Category: Pendidikan

DSC_0036

Ribuan Pelajar Ikuti Jalan Santai

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, didampingi beberapa Kepala SKPD mengikuti jalan santai dalam rangakaian Hari Pendidikan Nasional, Jalan Lawu, Jumat (03/05)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, didampingi beberapa Kepala SKPD mengikuti jalan santai dalam rangakaian Hari Pendidikan Nasional, Jalan Lawu, Jumat (03/05)

Karanganyar, Jumat (03/05/2013)

Sebanyak ribuan pelajar dari SMP/ sederajat dan SMA / sederajat se Kabupaten Karangayar ikut memeriahkan jalan santai.

Kegiatan itu yang dilaksanakan dalam rangkaian acara memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Pelajar yang berasal dari berbagai sekolah tampak antusias mengikuti jalan santai.

Mereka berkumpul di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Jumat (03/05) sejak pukul 06.30 WIB. Kemudian, tepat pukul 07.00 WIB, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, mengibarkan bendera start. Adapun rute yang dilalui peserta dimulai dari Alun-alun kemudian menuju Jalan Lawu, kearah timur sampai dengan depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar belok ke kanan melewati Taman Pancasila, selanjutnya menuju barat, dan finis di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.

“Jalan santai merupakan olahraga murah, mudah, dan menyehatkan. Maka, dengan jasmani yang sehat, kita bisa menjadi manusia yang berkualitas,” ujar Bupati Rina Iriani.pd

Read More
DSC_0220

Karanganyar Jadi Kabupaten Vokasi

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, sedang menerima penjelasan dari salah satu peserta stand pameran pendidikan, di Alun-alun Karanganyar, Kamis (02/05)

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, sedang menerima penjelasan dari salah satu peserta stand pameran pendidikan, di Alun-alun Karanganyar, Kamis (02/05)

Karanganyar, Kamis (02/05/2013)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendeklarasikan sebagai Kabupaten Vokasi. Hal itu merupakan perwujudan dukungan kebijakan Jawa Tengah sebagai Provinsi Vokasi.

Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan peran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai pusat pendidikan dan pelatihan, pusat produksi dan pemasaran, pusat sains teknologi, serta untuk meningkatkan daya saing daerah. Selain itu juga mengurangi pengangguran dan mengentaskan masyarakat dari kemiskinan.

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, saat membuka Pameran Pendidikan dalam rangkaian Hari Pendidikan Nasional di Alun-alun Karanganyar, Kamis (02/05) mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan sarana dan prasarana dalam menciptakan sumber daya manusia yakni anak didik yang setelah lulus sekolah telah siap kerja.

“Dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) melalui sarana dan prasarana yang ada di sekolah-sekolah, maka kami nilai setelah lulus dapat siap kerja,” ujar Paryono.

Dia juga mengharapkan agar pelaku industri besar yang ada di Kabupaten Karanganyar dapat memanfaatkan mereka karena kualitas SDM yang dimiliki juga tidak kalah dengan yang lainnya.

“Daripada mengambil tenaga kerja dari luar daerah, lebih baik memanfaatkan yang ada di Karanganyar,” ujar Wakil Bupati.

Sejak tahun 2008 telah dikembangkan lima tempat uji kompetensi, empat SMK sebagai Career Center, 33 bursa kerja khusus di SMK, dua Business Center di SMK, dan 30 unit produksi smk.pd

Read More
DSC_0073

Ribuan Pelajar Ikuti Istighosah

Salah satu pelajar terharu saat istighosah menjelang Ujian Nasional 2013, di Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (13/04)

Salah satu pelajar terharu saat istighosah menjelang Ujian Nasional 2013, di Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (13/04)

Karanganyar, Sabtu (13/04/2013)

Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional  (UN) tanggal 15-18 April besok, ribuan pelajar SMP-SMA/ sederajat se-Kabupaten Karanganyar melaksanakan istighosah bersama di Masjid Agung, Sabtu (13/4). Mereka tampak khusyuk berdoa memohon kepada Tuhan agar dimudahkan dalam mengerjakan soal dan bisa lulus ujian dengan nilai baik.

Studi Tri Ahmad hanyalah satu dari ribuan peserta doa bersama siang itu. Siswa kelas XII SMA Muhammadiah 1 Karanganyar itu terlihat mengikuti tahapan istighosah dengan tenang. Sesekali jemari tangannya membasuh mukanya dan mengusap matanya yang mulai berkaca-kaca. Dengan sekejap, butiran air itu hilang disapu jarinya. Entah karena malu dilihat temannya ataukan memang gerak reflek, Studi buru-buru menempelkan jarinya yang basah ke celana panjang yang dia kenakan.

“Saya sadar punya banyak salah. Saya tidak mau Tuhan menghukum saya dengan memberikan nilai jelek. Tuhan itu Maha Memaafkan dan saya yakin akan ada jalan terbaik buat umat-NYA,” kata dia usai istighosah.

Bagi dia, menjelang UN ini dirinya sudah berusaha memperbaiki diri. Mulai dari intensitas belajar yang ditambah, salat sunah, hingga tadarus Al Quran. Baginya, selain persiapan lahir, menghadapi UN juga membutuhkan kesiapan batin. “Selain berusaha mengerjakan soal, saya juga terus berdoa. Semoga bisa mengerjakan soal dan lulus,” tutur dia.

Dari barisan paling depan, terlihat Asisten bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo. Agus hadir mewakili Wakil Bupati Paryono yang berhalangan hadir dalam acara itu. Di sela-sela doa bersama, dirinya menghimbau kepada semua peserta UN untuk tenang dalam menghadapi UN. “Siswa-siswa kami harap bisa tenang, jangan terlalu stres. Pikiran harus tetap jernih dan kesehatan harus tetap dijaga,” kata Agus di hadapan ribuan peserta doa bersama.

Pihaknya juga menekankan kepada semua pihak untuk menjunjung tinggi kejujuran dalam mengerjakan soal ujian. Apalagi, akhir-akhir ini ada isu bocoran soal beserta jawaban yang beredar di kalangan pelajar. “Kerjakan soal sesuai dengan prosedur yang ada. Jangan percaya pada tawaran bocoran soal dari oknum yang tidak bertanggungjawab,” papar dia lagi. pd

Read More

Menjelang UN, Kepsek Teken Pakta Integritas

Kepala Sekolah di Kabupaten Karanganyar menandatangani pakta integritas menjelang pelaksanaan ujian nasional, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (11/04)

Kepala Sekolah di Kabupaten Karanganyar menandatangani pakta integritas menjelang pelaksanaan ujian nasional, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (11/04)

Karanganyar,  Kamis (11/04/2013).

Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 15-18 April mendatang, seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Karanganyar menandatangani Pakta Integritas, Kamis (11/04). Dalam dokumen tersebut, semua pihak berjanji akan menyelenggarakan UN secara jujur, bertanggung jawab, dan penuh integritas untuk memajukan dunia pendidikan.

Sri Suranto, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, mengatakan, UN sekarang ini, sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Jenis soal yang diberikan ke siswa di setiap kelas, semuanya berbeda. Ada 20 macam soal, sehingga satu meja dengan lainnya tidak bisa sama.

“Selain itu tingkat kesulitannya juga naik karena mulai tahun ini hasil UN akan diperhitungkan untuk penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Karena itu dipastikan berbeda,” kata dia.

Karena itulah, pihaknya berharapkan sekolah betul-betul mempersiapkan siswa untuk menghadapi ujian. Persiapan paling baik tentu yang dilakukan sejak dini, ketika siswa mulai belajar di kelas satu.

Untuk itu pula, Suranto berharap dengan waktu yang hanya tinggal beberapa hari lagi, sekolah sudah tidak lagi menggelar kegiatan yang memforsir siswa. Baik kegiatan pembelajaran, apalagi kegiatan lain.

Tak lupa pula, Sri Suranto mengingatkan kepada siswa, guru maupun pengelola sekolah, agar tidak mempercayai isu lembar jawaban yang sudah beredar.  “Bagaimana mungkin itu bisa terjadi. Soalnya saja belum beredar, tetapi jawabannya sudah ada. Kan sangat tidak masuk akal, lebih baik diabaikan saja,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyatakan, tidak ada target bagi sekolah agar bisa lulus 100 persen. Akan tetapi Rina meminta agar prestasi siwa Karanganyar bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. “Meski

Read More

UN 2013 : 350 Pengawas Disiapkan Awasi UN SMA di Karanganyar

Sebanyak 350 pengawas disiapkan untuk mengawasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA sederajat di Karanganyar. Instansi terkait menerapkan sistem silang rayon untuk memperketat pengawasan UN.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, Sri Suranto, mengatakan para pengawas tersebut merupakan guru SMA sederajat di wilayah Karanganyar. Setiap pengawas bertugas mengawasi pelaksanaan UN di sekolah yang berada di rayon lain. “Masih sama seperti tahun lalu menerapkan sistem silang rayon. Pelaksanaan UN akan lebih diperketat,” katanya saat ditemui wartawan, Sabtu (30/3/2013).

Tim pengawas independen juga dilibatkan untuk mengawasi pelaksanaan UN. Tim pengawas tersebut disebar di lokasi sekolah yang menyelenggarakan UN. Mereka diperbolehkan masuk ke dalam ruang kelas jika terjadi kecurangan yang dilakukan peserta UN.

Suranto menjelaskan ruang penyimpan naskah soal Ujian Nasional (UN) SMA se-derajat bakal dipasangi kamera Closed Circuit Televesion (CCTV).  Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengawasan soal UN saat berada di ruang  penyimpan naskah soal. “Ada kamera CCTV untuk memantau langsung kondisi di dalam ruang penyimpan naskah soal,” paparnya.

Sementara Sekretaris Disdikpora Karanganyar, Agus Hariyanto, menjelaskan para peserta UN tidakd apat melakukan kecurangan saat mengerjakan soal-soal UN. Sebab, jumlah kode soal UN tahun ini sebanyak 20 kode. Sementara tahun lalu hanya lima kode soal. Sehingga kemungkinan peserta UN melakukan kecurangan sangat kecil.

Soal distribusi naskah soal, Agus menambahkan naskah soal dibagikan ke setiap sekolah sebelum UN digelar. Pihaknya memprioritaskan pendistribusian naskah soal ke sekolah yang berada wilayah pedalaman.

“Setiap sekolah telah mempersiapkan UN dengan menggelar try out maupun tambahan jam pelajaran,” jelasnya.

Berdasarkan data Disdikpora Karanganyar, jumlah peserta UN tingkat SMA sederajat sebanyak 7.246 siswa. Rinciannya, jumlah peserta UN SMA sebanyak 2829 siswa, SMK sebanyak 3.865, MA sebanyak 541 siswa dan SMALB sebanyak 11 siswa. UN tingkat SMA sederajat dilaksanakan pada 15 -18 April mendatang.

Read More

106 Kepala Sekolah Dilantik

106 Kepala Sekolah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/03)

106 Kepala Sekolah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/03)

Karanganyar, Jumat (29/03/2013)

Sebanyak 106 Kepala Sekolah (Kepsek) SMP dan SMA dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/03) pagi. Para pendidik itu terdiri dari SD sebanyak 89 orang, SMP 12 orang, dan SMA sebanyak lima orang.

Mutasi ini merupakan hal yang biasa, tugas dan tanggung jawab hendaknya dijalankan dengan profesional, baik dan benar. Langkah Bupati tersebut diharapkan bisa memberikan penyegaran bagi kepala sekolah yang ada di Bumi Intanpari. ”Kepala Sekolah maupun guru mempunyai peran penting untuk memberikan pendidikan bagi murid-murid di sekolah. Berikan teladan contoh yang baik  bagi mereka,” ujar Rina Iriani.

Bupati juga mengatakan, selain tugas mendidik, figur seorang Kasek juga diharapkan bisa mengatur keuangan di sekolah.”Kepala Sekolah juga menjadi manager keuangan,” tambah dia.

Rina menegaskan kepada 106 orang itu untuk fokus dalam memberikan pelajaran kepada para siswa. Dengan kata lain, Rina meminta agar Kepala Sekolah untuk tidak memiliki pekerjaan sampingan, salah satunya pemborong atau kontraktor.

Kalau nekat menjadi pemborong, lanjut Rina, orang tersebut tidak akan dipertahankan menjadi kepala sekolah. “Bisa juga dilorot menjadi guru atau yang lainnya. Kalau memang ingin menjadi pemborong, ya harus keluar dari PNS. Jangan nyambi,” katanya lagi.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sri Suranto menambahkan, Kepala Sekolah yang dilantik diharapkan segera menyesuaikan di lingkungan sekolah yang baru selain itu juga dapat bekerja profesional di tempat yang baru. “Mereka harus secepatnya beradaptasi karena Ujian Nasional (UN) SMA dimulai April mendatang,” ujarnya. pd

 

Read More

Ratusan Pelajar SMP-SMA Ikuti Pentas Seni

 

 

 

Karanganyar, Kamis (28/03/2013).

Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti berbagai perlombaan seni, Rabu (27/03). Mereka mewakili 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Pekan Seni Pelajar kali ini diadakan untuk menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Salah seorang peserta, Aditia Saputro, 17, mengaku senang dalam mengikuti gelaran Pentas Seni Pelajar kali ini. Pada lomba itu, pelajar dari SMK 1 Karanganyar itu menggambar sebuah desain batik di atas kertas gambar. “Idenya spontan saja, melukis itu yang penting sabar dan tekun nanti pasti hasilnya bagus,” katanya.

Baginya, melukis desain batik di atas kertas gambar seperti itu tak membutuhkan waktu persiapan lama. Dalam waktu sepekan, dirinya berlatih dan mempelajari komposisi warna dasar untuk melukis. “Jadi sekarang tinggal dituangkan saja ke atas kertas, melukis sembari berlatih,” ucapnya.

Panitia Pekan Seni, Joko Sutrisno mengutarakan dalam Pekan Seni Pelajar kali ini terdapat sejumlah jenis perlombaan. Mulai dari seni karawitan, mocopat, lukis, solo dan grup vocal hingga gerak dan lagu bagi siswa TK. “Seluruh rangkaian kegiatan lomba seni digelar di tiga tempat. Yakni SDN Jungke 1, Gedung PKPRI dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,” tukasnya.

Untuk siswa tingkat dasar dan taman kanak-kanak total peserta sebanyak 240 siswa. Sedangkan untuk siswa tingkat sekolah menengah, mulai dari SMP, SMA maupun SMK sebanyak 200 siswa.

Dia menambahkan, kegiatan ini untuk lebih memperkenalkan seni tradisional bagi siswa. Juga memberikan wadah yang tepat bagi para siswa untuk mengekspresikan kemampuan seni lokalnya kepada publik. “Sebab antusias siswa dan orang tuanya sejauh ini cukup besar. Mereka sudah sering meminta agar kegiatan seperti ini digelar secara rutin,” tukasnya.

Selain itu, kegiatan itu juga dilakukan sebagai wadah untuk evaluasi hasil pembinaan dan pengajaran dari guru seni di sekolah. Di mana, melalui Pekan Seni Pelajar ini, akan lebih mudah diketahui sejauh mana capaian dan prestasi guru terkait dalam mengawal seni tradisional sebagai muatan lokal (mulok) di sekolah selama ini. pd

 

Read More

Siswa TK-SD Sambut Hardiknas

Siswa tingkat SD mengikuti lomba Pentas Seni dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (26/03)

Siswa tingkat SD mengikuti lomba Pentas Seni dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (26/03)

Karanganyar, Selasa (26/03/2013)

Sebanyak 420 siswa tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba pentas seni di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (26/3). Selain menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), kegiatan ini diselenggarakan sebagai ajang evaluasi kinerja guru kesenian.

Untuk tingkat TK, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) selaku panitia penyelenggara menetapkan hanya ada satu jenis lomba, yakni gerak dan lagu. Di hadapan dewan juri, siswa-siswa yang berusia di bawah tujuh tahun itu terlihat luwes dan percaya diri menggerakan badannya sesuai irama. Namun, tak jarang gerakan mereka mengundang gelak tawa juri dan penonton.

Sementara itu, untuk jenjang SD panitia menyediakan empat jenis lomba, yakni karawitan, lukis, macapat, solo vocal. Salah seorang Panitia Penyelenggara, Joko Sutrisno menyebutkan acara tersebut dilaksanakan rutin tiap tahun untuk menyambut Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Mei . Khusus 2013, ajang kreasi tingkat TK-SD diselenggarakan selama sehari. “Jadi untuk jenjang TK dan SD, lomba diadakan hari ini di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,” kata Joko di sela-sela acara, Selasa (26/03).

Dia menyebutkan, lomba ini juga dapat dijadikan wadah evaluas kinerja guru kesenian. Pihaknya ingin mengetahui apa yang telah disampaikan guru kepada para siswa. “Ya tentunya kami juga berharap, siswa-siswa selaku generasi mendatang bisa melestarikan budaya daerah. Dengan begitu, budaya yang ada sekarang bisa terjaga sampai kapan pun,” katanya lagi. pd

 

Read More
DSC_0068

224 Siswa SD Ikuti Pesta Siaga

Karanganyar, Senin (11/03/2013)

Pembukaan Pesta Siaga diikuti perwakilan pelajar Sekolah Dasar eks Karesidenan Surakarta, di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Minggu (10/03).

Pembukaan Pesta Siaga diikuti perwakilan pelajar Sekolah Dasar eks Karesidenan Surakarta, di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Minggu (10/03).

Ratusan pelajar dari berbagai SD se-eks Karesidenan Surakarta mengikuti Pesta Pramuka Bina Wilayah (Binwil) eks Karesidenan Surakarta di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar, Minggu (10/03) pagi. Kegiatan Pesta Pramuka ini bertujuan untuk menanamkan rasa patriotisme di kalangan pramuka siaga.

Dari total 224 peserta yang ada, terbagi dalam tujuh Kwartir Cabang (Kwarcab) se-eks Karesidenan Surakarta. Setiap kwarcab mengirimkan dua kelompok yang terdiri dari satu barung putra dan satu barung putri. “Di mana untuk setiap barung itu terdiri dari delapan anggota pramuka siaga,” jelas  Sutarno, Wakil Ketua Bidang Bina Muda Binwil eks Karesidenan Surakarta.

Seluruh peserta anggota pramuka siaga mengikuti 17 jenis perlombaan. Antara lain lomba kebersihan, menari, lalu lintas, baris-berbaris dan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan yang digelar kali ini mengambil konsep rekreasi dan edukasi. “Jadi dalam kegiatan ini kami kemas sedemikian menarik agar para peserta tidak merasa bosan,” jelasnya.

Pesta Pramuka ini sendiri digelar secara rutin setiap tahunnya dengan mengambil tempat berpindah-pindah dari satu kabupaten ke kabupaten lain.Bagi peserta yang lolos sebagai juara I–III akan mengikuti pesta pramuka siaga tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) di Semarang, April mendatang.

Seorang peserta Kwarcab dari Karanganyar, Heny menilai kegiatan yang diikutinya kali ini cukup baik untuk memberikan pembelajaran bagi generasinya agar hidup disiplin dan berprestasi. Karena antusiasnya, seluruh peserta cukup serius dalam mematangkan persiapannya. “Saya mengikuti lomba lalu lintas dan ingin memenangkannya. Untuk itu, saya telah melakukan latihan selama sebulan,” ungkapnya.

Pesta Siaga Daerah Korwil Surakarta ini dibuka oleh Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra, Agus Cipto Waluyo. Agus berharapkan Pembina Pramuka harus memberikan contoh dan teladan yang baik bagi anak-anak.

Dalam acara tersebut, juara I putra dimenangkan oleh Kwarcab Sragen dan Kwarcab Boyolali menjadi juara I putri. pd

Read More

Apel Boden Powel Day

Karanganyar, Sabtu (23/2/2013)

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.13 Karanganyar, Samsi memimpin Apel Boden Powell Day, di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Jumat (22/02).

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.13 Karanganyar, Samsi memimpin Apel Boden Powell Day, di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Jumat (22/02).

Sejumlah anggota dan pengurus Pramuka di Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.13 Karanganyar melakukan apel, Jumat (22/2) pagi. Apel yang dilaksanakan di halaman Sekretariat Daerah (Setda) itu merupakan rangkaian peringatan Boden Powell Day yang jatuh setiap 22 Februari.

Apel langsung dipimpin oleh Ketua Kwarcab 11.13 sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi. Kegiatan itu dihadiri ratusan anggota dan pengurus Pramuka Kwarcab tingkat SD, SMP, dan SMA. Di barisan tamu undangan juga terlihat beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Dalam pidatonya, Samsi mengingatkan kepada semua peserta apel untuk meningkatkan kesadaran dalam membantu orang lain yang membutuhkan. Apalagi, hal itu jelas tersurat dalam Dasa Dharma Pramuka. “Anggota dan pengurus Pramuka harus lebih sigap dalam membantu sesama. Momentum Boden Powell Day ini justru menjadi momentum bagi kita semua dalam meningkatkan kesetiakawanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Samsi. pd

Read More