Category: Sosial

WhatsApp Image 2025-08-11 at 17.59.23

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Pimpin Apel Kesiapan Menghadapi Bencana Alam Tahun 2025

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, didampingi Komandan Kodim 0727 Karanganyar dan Kapolres Karanganyar, memimpin apel kesiapan personil dan materiil dalam menghadapi potensi bencana alam di Kabupaten Karanganyar tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Plaza Alun-Alun Karanganyar pada Senin, 11 Agustus 2025.

Apel kesiapan ini diikuti oleh jajaran TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PMI, serta relawan Baznas. Apel ini bertujuan untuk memastikan seluruh personil, peralatan, dan sarana pendukung siap siaga dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, maupun bencana lain yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M. menyampaikan pentingnya sinergi dan koordinasi antarinstansi serta peran aktif relawan dalam memberikan penanganan cepat dan tepat saat bencana terjadi. “Kesiapsiagaan ini menjadi kunci untuk meminimalkan dampak dan risiko bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan apel ditutup dengan pengecekan perlengkapan dan simulasi singkat kesiapan penanganan bencana oleh masing-masing instansi.

Read More
WhatsApp Image 2025-07-30 at 07.36.38 (1)

Sarasehan BAZNAS dan Pentasharufan Bantuan BAZNAS Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, 29 Juli 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menggelar Sarasehan dan kegiatan Pentasharufan Bantuan yang berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025. Acara ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Dr. KH. Kafindi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan dan pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia juga melaporkan capaian pengumpulan ZIS hingga bulan Juli 2025, yakni:
* Zakat: Rp11.161.287.207
* Infak: Rp1.994.299.718
* Total Zakat dan Infak: Rp13.155.586.925

Dari total dana yang terkumpul tersebut, telah disalurkan sebesar Rp12.435.911.412, dengan rincian sebagai berikut:
* Program Kemanusiaan: Rp3.295.000.000
* Kesehatan: Rp1.070.850.000
* Pendidikan: Rp560.885.000
* Dakwah dan Advokasi: Rp4.082.453.000
* Program Ekonomi: Rp900.690.000
* Operasional BAZNAS: Rp1.924.986.000
* Pembayaran PBB: Rp593.094.000
* Dana Non-Syariah (bunga bank): sekitar Rp30.000.000, dengan Rp7.000.000 di antaranya telah disalurkan untuk kemaslahatan umum dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, termasuk non-muslim.

Dr. KH. Kafindi juga menyampaikan bahwa penyaluran bantuan meliputi berbagai sektor, antara lain: bantuan jamban keluarga, bantuan untuk Lembaga Pelestarian Lingkungan Hidup (LPLH), bantuan beasiswa luar negeri, serta bantuan perlindungan ibu dan anak.

“Semoga Allah SWT melipatgandakan pahala atas sebagian harta yang Bapak/Ibu salurkan melalui BAZNAS Kabupaten Karanganyar. Semoga zakat, infak, dan sedekah yang telah diberikan menjadi pembersih harta, penghapus dosa, dan penyuci jiwa. Aamiin,” tutup beliau.

Read More
WhatsApp Image 2025-07-22 at 20.31.54

Penerima Bantuan Beras di Karanganyar Alami Penyesuaian Berdasarkan Data DTSEN

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Perum Bulog terus berkomitmen menyalurkan bantuan pangan beras kepada masyarakat, meskipun terjadi penyesuaian jumlah penerima pada tahun ini. Pada periode penyaluran bulan Juni–Juli 2025, bantuan diberikan kepada 65.311 keluarga penerima manfaat (KPM), menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 70.592 keluarga.

Kepala Bulog Cabang Surakarta, Nanang Harianto, menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan berdasarkan pemutakhiran data menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Berbeda dari tahun lalu yang menggunakan data Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), DTSEN dinilai lebih akurat dan mencerminkan kondisi terkini masyarakat. “Penurunan jumlah penerima sekitar 16 hingga 20 persen terjadi di hampir seluruh kabupaten/kota. Secara nasional, jumlah penerima bantuan beras berkurang dari 22 juta keluarga menjadi 18,2 juta keluarga,” ungkap Nanang.

Kegiatan pelepasan distribusi bantuan beras ini dilaksanakan hari ini, Selasa, 22 Juli 2025, dan bertempat di halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Bantuan pangan tersebut bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Bulog.

Sebagai langkah antisipatif, Bulog juga menyediakan cadangan tambahan untuk 10 ribu KPM di masa peralihan, guna mengakomodasi dinamika data seperti perpindahan domisili atau kematian penerima. Setiap KPM menerima 20 kilogram beras yang merupakan akumulasi jatah untuk bulan Juni dan Juli. Proses distribusi ditargetkan selesai paling lambat tanggal 31 Juli 2025.

Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E. yang turut melepas enam armada truk pengangkut bantuan beras, menyampaikan bahwa program ini sangat tepat di tengah tren kenaikan harga beras di pasaran. “Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat serta membantu menstabilkan harga beras di tingkat konsumen. Kami mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi beras bantuan ini, bukan untuk dijual, agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujar Wabup.

Pelepasan bantuan ditandai dengan penyerahan secara simbolis paket beras kepada warga penerima di lokasi acara

Read More
WhatsApp Image 2025-07-05 at 17.51.59

Bupati Karanganyar Apresiasi Relawan dalam Acara “Ngopi Bareng”

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar acara Ngopi Bareng Relawan sebagai bentuk apresiasi kepada para relawan kemanusiaan, Kamis (3/7/2025) malam. Acara ini berlangsung hangat dan santai di halaman belakang Rumah Dinas Bupati Karanganyar, dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M.

Kegiatan tersebut digagas sebagai bentuk silaturahmi dan ucapan terima kasih kepada para relawan yang selama ini telah sigap membantu dalam berbagai penanganan bencana maupun peristiwa kemanusiaan di wilayah Karanganyar dan sekitarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, dalam laporannya menyampaikan bahwa inisiatif acara ini berasal langsung dari Bupati Karanganyar sebagai wujud penghargaan atas dedikasi para relawan. “Para relawan ini telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam berbagai kejadian, mulai dari evakuasi kecelakaan hingga penanganan bencana banjir dan pohon tumbang. Malam ini kita santai, ngopi bersama, sambil menyambung rasa kebersamaan,” ujar Hendro.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menegaskan bahwa para relawan merupakan ujung tombak kemanusiaan di lapangan. “Saya sangat mengapresiasi kerja cepat dan ikhlas dari seluruh relawan. Dalam setiap kejadian bencana, baik besar maupun kecil, relawan-relawan Karanganyar selalu hadir lebih dulu. Ini bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih hidup dan nyata,” tegasnya.

Bupati juga mengungkapkan rasa bangganya karena para relawan tidak hanya berasal dari satu kecamatan, tetapi lintas wilayah di seluruh Kabupaten Karanganyar. Ia mengapresiasi solidaritas dan kesiapsiagaan para relawan dalam menghadapi berbagai situasi darurat, termasuk saat terjadi kecelakaan yang melibatkan warga luar daerah seperti Temanggung dan Bojonegoro.

Acara “Ngopi Bareng” tersebut juga dimeriahkan dengan hiburan musik akustik dan sesi berbagi cerita dari para relawan. Beberapa relawan turut menyumbangkan lagu, menciptakan suasana hangat penuh keakraban.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap semangat relawan terus terjaga dan seluruh masyarakat Karanganyar senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan. “Semoga apa yang dilakukan para relawan menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” pungkasnya.

Acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas relawan dalam membangun ketangguhan Karanganyar menghadapi bencana dan tantangan sosial lainnya.

Read More
IMG-20250629-WA0029

Kopdar Relawan MDMC se-Indonesia, Pemkab Karanganyar Apresiasi Semangat Kemanusiaan

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kopi darat (Kopdar) Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang digelar di Wonder Park, Tawangmangu, Sabtu (29/6/2025) malam. Acara ini diikuti oleh ratusan relawan MDMC dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk penguatan solidaritas dan konsolidasi nasional relawan Muhammadiyah di bidang penanggulangan bencana.

Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap peran dan kontribusi MDMC dalam upaya tanggap darurat serta pemulihan pascabencana yang selama ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Pemkab Karanganyar mengapresiasi dedikasi para relawan MDMC yang selalu hadir di garda terdepan dalam situasi bencana. Ini adalah bentuk nyata dari semangat kemanusiaan yang luar biasa. Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas daerah,” ujar Wakil Bupati.

Kopdar MDMC kali ini dikemas secara santai dan meriah, diisi dengan berbagai kegiatan seperti pentas seni, hiburan, dan sesi bincang hangat bersama Wakil Bupati. Momen ini dimanfaatkan para relawan untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat jejaring, serta menyegarkan semangat dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Ketua Panitia Kopdar MDMC, Muhammad Fahmi, menyebutkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi nasional, sekaligus mempererat hubungan emosional antarrelawan yang selama ini lebih banyak berinteraksi di lapangan saat bencana terjadi.

“Semangat gotong royong, keikhlasan, dan profesionalisme menjadi fondasi utama gerakan MDMC. Melalui Kopdar ini, kita perkuat komitmen untuk terus hadir bagi sesama tanpa mengenal batas wilayah,” tuturnya.

Kegiatan berjalan penuh kehangatan dan kekeluargaan, mencerminkan nilai-nilai solidaritas serta kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di masa mendatang.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-24 at 19.08.02

Bupati Karanganyar Lantik Pengurus LKKS 2025–2030, Komitmen Bangun Rumah Singgah untuk Permasalahan Sosial

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. secara resmi melantik Pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Karanganyar Masa Bakti 2025–2030 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Dinas Sosial, Selasa (24/6/2025) siang. Pelantikan ini menjadi tonggak awal sinergi baru dalam penanganan isu-isu sosial yang semakin kompleks di wilayah Karanganyar.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Sugeng Raharto, memaparkan berbagai tantangan dalam penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial, terutama terkait verifikasi data penerima yang kerap tidak mencakup anak-anak panti secara administratif. Ia juga menyampaikan perlunya pembangunan rumah singgah untuk merespons kasus sosial secara cepat, karena saat ini Karanganyar belum memiliki fasilitas tersebut.

“Kami sering menerima permintaan rujukan dari berbagai instansi, tapi karena belum memiliki rumah singgah, kami kesulitan memberikan penanganan langsung. Ini menjadi kebutuhan mendesak ke depan,” ujar Sugeng.

Ketua LKKS yang baru dilantik, dr. Farida Rober Christanto, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus dan lembaga sosial untuk memperkuat solidaritas dan tanggung jawab bersama dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di masyarakat.

“LKKS ini harus menjadi forum yang solutif. Kita tidak bisa berharap masalah sosial hilang sepenuhnya, tapi kita bisa meminimalisirnya melalui kerja sama lintas lembaga,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Karanganyar menyatakan komitmennya untuk segera membangun rumah singgah sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani isu sosial secara komprehensif.

“Insya Allah, saya sudah berdiskusi dengan Sekda, dan kita akan segera mencarikan lokasi rumah singgah untuk Karanganyar. Karena persoalan sosial tidak bisa ditunda,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga mengapresiasi dedikasi seluruh LKKS di Kabupaten Karanganyar yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam penanganan masalah-masalah sosial, terutama ketika keterbatasan fasilitas membuat Dinas Sosial tidak mampu bekerja sendiri.

Dengan pelantikan ini, diharapkan LKKS Karanganyar semakin solid, responsif, dan adaptif dalam menjawab dinamika sosial di tengah masyarakat.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-23 at 18.16.37

Pembentukan Desa Tangguh Bencana di Jatisawit

Jatiyoso – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali mengukuhkan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) ke-45 di Balai Desa Jatisawit, Kecamatan Jatiyoso, Kamis (22/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Pelaksana Harian Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Tri Waluyo, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembentukan DESTANA tahun 2025 merupakan bagian dari program kerja BPBD yang mendukung 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar. Kegiatan ini melibatkan masyarakat dari berbagai unsur lembaga desa seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), serta perwakilan Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), PKK, Karang Taruna, kelompok disabilitas, hingga satuan pendidikan aman bencana yang ada di desa.

“Desa Jatisawit menjadi DESTANA ke-45 di Kabupaten Karanganyar dan akan diikuti Desa Ukirsawit sebagai desa ke-46. Pembentukan ini diharapkan dapat menciptakan dokumen rencana kontinjensi yang jelas, sehingga masyarakat sudah siap menghadapi bencana dengan peran dan tanggung jawab masing-masing,” jelas Tri Waluyo.

Selain pembentukan DESTANA, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada 14 kepala keluarga di wilayah Kecamatan Jatiyoso dan Kecamatan Jatipuro dengan total bantuan sebesar Rp71.100.000. Bantuan diberikan untuk rumah rusak ringan, sedang, hingga berat sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap korban bencana.

Tri Waluyo menambahkan, BPBD juga mengukuhkan relawan bernama “Wiji” sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa. Sementara itu, program satuan pendidikan aman bencana telah terbentuk di 40 sekolah di Kabupaten Karanganyar, sebagai tindak lanjut dari pembentukan DESTANA.

Dalam arahannya, Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh relawan dan masyarakat yang aktif dalam kegiatan penanggulangan bencana, terutama selama masa pandemi COVID-19.

“Saya sangat merasakan betapa besar peran relawan saat pandemi. Di Kabupaten lain mengalami kesulitan karena keterbatasan relawan, tapi di Karanganyar kami bersyukur relawan selalu hadir dan tanggap,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat pembentukan DESTANA di setiap desa, sebagai panggilan hati untuk kemanusiaan dan kemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa ketangguhan desa dalam menghadapi bencana sangat penting demi menjaga keselamatan dan kesejahteraan warga.

Selain itu, Bupati menyampaikan rencana pengembangan ekonomi desa melalui sistem pembayaran elektronik yang akan mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Hal ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mendukung program desa tangguh.

Kegiatan pembentukan DESTANA di Desa Jatisawit ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam mempercepat respon dan sinergi penanggulangan bencana serta meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih mandiri dan siap menghadapi risiko bencana di masa depan.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-07 at 07.56.13

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Lapangan Girimulyo, Ngargoyoso

Karanganyar– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 secara resmi dibuka, Selasa (06/05) pagi di Lapangan Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Upacara yang dihadiri oleh berbagai elemen pemerintah dan masyarakat tersebut, dibuka oleh Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., yang mewakili Bupati Karanganyar.

Acara dimulai dengan sambutan dari Wakil Bupati Karanganyar, yang menyampaikan bahwa upacara pembukaan ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional. “Pembangunan Indonesia tidak bisa dilakukan sendiri, semua harus bersatu dan bekerja sama. Ini adalah wujud gotong royong yang melibatkan semua elemen, baik dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten, hingga swadaya masyarakat Desa Girimulyo,” ujar Wakil Bupati.

Dalam amanatnya, beliau juga mengingatkan pentingnya perhatian pemerintah terhadap generasi penerus bangsa, seperti yang telah dilakukan dengan memberikan makanan bergizi untuk mencegah stunting. “Pemerintah, dengan dukungan semua pihak, berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai kegiatan, baik fisik maupun non-fisik. Sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pembangunan jalan, rehab rumah tidak layak huni, serta pembuatan sanitasi. Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi sosialisasi bela negara, pemberantasan korupsi, dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan stunting.

Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan TMMD, termasuk TNI, Polri, Ormas, serta masyarakat setempat. “Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi setiap tantangan yang ada,” kata beliau.

 

Sebagai penutup, beliau mengajak seluruh masyarakat Desa Girimulyo untuk terus menjaga dan merawat hasil pembangunan yang dilakukan melalui program TMMD, serta memastikan bahwa semangat gotong royong tetap terjaga meskipun kegiatan ini telah selesai.

Upacara ini diakhiri dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati, menandakan dimulainya pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025. Harapan besar disampaikan agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Karanganyar, khususnya Desa Girimulyo.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-01 at 12.43.29

Wujud Kepedulian Sosial dan Lingkungan, Bupati dan Forkopimda Tanam Ribuan Pohon di Bukit Mongkrang

Karanganyar – Komitmen Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kepedulian sosial diwujudkan melalui kegiatan Bhakti Sosial dan Penanaman Pohon yang digelar di kawasan Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Rabu (30/04) sore. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M..M. dan Wakil Bupati H. Adhe Eliana, S.E., bersama jajaran Forkopimda, TNI-Polri, OPD, serta masyarakat sekitar.

Kegiatan ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian paket sembako kepada warga. Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Kav. Dhanang Prasetyo Kurniawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian nyata terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam hal akses pelayanan kesehatan.

“Masih banyak masyarakat kita yang kesulitan untuk mendapatkan layanan kesehatan. Maka dari itu, kegiatan ini hadir sebagai solusi nyata, memberikan pemeriksaan gratis dan membagikan ratusan paket sembako. Sebagian sembako ini juga merupakan amanah dari Pangdam IV/Diponegoro yang sebelumnya telah dibagikan di Balai Desa Gondosuli,” terang Dandim.

Selain bakti sosial, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman 1.000 pohon di area Bukit Mongkrang sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Letkol Dhanang menegaskan bahwa reboisasi menjadi langkah penting untuk mencegah erosi, longsor, dan menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan pegunungan.

“Kita tahu banyak pohon yang sudah tua atau rusak di kawasan ini. Dengan penanaman pohon baru, kita harap bisa mencegah bencana dan menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Rober Christanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas sinergi luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh pihak, termasuk TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Perhutani, perangkat desa, dan masyarakat umum.

“Ini adalah bentuk kolaborasi nyata. Dari pemeriksaan kesehatan, pembagian sembako, hingga penanaman pohon, semua menunjukkan kepedulian kita terhadap sesama dan alam. Apalagi beberapa tahun lalu kawasan ini sempat mengalami kebakaran. Maka sekarang adalah saatnya untuk kita bangkit dan menjaga bersama,” ujar Bupati.

Beliau juga menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan semacam ini agar tidak berhenti pada seremoni semata. “Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini saja. Mari terus bersama menjaga dan mencintai alam Tawangmangu yang sejuk dan indah ini,” tambahnya.

Acara yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan peserta lainnya. Warga setempat menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh semangat, menunjukkan semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2025-03-21 at 09.37.35 (1)

SILATURAHMI BUPATI DAN WAKIL BUPATI KARANGANYAR DENGAN SATGAS BPBD DAN RELAWAN PENANGGULANGAN BENCANA KABUPATEN KARANGANYAR 2025

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar silaturahmi bersama Satgas BPBD dan relawan penanggulangan bencana di Kabupaten Karanganyar, yang berlangsung di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, pada Jumat (21/3). Acara ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua Baznas, Kepala BPBD, serta para relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan.

Kepala BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para relawan. Sebanyak 50 relawan dari berbagai organisasi hadir dalam acara ini, mengingat keterbatasan tempat. Hendro menjelaskan bahwa di Kabupaten Karanganyar terdapat 88 organisasi relawan dengan total anggota sekitar 1.500 orang yang terdaftar sebagai relawan.

 

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para relawan, Bupati Karanganyar Rober Christanto, S.E., M.M. menyerahkan bingkisan dari Baznas Karanganyar. Selain itu, juga dilakukan penyerahan bibit pohon jati dan damar dari Jumantono yang nantinya akan ditanam di wilayah masing-masing guna menjaga kelestarian lingkungan.

“Para relawan telah berperan besar dalam berbagai aksi kemanusiaan, seperti mengevakuasi pohon tumbang, menangani tanah longsor, banjir, serta membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat,” ujar Hendro.

Ketua Baznas Karanganyar, KH. Khafindi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara Baznas dan para relawan dalam upaya kemanusiaan. “Kami berupaya memberikan bantuan, baik dalam bentuk fisik maupun ekonomi, untuk masyarakat yang membutuhkan. Tolong-menolong dalam kebaikan adalah bagian dari perintah agama dan kemanusiaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, dalam arahannya mengapresiasi kerja keras para relawan yang selalu siap siaga dalam berbagai kondisi darurat. “Menjadi relawan bukan sekadar tugas, tetapi panggilan hati dan jiwa untuk membantu sesama. Saya sangat merasakan bagaimana beratnya perjuangan para relawan, terutama saat pandemi COVID-19, bencana longsor, dan wabah demam berdarah,” ungkapnya.

Bupati menegaskan bahwa penyerahan bingkisan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap para relawan yang telah berjuang untuk masyarakat. “Alhamdulillah, ini adalah wujud rasa sayang dan kepedulian pemerintah kepada para relawan,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Rober berharap para relawan tetap kompak dan bekerja dengan ikhlas demi Karanganyar yang lebih baik. “Keikhlasan dalam bekerja akan membuka jalan kebaikan dengan sendirinya,” pungkasnya.
DISKOMINFO

Read More