Category: Pendidikan

IMG_1486

Mahasiswa UGM Kunjungi Karanganyar

IMG_1478

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Didepan Peserta KKN Mahasiswa UGM, Rabu 01/07

Sebanyak 30 mahasiswa UGM yang merupakan campuran dari 6 fakultas diantaranya fakultas kedokteran dan fakultas MIPA  akan melaksanakan KKN di Desa Berjo Kec. Ngargoyoso. Serah terima kunjungan tersebut diadakan di ruang Podang 2 Kantor Setda Karanganyar  hari Rabu 01/07 dan diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala Bappeda, Kepala Dispertanbunhut dan Sekretaris Kesbangpol.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengajak kepada mahasiswa UGM peserta KKN untuk membaur dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa mampu memberikan pola pikir yang lebih maju kepada warga Berjo.

“ajaklah untuk berdiskusi kepala desa, tokoh masyarakat dan pemuda di Berjo, kalau perlu Saya sendiri akan datang kalau diundang dan berdiskusi langsung”, tambah Juliyatmono

Sementara itu, Winastuti pimpinan rombongan sekaligus dosen pendamping melaporkan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama satu bulan dimulai tanggal 02/07/2015 ini. Diharapkan mahasiswa UGM peserta KKN mampu mendharma baktikan apa yang sudah dipelajari di kampus sesuai disiplin ilmu masing-masing. Dalam kunjungan KKN kali ini akan berfokus pada mitigasi bencana sehingga dalam akhir KKN akan kami demonstrasikan terjadinya bencana di Desa Berjo. Ad+f3a

Read More
aku copy

Lantik Puluhan Kepala Sekolah, Bupati Hitung Cermat Masa Kerja

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengambil sumpah dan melantik 94 Kepala Sekolah Negeri, Rabu (25/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengambil sumpah dan melantik 94 Kepala Sekolah Negeri, Rabu (25/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (25/06/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengambil sumpah dan melantik 94 Kepala Sekolah (Kepsek) Negeri di Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Pada acara tersebut, Bupati Juliyatmono mengatakan dalam proses untuk ditetapkan menjadi kepala sekolah sebelum dilantik dan diambil sumpah (kemarin) memang agak lama, karena terlebih dahulu dikaji dan dianalisa terlebih dahulu.
“Penugasan menjadi kepala sekolah merupakan dedikasi, pengabdian, dan sebuah kehormatan. Untuk itu saya perhitungkan berakhirnya masa jabatan yang bersangkutan masih menjadi kepala sekolah,” ujarnya, Rabu (25/06) kemarin.
Juliyatmono menambahkan penghitungan masa jabatan kepala sekolah dihitung secara cermat. “Jangan tidak dihitung, jadi jangan belum pensiun namun setelah menjadi kepala sekolah beberapa periode lalu menjadi guru,” ujarnya.
Terdapat tiga kepala sekolah yang menjadi guru karena sudah pernah menjabat selama tiga kali periode, atau 12 tahun.
“Ketiga kepsek itu terdiri SMA, SMK dan SMP masing-masing satu kepala sekolah,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar.
Pengambilan sumpah dan pelantikan itu untuk Kepala Sekolah Dasar (SD) sebanyak 73 orang, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak sembilan orang, Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak tujuh orang, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak lima orang. pd

Read More
aku copy

Menjadi Abdi Negara, Harus Bisa Melayani Masyarakat

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melepas tanda peserta Diklat Pra Jabatan, Senin (01/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melepas tanda peserta Diklat Pra Jabatan, Senin (01/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar, Senin (01/06/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono menekankan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk mau dan bisa melayani masyarakat dengan baik.
“Jika ada masyarakat datang ke kantor, segera layani dengan baik keperluannya apa. Jangan tidak mau karena tidak sesuai dengan tupoksinya, namun antarkan dulu ke petugas yang menangani,” kata Bupati Juliyatmono, saat memberikan sambutan pada Penutupan Pendidikan dan Latihan Pra Jabatan, Senin (01/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Dengan begitu, masyarakat bisa terlayani dengan baik, kata Juliyatmono menambahkan. “Jangan pasang muka marah jika melayani masyarakat,” ucapnya.
Pada acara Penutupan Pendidikan dan Latihan Pra Jabatan bagi honorer Kategori 2 tersebut, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Karanganyar Siswanto mengatakan, jumlah peserta sebanyak 160 orang, terbagi dalam empat angkatan.
“Dari golongan I sebanyak 26 orang, golongan II sejumlah 82 orang, dan 52 orang dari golongan III. Mereka semua dinyatakan lulus,” kata Siswanto, ditempat yang sama.
Program Kemitraan antara Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah dan Pemkab Karanganyar dalam hal ini BKD Karanganyar itu, berlangsung dari 20 April 2015 sampai dengan 29 Mei 2015, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangsri Karangpandan.
“Setiap angkatan berlangsung selama enam hari dengan pemberian materi selama 69 jam pelajaran berasal dari widyaiswara, sejumlah pejabat Pemkab Karanganyar yang sudah Training Officer Course (TOC), dan personil dari Kodim 0727/Karanganyar,” kata Siswanto.pd

Read More
aku

Pendidikan Karakter Membentuk Kualitas Anak Sekolah

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan didampingi Forkopimda Karanganyar, menyerahkan piala dari berbagai lomba, Sabtu (02/05)

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan didampingi Forkopimda Karanganyar setelah Upacara Hardiknas tahun 2015, menyerahkan piala dari berbagai kejuaraan lomba, Sabtu (02/05)

Karanganyar, Sabtu (02/05/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2015 menekankan, terhadap perlunya peningkatan kualitas anak sekolah terutama pada pendidikan karakter.
“Dengan learning by doing ada contoh konkrit anak terklibat di kehidupan, misalnya dilatih dengan organisasi, dan penugasan yang nanti akan membentuk karakter anak,” kata Bupati Juliyatmono, seusai Upacara Hardiknas Kabupaten Karanganyar, di Alun-alun Karanganyar, Sabtu (02/05) pagi.
Saat ini di tingkat Jawa Tengah, proses penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Karanganyar, sudah ikut mewarnai berbagai kompetisi sebagai wujud membentuk karakter, dengan masuk lima besar dari 52 besar yang mengikuti Ujian Nasional dengan jujur.
“Yang diharapkan sekarang ini adalah sikap kejujuran dan nasionallisme, sehingga mereka optimis pada diri sendiri,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan pembekalan dengan kegiatan aplikatif penting saat ini. Kualitas guru menjadi kunci, untuk mampu mendidik, mengajar, dan menjadi inspirasi.
“Bulan Mei ini kita canangkan Guruku Idolaku. Faktor sentral merupakan dari guru. Jauh akan mempunyai nilai tawar bagi anak-anak untuk diterima,” katanya.
Untuk mencari Guruku Idolaku, ana-anak diberi semacam kuiseioner, siapa guru yg menjadi idola di sekolah. Selain itu juga melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah untuk menilai guru-guru yang berkualitas dari semua jenjang dan mata pelajaran.
“Guru bangga jika anak didik berhasil dan hebat. Kreativitas murid dibikin sebanyak mungkin agar termotivasi dan dapat berprestasi sehingga dapat diketahui potensi darinya,” katanya.pd

Read More
un smp copy

Jelang UN SMP, Disdikpora Lakukan Berbagai Persiapan

Pelakasnaan Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB Tahun 2015 diharapkan berjalan lancar dan baik

Pelakasnaan Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB Tahun 2015 diharapkan berjalan lancar dan baik

Karanganyar, Kamis (30/04/2015)
Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional SMP Tahun 2015 di Kabupaten Karanganyar. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar telah mempersiapkan berbagai hal, agar pelaksanaannya bisa berjalan lancar dan baik.
Sekretaris Disdikpora Karanganyar Agus Hariyanto menuturkan, pelaksanaan UN SMP Tahun 2015 berlangsung selama empat hari, dari 4-7 April 2015, dengan mengujikan empat mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA, dimulai dari pukul 07.30-09.30.
“Kami juga mengecek langsung soal ujian di percetakannya. Dipastikan terlebih dahulu tidak ada kekeliuran dan kekurangan sebelum naskah ujian di distribusikan,” katanya, Rabu (29/04) kemarin.
Selain itu juga persiapan yang dilakukan dengan pembentukan panitia, dan menyiapkan pengawas.
Agus Hariyanto juga menjelaskan, soal ujian diperkirakan sampai di Karanganyar Jumat pagi, kemudian disimpan di aula Disdikpora, dengan penjagaan ketat.
“Penyimpanan soal akan dibagi untuk enam kelompok. Lima kelompok untuk SMP dan satu kelompok untuk Kejar Paket B,” jelasnya.
Soal Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB akan didistribusikan ke lima kelompok kerja (pokja). Lima pokja tersebut ada di SMPN 1 Jaten (Pokja 1), SMPN 2 Mojogedang (Pokja 2), SMPN 1 Jumapolo (Pokja 3), SMPN 1 Karangpandan (Pokja 4), dan SMPN 5 Karanganyar untuk pokja 5 dan pendidikan kesetaraan paket B.
“Pagi hari sebelum ujian, sekolah penyelenggara mengambil soal ujian di masing-masing pokja”katanya.
UN SMP/Mts/SMPLB tahun ini, di Karanganyar akan diikuti 12.338 peserta. Sedangkan untuk UN Kejar Paket B, akan diikuti 358 peserta.
“Terdapat 105 SMP yang menyelenggarakan UN, sementara untuk UN Kejar Paket B dilaksanakan 12 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat),”jelas Agus. pd

Read More
DSC_1229_001convert

Pusdiklat Kemendagri Regional Makasar Kunjungi Karanganyar

DSC_1229_001convert

Bupati Karanganyar Juliyatmono Berikan Sambutan Selamat Datang Pada Peserta Diklat PIM 4 Makasar, Selasa Pagi 28/04

Untuk kesekian kalinya Kabupaten Karanganyar dijadikan tujuan studi Diklat Kepemimpinan Tingkat IV oleh Pusdiklat Kemendagri Regional Makasar. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Beberapa SKPD Karanganyar hadir untuk mendampingi sebagai nara sumber yaitu Kepala BKD Karanganyar, Kepala BPPT Karanganyar dan Sekretaris Dinas Dinas Pendidikan dan Olahraga Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutan selamat datangnya memberikan apresiasi atas dipilihnya Kab. Karanganyar sebagai destinasi diklat. Diharapkan para peserta mampu menggali semua informasi yang mereka butuhkan selama di Kab. Karanganyar sesuai dengan fokus dan lokus studi.

Sementara itu Sulaehah H. Taba yang mewakili Kapusdiklat Kemendagri Reg Makasar melaporkan bahwa rombongan diklat PIM IV ini akan berlangsung selama 4 hari dan mempunyai lokus pada bidang pendidikan, layanan perijinan dan program 10000 wirausaha yang dicanangkan oleh Bupati Karanganyar. Adapun peserta yang hadir kali ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari 3 Provinsi yaitu Kabupaten Bulukumba Prov Sulawesi Selatan sebanyak 36 orang, Kabupaten Polman Prov Sulawesi Barat 2 orang dan Kab. Poso Prov Sulawesi Tengah 2 orang. ad

Read More
DSC_0124 copy

UN CBT Hari Pertama Berjalan Lancar

Peserta Ujian Nasinal berbasis komputer terlihat serius mengerjakan soal-soal yang telah disediakan, Senin (13/04)

Peserta Ujian Nasinal berbasis komputer terlihat serius mengerjakan soal-soal yang telah disediakan, Senin (13/04)

Karanganyar, Selasa (14/04/2015)
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer pada hari pertama berjalan lancar dan aman, Senin (13/04). Tak ada kendala yang terjadi bagi sekolah yang menggunakan Computer Based Test (CBT) itu.
Di Kabupaten Karanganyar terdapat tiga SMK yang menggunakan CBT, diantaranya SMK Negeri 1Karanganyar, SMK Negeri 2 Karanganyar, dan SMK Negeri Jumantono
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan perencanaan sudahh cukup matang dan berjalan lancar. Persiapan lebih baik, semua pihak fokus dan tidak ditemukan masalah.
“CBT ini mempunyai daya kepercayaan bagi anak-anak. Mereka tidak mengeluarkan enegi dengan menghitami lingkaran di jawaban,” kata Juliyatmono disela-sela meninjau pelaksanaan Ujian Nasinoal dibeberapa sekolah, Senin (14/04).
Seperti yang diutarakan salah satu peserta UN CBT, Ega Novianto, Kelas 12 MC SMK Negeri 2 Karanganyar.
“Saya lebih percaya diri dan tidak ribet. Lebih enak dengan menggunakan CBT ini,” kata nya seusai mengikuti ujian sesi pertama.
Pada UN SMA/MA/SMTK//SMALB jumlah peserta 3.335 siswa, dan siswa SMK sejumlah 4.156 orang. Sedangkan para pengawas dengan menggunakan sistem silang dan tidak mengajar mata pelajaran yang diujikan.pd

Read More
aku copy

Seru, Lomba Menanam Padi Bagi Siswa SD

Lomba Menanam Padi bagi Anak SD se Kecamatan Matesih, dapat mengenalkan cara bercocok tanam sejak dini

Lomba Menanam Padi bagi Anak SD se Kecamatan Matesih, dapat mengenalkan cara bercocok tanam sejak dini

Karanganyar, Sabtu (11/04/2015)
Lomba Menanam Padi bagi kalangan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Matesih berlangsung seru dan menarik. Mereka diharuskan berjalan mundur untuk menanam padi di dalam petak ukuran 3 x 10 meter.
Ketua DPD Perhiptani Kabupaten Karanganyar Anis Ridho, mengatakan peserta lomba terdiri 31 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari empat murid SD laki-laki maupun perempuan.
“Aspek penilaian antara lain ketepatan waktu, keragaman jarak tanam, jumlah bibit perlubang, kedalaman tanam, dan kekompakan tanam. Setiap penilaian ada indikator untuk penilaian,” kata Anis Ridho, Kamis (09/04) di areal persawahan di depan SD Plosorejo 2, Kecamatan Matesih.
Mereka juga berpakaian ala petani dengan memakai caping dan baju lurik, ada juga yang memakai kaos identitas dari sekolah. Terik sinar matahari membuat peluh keringat mengucur dari wajah.
Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan ini kegiatan sangat bagus untuk mengenalkan anak-anak usia dini, cara bercocok tanam, dan sekaligus mencintai terhadap alam.
“Yang kita bangun, harapannya kelak menjadi pengusaha-pengusahan di bidang pertanian,” katanya.
Di tempat tersebut juga diserahkan secara simbolis bantuan kepada kelompok tani , sepasang burung hantu jenis Tyto Alba sebagai predator alami membasmi serangan tikus di areal persawahan.pd

Read More
DSC_0016 copy

Jelang UN, Bupati Beri Motivasi Siswa

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan motivasi siswa menjelang ujian nasional

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan motivasi siswa menjelang ujian nasional

Karanganyar, Kamis (09/04/2015)
Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA sederajat pada 13-16 April 2015 mendatang, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo berkeliling ke berbagai sekolah di Kabupaten yang berada di lereng Gunung Lawu itu.
Sejak hari Senin (06/04) kemarin, hingga Kamis (09/04), pemberian motivasi telah di lakukan di sekolah, antara lain SMA Negeri 2 Karanganyar, SMK Wikarya, SMK Negeri Jenawi, SMK Satya Karya, SMK Penda 2, SMK Muhammadiyah 2, SMK Jatipuro, SMA Jumapolo, SMK Jumantono, SMA Karangpandan dan SMK Jatipuro.
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan sebelum ujian mulai disiapkan dengan baik dan fokus jangan meremehkan ujian nasional.
“Jangan berpuas diri hanya sampai saat ini. Namun hendaknya menuntut ilmu lebih tinggi dan terus belajar,” kata Juliyatmono, Kamis (09/04) di SMA Negeri Karangpandan.
Di hadapan ratusan murid, Bupati memberikan pemahaman agar benar-benar belajar dan meraih prestasi setinggi-tingginya. Orang tua dan guru sebagai pendorong anak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi.
Tak hanya itu, dia juga mengatakan jika murid sekolah di Kabupaten Karanganyar, juara di UN mendapatkan juara nasional diberi hadiah sebesar Rp 10 juta, juara provinsi Rp 5 juta, dan juara kabupaten Rp. 2,5 juta. Selain itu, jika diterima di 10 Perguruan Tinggi Negeri akan diberi bantuan sebesar Rp. 2,5 juta. pd

Read More
aku (2) copy

Inilah Sekolah Menggunakan UN Online

Peserta Ujian Nasional berbasis Computer Based Test (CBT) terlihat serius saat uji coba pelaksanaannya

Peserta Ujian Nasional berbasis Computer Based Test (CBT) terlihat serius saat uji coba pelaksanaannya

Karanganyar, Rabu (08/04/2015)
Tiga sekolah di Kabupaten Karanganyar saat pelaksaan Ujian Nasional nanti menggunakan sistem online dengan perangkat komputer, yakni Computer Based Test (CBT).
Ke tiga sekolah itu semuannya merupakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yakni SMK Negeri 1 Karanganyar, SMK Negeri 2 Karanganyar, dan SMK Negeri Jumantono. Rencannya pelaksanaan UN 13-16 April 2015.
Siswa peserta membaca dan menjawab soal-soal yang telah disediakan. Sedangkan waktu yang disediakan untuk setiap mata ujian 120 menit.
“Pelaksanaan ujian nantinya dalam tiga sesi, yaitu pukul 07.30-09.30, 10.00-12.00 dan 14.00-16.00. Mata pelajaran terdiri Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan. Setiap hari hanya satu yang diujikan” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar Sutarno, Selasa (08/04)
Lebih lanjut, pihak Disdikpora Kabupaten Karanganyar meminta kepada PLN agar tidak ada pemadaman listrik selama ujian berlangsung.
“Surat sudah kami kirimkan ke PLN. Harapannya tidak ada pemadaman listrik saat Ujian Nasional menggunakan CBT nantinya, karena bisa mengganggu konsentrasi siswa.” kata Sutarno.
Penggunaan kertas dalam UN CBT, hanya sebatas untuk melakukan perhitungan-perhitungan manual, sebelum siswa menjawab pertanyaan. pd

Read More