Category: Pendidikan

aku-2

Pemerintah Kabupaten Karanganyar Raih Penghargaan Kawastara Pawitra

Penghargaan Kawastara Pawitra diberikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Penghargaan Kawastara Pawitra diberikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Sabtu (15/10) di Surakarta.

Karanganyar, Sabtu (15/10/2016)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar meraih penghargaan Kawastara Pawitra dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang diterima langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memberikan secara langsung kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Sabtu (15/10) di Surakarta.

Kawastara Pawitra merupakan penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah daerah dan yayasan yang dianggap peduli terhadap program pelatihan Kepala Sekolah.Untuk tahun 2016, penghargaan itu diberikan kepada 113 penerima di seluruh Indonesia.

Di tempat sama, Ketua Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Siswandari, mengatakan Kawastara Pawitra sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang memiliki makna, ‘Kawastara’ berarti ‘terlihat’ sedangkan ‘Pawitra’ berarti ‘jernih’ atau ‘suci’.

“Jadi dalam hal ini seleksi Kepala Sekolah yang merupakan ruh Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah (PPCKS) terlihat keobjektivitasnya, jernih dalam melihat, bersih dalam memilih,” kata Siswandari.

Selain itu, Siswandari juga mengatakan hampir tujuh tahun ini sudah sekitar 700 kali PPCKS diimplementasikan pada 334 atau sekitar 65 persen kabupaten/kota.

“Itu artinya setiap minggu ada sekitar tiga kegiatan penyiapan calon kepala sekolah di negara kita, dimana kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 800 asesor dan lebih dari 500 master trainer,” katanya.

Sampai saat ini, LPPKS Indonesia terus melakukan berbagai koordinasi dengan semua pihak terkait dengan tetap mengharmoniskan langkah. Hal itu agar cita-cita untuk melahirkan Kepala Sekolah sebagai pemimpin masa kini dan masa depannya berjiwa wirausaha dan profesional benar-benar terwujud.pd

Read More
dsc_0175

Adu Kreasi Siswa SD se-Karanganyar

Kominfo

semangat dan tetap jaga sportifitas, Kepala Disdikpora Karanganyar, Sutarno saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka lomba MAPSI, Kamis (13/10).

Dalam rangka memperingati 1 Muharram 1438 H, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Kab. Karanganyar mengadakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya yaitu Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Seolah Dasar Tingkat Kab. Karanganyar tahun 2016, Kamis (13/10/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam sambutan Bupati yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab. Karanganyar, Sutarno, menyambut baik Lomba MAPSI dan berharap kegiatan ini menjadi wadah ajang kreatifitas siswa khususnya di bidang seni islami.

“Untuk semua peserta lomba MAPSI tahun 2016 selamat berlomba dan mudah-mudahan mendapatkan juara. Karena nanti dari juara di tingkat Kab. Karanganyar akan dikirim untuk lomba ke tingkat provinsi, yang dilaksanakan di Kab. Blora,” ujar Sutarno.

Kominfo

Beraksi : salah satu peserta elompok seni dari SD Taruna Rabbani Kec. Tawangmangu saat menampilkan kebolehannya.

Lomba tersebut diikuti 13 kelompok seni dari berbagai SD di Kab. Karanganyar dan masing-masing kelompok seni merupakan juara lomba MAPSI dari tingkat kecamatan. Dalam satu kelompok terdiri dari sembilan sampai dengan sepuluh siswa, dan tiap kelompok membawakan dua lagu, yakni rebana klasik dan rebana modern.

Kegiatan lomba ini menghadirkan tiga juri dari Guru Pendidikan Agama Islam, Pariwisata dan pakar Seni Kab. Karanganyar. Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
dsc_6195

PAUD Terima Bantuan Operasional Penyelenggaraan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Penerimaan DAK BOP PAUD tahun 2016, Rabu (10/12) di Gedung Wanita Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Penerimaan DAK BOP PAUD tahun 2016, Rabu (12/10) di Gedung Wanita Karanganyar

Karanganyar, Rabu (12/10/2016)

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Karanganyar menerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), Satuan PAUD Sejenis (SPS) yang memenuhi persayaratan.

Bantuan Pemerintah Pusat itu berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) BOP PAUD yang sesuai Permendikbud No 2 Tahun 2016, tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana BOP PAUD, diberikan kepada lembaga yang memperoleh BOP adalah memiliki Nomor Pokok Satuan PAUD Nasional (NPSN), dan memiliki siswa minimal 12 murid dengan prioritas usia 4-6 tahun.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan sesuai kriteria hanya 618 lembaga PAUD Kabupaten Karanganyar yang akan mendapatkan BOP PAUD Tahun 2016. Namun terdapat 296 lembaga PAUD yang tidak memenuhi kriteria mendapatkan bantuan tersebut.

“Jumlah yang dialokasikan untuk Kabupaten Karanganyar sebanyak Rp. 11.232.000.000,00 untuk 18.720 anak, dengan kuota Rp. 600 ribu/ anak/tahun,” kata Bupati Juliyatmono saat acara Sosialisasi Penerimaan DAK BOP PAUD tahun 2016, Rabu (12/10) di Gedung Wanita Karanganyar.

Bupati juga mengatakan, besar bantuan setiap lembaga tidaklah sama. Dana tersebut diharapkan digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan petunjuk teknis yang ada.

“Lakukan pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Dengan adanya bantuan ini, dapat membawa kemajuan Pendidiakan Anak Usia Dini Kabupaten Karanganyar, dan dapat melejitkan tumbuh kembang anak, sehingga anak-anak Kabupaten Karanganyar menjadi anak yang cerdas, memiliki pengetahuan dan keimanan yang kuat.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)  Kabupaten Karanganyar, Sutarno, mengatakan kegiatan Sosialisasi itu untuk memberikan pemahaman perencanaan, pencairan, pertanggung jawaban dan pelaporan bagi penerima bantuan.

“Sesuai Juknis BOP PAUD dana digunakan minimal 50 persen dari dana BOP yang diterima untuk kegiatan pembelajaran, maksimal 35 persen untuk kegiatan pendukung, dan maksimal 15 persen untuk kegiatan lainnya,” katanya.pd

Read More
Kominfo

Ratusan Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

Dishubkominfo

Sambutan Rektor Univet Bantara Sukoharjo dalam acara Penarikan Mahasiswa KKN Periode I, Selasa (11/10/2016).

Ratusan mahasiswa KKN Tematik Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo  yang tersebar di 23 Desa di dua Kecamatan yakni Kecamatan Mojogedang dan Jatipuro secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (11/10/2016).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Bappeda Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah mengabdi selama dua bulan di masyarakat Karanganyar, dimulai dari tanggal 11 Agustus hingga 11 Oktober 2016.

Dishubkominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar melihat pameran produk-produk lokal unggulan hasil karya Mahasiswa Univet selama KKN di 23 Desa di wilayah Karanganyar.

“KKN ini benar-benar memberikan dampak positif bagi mahasiswa untuk dapat belajar mandiri, mengasah skill dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dan saya berharap mahasiswa Univet bisa terus menjaga nama baik Universitas hingga menjadi sarjana” ujar Juliyatmono.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo Prof.Dr. Ali Mursid WM, M.P, mengatakan sejumlah mahasiswa KKN ini selama dua bulan telah memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan ekonomi lokal melalui produk lokal.

“Kami berharap kerja sama dengan Kab. Karanganyar bisa terus berlanjut, dan kami juga meminta MOU dari Pemkab Karanganyar, untuk menjadi bukti keberlangsungannya KKN kami di daerah ini,” katanya, disela-sela sambutan.

Demikian Dishubkominfo (ind/irov)     

Read More
dsc_5877

Ketua Kwarcab Buka Karya Bhuana Binwil Surakarta ke VIII

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat bersalaman dengan salah satu peserta pramuka Bina Wilayah, Jumat (07/10)

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat bersalaman dengan salah satu peserta pada pembukaan Karya Buana Bina Wilayah Surakarta ke VIII, Jumat (07/10).

Karanganyar, Jumat (07/10/2016)

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Karanganyar, Samsi, membuka secara resmi Karya Bhuana Bina Wilayah (Binwil) Surakarta ke VIII, di Bumi Perkemahan Al-Amin, Dusun Tambak, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Jumat (07/10) pagi.

Karya Bhuana Binwil Surakarta merupakan wahana pertemuan pramuka penegak dan pandega se-Binwil Surakarta yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Se- Binwil Surakarta.

Kegiatan gerakan pramuka tersebut diselengarakan selama tiga hari, dimulai dari Jumat-Minggu (07-09/10) dan menginap di rumah penduduk sekitar. Sedangkan peserta berasal dari perwakilan se-Binwil Surakarta, masing-masing terdiri delapan orang putra dan delapan orang putri, dengan jumlah peserta 112 orang peserta, tujuh pimpinan kontingen (pimkon), dan tujuh pendamping, dengan jumlah keseluruhan 126 orang.

Selama kegiatan, terdapat delapan macam kegiatan antara lain, giat umum, rutin, prestasi,  persaudaraan, wawasan, ketrampilan, bakti dan wisata.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengatakan pola pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega adalah menyiapkan anggota pramuka untuk menjadi seorang pemimpin sekaligus sebagai kader penerus pembangunan, baik dalam lingkup Gerakan Pramuka itu sendiri maupun dalam lingkungan masyarakat.

“Melalui beberapa wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, diharapkan mampu membentuk kader penerus pembangunan yaitu dengan membekali anggota muda dengan pengetahuan dan keterampilan potensial yang selaras dengan kebutuhan masyarakat di era sekarang,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar itu juga mengatakan pola pembinaan tersebut diarahkan pada peningkatan keterampilan kepemimpinan dalam bentuk kegiatan Tri Bina, yang meliputi Bina Diri, Bina Satuan dan Bina Masyarakat.

Pada acara pembukaan tampak hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Mustain Ahmad, dan Ketua Kwarcab se Binwil Surakarta.pd  

Read More

Peserta Final ISC (Pramuka) Berpamitan Kepada Bupati Karanganyar

dsc_0080

Peserta Final ISC Tingkat Propinsi berpamitan kepada Bupati Karanganyar di Halaman Kantor Setda Kabupaten Karanganyar, Rabu (05/10).

Karanganyar Rabu 5 Oktober 2016

Bertempat di halaman Kantor Bupati Karanganyar tadi pagi Rabu (5/10), Bupati Karanganyar melepas para Peserta Final ISC Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2016. Peserta terdiri dari 4 Regu Penggalang Putra dan 4 Regu Penggalang putri jumlah 80 siswa dan 8 Pelatih Penggalang yang berasal dari, MI Sudirman Gondangrejo, SD Negeri Gedong 01 Karanganyar, SD Negeri 05 Tawangmangu, SD

Negeri 01 Munggur Mojogedang, SD Negeri 02 Jatisawit Jatiyoso, SD Negeri 04 jatisobo jatipuro, SD Negeri 01 Jatiroyo Jatipuro dan SD IT Binaul Umah Karangpandan. Pelepasan ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar, Ka.Dikpora, Ka.Kemenag, Ka.Kwarcab Karanganyar, Seluruh Tamu Undangan dan Peserta Final ISC Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2016.

dsc_0099

Bupati Karanganyar foto bersama Peserta Final ISC Tingkat Propinsi Jawa Tengah di halaman Kantor Setda Karanganyar, Rabu (05/10)

Dalam Sambutan Wakil Ketua Bina Muda, Harjono mengatakan ISC tahun 2016 adalah sarana pendidikan dan pertemuan besar bagi Pramuka Penggalang tingkat dunia yang bertujuan membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, ketrampilan, mengkokohkan jiwa persatuan dan kesatuan. Kegiatan Final ISC meliputi Kegiatan umum meliputi upacara pembukaan/penutupan, ibadah, kebersihan perkemahan, anjangsana antar kontingen, Kegiatan ketrampilan meliputi 8 ketra

mpilan kepramukaan, Kegiatan Pionering/tali temali dan Mendirikan Tenda “Kegiatan Pelepasan ini bertujuan untuk berpamitan dan sekaligus mohon do’a restu kepada Bapak Bupati, mudah-mudahan dengan mewujudkan rasa syukur ini Allah senantiasa menambahkan nikmatnya kepada kita, Aamiin,” tutur Wakil Ketua Bina Muda.

“Atas nama Pemerintah, kami bangga dan terima kasih karena anak-anak sudah terpilih dari berbagai SD untuk mewakili Karanganyar ikut lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah dan berharap bisa mendapat juara 1 tingkat Provinsi, bukan hanya tingkat Provinsi saja, tetapi bisa mewakili Indonesia di Amerika,” ucap Bupati Karanganyar kepada para peserta Final ISC Kwarcab Karanganyar.

Demikian Dishubkominfo (ft/irov)

Read More
aku

342 Guru Ikuti Lomba Guru Berprestasi

Lomba Guru Berprestasi Kabupaten Karanganyar tahun 2016 diikuti sebanyak 342 guru dan dibuka secara resmi oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jumat (30/09) di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar

Lomba Guru Berprestasi Kabupaten Karanganyar tahun 2016 diikuti sebanyak 342 guru dan dibuka secara resmi oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jumat (30/09) di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar

Karanganyar, Jumat (30/09/2016)

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, pada tahun 2016 ini mengadakan Lomba Guru Berprestasi yang diikuti sebanyak 342 guru di Kabupaten Karanganyar.

Kepala Disdikpora Kabupaten Karanganyar, Sutarno, mengatakan sejumlah 342 guru itu hasil seleksi dari tingkat UPT Kecamatan dan di satuan pendidikan, yang berasal dari guru kelas dan guru mata pelajaran.

“Dari jumlah itu, terdiri guru kelas TK sebanyak 17 guru, SD 102 guru, guru mata pelajaran SMP 39 guru, SMA dan SMK masing-masing 117 guru dan 67 guru, serta berlangsung selama dua hari,” kata Sutarno.

Dengan adanya lomba ini seperti tahun 2015, dengan slogan “Guruku Idolaku”, yakni guru sebagai idola murid-murid melalui prestasi, diharapkan menjadi motivasi bagi guru yang lain.

Untuk lomba tahun ini, Disdikpora Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah. Peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis, unjuk kerja dan wawancara.

Saat pembukaan acara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan lomba ini sebagai penyemangat lagi bagi guru-guru untuk berprestasi, Jumat (30/09) di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar.

“Untuk lebih memotivasi lagi, semua guru yang ikut lomba ini dipersilahkan untuk studi banding di sekolah yang hebat, bisa di Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Silahkan cari, biaya gratis,” kata Bupati Karanganyar.

Namun, Bupati juga meminta agar, bonus penghargaan studi banding itu tidak membuat melemahkan ikut seleksi. Misalkan saja, tidak usah serius ikut seleksi.

“Jangan begitu, tidak boleh. Tetap mengikuti seleksi dengan baik,” katanya.

Selain itu, Bupati juga mengharapkan agar saat apel pagi atau upacara, dihadapan murid-murid, disampaikan bapak ibu guru kalian sebagai guru berprestasi.

“Anak-anak menjadi bangga dan senang, itu menjadi pemacu keberhasilan berprestasi,” katanya.pd

Read More
aku

Efektifkan Kinerja, Bupati Lakukan Mutasi dan Pengangkatan Kepala Sekolah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengambil sumpah dan melantik sebanyak 44 orang, Jumat (23/09) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengambil sumpah dan melantik sebanyak 44 Kepala Sekolah, Jumat (23/09) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Sabtu (24/09/2016)

Kepala Sekolah dan guru di lingkungan pendidikan Kabupaten Karanganyar di mutasi dan diangkat menjadi Kepala Sekolah. Hal itu untuk mengefektifkan kinerja bagi para pendidik.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengambil sumpah dan melantik sebanyak 44 orang, Jumat (23/09) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar.

Data yang bersumber dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar tercatat,  36 orang untuk Kepala Sekolah Dasar, tiga orang Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan lima orang untuk Kepala SMA/SMK. Dari sejumlah 44 orang itu pula terdiri 15 orang di mutasi jabatan Kepala Sekolah dan 29 guru diangkat menjadi Kepala Sekolah.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan ketentuan normatif kepegawaian yang harus dilaksanakan oleh pejabat struktural dan kepala sekolah yang menduduki jabatan baru,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati juga mengatakan mutasi jabatan mengacu pada evaluasi kinerja para pejabat dalam melaksanakan amanah yang diemban, serta didasarkan pada kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan yang dihadapi agar kinerja lebih baik lagi.

“Mutasi ini memperhatikan norma-norma kepegawaian yang berlaku, kinerja, kompetensi, integritas, dan aspek manajemen sumber daya manusia lainnya, yang dilakukan dengan cermat dan matang,” katanya.

Bupati juga berpesan agar Kepala Sekolah mempunyai wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan positif melalui pemikiran yang kreatif dan inovatif.pd

Read More
kom_8267

Mahasiswa STIE AUB Surakarta Ditarik dari Lokasi KKN

kominfo

Bupati Juliyatmono beri pengarahan dihadapan mahasiswa KKN STIE AUB Surakarta, Jum’at (9/9).

Penarikan puluhan mahasiswa KKN STIE AUB Surakarta yang tersebar di 18 Desa di dua Kecamatan yakni Kecamatan Karangpandan dan Ngargoyoso secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at (9/9/2016).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Ketua STIE AUB Surakarta dan Kepala Bappeda Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa STIE AUB Surakarta yang telah mengabdi selama 30 hari di masyarakat Karanganyar.

“KKN ini benar-benar memberikan dampak positif bagi mahasiswa untuk dapat belajar mandiri, mengasah skill dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu Ketua STIE AUB Surakarta, Dr. Agus Utomo, mengatakan sejumlah mahasiswa KKN ini selama satu bulan telah memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan ekonomi lokal melalui produk lokal.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

Read More
kom_8232

Pemkab Berikan Perhatian Khusus Terhadap Lansia dan Anak Yatim

kominfo

Diah Rahmawati dari Kemensos RI saat berkunjung di Kab. Karanganyar terkait dengan perhatian Pemerintah Daerah terhadap Lansia, Jum’at (9/9).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Wakil Bupati, Rohadi Widodo didampingi Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Kepala Dinsosnakertrans Karanganyar dan SKPD terkait menerima Tim Penyelenggara Penerimaan Penghargaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang diketuai oleh Diah Rahmawati terkait dengan Perhatian Kepala Daerah terhadap Para Lanjut Usia (Lansia) di daerahnya masing-masing, Jum’at (9/9/2016) di Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Saya bersama Wakil Bupati, selaku Pemerintah Kab. Karanganyar berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada sejumlah Lansia dan anak yatim di wilayah Karanganyar,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut disampaikan pengalokasian anggaran untuk lansia di atas usia 70 tahun dan anak yatim dibawah 12 tahun. Mulai tahun 2014 sampai 2016, total jumlah lansia keseluruhan di wilayah Karanganyar sebanyak 13.837 orang dengan anggaran sebesar 3,4 miliar rupiah, masing-masing lansia mendapat bantuan 250.000 rupiah.

“Tiap tahun kami berikan penghargaan kepada lansia sebagai bentuk perhatian Pemerintah. Berbagai kegiatan lansia dilakukan secara rutin seperti Senam Sehat, SSI, Jalan Sehat, Posyandu Lansia, Pesantren Lansia, Pengajian. Harapan saya Pemerintah bersama Lansia dapat bersinergi khususnya ikut memberikan pengalamannya karena sudah banyak melalui masa ibarat sudah banyak makan garam kehidupan untuk perubahan yang lebih baik,” harap Juliyatmono.

Sementara itu, Wakil Bupati, Rohadi Widodo sekaligus Ketua Komda Lansia mengatakan Komda Lansia sebagai wadah koordinasi antara Pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia yang bersifat non struktural dan independen.

“ Kami beri perhatian bersama masyarakat yang ada posyandu lansia, kita bantu alat kesehatan secara sederhana dengan tujuan agar para lansia dengan mudah menggunakannya dengan mandiri seperti alat tensi, timbangan, stateskop,” terangnya.

Diah Rahmawati, Ketua Tim Penyelenggara Penerimaan Penghargaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI mengatakan UU no. 13 Tahun 2009, tidak hanya Kepala Daerah yang bersinergi dengan Lansia melainkan masyarakat juga turut andil.

“Saya berharap Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu yang bisa ikut lomba Lansia mewakili Jawa Tengah. Program ini dapat tercapai jika ada kerjasama yang baik oleh semua pihak baik dari segi kekuatan kearifan lokal, kekuatan sumber daya dan kekuatan hukum. Memang diperlukan jiwa dermawan dan motivasi,” pesannya.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind).  

 

 

Read More