Category: Pendidikan

WhatsApp Image 2022-02-24 at 10.49.38 (1)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Sosialisasikan Kebijakan Dana BOS Kabupaten Karanganyar 2022

Nurini Retno Hartati, SH, MM selaku Sekretaris Disdikbud memberikan sambutan serta pembukaan dalam Sosialisasi tentang Kebijakan Dana BOS Kabupaten Karanganyar 2022, Kamis (24/2). 

KARANGANYAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar mengadakan sosialisasi untuk memberikan pemahaman Dana BOS, evaluasi pengelolaan Dana BOS, serta teknis laporan Dana BOS. Sosialisasi tersebut dihadiri 80 orang yang terdiri dari jajaran struktural dinas pendidikan dan kebudayaan, teman-teman tim BOS, serta semua bendahara BOS tingkat SMP Negeri maupun Swasta, Kamis (24/02/2022) di The Alana Hotel.

Kebijakan pengelolaan Dana BOS Tahun 2022 terdiri dari Dana BOS Reguler dan Dana BOS Kinerja. Dana BOS Reguler sendiri merupakan dana yang dialokasikan untuk membantu kebutuhan belanja peserta didik, pada satuan pendidikan dasar dan menengah. Sedangkan Dana BOS Kinerja, dana yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah bagi peserta yang berprestasi dan sekolah yang ditetapkan sebagai pelaksana program sekolah penggerak.

“Penerapan Dana BOS reguler oleh pemerintah daerah mempunyai kriteria yaitu harus atas nama satuan pendidikan yg sesuai dengan dapodik, nama rekening harus sesuai dengan NPSN, serta pengelolaan rekening melalui mekanisme yang di tunjuk sesuai kebijakan pemerintah daerah ” Ujar Nurini Retno Hartati, SH, MM selaku Sekretaris Disdikbud .

Kegiatan ini sedianya dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 24 Februari 2022 hingga 25 Februari 2022. Acara ini diikuti oleh 80 bendara SMP negeri dan swasta sekabupaten Karanganyar. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar berharap agar para bendahara bisa memahami Juknis yang baru terkait pengelolaan dana BOS.

Demikian Diskominfo.(tgr /nana/noni)

 

 

Read More
IMG-20211021-WA0081

Jika Temukan Rokok Ilegal, Warga Boleh Laporkan ke Satpol.

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan arahan dalam sosialisasi penggunakaan cukai rokok

 

KARANGANYAR – Satpol PP Karanganyar berharap masyarakat dapat terlibat mengawasi peredaran rokok ilegal atau tanpa cukai di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat kaitannya dengan cukai, Satpol PP menggandeng Bea Cukai Solo dan jajaran Polres Karanganyar. Adapun sosialisasi tentang penggunaan cukai rokok digelar oleh Satpol PP di Lapangan Desa Gawanan Kecamatan Colomadu pada Kamis (21/10).

Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo menyampaikan, kegiatan sosialisasi terkait cukai akan digelar di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar secara bertahap. Peserta yang diundang mulai dari perangkat kecamatan, desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan karang taruna.

“Diharapkan dengan memberikan pemahaman kepada peserta sosialisasi dapat menyampaikan kepada warga dalam pertemuan. Sehingga dapat meningkatkan peran serta masyarakat,” katanya.

Menurutnya dengan begitu APBN dari hasil cukai rokok dapat optimal dengan menekan peredaran rokok tanpa cukai. Apabila masyarakat mendapati adanya peredaran rokok ilegal dapat melaporkan ke Satpol PP, polisi maupun Bea Cukai.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menceritakan, forum anak di Kabupaten Karanganyar sempat menggelar audiensi pada akhir September 2021.

Mereka meminta supaya aturan mengenai iklan rokok ditegakkan karena Kabupaten Karanganyar termasuk dalam Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat pratama.

“Mereka minta supaya ditegakkan aturannya (iklan rokok) di tempat yang memang diizinkan,” ujar Bupati.(hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2021-10-19 at 10.43.19 AM (1)

WISUDA APEKA PROGRAM DIPLOMA III, 37 MAHASISWA APEKA DIWISUDA

Pemindahan Tali Toga pada Salah Satu Wisudawan APEKA

KARANGANYAR- Sidang terbuka Senat Akademi Peternakan Karanganyar dalam rangka wisuda ke XLIV Program Diploma III digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (19/10/2021). Dalam wisuda tersebut Apeka meluluskan 37 orang dengan rincian 28 mahasiswa dan 9 mahasiswi.

Wakil Direktur Bidang Akademik Apeka Karanganyar, drh. Heru Suripta, MP dalam sambutannya mengatakan Apeka telah meluluskan 1448 orang hingga saat ini. Pihaknya sendiri bekerja keras berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu menciptakan akademi yang unggul.

“Dunia pendidikan banyak hal berubah dengan cepat. Sehingga Apeka pun harus bisa cepat merespon dan meresapi agar bisa menjadi akademi yang unggul,”katanya. Pihaknya pun mengapresiasi sejumlah mahasiswa lulusan Apeka telah berkecimpung di dunia kerja.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono selaku Bupati mengatakan pemerintah mengapresiasi Apeka yang telah meluluskan para mahasiswanya dengan indeks prestasi yang cukup tinggi. Pihaknya pun berpesan pada para wisudawan untuk terus berinovasi dan mengembangkan diri.

“Persaingan dunia kerja akan semakin berat. Teruslah bekali diri dengan beragam keterampilan agar mampu bersaing. Teknologi harus kita kuasai dan Sumber Daya Manusia harus unggul,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/agnes)

Read More

Menjalin Sinergi Dengan Optimis

 

 

KARANGANYAR – Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Christanto yang juga Ketua P4GN Kabupaten Karanganyar hadir secara pribadi menemui perwakilan dari Solopos FM di ruang transit rumah dinas Wakil Bupati Karanganyar, Rabu(6/1/21).

Mengajukan permohonan untuk audiensi secara langsung dengan Wakil Bupati Rober, Solopos FM yang diwakili oleh Intan menyampaikan maksud dantujuan audiensi ini selain untuk silaturahmi Solopos FM di awal tahun 2021 ini juga sekaligus ingin kembali mengajak kerjasama Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan Solopos FM untuk merumuskan hal-hal yang positif.

Terlepas dari kerjasama yang sudah terjalin di tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun 2021 ini Solopos FM lebih akan mengangkat tema pemuda dengan keahliannya. Dirasa tepat jika nantinya Solopos bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui P4GN binaan Wakil Bupati Rober ini, jelas Intan.

Selaku Wakil Bupati yang juga sekaligus Ketua P4GN Kabupaten Karanganyar, Rober sampaikan bahwa selama ini program yang sering di publish kan hanya maraknya kegiatan P4GN itu sendiri, harapanya orang nomor 2 di Bumi Intanpari ini kedepannya ada program yang mempublish sample dari kegiatan-kegiatan P4GN dan juga dampak dari kegiatan P4GN itu, jelasnya.

Agar peran P4GN ini benar-benar bisa berefek positif bagi khususnya kaum muda di Kabupaten Karanganyar, jelas Rober.

Kegiatan P4GN sendiri selain menggelorakan untuk menajuhi narkoba juga membantu kelompok-kelompok pemuda yang aktif dalam kegiatan-kegiatan yang positif, dari olahraga hingga kelompok bisnis usaha kecil yang muali berkembang semua. Satu keinginan Wabup Rober adalah jika ada live talkshow dengan Solopos FM, nanti P4GN akan melibatkan pemuda binaan P4GN agar lebih mengena masyarakat kaum muda Karanganyar.

Selain itu juga untuk memberikan ruang bagi pemuda binaan P4GN untuk tampil di publik, biar mereka menjelaskan bagaimana P4GN ini berjuang melawan narkoba agar tidak merusak kaum pemuda di Kabupaten Karanganyar dan juga agar pemuda itu sendiri bisa lebih menyibukkan dirinya dengan kegiatan yang positif sehingga terhindar dari bahaya narkoba.

DemikianDISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More
IMG-20201025-WA0022

“Taqwa”, Kunci Sukses Mukmin Sejati

 

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Pondok Pesantren Ilyas Kec. Karanganyar, Minggu(25/10/20)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga sekaligus memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Pondok Pesantren Ilyas Kec. Karanganyar, Minggu(25/10/20).

Hadir dan memberikan tausiyah, Bupati Juliyatmono membawakan tema tausiyahnya ” Taqwa Versi Allah SWT “. Tak lupa Bupati juga mengingatkan kepada segenap santri agar selalu melakukan protokoler kesehatan dimanapun berada, apalagi di kegiatan keramaian seperti pengajian Ahad pagi seperti ini.

” Jangan sembrono, selalu lakukan aktivitas dengan Pola hidup bersih dan sehat agar jauh dari penyakit “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli tersebut.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa dalam kitab suci Al-Qur’an banyak ayat yang di akhiri bertujuan agar kita bertaqwa. Itu menandakan bahwa banyak sekali amal kebaikan yang bisa kita lakukan sebagai hamba Allah agar kita menjadi hamba yang bertaqwa, taat pada Allah SWT.

Dari makna tersebut, Bupati menjelaskan bahwa banyak sekali perintah Allah SWT kepada manusia untuk terus bertaqwa dengan cara yang sudah Allah jelaskan didalam Al Qur’an agar manusia tersebut menjadi muslim yang sesungguhnya.

Taqwa Versi Allah SWT ada beberapa perilakunya, antara lain yakni dengan memohon ampun. Cara ini sering dikaitkan dengan perintah taqwa lantaran setiap manusia yang setelah berbuat kesalahan akan selalu berusaha untuk bertobat kepada Allah SWT dengan selalu memohon ampunan atas dosanya.

Contoh berikutnya ada dengan penerapan shodaqoh, melakukan shodaqoh (sedekah) baik dimasa lapang maupun sempit tentunya.

Allah SWT memberi kelebihan kepada manusia untuk menghafal Al Qur’an, ini bermakna agar kitab suci Al-Qur’an tetap terjaga sampai kapanpun. Sebagai wujud antisipasi ketika nanti Al Qur’an dimuka bumi ini di bumi hanguskan oleh orang-orang kafir, maka akan ditulis kembali oleh para hafidz yang hafal Al Qur’an.

Tidak ada kekhawatiran untuk urusan agama, karena semua sudah dijaga Allah SWT melalui perantaranya yang kadang manusia tidak mengetahui.

Dalam surat Al Faathir ayat ke 37 dijelasakan bahwa banyak manusia di neraka yang berteriak meminta kepada Allah SWT untuk dikeluarkan agar dia bisa mengerjakan amalan Sholeh. Namun Allah menjawab apakah aku(Allah) tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang sangat panjang maka rasakanlah siksaku(Allah) yang sangat pedih.

Disinilah makna ketaqwaan versi Allah SWT menurut penjelasan Bupati Karanganyar H. Juliyatmono. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
DSC_6210

“Smart Village Nusantara” Desa Kemuning Siap Bersaing Di Era Digital

 

KARANGANYAR – Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar menjadi pilot project program Smart Village Nusantara, selain Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran.

Program dari PT Telkom tersebut secara simbolis diresmikan oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Balai Desa Kemuning pada Kamis (1/10/2020). Dalam acara tersebut turut hadir pula Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo serta Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia Edi Witjara menyampaikan, pemilihan Desa Kemuning dan Pangandaran sebagai pilot project program Smart Village itu melalui hasil penilaian dan survei oleh pihak PT Telkom.

Dari aspek Sumber daya Manusia (SDM), potensi maupun dari infrastruktur dua desa itu dinilai siap menjadi pengembangan pilot project program smart village.

“Ada banyak desa yang mengajukan proposal untuk ikut piloting program ini. Tapi ada dua yang terpilih, yakni Desa Kemuning dan Desa Pangandaran, karena memenuhi kriteria yang ditetapkan. Ada banyak kriteria yang harus dipenuhi, untuk bisa menjadi smart village,” katanya usai acara launching, Kamis (1/10/2020).

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik atas terpilihnya Desa Kemuning sebagai pilot project Smart Village.

“Semoga ini menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk lebih maju dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain,” terangnya.

Wamendes PDTT, Budi Arie Setiadi mengungkapkan, desa memiliki kekuatan ekonomi baik itu sektor pertanian, perikanan dan pariwisata. Apabila hal itu dikelola dengan baik tentu akan memajukan desa tersebut.

“Desa adalah masa depan Indonesia. Tapi desa maju harus punya tiga ciri, ada anak mudanya, SDM-nya kreatif dan ada partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, program Smart Village Nusantara akan membuka jendela dunia bagi kemajuan desa. Program ini dapat memberikan dampak positif terhadap pemerintahan desa seperti mempermudah tata kelola administrasi desa, meningkatkan Ekonomi melalui digitalisasi, dan menaikkan tingkat keamanan desa.

“Ini (program) harus ada dukungan semua pihak. Termasuk adanya partisipasi dari SDM-nya untuk mengantisipasi perubahan yang bergerak cepat,” jelasnya. Demikian DISKOMINFO (Ard/Tgr/Ang)

Read More
IMG-20200917-WA0048

Ingin Cetak Hafidz Yang Mumpuni, Bupati Karanganyar Berangkatkan Santri Program Satu Desa Satu Hafidz

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar Sutarno hadiri Pemberangkatan Santri Program Satu Desa Satu Hafidz di ruang anturium rumah dinas Bupati Karanganyar, Rabu(16/09/20).

Santri penghafal Al-quran itu akan mengikuti pembelajaran di Pondok Pesantren Darul Amal Beruk Kecamatan Jatiyoso.

Kabag Kesra, Sunarno menyampaikan, hasil seleksi yang selesai dilakukan pada awal Juni lalu, ada 29 santri dari 32 pendaftar yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti program Satu Desa Satu Hafidz. “Mereka telah mengikuti tes kemampuan membaca Alquran, kebangsaan, dan minat “, jelas Sunarno.

Santri yang diberangkatkan pada tahap pertama ini akan mendapatkan uang saku yang dianggarkan dari APBD Karanganyar selama tiga tahun terhitung sejak 2020. “Uang saku selama tiga tahun Rp 58 juta dari APBD Karanganyar selama tiga tahun terhitung mulai 2020,” katanya.

Mereka juga telah menjalani rapid test sebelum diberangkatkan untuk mengikuti pembelajaran di Ponpes Darul Amal. Hasilnya, 29 santri itu dinyatakan non-reaktif.

Bupati Juliyatmono berharap setiap desa di Karanganyar ada satu penghafal Alquran. “Kita ingin supaya anak-anak dalam dua tahun, syukur satu tahun, sudah hafal,” ucapnya.

Dia meminta supaya orang tua santri turut memberikan semangat. Apabila kangen dapat berkunjung ke Ponpes Darul Amal.

“Saya juga akan ke sana sebulan atau dua bulan sekali,” imbuhnya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr/Rr/Dea)

 

 

Read More
_DSC7147

LAUNCHING PROGRAM PONPES SIAGA CANDI, INOVASI PEMBELAJARAN SANTRI DI ERA NEW NORMAL

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat meninjau ruang belajar Pesantren Darul Amal didampingi pimpinan Pesantren

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar H. Juliyatmono bersama Kapolres Karanganyar AKBP. Leganek Mawardi dan Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo meninjau dan meresmikan Program Pesantren Siaga Candi di Pondok Pesantren Darul Amal yang berada di desa Beruk Kecamatan Jatiyoso pagi tadi ,Jumat (24/7).

Peresmian Program Pesantren Siaga Candi di Pondok Pesantren ini  sebagai sebuah Langkah untuk pembelajaran bagi para santri di era new normal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada, kedatangan bupati disambut dengan hadroh para santri, bupati pun meninjau lokasi pesantren yang terdiri dari 3 lantai.

“Menolak dan menghindari penyakit lebih diutamakan dari pada berbuat kebaikan, sehingga di ponpes ini akan terus menerapkan kegiatan sesuai dengan protokol Kesehatan yang ada” ungkap pak Rafidi selaku ketua Yayasan Darul amal.

Dengan adanya pondok pesantren ini juga pastinya akan meningkatkan taraf Pendidikan agama di daerah tersebut, serta untuk mewujudkan ketahanan masyarakat diberbagai bidang khususnya pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Semoga dengan diresmikanya ponpes ini, santri bisa menerapkan adaptasi kebiasaan baru, yakni new normal ini” tutur bupati karanganyar pada silahturahmi Forkompimda bersama Da’i Kambtibmas Kabupaten karanganyar dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru, pagi tadi. DISKOMINFO(Ard/Ang/Tgr)

Read More
IMG-20200718-WA0054

Jalin Kerjasama Dengan Pemerintah Kabupaten, Yayasan Pesantren Islam Al Azhar Dirikan Internasional Islamic Boarding School Di Karanganyar

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara peresmian pembangunan gedung Internasional Islamic Boarding School (IIBS) milik Yayasan Pesantren Islam Al Azhar di Desa Salam Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar, Sabtu(18/07/20)

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar hadiri peresmian pembangunan Internasional Islamic Boarding School (IIBS) yang didirikan oleh yayasan pendidikan Islam Al Azhar di Desa Salam Kecamatan Karangpandan pada, Sabtu(18/07/20).

Didampingi Kapolres dan Komandan Kodim Kabupaten Karanganyar beserta beberapa Kepala OPD, Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Rober Christanto langsung meninjau lahan yang akan dibangun untuk sekolah berbasis Islam ternama tersebut.

Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu dari 10 Kabupaten / Kota di Indonesia yang terpilih untuk lokasi penambahan sarana pendidikan milik yayasan yang sudah terkenal tersebut. Sinergitas antara Yayasan Pesantren Islam Al Azhar dan yayasan Makarima juga Pemkab Karanganyar ini berharap bisa membawa berkah dengan didirikannya seolah berbasis Islam dengan standar Internasional.

Dengan misi pesantren yang islami, qur’ani dan beradab. Mencetak pemimpin yang handal, menginspirasi dan berpikir global, pesantren ini akan mewujudkan sistem pendidikan berbasis pesantren bertaraf internasional.

dr.Harun Rasjid, So.B, MARS Ketua Yayasan Makarima, dalam khutbah sambutannya berharap supaya pelaksanaan pembangunan pesantren ini dari awal sampai akhir bisa berjalan dengan lancar.

Al Azhar Internasional Islamic Boarding School (IIBS) dengan moto yang dimiliki, inginkan agar anak didik kami nantinya menjadi qurrota a’yun bagi kedua orang tuanya, jelasnya.

Sementara Drs. H. Sobirin HS selaku ketua Yayasan YPI Al Azhar Pusat inginkan sinergi yayasan Al Azhar dengan pemerintah Kabupaten Karanganyar ini semoga mendapat berkah dr Allah SWT.

Yayasan Pesantren Islam Al Azhar mempunyai sejarah pada tanggal 7 April 1952 ada 14 tokoh nasional yang menjadi tokoh berdirinya Yayasan Pesantren Islam, awal mula terbentuk hanya diberi nama Yayasan Pesantren Islam, belum ada embel-embel nama Al Azhar nya. Baru selang beberapa tahun kemudian ketika Syeikh dari Universitas Al Azhar Kairo Mesir datang lalu menjadi lengkap dengan nama Yayasan Pesantren Islam Al Azhar.

” Dulu harapannya ingin memperbagus pesantren-pesantren yang ada di Jawa Barat, hingga akhirnya menyeluruh ke seluruh Indonesia “, jelasnya.

Tujuannya jelas memajukan pendidikan dibawah naungan Islam, mendirikan pendidikan berbasis Islam yang bagus. Matur suwun sudah diijinkan mengembangkan yayasan Al Azhar di Kabupaten Karanganyar ini.

Yayasan pendidikan Islam Al Azhar sendiri sudah memiliki lebih dari 200 madrasah di seluruh Indonesia.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya sampaikan keinginan semoga nantinya sekolahan ini membawa berkah, agar nantinya pendidikan di Kabupaten Karanganyar semakin dikenal banyak orang.

Matur nuwun atas kepercayaan yayasan Al Azhar dan yayasan Makarima yang sudah mempercayakan Kabupaten Karanganyar untuk mendirikan sekolah berbasis Islam bertaraf Internasional. DISKOMINFO (Ind/Dn)

Read More
IMG-20200710-WA0012

Penetapan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2019

Penyerahan berita acara penetapan Perda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Karanganyar TA 2019, Jum’at (10/7).

KARANGANYAR- Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar dan Bupati Karanganyar dengan acara Penetapan  Peraturan Daerah (Perda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran (TA) 2019 dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Jum’at (10/7).

Sebelumnya Rancangan Peraturan  Daerah (Raperda) Kabupaten Karanganyar tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Karanganyar TA 2019 tersebut dikirim dan telah melalui evaluasi Gubernur Jawa Tengah, masih ditemukan beberapa catatan yang sifatnya sebagai saran dan masukan untuk segera ditindaklanjuti, namun secara garis besar realisasinya sama tidak ada perubahan.

Beberapa catatan evaluasi terkait belanja yaitu:

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar agar menyajikan informasi hambatan yang memadai atas pelaksanaan modal yang belum optimal untuk kemudian dilakukan perbaikan terutama untuk pembangunan sarana dan prasarana yang terkait langsung dengan peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat.

Selanjutnya Pemkab perlu memberi perhatian guna perbaikan komposisi belanja dan terus mengupayakan peningkatan porsi belanja produktif dan belanja publik agar hasilnya lebih dapat dirasakan oleh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut dengan telah ditetapkannya Raperda menjadi Perda, Bupati berharap kebijakan kebijakan yang telah disepakati bersama dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan upaya peningkatan pengelolaan keuangan daerah yang transparansi dan akuntabel.

“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tinggi atas terjalinnya kerjasama yang baik selama ini,”ucapnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

 

Read More