Category: Pendidikan

dsc_0151

Pelajar Karanganyar Ikuti Pelatihan Menulis

Masih dalam rangka rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99 tahun 2016, “ Maju dan Cerdas”, Kantor Perpustakaan dan Arsip Karanganyar mengadakan Pelatihan Karanganyar Menulis yang berlangsung dua hari mulai Tanggal 9 sampai 10 November 2016 di Taman Sari Hotel.

Tulis Ceritaku, Ceritamu dan Cerita Kita Bersama merupakan tema yang diusung pada kegiatan tersebut dan diikuti kurang lebih seratus peserta dari kalangan pelajar, Guru/PNS dan masyarakat umum.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dalam arahannya mengatakan jika ingin abadi menulislah. Karena tulisan dapat diakses dimanapun dan orang akan banyak mengenal kita karena tulisan kita.

 “Banyak kejadian-kejadian di dunia ini berasal dari tulisan. Banyaknya buku-buku menjadi inspirasi bagi kita,” terang Wabup sekaligus membuka acara.

Ia berharap para peserta pelatihan tetap semangat dalam menulis. Tulislah apa yang ingin ditulis, baik menulis pengalaman, perjuangan, potensi wisata di Karanganyar maupun menulis para tokoh pejuang Karanganyar.

“Saya yakin Karanganyar ini banyak inspirasi untuk kita tuangkan dalam tulisan,” tambahnya.

Sementara itu, laporan Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip, Susamti mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membuka bakat dan minat menulis siswa, guru dan masyarakat umum.

Pada pelatihan tersebut menghadirkan narasumber yakni Dr. Irfan Aulia Syaiful, Ainul Madiyah dan Intan Safitri (Ijatul Jannah).

 

Demikian Dishubkominfo (ft/ind)

Read More
dsc_0416

Lomba Senam Sehat Indonesia (SSI)

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Karanganyar yang ke-99 KOMDA (Komisi daerah) Lansia Karanganyar mengadakan Lomba Senam Sehat Indonesia (SSI), Rabu (9/11), di GOR RM Said Karanganyar. Kegiatan ini di hadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi SKPD terkait.

Lomba diikuti oleh 45 sasana SSI dari berbagai kecamatan di seluruh Kabupaten Karanganyar. Satu sasana bisa mengirimkan 5 kelompok dan satu kelompok terdiri dari 5 orang. Dalam lomba ini yang di nilai antara lain yaitu gerakan senam, kekompakan, dan keseragaman dan  lomba ini memperebutkan juara 1, 2, dan 3 dan juara harapan 1, 2, dan 3 dan uang pembinaan di masing-masing juara.

Dalam sambutan ketua panitia Jatmiko, mengatakan kegiatan ini di adakan dalam rangka memperingati hari jadi Karanganyar yang ke-99 sekaligus melaksanakan program dari KOMDA lansia Karanganyar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya lansia.

 

“Kalau usia sudah tua untuk selalu olahraga, biar sehat, usia jangan dipikir yang penting kita selalu membiasakan untuk hidup sehat,” ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya.  

Demikian Dishubkominfo (adit/uswah)

Read More
dsc_0610

Meriahkan HUT Karanganyar, 500 Siswa Ikuti Lomba Olahraga Tradisional

Masih dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99, Federasi Olahraga rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Karanganyar menyelenggarakan lomba olahraga tradisional yang diikuti sekolah tingkat SMP/SMA/SMK di lingkungan Karanganyar.

Adapun olahraga tradisional yang dilombakan, diantaranya tarik trambang, balap karung, lomba bakiak dan igrang.

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono mencoba igrang, pada Lomba Tradisional.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono  dalam sambutannya berharap dengan diadakannya berbagai lomba olahraga tradisional memeriahkan HUT Karanganyar ke-99 ini, semoga dapat terlaksana dengan meriah, lancar dan tertib.

“Semoga ini dapat menjadi agenda rutin sebagai salah satu cara kita melestarikan olahraga tradisional. Kepada para Juri, saya pesan untuk tetap fair dalam menilai dan kepada peserta tetap jaga sportifitas. Meskipun lomba ini akan ada piala dan uang pembinaan, tetapi yang terpenting adalah rasa kebersamaan dan kekompakan kita,” terang Juliyatmono saat membuka Lomba Olahraga tradisional.

Ditambahkannya, agar generasi muda kita ditanamkan nilai-nilai Tri Dharma RM. Said yakni Rumangsa Handarbeni yang berarti memiliki tanggung jawab, Wajib Melu Hangrungkebi ikut menjaga wilayah serta Mulat Sarira Hangrasa Wani untuk selalu mawas diri.

“Tri Dharma akan membentuk generasi-generasi muda yang kuat, beretika, cinta tanah air, merasa memiliki dan bertanggung jawab sehingga menjadikan generasi yang berkarakter dan berkualitas,” tandas Bupati.

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliy6atmono saat membuka Lomba Balap Karung yang diikuti oleh siswi SMP, Selasa (8/11), di Alun-alun Karanganyar.

Kominfo

Lomba bakiak Latih Kekompakan

Sementara itu, Ketua FORMI Karangayar, Sumarno, dalam laporannya menyampaikan berbagai lomba olahraga tradisional diikuti kurang lebih 500 siswa siswi sekolah tingkat SMP/SMA/SMK yang berlangsung satu hari, Selasa (08/11/2016) di Alun alun Karanganyar sebagai lokasi lomba.

Di hari yang sama masih dalam rangkaian jelang HUT Karanganyar, usai membuka lomba Tradisional dilanjutkan dengan Seminar Membedah Potensi Ekowisata Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber, Bambang Jasnanto, warga Karanganyar sekaligus Dosen Sekolah Pariwisata di Bandung dan Aulia Emkatani sebagai Putri Daerah Karanganyar Lulusan Terbaik Pasca Sarjana Jurusan Manajemen Sumber Daya Pengairan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengatakan bahwa Karanganyar memang telah lama dikenal sebagai Bumi Intan Pari yang berarti tanah kaya akan industri, pertanian, perkebunan serta pariwisatanya.

“Sekarang ini kita tengah membangun terminal wisata di Karangpandan yang kita namakan Terminal Bangun Makuto Romo yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas baik dari segi armadanya, penginapan/hotel, pusat oleh-oleh, disediakan pula toilet yang berjumlah 60 buah dan fasilitas lainnya sebagai daya tarik wisatawan,”katanya.

Selanjutnya Sumarno, selaku Kepala Disdikpora Karanganyar menyampaikan tujuan dari kegiatan seminar ini adalah untuk mengetahui potensi dan daya tarik wisata di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Dishubkominfo (Tim)

Read More
vi

Peringati Hari Jadinya ke-99, Pemkab Karanganyar Hadirkan Dua Dalang Kondang

vi

Dua dalang kondang tersebut yakni Ki Manteb Sudarsono dan Ki Anom Suroto yang mengambil lakon “Semar Mboyong Wisnu Manunggal,” Senin malam (7/11), di Plaza Alun-alun Karanganyar. Acara tersebut dihadiri oleh Forkompinda Kabupaten Karanganyar, Jajaran SKPD di lingkup Pemkab Karanganyar, Organisasi Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Karanganyar dan tamu undangan dari Kabupaten Kota Se Subosukawonosraten dalam hal ini Bupati Sragen hadir secara pribadi. Selain itu tampak hadir pula Ketua Ormas Islam, Guru Berprestasi, PNS purna tugas, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Anggota DPR RI, Ketua Partai Politik Kabupaten Karanganyar, para sesepuh dan pini sepuh dari Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan bahwa pagelaran Wayang kulit ini diadakan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99 tahun, yang diperingati setiap 18 November, sekaligus peringatan Hari Wayang Dunia yang jatuh setiap tanggal 7 November. Wayang kulit sebagai warisan budaya luhur harus tetap dilestarikan dan sebagai generasi muda wajib untuk nguri-nguri budaya.

“Mudah-mudahan suasana yang membahagiakan dan menggembirakan ini, membawa semangat baru menuju karanganyar yang lebih baik di masa yang akan datang, karena nama Karanganyar itu di ilhami oleh Nyi Ageng Karang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi meyampaikan, kegiatan untuk peringati hari jadi Kabupaten Karanganyar yang ke-99 ini, tidak berhenti di kegiatan wayang kulit saja, juga akan ada kegiatan nikah massal dan khitanan massal, tetapi untuk kegiatan nikah massal sampai malam ini belum ada pendaftarnya, sedangkan untuk khitanan massal banyak yang sudah mendaftar.

 Terkait pentas wayang kuliat ini selain menghadirkan dua dalang kondang, dihadirkan pula bintang tamu yakni Gareng Semarang, Ciblek Banyumas beserta pesinden yang berjumlah 99, yang menyimbolkan Ulang Tahun Kabupaten Karanganyar yang ke-99.

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan), memberikan perangko kepada pemenang lelang bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (tengah) dan Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi (kiri), Di Plaza Alun-alun Karanganyar, Selasa malam (8/11).

Dalam acara tersebut di launching prangko edisi Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke-99 yang bergambarkan Bupati Karanganyar untuk kemudian di lelang dimana hasilnya akan disalurkan untuk jambanisasi bagi warga Karanganyar. dalam lelang tersebut berhasil dikumpulkan uang sejumlah 65,9 juta.

Demikian Dishubkominfo (pd/ad/ir/vvi/amal)

Read More
dsc_0005

DPR RI Kunjungi Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah) bersama Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kanan) dan Ketua Komisi VIII DPR RI untuk wilayah Dapil IV, Endang Maria Astuti (kiri), Jum’at (4/11), di Ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.

Pemkab Karanganyar menerima kunjungan kerja (kunker) DPR RI Komisi VIII yang diketuai Endang Maria Astuti, Jum’at (4/11) di ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar. Kegiatan kunker tersebut untuk menindaklanjuti terkait bantuan Dinas Sosial dan Kementerian Agama.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Endang Maria mengatakan Pemkab agar menyampaikan apa-apa yang memang dibutuhkan, supaya dapat segera dianggarkan. Ia juga menyampaikan untuk Kementerian Agama, porsi haji di Indonesia ditambah.

“Seperti bantuan Masjid sebesar satu miliar rupiah, pembangunan masjid di sekolah dan bantuan disabilitas dalam pengajuan proposal untuk dapat dilengkapi syarat sesuai prosedur,” terangnya.

Ditambahkannya juga beberapa bantuan untuk Dinas Sosial, meliputi bantuan pelatihan siaga bencana, kendaraan siaga bencana, tenda siaga bencana, program kesejahteraan, asuransi, Program Keluarga Harapan dan disabilitas serta RTLH.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap agar bantuan-bantuan tersebut dapat segera terealisasikan dengan baik.

 

Demikian Dishubkominfo (ind/uswah)

Read More
dsc_0023

Wujudkan Aparatur yang Kompeten, Kemendagri Siapkan Diploma IV Fakultas Hukum dan Kependudukan

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat meyampaikan sambutan pada kegitan Kunker bersama Kemendagri dan Disdukcapil se Solo Raya, di Ruang Anthurium Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (3/11/2016).

Untuk mewujudkan aparatur yang kompeten khususnya di pendataan kependudukan, Kemendagri bersama Disdukcapil se Solo Raya akan membuka Diploma IV Fakultas Hukum dan  Kependudukan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Bina Aparatur Kemendagri, Joko Mursito pada kegiatan Kunjungan Kerja, di Ruang Anthurium Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (3/11/2016).

Pada Kunjungan kerja tersebut Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan dukungan penuh, karena data merupakan sesuatu yang amat sangat strategis karena harus valid dan akurat.

”Nantinya akan ada seleksi internal atau rekomendasi. Baik yang PNS maupun THL berkesempatan kuliah lagi. Diharapkan lulus dari D4 dapat menerapkan ilmunya sehingga benar-benar membentuk tenaga yang kompeten untuk data yang valid dan akurat”, ujar Juliyatmono dalam membuka acara Kunker bersama Kemendagri.

Sementara itu Direktur Bina Aparatur Kemendagri, Joko Mursito, dalam sambutannya menyatakan, maksud dan tujuan kunjungan ini yaitu bekerjasama dan mendukung penuh yang nantinya akan membuka Fakultas Hukum dan Kependudukan sebagai kampus pendukung yang menyiapkan aparatur yang siap bekerja di Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil).

“Nantinya juga akan ada recruitmen dan karena ini mencakup nasional, maka Pemerintah Kabupaten perlu mendukung kegiatan ini”, terangnya dihadapan peserta dari Disdukcapil se Solo Raya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ir)

Read More
dsc_0133

Menanggapi Demo Nasional 4 November, Karanganyar Sikapi Dengan Penandatanganan Bersama Deklarasi Damai

Kominfo

Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Kapolres Karanganyar, Ka.Kemenag Karanganyar, Pimpinan Ormas Islam, Ketua FKUB Karanganyar, Ketua MUI Karanganyar, Rabu (2/11) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Jelang pelaksanaan demo 4 November mendatang, Polres Karanganyar bekerjasama dengan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Karanganyar menggelar silaturahmi dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Karanganyar. Pada kegiatan tersebut bertujuan agar Tokoh Agama mengajak umatnya menjaga suasana tetap kondusif dan meningkatkan toleransi antar umat bergama.

Kominfo

Bentuk Komitmen Bersama : Bupati Karanganyar Juliyatmono menandatangani Deklarasi Damai.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Karanganyar Juliyatmono menekankan tentang pentingnya kerjasama yang baik, koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak. “perbedaan itu bukan menjadi perpecahan, melainkan menjadi pemersatu” tuturnya dihadapan Tokoh agama dan Tokoh Masyarakat pada acara Silaturahmi KAMTIBMAS Kabupaten Karanganyar yang mengusung tema Melalui silaturahmi antar umat beragama dan warga masyarakat, kita rawat dan jaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Karanganyar, Rabu (2/11/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sementara itu Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, dalam arahannya mengatakan bersama kita merawat keberagaman yang ada di Karanganyar. Negara kita adalah negara hukum, jadi disini saya mengajak kepada masyarakat untuk bisa saling menghargai atas proses hukum yang sedang berjalan. Sikapi perbedaan yang ada menjadi suatu harmonisasi.

“Perbedaan yang ada di lingkungan kita jadikan untuk berfikir positif, bersatu itu belum tentu seragam karena Tuhan YME, Allah SWT menciptakan berbagai makhluk agar bisa hidup rukun berdampingan. Mari kedepan lebih bisa merekatkan kita dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,”himbaunya.

Selanjutnya, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Letkol. Santi Karsa Tarigan menekankan tentang konsistensi pada dasar negara yakni Pancasila. Karena di era reformasi dan era demokrasi ini justru mulai bermunculan intoleransi-intoleransi di tengah-tengah masyarakat.

“Intoleransi baik agama, suku maupun budaya mudah untuk menimbulkan konflik-konflik karena memang kurangnya konsistensi kita dalam memahami nilai-nilai pemersatu dalam Pancasila” imbuhnya didepan para peserta silaturahmi dari berbagai unsur meliputi MUI, DMI, FKUB, PKUB, Forum Pendeta, Organisasi Islam Muhammadiyah, MTA, LDII, NU.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan bersama Deklarasi Damai.

Demikian Dishubkominfo (ind/vvi)

Read More
dsc_0264

608 Siswa Karanganyar Berprestasi Terima Penghargaan

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya di kegiatan Penyampaian Reward Kejuaraan Non Akademik tingkat Kabupaten sampai dengan Internasional Disdikpora Tahun 2016, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa pagi (25/10).

Dalam rangka memotivasi siswa-siswa yang berprestasi dalam bidang non akademik, Pemkab Karanganyar memberikan dan reward kepada siswa SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA sederajat yang merupakan juara I dari tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat Nasional, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa pagi (25/10).

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi prestasi yang telah diraih. Kecerdasan seseorang tidak hanya dilihat dari akademik saja, tetapi juga non akademik.

“Saya berharap dengan momen peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober nanti, anak-anak Karanganyar menjadi generasi yang cerdas, berkualitas dan berkarakter,” ujarnya dalam memberikan arahan kepada seluruh siswa penerima reward kejuaraan non akademik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga, Sutarno, meyampaikan bahwa diberikannya reward ini agar siswa lebih semangat dalam latihan untuk meningkatkan prestasi bidang non akademik (olahraga dan seni).

Selain mendapatkan Piagam penghargaan para juara mendapatkan uang pembinaan atau reward. Adapun peserta yang mendapatkan juara II tingkat Nasional dan Internasional yaitu Anin Dyan Ardaneswari (SDN 03 Karanganyar); Faiz Arvian Razaqi (SDN 03 Jaten); Gerry Felgunov (SMAN Kebakramat).

Adapula yang mendapatkan juara I Nasional (cabang Seni Musik Tradisional) yaitu Pranita Halimatu Sa’dinah (SMPN 1 Karanganyar); Ilham Yudiandhika Pratama (SMPN 1 Karanganyar); Budi Setiawan (SMPN 1 Karanganyar); Dhimas Sadan Saputra (SMPN 1 Karanganyar); Hapsara Jatikusuma (SMPN 1 Karangayar).

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/ira/amal)

Read More
kom_0694

SDN 2 Jatiyoso Wakili Jawa Tengah di Indonesia Scout Challenge

kom_0690

Bupati Karanganyar Juliyatmono poto bersama kontingen ISC Kwarcab Karanganyar (SD Negeri 2 Jatisawit) yang akan berjuang untuk Prop. Jawa Tengah di ISC 2016, Jumat Pagi (21/10)

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Ka Kwarcab Karanganyar Samsi dan SKPD terkait menerima kontingen Indonesia Scout Challenge (ISC) Kwarcab Karanganyar, Jumat Pagi (21/10) di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Kontingen yang terdiri dari 10 pramuka siaga dan kakak pembina tersebut akan mengikuti final ISC 2016 tingkat Nasional yang akan di selenggarakan mulai tanggal 24-27 Oktober 2016 bertempat di Candi Prambanan, Jogjakarta. 7 (tujuh) provinsi maju final ISC 2016 yakni Jateng, Jatim, Jabar, DIY, Banten, Bali dan DKI.

“Anak-anak harus sungkem dan meminta doa restu kepada orang tua. Biar Allah mendengar doa kita supaya anak-anak menjadi kebanggaan Karanganyar, Jawa Tengah, dan Indonesia. Ini untuk masa depan kamu semua, semangat terus  dan tetap kompak.”, pesan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan motivasi kepada kontingen ISC Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono juga mendoakan supaya kontingen ISC Karanganyar diberi kelancaran dan mampu meraih prestasi terbaik.

Sementara itu, Wakil Bina Muda Kwarcab Karanganyar Harjono melaporkan ISC merupakan sarana pendidikan dan pertemuan besar bagi Pramuka Penggalang, yang bertujuan membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, keterampilan, mengkokohkan jiwa persatuan dan kesatuan yang berdasarkan UU RI No 12 tahun 2016 tentang Gerakan Pramuka dan AD/ART Gerakan Pramuka. 8 (delapan) regu mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk final ISC 2016 salah satunya adalah SD Negeri 2 Jatisawit Jatiyoso Kabupaten Karanganyar, selain itu juga ada perwakilan dari Banyumas, Sragen dan Semarang.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan transport dan operasional dari Bupati Karanganyar. Dishubkominfo (ad/vv/amal)

 

Read More
dsc_7635

Wakil Bupati Karanganyar Beri Kuliah Umum di APEKA

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan kuliah umum didepan mahasiswa Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA), sebagai bagian pengenalan kehidupan kampus, Selasa (18/10) pagi.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan kuliah umum didepan mahasiswa Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA), sebagai bagian pengenalan kehidupan kampus, Selasa (18/10) pagi.

Karanganyar, Selasa (18/10/2016)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan kuliah umum didepan mahasiswa Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA), sebagai bagian pengenalan kehidupan kampus, Selasa (18/10) pagi.

Didalam kuliah umum itu, Wakil Bupati Rohadi Widodo menjelaskan perkembangan peternakan dan pertanian di masa yang akan datang semakin maju dan canggih. Di contohkan olehnya kalau panen padi setahun sebanyak dua kali, dengan teknologi bisa saja panen tiga kali hingga empat kali setahun.

“Ada lagi dengan sistem SRI, menanam padi dengan pola maju, bukan cara mundur. Untuk itu mahasiswa APEKA bisa mengikuti dan menggunakan teknologi baru atau mempunyai gagasan yang bermanfaat,” kata Wakil Bupati.

Tak hanya itu saja, APEKA bisa mengedukasi masyarakat agar peternak bisa mandiri, misalnya saja membuat olahan makan konsentrat dengan HCS, dengan harapan peternak kita menjadi hebat.

Selain itu, dia menjelaskan, orang pertanian harus bisa menjual tanpa kehilangan barang, yaitu salah satunya dengan membuka wisata perternakan, jika kurang modal maka sebaiknya membentuk komunitas kolektif agar menghasilkan sesuatu yang efisien.

Sementara itu ditempat yang sama, Direktur APEKA Damaryanto Widharto dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan pengenalan kampus di mulai dari kunjungan ke Balai Pangan Karanganyar, Perusahaan susu di Salatiga, pemupukan tanaman di area taman air mancur dan sekitar alun-alun Karanganyar.

Kuliah umum itu sebagai rangkaian dan acara penutup masa pengenalan kampus. Kegiatan tersebut  diikuti oleh mahasiswa dari semester satu hingga lima yang berjumlah sekitar 200 mahasiswa. (Vv/us)

Read More