Category: Pendidikan

DSC_0172

Membaca, Pilihan Hidup Agar Lebih Baik

 

PESAN dan KESAN Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo pada Pembukaan Pameran dan Bazar Sejuta Buku Tahun 2015 Karanganyar, Jum’at (06/11/2015) di Gor Nyi Ageng Karang.

Bazar buku murah ramai dikunjungi pengunjung. Kegiatan bazar ini digelar selama satu minggu kedepan (06/11 s/d 12/11/2015)

Karanganyar, Jum’at 06 November 2015

Bertempat di Gor Mini Nyi Ageng Karang Kabupaten Karanganyar, Kantor Perpustakaan dan Arsip Karanganyar menggelar Pameran dan Bazar Sejuta Buku yang berlangsung mulai hari ini Jum’at (06/11 s/d 12/11/2015). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Kepala Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Tengah, Kepala Perpustakaan dan Arsip Subosukowonosraten serta Jajaran SKPD Karanganyar.

Dalam paparannya Kepala Perpustakaan dan Arsip Kab. Karanganyar, Susamti mengatakan bahwa maksud dan tujuan diselenggarakannya Pameran ini adalah untuk memotivasi budaya gemar membaca dan cinta buku sehingga dapat merangsang tumbuhkembang masyarakat akan gemar membaca, mendekatkan masyarakat dengan buku, menyediakan buku dengan harga murah dan terjangkau serta menggalang kerjasama dengan masyarakat, Praktisi Pendidikan, Bisnis dan Perpustakaan.

“ Pameran dan Bazar Sejuta Buku Tahun 2015 yang mengusung tema “Karanganyar Maju dengan Membaca Buku” merupakan salah satu kegiatan pada serangkaian agenda menyambut hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-98.

Kegiatan Pameran buku ini melibatkan Perusahaan Penerbit Buku, Lembaga Pendidikan dan sekolah. Dan akan berlangsung selama ssatu minggu kedepan yakni mulai Tanggal 06 November sampai dengan 12 November 2015. Adapun pustaka buku yang disediakan diantaranya: pustaka buku dari tingkat Sekolah Dasar, buku mewarnai tingkat PAUD/TK, buku bercerita. Dan kami juga akan mengadakan final lomba karya tulis ilmiah serta workshop mendongeng untuk Guru-Guru TK se Kabupaten Karanganyar pada hari Minggu (15/11/2015) besok. Target kami dengan diselenggarakannya Bazar sejuta buku ini adalah menarik sebanyak-banyaknya jumlah pengunjung dan jumlah transaksi buku yang terjual,”  terang Susamti pada saat menyampaikan laporan kegiatan.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik dan mengapresiasi diadakannya Pameran sekaligus Bazar Buku oleh Perpustakaan dan Arsip Karanganyar. Dan berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tiap tahunnya.

????????????????????????????????????

Membaca merupakan pilihan hidup agar lebih baik, Bupati saat menyampaikan sambutannya.

“ Betapa pentingnya hidup ini dengan membaca. Dalam ajaran Islam “iqro” yang artinya bacalah sedang secara filosofinya “jendela” karena dengan jendela kita dapat melihat lingkungan sekitarnya, mengetahui keadaan secara umum sehingga membaca ini menjadi wajib bagi kita semua. Hanya saja yang membedakan adalah pada frekuensinya. Bagi masing-masing orang, lama tidaknya membaca itu berbeda-beda, karena Tuhan menciptakan penglihatan, pendengaran dan hati dalam membaca dimensinya untuk pertanggungjawaban. Dari aspek sosial membaca itu agar bermanfaat bagi sesama sedangkan dari segi agama merupakan kehatia-hatian kita dalam mengucap/melakukan sesuatu harus ada ilmunya. Maka membaca merupakan pilihan hidup agar lebih baik, Ibarat buku adalah lentera yang dapat melihat dunia dengan terang tanpa diselimuti rasa kegelapan,” tutur Bupati yang disambut tepuk tangan hadirin.

????????????????????????????????????

Bupati Juliyatmono saat memecah GENTONG KEBODOHAN tanda dibukanya Pameran dan Bazar Sejutra Buku.

Bupati Juliyatmono juga menghimbau kepada semua pihak untuk terus menyukseskan Jam Wajib Belajar bagi anak-anak.

“ Saya himbau terus sukseskan Jam Wajib Belajar yang dimulai dari waktu maghrib hingga Isya’, tidak perlu lama-lama yang terpenting rutin. Anak-anak harus diberikan rasa optimis untuk hari esok. Ada kampung Inggris di daerah Jawa Timur. Nah, di daerah Karanganyar ini, kita memiliki Kampung Matematika di Tawangmangu, karena memang anak-anak disana nilai matematikanya tinggi. Maka untuk itu, mudah-mudahan dengan adanya pameran buku ini dapat menginspirasi, karena dengan gemar membaca kita semua menjadi orang-orang yang mulia,” pesannya.

Ia menyampaikan pentingnya keberadaan Perpustakaan di Desa agar masyarakat dapat merubah pola hidup menjadi lebih baik dan berpendidikan.

“Keberadaan perpustakaan di Desa-Desa, Dusun-Dusun, Dukuh-Dukuh itu penting sekali agar masyarakat dapat bersikap/berperilaku ada teori/ilmunya sehingga perpustakaan harus ada. Misalkan Perpustakaan Desa menyediakan Cara memilih bibit unggul agar panen yang dihasilkan berkualitas dan melimpah,” terang Bupati Juliyatmono.

Buku yang bermanfaat sebagai JENDELA DUNIA.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan piala sekaligus uang pembinaan oleh Bupati kepada Juara Perpustakaan dan Arsip Desa.

ABADIKAN GAMBAR : Bupati, Wakil Bupati foto bersama Para Juara Perpustakaan dan Arsip Desa.

Untuk Kategori Perpustaan Desa sebagai Juara I ( Desa dawung Kecamatan Matesih), Juara II ( Desa Gaum Kecamatan Tasikmadu), Juara III ( Desa Menjing Kecamatan Jenawi) sedangkan Kategori Arsip Desa sebagai Juara I ( Desa Malangjiwan Kecamatan Colomadu), Juara II ( Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan), Juara III ( Desa tlogo Kecamatan Jatiyoso). ind

Read More
DSC_0339

Kejurprov Tenis Meja Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah

kominfo

Komjen Purn Oegroseno (Pengurus Pusat PTMSI) Saat Membuka Kejurprov Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah, GOR RM Said Karanganyar, Kamis (29/10)

kominfo

Atlit-Atlit yang akan mengikuti Kejurprov Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah

kominfo

Upacara Pembukaan Kejurprov Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah

Kejuaraan Provinsi Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah di GOR RM Said Kabupaten Karanganyar resmi dibuka oleh Komjen Purn Oegroseno, Kamis (29/10). Kejurprov berlangsung dari tanggal 29 Oktober sampai dengan 1 November 2015 dan memperebutkan Piala Gubernur Jawa Tengah. Hadir dalam acara tersebut Sekda Karanganyar, Ketua Koni Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Prop Jawa Tengah, Ketua Koni Karanganyar, SKPD terkait dan pimpinan BUMN/BUMD di wilayah Kab Karanganyar.

Kejuaraan akan dibagi kedalam 7 jenis pertandingan yaitu Beregu Pemula dan Putri, Beregu Putra dan Putri, Beregu Yunior Putra dan Putri, Tunggal Usia Dini Putra dan Putri, Tunggal Remaja Putra dan Putri, Tunggal Kadet Putra dan Putri, Tunggal Yunior Putra dan Putri. ch/ad

 

Read More
DSC_0347

Pemkab Karanganyar Gelar Pelaksanaan Upacara Sumpah Pemuda ke-87

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Menjadi Irup Upacara Sumpah Pemuda Kabupaten Karanganyar Tahun 2015

kominfo

Forkompinda Kabupaten Karanganyar

kominfo

Penyerahan Piala Oleh Bupati Karanganyar

Upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-87 yang semula oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono akan dilaksanakan di Puncak Lawu harus batal. Hal tersebut disebabkan terbakarnya hutan lawu yang semakin meluas sampai Cemoro Kandang, Tawangmangu.

Dengan pertimbangan keselamatan, kesehatan dan  tidak menimbulkan resiko yang lebih besar akhirnya pada hari H, Rabu pagi (28/10/2015) di Halaman Sekretariat Daerah Karanganyar dilaksanakan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-87 yang mengusung tema Revolusi Mental Untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi “ Satu Untuk Bumi”.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM dan Komandan Upacara Jumadi, S.Pd (Guru SMP Mojogedang). Dan diikuti oleh Jajaran Forkompinda, SKPD, Karyawan/wati PNS lingkup Karanganyar, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda, KNPI, Mahasiswa, Pelajar.

Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa Salah satu ikrar penting dalm Sumpah Pemuda 1928 adalah satu tanah air, tanah air Indonesia. Poin ini menekankan pentingnya menjaga tanah air sebagai bagian penting dari komponen bumi demi keberlangsungan masa depan generasi penerus kita.

Bumi tidak akan pernah merusak dan menghancurkan dirinya sendiri, tetapi manusia lah pelakunya. Disebutkan dalam Al Qur’an Surat Ar Ruum Ayat 41 yang berbunyi Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Oleh karena itu, saya mengajak Pemuda Indonesia menjadi Khalifah Fil Ard (pemimpin bumi) yang baik, adil dan bertanggungjawab. Hanya dengan menjaga dan merawatnya kita bisa menjaga keberlangsungan bumi hingga masa yang akan datang seiring dengan pembangunan peradaban kita.

SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-87. Melalui Revolusi mental Pemuda kita berharap lahir generasi muda Indonesia yang tangguh, berkarakter, mandiri dan rela berjuang untuk kepentingan bangsa dan negaranya. Rela berkorban menanggalkan ego sukunya, ego agamanya, ego kedaerahannya, ego kelompoknya dan ego pribadinya demi kepentingan yang lebih besar yaitu Indonesia,seperti yang pernah dilakukan oleh para pemuda pendahulu kita. Inilah tanah air kita, inilah bumi kita, inilah masa depan kita.

Usai pelaksanaan Upacara, dilakukan penyerahan Trophy/medali oleh Bupati Karanagnyar kepada Juara I dan Juara Umum Olimpiade Matematika (Optika XV) Tingkat madrasah dan sekolah Dasar Islam se-Indonesia yang diraih oleh Ananda nur Naimah Ma’ruf (kelas 6 B), Zumrotul Inayah (Kelas 6 D) dan Hanifan Kurura Winanda (Kelas 5 D) dari MI Karanganyar.

Sebelum pelaksanaan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, pada Selasa sore jelang malam (27/10/2015) dilaksanakan Apel Pemuda dilanjut Sarasehan dan do’a bersama Refleksi Hari Sumpah Pemuda ke-87 di Pos Cemoro Kandang, Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karanganyar dan dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi isteri serta Muspika tawangmangu. Selain untuk Refleksi Sumpah Pemuda, do’a bersama ditujukan untuk keselamatan Gunung Lawu. ad/ind

Read More
DSC_0141

Launching Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke-98

 

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo ikut serta senam sehat bersama karyawan/wati PNS dilingkup Karanganyar, Jum’at pagi (23/10/2015) di Alun Alun Karanganyar.

Karanganyar, Jum’at pagi (23/10/2015) bertempat di Alun Alun Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Senam Pagi Bersama yang diikuti Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda, Jajaran Kepala SKPD, DWP, PKK, SSI dan seluruh karyawan/wati PNS dilingkungan Karanganyar . Senam Bersama ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-98 Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 dengan mengusung tema Karanganyar Maju dan Sehat”.

Ikuti Gerakan Instruktur : Ketua TP PKK Karanganyar sekaligus Isteri Bupati Karanganyar Siti Chomsya Juliyatmono bersama isteri Wakil Bupati Hardiasri Rohadi Widodo melakukan senam sehat bersama.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan partisipasinya menyambut HUT Karanganyar ke-98.

Formasi Lengkap: Bupati Karanganyar, Wakil Bupati bersama Forkompinda Karanganyar.

“Matur nuwun kepada Jajaran Pemerintah, swasta, para pelajar sebagai generasi muda serta masyarakat yang terus mendukung dan berpartisipasi menyambut hari jadi Kabupaten Karanganyar di usianya yang ke-98 di tahun 2015 ini. Semoga dengan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh dapat terus memajukan dan menjadikan Karanganyar lebih baik lagi kedepannya demi terwujudnya masyarakat yang maju, tenteram dan sejahtera,” tutur Bupati.

Semangat sambut HUT Kabupaten Karanganyar ke-98.

Juliyatmono mengatakan bahwa lahirnya Kabupaten Karanganyar tidak bisa dipisahkan dengan sejarah perjuangan Raden Mas Said atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pangeran Samber Nyawa saat menyerang penjajah Belanda sekaligus sebagai pendiri Kabupaten Karanganyar.

“Semboyan Tri Dharma RM. Said, yakni Rumangsa Melu Handarbeni, Rumangsa Wajib Hangrungkebi, Mulat Sarira Hangrasawani yang memiliki arti bahwa ajaran kebaikan ikut memiliki dan membela keberadaan Negara, kekayaan Negara, aneka ragam bahasa bukanlah hal yang mudah dikerjakan namun harus diusahakan agar cita –cita kemerdekaan dan keadilan sosial dapat diwujudkan bersama. Semboyan ini sangat inspiratif sehingga semestinya menjadi pedoman bagaimana membangun Karanganyar dan Indonesia,” terang Juliyatmono dihadapan para peserta senam yang disambut dengan tepuk tangan.

Pelepasan Balon ke udara sebagai tanda Launching Logo HUT Kabupaten Karanganyar ke-98.

Bupati juga menambahkan bahwa dengan diselenggarakannya berbagai kegiatan HUT Karanganyar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“ Saya berharap dengan digelarnya serangkaian acara dalam rangka memeriahkan HUT Karanganyar ke-98 ini dapat menarik antusias pengunjung lebih banyak lagi yang akan berdampak pada meningkatnya PAD Karanganyar utamanya di tiga bulan terakhir ini Oktober, November dan Desember sehingga akan terus mendorong kemajuan Karanganyar lebih baik lagi,” harap Juliyatmono.

Bupati, Wakil Bupati bersama Forkompinda saat membuka Selubung Rangkaian Acara HUT Karanganyar.

Berbagai agenda kegiatan memeriahkan Hari Jadi Karanganyar ke-98.

Usai pelaksanaan senam bersama dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara sebagai tanda Launching Logo HUT Kabupaten Karanganyar ke-98 sekaligus Pembukaan Selubung Kegiatan Rangkaian Hari Jadi. ind/ft

 

 

Read More
DSC_0003

Cari Guruku Idolaku, Saring 365 Guru

Sebanyak 365 guru mengikuti lomba Guruku Idolaku di SMKN 2 Karanganyar

Sebanyak 365 guru mengikuti lomba Guruku Idolaku di SMKN 2 Karanganyar

Karanganyar, Senin (12/10/2015)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyelenggarakan lomba Guruku Idolaku dengan diikuti sebanyak 365  guru.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar Sutarno mengatakan acara yang dilangsungkan selama dua hari (Senin-Selasa) 12-13 Oktober 2015 di SMK Negeri 2 Karanganyar merupakan kompetensi lomba kegiatan guru kelas dan guru mata pelajaran se Kabupaten Karanganyar.

“Sebelum ini sudah ada seleksi terlebih dahulu, kemudian untuk hari ini tes tertulis dan tes praktek 25 menit setiap peserta, jika waktu kurang akan dilanjutkan besok,” katanya, dilokasi.

Untuk penilaian, pihak Disdikpora Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah.

“Terdapat 20 orang juri dari LPMP Jateng,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mangatakan seleksi Guruku Idolaku ini diikuti sebanyak guru TK sejumlah 17 orang, guru SD sebanyak 102 orang, guru SMP sejumlah 55 orang, guru SMA sejumlah 14 guru, dan guru SMK 65 orang.

Sementara itu, ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, ini merupakan upaya untuk mencari guru sebagai idola murid.

“Guru menjadi pembentuk karakter dan keberhasilan murid,” katanya.

Dia juga mengharapkan guru bisa menjiwai murid-murid, sehingga jika ada persoalan bisa dipecahkan dengan baik.

“Kita cairkan suasana edukasi di sekolahan dengan jiwa dan pola yang menarik. Guru juga dituntut inovatif menyampaikan pelajaran,” katanya.

Pembentukan karakter anak bisa terbentuk karena sentuhan guru. Seperti seorang mantan murid bisa teringat walaupun sudah lama tidak berjumpa. pd

Read More
aku

Ganjar Mengajar Tentang Bencana Alam

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajar tentang bencana alam

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajar tentang bencana alam

Karanganyar, Senin (12/10/2015)
Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kabupaten Karanganyar setelah peresmian Hunian Tetap (Huntap) di Kecamatan Jenawi, dilanjutkan Ganjar Mengajar yang diikuti sekitar 300 pelajar dari SMA/SMK di Kabupaten Karanganyar.

Di depan para pelajar, Ganjar mengatakan Jawa Tengah banyak terjadi bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, dan kekeringan.

“Tidak sadar, perilaku kita mendorong terjadi bencana, seperti menebang pohon semaunya sendiri, membiarkan sampah mengunung, aliran sungai tersumbat, dan banyak penyakit,” katanya, Senin (11/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dia juga mencontohkan beban sungai sangat banyak, air baku tidak bisa digunakan, saat hujan banjir, maupun saat kemarau kekeringan.

“Sebenarnya masalah yang di sungai itu bisa karena pendangkalan. Tanah berasal gunung yang dibawa air, karena erosi tidak ada akar pohon yang menahan,” ujarnya.

Dalam konteks bencana bisa dicegah dari awal, seperti bersih-bersih sungai, menanam pohon, pohon dirawat dan jangan menebang pohon, dan ikuti tata ruang.

“Kita berupaya untuk mengurangi bencana, misal ada tanggul rusak maka segera diperbaiki,” ujarnya.

Tanda-tanda jika akan terjadi bencana, lanjutnya bisa diketahui dengan ilmu titen dan teknologi, misalnya gunung berapi akan meletus, bisa dengan tanda-tanda alam.

“Hewan-hewan di gunung turun, suhu air di sungai di gunung bisa naik,” katanya.

Pada kesempatan itu, para pelajar juga dikenalkan alat-alat penanggulangan bencana, seperti alat penjernih air, cara mendirikan tenda, dan cara menolong korban bencana. pd

Read More
DSC_0023

Berharmonisasi Untuk Pelestarian Alam

Bupati Karanganyar Juliyatmono (berdiri) saat memberi pengarahan di acara Bimtek Penguatan Kesiapsiagaan Dalam Penanggulangan Bencana

Bupati Karanganyar Juliyatmono (berdiri) saat memberi pengarahan di acara Bimtek Penguatan Kesiapsiagaan Dalam Penanggulangan Bencana

Karanganyar, Jumat (09/10/2015)
Untuk menjaga kelestarian alam, diperlukan harmonisasi antara manusia dengan alam agar terhindar dari bencana. Hal itu merupakan ajakan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kesiapsiagaan Dalam Penanggulangan Bencana sebagai rangkaian kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Tahun 2015, di Balai Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Jumat (09/10) siang.

Kabupaten Karanganyar merupakan daerah termasuk mitigasi bencana berupa tanah longsor dan banjir. Pada kesempatan itu ditekankan olehnya, sebaiknya jangan suka menebang pohon terutama di dataran tinggi.

“Menanam untuk sedekah alam. Tanah untuk ditanami bukan dirusak. Jika di rusak maka dia akan ikut merusak pula, untuk itu agar tidak terjadi tanah longsor, salah satu pencegahan yakni dengan menanam pohon,” kata Juliyatmono, dihadapan ratusan peserta.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar pada tahun 2014 kemarin sudah mencanangkan Gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo, yakni dengan menanam ribuan pohon diberbagai tempat.

“Bulan November nanti kita akan kembali hijaukan Karanganyar,” kata Juliyatmono, didampingi Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar Rohadi Widodo.

Para peserta bimtek itu diikuti pramuka, pelajar, guru, dan perangkat desa setempat. Hadir pula narasumber Prof. Ir. Sarwidi, MSCE, Ph.D.,IP-U dan Kepala Bidang Perencanaan Siaga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Eny Supartini, Sarjimin dan Wahyu Widodo dari Aktivis SAR Merapi.pd

Read More
DSC_0325

Kwarcab Karanganyar Tergiat 1 Bidang Keuangan, Usaha dan Sapras

????????????????????????????????????

Adik – Adik Pramuka Kwarcab Karanganyar, 4-9 September 2015 RAIDA XI Kajen Pekalongan

????????????????????????????????????

Sekda Karanganyar Sekaligus Ka Kwarcab Karanganyar Saat Menerima Penghargaan Dari Taufik Hidayat Plt. Ass Gubernur Bidang Kesra

kominfo

Deretan Penerima Penghargaan Saat RAIDA XI Buper Linggo Asri, Kajen Kabupaten Pekalongan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Taufik Hidayat PLT asisten Gubernur bidang Kesejahteraan pada giat pembukaan Raimuna Daerah Kwarda Jawa Tengah Tahun 2015 di Buper Linggo Asri Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, 4 – 9 September 2015. Hadir dalam acara tersebut Ka Kwarda 11 Jateng Budi Prayitno, Bupati Kab. Pekalongan Amat Antono serta perwakilan dari Kwarcab Se Jateng.

Adapun tema RAIDA 11 adalah “Hamemayu Agunging Budaya Asrining Bawana”, dan diikuti sekitar 840 peserta dari Perwakilan Pramuka Penegak dari 33 Kabupaten Kota dan Pandega se-Jawa Tengah. ad

Read More
DSC_00151

Asah Intelegensi dengan Membaca Kitab Suci

????????????????????????????????????

Foto bersama: Bupati Karanganyar beserta Karyawan/wati STIKES Mitra Husada Karanganyar.

????????????????????????????????????

Pimpinan STIKES Mitra Husada Fitria Hayu Palupi, SST, M.Kes memberikan fandel kepada Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM sebagai kenang-kenangan.

DSC_00151

Juliyatmono saat mengisi kuliah perdana STIKES Mitra Husada Karanganyar.

Kurang lebih 200 Mahasiswa/ mahasiswi STIKES Mitra Husada Karanganyar mengikuti kuliah perdana yang dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, MM di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat pagi (4/9)

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono menekankan bahwa Mitra Husada sebagai salah satu perguruan tinggi ilmu kesehatan di Karanganyar untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya tenaga kesehatan secara profesional dan berkualitas sehingga dapat berkompetisi secara sehat utamanya pada situasi global saat ini. Karena keberlangsungan dan kemajuan kampus ini tidak ditentukan oleh siapapun, melainkan oleh kemampuan seluruh stake holder Mitra Husada dalam membaca peta kedepan.

Mantapkan progam studi yang sudah ada, optimalkan sumber daya untuk peningkatan mutu pengelolaan institusi. Mampu bekerjasama dan berkoordinasi yang baik dengan Pemerintah maupun pihak luar.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa mahasiswi STIKES Mitra Husada untuk menjadi pribadi yang santun, cerdas dan terampil sehingga terbentuk generasi muda yang berkarakter.

“Jadilah generasi yang bermanfaat. Ilmu yang kalian dapat, terapkan dalam berkehidupan sosial sehingga dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Membiasakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai cerminan mahasiswa ilmu kesehatan, “tutur Bupati.

“Asah intelegensi kalian dengan rajin beribadah, sering membaca Kitab Suci Agama yang kalian yakini. Sing Islam yo sregep sing sholat lima waktu, sregep sing ndheres Al’Qur’an. Yen Kristen yo kudu sregep neng gereja karo maca injil ( Yang Islam ya harus rajin sholat lima waktu, rajin membaca Al Qur’an. Kalau Kristen ya rajin ke Gereja, membaca Injil). Itu dapat mengasah dan mempertajam kecerdasan yang kalian miliki. Karena pentingnya mencari ridho Allah agar segala urusan dimudahkan. Karena jika kamu memulai dengan yang baik, maka kebaikan itu akan kembali kepada diri kita ” terang Juliyatmono saat menyampaikan kuliah perdana dihadapan para mahasiswa mahasiswi STIKES Mitra Husada Karanganyar. ind/pcu

Read More
DSC_0081

Juliyatmono: “Sebagai mahasiswa, belajarlah memanfaatkan keadaan menjadi uang”

Tetap berkontribusi dan raih kesuksesan : Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dihadapan mahasiswa/mahasiswi STIE AUB Surakarta yang telah melaksanakan Kulih Kerja Nyata (KKN) di wilayah Karanganyar, Kamis (03/9)di pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Ketua STIE AUB Surakarta Dr. Anwar Hamdani saat  melihat hasil karya Mahasiswa KKN STIE AUB.

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo melihat hasil karya mahasiswa/ mahasiswi KKN STIE AUB Surakarta di pendopo rumah dinas Bupati. Kamis (03/09)

Setelah 35 hari berjalan, mahasiswa – mahasiswa STIE AUB Surakarta 2015 telah menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terbagi di 12 desa 5 Kecamatan di wilayah Karanganyar.
Deo Sandi salah satu perwakilan mahasiswa STIE AUB Surakarta menyampaikan dalam paparan hasil Kuliah Kerja Nyata, bahwa kegiatan KKN ini mengangkat tema, “Kewirausahaan dengan sasaran pemberdayaan masyarakat melalui produk unggulan lokal di Kabupaten Karanganyar.
Kegiatan ini berlangsung selama 35 hari, yang dimulai per 30 Juli 2015 s/d 3 September 2015.

Mahasiswa KKN tematik tersebar dalam 12 desa pada lima Kecamatan di wilayah Karanganyar, diantaranya Kalisosro, Tawangmagu, Kemuning, Ngargoyoso, Girilayu, Gerdu, Bangsri Karangpandan.

Kami membantu masyarakat sekitar, utamanya usaha kecil menengah dari segi packaging/ pengemasan produk lokal seperti sayur, tanaman hias, kuliner serta membantu pemasaran melalui media online. “Jelas Deo Sandi saat melaporkan paparannya pada acara penarikan mahasiswa KKN STIE AUB Surakarta, Kamis (03/09) di Pendopo rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono M. M didampingi oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo S.P dan Ketua STIE AUB Surakarta Dr. Anwar Hamdani serta diikuti oleh Kepala SKPD terkait, Camat, Dosen, pembimbing KKN, dan para mahasiswa KKN.

Selanjutnya Anwar Hamdani selaku Ketua STIE AUB Surakarta mengucap terima kasih bahwa kegiatan KKN telah berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah, program KKN di Karanganyar telah berjalan dengan lancar atas bantuan Pemerintah Kabupaten Karanganyar di bawah pimpinan Bupati Karanganyar. Saya berharap adanya tindak lanjut monitoring dari program yang telah disampaikan mahasiswa dan semoga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan terjalin silaturahmi khususnya di wilayah yang ditempati mahasiswa KKN, ”kata Anwar Hamdani saat menyampaikan sambutannya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresisasi dan mengucapkan terima kasih kepada mahaiswa KKN yang telah berkontribusi/ membantu masyarakat dalam berinovasi dan berkreasi untuk kemajuan produk lokal”.

“Atas nama pemerintah kabupaten Karanganyar saya mengucap syukur dan terima kasih atas kepercayaan STIE AUB Surakarta untuk Karanganyar sebagai tempat KKN kembali, tutur Bupati.
“Kami beruntung dengan keberadaan adik – adik KKN karena memberikan dampak positif bagi masyarakat yang pada akhirnya berkontribusi dan bermanfaat untuk lingkungan sekitar.

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono juga berharap agar mahasiswa sebagai generasi muda dapat berkreasi, berinovasi membuka lapangan kerja untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asea (MEA).

“Kepada mahasiswa, mumpung masih muda gunakan waktumu untuk belajar memanfaatkan keadaan menjadi uang. Terus berkreasi, berinovasi jangan pernah menunggu untuk menjadi pegawai, justru ciptakan lapangan pekerjaan untuk menuju kesuksesan.  Sebagai mahasiswa harus bergerak cepat, jangan takut akan kegagalan, dikatakan sukses adalah mereka yang berusaha bangkit dari keterpurukan,” terang Juliyatmono.

“Sebagai mahasiswa STIE, tugas kalian adalah membantu memajukan perekonomian, terlebih kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asea (MEA). Siapkan mental pada diri sendiri untuk menjadi orang sukses, “pesan Bupati dihadapan mahasiswa KKN. Ind/ft/pcuA

Read More