Category: Pendidikan

Wereng dan Tikus Serang Padi di Perbatasan Colomadu

Hama tikus dan wereng mulai menyerang sejumlah tanaman padi di wilayah perbatasan Kecamatan Colomadu, Karanganyar.

Wilayah tersebut di antaranya di Klodran, Baturan dan sebagainya. Karena itu beberapa petani juga mulai mengantisipasinya dengan berbagai cara.

“Untuk menanggulangi hama tanaman wereng kami menyemprotnya dengan obat. Sedagkan untuk tikus, kami melakukan geropyokan,” kata salah seorang petani di Baturan, Colomadu, Karanganyar, Suparto, 65, di sela-sela menggarap sawahnya, akhir pekan kemarin.

Menurut dia hama wereng mulai menyerbu tanaman padi para petani dari berbagai usia. Dia yang sawahnya berbatasan dengan Sumber, Solo mengaku tak tahu secara persis penyebab serangan kedua hama tersebut. Kendati demikian sejauh ini para petani megklaim masih bisa mengatasinya.

Keluhan serupa juga dikemukakan petani lainnya, Sukatmin, 55. Dia yang memiliki lahan sawah berdekatan dengan wilayah Solo juga mengaku tanaman padinya diserang hama wereng dan tikus. Karena itu dia yang hendak menanam padi mengaku sedikit was was. “Sebenarnya saya mau menanam padi lagi, tetapi karena ada hama wereng dan tikus saya tentu harus lebih intensif mengawasi hama-hama ini,” kata dia.

Secara terpisah Mantri Tani Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Alex Pryono membenarkan adanya serangan hama wereng di berbagai tempat di perbatasan Colomadu. Namun secara keseluruhan dinilai masih dalam taraf yang bisa dikendalikan.

“Daerah yang berbatasan dengan wilayah luar Colomadu seperti Malangjiwan dengan Kartasura, Klodran dengan Boyolali, Baturan dengan Solo dan sebagainya memang rentan serangan hama. Karena itu petani harus mewaspadainya,” papar dia.

Justru karena serangan hama dinilai masih sporatid, dia mengimbau para petani segera mewaspadai dan mengantisipasinya. Sebab jika serangan hama belum begitu parah dinilai akan jauh lebih mudah mengendalikannya dibanding ketika tanaman sudah diserang parah. Untuk hama pengendalian agar hama wereng tidak leluasa berkembang biak, pihaknya mengaku telah menyediakan obat pestisida secara gratis. Karena itu para petani yang membutuhkan bisa mengajukannya melalui kelompok tani masing-masing.

Dia menjelaskan bermunculannya hama di beberapa wilayah itu dipengaruhi berbagai faktor. Di antaraya akibat cuaca, pola tanaman tanaman padi yang tak serempak dan sebagainya.

Read More

Ratusan Anak Yatim Piatu Ikuti Kemah Ukhuwah di Karanganyar

Sebanyak 300 anak yatim piatu mengikuti kemah ukhuwah di Lapangan Ringinasri, Bejen, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Sabtu hingga Minggu (22-23/6/2013).

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperingati milad ke-tiga Yayasan Yatim Piatu Tunas Bangsa. Ketua panitia kemah ukhuwah, Adi Nugroho, mengatakan para peserta berasal dari anak yatim piatu yang tersebar di wilayah Karanganyar. Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi para anak yatim dalam kegiatan kepramukaan.

“Kami ingin agar sesama anak yatim lebih akrab saat mengikuti kegiatan kemah yang dilaksanakan selama dua hari,”.

Selama ini, Yayasan Yatim Piatu Tunas Bangsa Karanganyar telah membantu membiayai pendidikan ratusan anak yatim piatu. Dana tersebut berasal dari sumbangan para donatur dan dermawan yang ingin membantu sesama yang membutuhkan.

Read More
DSC_0083

Empat Museum Pameran Bersama

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, menerima penjelasan saat meninjau pameran museum, di  SMP Negeri 2 Karanganyar, Rabu (19/06) pagi

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, menerima penjelasan saat meninjau pameran museum, di SMP Negeri 2 Karanganyar, Rabu (19/06) pagi

Karanganyar, Rabu (19/06/2013)

Empat museum mengadakan pameran dengan menampilkan koleksi-koleksi yang dimiliki, di SMP Negeri 2 Karanganyar, dimulai 19-23 Juni 2013.

Pameran yang diikuti Museum Ranggawarsita Jawa Tengah, Museum Transportasi Jakarta, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, dan Museum Pers Nasional Surakarta,  diadakan untuk menarik minat pengunjung khususnya dari pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum. Selain itu juga menumbuh kembangkan mencintai budaya asli Indonesia.

Kepala Museum Ranggawarsita, Steven Timisela, disela-sela pembukaan Pameran Keliling III yang bertemakan Koleksi-Koleksi Museum Dalam Balutan Eksotisme, Rabu (19/06) pagi, mengatakan diharapkan museum bisa sering dicintai dan didatangi generasi muda.

“Dengan adanya pameran ini pengunjung dapat melihat dan juga sebagai sarana edukatif maupun rekreasi. Namun yang lebih penting, dapat mencintai budaya asli Indonesia dan pewarisan nilai budaya,” ujar Steven Timisela.

Sekretaris Daerah Kabupetan Karanganyar, Samsi, mengatakan sangat mendukung diadakan pameran seperti ini. Hal tersebut dapat menambah pengetahuan pelajar.

“Anak-anak pelajar lewat kepala sekolah dan guru dapat diajak melihat pameran ini, jangan sampai dilewatkan. Ini merupakan kesempatan langka” ujar Samsi.

Koleksi yang dipamerkan terdapat fosil, wayang, surat kabar terbitan jaman kemerdekaan , arca, foto maupun replika kereta api. Pameran ini bersifat terbuka dan tidak dipungut biaya.pd

 

Read More
DSC_0080

Angka Laka Siswa Turun 90 Persen

Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Suwarsi, menyematkan Pin Pelopor Keselamatan Berlalu lintas ke Bupati Rina Iriani, Rabu (22/05)

Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Suwarsi, menyematkan Pin Pelopor Keselamatan Berlalu lintas ke Bupati Rina Iriani, Rabu (22/05)

Para guru TK dan PAUD menirukkan Yel-yel Pelopor Keselamatan Berlalu lintas

Para guru TK dan PAUD menirukkan Yel-yel Pelopor Keselamatan Berlalu lintas, Rabu (22/05)

Karanganyar, Kamis (23/05/2013)

Tingkat kecelakaan lalu lintas di lingkungan pelajar menurun drastis dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Data Satlantas Polres Karanganyar menyebutkan terjadi penurunan angka kecelakaan hingga 90 persen di tahun ini.

Fenomena itu terjadi tidak lepas dari kerja sama Satlantas dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) melalui sekolah-sekolah baik di tingkat TK, SD, SMP, dan SMA.

Data Satlantas menyebutkan, dalam kurun waktu Januari-April tahun 2013, angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar SMA turun sampai 90 persen. Salah satu penyebabnya antara lain keterlibatan sekolah dalam mengimbau siswa agar tidak membawa kendaraan bermotor menuju sekolah.

“Pihak sekolah ikut melakukan pembinaan kepada para siswa dan hasilnya sangat efektif,” kata AKP Suwarsi, Kasat Lantas Polres Karanganyar, Rabu (22/05).

Suwarsi mengatakan, data tahun 2012, dari 400-an kecelakaan yang terjadi, 90 persen melibatkan kendaraan roda dua. Sebanyak 67 persen dari laka lantas roda dua itu melibatkan pelajar. Tingkat kecelakaan yang melibatkan pelajar memang sangat tinggi.

“Sampai April, ada 99 kejadian kecelakaan dan hanya satu yang melibatkan pelajar. Setelah dilakukan pendataan dan analisa, ternyata jumlah laka yang ­­melibatkan pelajar yang menggunakan sepeda motor turun mencapai angka 90 persen,” kata

Sementara itu, di depan ribuan guru TK dan PAUD se-Kabupaten Karanganyar, Satlantas kembali mengajak kerja sama dengan melakukan kampanye keselamatan berlalu lintas. Para pendidik itu diminta ikut mengimbau para orang tua yang mengantarkan anaknya ke sekolah, agar mematuhi peraturan lalu lintas.

Dalam acara itu, pihak Satlantas juga menyematkan pin keselamatan berlalu lintas kepada Bupati Karanganyar, Rina Iriani dan beberapa guru TK serta PAUD. Selain itu, mereka diajak bersama mengikuti yel-yel Pelopor Keselamatan Berlalu lintas yang di pandu langsung AKP Suwarsi

“Saat mengantarkan anak ke sekolah, tolong anaknya juga dipakaikan helm, jangan hanya orang tuanya saja.  Ada yang  mengantarkan anak ke sekolah naik sepeda motor, mulai TK, SD, bahkan SMP, sering anak tidak memakai helm,” kata dia.

Untuk itu, lanjut dia, peran semua pihak hendaknya dilibatkan agar ketertiban dan keselamatan berlalu lintas semakin baik dan Kampanye Pelopor Keselamatan Berlalu lintas terus digalakkan.pd 

Read More
DSC_0028

IGTKI-PGRI Kabupaten Karanganyar Adakan HUT Ke 63

DSC_0028

Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Karanganyar, Siti Amanah, memberikan tumpeng ke Bupati Karanganyar, Rina Iriani, saat HUT IGTKI PGRI Ke 63, di Alun-alun Karanganyar, Rabu (22/05)

Karanganyar, Rabu (22/05/2013)

Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI PGRI) Kabupaten Karanganyar mengadakan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 63, di Alun-alun Karanganyar, Rabu (22/05), yang diikuti sekitar 1750 guru TK dari 17 Kecamatan di Karanganyar.

“Mari kita bekerja dengan penuh dedikasi, melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, karena guru-guru Taman Kanak-Kanak merupakan tugas mulia. Mempunyai peran sangat penting untuk mendidik generasi penerus bangsa sejak dini,” kata Siti Amanah, Ketua IGTKI Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, mengatakan mengabdikan menjadi guru TK itu tidak mudah, selain dengan kesabaran, para guru harus mempunyai kompetensi untuk melaksanakan tugas. Selain itu juga mempunyai ketrampilan, ilmu, dan juga sikap perilaku.

“Semua pelajaran yang diberikan kepada anak didik agar hati-hati dengan memberikan teladan yang baik. Sehingga mereka dapat ilmu yang baik, menjadi anak yang cerdas, gembira, serta mempunyai akhlak,” kata Rina Iriani.

Selain dengan upacara, para pendidik itu juga mengadakan senam irama bersama. Mereka tampak kompak mengerakkan badan dengan diiringi lagu.pd  

 

Read More
DSC_0009

Lulusan SMK N 1 Karanganyar, Siap Kerja

Kepala SMK N 1 Karangayar, Tenang Pranata, melepas siswa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05)

Kepala Sekolah  SMK N 1 Karangayar, Tenang Pranata, melepas siswa kelas XII,  di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05)

Karanganyar, Selasa (21/05/2013)

Sebanyak 486 siswa, kelas XII, SMK N 1 Karanganyar, dilepas setelah menyelesaikan belajar dan menyelesaikan tahapan untuk mencapai kelulusan sekolah, di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05).

Sebelum pengumuman kelulusan pada 24 Mei 2013 mendatang, mereka telah menempuh ujian praktek non produktif, ujian sekolah, ujian nasional utama, dan ujian susulan. Kepala Sekolah SMK N 1 Karanganyar, Tenang Pranata, mengatakan pihaknya optimis kelulusan bisa mencapai 100 persen, seperti tahun kemarin.

“Dengan pembelajaran yang kami berikan, optimis siswa dapat lulus 100 persen,” jelas Tenang Pranata. Dia juga menambahkan, sebanyak 15 siswa telah lulus seleksi untuk bekerja di Batam, dan 30 siswa ke Malaysia, tetapi masih dalam proses. “Lainnya, sebanyak 40 persen akan melanjutkan ke bangku kuliah,” kata nya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, saat menghadiri acara tersebut mengatakan, SMK sebagai lembaga pendidikan formal yang berorientasi pada keahlian yang spesifik untuk memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan sikap sebagai lulusan siap kerja, diorientasikan untuk mencetak tenaga-tenaga muda profesional yang siap mengisi dunia kerja.

“Kembangkan jiwa wirausaha, banggalah ketika kalian kelak mampu meraih sukses, sehingga dapat berperan menggerakkan ekonomi masyarakat dan mensejahterakan masyarakat,” jelas Rina Iriani. pd    

Read More
DSC_0036_2

PGRI Karanganyar Adakan Konferensi Kerja

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, membuka konferensi kerja PGRI, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/05)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, membuka konferensi kerja PGRI, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/05)

Karanganyar, Jumat, (17/05/2013)

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karanganyar menggelar Konferensi Kerja Tahun Keempat Masa Bakti XX, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (17/05). Konferensi ini digelar untuk meningkatkan peran guru dalam menegakkan kode etik guru Indonesia untuk menjadi guru yang profesional dan bermartabat.

Wakil Ketua PGRI Jawa Tengah, Widadi, saat membacakan sambutan Subagyo Brotosedjati, Ketua PGRI Jawa Tengah, mengatakan guru sebagai profesi di Indonesia telah diakui secara sah yang semestinya mempunyai satu organisasi tunggal.

“Organisasi inilah yang menjadi wadah bagi guru dalam berorganisasi, sehingga guru dapat mengekspresikan berbagai permasalahan seperti hasil pemikiran, pendapat, hasil penelitian dan segala sesuatu yang berkaitan dengan guru dan pendidikan,” kata Widadi.

Selain itu, organisasi bagi guru ini harus bersikap netral dan bebas dari politik. Mengingat pada tahun ini dan 2014 nanti merupakan tahun politik.

“Guru mempunyai hak pilih, tetapi tentunya harus bersikap netral. Maka dari itu PGRI sebagai wadahnya tetap menjaga komitmen dalam netralitas,” kata Widadi.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, dalam sambutannya mengatakan, Konferensi Kerja PGRI merupakan kegiatan rutin  tahunan dan  momen yang sangat penting dalam kerangka manajeman organisasi PGRI mengemban misi-misinya.

“Forum komunikasi seperti ini amat strategis guna menilai kinerja dan membangun komitmen bersama untuk   merencanakan program kerja dan mengawal program-program yang telah disepakati,” kata Rina Iriani.

Bupati Rina juga mengingatkan bahwa, pendidikan adalah hak dari seluruh masyarakat.

“Untuk itu, mari kita ciptakan dan usahakan Kabupaten Karanganyar menjadi Kabupaten yang memiliki masyarakat cerdas, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta bertanggung jawab,” jelas Rina.pd

 

Read More
DSC_0096

Karanganyar Targetkan Lulus 100 Persen

Bupati Karanganyar, Rina Iriani (Kiri) memantau pelaksanaan UN di SDLB N Cangakan, Rabu (08/05)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani (Kiri) memantau pelaksanaan UN di SDLB N Cangakan, Rabu (08/05)

Karanganyar, Rabu (08/05/2013)

Pelaksanaan Ujian Nasional SD/ MI/ SDLB pada hari terakhir, Rabu (08/05) berjalan dengan lancar. Hal ini terbukti saat Bupati Karanganyar Rina Iriani bersama jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah sekolah.

Bupati langsung memantau pelaksanaan UN di SDN 01 Gaum Kecamatan Tasikmadu. Dia pun berkesempatan melihat keseriusan para peserta dalam menakhlukkan soal-soal yang berada di depan mejanya. Dalam laporannya kepada orang nomor satu di Karanganyar itu, pihak sekolah memaparkan tidak ada peserta UN yang izin.

Selanjutnya, Rina melanjutkan pengawasan di SD N 02 Gaum Tasikmadu, MI Muhammadiyah Karanganyar, SDN 01 Sukosari, Jumantono. Hasilnya pun sama seperti di sekolah pertama yang dikunjunginya. Rina tidak menemukan adanya kejanggalan terkait petunjuk pelaksana (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) dalam pelaksanaan tes akhir kelulusan sekolah tingkat dasar itu.

Tidak hanya sekolah reguler, bupati juga memantau pelaksanaan UN hari terakhir di  SDLB N Cangakan. Pantauan pasca Rina datang dari Jakarta usai menerima Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Menteri Perhubungan (Menhub) itu dilakukan untuk melihat kesiapan sekolah khusus anak-anak berkebutuhan khusus. Di sekolah itu, terdapat tiga ruang ujian. Salah satu siswa yang memiliki keterbatasan dalam penglihatan, Umi Nur Kholifah (13) terlihat begitu konsentrasi dalam membaca setaip butir soal dalam bahasa Braille.

Melihat kondisi tersebut, Rina yang kala itu masuk ke ruang ujian memberikan semangat kepada gadis kelahiran Jakarta itu. Usai melakukan pemantauan, Rina mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh pihak atas kelancaran pelaksanaan UN baik di tingkat SD, SMP, maupun SMA. “Secara garis besar, UN berjalan dengan lancar. Dengan melihat kesiapan panitia dan peserta UN, kami optimis bisa lulus 100 persen,” katanya, kemarin. pd

Read More
DSC_0034

UN SD Hari Pertama Berjalan Lancar

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, meninjau pelaksanaan UN SD hari pertama, Senin (06/05)

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, meninjau pelaksanaan UN SD hari pertama, Senin (06/05)

Karanganyar, Senin (06/05/2013)

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SD hari pertama Senin (06/05) di Kabupaten Karanganyar berjalan lancar dan tenang. Hal itu diketahui saat tinjauan yang dilakukan Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, Sekretaris Daerah, Samsi, dan beserta beberapa orang dari jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karanganyar.

SD N 01 Papahan menjadi tujuan pertama rombongan, kemudian menuju MI Negeri Karangmojo, MI Negeri Sroyo, dan terakhir pada SD N 03 Jetis, Jaten.

Paryono mengatakan, UN SD kali ini berjalan relatif aman, lancar dan tenang.” Tidak ada kendala, semua proses dapat terkendali. Semoga pelaksanaan bisa berjalan lancar sampai berakhirnya UN SD tanggal 8 Mei mendatang,” ujar dia.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Sri Suranto mengatakan, pelaksanaan UN tahun ini yang mulai  berlangsung 6-8 Mei 2013 di Kabupaten Karanganyar di ikuti 13.394 siswa SD, dan terdapat 906 ruang kelas.

Soal yang diujikan berbeda dengan UN SMP dan SMA, dimana terdapat 20 jenis soal berbeda di setiap ruang. Untuk UN SD kali ini  semua soal sama.

“Naskah soal ujian sama, tidak ada yang dibedakan. Kami yakin pelaksanaan dapat berjalan lancar dan transparan,” tandasnya. pd

 

 

 

 

Read More

UN SD Siap Dilaksanakan

Karanganyar, Sabtu (04/05/2013)

Persiapan menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SD/MI, SDLB yang akan berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 6-8 Mei 2013 mendatang sudah dilakukan. Seperti distribusi soal UN telah dikirimkan dari Kudus ke Karanganyar, (03/05).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Sri Suranto, ketika dijumpai di sela-sela Seminar Implementasi Kabupaten Vokasi, di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (04/05) menjelaskan naskah telah berada di UPTD di 17 Kecamatan sekitar pukul 10.00 WIB kemarin.

“Naskah UN SD telah disimpan di UPTD masing-masing kecamatan sampai pelaksanaan ujian,” ujar Sri Suranto.

Soal yang diujikan berbeda dengan UN SMP dan SMA, di mana terdapat 20 jenis soal berbeda di setiap ruang. Untuk UN SD kali ini  semua soal sama. Pelaksanaan UN tahun ini di Kabupaten Karanganyar siap diikuti 13.394 siswa SD, dan terdapat 906 ruang kelas.

“Naskah soal ujian sama, tidak ada yang dibedakan. Kami yakin pelaksanaan dapat berjalan lancar dan transparan,” tandasnya.pd    

Read More