Category: Pendidikan

DSC_0224

Ratusan Anak Karanganyar Meriahkan Hari Anak Nasional

Kapolres Karanganyar, Ade Safri Simanjuntak (kiri) saat memberikan sambutan dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak pada Hari Anak Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis pagi (28/07)

Kapolres Karanganyar, Ade Safri Simanjuntak (kiri) saat memberikan sambutan dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak pada Hari Anak Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis pagi (28/07)

Karanganyar, Kamis 28/07/2016

Anak – anak dari tingkat Paud, SD/MI, SLB, SMP, Madrasah hingga SMA dan SMK se-Kabupaten Karanganyar memperingati Hari Anak Nasional di rumah dinas Bupati Karanganyar, Kamis Pagi (28/7) yang dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Acara tersebut dimeriahkan dengan pertunjukan Drum Band, aksi Dokter Kecil, pertunjukan Polisi Sahabat Anak, dll.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengajak anak-anak ikut bernyanyi bersama menyanyikan lagu Aku Sayang Ibu, Kasih Ibu dan Desa Ku dengan suasana yang cukup ceria.

“Anak-anak merupakan kunci masa depan bagi sebuah bangsa dan harta paling berharga bagi orang tua mereka, untuk itu anak-anak berhak memiliki hak kasih sayang, hak pendidikan dan hak kesehatan”, kata Juliyatmono

Oleh karena itu Juliyatmono menegaskan kepada orang tua untuk member makan-makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak,S.Ik., M.Si saat mengisi salah satu sesi acara Polisi Sahabat Anak menjelaskan bahwa anak-anak perlu mendapatkan perhatian penuh serta memberikan mereka wawasan mengenai kekerasan terhadap anak. Salah satunya adalah  4 anggota tubuh anak yang dilarang disentuh orang lain selain orang tua yaitu bibir, bagian dada, alat kelamin dan pantat. Karena bagian tersebut akan menimbulkan pelecehan serta tindak kekerasan terhadap anak.

Ditengah-tengah acara, Bunda Paud Karanganyar Siti Khomsiyah memberikan makanan dan minuman bergizi serta paket alat tulis  kepada ratusan anak yang mengikuti acara tersebut. Demikian Dishubkominfo (adt/rk)

Read More
KOM_4403

Festival Pramuka Ramaikan Sondokoro

kominfo

Pengguntingan pita oleh Dandim 0727 Karanganyar dan Ka Kwartir Karanganyar menandai PPLB dimulai, Rabu Pagi (27/7)

Pertemuan Pramuka Luar Biasa (PPLB) Kwartir Cabang Gerakan pramuka Kab. Karanganyar yang diselenggarakan 2016 ini merupakan ajang pertemuan peserta didik untuk pramuka keterbutuhan khusus (SLB). Kegiatan dibuka dengan Upacara PPLB dengan Pembina upacara Samsi selaku Sekretaris Daerah Karanganyar sekaligus Ketua Kwarcab Karanganyar, Rabu pagi (27/07/2016) di lapangan tenis Sondokoro, Tasikmadu.

Amanah upacara diisi dengan dibacakannya sambutan Bupati Karanganyar oleh Samsi, disampaikan bahwa anggota pramuka yang memiliki kebutuhan dalam mengikuti upacara pembukaan PPLB merupakan bentuk pembuktian para penyandang disabilitas mampu mandiri dan berprestasi. Kegiatan pembukaan PPLB ini menjadi ajang potensi untuk anak keterbutuhan khusus dalam berketerampilan, kemandirian sekaligus melatih kepercayaan diri untuk tampil dihadapan banyak orang yang berprestasi.

Bupati Karanganyar juga berharap agar anak-anak anggota pramuka disabilitas ini dapat berkontribusi bagi bangsa melalui kegiatan pranuka, menumbuhkan rasa kebersamaan dan kemandirian malalui PPLB ini.

“Keterbatasan tidaklah menjadi kendala bagi kalian, namun dengan jiwa semangat dapat memotivasi untuk terus berupaya melakukan apa yang terbaik mengukir prestasi, tunjukan pada dunia bahwa kalian mampu dan bisa mengukir prestasi dan harumkan nama bangsa ini,” jelas Samsi saat membacakan sambutan dari Bupati Karanganyar.

Ketua panitia penyelenggara, Harjono melaporkan bahwa tujuan PPLB ini untuk mencari minat dan bakat anak-anak sejak dini dalam kegiatan persahabatan dalam ajang prestasi untuk mengikuti pertemuan Gugus Depan PLB tingkat Kabupaten Karanganyar tahun 2016 sekaligus melatih sikap disiplin dan bertanggung jawab baik dalam diri sendiri maupun masyarakat luas.

“Sasarannya bagi peserta adalah mengembangkan rasa kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama pramuka dan kegiatan pertemuan Gugus Depan PLB, sedangkan bagi Pembina dapat menambah pengetahuan, pengalaman dan keterampilan dalam membina pramuka siaga dan penggalang di Gugus depannya,” terang Harjono.

Usai pembukaan dilanjutkan dengan perlombaan diantaranya lomba bola bowling, lomba estafet hola hop, lomba fashion show, lomba mewarnai, lomba lempar gelang dan lomba keagamaan (tata cara ber wudhu) yang diikuti kurang lebih 28 SLB se Kabupaten Karanganyar. Demikian dishubkominfo (ad/ind/rk)

Read More
KOM_4284

PASKIBRAKA Karanganyar Memulai Latihan

kominfo

Bupati Karanganyar secara simbolis menyematkan topi kepada anggota PASKIBRAKA tanda latihan PASKIBRAKA Karanganyar dimulai, halaman Setda Kab Karanganyar, Selasa Pagi (26/7)

76 orang yang merupakan siswa pilihan dari SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Karanganyar mulai hari ini resmi berlatih. Bupati Karanganyar Juliyatmono hadir langsung membuka pelatihan dan menyemangati siswa-siswa tersebut pada saat latihan perdana, Selasa Pagi (26/07) di Halaman Setda Kabupaten Karanganyar. Selama 21 hari kedepan anggota Paskibraka akan di gembleng secara fisik maupun mentalnya oleh pelatih dari KODIM 0727 Karanganyar beserta Dikpora Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa menjadi anggota PASKIBRAKA merupakan kebanggaan dan wujud kecintaan kepada Tanah Air. Apresiasi layak diberikan kepada PASKIBRAKA dikarenakan mereka mampu menjalankan tugas dengan baik sehingga tahun kemarin peringatan Kemerdekaan RI berjalan dengan bagus dan lancar.

“saya berharap tahun ini untuk lebih fokus dan sigap dalam melaksanakan Upacara Kemerdekaan 17 Agustus nanti”, pinta Juliyatmono

Kami doakan juga kepada anggota PASKIBRAKA kedepan menjadi putra-putri bangsa Indonesia yang terbaik dan sukses dalam menjalankan tugasnya.

Untuk tahun 2016 ini, dari 76 anggota Paskibraka Kabupaten Karanganyar, ada 1 orang yang mewakili Kabupaten Karanganyar untuk Propinsi Jawa Tengah, yaitu ananda Nabella Deby Ramadhani siswi SMA Negeri 1 Karanganyar. Demikian Dishubkominfo (ch/ad/rk)

Read More
KOM_4124

Silahturahmi Paguyuban Lansia PJP de Soto

KOM_4124

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan sambutan pada acara silahturahmi bersama Paguyuban Lansia de Soto di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at (22/07/2016)

Karanganyar, Jum’at (22/07/2016)

Paguyuban Lansia de Soto Karanganyar bersilahturahmi dengan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jum’at pagi (22/07). Tujuan dari silahturahmi tersebut untuk mendekatkan antara anggota Paguyuban Lansia de Soto dengan Pemerintah Karanganyar. Terlebih sebagian besar dari anggota Paguyuban Lansia de Soto pernah bekerja di birokrasi pemerintahan.

Hadir pula Sudarsono, mantan Sekretaris Daerah pada masa pemerintahan Bupati Darmaji. Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap ikatan silahturahmi antara pemerintah dengan para aggota Paguyuban Lansia de Soto tetap terjaga dan lebih dekat

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/rk)

Read More

Bupati Karanganyar Ijinkan ASN Antar Anak Sekolah

Karanganyar, Minggu (17/07/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengijinkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk mengantarkan sekolah anak nya di hari pertama masuk sekolah.

Mulai Senin (18/07), pelajar masuk sekolah setelah libur panjang dan memulai tahun ajaran baru. Berbagai kelengkapan sekolah mulai buku tulis, seragam, alat tulis, dan sepatu telah dipersiapkan.

“Saya mengijinkan ASN untuk mengantarkan ke sekolah. Namun ada surat ijin tertulis kepada atasan,” kata Bupati, Sabtu (16/07) saat di temui di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lebih lanjut Bupati meminta setelah mengantarkan ke sekolah harus segara kembali ke tempat kerja masing masing. “Jangan sampai lebih jam 8.00 WIB baru kembali ke kantor. Ini mengantar lho, bukan menunggui,” katanya.

Ijin tersebut untuk mengantarkan anaknya yang masuk pertama kali di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD). Sedangkan untuk tingkat SMP/sederajat, SMA/sederajat tidak perlu diantarkan, karena sudah cukup dewasa.

“Siswa baru kelas 1 SD kan masih perlu penyesuaian dengan lingkungan sekolah , perlu didampingi,  dan teman baru. Butuh pengenalan,” katanya.pd

Read More
DSC_0073

Bupati : 45 Hari KKN, Mahasiswa Harus Berani Ingatkan Warga Jam Wajib Belajar

kominfo

Jam wajib belajar harus ditanamkan di rumah-rumah penduduk, Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya, Kamis (14/07/2016).

Sejumlah 251 Mahasiswa Sebelas Maret Surakarta akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kab. Karanganyar yang tersebar di empat Kecamatan yakni Kec. Gondangrejo (Desa Wonosari, Desa Jeruksawit), Kec. Jenawi, Kec. Jaten ( Desa Jaten, Desa Brujul) dan Kec. Ngargoyoso ( Desa Jatirejo).

“ KKN ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan setiap mahasiswa untuk mengakhiri masa studinya. KKN dilakukan dua kali dalam setahun. Dari jumlah 251 mahasiswa meliputi 167 putri dan 84 putra yang terbagi menjadi tiga kategori yakni regular dari UNS sejumlah 200 mahasiswa, 41 Mahasiswa dari IBM dan BMKG serta 10 Mahasiswa dari Ternate. KKN akan dilaksanakan satu setengah bulan di empat Kecamatan,” terang Hendro Saputro selaku Koordinator KKN UNS.

Penerimaan Mahasiswa KKN Thematik Integratif UNS tersebut diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar yang didampingi Kepala Bappeda, Kamis (14/07/2016) di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengingatkan kepada segenap Mahasiswa KKN untuk terus memotivasi masyarakat pentingnya menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk kehidupan masa depan lebih baik.

“ Saya harapkan adik-adik mahasiswa ini, berani untuk selalu mengingatkan warga di jam wajib belajar, yang dimulai bakda maghrib. Selain untuk berkumpul keluarga juga mewajibkan anak-anak untuk belajar karena waktu semacam itu adalah waktu yang berkualitas. Sehingga tidak ada anak yang masih keluyuran diluar, orang tua juga dapat mendampingi,” ujar Juliyatmono dihadapan Mahasiswa KKN.

Ia juga menjelaskan bahwa pendidikan mulai SD sampai dengan SMU/SMK adalah gratis, jadi tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

“ Kalau masih ada yang tidak sekolah berarti kulturnya yang harus dirubah. Selama 45 hari, ini adalah tugas adik-adik untuk selalu menyemangati masyarakat pentingnya pendidikan. Kehadiran mahasiswa KKN ini untuk memotivasi generasi muda untuk kedepan lebih baik terlebih kami selaku Pemerintah telah memberikan beasiswa sebesar 2,5 juta rupiah kepada sejumlah siswa di Kab. Karanganyar yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi,” tuturnya.

kominfo

Wabup Rohadi widodo : Kenali wilayah dan keberagaman masyarakat di lokasi KKN nantinya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Rohadi Widodo menekankan pentingnya mengenali lingkungan tempat KKN. Berinteraksi dengan masyarakat sekitar menjadi suatu yang sangat penting karena kondisi masyarakat yang beragam.

“Lakukan pendekatan-pendekatan dengan tokoh masyarakat, Kepala Desa maupun perangkat desa lainnya. Potensi-potensi apa yang bisa diunggulkan di desa tersebut. Kenali permasalahan-permasalahan yang timbul dimasyarakat dan mencoba untuk mencari apa yang dapat dijadikan solusinya. Jangan malu untuk berinteraksi dengan masyarakat. Karena dari interkasi tersebut skill, organisasi dan manajeman kalian dapatkan,” kata Rohadi Widodo.

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati (tengah) foto bersama dengan mahasiswa KKN dan Dosen Pembimbing UNS.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
aku

Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengalungkan tanda peserta lomba pelajar pelopor LLAJ, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Karanganyar

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengalungkan tanda peserta lomba pelajar pelopor LLAJ, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Karanganyar

Karanganyar, Kamis (14/07/2016)

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar mengadakan Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tahun 2016.

Lomba tersebut diikuti 20 pelajar dari perwakilan SMA dan SMK di Kabupaten Karanganyar baik Negeri maupun Swasta. Sebelum melaksanakan tes tertulis, peserta terlebih dahulu mendapat materi dari pemateri Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, PMI Karanganyar, Satlantas Polres Karanganyar, dan PT Jasa Raharja, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo saat memberikan sambutan pembukaan mengatakan, kegiatan ini sangat strategis dan penting didalam  rangka dalam upaya keselamatan jalan.

“Dari data statistik angka keselamatan di jalan masih cukup tinggi. Angka kecelakaan didominasi oleh pelajar. Dari lomba ini bisa menyadarkan diri sendiri, dan teman-teman kalian untuk mementingkan keselamatan di jalan,” kata Agus Cipto Waluyo.

Dia juga mengatakan, pelajar untuk menggunakan angkutan umum yang sesuai dengan kepentingannya. Pelajar yang ikut lomba juga diharapkan menjadi agen keselamatan lalu lintas di Sekolah.

Setelah selesai tes tertulis, tim penilai memutuskan pemenang 1 Rosyian Anwar, dari SMK Bina Dirgantara, Colomadu, pemenang 2 Abian Bagus Wibisono, dari SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, dan pemenang 3 Stefanus Yuwana Kurnia, dari SMK Negeri 1 Karanganyar. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang dan trofi dari panitia.pd

Read More
gue

95 Mahasiswa KKN Siap Mengabdi di Bumi IntanPari

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengalungkan tanda peserta KKN UGM dan USB Surakarta, Selasa (28/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengalungkan tanda peserta KKN UGM dan USB Surakarta, Selasa (28/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Selasa pagi (28/06/2016) bertempat di Pendopo Rumdin, Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Wakil Bupati, Rohadi Widodo didampingi Kepala Bappeda Karanganyar menerima langsung Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua Perguruan Tinggi yang berbeda yakni Universitas Setia Budi (USB) Surakarta dan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta.

Pada kegiatan tersebut, sambutan masing-masing Perguruan Tinggi, Dr. Ir. Djoni Tariga, MBA selaku Rektor USB mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Karanganyar beserta jajaran yang berkenan menerima mahasiswa untuk melakukan kuliah kerja nyata di Kecamatan Gondangrejo dan Kecamatan Karanganyar.

“ ini kali pertama, mahasiswa kami dari Universitas Setia Budi melakukan KKN dan diterima langsung oleh Bupati, kebanggaan dan rasa terima kasih bagi kami. KKN ini merupakan kewajiban yang harus dilakukan setiap mahasiswa sebelum menyelesaikan studinya, selain untuk penelitian sekaligus sebagai pengabdian masyarakat,” katanya.

Ia berharap hasil dari KKN nantinya berjalan lancar dan dapat diimplementasikan sebagai bekal hidup nyata di masyarakat.

“Kegiatan KKN yang akan dilakukan oleh mahasiswa kami meliputi penyuluhan, pendidikan anak-anak dalam membaca Al-Qur’an terlebih ini di bulan Ramadhan. Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya dan bagi maasiswa kami untuk selalu menjaga almamater kampus, jaga selalu sikap selama KKN,” pesannya.

Sebanyak 65 mahasiswa KKN USB jurusan farmasi akan dibagi menjadi dua yakni 55 orang akan bertempat di Desa Plesungan Kecamatan Gondangrejo dan 10 orangnya sisanya di Kecamatan Karanganyar.

Sedangkan sejumlah 30 mahasiswa UGM dari berbagai fakultas akan melakukan KKN di Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso selama dua bulan. Hal ini disampaikan oleh Dr. Wahyo Wilopo ST, M. Eng selaku Dosen pembimbing lapangan.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menekankan bahwa mahasiswa-mahasiswa yang melakukan Kuliah Kerja Nyata ini merupakan agen penggerak perubahan yang harus berfikir konstruktif untuk membangun perubahan baru.

“ Saya ucapkan selamat datang pada adik-adik mahasiswa KKN di Karanganyar. Mulai tahun 2015 memang harus saya terima sendiri minimal Wakil Bupati, tentunya ada pertimbangan, karena saya ingin membangkitkan rasa nyaman dan terlindungi saat mahasiswa melaksanakan KKN di Bumi Intanpari.

Selain mengabdi pada masyarakat juga harus dapat mempengaruhi orang-orang tua di Desa melalui ilmu pengetahuan karena kalian merupakan agen perubahan untuk kedepan lebih baik,” terang Juliyatmono saat memberikan motivasinya dihadapan mahasiswa KKN.

Demikian Dishubkominfo Karanganyar (ind)

 

 

Read More
KOM_2631

Dua Belas Peserta Krenova Presentasikan Hasil Karyanya

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Saat Lomba Krenova Kabupaten Karanganyar Tahun 2016

Cerminan keikutsertaan masyarakat dalam memajukan teknologi terapan, sekaligus untuk memperoleh solusi yang tepat terhadap permasalahan teknologi yang tengah dihadapi dan dimanfaatkan secara mudah guna menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan hidup menuju generasi bangsa yang kreatif dan inovatif. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karanganyar kembali mengadakan kegiatan rutin tahunan yaitu lomba kreativitas dan inovasi (krenova) bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar tahun 2016, Senin (27/06) di Ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.

Kegiatan Krenova Tahun 2016 yang mengusung tema kreatifitas dan inovasi dalam bidang iptek menuju masyarakat kabupaten karanganyar maju dan cerdas dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono ddidampingi Wakil Bupati, Rohadi Widodo.

Dalam laporannya, Kepala Bappeda Karanganyar, Sundoro mengatakan maksud diadakannya Lomba, adalah dalam rangka mendukung pelaksanaan misi ke dua (2) RPJMD Kabupaten Tahun 2014-2018 yaitu Menciptakan 10.000 Wirausaha Mandiri pada sasaran meningkatnya pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna/padat karya, dengan arah kebijakan pengembangan produk unggulan dengan kualitas, harga dan kemasan yang berdaya saing.

”Lomba KRENOVA untuk memberikan kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar, baik secara individu maupun kelompok, yang mampu menghasilkan inovasi kreatif dalam segi kemanfaatannya dan bisa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adapun sasarannya adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar dapat memanfaatkan IPTEK. Dan untuk tahun ini terjaring 12 peserta dari 61 peserta yang mengikuti lomba yakni enam (6) peserta dari pelajar dan enam (6) peserta dari masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan keikutsertaan peserta hingga seratus persen,” terang Sundoro.

Kriteria Hasil Karya Krenova ini meliputi : Mencakup semua hasil kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh perorangan, kelompok masyarakat dan atau pelajar (diutamakan yang telah diterapkan), mudah Didiseminasikan dan diadopsi masyarakat, teknologinya dapat diaplikasikan dalam skala rumah tangga, bahan baku yang digunakan berbasis lokal, ramah lingkungan, skala Investasi dan manajemen terjangkau masyarakat serta mempunyai manfaat yang berkelanjutan.

Sedangkan aspek penilaian harus mengandung Orisinalitas, Kepioniran, Penerapan di Masyarakat, Manfaat dan Keberlangsungan.

Untuk Kegiatan krenova ini melibatkan tim penilai dari unsur Perguruan tinggi yakni LPPM UNS, APEKA, UNSA dan unsur kelembagaan masyarakat baik Dewan Pendidikan Kab. Karanganyar, Ketua Lembaga Perbedayaan Masyarakat Karanganyar.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada peserta krenova dan berharap akan lahir kusrin-kusrin selanjutnya. “Ini terbukti adanya respon yang baik, positif untuk tahun ini ada peningkatan peserta mencapai seratus persen. Saya menghimbau kepada Bappeda khususnya agar memberikan ruang luas baik untuk pelajar maupun masyarakat kita dalam berkerasi dan berinovasi yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekaligus memberi nilai tambah.

Dari krenova ini, saya berharap dapat melahirkan kusrin-kusrin berikutnya, secara langsung mengangkat nama Kab. Karanganyar ditingkat Nasional dan Prof. Warsito dari Matesih yang berhasil menemukan alat pembasmi sel kanker yang telah mendunia,” pesan Juliyatmono dihadapan peserta saat memberikan motivasinya.

“Bagi saya, 61 peserta tahun ini merupakan juara semua. Karena Karanganyar khususnya dan Indonesia umumnya sangat-sangat memgharapkan generasi-generasi yang cerdas dan berkualitas seperti ini,” Tambah Bupati.

Adapun daftar dua belas (12) nominasi kategori lomba krenova pelajar dan masyarakat, diantaranya : Pemanfaatan batang Ryva untuk pembuatan Biothanol, Dencing “Dendenng Calincing” Makanan Ember (Enak, Murah dan Bergizi), Penerapan tekinik Crocket pada pembuatan kerajinan dari limbah palstik kresek, Potensi kulit pisang sebagai baterai kering ramah lingkungan, Pemanfaatan kulit jeruk untuk pendaur ulang Styrofoam menjadi lem, Pemanfaatn Potulaca Olaracea L (Daun Krokot) untuk krispy sebagai bentuk diversifikasi pangan, Komet super briket kompos sebagai media tanam dan superbsorben (komet super) alternative pemanfaatan sampah organic pasar di Karanganyar, Boisorption bulu ayam pengolahan limbah tekstil melalui pemanfaatan limbah bulu ayam sebagai adsorben logam berat dalam mewujudkan Karanganyar sebagai kota ramah lingkungan, pemanfaatan mesin produksi tusuk sate multifungsi 3 in 1 sebagai terobosan untuk pemenuhan kebutuhan industry bambu, Dodol daun sirsak bergizi sebagai obat anti kanker dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean, Pembuatan pupuk dengan pemanfaatan limbah sebagai alternative usaha untuk meningkatkan penghasilan masyarakat, Puree suweg dalam pembuatan kripik suweg simulasi sebagai trademark dan branding potensi wisata Kab. Karanganyar.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind).

Read More
DSC_0379

Wakil Bupati Beri Pembinaan UKS Se Kabupaten Karanganyar

 

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo SP, saat memberikan sambutan di Aula Rumdin Wakil Bupati Karanganyar, Selasa(31/5)

Karanganyar, Selasa 31 Mei 2016

Bertempat di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati karanganyar, memberi pembinaan UKS tingkat Kab. Karanganyar  tahun 2016 yang dihadiri 75 peserta terdiri dari Camat se Kabupaten Karanganyar, Kepala Puskesmas se Kabupaten Karanganyar, Kepala UPT Dispora, Kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo SP, mengatakan UKS merupakan  salah satu yang bertugas untuk menjaga aset-aset bangsa generasi muda sehingga dapat berperilaku secara sehat baik fisik dan upaya-upaya penjagaan aset-aset bangsa tersebut. Antara lain dengan memberikan pengarahan bagaimana anak-anak gemar makan sayur dan memberikan pengarahan pada penjual makanan yang ada di lingkungan sekolah, agar menjual jajan makanan yang sehat tanpa menggunakan pewarna makanan yang berbahaya, juga di tanamkan pola makan yang sehat sehingga kebutuhan gizi mereka tercukupi. Lebih lanjut Wakil Bupati mengaharapkan setiap Kecamatan, UPT dan sekolah untuk menganggarkan kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan UKS dan adanya percontohan UKS yang baik di setiap Kecamatan sehingga dapat mengoptimalkan UKS yang ada di sekolah. ch/ft

 

 

 

 

Read More