Category: Pendidikan

C66FB092-13D8-4449-93F9-BCBB8348E083

Surat Edaran Resmi Disdikbud Karanganyar Tentang Pencegahan Penyebaran Virus COVID-19

Surat edaran resmi DISDIKBUD kab. Karanganyar terkait pencegahan penyebaran Corona virus. Semoga kita semua terhindar dari Corona virus aamiin. Tetap semangat, berdoa dan jaga pola hidup sehat.

Read More
_DSC4228

Bupati Juliyatmono Serahkan SK Pendirian SD Islam Ar Rahman

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dalm acara Sholat Jum’at Keliling sekaligus pemberian SK Pendirian SD Islam Ar Rahman di Masjid Ar Rahman Ngijo Tasikmadu

Karanganyar – 6 Maret 2020

Kegiatan Jum’at Keliling Pemerintah Kabupaten Karanganyar kini mulai bergulir kembali, kali ini Sholat Jum’at bersama Bupati dan sekaligus penyerahan SK Ijin Pendirian SD Islam Ar Rahman di selenggarakan di masjid Ar Rahman ngijo Tasikmadu, Jum’at(6/03/20).

Dibuka dengan tampilan parade tahfid dari siswa siswi SD islam Ar Rahman membawakan surat Abasa, salah satu surat yang ada dalam Al Qur’an pada jus 30.

Camat Tasikmadu Junaedi Purwanto, pendirian SD Islam Ar Rahman ini wujud dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati di tahunh 2020 yaitu karanganyar maju dan tangguh. Melalui peningkatan keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan pendidikan dan olahraga di karanganyar juga pembangunan infrastruktur menyeluruh di Karanganyar. Junaedi juga berharap, masyarakat bisa ikut nyengkuyung program Pemerintah Kab Karanganyar.

Selanjutnya prosesi penyerahan SK Pendirian SD Islam Ar Rahman juga penyerahan sarana ibadah oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar kepada pengurus masjid Ar Rahman dan juga ketua yayasan Masjid Ar Rahman.

Bupati Juliyatmono dalam sambutannya, pemerintah Kab.Karanganyar memberikan Ijin Pendirian SD Islam Ar Rahman dikomplek Masjid Ar Rahman berharap, mudah-mudahan bisa bermanfaat, anak yang sekolah bisa menjadi anak sholeh sholehah, berakhlaqul karimah, agar menjadi generasi yang baik bagi masa depan bangsa dan agama.

“ Gurunya harus ikhlas, yang semangat dalam mengajar “, jelas Bupati.

Kegiatannya supaya terus berkelanjutan, seperti halnya pengajian ahad pagi yang sudah berjalan dengan baik, bahkan hasil binaan para guru sudah nampak dengan tadi ada tampilan parade tahfidz dr siswa siswinya.

Wakil Bupati Karanganyar Rober Cristanto saat memberikan bantuan sarana ibadah kepada pengurus masjid Ar Rahman

Bupati Juliyatmono juga menegaskan bahwa belajar mencari ilmu itu dari lahir sampai liang lahat, tegas bupati. Allah akan meninggikan derajat orang yang berilmu.

Mengelola informasi dengan  baik dan benar, jangan terburu buru menyebarluaskan berita yang belum tentu kebenarannya. Bentengnya adalah agama dan keluarga. Ini bisa menambah khasanah, menyiapkan generasi islam yang baik. Sebagai investasi masa depan dengan menyiapkan anaknya menjadi anak yang sholeh sholehah.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_0015

PELEPASAN KKN FKIP Dik UMS OLEH BUPATI KARANGANYAR

pelepasan KKN UMS 2020 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar – Setelah 45 hari mengabdi di .Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, akhirnya mahasiswa KKN FKIP DikUMS resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak kampus UMS. Selasa, (03/03) Sebanyak 224 mahasiswa KKN FKIP Dik UMS yang tersebar di beberapa sekolah untuk mengabdi yang ada di Kabupaten Karanganyar secara langsung ditarik oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M. di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Rektor UMS menyampaikan “terima kasih kepada Bupati berserta jajarannya dan terimakasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kontribusi maupun kesempatan kepada mahasiswa KKN FKIP Dik UMS untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari lamanya. Mohon maaf jika ada suatu yang tidak diinginkan selama kegiatan KKN di Kabupaten Karanganyar” ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak FKIP Dik UMS yang telah melaksanakan KKN dengan baik, dan telah memberikan kepercayaan Kabupaten Karanganyar sebagai tempat KKN Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun 2020. “Saya berharap semoga semua mahasiswa mendapatkan keberkahan dan kesuksesan, mahasiswa dapat menyumbangkan sumber daya manusia yang berkarakter, serta semuanya dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tepat waktu. Dan saya ucapkan terimakasih kepada Perserikatan Muhammadiyah daerah yangtelah memfasilitasi kegiatan KKN FKIP Dik UMS yang ada di Kabupaten Karanganyar” imbuhnya. (Ind/Dn/Sh/Rz)

Read More
2

112 Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta Dikembalikan ke Pihak Kampus

Sambutan Bupati dalam Penarikan Kuliah Kerja Nyata (UNS) tahun 2020

Karanganyar – Sebanyak 112 mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta baru saja selesai melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar selama 45 hari lamanya di Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Kebakramat. Penarikan mahasiswa KKN dilaksanakan pada hari Kamis (27/2) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dan dilakukan langsung oleh Bupati Juliyatmono.

Hendro Saputro selaku koordinator KKN UNS menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN UNS untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari lamanya dan para mahasiswa KKN merasa bangga dengan Kabupaten Karanganyar. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena beliau telah memberikan ijin untuk pelaksanaan KKN UNS di Karanganyar. “hasil yang dicapai mahasiswa adalah sebuah komitmen bersama antara Pemerintah dan Perguruan Tinggi pada setiap periode bahwa kita melakukan kegiatan ini untuk memberikan motivasi dalam belajar mengajar supaya mahasiswa menjadi lebih cerdas,” jelasnya.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa mahasiswi UNS yang telah melaksanakan KKN dengan baik, dan telah memberikan kepercayaan Kabupaten Karanganyar sebagai tempat KKN Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun 2020. Beliau mengakatan “semoga KKN ini menjadi manfaat dan membawa pengaruh positif bagi mahasiswa UNS maupun bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar, serta semoga dengan kegiatan KKN ini dapat minginspirasi untuk menjadi landasan dan memacu perkuliahan untuk menjadi orang-orang yang lebih sukses” imbuhnya. (In/An/Sh)

Read More
WhatsApp Image 2020-02-13 at 18.39.16 (1)

Mahasiswa KKN USB Surakarta Resmi ditarik

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan pada penarikan mahasiswa KKN USB Surakarta, Jum’at (14/2).

Karanganyar,

Sejumlah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Setia Budi (USB) Surakarta resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak Kampus setelah selesai melaksanakan KKN dibeberapa desa di Karanganyar. Penarikan langsung dipimpin  Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at pagi (14/2/2020).

Selaku koordinator KKN Universitas Setia Budi (USB) Surakarta,  Waridi Hendri Saputro meminta izin kepada Bupati Karanganyar untuk menarik kembali pengabdian masyarakat mahasiswa KKN USB Surakarta  dimana telah menyelesaikan tugasnya untuk memajukan dan memahami kehidupan masyarakat di Karanganyar sebagai calon pemimpin masa depan.

“Hasil yang dicapai adalah komitmen bersama antara Pemerintah dan Perguruan Tinggi dari setiap periode bahwa kita melakukan kegiatan ini untuk memberikan motivasi dalam belajar mengajar supaya lebih cerdas,” jelasnya.

Sementara itu perwakilan dari mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN USB untuk berlatih dan belajar bersama. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena tanpa ijin beliau KKN USB di Karanganyar tidak akan terlaksana.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa USB yang telah melakukan KKN dengan baik, sekaligus memberikan saran-saran perbaikan untuk Kabupaten Karanganyar. “Selain itu masyarakat juga mendapatkan manfaat sekaligus informasi yang nantinya akan sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat sekitar untuk terus bersekolah setinggi-tingginya” imbuhnya. (Ind/Dn/Rz/Sh)

Read More
DSC_2164

EXPO CAMPUS FORMAKA : Berharap Lahirnya Generasi Muda Sukses Melalui Aktifis

Heri Mulyadi Kabid di Disdikbud yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar saat memberikan bantuan dari Bupati Karanganyar kepada paniti FORMAKA

Karanganyar – 31 Januari 2020

Dengan tujuan mengenalkan perguruan tinggi bagi siswa-siswi kelas XII di Karanganyar, Forum Mahasiswa Karanganyar yang akrab isebut FORMAKA gelar EXPO CAMPUS di Gedung Wanita Karanganyar selama kurang lebih tiga hari. Pembukaan rangkaian EXPO CAMPUS diawali dengan acara Talk Show pada Jum’at(31/01/20).

Dengan mengususng tema “ Membangun Generasi Berprestasi Aktif Kreatif” FORMAKA berharap Talk Show ini bisa membuka wawasan siswa-siswi yang akan lulus SMA, apalagi event EXPO CAMPUS ini di ikuti 30 Pergeruan Tinggi. Dengan pembicara Prof.Dr.H. Ravik Karsidi guru besar UNS juga Agus Supriyono seorang Coreografer juga Enterpreuner muda, mudah-mudahan ini bisa menginspirasi generasi muda sebelum menginjak dunia perguruan tinggi.

Arrum Permatasari mahasiswi semester 6 IAIN Surakarta selaku ketua panitia sampaikan maksud dan tujuan digelarnya event EXPO CAMPUS FORMAKA ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada generasi muda agar nantinya di bangku kuliah bukan hanya pandai dari sisi akademik saja, tapi juga bisa pandai berorganisasi, enterpreuner, dan bisa mengembangkan sosial media juga.

Selain itu Arrum juga jelaskan event ini mewadahi untuk adik-adik SMA agar tidak bingung untuk menentukan pilihan akan melanjutkan kuliah dimana setelah lulus SMA nantinya.

“ Biar ga bingung mau nglanjutin kuliah dimana setelah SMA, mau ambil jurusan apa nantinya. Karena biasanya siswa-siswi datang ke EXPO CAMPUS ini ngajak orang tuanya agar bisa lebih detail mencari info kampus yang diminati “, jelas Arrum.

Sementara Heri Mulyadi Kabid PKK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang dalam hal ini hadir mewakili Bupati Karanganyar sampaikan ucapan terimakasih karena FORMAKA sudah membantu kinerja Pemerintah dalam mensosialisasikan Perguruan Tinggi ke adik-adiknya yang akan lulus SMA agar tidak perlua jauh-jauh dateng langsung ke kampus.

Pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan EXPO CAMPUS Oleh FORMAKA ini,  Pemerintah juga sangat mempedulikan generasi muda. Buktinya sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Karanganyar selalu memberikan reward bagi anak Karanganyar yang bisa masuk diterima di perguruan tinggi. Bahkan reward langsung diberikan oleh Bupati Karanganyar.

“ Tumpahkan semua ide-idemu untuk melakukan inovasi dan gagasan-gagasan yang luar biasa “ tambah Heri diakhir sambutannya.

Prof. Ravik Karsidi juga Agus Supriyono sebagai pembicara pun berharap dengan adanya event EXPO CAMPUS dari FORMAKA ini bisa memunculkan generasi muda yang bertalenta bukan hanya dari sisi akdemik saja, melalui kegiatan yang posisiti seperti ini harapanya akan muncul aktifis yang sukses.

“ Biasanya mahasiswa yang aktif dalam organisasi akan menjadi orang sukses setelah lulus dari perguruan tinggi “, tegas Prof Ravik.(Ard/Tgr)

Read More
1

Penerimaan KKN Pendidikan Mahasiswa UMS tahun 2020

Simbolis penerimaan KKN Pendidikan UMS dengan pengenaan jaket Almamater ke mahasiswa UMS oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Penerimaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UMS di Kab. Karanganyar, Selasa (21/1/2020) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Didalam laporan panitia penyelenggara, Ketua penyelenggaraa KKN Pendidikan UMS mengatakan bahwa KKN kali ini memberangkatkan 223 mahasiswa FKIP UMS di 25 sekolah yang ada di 8 kecamatan di jenjang pendidikan MI, PAUD, SD, Tsanawaiyah, SMA, SMK. “Tahun ini tema kita lebih dibidang pendidikan. Kami berharap anak2 kami bisa berinteraksi dengan masyarakat sekitar dengan menggembirakan pendidikan.” ujar Ketua penyelenggara KKN Pendidikan UMS.

“Terima kasih atas kepercayaannya dari UMS untuk melaksanakan kembali kkn ke karanganyar lagi.” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, di awal sambutannya. “Generasi unggul adalah generasi yg berasal dari pendidikan yg berkualitas.” sambungnya didalam sambutannya. Diakhir sambutannya beliau berpesan bahwa kita harus bersemangat dan optimis dalam mengolah data yang ada untuk mengembangkan dan mensejahterakan masyarakat sekitar. (ind/dn/ bgs)

Read More
DSC_1299

112 Hafidz Cilik Rumah Qur’an Karanganyar Di Wisuda, Bupati Karanganyar Ungkapkan Salah Satu Impiannya

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara Wisuda Yayasan Rumah Qur’an di pendopo Rumah Dinas Bupati, Minggu(05/01/20).

Karanganyar – 05 Januari 2020

Yayasan Rumah Qur’an Ahmad Dahlan se Kabupaten Karanganyar gelar wisuda angkatan ke 2 di Pendopo rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (05/01/20).

Mengambil tema “ Membumikan Al Qur’an Di Bumi Intanpari “, Yayasan rumah qur’an ini mewisuda 112 hafidz cilik mulai usia SD hingga SMP. Tahun ini lulusannya bertambah pesat dibanding tahun lalu yang hanya mewisuda 90 santri.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalu Bupati Juliyatmono terang terangan mengaku bangga semakin banyaknya hafidz hafidz cilik bermunculan di Karanganyar dibawah binaan Yayasan Rumah Qur’an Ahmad Dahlan ini. Dibawah naunagn organisasi Muhammadiyah Rumah Qur’qn bertumbuh dengan pesat di masing masing Kecamatan.

“ Jangan pernah sekali kali memarahi anak kalau ingin anaknya tumbuh berkembang dengan baik, didik anak dengan nkepercayaan agar anak tumbuh dengan sikap dewasa yang matang “, pesan Bupati Juliyatmono kepada orang tua wali santri.

Orang nomor satu di Bumi Intanpari ini juga ungkapkan salah satu impian pribadi yang ingin sekali ia wujudkan. Bupati ingin di setiap Desa di Kabupaten Karanganyar menyeleksi satu anak lulusan SMP yang mau untuk di biayai oleh dana pribadi Bupati, disekolahkan sampai selesai jenjang belajarnya sampai sukses menjadi seorang enterpreneur dengan syarat harus mau menjadi seorang Hafidz, mau menjadi seorang Mubaligh di Desannya.

“ Akan saya biayai sampai saya mati nanti agar menjadi amal jariyah bagi saya “, tegas Bupati sembari berkaca kaca.

Silahkan daaftarkan di tahun ajaran baru nanti 2020, Bupati sangat mengidam idamkan sosok pemuda yang Hafidz, Sholeh, agamanya baik juga sukses dan kaya raya. Nantinya akan dibimbing pula menjadi seorang pengusaha yang agamis, sholeh karena bekalnya adalah agama yang kuat.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_9778

PB Djarum Gelar Audisi Umum Beasiswa Di Karanganyar

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat Pers Conference bersama Legenda Bulutangkis Indonesia Liliyana Natsir “Butet”, Yoppy Rosimin Ketua PB Djarum dan Sekjen PP PBSI Ahmad Budiharto di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu(26/10/19)

Karanganyar – 26 Oktober 2019

Guna menjaring bibit pebulutangkis di tanah air, PB Djarum menggelar audisi umum beasiswa bulutangkis 2019 di GOR Raden Mas Said Kabupaten Karanganyar selama tiga hari mulai 27-29 Oktober 2019. Pencarian bibit muda tersebut difokuskan pada dua kelompok usia yakni U-11 dan U-13, baik putra dan putri.

Sebelumnya, audisi beasiswa bulutangkis telah sukses digelar di tiga kota yakni Bandung, Purwokerto dan Surabaya.

Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin menyampaikan, audisi umum beasiswa bulutangkis digelar di Soloraya mengingat tingginya anomi dari masyarakat. Berkaca pada penyelenggaraan tahun lalu, dari total 219 pebulutangkis penjaringan dari delapan kota. Solo raya mendominasi jumlah peserta yang meraih super tiket dengan berhasil menyumbangkan 48 peserta.

“Hal itu menunjukan wilayah ini menyimpan banyak sekali bibit-bibit pebulutangkis berkualitas yang berpotensi menjadi pahlawan Indonesia di dunia bulutangkis mendatang,” katanya saat menggelar pers conference di Ruang Anthurium Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (26/10/2019).

Sambungnya, bibit-bibit pebulutangkis berkualitas di Solo raya sudah mulai menunjukan tajinya di kancah Internasional. Seperti Ribka Sugiarto yang sukses menjadi kampiun di ajang Asia Junior Championships 2018 lalu. Serta Leo Rolly Carnando asal Klaten yang baru saja memboyong mendali emas di sektor ganda putra dalam ajang World Junior Championships 2019.

“Melalui audisi ini, kami berharap bisa menemukan lebih banyak lagi bakat-bakat istimewa sepertii Leo dan Ribka, yang bisa mengharumkan nama Indonesia,” terang Yoppy.

Selanjutnya Manager Tim PB Djarum, Fung Permadi mengatakan proses penjaringan akan dipantau langsung oleh Tim Pencari Bakat yang berisikan legenda bulutangkis Indonesia dan juga pelatih PB Djarum.

Skuad ini akan dikomandoi langsung oleh Fung, dengan anggota tim Denny Kantono, Fran Kurniawan, Sigit Budiarto, Lilyana Natsir, Ellen Angelina, Fung Permadi, Basri Yusuf, Komala Dewi, Bandar Sigit, Imam Tohari, Reni dan Engga Setiawan.

“Tim Pencari Bakat akan menjadi mata dan telinga PB Djarum dalam menemukan bibit berkualitas pada Audisi Umum yang digelar selama tiga hari di Karanganyar ini. Mereka akan terjun langsung memantau bakat istimewa para peserta baik dari segi teknik, skill hingga postur tubuh.

Tapi, bila ada pemain yang memiliki bakat istimewa lainnya, kami juga membuka pintu untuk bergabung dan berlatih sebagai atlet PB Djarum,” jelasnya.

Selain menilai bakat para pebulutangkis muda, Fung menyakini kehadiran Tim Pencari Bakat akan memotivasi dan memberikan inspirasi bagi para peserta untuk memberikan yang terbaik saat menjalani Audisi Umum.

“Kehadiran para legenda bulutangkis di Audisi Umum, akan memberikan pengalaman dan motivasi yang tak ternilai bagi anak-anak yang mencintai bulutangkis,” imbuh Fung.

Audisi umum yang diselenggarakan di GOR Raden Mas Said Karanganyar akan berlangsung selama tiga hari. Hari pertama akan dimulai dengan tahap screening, tiap peserta akan dinilai kemampuan, bakat dan tekniknya di atas lapangan oleh Tim Pencari Bakat.

Setelah lolos tahap screening, para peserta kemudian masuk di fase turnamen dengan sistem gugur guna memperebutkan super tiket untuk berlaga di babak Final Audisi Umum yang akan diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah pada 20-22 November 2019.

Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto menuturkan, selama ini PB Djarum telah banyak mengirimkan altet bulutangkis dalam Pelatnas. “PB Djarum mengambil peran. Pelatnas banyak yang berasal dari audisi PB Djarum. Kita berharap audisi ini bukan yang terakhir,” ujarnya.

Sementara itu Pengcab PBSI Karanganyar sekaligus Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap dengan digelarnya audisi beasiswa umum di Karanganyar, muncul bibit-bibit pebulutangkis asal daerah yang dapat menjadi juara.

Dalam pers conference tersebut turut dihadiri oleh atlet bulutangkis yang sudah mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional, Lilyana Natsir.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_9285

Spirit Pemuda Dalam Demokrasi Di Era Millenial

Asisten 1 Pemerintahan Drs. Bachtiar Syarief yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar sampaikan sambutan dan pengarahan dalam Diskusi Bersama KPU dengan tajuk ” Spirit Pemuda Dalam Demokrasi Di Era Millenial” di Uephorium Cafe, Jum’at(25/10/19)

KARANGANYAR – 25 Oktober 2019

Dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar mengajak para kaum millenial memahami demokrasi.

Melalui acara bertajuk spirit pemuda dalam demokrasi di era millenial yang diselenggarakan di Euphoria Cafe Karanganyar, Jumat (25/10/2019). Puluhan pelajar SMA/MA/SMK yang ada di Karanganyar diajak berdiskusi perihal pentingnya demokrasi.

Komisioner KPU Karanganyar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat, Devid Wahyuningtyas menyampaikan, meskipun gelaran Pemilu 2019 telah usai, pendidikan demokrasi dan sosialisasi kepada para pemilih pemula dirasa perlu dilakukan. Dengan harapan para kaum millenial tersebut melek soal politik dan peduli terhadap persoalan bangsa.

“Ini juga menyambut Hari Sumpah Pemuda. Pemilu kan tidak cuma saat penyelenggaraannya saja. Ada evaluasi dan perbaikan regulasi. Serta sosialisasi dan pendidikan yang dilakukan secara berkelanjutan,” katanya, Jumat (25/10/2019).

Sambungnya, selain memberikan pendidikan demokrasi kepada para pemuda, kegiatan ini juga sekaligus mempersiapkan SDM untuk penyelenggaraan Pemilu mendatang. Harapannya dengan kegiatan seperti ini para generasi muda siap tampil dan ikut ambil peran dalam penyelenggaraan Pemilu.

“Targetnya generasi muda cinta sama demokrasi. peduli terhadap persoalan bangsa. Siap menjadi penyelenggara Pemilu. Melek politik dan paham demokrasi,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait partisipasi pemilih pemula pada Pemilu 2019 lalu, Devid menjelaskan, dalam pendataan pengguna hak pilih, hanya diklasifikasikan antara laki-laki dan perempuan. “Kalau soal klasifikasi berdasarkan umur itu belum,” terangnya.

Dalam acara diskusi tersebut, bertindak selaku narasumber, KPU Provinsi Jateng, Yulianto Sudrajat, Dosen UNS, Andi Setiawan dan Delegasi Child Friendly Cities Summit in Cologne Jerman, Belva Aulia Putri Ayu Rehardani.(Ard/Tgr)

Read More