Category: Pendidikan

DSC_0030

Eksistensi Bahasa Jawa Harus Dijaga dan Dilestarikan Sebagai Ciri Khas Suku Jawa

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Sekaligus Membuka Workshop Bahasa Jawa, Kamis (11/02)

Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari pejabat struktural di lingkup Pemkab Karanganyar menghadiri acara workshop bahasa jawa yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar pada Kamis (11/02). Workshop yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dapat menggunakan bahasa jawa dengan baik dan benar dalam keseharian  tersebut diadakan di aula panti asuhan Aisyiah Karanganyar. Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo hadir secara langsung untuk membuka workshop.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa workshop bertemakan Implementasi Penggunaan Bahasa Jawa Yang Baik dan Benar Dalam Kehidupan Sehari-hari sudah sesuai dikarenakan banyak masyarakat Suku Jawa terkhusus anak muda telah luntur akan kecintaannya dalam melestarikan Bahasa Jawa sebagai ciri khas Suku Jawa.

“Masyarakat Suku Jawa yang merantau hampir 45-60 % berhasil mencapai kesuksesan di kota-kota besar di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat yang berasal dari Suku Jawa dengan ciri khas “jawa” nya mampu bersaing. dengan demikian sudah selayaknya kita harus menjaga eksistensi Bahasa Jawa sebagai ciri khas Suku Jawa”, tambah Juliyatmono

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah berupaya turut menjaga eksistensi Bahasa Jawa dengan menggunakan Bahasa Jawa di seluruh kegiatan kedinasan tiap hari Jumat dan mendirikan Kampung Jawa sebagai tempat belajar akan Bahasa Jawa di Sroyo Kecamatan Jaten. (Dishubkominfo Karanganyar) ad/bn

Read More
DSC_0012

Sosialisasi Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Kabupaten Karanganyar 2016

kominfo

Imunisasi sebagai pencegahan penyakit yang paling efektif paling murah dan paling mudah, Kamis (11/2).

Karanganyar, Kamis 11 Februari 2016

Imunisasi merupakan program jangka panjang (mencapai kurang lebih 20 tahun), untuk rancangan imunisasi itu telah dirancang lama termasuk pembuatan vaksin. Hal ini dilakukan berdasarkan Landasan Hukum UUD 1945 Pasal 28 B Ayat 2 “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan diskriminasi”. Pasal 28 H Ayat 1 “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 dan UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009.

“Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi itu masih terbatas. Untuk itu pemerintah wajib mendukung penuh imunisasi yang akan diberikan bagi bayi dan balita, karena tujuan imunisasi itu menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Imunisasi ini sebagai upaya pencegahan Cost Effective (paling murah paling mudah) karena menggunakan vaksin produksi dalam negeri sesuai standar keamanan WHO. Jadi imunisasi itu bukan urusan pribadi melainkan urusan komunitas/keseluruhan karena imunisasi itu harus dilakukan secara merata dengan cakupan yang tinggi, dan perhatian khusus diberikan di wilayah rawan sosial, rawan penyakit/KLB (Kejadian Luar Biasa) dan daerah-daerah sulit secara geografis,” terang Fathkul Munir, SKM.M.Kes selaku Bidang Pengendalian Penyakit dan penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Karanganyar ketika menyampaikan paparannya pada kegiatan Kebijakan Imunisasi dan Strategi Eradikasi Polio, Kamis (11/2) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar.

“Harapan kami khususnya untuk pelayanan kesehatan agar dipahami dengan benar dan tolong untuk disebarluaskan ke masyarakat untuk pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan mulai 8 Maret 2016 s/d 15 Maret 2016 secara serentak di Indonesia termasuk Kabupaten Karanganyar,” pesannya.

Acara dihadiri oleh Jajaran SKPD, Camat, Puskesmas,Bidang Pelayanan Kesehatan dan Penyuluh Kesehatan. Pada kesempatan tersebut disampaikan data dasar persiapan PIN Kabupaten Karanganyar tahun 2016 meliputi : jumlah Puskesmas (21), jumlah Desa/Kelurahan (177), Jumlah Pos PIN (1.266), jumlah balita usia 0-59 bulan (62.130), kebutuhan vaksin (4.292 Vial), jumlah vaksin carrier (264), jumlah vaksinator (471), jumlah kader (6.924).

Dishubkominfo Karanganyar (Ind/Uum).

Read More
DSC_0022

KPID Jateng Beri Pembekalan Pada Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran Kabupaten Karanganyar

kominfo

Kabid Kominfo Dishubkominfo Karanganyar Eny Fauziah Serahkan Surat Keputusan (SK) Pengawas Siaran Radio Kepada Salah Satu Peserta Pembekalan Oleh KPID Semarang, Rabu (10/2)

Karanganyar, Rabu 10 Februari 2016

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) merupakan media massa yang mempunyai peran penting dalam meyampaikan informasi kepada masyarakat baik dalam kehidupan sosial, budaya, politik dan ekonomi. Yang memiliki kebebasan dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi pendidikan, hiburan serta kontrol dan perekat sosial.

“ Keberadaan Kelompok Pemantau Penyiaran bertugas membantu Pemerintah dalam hal melaksanakan pemantauan isi siaran Lembaga Penyiaran yang berada di wilayahnya. Hal ini sangat dibutuhkan dalam rangka melindungi masyarakat dari pengaruh buruk isi siaran yang disiarkan/ditayangkan media elektronik serta mewujudkan penyiaran yang sehat,” hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Kominfo Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Eny Fauziah pada acara Pembekalan Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran, Rabu (10/2) di Radio Swiba Karanganyar. Dihadiri oleh KPID Prov. Jateng serta diikuti Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran dari perwakilan PGRI, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Pimpinan Aisyiah Karanganyar.

Sementara itu, menurut Mulyo Hadi Purnomo selaku Koordinator Bidang Penindakan dan Pembinaan KPID Prov. Jawa Tengah mengatakan bahwa KPI/KPID adalah representasi publik dalam membangun dunia penyiaran yang mana frekuensi milik publik dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.

“ Masyarakat perlu dilibatkan dalam pengawasan terhadap isi siaran pada lembaga penyiaran didaerahnya yang mencakup Kabupaten/Kota. Yang mana pendengar harus dilatih kritis dan peduli isi siaran terhadap isi siaran. Maka dengan adanya Kelompok Masyarakat Pemantau juga dapat mendukung literasi media,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut ia berharap Radio Swiba sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) di Karanganyar dapat menjadi inspirasi bagi Lembaga Penyiaran Publik Lokal lainnya.

“Saya selaku perwakilan KPID Provinsi, minta tolong untuk Dishubkominfo Karanganyar khususnya Radio Swiba untuk dapat menjadi parthner/mitra kerja sebagai upaya menjaga agar siaran tetap sehat dan bermanfaat. Kami berharap kepada Kelompok Masyarakat Pemantau Siaran Karanganyar khususnya dapat memahami bersama pentingnya pengawasan terhadap isi siaran yang kiranya mengarah ke unsur negatif dapat segera dicegah/dibatasi agar tidak merambah luas kepada keluarga, sahabat maupun masyarakat sebagai pendengar. Dan ini merupakan bagian dari bakti kita kepada masyarakat,”tambahnya.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0162

Seminar Motivasi “Berani Berkarya Berani Sukses”

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya dalam acara Seminar Motivasi di Gedung Wanita Karanganyar, Sabtu (06/2).

Karanganyar, Sabtu 6 Februari 2016

Untuk memberikan gambaran motivasi kepada siswa siswi SMA Negeri 1 Karanganyar dalam menggapai masa depan yang lebih baik dan lebih cemerlang Yayasan Bina Putra Karanganyar menyelenggarakan Seminar Motivasi yang mengusung tema “Berani Berkarya Berani Sukses” yang berlangsung di Gedung Wanita Karanganyar, Sabtu pagi (06/2).

Seminar tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Rohadi Widodo, Kepala Dinas Pendidikan serta para alumni SMA N 1 Karanganyar dan diikuti oleh para siswa siswi SMA N 1 Karanganyar dan mendatangkan dua Narasumber yaitu, G. Kusbaroto selaku Manager XL Axiata dan Agus Sukarno selaku Tenant Relation Manager Suryacipta dengan menyampaikan materi tentang “The Power of Darah Muda”.

“Yayasan yang kami dirikan pada tahun 2011 ini kami telah berhasil memberikan santunan kepada alumni SMA N 1 Karanganyar yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri nelalui jalur PMDK maupun SPMB dari keluarga kurang mampu. Kemudian pada tahun 2012 kami memberikan beasiswa juga kepada delapan siswa yang kurang mampu, tahun 2013 kepada siswa SMA kurang mampu serta pada tahun 2014  dan 2015 beasiswa yang baru hari ini akan diberikan kepada tiga orang alumni SMA 1 Karanganyar,” kata Syamsudin Zuhri selaku Ketua Yayasan Bina Putra.

kominfo

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Karanganyar memberikan ucapan terimakaish atas program kerja Yayasan Bina Putra.

Kepala Sekolah SMA N 1 Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan “terima kasih atas kegiatan program kerja Yayasan Bina Putra Karanganyar  atas terselenggaranya acara seminar ini maupun kepeduliannya untuk membantu siswa siswi yang berprestasi khususnya SMA N 1 Karanganyar dan juga siswa siswi dalam meraih masa depannya yang lebih cemerlang. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik.”

“Banyak  diantara alumni SMA N 1 Karanganyar yang telah sukses dan mudah-mudahan dengan diberikan motivasi ini kita semua bisa menjadi lebih baik, maju dan lebih baik lagi, sehingga masyarakat Karanganyar yang kita bina bisa maju dan cerdas,” terang Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Bupati Karanganyar Juliyatmono juga berpesan “gunakan kesempatan yang baik ini untuk membuka optimisme kalian, bahwa kalian siswa siswi SMA N 1 Karanganyar merupakan generasi-generasi yang dapat menjadi harapan bangsa, yang mampu mengubah bangsa, bisa lulus dengan nilai baik, dengan prestasi yang tinggi dan dapat melanjutkan keperguruan tinggi yang kita inginkan.”

Dishubkominfo Karanganyar (Uum).

 

Read More
DSC_0103

Tingkatkan Kualitas Guru dan Pengawas Sekolah

kominfo

Pengawas Sekolah mengikuti pembinaan oleh Bupati Karanganyar, Rabu (03/2).

Karanganyar, Rabu 3 Februari 2016

Berdasarkan Keputusan Bupati Karanganyar, Nomor 800/121 Tahun 2016 tentang Pembagian Tugas Binaan Pengawas SD di lingkungan Dinas Pendidiakan Pemuda dan Olahraga tahun 2016. Dan diprediksi pada tahun 2017 semua pengawas SD di Karanganyar memperoleh binaan minimal 60 guru. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disdikpora Karanganyar Sutarno pada Pembinaan Pengawas Sekolah yang diikuti oleh seluruh Pengawas SD se Kabupaten Karanganyar, Rabu (03/2) di Aula Disdikpora Karanganyar.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Juliyatmono menekankan pentingnya komunikasi antara guru dan pengawas agar dalam pengambilaan keputusan harus berdasar pertimbangan yang komprehensif. Tugas pokok Kepala Sekolah itu sebagai manajer atau pimpinan sekolah dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar. Sedangkan Pengawas Sekolah mendapat tunjangan profesi dengan ketentuan membawahi minimal 60 guru atau sepuluh sekolah. Tugas pengawasan yang dilakukan, meliputi, pengawasan managerial dan pengawasan akademik.

“Agar para pengawas guru dan sekolah dapat meningkatkan kinerjanya yang dimplementasikan dengan kompetensi. Pengawas juga dihimbau aktif dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja para guru, kepala sekolah. Untuk itu, para pengawas harus lebih giat lagi dalam menjalankan fungsi pengawasannya dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Karanganyar”, terang Bupati.

“Peran penting pengawas sangat diperlukan. Pengawasan itu dilakukan sebagai salah satu alat kontrol bagaimana tugas pokok yang diawasi bisa berjalan sesuai aturan,” kata Bupati.

kominfo

SIMBOLIS : Penyerahan SK pembagian tugas pengawas oleh Bupati Karanganyar pada perwakilan pengawas sekolah.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Karanganyar, Sutarno, menambahkan, jumlah pengawas di Karanganyar sebanyak 109 orang dengan perincian, 13 pengawas tingkat TK, 69 pengawas tingkat SD, 18 pengawas Tingkat SMP, 4 pengawas tingkat SMA dan 5 pengawas tingkat SMK. Pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap sekolah negeri melainkan juga sekolah swasta.

Dishubkominfo Karanganyar (Ind/Uum)

Read More
DSC_0144

190 Mahasiswa UNIVET BANTARA Sukoharjo KKN di Karanganyar

DSC_0151

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Memberikan Pengarahan Kepada Peserta KKN, Senin (01/02)

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Prof Dr. Ir. Ali Mursyid  Wahyu Mulyono, MP saat sampaikan laporan pelaksanaan KKN di Hadapan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, SP dan beberapa pejabat SKPD terkait di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (01/02). Selama 2 bulan kedepan, mahasiswa peserta KKN Univet akan menunjukkan bhakti kepada masyarakat dengan merasakan hidup bermasyarakat di Kecamatan Jatipuro dan Kecamatan Jatiyoso yang kemudian disebar ke 19 desa.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutannya menyambut baik dan berharap agar adik-adik peserta KKN dapat bersosialisasi dengan warga. Dengan adanya KKN ini diharapkan mampu membawa semangat jiwa muda mahasiswa dan menularkan ilmu yang dipelajari dibangku perkuliahan dalam membantu persoalan di desa.

“adik-adik mahasiswa peserta KKN, saya berharap kalian aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti pertemuan warga, kerja bakti dan lain-lain. Dari kegiatan bermasyarakat tersebut akan banyak pelajaran yang bisa kalian ambil”, pesan Rohadi Widodo

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rohadi Widodo juga berharap kepada peserta KKN untuk membantu mempromosikan Kabupaten Karanganyar terkhusus pariwisatanya. Dengan selfie selama berkunjung di Karanganyar dan meng upload nya ke media sosial secara tidak langsung memperkenalkan Karanganyar ke publik. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/V3)

Read More
IMG_1914

Dishubkominfo Karanganyar Lakukan Pemasangan Stiker Bebas Asap Rokok di Angkutan Umum

Kominfo

Pimpin langsung : Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melakukan pemasangan stiker bebas asap rokok di Angkutan Umum, Jum’at pagi (22/01/2016).

Karanganyar, Jum’at 22 Januari 2016

Menindaklanjuti himbauan Bupati “Jum’at Bebas Asap Rokok” di ruang publik, perkantoran maupun tempat ibadah yang telah diresmikan pada Jum’at (08/01/2016) yang lalu. Pagi ini Jum’at (22/01) Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (DISHUBKOMINFO) Karanganyar melakukan pemasangan stiker Terima Kasih Tidak Merokok didalam Angkutan Umum”. Pemasangan stiker dilakukan di Jalan Lawu depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar dilanjutkan ke Terminal Bejen dan Terminal Jungke. Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan agar tidak merokok didalam angkutan pada hari Jum’at dan beliau juga menghimbau agar larangan merokok ini bisa dilaksanakan dengan baik sesuai aturan. “ Mari dihari Jum’at jaga udara bersih dan bebas dari asap rokok, nanti tolong penumpang diberi tahu agar tidak merokok didalam Angkutan agar semuanya merasa nyaman,” pesan Bupati pada awak Angkutan.

Kominfo

Foto bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo beserta staf sesaat setelah pemasangan stiker.

Selanjutnya menurut Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo himbauan ini adalah tindak lanjut pencanangan gerakan bebas merokok di Kabupaten Karanganyar khususnya dihari Jum’at. “ Kita berharap bukan hanya dihari Jum’at bebas rokok tetapi untuk hari-hari yang lain semoga dapat diterapkan oleh masyarakat. Pemasangan stiker di transportasi umum khususnya di Angkutan dan Bus demi kenyamanan penumpang bebas dari asap rokok. Kita pasang pada angkutan dan bus-bus yang mempunyai rute tetap di Karanganyar, selaku Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika kami mendukung penuh himbauan tersebut dengan pemasangan stiker secara cuma-cuma (gratis),” ungkap Kepala Dishubkominfo Agus Cipto Waluyo saat diwawancara. Ind/Tt/Bn

 

Read More
DSC_0125 (2)

Rakor Dewan Pendidikan Se Solo Raya

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka Rakor Dewan Pendidikan se Solo Raya di Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/01/2016)

Karanganyar, Kamis 21 Januari 2016
Untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, informasi dan sinkronisasi kegiatan antar Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se Solo Raya sekaligus menyampaikan pokok-pokok pemikiran dan penyusunan dan rekomendasi mengenai kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah di bidang Pendidikan, maka Dewan Pendidikan Se Solo Raya mengadakan Rapat Koordinasi rutin tiga bulan sekali, yang kebetulan pada awal tahun 2016 ini bertempat di Kabupaten Karanganyar, Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/01/2016).
Target kegiatan Rakor ini adalah tersusunnya pokok-pokok pikiran dan rekomendasi mengenai keberadaan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah dan tersusunnya rekomendasi penyelenggaraan pendidikan dilingkungan Kabupaten/Kota Se Solo Raya yang disampaikan kepada Bupati/Walikota Sesuai dengan konteks pemerintah yang sedang berjalan.
“Semoga dengan adanya Rapat Koordinasi ini bermanfaat besar bagi Dewan Pendidikan. Selamat mengabdi bagi Dewan Pendidkan yang baru dilantik masa bhakti 2015-2020 sesuai dengan ketentuan dan kompetensinya dan mencerminkan nilai-nilai pancasila. Saya (Bupati) bersama Wakil Bupati berharap Pendidikan jauh lebih baik . Mari kita bergerak bersama-sama untuk menjadikan program pendidikan yang lebih maju, mari kita kompak memuliakan anak-anak agar menjadi generasi penerus yang hebat, ujar Bupati Karanganyar saat menyampaikan arahannya sekaligus membuka Rakor Dewan Pendidikan Se Solo Raya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono mengatakan bahwa tahun ini akan ada perubahan SOT diseluruh wilayah Indonesia.
“Eselon-eselon II kalau dilebur kemungkinan juga tidak akan berkesempatan lagi menjadi Eselon-eselon II, ini sungguh amat mengganggu secara psikologi. Termasuk kewenangan SMA/SMK akan diambil Provinsi, oleh karna itu banyak kewenangan akan dicabut dan nyaris Otonomi Daerah tidak ada lagi gaungnya. Dewan pendidikan dan Dinas Pendidikan harus bergandengan terus, untuk mencapai tujuan yang sama,” kata Juliyatmono .
Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Se Solo Raya, Dr.Arief Suryono mernyampaikan kurangnya respon dari menteri pendidikan kepada Dewan Pendidikan. “Berdasar UU nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan. Selaku yang tergabung dalam Dewan Pendidikan mendesak Menteri Pendidikan untuk segera membentuk Dewan Pendidikan Nasional, Karena memang kurangnya respon dari Menteri. Dan mudah-mudahan Rakor Dewan Pendidikan Provinsi yang akan di selenggarakan di Bandung nanti dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang mampu Berbadan Hukum sebagai aspirasi Dewan pendidikan di Daerah agar Menteri dapat segera membentuk Dewan Pendidikan Nasional. Semoga sisa-sia hidup kita ini bisa disumbangkan untuk negara,” terangnya.
Pada Rapat Koordinasi tersebut, Tjuk Susilo selaku Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar meminta Komite agar dipertemukan dengan Kepala Sekolah karena perlu adanya kerjasama yang tentunya dapat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan Se Solo Raya. Ad/Ind/Tt

Read More
DSC_0009

Juliyatmono Berikan Motivasi Siswa Hadapi UN

kominfo

Optimis menghadapi masa depan : Bupati Juliyatmono saat memotivasi siswa siswi MAN Karanganyar, Rabu pagi (13/01/2016)

Karanganyar, Rabu 13 Januari 2016

Ujian Nasional tingkat SMA/SMK yang akan dilaksanakan pada April 2016 mendatang, menjadikan perhatian khusus bagi Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar memberikan motivasi kepada siswa siswi menghadapi UN.

Pagi ini Rabu (13/01/2016) dari SMA Negeri 1 Karanganyar berlanjut ke MAN Karanganyar, Bupati Juliyatmono didampingi Kepala Disdikpora dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar dalam arahannya menyampaikan bahwa ujian Nasional harus dipersiapkan dengan benar baik materi maupun mental, belajar sungguh-sungguh dan fokus.

“Hari ini untuk disyukuri, esok hari merupakan harapan. Allah SWT berfirman dalam QS. Ar-Rad ayat 11 Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang pada diri mereka. Untuk itu hadapi segala sesuatunya dengan optimis, selalu berbaik sangka kepada Allah SWT. Jangan menjadikan diri kita sendiri pesimis dan mudah putus asa yang tidak percaya akan kebesaran dan kekuasaan Allah dan sifat tersebut menjadikan kita termasuk orang-orang yang ingkar. Untuk itu menghadapi ujian nasional besok harus benar-benar dipersiapkan baik dari materi maupun mental, belajarlah dengan sungguh-sungguh dan fokus untuk hasil yang terbaik ” terang Juliyatmono saat memberikan motivasi dihadapan anak-anak didik.

kominfo

Semangat : Karanganyar MAJU, Karanganyar CERDAS

Ia juga mengatakan bahwa membangun komunikasi dengan keluarga yang baik merupakan ketahanan bagi Bangsa dan Negara.

“ Allah selalu memberikan petunjuk sesuai dengan suara hati. Memiliki sebuah cita-cita adalah hal yang penting sebagai sesuatu yang mampu memotivasi kita mengapai impian menjadi nyata. Jangan hanya sekedar lulus. Harus menjadikan yang terbaik, buat bangga kedua orang tuamu dan harus optimis menghadapi masa depan. Seperti yang pernah dikatakan Ki Hajar Dewantara jadikan sekolah itu taman, jadikan guru sebagai teman dan jadikan guru sebagai pemecah masalah. Dan faktor terpenting yang mampu menjadikan kita selalu optimis dan maju adalah bangun dan jalin komunikasi dengan keluarga yang baik karena keluarga merupakan ketahanan bangsa dan negara,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Juliyatmono dihadapan Para Pendidik menekankan pentingnya bekerja secara profesional bekerja dengan sungguh-sungguh, kreatif yakni mampu menyampaikan materi dengan menyenangkan sehingga tidak menimbulkan rasa bosan/jenuh pada anak didik serta secara filosofi apa yang kita lakukan/perbuat dapat dipertanggung jawabkan baik dari segi religi maupun ilmu.

“ Kami titip anak-anak agar diberikan yang terbaik, karena mereka merupakan potret masa depan. Anak-anak kita ini lahir di masa teknologi dan jauh lebih pintar, maka untuk itu kita sebagai guru sekaligus orang tua agar dapat menjalin komuikasi yang baik. Beri pendidikan dan pemahaman yang terbaik kepada anak-anak didik agar terbentuk generasi yang berkarakter. Tunjukkan dedikasi seorang pendidik yang profesional, kreatif dan bertanggung jawab,” pesan Bupati dihadapan sejumlah Guru SMAN 1 dan MAN Karanganyar. ind/bn

Read More
DSC_0221

2016 Ujian Nasional di Karanganyar, Serentak Gunakan Sistem CBT

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo didampingi Kepala Disdikpora Karanganyar saat mengisi sesi tanya jawab pada Pembinaan Pegawai Dikpora, Senin (11/01/2016) kemarin di Aula Dikpora Karanganyar.

Karanganyar, Senin 11 Januari 2016

Ujian nasional berbasis komputer, Computer Based Test (CBT) yang selanjutnya disebut UN-CBT adalah sistem ujian yang digunakan dalam ujian nasional dengan menggunakan sistem komputer. Petunjuk pelaksanaan ujian nasional dengan CBT ini serentak akan dilaksanakan bulan April 2016 pada ujian nasional tingkat SMA/SMK dan Mei untuk tingkat SMP/Kesetaraan Tingkat B.

“Mudah-mudahan ujian nasional dengan sistem CBT di tahun 2016 ini dapat menjadikan cambuk/motivasi kepada siswa siswi khususnya di Kabupaten Karanganyar supaya meraih hasil yang terbaik. Pada kesempatan ini perlu saya sampaikan juga bahwa di tahun 2016 ini akan membentuk Kampung Matematika di Kecamatan Tawangmangu, semoga dapat dicontoh oleh kecamatan-kecamatan yang lain,” harap Sutarno Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan laporan panitia.

kominfo

Staf Disdikpora bersama Kepala Sekolah SMP/MTS/SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar saat mengikuti Pembinaan yang dipimpin langsung oleh Bupati.

Sementara itu dalam arahannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa tujuan utama pendidikan adalah untuk membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter.

“Membangun satu opini bersama ujian merupakan kerja keras, motivasi untuk berkompetisi dan berprestasi. Oleh karena itu kami minta kepada Dinas Pendidikan jelang UN dengan menggunakan sistem CBT untuk benar-benar dipersiapkan lebih awal agar pada pelaksanaan ujian April nanti dapat berjalan lancar sesuai harapan kita. Karena tujuan utama pendidikan adalah untuk membentuk generasi yang maju, cerdas, lebih berkarakter, bersemangat dan berfilosofi,” tutur Juliyatmono dihadapan Pegawai Disdikpora, Kepala Sekolah SMP/MTS/SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar pada kegiatan Pembinaan Pegawai Dikpora, Senin (11/01/2016) di aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Karanganyar.

Juliyatmono menambahkan sistem CBT ini cukup berkarakter dapat dipertanggung jawabkan dari sisi kejujurannya.

“Kalau memang sudah diarahkan penggunaan Computer Based Test (CBT) serentak pada UN 2016 ini agar benar-benar dipersiapkan dan terus semangati anak didik kita. Karena sistem CBT cukup berkarakter dapat dipertanggung jawabkan dari sisi kejujurannya. Dan perlu saya sampaikan pada kesempatan ini membuat rumusan program untuk peningkatan kinerja guru agar secara kualitas dapat dioptimalkan,” tambahnya. Acara tersebut membuka sesi tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Kepala Disdikpora. Uum/Ind/bn

Read More