Category: Pendidikan

DSC_0168

Doa Bersama Menjelang Ujian Nasional

kominfo

Doa bersama Bupati Juliyatmono dalam persiapan Ujian Nasional Kabupaten Karanganyar, Kamis (31/03) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Karanganyar, 30 Maret 2016

Ujian Nasional yang akan di laksanakan pada tanggal 4 sampai 12 April untuk jenjang SMA/SMK serentak akan dilakukan diberbagai sekolah di Kabupaten Karanganyar. Demi kelancaran proses Ujian Nasional dan memberikan dukungan moral kepada siswa-siswa maka Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan doa bersama sebelum Ujian Nasional berlangsung, Kamis (31/03) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Dasar pelaksanaan Ujian Nasional yaitu pada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0034/BSNP/XII/2015 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelejaran 2015/2016.

Untuk jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional jenjang SMA/MA/SMALB/SMTK,SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C Tahun Pelajaran 2015/2016 yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 6 April 2016 untuk jenjang SMA/SMALB/MA/SMTK. Tanggal 4 sampai dengan 7 April untuk jenjang SMK ditanggal yang sama juga akan dilakukan Ujian bagi program Kesetaraan Paket C.

Total Peserta ujian Nasional pada jenjang SMA/MA/SMTK sejumlah 26 Sekolah dengan jumlah total 3.876 siswa. Dan untuk jenjang SMK ada 32 sekolah dengan total  4.086 siswa.

Peserta ujian jenjang SMA yang masih menggunakan cara manual yaitu dengan menghitamkan lingkaran sejumlah 21 sekolah dan  sudah menggunakan sistem berbasis komputer ada 5 sekolah. Sedangkan untuk SMK yang masih menggunakan cara manual sejumlah 12 sekolah dan yang sudah menggunakan sistem komputer sejumlah 20 sekolah.

“Pendidikian karakter perlu ditekankan dan diperhatikan serta selalu dikoordinasi dengan baik sehingga mengatasi permasalah dapat diatasi dengan bijak. Untuk seluruh sekolah saya himbau supaya semua siswa dapat mengikuti Ujian Nasional yang akan dilakukan pada tanggal 4 April, jika tidak ada siswa yang tidak mengikuti Ujian Nasional maka dia akan rugi sendiri , “ ujar Bupati Juliyatmono.

Juliyatmono juga menegaskan bahwa di Indonesia Ijazah masih sangat digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan. Maka dari itu untuk pihak sekolah harus mengupayakan keiikutsertaan semua siswa dalam Ujian Nasional tersebut.

Persiapan yang akan dilakukan adalah mempersiapkan naskah soal ujian dengan baik, pengamanan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar,  Panitia dari Provinsi serta petugas dari Kepolisian. Sehingga dengan adanya pengawasan yang maksimum dapat menjaga adanya kebocoran kunci jawaban.

Dishubkominfo Karanganyar (ch/umi)

Read More
DSC_0562

Penarikan 211 Mahasiswa Univet

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Sambutan Penarikan Kembali KKN Mahasiswa UNIVET Bantara Sukoharjo, Rabu (30/3)

Karanganyar, 30 Maret 2016

Sebanyak 211 mahasiswa Univet Sukoharjo telah selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terbagi didua kecamatan yakni kecamatan Jatipuro dan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar.Berbagai produk hasil kerjasama mahasiswa dan masyarakat ditempat KKN diperkenalkan di hadapan Bupati Karanganyar, Rabu (30/3) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Di Kecamatan Jatipuro Mahasiswa KKN tersebar di 10 desa meliputi desa Jatikuwung, Jatiharjo, Jatipuro, Jatiroyo, Jatisobo, Jatiwarno, Ngepungsari, Jatimulyo dan Jatipuro.

Tiap desa memiliki produk unggulan masing-masing seperti desa Jatikuwung menghasilkan produk unggulan pupuk organik yang diolah dari sisa sayuran rumah tangga, Jatiroyo yairtu sereal jagung dan Jatipuro biji kopi rambutan.

Untuk kecamatan Jatiyoso meliputi desa Wonorejo, Beruk, Wonokeling, Tlobo, Jatioso, Petung, Wukirsawit, Jatisawit dan Karangsari. Dengan produk unggulan desa Wonorejo yaitu donat berbahan dasar singkong, Wukursawit dengan produk sirup jahe dan Wonokeling dengan produk unggulan susu jagung.

“Produk yang telah di hasilkan akan menjadi berkelanjutan jika ada pemasaran yang tepat. Karena produk sebagus apapun kalau tidak ada pemasaran maka akan percuma, justru masyarakat akan menjadi malas, dengan pemasaran juga akan menghasilkan income bagi masyarakat,” ujar Rektor Univer Prof. Dr. Ali Mursit WM, MP saat berpamitan kepada Bupati Karanganyar berserta perangkat pemerintahan kabupaten.

Sementara itu Bupati Karanganyar mengucapkan terimakasih sekaligus mengapresiasi mahasiswa yang telah selesai melakukan KKN di Karanganyar.

“Mahasiswa KKN itu adalah oreang hebat yang akan mengisi dan memajukan negara ini. Saya selaku pemerintah Kabupaten Karanganyar merasa bangga sekaligus mengapresiasi berbagai produk yang telah dihasilkan para mahasiswa peserta KKN sehingga membawa manfaat bagi masyarakat tempat mereka melakukan KKN.” terang Bupati Juliyatmono.

Juliyatmono menambahkan bahwa Mahasiswa yang berinteraksi langsung dengan masyarakat adalah ilmu yang bermanfaat. Karena inilah pelajaran kita untuk bersosialisasi langsung dengan masyarakat.

“Semoga KKN ini bisa berkelanjutan untuk periode-periode berikutnya sehingga membawa dampak positif bagi mahasiswa KKN dan masyarakat Kab. Karanganyar,” harap Bupati. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/umi)

 

 

Read More
DSC_0166

Lindungi Generasi Muda dari LGBT

kominfo

Asisteten II Perekonomian, Siti Maesaroh saat menyampaikan arahannya pada sosialisasi LGBT di aula BP3AKB, Sabtu (14/03)

Karanganyar, 14 Maret 2016

Anak merupakan suatu potensi tumbuh kembang suatu Bangsa dimasa depan, yang memiliki sifat dan ciri khusus. Kekhususan ini terletak pada sikap dan perilakunya di dalam memahami dunia, oleh karena itu anak haruslah diberi perlindungan secara khusus dari permasalah dan perkembangan jaman yang tidak terkendli dan menyimpang.

LGBT merupakan penyimpangan yang ramai di bicarakan saat ini, untuk itu Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) turut serta dalam melakukan pencegahan perilaku menyimpang LGBT tersebut guna menjaga generasi muda dari perilaku menyimpang, Sabtu (12/3) kemarin di aula BP3AKB.

“Walaupun belum ada anggaran khusus untuk pencegahan lebih lanjut permasalah LGBT ini, namun saya harap sudah ada penanganan-penanganan khusus sejak dini, dan nantinya akan ada sosialisasi-soasialisasi di sekolah-sekolah dari tingkat SMP hingga strata lebih tinggi,” ujar Siti Maesaroh selaku Asisten II Perekonomian Setda Karanganyar.

Pencegahan LGBT merupakan hal penting yang harus kita terapkan sejak dini kepada anak-anak, baik di lingkungan rumah maupun di sekolah. Perkembangan jaman dan kebutuhan akan perlindungan anak yang semakin besar, mendesak kita untuk berfikir lebih keras dalam menanggulangi permasalahan ini, lanjut Siti Masyaroh.

Dasar dari pelaksanaan perlindungan anak tersebut termuat dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 yakni, memberikan perlindungan hukum kepada anak terhadap segala bentuk kekerasan dan diskriminasi kepada anak termasuk melindungi anak yang menjadi korban tindak pidana serta melindungi kepentingan-kepentingn keperdataan anak.

Sosialisasi yang di hadiri sejumlah guru-guru di Kabupaten Karanganyar ini membahas bagaimana pencegahan yang perlu dilakukan dalam menanggulangi LGBT dan seperti apa saja perlindungan untuk anak-anak yang harus di lakukan.

Dishubkominfo Karanganyar (ch/umi)

Read More
dishubkominfokra

Pesta Siaga Cabang Karanganyar

Rohadi Widodo saat memberikan sambutan Pesta Siaga

Rohadi Widodo saat memberikan sambutan Pesta Siaga

 

Karanganyar, Senin 29 Februari 2016

Kwartir Cabang Karanganyar menyelenggarakan Pesta Siaga, Sabtu (27/2) di SMP Negeri 2 Karangpandan. Kegiatan ini dalam rangka membina dan mengembangkan kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama Pramuka Siaga.

Di samping itu selain menjalin hubungan baik juga di gunakan untuk memberi variasi latihan, tukar pengalaman, pengetahuan dan kecerdasan antar Pramuka Siaga.

Pesta siaga merupakan satu-satunya pertemuan Pramuka Siaga yang di landasi Jiwa Pramuka yang tersurat dan tersirat dalam Dwi Satya dan Dwi Darma Pramuka. Pesta Siaga Kwartir Cabang yang kita selenggarakan pada tahun 2016 ini merupakan ajang pertemuan pesta didik golongan Siaga untuk Pesta sekalian seleksi Calon Kontingen Pesta Siaga Binwil Surakarta yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2016 di Kwarcab Klaten.

Kegiatan yang mengusung tema “Cerdas Ceria Berkarakter”, dilaksanakan berdasar UUD 1945 No 12 tahun 2010 Tentang gerakan pramuka, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan Program kerja Kwatir Cabang Karanganyar Tahun 2016.

Dalam kesempatan ini Rohadi Widodo berharap bahwa setelah mengikuti Pesta Siaga Cabang Tahun 2016 para Peserta Pesta Siaga dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan ketrampilan serta dapat dikembangkan di gugus atau pangakalanya.

“Mengembangkan rasa kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama Pramuka siaga, memantapkan sikap dan semangat gotong royong sesama peserta dan mempunyai kepribadian yang baik serta berbudi pekerti luhur sesuai dengan Dwi Satya dan Dwi Darma Gerakan Pramuka Siaga”, ujar Wakil Bupati saat menyampaikan sambutan Pesta Siaga.

Peserta kegiatan Pesta Siaga Cabang Tahun 2016 merupakan putusan dari Kwartir Ranting se Kabupaten Kranganyar, dimana masing-masing Kwartir Ranting mengirim 1 barung putra, 1 barung putri, 2 orang pembina dan 1 orang pemimpin Kontingen.

Diskominfo Karanganyar (umi)

Read More
DishubkominfoKRA

FORMAKA Present “ Expo Creation”

 

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menghadiri Expo Universitas Creation yang diselenggarakan oleh FORMAKA, Sabtu (27/2)

Mendukung terciptanya Kabupaten Karanganyar Cerdas, FORMAKA (Forum Mahasiswa Karanganyar) mengadakan Expo Unviersitas Creation yang bertujuaan untuk menginformasikan kepada calon mahasiswa tentang PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang dinaungi oleh para anggota FORMAKA. Expo yang diadakan di GOR Nyi Ageng Karang Karanganyar pada Sabtu (27/2) Karanganyar ini diharapkan membantu calon mahasiswa dari SMA/SMK sederajat di Kabupaten Karanganyar untuk lebih mengenal PTN yang diinginkan, dan lebih mengetahui Akreditasi dari PTN tersebut.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap acara ini, karena dapat membantu visi misi Kabupaten Karanganyar yang Maju dan Cerdas, dan para mahasiswa diharapkan agar dapat menjauhi narkoba, LGBT, pikiran sesat dan dapat mencitai dirinya sendiri

“Direncanakan pada bulan Maret 2016 ini, Pemkab Karanganyar bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar akan mengadakan acara di Pendopo Rumah Dinas Bupati yang dikhususkan untuk mahasiswa Karanganyar dimana nantinya para mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi, gagasan, dan inovasi kepada pemerintah, dan pemerintah akan menyambut baik gagasan itu dan di dorong untuk mengembangkan gagasan tersebut”, Kata Juliyatmono

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendukung program ini dengan memberikan apresiasi dalam bentuk beasiswa untuk siswa SMU/SMK yang melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri manapun”, Tambah Juliyatmono

Kegiatan Expo Universitas Creation di dukung oleh banyak PTN yang dinaungi oleh mahasiswa dari Kabupaten Karanganyar, dengan mengadakan presentasi dari setiap PTN yang ada di dalam expo tersebut dengan cara membuka stand yang menyediakan informasi berupa brosur dan tanya jawab langsung dengan mahasiswa. Demikian Dishubkominfo (Al/Nnk)

Read More
DSC_0059

Bumi Perkemahan Delingan Menjadi Pusat Kegiatan Jambore Nasional Muhammadiyah

dishubkominfokra

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menghadiriKegiatan Jambore Nasional Santri Pondok Pesantren Muhammadiyah, di Bumi Perkemahan Delingan

 

Karanganyar, Jumat 26 Februari 2016

Untuk kali pertama Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi pusat kegiatan Jambore Nasional Santri Muhammadiyah tepatnya di Bumi Perkemahan Delingan, Jum’at pagi (26/2).

Hadir Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin sekaligus membuka Jambore Nasional didampingi perwakilan Gubernur Jawa Tengah, Bupati, Wakil Bupati Karanganyar, Forkompinda serta jajaran SKPD Karanganyar.

Dalam sambutannya,Lukman Hakim Syaifuddin menyampaikan momentum perkemahan Jambore Nasional harus digunakan sebagai reaktualisasi dan revitalisasi, spirit agama dalam berbangsa dan bernegara. Dengan ilmu yang diajarkan di Pondok Pesantren diharapkan menjadi benteng pertahanan terorisme agama. Hal tersebut sesuai penemuan penelitian yang dilaksanakan oleh Badan Litbang Kementerian Agama RI Tahun 2010 bahwa semakin dalam pengetahuan agama seseorang maka ia semakin menghindar dari perbuatan kekerasan atas nama agama.

“Melihat kiprah santri, maka Presiden Joko Widodo menetapkan Tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Sebagai pengakuan negara atas kontribusi santri dalam pembangunan,” ungkapnya.

Selanjutnya Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap semoga Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia turut serta memajukan pembangunan Kab/Kota. Hal ini sesuai visi Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama memajukan Karanganyar dengan lima (5) misi salah satunya Peningkatan kualitas Keagamaan, Sosial dan Budaya.

“Pelaksanaan Jambore Nasional Santri ini, saya berharap mampu memberikan dampak positif untuk kemajuan pembangunan Nasional khususnya Karanganyar yang saat ini menjadi tempat pusat kegiatan Jambore tepatnya di bumi perkemahan Delingan. Ini merupakan penghargaan yang tinggi dan rasa bangga bagi saya atas nama Pemerintah Karanganyar dan masyarakat Karanganyar umumnya. Dan berharap Karanganyar lebih dikenal lagi di Indonesia untuk potensi pariwisata dan kulinernya,” tutur Juliyatmono.

Dishubkominfo Karanganyar (umi/bn)

 

Read More
DSC_0130

Bupati Karanganyar : “Teladani Kedisiplinan Soedirman “

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Membaca Sambutan Dihadapan Peserta Upacara Peringatan Hari Baden Powell Day Tahun 2016, Selasa (23/2)

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Menyerahkan Piagam Kepada Sekolah Yang Sudah Menerapkan Program Adiwiyata, Selasa (23/2)

Memperingati hari Baden Powell Day tahun 2016, Kwarcab Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan upacara yang diikuti oleh sekitar 700 orang peserta terdiri atas Ka Kwaran, Pelatih Pramuka Kwaran se Kabupaten Karanganyar, Pramuka Penegak, Penggalang dan Siaga se Kecamatan Karanganyar. Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Setda Kabupaten Karanganyar pada Selasa (23/2) dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Kepala Pengadilan Negeri Karanganyar, Polres Karanganyar, Kejaksaan Negeri Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, dan SKPD terkait di lingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono selaku Pembina upacara dalam sambutannya mengatakan bahwa Upacara ini dilakukan untuk mengenang serta memperingati hari terbentuknya Pramuka. Baden Powell sebagai pendiri gerakan kepramukaan sedunia, mendasari pembinaan remaja di Inggris kemudian berkembang dan diadaptasi sebagai sistem pendidikan kepramukaan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri ada tokoh pramuka dan prajurit yang patut kita teladani, yakni Jenderal Soedirman, seorang yang taat beragama, pantang menyerah, diteladani dan disayangi bawahannya. Kedisiplinan, jiwa pendidik dan kepanduan itulah kemudian bekal pribadinya hingga berperang melawan penjajah.

“Pramuka Karanganyar harus siap menjaga harapan yang diemban, tampil maksimal bukan emosional menjadi pelopor dan teladan”, pesan Juliyatmono

Masih dikesempatan yang sama, diserahkan piala penghargaan oleh Bupati Karanganyar kepada SMA Negeri 1 Karanganyar sebagai Tergiat 1 pemenang lomba Kejuaran tergiat kegiatan Baden Powell Day tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting Kecamatan karanganyar dan piagam kepada 26 sekolah di Kabupaten Karanganyar yang telah melaksanakan program Adiwiyata. Demikian Dishubkominfo (ad/kbl/nnk)

Read More
DSC_0068

Pelatihan Administrasi PKK Se Kabupaten Karanganyar

kominfo

Ketua TP PKK Karanganyar, Siti Chomsyah Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan di hadapan peserta pelatihan administrasi PKK, Senin (22/2)

Karanganyar, Senin 22 Februari 2016

Untuk memberikan pemahaman terkait pengadministrasian yang benar apa yang sesuai dengan aturan SOP agar tidak menimbulkan masalah kedepannya, Tim Penggerak PKK Karanganyar menyelenggarakan Pelatihan Administrasi yang diikuti TP PKK dari tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan se Kabupatenm Karanganyar, Senin (22/2) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Wakil Ketua TP PKK Karanganyar sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan terobosan baru program kegiatan PKK di Karanganyar dalam rangka memberikan pemahaman yang benar sekaligus pengerjaan administrasi agar cepat selesai dan tidak bermasalah.

“Ini baru kali pertama TP PKK Karanganyar mengadakan pelatihan administrasi yang mengikutsertakan TP PKK di tingkat Desa, Kelurahan se Kabupaten Karanganyar. Kami berharap peserta benar-benar memahami administrasi yang baik dalam artian jangan sampai menimbulkan masalah dan pengerjaan administrasi untuk dilakukan secara rutin, jangan wayangan. Semoga permasalahan-permasalahan terkait administrasi dapat diselesaikan dengan baik,” terangnya dihadapan peserta pelatihan.

Selanjutnya menurut Ketua TP PKK Karanganyar, Siti Chomsyah Juliyatmono menekankan bahwa administrasi merupakan kendali dari seluruh kegiatan baik tingkat Desa sampai Kabupaten.

“Kita tidak perlu jauh-jauh melakukan studi banding kaitannya dengan administrasi, justru di wilayah Karanganyar tepatnya di Desa Karanglo Kecamatan Tawangmangu adalah Desa terbaik secara administrasi untuk 10 program pokok PKK,” kata Siti Chomsyah.

Ia juga menambahkan pelatihan ini untuk dimanfaatkan dengan baik agar tidak ada kendala administrasi.

“Kalau sudah ada dukungan administrasi yang benar dari bawah (Desa, Kelurahan) maka secara otomatis tingkat Kabupaten tidak akan terkendala. Untuk itu mari kita bergerak lebih cepat, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut hadir Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo sekaligus membuka kegiatan pelatihan administrasi. Serta menghadirkan narasumber dari Pokja I sampai Pokja IV TP PKK Karanganyar, Bapermades Karanganyar tentang implementasi UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa dan penjelasan tentang penggunaan dana desa. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/Ind/Uum).

Read More
DSC_0001

Masyarakat Diminta Waspada Propaganda LGBT

Seminar tentang “Mencegah dan Mengatasi Bahaya Penyimpangan Seksual pada Anak dan Remaja” yang diadakan Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta, di Kampus Akademi Peternakan Karanganyar (Apeka), Sabtu (20/02)

Seminar tentang “Mencegah dan Mengatasi Bahaya Penyimpangan Seksual pada Anak dan Remaja” yang diadakan Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta, di Kampus Akademi Peternakan Karanganyar (Apeka), Sabtu (20/02)

Karanganyar, Minggu (21/02/2016)
Saat ini masyarakat diminta untuk mewaspadai propaganda yang dilakukan oleh pelaku dan pendukung LGBT (Lesbian, Gay, Biseks, Transgender).

“LGBT merupakan penyakit sosial yang bisa menjadi ancaman. Bahkan, para pelaku dan pendukung melakukan propadganda melalui berbagai cara, termasuk media sosial,” kata pegiat Yayasan Peduli Sahabat Edi Wirasto, Sabtu (20/02).

Saat Seminar tentang “Mencegah dan Mengatasi Bahaya Penyimpangan Seksual pada Anak dan Remaja” yang diadakan Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta, di Kampus Akademi Peternakan Karanganyar (Apeka). Edi lebih lanjut menjelaskan, sekarang, ada kampanye masif yang mereka lakukan lewat media sosial, media massa, dan sebagainya.

“LGBT lebih banyak karena pengaruh lingkungan. Para pelaku mencari korban, untuk ditarik menjadi bagian dari mereka. Maka awasi dan cegah dari lingkungan kita” katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa perilaku menyukai sesama jenis tidak bisa diubah secara psikologis dan tidak bisa disembuhkan.

“Ini jangan dipercaya. Itu propaganda mereka. Sebab, banyak klien yang kami dampingi di Yayasan Peduli Sahabat, yang bisa sembuh,” jelas Edi.

Bahkan yang perlu di waspadai, lanjut Edi, sekarang ini sudah menjadi gerakan, ada organisasinya, bahkan punya yayasan. Berbeda dengan dulu, di mana pelaku LGBT hanya individu-individu, sendiri, belum menjadi gerakan.

“Kampanye terselubung juga disisipkan lewat video game, komik, film dan sebagainya. Sebagian dari media itu, bahkan disukai oleh anak-anak,” katanya.

Dia berharap, masyarakat tidak acuh terhadap persoalan ini. Sebab, gerakan yang dilakukan pendukung dan pelaku penyimpangan seksual tersebut, bukan gerakan biasa. Melainkan, ini menjadi ancaman yang berbahaya

Ia juga berharap agar pemerintah membuat regulasi yang jelas melarang LGBT. Dicontohkan, Malaysia memiliki peraturan yang ketat terhadap perilaku seks sejenis, di mana pelakunya bisa dihukum pidana penjara 10 hingga 15 tahun.

“Yang mendukung dan mempropagandakan, bisa ikut dijerat,” katanya.pd

Read More
DSC_0024 – Copy copy

Mahasiswa KKN Temukan Produk Unggulan

Mahasiswa KKN UNS saat memamerkan produk hasil bumi dari lokasi KKN, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar.

Mahasiswa KKN UNS saat memamerkan produk hasil bumi dari lokasi KKN, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. foto : banu

Karanganyar, Kamis (18/02/2016)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) menemukan berbagai produk unggulan. Sebanyak 212 mahasiswa itu tersebar di Kecamatan Ngargoyoso, Tawangmangu, Jumantono, Jaten dan Tasikmadu selama 45 hari.

Yang menarik, di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono menghasilkan produk unggulan yaitu pengolahan produk dari pongge (biji) durian, mengingat daerah tersebut merupakan penghasil durian, dan banyak sampah pongge yang di buang begitu saja oleh masyarakat. Ternyata pongge, oleh mahasiswa KKN UNS, bisa diubah menjadi produk yang lebih bermanfaatnya.

“Mereka mengolah pongge menjadi tepung, lalu tepung tersebut diolah menjadi browies pongge durian, nugget pongge durian, kripik pongge durian dan cumi-cumi pongge durian,” salah satu mahasiswa KKN Edwin Fakhrul Arifin, saat menyampaikan temuan tersebut di hadapan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Setiap daerah memiliki kreatifitas dan hasil bumi yang dapat di manfaatkan diantarnya di Kecamatan Jumantono, tepatnya di Desa Blorong telah di budidayakan bibit alpukat Varietas Unggul,” katanya.

Beberapa daerah yang memiliki hasil bumi melimpah juga tidak luput ikut menghasilkan produk-produk baru. Seperti di Kecamatan Ngargoyoso yang merupakan penghasil tomat. Tomat diolah menjadi beberapa olahan seperti selai dan sirup tomat, jambu biji menghasilkan produk olahan diantaranya kripik, sari buah, dan keripik daun jambu biji.

Selanjutnya di wilayah Kecamatan Tawangmangu, terdapat pembuatan koya dari bawang putih, pembuatan rainbow cake singkong, ada donat ubi ungu, dan pemanfaatan tepung ubi ungu menjadi tepung.

Di tempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengucapkan terima kasih apa yang telah disampaikan, atas nama Pemkab Karanganyar tentunya akan menindak lanjuti hasil temuan tersebut oleh pihak terkait.

Bupati juga mengatakan, bahwa Pemkab Karanganyar akan membuat satu tempat terminal wisata. “Di Kecamatan Karangpandan akan dibuat terminal wisata. Yang akan mengisi bisa produk unggulan yang ditemukan mahasiswa tadi. Selain itu juga dijual sayur mayur yang dihasilkan dari Karanganyar,” kata Juliyatmono.mi

Read More