Category: Pendidikan

ceramah kebangsaan

Utamakan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

ceramah kebangsaan

Sekda Karanganyar, Samsi saat membuka ceramah pendidikan politik di Aula APEKA Karanganyar, (Selasa 17/06)

Karanganyar – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Karanganyar mengadakan ceramah pendidikan politik bagi partai politik, ormas / LSM, tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa Tahun 2014 di Aula APEKA Karanganyar. Selasa pagi (17/06). Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, KPU Karanganyar, Kodim 0727 Karanganyar, Polres Karanganyar dan SKPD terkait.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar yang dibacakan oleh Sekda Karanganyar, Samsi menyambut baik atas terselenggaranya acara ini. Dikatakan bahwa pelaksanaan pilpres 9 juli mendatang akan berdampak kepada meningkatnya suhu politik untuk itu Bupati Karanganyar berpesan agar masing-masing menjaga kondusivitas.

“Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara selalu kedepankan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika, jadikan perbedaan yang ada sebagai keindahan dalam berpolitik bukan sebagai pemecah”, ujar Juliyatmono

Ceramah pendidikan politik yang diikuti oleh 100 peserta ini mendatangkan empat nara sumber yaitu Polres Karanganyar yang diwakili oleh Kabag Ops, KPU Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Akademisi UNS. ad

Read More
DSC_0019 copy

Ruang Kelas MI Muhammadiyah Parakan Diresmikan

Karanganyar, Minggu (01/06/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengunting pita sebagai tanda peresmian penggunaan ruang kelas MI MUhammadiyah Parakan, Bolong, Karanganyar, Sabtu (31/05)

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengunting pita sebagai tanda peresmian penggunaan ruang kelas MI Muhammadiyah Parakan, Bolong, Karanganyar, Sabtu (31/05)

Bupati Karanganyar Juliyatmono meresmikan bangunan tiga ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Parakan, Desa Bolon, Kecamatan Karanganyar, Sabtu (31/04) siang.
Peresmian itu menandai penggunaan ruang kelas yang dibangun dari dana donatur dan gotong royong warga setempat. MI Muhammadiyah Parakan sendiri telah ada sejak tahun 1962 dan menempati tanah wakaf seluas 18 x7 meter.
Riyanto, Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Parakan, menuturkan saat ini tercatat jumlah murid dari kelas satu sampai kelas enam sebanyak 155 siswa, dan 13 guru pengajar.
“Peminat untuk sekolah disini cukup banyak, bahkan terdapat 49 anak tercatat di daftar tunggu untuk sekolah di tahun 2014-2015,” kata Riyanto saat ditemui disela-sela peresmian.
Saat ini, jelasnya, terdapat 11 ruang dan rencananya menambah ruang di lantai dua. Selain itu terdapat kegiatan ektrakulikuler seperti drumband, rebana, silat, kiroah dan pramuka.
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi dengan adanya penambahan ruang kelas tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengharapkan pengembangan pendidikan terus ditingkatkan. Jangan sampai ada anak usia sekolah yang putus atau tidak melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi,” tandasnya.pd

Read More
DSC_0206

Saka Kalpataru Karanganyar Ikuti Jambore Lingkungan Hidup

Karanganyar, Kamis (22/05/2014)

Pemberangkatan Kontingen Saka Kalpataru Kabupaten Karanganyar untuk ikuti Jambore Lingkungan Hidup

Pemberangkatan Kontingen Saka Kalpataru Kabupaten Karanganyar untuk ikuti Jambore Lingkungan Hidup

Saka Kalpataru Karanganyar dibawah naungan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Karanganyar mengikuti Jambore Lingkungan Hidup Perkemahan Bakti Saka Kalpataru 2014 yang diikuti sebanyak 35 Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Tengah dan akan berlangsung di Kota Semarang selama empat hari, dimulai dari Kamis-Minggu (22/25) Mei 2014.

Dikatakan Waluyo Dwi Basuki, Kepala BLH Kabupaten Karanganyar bahwa kegiatan jambore itu sebagai sarana konsolidasi dan untuk mempelopori cinta lingkungan hidup kepada masyarakat. “Kami berharap dengan adanya jambore ini nantinya Saka Kalpataru bisa mempelopori kecintaan dan kelestarian terhadap lingkungan hidup,” ujar Basuki setelah acara pelepasan kontingen, Kamis (22/05).

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi menuturkan kegiatan tersebut sangat positif karena menambah pengalaman, pengetahuan dan ketrampilan yang berguna bagi Saka Kalpataru maupun masyarakat.

“Mencintai lingkungan hidup sangat baik apalagi dilakukan oleh remaja lewat kegiatan kepramukaan seperti ini. Dengan begitu ilmu yang didapatkan menjadi bertambah dan dapat diterapkan di masyarakat,” ujar Samsi.

Di Bumi Perkemahan Karanggeneng, Gunungpati, Kota Semarang para peserta jambore mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dan harapannya mendapat prestasi. Adapun kontingen dari Karanganyar meliputi pramuka tingkat penegak sebanyak empat orang putra dan empat orang putri, didampingi Pembina, pendamping dan pimpinan yang berasal dari SMAN 1 Karanganyar, MAN Karanganyar serta personel kwarcab pramuka kabupaten. pd

Read More
FKUB se SOLO RAYA

Juliatmono : “Semangati kembali keberadaan 4 Pilar”

FKUB se SOLO RAYAAtas dasar kesepakatan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karanganyar setiap triwulan akan dilaksanankan Rakor FKUB se Solo Raya, dengan demikian masing-masing FKUB Kabupaten/Kota dapat sling memberikan kontribusinya. “ Rakor FKUB se Solo raya ini bertujuan disamping merekatkan tali silaturahim, juga untuk mengimplementasikan FKUB yang berdasar pada Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9 dan No. 8 Tahun 2006 tentang Tugas dan Fungsi FKUB. Sehingga dalam pelaksanaan sesuai dengan tupoksi (tugas, pokok dan Fungsi) FKUB sebagai tombak dalam menjaga kerukunan antar umat beragama se Solo raya khususnya. Ada 17 anggota FKUB yang hadir dari masing-masing Kab./Kota ” terang Ketua FKUB Kab. Karanganayar Dr. Badarrudin M. Ag saat menyampaikan laporannya dalam acara Silaturahmi dan Rakor FKUB se Solo raya, Kamis (22/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Hadir pada acara tersebut jajaran Muspida, Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo sekaligus sebagai Dewan Pembina FKUB Karanganyar, Wakapolres Karanganyar, Ka. SKPD terkait.

            Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan ada Tiga hal yang harus diperhatikan oleh FKUB. “ Saya ingin menyampaikan terkait dengan tupoksi FKUB yang memang penting untuk diperhatikan sekaligus dilaksanakan, antara lain : perteguh kembali/semangati kembali keberadaan 4 Pilar yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Selanjutnya tetap jaga Profesionalitas dan Proposionalitas sehingga keberadaan FKUB dalam menangani permasalahan-permasalahan terkait perbedaan keyakinan direspon positif oleh masyarakat serta lakukan pendekatan Persuasif sehingga tidak terjadi konflik yang bersifat anarkis,” tandas Bupati saat menyampaikan sambutannya dihadapan Para Pengurus FKUB se Solo raya. “ Persoalan keyakinan jangan sampai dicampuradukkan dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah, sehingga setiap individu dalam melaksanakan ibadah dijamin keamanan dan kenyamanannya,” tambahnya. ind/ad

Read More
DSC_0047 copy

Bupati Karanganyar Pantau UN

Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memantau pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK/sederajat di beberapa sekolah

Bupati Juliyatmono (kanan) dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kiri) saat memantau pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK/sederajat di beberapa sekolah di Kabupaten Karanganyar

Konsentrasi mengerjakan soal Ujian Nasional

Konsentrasi mengerjakan soal Ujian Nasional

Karanganyar, Selasa (15/04/2014)

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA /SMK /sederajat hari pertama, Senin (14/04) langsung dipantau oleh Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Rombongan bergerak ke sejumlah sekolah sejak pukul 07.00. Tujuan pertama yakni SMA Negeri 1 Karanganyar. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar,  di sekolah itu jumlah peserta yang mengikuti UN sebanyak 355 siswa.

“Semangat masing-masing siswa untuk mengikuti ujian dan mengerjakan soal patut diapresiasi. Dengan belajar yang rajin, saya kira hasilnya bisa baik,” harap Bupati Juliyatmono, Senin (14/04).

Kemudian pantauan dilanjutkan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Karanganyar. Dari 400 siswa yang terdaftar, ada satu siswa yang tidak mengikuti ujian karena telah bekerja di luar Jawa.

Selanjutnya di SMK Negeri 1 Karanganyar tercatat ada 492 siswa yang terdaftar dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT). Hanya saja, ada satu siswa yang tidak ikut ujian karena sakit.

Pantuan juga dilakukan di SMK Bhakti Karya Karanganyar dengan jumlah peserta 28 orang, di SMK Wikarya sebanyak 194 peserta, kemudian di SMA Muhammadiyah 1 diikuti  sebanyak 276 orang.

Di SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar terdapat 328 orang, lalu di SMA Negeri 2 sebanyak 322 orang, SMK Muhammadiyah 3 sebanyak 227 orang, dan di SMK Negeri 2 sebanyak 481 peserta.

“Kita harapkan yang mengikuti ujian bisa lulus semuanya. Pemkab Karanganyar akan memberikan subsidi pendidikan bagi yang lulus dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri,” ujar Juliyatmono.

Pelaksanaan UN ini dimulai dari Senin, (14/04) sampai Rabu, (16/04). Sedangkan untuk pengawas ruang untuk SMA/MA dan SMK/MAK dilakukan oleh guru yang diatur secara silang. pd

Read More
DSC_0024 copy

Puluhan Pelajar Ikuti Pelatihan SAR

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyemaptkan tanda peserta pelatihan SAR bagi 57 pelajar SMA/SMK, di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar, Sabtu (05/04)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, menyematkan tanda peserta pelatihan SAR bagi 57 pelajar SMA/SMK se Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (05/04)

Karanganyar, Sabtu (05/04/2014)

Puluhan pelajar dari SMA / SMK sederajat mengikuti pelatihan Search And Rescue (SAR) yang diadakan Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor SAR Semarang.

Kegiatan tersebut diadakan selama dua hari yakni Sabtu (05/04) dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar berupa kegiatan dalam. Sedangkan Minggu (06/04) berada di hutan Bromo dan Waduk Delingan, Karanganyar.

Sebanyak 57 peserta berasal dari utusan SMA/SMK di Karanganyar,  dianjarkan ketrampilan pertolongan bencana, operasi SAR di air dan dataran tinggi. Sedangkan mereka dilatih dari Kantor Basarnas Semarang, SAR Karanganyar, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Agus Haryono, menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan SAR bagi pelajar. Selain itu, lanjut dia, memberikan pemahaman pelajar agar punya ketrampilan yang standar bagi operasi SAR.

“Dari remaja sudah mengenal SAR, harapannya bisa menumbuhkan rasa saling menolong khususnya jika terjadi bencana. Ketika bencana terjadi, bisa membantu orang lain membutuhkan pertolongan, dengan begitu tentunya bisa meminimalkan korban jiwa,” jelas Agus Haryono.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono, menuturkan sangat mengapresiasi adanya pelatihan SAR ini. Dengan begitu, sejak usia remaja telah ditumbuhkan rasa jiwa menolong dan cepat diturunkan jika terjadi bencana.

Juliyatmono juga mengingatkan, Karanganyar merupakan daerah agak rawan bencana utamanya tanah longsor, dan banjir karena luapan sungai bengawan solo. Untuk itu harus selalu sigap, tanggap dan cepat menanggulangi bencana.

“Masyarakat bisa lega jika sudah ada SAR, sebab mereka berharap ada pertolongan langsung dan cepat. SAR juga harus mengajak untuk menjaga ekosistem alam, agar tetap sejuk, tidak rusak,” tandas nya. pd

Read More
DSC_0077

Bupati Karanganyar Dilantik Sebagai Ketua Mabicab Kab. Karanganyar Masa Bakti 2013 – 2018

DSC_0059Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah Budi Prayitno. Senin, (24/03) di Pendopo RD Bupati Karanganyar. Dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Fokorpimda ) Kab. Karanganyar dan adik-adik Dewan Kerja Cabang Karanganyar. Dalam kesempatan ini dilantik pula Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) dan Dewan Kerja Cabang (DKC) masa bhakti 2013 – 2018.

 Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap seluruh anggota yang dilantik dapat menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air, terus menjaga persatuan dan kesatuan NKRI untuk menjaga rasa nasionalisme kita khususnya dalam dalam bidang kepramukaan ini. Untuk mensukseskan gerakan pramuka yang akan mulai kita gerakkan  tahun 2014 di Kabupaten Karanganyar, pemerintah Karanganyar akan memfasilitasi semua pihak terkait untuk kelancaran program-program tersebut.  “Semoga dengan dilantiknya pengurus-pengurus baru ini serta dengan diberikannya fasilitas pendukung kegiatan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar  dapat menjadikan Kwartir Cabang Kabupaten Karanganyar dapat menjadi Kwartir tergiat di Jawa Tengah, maka dari intu mari kita isi momen ini dengan kegiatan kepramukaan.” Lengkap Bupati. Hal ini sesuai dengan UU RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang gerakan pramuka dijelaskan bahwa Majelis Pembimbing bertugas memberikan bimbingan moral dan keorganisasian serta memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan kepramukaan.

DSC_0077Sementara itu Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Budi Prayitno mengatakan bahwa gerakan Pramuka memiliki tugas mulia dalam menjalankan kewajibannya untuk mencapai tujuan dari pendidikan kepramukaan yaitu membentuk karakter kaum muda sehingga memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia, menanamkan semangat kebangsaan agar kaum muda memiliki rasa cinta tanah air dan semangat bela negara, membekali kaum muda dengan berbagai ketrampilan hidup.

 Dalam pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) masa bakti 2013 – 2018 ini, Bupati Karanganyar berkedudukan sebagai Ketua Mabicab Karanganyar sedangkan Wakil Bupati Karanganyar sebagai Ketua Harian Mabicab Karanganyar. ds/ad/da/ind

Read More
DSC_0146

Balai Rehabilitasi Sosial Kartini, Bina Anjal

DSC_0146

Balai Rehabilitasi Sosial Kartini di Tawangmangu membina anjal untuk diberi pelatihan ketrampilan

Karanganyar, Kamis (13/03/2014)

Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Rehabilitasi Sosial Kartini  yang berada di Tawangmangu membina anak jalanan (anjal) berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Sebanyak 75 anjal itu dibina melalui pemberian ketrampilan nonformal selama enam bulan dan berada di asrama. Mereka diberi pelatihan seperti mengelas, tata boga, kerajinan bambu, sablon dan bengkel sepeda motor.

Kepala Balai Resos Kartini Tawangmangu, Purwadi, melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Sabar Sudarsono menuturkan pemberian ketrampilan ini diharapkan dapat mengubah karakter menjadi positif sebelum mereka dikembalikan ke masyarakat.

“Sudah ada yang diterima bekerja, bahkan sampai di Bali. Mereka mempunyai sertifikat sesuai ketrampilan yang dimiliki,” kata Sabar Sudarsono, beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan pola pembinaan yang diberikan dimulai sejak subuh sampai pukul 21.00. “Dalam satu tahun, ada dua gelombang penerimaan anjal, setiap enam bulan,” ujarnya.

Selain ketrampilan, mereka juga mendapatkan bimbingan moral, agama, dan sosial. pd

Read More
pendidikan gratis jatiyoso jatipuro (2)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar Berikan Pendidikan Gratis

pendidikan gratis jatiyoso jatipuro (2)

Juliatmono Serap Aspirasi Warganya di Gedung PGRI Kec. Jatiyoso, Rabu Pagi [12/02]

Pemerintah Kabupaten Karanganyar tahun ini memberikan Pendidikan gratis bagi siswa SD,SMP,SMA dan SMK Negeri se Kabupaten Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan mulai awal tahun 2014 Pemkab Karanganyar  melarang sekolah-sekolah tersebut memungut biaya yang sifatnya non personal seperti uang gedung dan uang kesiswaan (SPP).

“ Kami telah mengalokasikan dana sebesar Rp.18 Miliyar untuk diberikan bantuan kepada sekolah yang rusak ”  kata Juliyatmono, rabu (13/02) di Gedung PGRI Kecamatan Jatiyoso saat mengadakan Sosialisasi Pendidikan dan Kesehatan Gratis Sekaligus Pembinaan PNS di Lingkungan UPT PUD NFI dan SD serta Puskesmas se-Kecamatan Jatiyoso dan Jatipuro.

 

pendidikan gratis jatiyoso jatipuro (1)

Juliatmono Berikan Pengarahan Kepada PNS se Kec. Jatipuro di Aula Kec. Jatipuro, Rabu Siang [12/02]

Selain itu bagi mereka yang lulus SMA akan diberikan Pendidikan gratis ke Perguruan Tinggi Negeri  manapun, sebab dapat meningkatkan minat melanjutkan di bangku kuliah.  Dan dalam kesempatan tersebut Juliyatmono menuturkan tentang Program Kesehatan bagi siswa di bangku SD dengan memberikan bantuan setiap minggunya Susu dan satu butir telur. ad+sp

Read More
DSC_0029 (FILEminimizer)

KAMI YANG SWASTA PERLU PAYUNG HUKUM

DSC_0029 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar, Juliatmono Saat Menerima Forum Komunikasi SMK Swasta (FKSS) di Ruang Transit Setda Kab. Karanganyar, Selasa Pagi(04/02)

Menindak lanjuti salah satu program Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar terpilih, yakni Pendidikan Gratis khususnya untuk Sekolah Negeri yang sudah berlaku dan terlaksana persatu Januari 2014 kemarin. Mengenai hal tersebut Forum Komunikasi SMK Swasta ( FKSS) Karanganyar, menemui Bupati Karanganyar Drs. H. Juliatmono, MM di kantor Setda Kabupaten Karanganyar, selasa (04/02).

“ Kami yang tergabung dari  FKSS ini membutuhkan payung Hukum mengenai kebijakan sekolah gratis. Mengingat kami dari Sekolahan Swasta yang dikelola oleh Yayasan dan gaji para guru diperoleh dari biaya SPP siswa, kami juga masih bingung tentang pemberian penjelasan kepada masyarakat mengenai kebijakan ini. ” hal ini disampaikan oleh Saptono selaku Ketua FKSS sekaligus Kepala Sekolah SMK Adi Sumarmo Colomadu.

Menanggapi hal tersebut Bupati Juliatmono menyatakan bahwa belum bisa memberikan penjelasan keseluruh sekolah swasta mengenai program pendidikan gratis ini.

“Saya belum bisa memberikan penjelasan ke seluruh sekolah mengingat program pendidikan gratis ini memang diperuntukkan untuk sekolah Negeri dari SD sampai SLTA yang telah terlaksana 1 Januari kemarin.” Jelasnya.

Juliatmono menambahkan, Pemerintah masih memberikan kewenangan kepada sekolah swasta untuk memungut biaya dari siswa walaupun tidak sebesar biaya sebelumnya, hal ini berbeda dengan pendidikan gratis bagi sekolah Negeri yang biayanya diperoleh dari dana BOS pusat dan dana BOS Kabupaten.

Dalam kesempatan yang sama Juliatmono juga menyampaikan keprihatinannya mengenai kurangnya minat lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Diharapkan para lulusan SMP tersebut juga dapat mengenyam pendidikan di SMK, mengingat lulusan SMK memiliki keahlian dan ketrampilan yang bisa digunakan sebagai bekal untuk bekerja.

“Lulusan anak SMK ada keinginan untuk terus belajar, jadi kecil kemungkinan untuk mereka melakukan hal negatif dan hal itulah yang mendorong kami untuk mewujudkan SDM yang berkualitas.” Lengkapnya. in+ad

Read More