Category: Pendidikan

DSC_0004

Surya Aisyiah Ceria Maju Lomba PAUD Berprestasi Tingkat Jawa Tengah

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Sambutan di Depan Tim Juri Lomba PAUD Berprestasi Tingkat Propinsi Jawa Tengah, Rabu Oagi (26/08)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi SKPD terkait menerima tim juri Lomba PAUD Berprestasi Tingkat Prop Jawa Tengah di PAUD Surya Aisyiah Ceria Karanganyar pada Rabu Pagi (26/08). Hadir dalam acara tersebut Ketua Himpaudi Jawa Tengah, Ketua Himpaudi Karanganyar, Ketua IGTKI Karanganyar, Pengawas, Penilik dan UPT Dinas Pendidikan Karanganyar.  Surya Aisyiah Ceria sendiri dalam lomba ini mewakili Karesidenan Surakarta. Dimana seleksi sebelumnya di tingkat Kecamatan, Kabupaten dan Karesidenan  Surakarta unggul diantara PAUD lainnya.

Dalam awal sambutannya, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyampaikan selamat datang pada tim juri. Dalam paparan singkatnya Rohadi Widodo menyampaikan Karanganyar merupakan Kabupaten yang sangat peduli akan anak, dan mendukung penuh atas aktivitas yang bertujuan untuk membangun karakter anak sejak usia dini.

“Keharmonisan keluarga menentukan masa depan anaknya, selain itu faktor kesejahteraan juga ikut ambil bagian” imbuh Rohadi Widodo

Lomba PAUD berprestasi sendiri bertujuan untuk memberikan motivasi, dukungan dan penghargaan bagi lembaga PAUD berprestasi dalam penyelenggaraan pendidikan usia dini dan diharapkan pemenang akan menjadi model bagi PAUD di tingkat kabupaten/kota. ad

Read More
DSC_0063

Trilogi Kerukunan Umat Beragama Masih Relevan Di Masyarakat

????????????????????????????????????

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan arahannya terkait kerukunan antar umat beragama bersama Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se Karanganyar, Selasa (25/08).

Dalam rangka meningkatkan kerukunan umat beragama guna menjaga persatuan dan kesatuan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Karanganyar bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan silaturahmi kerukunan umat beragama Kabupaten Karanganyar tahun 2015 di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Selasa (25/ 08).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, FORKOPIMDA Karanganyar, Kepala KESBANGPOL, Ketua FKUB serta diikuti Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Dewan Penasihat FKUB, Segenap pengurus FKUB di 17 Kecamatan se- Karanganyar, Camat se- Kabupaten Karanganyar, KUA, Organisasi keagamaan NU, MTA, LDII, DMI, MUI, PONPES.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa toleransi, rasa menghargai antar umat beragama, membawa sinergi antara pemerintahan dan masyarakat, serta peran aktif Tokoh Agama, dalam menjaga kerukunan umat beragama,” kata Muh. Indrayanto selaku kepala KESBANGPOL Karanganyar saat menyampaikan materi.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono menegaskan kembali pentingnya Trilogi Kerukunan umat beragama.

“Saya atas nama Pemerintah mengucap syukur atas terselenggaranya kegiatan FKUB, semoga dapat diwujudkan secara sungguh – sungguh di Kabupaten Karanganyar ini. Saya tahu volume atau frekuensi kerja FKUB ini cukup padat dalam menjaga kondusifitas kerukunan umat beragama di Karanganyar ini, “terang Juliyatmono dihadapan para peserta Seminar Kebangsaan.

“Saya tekankan bahwa Trilogi kerukunan umat beragama itu masih sangat relevan di terapkan di masyarakat, diantaranya: Kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umat beragama, dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah.

Ia juga berharap Kabupaten Karanganyar menjadi contoh di Indonesia sebagai Kabupaten yang damai dan tentram.

“Kedepan Kabupaten Karanganyar ini dapat menjadi contoh 514 Kabupaten/Kota di Indonesia sebagai Kabupaten yang aman, rukun, damai, dan tentram dengan berbagai umat beragama dan aliran kepercayaan serta budaya yang beragam,”harap Juliyatmono.

“Sebagai wujud nyata telah kita selanggarakan Kemah Kebangsaan ditahun 2014 kemarin,” tambahnya. ind/ft/pcu

 

Read More
DSC_0265

Membaca itu Wajib Sebagai Jendela Dunia dan Memajukan Kehidupan

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Laila Istiana (kanan) Anggota DPR RI Komisi X dan Sri Sumekar (kiri) dari Perpustakaan nasional RI pada acara Safari Gerakan Gemar Membaca, Senin (24/08)

Di era digital ini hampir semua orang dapat mencari, memperoleh segala informasi dengan cara instan. Akibatnya semakin menurunnya minat membaca buku baik dikalangan anak-anak sekolah maupun orang-orang yang memang mereka lebih memilih cara cepat melalui internet dan media teknologi lainnya.

Guna memfilter hal-hal tersebut, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengadakan safari gerakan nasional gemar membaca dengan mengusung tema “Membangun Karakter Bangsa Melalui Gemar Membaca dengan Memberdayakan Perpustakaan” di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin pagi (24/08).

“Perpustakaan Nasional telah memprakarsai program Gemar Membaca ini sejak 2012 lalu. Yang terpenting Pemerintah Pusat, Provinsi, Kab/ Kota untuk terus memajukan perpustakaan. Karena dengan membaca ini akan merubah pola pikir kita menjadi pola pikir yang optimis, ingin terus maju dan berkembang. Maka kita sebagai masyarakat, media massa untuk selalu bersinergi dengan pencanangan wahana membaca sepanjang hayat,” terang Sri Sumekar bagian Pusat Preservasi Bahan Pustaka Perpustakaan Nasional RI saat menyampaikan sambutannya.

Sementara itu Bupati Juliyatmono mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Karanganyar menjadi salah satu tempat tujuan safari gerakan nasional gemar membaca. “Membaca itu wajib sebagai jendela dunia, membaca adalah pintu untuk memajukan kehidupan kita. Amanat Undang Undang Dasar 1945 telah menjelaskan bahwa Pemerintah wajib untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, maka pencanangan wajib belajar 12 tahun untuk terus digalakkan,” terang Juliyatmono saat memberikan arahan dihadapan para Pustakawan dan pelajar.

Ia juga mengatakan bahwa orang yang berilmu akan diangkat derajatnya. “Mudah-mudahan dengan gemar membaca, Tuhan akan menempatkan kita ditempat yang tinggi derajatnya. Semoga dengan safari gerakan gemar membaca harus ikut meneladani menjadi kebutuhan untuk ikut senang membaca juga,” tambah Bupati.

Pada kesempatan tersebut hadir sebagai narasumber Laila Istiana selaku anggota Dewan DPR RI Komisi X bidang Pendidikan Kepariwisataan dan Kepemudaan. “Kehadiran saya disini tidak lain ingin menyerap aspirasi sebanyak-banyaknya terkait dengan safari gerakan gemar membaca ini semoga langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jujur, gerakan ini memang mudah untuk diucapkan tetapi sulit untuk dilakukan, terlebih dengan penuhnya dunia digital baik audio, visual maupun audio-visual yang terus maju dan berkembang,” katanya.

Disisi lain keberadaan teknologi sekarang ini justru banyak mudhorotnya daripada manfaatnya. “Untuk itu safari gerakan gemar membaca ini diharapkan dapat menjadi salah satu filter perkembangan teknologi yang sudah menjadi konsumsi bangsa kita setiap detiknya bangsa kita utamanya para pelajar sebagai penerus bangsa, kita memiliki kewajiban untuk turut andil dalam membentuk bangsa yang berkarakter salah satunya dengan kegiatan gemar membaca ini,” tandas Laila Istiana saat meyampaikan arahannya. ind/ft

Read More
DSC_0088 – Copy

KKN Tematik UNS Hasilkan Produk Olahan Makanan

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan), Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (batik hijau), dan Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS (tengah, bertopi) saat meninjau stan hasil olahan mahasiswa KKN UNS, Jumat (21/08) di Pendopo Rumah Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan), Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (batik hijau), dan Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS (tengah, bertopi) saat meninjau stan hasil olahan mahasiswa KKN UNS, Jumat (21/08) di Pendopo Rumah Bupati Karanganyar

Karanganyar, Sabtu (22/08/2015)
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret melalui Unit Pengelola KKN Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat telah terlaksana tiga periode.

Pelaksanaan KKN UNS di Kabupaten Karanganyar periode III pada bulan Juli-Agustus 2015, terdapat 219 mahasiswa yang terbagi dalam 22 kelompok yang berlokasi di Kecamatan Tawangmangu, Ngargoyoso, dan Jumantono selama 1,5 bulan.

Ketua Unit Pelaksana KKN UNS Dr. Sc.Agr. Rahayu, SP., MP mengatakan, program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan periode ke tiga, direncanakan tiap semester dikirim ke Kabupaten Karanganyar.

“Peserta berada di lokasi selama 1,5 bulan. Sejumlah 220 orang, disebar di 22 desa. Setiap desa sejumlah 10 orang,” jelas Dr. Sc.Agr. Rahayu, SP., MP, Jumat (21/08) saat penarikkan peserta KKN diterima Bupati Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dia lebih lanjut mengatakan, tema KKN Tematik kali ini antara lain Peningkatan Ekonomi, Peningkatan Ekonomi Pedesaan, Peningkatan Ekonomi Kerakyatan, Pemberdayaan UKM dan Pariwisata, Peningkatan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata dan Peningkatan Pendidikan.

“Adapula tema Peningkatan Ekonomi, Sayur Organik dan Stevia, Peningkatan Ekonomi dan Holtikultura,” katanya.

Produk unggulan ekonomi kreatif dari hasil program KKN misalnya brownies ketela ungu, puding ketela ungu, inovasi timus isi kismis, nugget lele, dan dodol jambu biji merah.

Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS ditempat yang sama mengatakan, salah satu temuan kecil dari mahasiswa dan dosen menemukan biodiversitas rumput sebagai substitusi pengganti gula.

“Kalau di Indonesia kekurangan gula bisa digunakan, jika rumput itu ditanam di ketinggian tertentu dan diperkirakan bisa ditanam ratusan hektar di Kabupaten Karanganyar ,” katanya.

Konsep KKN ini berkelanjutan, bulan September-Oktober tahun 2015 ada KKN yang bekerjasama Kemenristekdikti dan Dinas Pendidikan Jawa Tengah.

“Jika Bupati mau, maka akan dibawa ke Kabupaten Karanganyar untuk meneruskan dan menyelesaikan masalah-masalah yang sudah diidentifikasi mahasiswa, sampai selesai,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan temuan-temuan mahasiswa akan ditindak lanjuti dengan baik dan akan dikongkritkan.

“Silahkan mahasiswa KKN di Kabupaten Karanganyar berapun jumlahnya, karena dampak baiknya luar biasa. Sentuhan mahasiwa KKN di desa-desa bisa memotivasi masyarakat setempat,” katanya. pd

Read More
DSC_0230

Serenade HUT RI Ke 70

serenade hut ri
Sejumlah pelajar se Kabupaten Karanganyar menari tarian Nusantara pada acara Serenade menjelang Upacara Penurunan Bendera di Alun-Alun Karanganyar, Senin (17/08/2015)

Read More
DSC_0513

Penurunan Bendera HUT RI Ke 70

penurunan bendera

Masa depan Indonesia berada dipundak generasi muda: Bupati Juliyatmono mengapresiasi sejumlah 75 Paskibraka yang telah usai melaksanakan tugas dengan baik di akhir acara pada Upacara Penurunan Bendera, Senin ( 17/08/2015) di Halaman Setda Karanganyar

Read More
DSC_0117

Pembukaan Seminar Ilmiah dan Pembinaan Kepala SMP Se-Wilayah Subosukawonosraten

pembinaan smp

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka Seminar ilmiah dan Pembinaan Kepala SMP Se wilayah Subosukawonosraten, Sabtu (08/08/2015) di Gedung Wanita Karanganyar

Read More
DSC_0160

Pembukaan Pekan Olah Raga Dusun

voli bupati

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama Kepala SKPD terkait saat melakukan pertandingan eksibisi voli pada Pembukaan Pekan Olah Raga Dusun (PORDUS), Minggu (9/08) di Lapangan Perum. Argo Kiloso, Pokoh Ngijo, Tasikmadu, Karanganyar.

Read More
DSC_0027

Juliyatmono : “Membentuk karakter anak dengan agama sebagai solusi hidup”

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar menyerahkan santunan bea siswa pada siswa kurang mampu tiap Kecamatan se Kabupaten Karanganyar, Kamis (6/8).

Guru sebagai seorang pendidik dengan tugas utama mendidik, mengajari, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi anak didik harus dilakukan secara profesional, kreatif, inovatif dan memperhatikan tata nilai.

“Saya matur nuwun (terima kasih) Kelompok Kerja Guru (KKG) terus berjalan baik dengan kegiatan-kegiatan yang bagus. Utamanya Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar harus menyemangati anak-anak didik dan lingkungan sekitar. Karena ditangan-tangan panjenengan (anda) semua dengan mendidik dan mengajari ilmu agama sebagai pondasi membentuk karakter anak sejak dini,” kata Bupati Karanganyar saat memberikan pembinaan pada acara Silaturahmi dan Peduli sosial Guru Pendidikan Agama Islam SD se Kabupaten Karanganyar, Kamis (6/8) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Laksanakan dengan penuh profesional dengan mencintai pekerjaanmu sebagai seorang pendidik, jangan sering memarahi murid, seorang Guru agama seharusnya membawa pemcerahan pada anak didiknya. Karena membentuk karakter anak dengan agama adalah sebagai solusi hidup,” tambah Bupati.

Juliyatmono juga mengatakan bahwa menjadi seorang pendidik harus kreatif dan inovatif. “Mengajar dengan penuh keikhlasan dan kegembiraan akan memberikan motivasi anak-anak begitu juga membawa kebaikan pada Guru itu sendiri,” jelasnya.

Acara yang dihadiri oleh Bupati didampingi Wakil Bupati Karanganyar tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi Guru Agama Islam Sekolah Dasar se Kabupaten Karanganyar dan meningkatkan kepedulian sosial bagi siswa kurang mampu. Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan santunan beasiswa bagi anak kurang mampu dengan kategori yatim, piatu, dan yatim piatu masing-masing dua siswa pada tiap kecamatan se Kabupaten Karanganyar. ind/ft

Read More
aku copy

Paskibrata Digembleng 21 Hari

Latihan keras Paskibrata selama 21 hari, di kawasan Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (06/08)

Latihan keras Paskibrata selama 21 hari, di kawasan Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (06/08)

Karanganyar, Kamis (06/08/2015)
Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar mendapat latihan keras dan disiplin selama 21 hari, dimulai sejak 24 Juli sampai puncak acara pada 17-18 Agustus 2015.

Terdapat 75 peserta didik tingkat SMA sederajat, yang terpilih dari sejumlah sekolah di Kabupaten Karanganyar, menjadi regu pengibar bendera pusaka pada upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke 70 tahun.

“Mereka menjalani latihan setiap hari selama 7,5 jam mulai 06.30 WIB-14.00 WIB, di kawasan Alun-alun Kabupaten Karanganyar, dengan pelatih dari Kodim 0727/Karanganyar,” ujar Joko Sutrisno, Koordinator Pembina Paskibrata Kabupaten Karanganyar, Kamis (06/08).

Mereka nanti akan dipilih menjadi pasukan dengan formasi 17 8 45 . Pada tahun ini terdapat 90 orang meliputi regu paskibrata dan pelatih.

“Pada empat hari terakhir, semuanya masuk asrama di balai pelatihan Bangsri,” kata Joko Sutrisno.

Ditempat yang sama, Kapten Rusdy Pasiops Kodim 0727/Karanganyar mengatakan dari hari ke hari, kesiapan regu Paskibrata semakin baik.

“Materi kita berikan baris berbaris, tata upacara, kedisiplinan, bela negara, dan nasionalisme. Fisik juga kita benahi agar tangguh,”katanya.

Di Kabupaten Karanganyar, untuk tahun ini regu Paskibrata diberikan makanan dan minuman bergizi sebelum latihan dimulai. Selain itu juga diberikan 2 stel seragam dan sepatu. pd

Read More