Category: Pendidikan

DSC_0998

Ketahanan Keluarga Diperlukan Dalam Menangkal Dampak Negatif Teknologi

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Sampaikan Sambutannya Dihadapan Peserta Talkshow, Sabtu (28/5)

Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-66, Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Karanganyar mengadakan talkshow dengan narasumber Siti Atiqoh yang juga merupakan istri dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Rektor UNS Prof Ravik Karsidi Guru Besar Sosiologi Pendidikan UNS, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Sabtu (28/5). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono, Ketua TP PKK Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono dan perwakilan organisasi wanita yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Adapun tema yang diangkat dalam puncak acara HUT GOW Ke-66 kali ini adalah “dengan memperingati HUT GOW Ke-66, Kita Kokohkan Keluarga Indonesia”.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik atas terselenggaranya talkshow ini dikarenakan kemajuan teknologi sekarang telah memberikan dampak yang luar biasa yaitu penyakit-penyakit sosial untuk kita semua. Diharapkan dengan adanya acara semacam ini akan memberikan dampak positif kepada ibu untuk memahami arti penting ketahanan keluarga yang kuat, karena peran Ibu dalam mempersiapkan masa depan putra-putrinya sangatlah luar biasa.

“Pemkab Karanganyar sendiri telah memberikan himbuan kepada seluruh warga Karanganyar untuk mematikan TV mulai dari jam 19.00 – 21.00 WIB sehingga anak akan fokus pada kegiatan belajar dan orang tua wajib mendampingi”, tambah Juliyatmono

Harapan kita semua dengan pendidikan yang baik, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa akan benar-benar berkualitas dan terhindar dari dampak teknologi yang negatif.

Demikian DISHUBKOMINFO KARANGANYAR (ad)

Read More
DSC_0213

Karanganyar Peringati Harkitnas Ke-108

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono sebagai Irup pada Upacara Peringatan Harkitnas ke-108 Kab. Karanganyar, Jum’at pagi (20/5/2016).

Karanganyar, Jum’at 20 Mei 2016

Bertempat di halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Jum’at pagi (20/05) sejumlah PNS, Gerakan Organisasi Wanita, Bhayangkari, Persit, Dishub, Satpol PP, Polri, Mahasiswa serta Pelajar dilingkungan Karanganyar mengikuti Upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-108 .

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Pemimpin Upacara, Iptu.Sutarno Polres Karanganyar.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan bahwa Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter” tema yang diangkat untuk peringatan Kebangkitan Nasional tahun 2016 ini. Dengan tema ini kita ingin menunjukkan bahwa tantangan apapun yang kita hadapi saat ini harus kita jawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter.

Kerja nyata kemandirian dan karakter kita semua terpusat pada pemahaman bahwa saat ini kita dihadapkan dalam kompetisi global. Persaingan bukan lagi muncul dari tetangga-tetangga di sekitar lingkungan kita saja, sebaliknya justru inilah saat paling tepat bagi kita untuk bahu membahu bersama sesama anak bangsa untuk memenangkan persaingan-persaingan pada aras global, karena lawan tanding kita semakin hari semakin muncul dari seantero penjuru dunia. Sebagai satu kesatuan, mau tidak mau kita harus bangkit untuk menjadi bangsa yang kompetitif dalam persaingan pada tingkat global tersebut.

Pada aspek-aspek kerja nyata, kemandirian dan karakter kitalah terletak kunci untuk memenangkannya. Kita bukan saatnya lagi mengedepankan hal-hal sekedar pengembangan wacana yang sifatnya seremonial dan tidak produktif. Kini saatnya bekerja nyata mandiri dengan cara-cara baru penuh inisiatif, bukan hanya mempertahankan dan membenarkan cara-cara lama sebagaimana yang telah dipraktikkan selama ini. Hanya karena telah menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan berarti sesuatu telah benar dan bermanfaat. Kita harus membiasakan yang benar dan bukan sekedar membenarkan yang biasa.

Usai pelaksanaan Upacara Harkitnas dilangsungkan penyerahan penghargaan TOP BUMD tingkat Nasional kategori TOP BUMD 2016, TOP BPR 2016, TOP CEO BUMD 2016, TOP Pembina BUMD Award 2016. Dilanjutkan penyerahan Kendaraan Dinas Operasional Patroli Suzuki APV No Pol AD 9582 BF bantuan DAK(Dana Alokasi Khusus) sarana Prasarana Satuan Polisi Pamong Praja, Kementerian Dalam Negeri RI Tahun 2016 serta penyerahan hadiah Grand Price undian Tabungan Bima Periode II untuk wilayah Jateng berupa 1 (satu) unit Toyota Fortuner.

Peringatan Harkitnas kali ini dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan diantaranya Kirab Wayang Semar, Festival gelar Dalang Cilik, Sarasehan Budaya dan Pagelaran Wayang Kulit.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

 

Read More
DSC_0325

SMP Negeri 1 Karanganyar Nyatakan Sikap Anti Narkoba

kominfo

Rohadi Widodo memimpin langsung Deklarasi Anti Narkoba di halaman SMP Negeri 1 Karanganyar, Jum’at (13/05).

Karanganyar, Jum’at 13 Mei 2016

Bertempat di halaman SMP Negeri 1 Karanganyar, Wakil Bupati Rohadi Widodo sekaligus Ketua P4GN Karanganyar memimpin langsung Deklarasi Anti Narkoba yang diikuti seluruh Guru dan Siswa, Jum’at pagi (13/05).

Isi pernyataan Sikap Anti Narkoba SMP Negeri 1 Karanganyar :

  1. SMP Negeri 1 Karanganyar menyatakan haram hukumnya segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya.
  2. SMP Negeri 1 Karanganyar siap menjadi pelopor pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
  3. SMP Negeri 1 Karanganyar menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba, baik dilingkungan sekolah maupun dimasyarakat.
  4. SMP Negeri 1 Karanganyar mendukung dan menghargai seluruh usaha Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam memerangi dan menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkoba dengan segala akibat yang ditimbulkannya.
  5. SMP Negeri 1 Karanganyar mendukung dan mendorong Penegak Hukum dan Lembaga/Instansi terkait melakukan pemberantasan peredaran narkoba dan semacamnya.

Pada kesempatan tersebut Rohadi Widodo berpesan kepada seluruh siswa siswi SMP Negeri 1 Karanganyar untuk tidak mencoba Narkoba.

“Jangan sampai ada pelajar Karanganyar yang menggunakan narkoba. Mendekat saja tidak boleh, apalagi sampai mencobanya. Jangan sampai coba-coba, karena sekali mencoba, kalian akan menyesal untuk selamanya,” tegasnya.

Rohadi menekankan kepada seluruh siswa siswi untuk terus meningkatkan prestasi demi masa depan yang cerah. Negara akan menjadi kuat jika memiliki generasi muda yang berkarakter dan berkualitas baik secara moral maupun spiritual.

Dishubkominfo (ch/ind)

Read More
DSC_3841 – Copy

Bupati Karanganyar Berikan Bonus Uang Prestasi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan hadiah uang sejumlah Rp. 12 juta kepada Yudha Cahyanindra, kelas IPA.7, pelajar SMA Negeri 1 Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan hadiah uang sejumlah Rp. 12 juta kepada Yudha Cahyanindra, kelas IPA.7, pelajar SMA Negeri 1 Karanganyar, sebagai peraih nilai tertinggi Ujian Nasional tingkat SMA di Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (12/05/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam dua hari memberikan penghargaan uang bagi pelajar, yang meraih nilai tertinggi Ujian Nasional Tingkat SMA/SMK. Penghargaan tersebut diambilkan dari kantong pribadinya.

Pada acara pelepasan pelajar SMK Negeri 1 Karanganyar, Selasa, (10/05) kemarin, dia memberikan penghargaan Rp. 10 juta kepada Nevi Nur Rahmadhini, sebagai peraih nilai tertinggi tingkat SMK.

“Uang sebesar Rp. 10 juta ini saya berikan secara pribadi kepada pelajar paling berprestasi. Ini merupakan bentuk motivasi untuk lebih berprestasi lagi,” kata Juliyatmono, Kamis (12/05) pagi, disela-sela pelepasan pelajar SMA Negeri 1 Karanganyar.

Sedangkan pelajar tingkat SMA di Kabupaten Karanganyar, yang meraih nilai tertinggi yakni Yudha Cahyanindra, kelas IPA.7, pelajar SMA Negeri 1 Karanganyar. Dia juga meraih nilai matematika 100.

Selain itu, Yudha juga mendapatkan hadiah dari Pemkab Karanganyar sebesar Rp. 2 juta. Sedangkan peringkat dua, diraih Widya Puspa Ardhini, dan peringkat tiga yakni Helda Nur Choirunnisa. Masing-masing mendapat hadiah Rp. 1,5 juta dan Rp. 1 juta.

Didepan tamu undangan, Bupati Juliyatmono, mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengucapkan terima kasih kepada wali murid yang membimbing dan guru-guru yang telah mengajarkan ilmunya.

“Guru juga manusia biasa, ada yang dikesankan galak, terlalu galak, dan disiplin. Namun itu semua membentuk karakter anak. Tidak hanya cerdas dari sisi intelektualitas, namun harus cerdas spiritualitas dan emonionalitas,” katanya.

Dia juga menuturkan, kepercayaan diri murid-murid dapat memacu anak-anak untuk melanjutkan pendidikan yang tinggi, mencari pendidikan yang terbaik.

“Saya juga berpesan agar dimanapun kalian berada untuk menjaga kehormatan keluarga dan Kabupaten Karanganyar.Kelak, jadilah orang sukses untuk membangun Indonesia,” katanya.pd

Read More
DSC_0017 – Copy

Pelajar SMA Sederajat di Kabupaten Karanganyar Lulus 100 Persen

Tingkat kelulusan bagi pelajar SMA/sederajat di Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016 mencapai 100 persen

Tingkat kelulusan bagi pelajar SMA/sederajat di Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016 mencapai 100 persen

Karanganyar, Selasa (10/05/2016)

Tingkat kelulusan pada Ujian Nasional pendidikan menengah tahun 2016 di Kabupaten Karanganyar lulus 100 persen. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sutarno.

“Tahun ini dari pelajar SMA/MA/SMTK jumlah terdaftar 3.854 pelajar, yang mengikuti 3.851 pelajar, ada yang mengundurkan diri sejumlah tiga pelajar, dan tingkat kelulusan 100 persen,” kata Sutarno, Selasa (10/05) di kantornya.

Sutarno juga menambahkan, diantara peserta ujian itu, ternyata ada pelajar yang mendapatkan nilai 10 pada mata pelajaran matematika, mereka berasal dari SMA Negeri 1 Karanganyar.

“Masing-masing bernama Alya Hanifa Lisma Febita, dan Yudha Cahyanindra,” katanya.

Sedangkan untuk tingkat SMK, jumlah terdaftar 4.084 pelajar, jumlah yang mengikuti ujian sebanyak 4.080 pelajar, sedangkan yang lulus sejumlah 4.078 murid. Terdapat satu pelajar yang mendapatkan nilai 10 pada mata pelajaran matematika, dari SMK Negeri 1 Karanganyar.

“Ada yang tidak lulus dua orang karena kecelakaan dan ada yang tidak mengikuti ujian sekolah namun mengikuti UN,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjanjikan pelajar yang berhasil menjadi peringkat pertama nasional dalam ujian nasional kali ini akan diberikan hadiah sebesar Rp 50 juta.

Sedangkan bagi yang menjadi peringkat pertama di tingkat Provinsi, nantinya akan diberikan hadiah sebesar Rp 25 juta dan Rp 2,5 juta untuk pelajar yang mendapatkan nilai tertinggi di tingkat Kabupaten.

“Pemberian hadiah ini bisa memotivasi semangat untuk mendapatkan nilai tinggi,” katanya.pd

Read More
DSC_3349

UN SMP Hari Pertama Berlangsung Lancar

Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs, SMPLB di Kabupaten Karanganyar berlangsung lancar. Tampak peserta ujian sedang mengerjakan soal, Senin (09/05)

Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs, SMPLB di Kabupaten Karanganyar berlangsung lancar. Tampak peserta ujian sedang mengerjakan soal, Senin (09/05)

Karanganyar, Senin (09/05/2016)

Pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs, SMPLB di Kabupaten Karanganyar berlangsung lancar. Murid-murid yang mengikuti ujian datang tepat waktu. Sebelum bel tanda masuk berbunyi pukul 07.00 WIB, mereka terlebih dahulu menyempatkan memeriksa alat tulis dan kartu ujian, Senin (09/05).

Seperti yang terjadi di SMP Negeri 2 Karanganyar, sebelum memasuki ruang ujian, para peserta ujian berbaris rapi di depan kelas dan masuk satu persatu untuk duduk dibangku sesuai nomor peserta.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar (Disdikpora), Sutarno, mengatakan di Kabupaten Karanganyar, pelaksanaan ujian nasional tahun 2016 diikuti sebanyak 105 SMP/ MTs, SMPLB, dengan jumlah peserta ujian sebesar 12.303 murid.

“Ujian berlangsung mulai Senin-Kamis (09-12/05). Dimulai pukul 07.30-09.30 WIB. Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama, Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris, dan hari keempat Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),” kata Sutarno disela-sela pantauan, Senin (09/05).

Selain itu, pelaksanaan ujian nasional ini juga diikuti 13 pendidikan kesetaraan paket B, dengan jumlah 389 orang.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Kepala Disdikpora Kabupaten Karanganyar, Sutarno, pada pelaksanaan ujian hari pertama berkesempatan meninjau ke sejumlah sekolah.

“Pagi ini kita memantau pelaksanaan ujian keliling ke sekolah-sekolah dan ternyata berjalan lancar,” kata Bupati Juliyatmono, disela-sela pantuan.

Bupati memantau dimulai dari SMP Negeri 1 dan 2 Karanganyar, SMP Muhammadiyah 2 Karanganyar, SMP Negeri 2 Tasikmadu, SMP Muhammadiyah 4 Mojogedang, dan SMP Negeri 1 Mojogedang.pd

Read More
aku – Copy

Di Karanganyar Ada Kampung Matematika

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat menemui murid-murid saat kegiatan belajar mengajar di Kampung Matematika, Senin (02/05) di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono,(memegang mikrofon) saat menemui murid-murid pada kegiatan belajar mengajar di Kampung Matematika, Senin (02/05) di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu

Karanganyar, Senin (02/05/2016)

Di Kabupaten Karanganyar, terdapat Kampung Matematika. Awal mulanya, ketika ada temuan nilai prestasi murid Sekolah Dasar (SD) SD 03 Bandardawung mampu meraih nilai terbaik dalam ujian nasional bidang matematika. Rata-rata capaian angka UN siswa SD itu di tahun 2014 adalah 9,3.

Ternyata, nilai matematika di tahun-tahun berikutnya juga tinggi, hingga akhirnya  Bupati Karanganyar, Juliyatmono menunjuk Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu sebagai Kampung Matematika.

Di Kampung Matematika itu, ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mata pelajaran matematika yang dilakukan setiap Selasa dan Jumat sore. Terdapat 400 murid yang ikut di KBM itu.

Untuk tenaga pengajar ada 42 relawan. Mereka guru matematika dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), wiyata bakti, hingga pensiunan warga Bandardawung. Di sana, terdapat 12 lokasi yang ditempatkan di rumah warga untuk proses KBM.

Seusai Upacara Hari Pendidikan Nasional tahun 2016 dan Launching Kampung Matematika, di Lapangan Desa Bandardawung, Senin (02/05) pagi, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, pembentukan Kampung Matematika Bandardawung sebagai penghargaan kepada masyarakat yang bertekad mencerdaskan anak.

“Saya tidak ingin ini diubah menjadi pikiran formal, ini merupakan seperti taman bermain, dengan dibuat egaliter, ramah, menyenangkan, dan mengembirakan. Tidak ada tekanan karena situasi,” kata Bupati.

Dia juga mengapresiasi relawan dalam mengajar, pengorbanan waktu dan tempat yang diijinkan digunakan. “Yang penting relawan jangan sampai kesulitan mendapatkan alat-alat tulis dalam pembelajaran,” katanya.

Bupati juga menegaskan selama proses belajar bagi murid-murid itu tidak dipunggut biaya, dan murid dari luar Desa di perbolehkan diajak belajar bersama. Metode pembelajaran pun dibuat mudah dan menarik. Bahkan juga ada out bond di sekitar lokasi.

“Ide-ide orisinal yang tumbuh dari sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk kemajuan pendidikan harus kita dukung. Sikap Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa dan Tut Wuri Handayani harus kita kedepankan,” katanya.pd

Read More
DSC_0068

Baznas Karanganyar, Target ZIS 2016 Capai Tujuh Miliar Per Tahun

dishubkominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Secara Simbolis Serahkan Dana Bantuan Pengelolaan Sampah, Senin (25/4)

Kegiatan Sosialisasi oleh Baznas Kab. Karanganyar terkait zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) 2,5 persen dari penghasilan berdampak positif pada peningkatan perolehan ZIS di SKPD-SKP, BUMD, BUMN, Sekolah–Sekolah, Perusahaan maupun warga masyarakat/perseorangan di wilayah Karanganyar.

Sosialisasi yang dilakukan berdasarkan UU No. 23 Tahun 20111, PP No. 14 Tahun 2014 dan pelaksanaan Inpres No. 3 Tahun 2014 serta Surat Edaran (SE) Mendagri no. 33 tahun 2014 tentang optimalisasi pembayaran zakat, infaq dan sedekah.

“Alhamdulillah, data yang masuk ke Baznas 2,5 persen dari penghasilan, semakin meningkat utamanya dilingkungan Pegawai Negeri Sipil,  baik Itu 2,5 persen dari penghasilan/gaji, sertifikasi maupun honor,” terang Abdul Mu’id selaku pengurus Baznas Karanganyar saat menyampaikan laporannya.

Ditambahkannya juga bahwa untuk tahun 2016 ini, Baznas Karanganyar dalam perolehan sekaligus pengumpulan ZIS ditarget mencapai tujuh (7) miliar lebih pertahun.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengapresiasi kelancaran pelaksanaan sosialisasi  Baznas Karanganyar khususnya dimasing-masing SKPD, Sekolah.

“Dari sosialisasi kemarin, ternyata banyak dikalangan PNS yang bersedia memberikan tiga (3) persen dari gajinya. Itukan sudah melebihi target dari 2,5 persen. Semoga membersihkan sebagian dari penghasilan dapat membawa keberkahan kepada kita semua, dan semoga target perolehan ZIS sebesar 750 juta rupiah di bulan Mei 2016 besok dapat tercapai,” harap Wabup.

Rohadi Widodo menyampaikan pula untuk Dana Baznas yang terkumpul digunakan untuk kemashlahatan umat, diantaranya bantuan pengolahan sampah di Desa Buran Kec. Tasikmadu, dibeberapa tempat untuk pembuatan sumur bor, bantuan beasiswa UNS untuk lulusan STM bekerjasama denga Indomobil.

Selanjutnya, pada sarasehan Baznas tersebut dilakukan penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengolahan Sampah di Buran, Tasikmadu sebesar Rp. 42 juta serta Penyerahan beasiswa kepada 23 mahasiswa D1 UNS jurusan tehnik Otomotif bekerjasama dengan Suzuki program beasiswa Baznas, Senin (25/4) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
aku – Copy copy

Hari Pertama Ujian Nasional, Juliyatmono Datangi Tiga Sekolah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memantau Ujian Nasional Kertas dan Pensil, Senin (04/04) di SMA Negeri Kerjo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memantau Ujian Nasional Kertas dan Pensil, Senin (04/04) di SMA Negeri Kerjo

Karanganyar, Senin (04/04/2016)

Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2016 tingkat Pendidikan Menengah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mendatangi tiga sekolah.

Berangkat dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, sekitar 06.30 WIB, rombongan menuju SMA Negeri Kerjo. Di sekolah yang mengadakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil itu, Bupati memberikan semangat motivasi kepada peserta ujian.

“Belajar dengan sungguh-sungguh dan fokus mengikuti ujian nasional. Jujur dan mengerjakan sendiri, jangan menggantungkan temannya,” kata Bupati Karanganyar, Senin (04/04) di tempat tersebut.

Ditempat itu, Bupati juga mengatakan, jika peserta Ujian Nasional tahun ini bisa berprestasi menjadi nilainya peringkat satu tingkat nasional, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan memberikan hadiah uang Rp. 50 juta, sedangkan jika peringkat satu Provinsi Jawa Tengah akan diberikan Rp. 25 juta, kemudian peringkat satu di Kabupaten Karanganyar sebesar Rp. 10 juta.

Selain di SMA Negeri Kerjo, rombongan yang diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sutarno, juga mendatangi SMK Negeri Jenawi, dan SMA Negeri Mojogedang.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) di Kabupaten Karanganyar untuk tingkat SMA/MA/SMTK, SMALB diikuti  26 sekolah dan 3.876 siswa. Sedangkan untuk tingkat SMK sebanyak 32 sekolah dan  4.086 siswa

Untuk pelaksanaan UNBK tahun 2016 ini,  dilaksanakan selama enam hari untuk SMA, yakni 4-7 April 2016 dan 11-12 April 2016, sementara untuk SMK dilaksanakan empat hari, 4-7 April 2016. Total, ada 25 sekolah di Karanganyar yang melaksanakan UNBK, yakni 5 SMA negeri, 5 SMK negeri dan 15 SMK swasta.

Sementara itu, persiapan pelaksanaan UNKP tahun ini juga sudah matang, tidak ada persoalan. Sekolah yang akan melaksanakan ujian itu sejumlah 11 SMA/MA/SMTK,SMALB. Untuk tingkat SMK sebanyak 12 sekolah. Kemudian, tanggal 4-7 April 2016  untuk Program Kesetaraan Paket C.

Di setiap sekolah yang menggunakan berbasis komputer, pada waktu pantauan tampak juga genset berukuran besar disiapkan pihak sekolah untuk mengantisipasi jika listrik padam.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora, Nur Hidayat mengatakan sekolah ikut UNBK untuk mengantisipasi listrik mati, tiap server diminta untuk dipasangi UPS (Uninterruptible Power Supply) atau perangkat penyimpan daya listrik.

“Antisipasi jika terjadi listrik mati, data pada server masih bisa diselamatkan. Beberapa sekolah yang mampu, juga menyewa generator set (genset) sebagai cadangan daya listrik,” katanya.pd

Read More
DSC_0054

Karanganyar Siap Selenggarakan Ujian Nasional Tingkat Pendidikan Menengah

Seperti tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Karanganyar, siap menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun 2016.

Seperti tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Karanganyar, siap menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun 2016.

Karanganyar, Sabtu (02/04/2016)
Kabupaten Karanganyar siap menyelanggarakan Ujian Nasional Tingkat Pendidikan Menengah yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Pelaksanaan UNBK dan UNKP di Kabupaten Karanganyar untuk tingkat SMA/MA/SMTK, SMALB diikuti 26 sekolah dan 3.876 siswa. Sedangkan untuk tingkat SMK sebanyak 32 sekolah dan 4.086 siswa

Untuk pelaksanaan UNBK tahun 2016 ini, akan dilaksanakan enam hari untuk SMA, yakni 4-7 April 2016 dan 11-12 April 2016, sementara untuk SMK dilaksanakan empat hari, 4-7 April 2016. Total, ada 25 sekolah di Karanganyar yang melaksanakan UNBK, yakni 5 SMA negeri, 5 SMK negeri dan 15 SMK swasta.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora, Nur Hidayat mengatakan, sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK sudah dicek kesiapannya. “Semua sudah clear and clean, tinggal pelaksanaan,” katanya, Kamis (31/03) saat ditemui di kantornya.

Selain itu, pihak Disdikpora Kabupaten Karanganyar meminta agar sekolah ikut UNBK untuk mengantisipasi listrik mati, tiap server diminta untuk dipasangi UPS (Uninterruptible Power Supply) atau perangkat penyimpan daya listrik.

“Antisipasi jika terjadi listrik mati, data pada server masih bisa diselamatkan. Beberapa sekolah yang mampu, juga menyewa generator set (genset) sebagai cadangan daya listrik,” katanya.

Selain itu juga Disdikpora Kabupaten Karanganyar telah mengirim surat ke PLN dan meminta tidak ada pemadaman listrik selama UNBK berlangsung. Agar seperti tahun lalu, tidak ada pemadaman listrik selama UNBK berlangsung.

Sementara itu, persiapan pelaksanaan UNKP tahun ini juga sudah matang, tidak ada persoalan. Sekolah yang akan melaksanakan ujian itu sejumlah 11 SMA/MA/SMTK,SMALB. Untuk tingkat SMK sebanyak 12 sekolah. Kemudian, tanggal 4-7 April 2016 untuk Program Kesetaraan Paket C.

Untuk naskah soal dan lembar jawaban, Sabtu (02/04)  tiba di Karanganyar. Selanjutnya disimpan. Naskah akan diambil panitia menjelang pelaksanaan ujian.

“Pengamanan Naskah dari Kudus sampai Kabupaten Karanganyar dikawal oleh Panitia Provinsi, Kabupaten, dan petugas dari Kepolisian,” katanya.pd

Read More