Category: Pendidikan

SD IST Al Albani gelar upacara bendera untuk kali pertama

SD Islam Sains dan Teknologi (IST) Al Albani, Kecamatan Matesih, menggelar upacara bendera untuk kali pertama secara lengkap sesuai dengan tata upacara sekolah (TUS), di halaman sekolah setempat.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR bertindak sebagai pembina upacara. Selain diikuti oleh ratusan siswa, guru dan karyawan SD IST Al Albani, upacara tersebut juga diikuti oleh sejumlah anggota DPRD, kepala satuan kerja kepala daerah (SKPD) Karanganyar dan Muspika Matesih.

Dalam pidatonya, Bupati menyampaikan sejak awal kemerdekaan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah menetapkan empat pilar utama negara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. “Keempatnya telah menjadi ruh perjuangan bangsa, pegangan dalam hidup bernegara, bermasyarakat dan berbangsa.

Sementara itu, Kepala SD IST Al Albani, Heru Ichwanudin mengatakan, sebenarnya sudah melaksanakan bendera. Karena ada kunjungan dari bupati, maka saat ini dilaksanakan. “Nanti akan dipahamkan dan ditanamkan kepada anak-anak, karena memang kita ini hidup di Indonesia. Sebelumnya tidak hormat bendera, tapi sekarang harus hormat bendera itu kenapa, nanti akan kami pahamkan pada anak-anak

Read More

Ratusan siswa PAUD ikuti lomba kreativitas

Ratusan siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) se-Karanganyar mengikuti sejumlah lomba kreativitas di Aula Masjid Agung Karanganyar.

MUSIK DAPUR — Sebuah kelompok siswa PAUD tengah menampilkan kemampuan bermain musik dengan menggunakan alat-alat dapur saat lomba kreativitas siswa PAUD di Aula Masjid Agung Karanganyar.

Lomba yang dapat diikuti oleh para siswa tersebut antara lain konser musik alat dapur, cipta tepuk tangan dan tari kreasi jawa. Sedangkan lomba untuk para guru antara lain berupa cipta tari kreasi jawa dan cipta ragam mainan tradisional.

Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, Hardjono mengatakan, kegiatan pertunjukan seni kreativitas seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter anak. Terutama bagi anak balita. “Sebab anak yang usianya dari nol hingga empat tahun, itu pembentukan karakternya bisa mencapai 50 persen. Sedangkan anak usia empat hingga delapan tahun, pembentukan karakternya mencapai 20 persen.

Read More

Murid Al Albani Berlatih Upacara Bendera

Puluhan siswa kelas I-V SD IST Al Albani (Matesih) antusias berlatih upacara bendera, Selasa (14/6). Keceriaan siswa bertambah saat Bupati Rina Iriani Sri Ratnaningsih menyaksikan mereka berlatih. Mereka kemudian berebut menyalami bupati.

Saat itu pula, bupati menguji kemampuan mereka dalam menyanyikan Indonesia Raya dan menghafal Pancasila. ”Ayo semua kalau sudah hapal Pancasila, coba dibaca bersama-sama. Ibu ingin bukti kalau kalian benar-benar menghapal,” Tutur Rina kepada para siswa.

Selanjutnya mereka secara kompak menyebebut lima sila dalam Pancasila. Dalam kesempatan itu, bupati juga mengajak anak-anak bernyanyi Indonesia Raya, bahkan bupati sempat mengajari salah satu siswa menjadi dirigen.

SD IST Al Albani merupakan salah satu sekolah yang sebelumnya tak menyanyikan Indonesia Raya dan tidak pula melaksanakan hormat bendera merah-putih saat upacara. Sejak Sabtu pekan lalu sekolah itu berlatih upacara dengan tata urutan upacara secara lengkap. Rencananya pada 17 Juni nanti akan diadakan upacara bendera untuk pertama kalinya, dengan Inspektur Upacara Bupati Rina Iriani.

Melihat kesediaan pengelola sekolah itu, Rina sangat mengapresiasi. Meski demikian, orang nomor satu di Karanganyar ini mengaku masih memiliki tanggungan atau pekerjaan rumah dalam membina SMP Al Irsyad Tawangmangu yang hingga kini masih belum sepakat mengangkat tangan untuk hormat bendera merah-putih. ”Kami akan terus melakukan pembinaan. Kami akan terus lakukan pendekatan persuasif.

Pembinaan dengan melibatkan Kementrian Agama, pemerintah kecamatan, Disdikpora, aparat Polsek dan Koramil akan dilakukan terus-menerus dan mengedepankan dialog.

Disinggung keinginan pengelola Al Irsyad Tawangmangu untuk bertemu dirinya? Rina menyampaikan bahwa dia bersedia jika pengelola SMP Al Irsyad Tawangmangu bersedia dialog dan bukan untuk memperdebatkan pemahaman. ”Asal tidak untuk berdebat. Yang jelas dasar hukumnya untuk hormat bendera itu sudah jelas. Ada empat pilar yakni menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pembacaan Pancasila, UUD 1945 dan hormat bendera merah-putih. Ini aturan yang harus diikuti.”

Read More

Bupati Karanganyar Rina Kunjungi Al Albani

Sejumlah siswa-siswi SD-IST Al Albani Matesih beserta Kepala Sekolah dan para Guru dengan disaksikan oleh Bupati Karanganyar didampingi Ka. SKPD terkait, Koramil, Camat Matesih Selasa pagi (14/06) mengadakan gladi bersih untuk persiapan pelaksanaan Upacara Bendera Tanggal 17 besok. Pada gladi bersih tersebut Bupati menyaksikan langsung siswa-siswi SD-IST Al Albani menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Lagu Mengheningkan Cipta, Mengucapkan Pancasila dan Pembacaan UUD 1945.

Pasi Intel Koramil 0727 Karanganyar Kapten Inf. Sulardi mengajar pada siswa-siswi SD-IST Al Albani cara berdiri tegap, cara menghormat dan cara istirahat ditempat yang benar saat Upacara. Kegiatan tersebut menyusul Sekolah yang bersangkutan tidak melaksanakan Upacara Bendera, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Lagu Hening Cipta serta tidak hafal Pancasila beberapa waktu lalu.

“ Saya sangat berterima kasih kepada Kepala Sekolah, Guru serta murid-murid Al Albani yang sangat antusias dalam mengikuti gladi bersih untuk Upacara 17 mendatang. Terutama pada anak-anak saya, Saya disini sangat bangga mereka dengan semangat dapat menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Lagu Hening Cipta serta mengucapkan sila dalam Pancasila dengan cukup lancar meskipun masih harus terus dilafalkan,” ujar Bupati saat wawancara dengan para wartawan.” Saya akan terus mengingatkan bila kita memang hidup dan tinggal di Negara Indonesia, kita harus berpegang teguh pada Empat Pilar Bernegara yakni Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945, dan NKRI sehingga terbentuk Bangsa yang berkarakter,” Tegasnya.

Read More

Jelang UN, 27 siswa SDN 1 Wonorejo refreshing

Sebanyak 27 siswa kelas VI SDN 1 Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, memiliki cara tersendiri untuk menjernihkan pikiran menjelang ujian nasional (UN).

Read More

Pengawas UN dilarang baca koran

Seluruh pengawas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB yang tidak serius dalam menjalankan tugasnya bakal dijatuhi sanksi berat hingga dicopot dari jabatannya.

Read More

Hari pertama Ujian Nasional 17 siswa SMA/MA/SMK absen

Sebanyak 17 peserta Ujian Nasional (UN) SMA/MA/SMK tahun ajaran 2010-2011 absen mengikuti ujian hari pertama, Senin (18/4/2011).

Rinciannya, sebanyak 14 peserta mengundurkan diri dan tiga peserta sakit. Ketua Panitia UN Karanganyar Nur Halimah kepada wartawan, Senin, mengatakan secara keseluruhan jumlah peserta yang tidak mengikuti ujian hari pertama ada sebanyak 17 siswa.

Dia menyebutkan sembilan peserta SMK dengan rincian, satu peserta sakit dan delapan mengundurkan diri. Sementara peserta UN SMA ada sebanyak delapan orang yang mangkir tidak mengikuti ujian. “Dua orang peserta sakit dan enam mengundurkan diri,” sebutnya.

Dia mengaku ada berbagai alasan, salah satunya masalah keluarga hingga menyebabkan peserta mengundurkan diri dan tidak mengikuti ujian nasional. Mereka yang mengundurkan diri juga sebelumnya tidak mengikuti ujian sekolah. Sehingga dipastikan gugur alias tidak lulus.

Read More

Dewan Pendidikan awasi UN

Dewan Pendidikan Karanganyar menyebar sejumlah anggota untuk mengawasi ujian nasional (UN) di setiap sekolah di Karanganyar.

Masing-masing sekolah ditempatkan satu orang pengawas dari Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan pengawas dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Ketua Dewan Pendidikan Karanganyar, Tjuk Susilo mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan UN tahun ini berjalan baik.

“Dalam instrument itu antara lain berisi, ketepatan penyelenggaraan jam ujian, apakah para pengawas ujian melaksanakan tugasnya dengan baik atau tidak, nomor ujian tertempel di meja dengan benar, pengawas tidak menggunakan ponsel selama mengawasi atau adanya soal-soal ujian yang rusak dan sebagainya,” ujar Tjuk kepada Espos di SMK Satya Karya Karanganyar,

Read More

Siswa SMAN 1 Karanganyar gelar berdoa bersama jelang UN

Siswa SMAN 1 Karanganyar berdoa dan sholat hajat bersama di lingkungan sekolah setempat, Kamis 14 april 2011 pagi.

Kegiatan itu dilakukan agar para siswa diberi ketenangan saat mengerjakan soal-soal ujian nasional (UN). Kepala SMAN 1 Karanganyar, Sobirin mengatakan, dalam mempersiapkan UN pihaknya memberikan pembekalan fisik dan mental kepada para siswa.

“Sebelumnya sekolah sudah memberikan materi pengayaan dan mengadakan tryout yang diselenggarakan oleh sekolah maupun gabungan sekolah di Karanganyar,” ujar Sobirin sat ditemui wartawan di SMAN 1 Karanganyar.

Read More

UN Rawan Pendongkrakan Nilai

Munculnya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 45 tahun 2010 yang tentang regulasi baru yang mengatur kelulusan siswa pada Ujian Nasional (UN), dikhawatirkan rawan pendongkrakan nilai. Pasalnya kelulusan UN tidak hanya ditentukan oleh hasil ujian, melainkan juga dipengaruhi oleh nilai rata-rata rapor semester.

Dewan Pendidikan Karanganyar pun menyatakan sudah mengetahui celah pendongkrakan nilai ini. Tetapi mereka tetap berusaha agar kejadian itu tidak mempengaruhi kelulusan siswa-siswi di Kabupaten Karanganyar. “Dengan regulasi dari Permendiknas yang baru ini kelulusan ujian juga dipengaruhi hasil ujian rata-rata setiap semesternya, sehingga pihak sekolah pun bisa menentukan kelulusan peserta didiknya,” kata sekretaris Dewan Pendidikan Sarilan, Rabu (13/4).

Dengan regulasi yang baru ini, nilai rata-rata per semester memberikan peran sebesar 40 persen untuk menentukan kelulusan, di samping hasil ujian sebesar 60 persen. Selain pendongkrakan nilai US, Dewan juga melihat adanya pengubahan nilai rata-rata. Tetapi celah itu menurut Dewan sangat sulit dilakukan, pasalnya pasti ketahuan. Selain itu, untuk menentukan kelulusan seorang siswa, harus melalui rapat dewan guru.

“Meski celah pergantian nilai itu ada, sangat sulit. Karena harus melalui tiga tahap pengubahan. Dan itu pasti akan ketahuan kalau digantikan,” tambah Sarilan. Dengan banyaknya celah-celah dalam UN tahun ini, Dewan pendidikan meminta kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan komite sekolah untuk benar-benar bekerja.

Sementara itu, bendahara Dewan Pendidikan Suparmi mengatakan pihaknya telah membentuk tim pemantau mandiri. Tim yang dibentuk dari unsur Dewan Pendidikan ini mulai bekerja pada saat UN berlangsung. “Nantinya tim mandiri ini mulai bekerja saat pendistribusian soal UN, “ kata Suparmi. Anggota Dewan pendidikan menolak jika dikatakan tim mandiri ini terlambat pembentukannya, karena baru mulai kerja pada UN dan bukannya US yang sudah berlangsung beberapa waktu lalu.

“Tidak terlambat, tetapi tim mandiri ini memang hanya bekerja pada saat Ujian nasional saja, jadi tidak mengawasi saat US,” bantah Wakil ketua Dewan Pendidikan Djatmiko kemarin. Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2010/2011 akan berlangsung Senin-Kamis (18-21/4) untuk jenjang SMA/MA/SMK. Dilanjutkan Senin-Kamis (25-28/4) untuk jenjang SMP/MTs, sedangkan UN untuk SD/MI akan berlangsung 10 sampai 12 Mei.

Sumber: http://harianjoglosemar.com

Read More