Category: Sosial

DSC_3243

Pelantikan dan Serah Terima Ketua TP PKK Kecamatan

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan pengarahan dihadapan anggota TP. PKK Kabupaten Karanganyar, Selasa Sore (15/08)

Karanganyar, Selasa 15/08/2017 – Berdasar pada Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar Nomor 37/KEO/PKK Kab/ VIII/2017, pada hari ini Selasa Sore (15/08) Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono melantik 5 Ketua TP PKK Kecamatan. Pelantikan ini menyusul dengan adanya pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di Lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar oleh Bupati Karanganyar Kamis (10/8) lalu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan jabatan Ketua TP PKK Kecamatan melekat pada jabatan Camat, untuk itu Camat yang merupakan Aparatur Sipil Negara harus siap mengemban tugas untuk ditempatkan dimana saja.

“Saya meminta PKK untuk guyub rukun mendukung pemerintahan, mutasi dan promosi jabatan adalah kebutuhan organisasi di pemerintahan.”, harap Juliyatmono

Sebelum mengakhiri sambutannya, Juliyatmono memberikan apresiasi kepada Ketua TP. PKK Kecamatan yang lama atas pengabdiannya selama ini dan pemberian ucapan selamat untuk Ketua TP. PKK Kecamatan yang baru saja dilantik.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono mengatakan jabatan Ketua TP. PKK merupakan amanah dan kepercayaan yang sepatutnya disyukuri dengan semangat pengabdian. Dengan momen pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum yang penting dan strategis bagi penguatan pergerakan PKK dari segala lini yang meliputi aspek SDM, manajemen internal, program kerja maupun kinerja PKK.

“Era globalisasi dan perkembangan yang begitu cepat, mengharuskan PKK dan kader melakukan percepatan peningkatan kualitas pengetahuan dan kemampuan”, jelas Siti Khomsiyah.

Untuk itu diperlukan koordinasi dan kemitraan dengan berbagai pihak, agar PKK mampu memahami dan mendayagunakan kekuatan dan peluang yang ada demi pengembangan program kerja yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

Dalam pelantikan ini, dilantik sejumlah 5 Ketua TP. PKK Kecamatan yaitu Kecamatan Tawangmangu, Kecamatan Gondangrejo, Kecamatan Jatipuro, Kecamatan Kerjo, dan Kecamatan Karanganyar. Demikian Diskominfo (yoga/ad)

Read More
DSC_3064

Desa Buran Jadi Percontohan Desa Sadar Jamsostek

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Direktur Utama Perluasan Kepesertaan Jamsostek Ilyas Lubis menandatangani Prasasti di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (15/8).

Karanganyar, Selasa 15 Agustus 2017

Pemkab Karanganyar bersama BPJS melaunching Desa Buran sebagai salah satu Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaaan (Jamsostek). Peresmian dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (15/8/2017).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Karanganyar didampingi Dirut Perluasan Kepesertaan Jamsostek, Forkopimda Karanganyar, Jajaran Kepala OPD Karanganyar terkait serta Perangkat desa di wilayah Karanganyar.

Pemkab Karanganyarmendukung program yang telah  diterapkan BPJS dalam rangka memberikan jaminan sosial kepada seluruh tenaga kerja di pedesaan dan mengapresiasi Desa Buran Kecamatan Tasikmadu menjadi Desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang memenuhi empat program BPJS meliputi  Jaminan kecelakaan kerja, Jaminan hari tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan kematian.

”Semoga melalui launching desa Buran desa sadar Jamsostek dapat diikuti desa-desa yang lain, harapan masyarakat dapat lebih sejahtera sehingga BPJS Jamsostek dapat menjadi sahabat tenaga-tenaga kerja di desa,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati menghimbau  pemerintahan desa agar dalam penyusunan APBDes seluruh perangkat desa di wilayah Karanganyar dapat diikutsertakan dalam BPJS karena hal tersebut merupakan pemenuhan kegiatan dalam melaksanakan Undang-Undang.

“BPJS ini amanat Undang-Undang sehingga mengikat untuk mengikutsertakan seluruh tenaga kerja. Dan perlu diketahui BPJS tidak akan kekurangan dana, jadi berapapun besar biaya akan diklaim BPJS,”terangnya.

Sementara itu Direktur Utama Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga, ilya Lubis mengatakan BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan tugas negara yakni agar negara memberikan jaminan sosial kepada warganya.Sebagaimana Undang-Undang mengatakan setiap pekerja di Indonesia berhak atas perlindungan.

“Oleh karenanya pekerja di Indonesia berhak atas perlindungan untuk menuju tenaga kerja yang sejahtera. Dan wajib yang menjadi peserta adalah seluruh pekerja,”terangnya.

Disampaikannya jaminan perlindungan sosial ini merupakan salah satu bentuk mendukung nawacita Presiden RI Joko Widodo.

“Desa sebagai tumpuan dimana geliat ekonomi dan tenaga kerja tumbuh sehingga BPJS Jamsostek wajib memberikan perlindungan kepada tenaga kerja, pelaku usaha di desa-desa,”tuturnya.

Ilyas lubis menyampaikan sebanyak 226 pencanangan desa di Indonesia sebagai desa sadar Jamsosotek termasuk  49 desa di Provinsi Jawa Tengah, dengan demikian desa tersebut terlindungi secara paripurna dan ekonomi tetap berjalan.

“Harapan kami seluruh tenaga kerja di desa dapat terlindungi dari resiko-resiko bekerja yang berdampak pada peningkatan perekonomian di desa,”pesannya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan MOU Desa Buran Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Desa Pondok Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo dan Desa Tirtomulyo Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri.

Demikian Diskominfo (ft/ind)  

Read More
WEB

TMMD Sengkuyung Tahap II Ditutup

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Dandim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan dan jajaran meninjau betonisasi hasil TMMD.

Karanganyar, Rabu (02/08/2017)

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Kabupaten Karanganyar secara resmi ditutup, setelah berlangsung selama 30 hari, dimulai dari 4 Juli sampai 2 Agustus 2017.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, menjelaskan selama program TMMD di Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi, berjalan dengan baik dan sasaran fisik telah selesai 100 persen, Rabu (02/08) di lapangan desa setempat.

Tampak hadir Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

“Pemilihan lokasi ini merupakan usulan dari bawah melalui rembug desa. Program ini telah menghabiskan dana sebesar Rp. 648.580.000,” kata  Letkol CZi Santy Karsa Tarigan.

Pada pelaksanaan TMMD ini, di Desa Trengguli terdapat sasaran fisik membangun makadam dan cor jalan dengan panjang 763 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 10 sentimeter.

“Pembangunan madakam dan cor jalan dapat menghubungkan antar dusun, yakni Tegalsari ke Sumbersari, Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi sehingga memperlancar akses masyarakat,” katanya.

Adapula pembuatan talud jalan dengan panjang 283 meter dan tinggi 3 meter. Pembangunan gorong-gorong sebanyak satu unit. Rehab RTLH sebanyak 10 unit. Selain itu juga terdapat program untuk sasaran non fisik bagi masyarakat setempat.

Pelaksanaan melibatkan Satgas TMMD sebanyak 40 orang, dan 100 orang dari unsur pendukung terdiri dari Polri, Ormas, Linmas, Relawan, Pramuka dan masyarakat.

Di tempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi adanya TMMD ini, selain itu semangat gotong royong di masyarakat dapat terus dijaga.

“Kebersamaan TNI dan masyarakat sangat terasa di TMMD ini untuk pembangunan desa,” katanya.(pd)

Read More
DSC_0237

Bupati Karanganyar : Mari Kita Jaga dan Lestarikan Lingkungan

kominfo

salah satu bagian dari simulasi bencana yang diperagakan kemarin saat Gelar Apel Siaga Bencana, Selasa Sore (1/8)

Karanganyar, 01 Agustus 2017

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat Gelar Apel Siaga Bencana di Lapangan Girimulyo, Ngargoyoso, Karanganyar, Selasa Sore (01/08). Ratusan peserta apel siaga yang terdiri dari pilar-pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Tagana, Karang Taruna, LK3, PSM, Satgaskin, Pendamping KUBE dan warga masyarakat serta pelajar dengan khidmat mengikuti jalannya upacara. Tampak hadir dalam apel tersebut Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI, Perwakilan DPR RI Komisi VIII, Perwakilan Dinas Sosial Prop Jawa Tengah, Wakil Bupati Karanganyar, Anggota DPRD Karanganyar, Kepala OPD terkait dan Camat se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam apel tersebut dibentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) Girimakmur Desa Girimulyo sekaligus dikukuhkan sebanyak 60 orang pengurus KSB. Adapun maksud dibentuknya KSB tersebut oleh Kemensos RI adalah sebagai perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan resiko bencana dengan menyelenggarakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan bencana berbasis masyarakat, melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada dilingkungan setempat.

Bupati Karanganyar Juliyatmono bertindak sebagai inspektur upacara menekankan pentingnya masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dewasa ini sebagian orang secara sadar merusak alam demi keuntungan pribadi, tentu ini akan membawa dampak bagi warga sekitar dengan ada bencana yang akan ditimbulkan.

“Alam disediakan untuk kita, mari kita rawat dengan baik, penanggulangan pertama bencana adalah tidak dengan merusaknya”, tegas Juliyatmono

KSB Girimakmur sebagai Kampung Siaga Bencana persiapkan diri dengan baik dan pemerintah siap memfasilitasi segala keperluan yang diperlukan demi kelancaran kegiatan KSB Girimakmur dan peningkatan kualitas pengurusnya.

Sementara itu, Adi Karyono Direktur Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemkab Karanganyar dan warga Girimulyo. Sinergitas yang ada di Girimulyo menunjukkan kepeduliannya yang luar biasa untuk penanggulangan bencana. Kondisi alam yang sulit diprediksi, tentu saja menyulitkan untuk dideteksi adanya bencana. Respon Bupati Karanganyar akan ancaman bencana yang mungkin terjadi didaerah patut diancungi jempol. Sebagai Pembina Tagana di Wilayah Karanganyar, kesigapan Bupati dalam merespon ancaman bencana, akan sangat menentukan dalam menanggulangi bencana.

Dikatakan lebih lanjut oleh Adi Karyono bahwa Kemensos RI sampai dengan tahun 2017 ini telah membentuk KSB sebanyak 498 diseluruh Indonesia.

Sebelum meninggalkan lokasi Apel Siaga, Bupati beserta tamu undangan disuguhi simulasi bencana dan diserahkan bantuan logistik oleh Pemkab Karanganyar kepada pengurus KSB Girimakmur antara lain : family kid, kid ware, matras, pel beed, tenda, logistik pangan, peralatan dapur umum, selimut dan tikar gulung. Demikian Diskominfo (adt/ad)

Read More
KOM_1527

PPI Karanganyar Selenggarakan Muskab Pertamanya

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan sekaligus membuka Muskab PPI Karanganyar. Senin Pagi (31/7)

Karanganyar, 31 Juli 2017

Musyawarah tingkat kabupaten Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Karanganyar diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin pagi (31/7). Adapun agenda musyawarah adalah membentuk kepengurusan PPI Kabupaten Karanganyar masa bhakti 2017 – 2022. Hadir sekaligus membuka Muskab tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wabup Rohadi Widodo dan beberapa tamu undangan lainnya seperti Jajaran Forkompimda Karanganyar, Ketua PPI Jawa Tengah, Ketua PPI se-Solo Raya beserta Ketua OPD terkait.

PPI sebagai organisasi yang mewadahi generasi pemuda dimana anggotanya adalah alumni paskibraka. Lahir ditingkat nasional pada tanggal 31 Desember 1989, PPI Jawa Tengah sendiri baru terbentuk saat Musda PPI Jateng tahun 2004 di Tawangmangu Jawa Tengah dimana diprakarsai oleh Kabupaten Karanganyar, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Banyumas.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut baik adanya PPI di Kabupaten. PPI sebagai wadah Paskibraka merupakan peluang bagi anggotanya untuk kembali menunjukan rasa nasionalisme lewat berbagai kegiatan yang ada di PPI. Anggota Paskibraka merupakan generasi pemuda yang potensial, memiliki ketangguhan dan jiwa patriotisme berpeluang sukses akan masa depannya.

“Dijaga semangat disiplin, semangat cerdas, dan semangat nasionalisme”, pesan Juliyatmono dihadapan peserta Muskab PPI Karanganyar

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan tiap tahunnya untuk menghargai anggota Paskibraka, mereka diundang dalam malam resepsi peringatan HUT RI beserta orang tuanya.

Seperti filosofi baris-berbaris, PPI Karanganyar diharapkan menjadi organisasi yang disiplin, semangat, kekompakan dan tegas.

Sementara itu, Agustinus Danu Widyasworo Ketua PPI Jawa Tengah mengatakan PPI Jawa Tengah telah menjalin kerjasama dengan beberapa instansi seperti BNN, BTPN Jawa Tengah, Bank Jateng dan Dinas Sosial Prop Jateng. Kerjasama tersebut meliputi pengadaan lowongan kerja bagi anggota PPI, Kewirausahaan, Duta Anti Narkoba dan Duta Tanggap Bencana. Demikian Diskominfo (fta/ad)

Read More
KOM_0965

Capaian Zakat Infaq dan Shodaqoh Capai 2 Milyar

kominfo

Kabag Kesra Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar hadiri Sarasehan Baznas

Karanganyar, 24 Juli 2017

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar kembali adakan kegiatan rutin Sarasehan Baznas di Aula Masjid Agung Karanganyar, Senin Pagi (24/7). Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Karanganyar Agam Bintoro mewakili Bupati Karanganyar, Kepala MUI Karanganyar, Perwakilan dari Polres Karanganyar dan Kepala Kantor Kemernterian Agama.

Agam Bintoro dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kinerja Baznas terutama dalam kegiatan taraweh keliling bulan Juni lalu termasuk saat pentasarufan, terjadi sinergitas yang luar biasa antara Pemkab Karanganyar dan Baznas Karanganyar sehingga terlihat manfaatnya bagi masyarakat demi mewujudkan misi kelima Bupati Karanganyar yaitu meningkatkan kualitas sosial, budaya dan agama.

Rasa bangga juga muncul ketika Baznas Kabupaten Karanganyar merupakan pengumpul Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) terbesar di Jawa Tengah sehingga setiap hari banyak kunjungan dari Baznas Kabupaten Kota lainnya.

“Perolehan terbesar ZIS Baznas Karanganyar merupakan dari Aparatur Sipil Negara, untuk itu penting untuk Baznas kedepannya untuk membuat terobosan baru dengan masuk ke perusahaan.” Ujar Agam Bintoro dihadapan peserta Sarasehan Baznas

Sementara itu Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso melaporkan bahwa bulan Juni lalu telah menerima Zakat Fitrah 1.727 ton beras dan uang sebanyak 1.534.506.000 dan kesemuanya telah selesai disalurkan sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1438 H.

Dikatakan lebih lanjut oleh Sugiyarso, capaian ZIS Baznas Karanganyar tiap bulannya mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu pada Bulan April 2017 terkumpul 800 juta perbulan, Bulan Mei 2017 925 juta perbulan, Bulan Juni 2017 1,2 Milyar perbulan sedangkan untuk bulan Juli sampai dengan hari ini (24/7) sudah terkumpul zakat 1.971.143.802 dan infaq 50.235.952 sehingga diperoleh total 2.021.379.754. Demikian DISKOMINFO(ft/ad)

Read More
IMG_0434

PGRI SE KECAMATAN MATESIH ADAKAN HALAL BI HALAL

Bupati Karanganyar memberikan bantuan kepada anak-anak berprestasi

Masih dalam bulan syawal, PGRI menngelar halal bi halal se Kecamatan Matesih, Senin(17/07/2017) di Balai Desa Matesih. Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terimakasih kepada anak-anak yang telah berprestasi.

“Saya mendoakan anak-anak supaya pintar semua, sukses dan apa yang telah dicita-citakan dapat terwujud”, kata Bupati saat menyampaikan sambutanya sekaligus beliau memberikan bantuan  kepada anak-anak yang telah berprestasi.

Pada kegiatan halal bi halal tersebut Bupati Karanganyar juga melantik sejumlah pengurus dan anggota Tim SAR Matesih sebanyak 150 orang. Bupati berharap Tim SAR yang telah dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan siap membantu masyarakat yang terkena musibah.

Ini masih suasana lebaran mari kita berbicara dan bersikap yang baik-baik. Pertemuan supaya mendapat ridho Allah SWT adalah pertemuan yang ada unsur amar ma’ruf nahi munkar kumpul untuk mengajak supaya hidup rukun, guyub, semanga, ada unsur sedekah dan ada unsur mendamaikan. mari kita sama-sama mohon ampun karena masih banyak kekurangan. kita dipilih diciptakan yang terbaik oleh Allah SWT agar mentaati segala perintahNya Setiap silaturahmi dengan siapapun bila ada tiga indikasi itu, orang-orang tersebut akan mendapat ridho dari Alloh. Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri halal bihalal

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menghimbau agar kita berfikir dengan positif  karena Alloh memberikan akal. Orang kalau tidak mau punya masalah jangan berfikir, karena orang hidup itu selalu berfikir.”tandasnya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (adt/ft)

Read More
KOM_9919

Silaturahmi Alumni STPDN se Solo Raya

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan pada acara temu kangen, reuni, dan halal bi halal PPWP se-Solo Raya dan IKAPTK Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa 07 Juli 2017

Ikatan Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) se Solo Raya yang tergabung dalam PPWP dan IKAPTK menggelar halal bihalal di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (7/7/2017) siang.

Kegiatan ini sekaligus sebagai ajang reuni dan menjalin silaturahmi anggota Alumni IPDN angkatan I sampai dengan XVIII. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo bersama jajaran Kepala OPD Karanganyar alumni IPDN.

Bupati berharap semoga  kegiatan silaturahmi ini memberi manfaat besar bagi seluruh pihak. Sebab sebuah pertemuan menjadikan ridho illahi , jika memenuhi tiga indikator, yakni : kehadirannya saling mengingatkan, sedekah/shodaqoh dan proses mendamaikan jika ada perselisihan.

“Saya bersama Wabup merasa bersyukur Karanganyar mendapat kesempatan untuk ditempati kegiatan ini. Bapak Ibu merupakan senior-senior kami yang menjadi inspirasi bagi kami guna melanjutkan tugas-tugas kami untuk mewujudkan Pemerintahan yang baik demi kemajuan dan kesejateraan masyarakat,”tandasnya saat menyampaikan sambutan.

“Meski semakin tua tapi semangat kami untuk saling bersilaturahmi masih terus aktif dengan kondisi yang baik, sehat, mendahulukan kewajiban dari hak,”ujar Ketua PPWP Kota Surakarta.

Demikian Diskominfo (yg/ind)  

 

Read More
IMG_0026

Stop Buang Air Besar Sembarangan, Menuju Universal Akses 2019

KOMINFO

Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Sekretaris Daerah Samsi sebagai narasumber dalam acara Workshop Stakeholder Pencapaian Stop BABS di Hotel Taman Sari Karanganyar, Senin (10/7).

Karanganyar, 10 Juli 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menggalakkan program Karanganyar Bebas Buang Air Besar Sembarangan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan sanitasi di lingkungan masyarakat. Program ini direncanakan rampung total termasuk program universal akses pada Tahun 2019. Sedangkan untuk Karanganyar bebas BABS sendiri November 2017 ini harus sudah rampung. Adapun dana untuk program ini dialokasikan dari APBD dan bantuan Provinsi.

Program ini diawali dengan pembangunan jamban – jamban umum untuk masyarakat. Selain itu pemerintah juga akan melakukan pendampingan perubahan perilaku buang air sembarangan. Karena saat ini pemahaman masyarakat tentang hidup sehat masih rendah, hal ini diungkapkan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo ketika memimpin Workshop Pencapaian Stop Buang Air Besar Sembarangan di Hotel Tamansari, Senin siang (10/7). Selain itu Rohadi juga mengungkapkan bahwa masih banyak jamban warga yang tidak mempunyai septictank, namun kotoran langsung dibuang kesungai. Menurutnya hal itu harus segera di beri sosialisasi, karena disamping tidak sehat juga sangat mengganggu.

Saat ini prosentase masyarakat yang sudah menggunakan jamban sehat memang sudah meninggkat. Sampai dengan Juli 2017 ini sudah 97,85% masyarakat menggunakan jamban sehat, namun hal ini perlu dipercepat karena sanitasi merupakan kebutuhan utama dalam kesehatan. Data terakhir pemerintah masih ada 11.351 KK yang masih belum memiliki jamban dengan rincian 8.753 KK masih menupang dan 2.599 KK memiliki jamban tapi tidak sehat (tanpa septictank/langsung dibuang di sungai).

Demikian DISKOMINFO (yoga/ft)

 

 

 

 

Read More
IMG_2952

Kesbangpol dan Forum Kemasyarakatan Siap Sinergi Jaga Kesatuan NKRI

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Rakor Badan Kesbangpol di Ngargoyoso, Kamis 6/7

Karanganyar, Kamis 06 Juli 2017

Menghadapi isu Nasional, Pemkab Karanganyar melalui  Badan KESBANGPOL (Kesatuan Bangsa dan Politik) Karanganyar bekerjasama dengan berbagai Forum Kemasyarakatan bertekad menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

Gabungan Forum Kemasyarakatan yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam rangka menghadapi sekaligus mengatasi berbagai problem yang ada di daerah Karanganyar khususnya.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menghadiri sekaligus menyampaikan arahannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Kesbangpol, Kamis (06/07/2017) di Ngargoyoso, Karanganyar.

Menurut Rohadi, ada lima isu Nasional yang menjadi kewaspadaan semua pihak, baik Pemerintah maupun masyarakat, yakni isu intoleransi, narkoba, radikalisme, disintegrasi dan korupsi.

“Kita harus berfikir secara global, karena di Dunia ini tidak ada bagian yang terpisah, ada titik-titik yang saling menghubungkan menjadi satu kesatuan,” tuturnya.

“Kita bersama hadir ditengah-tengah masyarakat dan bergabung dalam berbagai forum kemasyarakatan untuk melaksanakan dan mengatisipasi  berbagai upaya agar radikalisme tidak merambah luas di daerah kita, selain itu waspadai juga bahaya narkoba karena Indonesia sudah menjadi Negara darurat narkoba” terang Wabup.

Pada Rakor tersebut, Rohadi juga menghimbau kepada semua pihak untuk mampu menciptakan kerukunan dalam keberagaman untuk Karanganyar yang maju, damai dan sejahtera.

“Berharap bersama-sama Pemerintah dan Gabungan Forum Kemasyarakatan dapat terakomodir dengan baik secara sarana prasarana dan anggaran,”jelasnya.

Rakor dihadiri Ketua KPUD Karanganyar, Polres, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan diikuti Gabungan Forum Kemasyarakatan diantaranya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Persatuan Bangsa Indonesia (FPBI) dari berbagai suku dan etnis  di Indonesia, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Kominda.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan melalui Forum Kemasyarakatan telah melaksanakan tugas sedemikian rupa dalam menjaga kondisi daerah Karanganyar tetap kondusif baik politik, sosial dan budaya.

“Pasca lebaran kondisi cukup aman, lancar dan tertib,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus Cipto Waluyo berharap dilaksanankannya Rakor ini dapat menghasilkan satu rumusan dan program kerja yang harus dilakukan untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah.

Demikian Diskominfo Karanganyar (yoga/ind)

Read More