerja bakti bersama-sama memperbaiki sarana infrastruktur masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono juga menjelaskan bersamaan dengan acara itu, juga diperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 45 Kabupaten Karanganyar.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan peran aktif dalam pembangunan dan meningkatknya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Di Kabupaten Karanganganyar, BBGRM tahun ini melibatkan lintas OPD, BUMD, Swasta, Ormas, dan masyarakat setempat. Dilaksanakan selama satu bulan penuh sampai pada akhir bulan Mei 2017. Yang mencakup bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya, agama, dan lingkungan.

“Dilanjutkan pada setiap Jumat bulan ini, di lingkungan kantor masing-masing. Hari Jumat dan Minggu tingkat desa/kelurahan dan kecamatan, dan seterusnya Minggu ke satu setiap Jumat,”kata Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi mengatakan tradisi gotong royong sebagai warisan budaya kita sarat dengan nilai luhur kerbersamaan, kekeluargaan dan kepedulian sosial, maka sudah menjadi tugas kita untuk bersama-sama melestarikannya.

“Saya mengharapkan tradisi gotong royong di Kabupaten Karanganyar tidak punah dengan saling bahu membahu penuh solidaritas. Untuk itu gotong royong harus diaktualkan dalam berbagai program dan kegiatan agar masyarakat karanganyar selalu tenteram, maju dan sejahtera,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, pelaksanaan selama satu bulan penuh di bulan Mei, dengan berbagai bidang, hal itu sama artinya dengan berusaha membangkitkan partisipasi masyarakat dalam seluruh proses tahapan pembangunan.

Disela-sela acara, juga diberikan hadiah kepada juara lomba desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Karanganyar. Adapun sebagai juara 1, yakni Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, juara 2, Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo, dan juara  3 Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat.

Sedangkan tingkat Kelurahan sebagai juara 1 adalah Kelurahan Gayamdompo, Kecamatan Karanganyar, dan juara ke 2 Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu.  (pd)

Read More
KOM_6150

Tetap Jiwai PANCASILA

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (berbaju putih) menyerahkan insentif kepada Ketua RT/RW se Kecamatan Mojogedang didampingi Asisten Pemerintahan (berbaju batik ungu) Selasa malam (9/5)

Karanganyar, 10 Mei 2017

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada saat menyampaikan sambutan pada acara pembinaan dan penyerahan insentif bagi Ketua RT/RW se wilayah Kecamatan Mojogedang Selasa malam (9/5) di Balai Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang. Ikut hadir pada acara tersebut Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait dan Forkompinca serta Kepala Desa dan Bendahara Desa yang ada di wilayah Kecamatan Mojogedang.

Dalam sambutannya Juliyatmono menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar menghargai dan memperhatikan peran penting dan kerja keras Ketua RT/RW di wilayah Kecamatan Mojogedang dalam membantu jalannya pemerintahan di Kabupaten Karanganyar. Untuk itu pada malam tersebut Bupati Karanganyar menyerahkan insentif secara simbolis kepada Ketua RT/RW di wilayah Kecamatan Mojogedang. Pemberian insentif ini diharapkan akan menggairahkan Ketua RT/RW untuk melayani warganya dengan lebih baik. Sejumlah 467 Ketua RT dan 159 Ketua RW menerima insentif berupa uang sejumlah Rp. 1.500.000,- dipotong pajak penghasilan (PPh) 6 %.

Disampaikan pula oleh Bupati Karanganyar bahwa saat ini jalan-jalan di Kabupaten Karanganyar sudah bagus sehingga bisa menjadi daya pikat bagi orang luar Karanganyar untuk datang berkunjung ke Kabupaten Karanganyar. Tidak hanya untuk rekreasi karena memang pesona Kabupaten Karanganyar yang lain dari yang lain dibandingkan wilayah se Solo Raya tetapi juga untuk membeli produk-produk dari sini yang merupakan penghasil hasil bumi yaitu buah dan sayur yang bermutu.

Juliyatmono mengingatkan supaya kita semua, terutama Ketua RT/RW terus menjiwai Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia. Setiap sila dari Pancasila harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya supaya kehidupan kita semakin baik.

“Saya hanya titip, Ketua RT/RW supaya Pancasila kembali digiatkan karena dasar hidup kita di Indonesia ini adalah Pancasila. Setiap apa yang dilakukan agar menjiwai nilai-nilai Pancasila,” harap Juliyatmono.

“Semua hidup rukun, tidak perlu menilai orang lain. Biar Tuhan yang menilai kita masing-masing,” imbuhnya.

Lebih lanjut Juliyatmono mengharapkan supaya kerja bakti, gotong royong terus digiatkan agar  lingkungan bersih. Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) supaya kita wujudkan bersama.

Sementara itu Plh. Camat Mojogedang, Murdatmo melaporkan bahwa capaian pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Mojogedang adalah 98%, sedangkan Alokasi Dana Desa (ADD) sudah terlaksana 30%.  Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
KOM_5672

Demi Tingkatkan Pelayanan Polres Karanganyar Berbenah

KOMINFO

Peletakan Batu Pertama Dalam Pembanguna Gedung Mako Polres Karanganyar oleh Kapolres dan Wakil Bupati Karanganyar

Karanganyar, 5 Mei 2017

Untuk meninggkatkan pelayanan kepada mayarakat Polres Karanganyar membangun gedung Mako (Markas Komando) baru. Pembangunan ini diawali dengan peletakan batu pertama oleh Kapolres dan Wakil Bupati Karanganyar Jumat siang (5/5).

Gedung Mako ini dibangun di belakang bangunan lama yang saat ini masih berdiri. Rencananya semua bangunan lama yang ada di Polres akan di ganti dengan bangunan baru sesuai masterplan Polres.

Pembangunan dilaksanakan oleh PT. Bokama Reka Jaya, selaku kontraktor pembangunan. Pembangunan di mulai pada 3 Mei 2017 dan ditargetkan selesai dalam 5 bulan.

Untuk dana sendiri Polres mendapatkan dana hibah dari Pemkab ( Pemerintah Kabupaten) Karanganyar. Polres mendapatkan dana hibah sebesar 3 Milyar dengan rincian 2.7 Milyar untuk membangun gedung dan sisanya untuk mebeler.

Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar dalam sambutan mengaharapkan semoga dengan pembangunan gedung baru ini Polres Karanganyar dapat menciptakan keamanan dan ketentraman dalam masyarakat. Selain itu Rohadi juga menyampaikan bahwa dana hibah ini merupakan kerjasama Pemkab dan DPRD untuk peningkatan keamanan di Kabupaten Karanganyar.

Bersamaan dengan itu Kapolres Karanganyar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab karena telah bersinergi dengan cara memberikan dana hibah. “Semoga dengan pembangunan ini dapat mewujudkan Polri yang profesional, moderen, dan terpercaya,” ujarnya. (yoga)

Demikian DISKOMINFO  

Read More
IMG_1159

Sinergitas Antara Pemkab Karanganyar dan Ketua RT/RW, Demi Terwujudnya masyarakat Karanganyar yang tentram.

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pembinaan kepada Ketua RT/RW yang ada di Kecamatan Kerjo, Kamis Malam (4/5)

Karanganyar, Jumat 5/5/2017

Sebanyak 371 orang yang terdiri dari 280 Ketua RT dan 91 Ketua RW di 10 Desa yang ada di Kecamatan Kerjo menerima pembinaan dan insentif dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar di Aula Kecamatan Kerjo, Kamis Malam (4/5). Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo hadir dalam acara tersebut didampingi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pemberian insentif ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Karanganyar kepada Ketua RT/RW yang dinilai mempunyai peran yang sangat penting dalam membangun desa dan menjaga kerukunan warga sesuai dengan misi yang telah ditetapkan Bupati dan Wakil Bupati dalam (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) RPJMD 2014-2018.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengajak kepada warga Kecamatan Kerjo melalui Ketua RT/RW yang hadir untuk terus menjaga kerukunan yang terbina dengan baik, jangan terpengaruh dengan ajakan-ajakan sesat untuk mengikuti aliran tertentu yang bertujuan merusak keBhinekaan.

“Atas nama Pemerintah, saya ucapkan terima kasih atas kerukunan dan gotong royong warga selama ini, tentunya ini tidak lepas dari peran panjenengan semua (ketua RT/RW)”, kata Juliyatmono

Atas keberhasilan tersebut, Bupati Karanganyar pada Rabu (12/4) di Hotel Lor In Karanganyar menerima penghargaan dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Juliyatmono dinilai berhasil sebagai kepala daerah peduli terhadap kerukunan dan dukungan terhadap Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB).

Lebih lanjut Juliyatmono mengatakan pemberian insentif ini yang merupakan kali keempat pelaksanaannya dimana tiap tahun selalu dilaksanakan jelang puasa maupun jelang lebaran. Tiap Ketua RT/RW akan diberikan insentif Rp. 1.500.000,- dipotong pajak 6%.

Sementara itu Kadiskominfo Larmanto mengatakan Kabupaten Karanganyar dalam era kepemimpinan Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo telah banyak meraih prestasi yang gemilang seperti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua tahun berturut-turut 2015-2016 dimana ini belum pernah diraih Bupati-Bupati Sebelumnya. Selain itu Kabupaten Karanganyar dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat telah berbasis IT, Seperti layanan website, aduan online, Alap-Alap Smart System dan informasi berbasis geospasial (Layangmas). Inovasi tersebut juga mendatangkan prestasi dengan diraihnya Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha sebagai Kabupaten Berkinerja Terbaik 2 Nasional dari Kemendagri RI yang diserahkan pada Selasa Pagi (25/4) di Alun-Alun Sidoarjo oleh Menkopolhukam Wiranto bersama Mendagri Tjahyo Kumolo.

Selain sejumlah prestasi gemilang tersebut, Kabupaten Karanganyar juga telah menerapkan pendidikan gratis dari jenjang SD-SMA, terkait dengan status peralihan SMA/SMK ke Propinsi, Bupati Karanganyar Juliyatmono berupaya tetap mengratiskan pendidikan untuk SMA-SMK yang ada di Kabupaten Karanganyar.

“Dengan makin maraknya hoak (informasi yang tidak benar), saya mengajak kepada bapak/ibu sekalian yang hadir untuk mencari kebenaran informasi yang diterima dan teruskan keberhasilan yang telah diraih Kabupaten Karanganyar selama ini kepada warga di tempat Bapak/Ibu tinggal sehingga akan terpelihara iklim yang kondusif”, harap Larmanto.

Pemberian insentif bagi Ketua RT/RW akan berlanjut di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
web (2)

TMMD Hasilkan Penghematan Rp. 170 Juta

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengunting pita, didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo meresmikan jalan makadam dari program TMMD 2017.

Karanganyar, Kamis (04/05/2017)

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2017 di Kabupaten Karanganyar, telah selesai dan secara resmi ditutup oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, Kamis (04/05), dan menghasilkan penghematan anggaran sebesar Rp. 170 juta.

“Bisa dibandingkan nilai proyek bila diborongkan menghabiskan dana Rp. 827.200.000,00. Namun dengan program TMMD ini hanya Rp. 657.200.000,00,” kata Komandan Kodim 0727/Karanganyar.

Sumber dana berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Karanganyar, serta swadaya masyarakat. Pada kesempatan itu, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI. Mulyono.

“Perlu saya sampaikan juga bahwa mulai tahun 2017 ini, program TMMD yang semula diselenggarakan dua kali dalam setahun, ditambah menjadi tiga kali. Hal ini dilakukan, selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau,” katanya.

Penutupan TMMD yang dipusatkan di Lapangan Desa Nglegok, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar itu, dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Pada TMMD Tahap I ini, sasaran fisik berupa pembangunan makadam dan cor jalan sepanjang 1,1 kilometer, pos kamling, gorong-gorong sebanyak empat unit, dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit. Selain itu juga ada 10 kegiatan sasaran Non Fisik. Semuanya telah selesai 100 persen.

“Pelaksanaan TMMD ini selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 5 April sampai dengan 4 Mei 2017,” katanya.

Sedangkan personil yang dilibatkan adalah komando dan staf satgas sebanyak 10 orang, 30 personil dari Kodim 0727/Karanganyar. Pelibatan personil pendukung sebanyak 100 orang terdiri dari Polri, Ormas, Linmas, Relawan, Pelajar/Pramuka dan masyarakat.

Pada akhir acara, Bupati bersama tamu undangan meninjau jalan makadam yang telah 100 persen selesai dan meresmikannya.(pd)

 

Read More
DSC_0706

Malaysia Butuh 2000 Tenaga Kerja Lulusan SMA/SMK

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono sampaikan arahannya pada acara Pelepasan Tenaga Kerja Ke Industri SMKN I Karanganyar di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu (3/5)

Karanganyar, Rabu 3 Mei 2017

Negeri Jiran Malaysia masih membutuhkan sekitar dua ribu tenaga kerja lulusan SMA/SMK. Untuk tahun 2017 ini, Pemerintah Karanganyar akan memberangkatkan kurang lebih empat puluh anak lulusan SMA/SMK Karanganyar ke Malaysia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada pelepasan tamatan SMK Negeri 1 Karanganyar, Rabu (3/5/2017) di Gedung Wanita Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengatakan banyak tenaga kerja terutama lulusan SMA/SMK Karanganyar yang bekerja  di Malaysia tepatnya di perusahaan-perusahaan elektronik.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar bakal memberangkatkan 2.000 lulusan SMA dan SMK ke Malaysia. Mereka nantinya bakal dipekerjakan di sebuah industri elektronik yang berada di Negeri Jiran dengan syarat minimal lulusan SMA dengan usia dibawah 18 tahun. Mereka nantinya akan digaji sekitar Rp7,5 juta perbulan  dengan beban kerja sehari sebanyak 8 jam.

“Kami selaku Pemerintah tetap akan mengawal dan memantau perkembangan tenaga kerja kita di Malaysia,”tandasnya.

Sementara itu, Sugiyanto, Kepala Cabang Sukses Mandiri Utama Jawa Tengah mengatakan perusahaan penyalur tenaga kerja ke Malaysia mengatakan  calon tenaga tidak akan dipungut biaya sepeserpun. Satu-satunya biaya dikeluarkan adalah untuk pembuatan paspor mereka masing-masing. Sedangkan untuk ketika berangkat maupun tingkat kembali ke Indonesia sudah ditanggung oleh perusahaan.

“Tenaga kerja itu nantinya akan dikontrak selama 2 tahun di Malaysia. Selama menjalani kontrak mereka akan mendapatkan mess atau penginapan secara gratis. Saat masa kontraknya habis mereka bisa diperpanjang lagi dalam waktu 2 tahun dengan perjanjian ulang,”

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More