Category: Pendidikan

DSC_0400

Seminar Remaja Cerdas dan Kekinian

Diskominfo

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam acara Seminar Remaja Cerdas dan Kekinian di Pendopo RD Bupati, Senin (23/1)

Karanganyar, 23 Januari 2017

Bekerja sama dengan Politeknik Indo Nusa Surakarta, Pramuka Kwarcab Karanganyar menyelenggarakan Seminar bertemakan Remaja Cerdas dan Kekinian pada hari Senin, 23 Januari 2017 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Seminar ini diikuti para pelajar yang merupakan anggota Pramuka dari berbagai sekolah SMA di Kabupaten Karanganyar yang berjumlah kurang lebih 200 orang.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong para mahasiwa dan anggota Pramuka agar dapat berpikir kreatif dengan membuat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi sesama serta memberikan pengetahuan bagi remaja khususnya anggota Pramuka Karanganyar agar menjadi manusia-manusia yang cerdas dalam berpikir, cerdas dalam melangkah serta tidak ketinggalan jaman.

Diawali dengan salam Pramuka, Bupati Karanganyar menyampaikan sambutannya. “Siapapun bisa memiliki kesempatan untuk menjadi orang hebat. Untuk menjadi orang hebat dimulai dengan sikap yang jujur, tanggung jawab, amanah, dapat dipercaya. Hidup harus punya cita-cita. Kalau tidak punya cita-cita untuk apa sekolah? Untuk apa hidup? Anak muda harus punya cita-cita. Yang bisa membangkitkan semangat kita adalah cita-cita. Di samping itu jangan lupa berdoa untuk cita-citamu,” demikian kata Juliyatmono.

“Cerdas itu harus dilatih. Kita harus ikut peduli dengan keadaan sekitar. Itu namanya cerdas. Cerdas itu empati dengan lingkungan kita, “ imbuh Juliyatmono.

Okta Fadriyanto, pemakalah atau pembicara menyampaikan kiat-kiat Cara Membangun Mental yang Kuat. Untuk membangun mental yang kuat kita harus menyingkirkan  keraguan diri, tetap tenang walaupun di bawah tekanan, menetapkan tujuan, memandang dari sisi yang lain, memiliki pandangan yang positif, dan memiliki tekad yang kuat.

Demikian Diskominfo (kris/ft)

Read More
KOM_5835

Sosialisasi Saber Pungli, Bupati : Kenaikan Pangkat Sesuai Mekanisme yang Ada

KOMINFO

Kepala UPT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) , Kepala Pengawas Sekolah mengikuti Sosialisasi Saber Pungli, Senin (23/1).

Karanganyar, Senin 23 Januari 2017

Bupati Karanganyar memperingatkan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkab. Karanganyar untuk tidak main pintas dalam mengejar jabatan. Karena promosi atau pergeseran kerja didasarkan pada mekanisme yang ada.

Berdasar ketentuan Peraturan Perundang-Undangan, pemberlakuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar mulai per 2 Januari 2017. Kenaikan pangkat, pelantikan, mutasi tidak ada pungutan uang.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Karanganyar, Senin (23/01/2017) di SMP Negeri 3 Karanganyar.

Tim Saber Pungli yang diketuai Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko turut hadiri didampingi Sekretaris Daerah, Kejaksaan, Dewan Pendidikan, Ketua Komisi D DPRD Karanganyar untuk bidang pendidikan serta diikuti Jajaran Kepala Forkompinda, Kepala UPT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), Kepala Sekolah Negeri/Swasta , Kepala Tata Usaha, Kepala Pengawas SD, SMP se Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan kurang lebih delapan ratus pejabat yang dilantik baik itu mutasi, promosi termasuk Kepala Sekolah. Tidak ada sepeserpun rupiah, karena hanya akan merusak citra.

“Agar karier PNS berkembang, harus melalui mekanisme yang ada, sesuai dengan system,”tandas Juliyatrmono dihadapan peserta Sosialisasi Saber Pungli.

Lebih lanjut ia menyampaikan ASN sebagai abdi Negara, abdi masyarakat harus berperilaku dan bekerja dengan baik. Mampu merubah mindset bahwa Sistem Pemerintahan  sebagai kekuatan moral untuk pengabdian dalam melayani masyarakat, Pemerintahan sebagai kekuatan seni untuk memacu prestasi.

“Saber pungli harus sudah diefektifkan, untuk terus disosialisasikan supaya kita selalu berhati-hati dalam bekerja,”pesannya.

Sekretaris Daerah, Samsi mengatakan Tim Saber Pungli Karanganyar yang telah dibentuk pada Tanggal 19 November 2016 lalu, salah satunya bekerja mengawasi pungli-pungli yang terjadi di lingkungan sekolah, diantaranya : Pencairan Dana BOS yang harus sesuai, pelayanan disegala sektor pendidikan, kenaikan pangkat sudah menggunakan system, penerima SK harus bersih tanpa embel-embel, pelayanan guru-guru tidak tetap mohon tidak ada pungutan.

“Terpenting internal dulu yang kita benahi, kita bina,”kata Samsi.

Sementara itu, Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko menyampaikan sosialisasi Saber Pungli ini tidak hanya berlaku di Instansi Kepolisian saja, melainkan seluruh sektor pelayanan masyarakat baik instansi Pemerintah, Swasta, BUMD, bahkan di desa-desa terkait dengan penggunaan dana desa.

“Perlu dukungan semua pihak untuk pengawasan sebagai upaya pencegahan adanya pungli di instansi-instansi terkait,”tuturnya.

Kompol Prawoko juga mengatakan untuk setiap OPD maupun intansi swasta agar memasang MMT anti pungli.

Ditambahkan oleh Kasi Pidana khusus, Sudarto, Kejaksaan Karanganyar telah menyiapkan nomor khusus pengaduan agar masyarakat dapat segera melapor jika benar-benar mendapati pungutan liar. Laporan tersebut  segera ditindak lanjuti tentunya dengan sumber yang jelas dan akurat.

Demikian Diskominfo (adit/ind)

Read More
DSC_0029

Perayaan Natal SMA/SMK Se-Kabupaten Karanganyar

KOMINFO

Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada acara perayaan natal bersama SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar, Rabu(18/1)

Karanganyar, 18 Januari 2017

Rabu, 18 Januari 2017 siswa-siswi SMA/SMK Nasrani merayakan Natal bersama di Gereja Baptis Indonesia (GBI) Ngijo Tasikmadu.

Diawali dengan penampilan siswa-siswi dari masing-masing sekolah perayaan Natal tersebut berjalan dengan meriah dan penuh sukacita. Menurut Ketua Panitia kegiatan tersebut, siswa-siswi Nasrani SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar berjumlah lebih dari 400 anak.

Dalam laporannya Ketua Panitia, Dra. Rini Wijayanti, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik karena kerjasama berbagai pihak, baik para guru maupun para siswa Nasrani di Kabupaten Karanganyar. Oleh karena itu pada kesempatan tersebut Rini menyampaikan ucapan terima kasihnya.

Yang menjadi kebanggan tersendiri bagi siswa-siswi tersebut adalah karena Bupati Karanganyar, Juliyatmono berkenan hadir secara pribadi dan menyampaikan sambutannya.

“Melalui perayaan Natal keluarga besar SMA/SMK ini semoga kita mendapatkan hikmah yang baik. Kami tetap berharap kepada Bapak/Ibu Guru untuk terus membimbing putra-putrinya dengan rasa cinta kasih. Karena sumber energi itu ada di cinta kasih kepada sesamanya,” kata Juliyatmono.

“Sekalipun SMA/SMK sekarang sudah dilimpahkan kewenangannya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, keberadaan SMA/SMK ada di Kabupaten Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar tetap berusaha menggratiskan biaya sekolah SMA/SMK. Anggaran telah disiapkan melalui APBD Kabupaten Karanganyar,” demikian imbuhnya.

Oleh karena itu para siswa didorong untuk giat belajar untuk mencapai pendidikan yang setinggi-tingginya.

“Semua pelajar yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang telah tercantum dalam SK Bupati akan mendapatkan bonus Rp.2.500.000,00 (Dua juta lima ratus ribu rupiah). Mudah-mudahan hal ini bisa memacu semangat dan motivasi untuk mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya,” ujar Juliyatmono.

Selanjutnya Juliyatmono menghimbau, “Yang paling penting, negara kita adalah negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kebhinekaan adalah keniscayaan yang harus dipupuk, dipelihara dan dijaga. Keragaman adalah potensi yang sekarang sedang diuji dengan beragam paham, aliran yang mencoba memaksakan diri, memaksakan kehendak kepada masyarakat Indonesia. Masa depan Indonesia ada di pundak anak-anak muda, utamanya para pelajar. Oleh karenanya kami tetap berharap semua pelajar, orang-orang cerdas, terdidik ini ikut mensosialisasi, mengokohkan kembali negara kita adalah negara berdasarkan Pancasila. Semua agama boleh berkembang dan tumbuh subur di Negara Indonesia tercinta ini. Pancasila  harus diimplementasikan secara sungguh-sungguh. Karena substansi, dimensi kehidupan kita adalah mencintai sesamanya, mengangkat harkat  manusia ke arah yang bermartabat. Agama adalah pilihan pribadi karena itu bernasranilah yang baik, berkristenlah yang baik.”

Romo Nurrobertus Sukarno Siwi, PR. dalam renungan Firman Tuhan yang disampaikannya menegaskan bahwa sesuai tema Natal kali ini, kita harus senentiasa meneladani kasih Tuhan yang telah berkenan hadir ke bumi untuk keselamatan manusia.”

Demikian Diskominfo (kris/yoga)

Read More
DSC_0050

433 Mahasiswa UTP Ditarik dari Lokasi KKN

kominfo

Senam Bengawan Solo : Ibu-Ibu PKK Kecamatan menampilkan senam hasil kreasi Mahasiswa UTP Surakarta.

Karanganyar, 16 Januari 2017

Penarikan sejumlah 433 mahasiswa KKN Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang tersebar di tiga puluh desa di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Jatiyoso, Jumapolo dan Matesih secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (16/01/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Rektor UTP dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa UTP Surakarta yang telah merampungkan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  selama satu setengah bulan yang tersebar di tiga puluh desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat lokasi KKN.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

kominfo

Berakhirnya KKN : Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara simbolis melepas jaket yang diikuti seluruh mahasiswa KKN UTP, Senin (16/01).

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

Selanjutnya Bupati juga mengatakan adanya rencana pembangunan Kampus UTP terpadu di Karanganyar yang disampaikan oleh Rektor UTP, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc kepada Bupati Juliyatmono selaku Pemerintah Kab. Karanganyar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati mendukung penuh dan siap untuk membantu rencana pembangunan Kampus tersebut.

“Untuk membangun dan mendongkrak Karanganyar lebih baik, akan saya bantu sepenuhnya pembangunan Kampus UTP terpadu yang rencana akan dibangun di ring road Solo bagian utara, segera untuk dirancang pembangunannya”tandas Juliyatmono dihadapan jajaran OPD Karanganyar, Dosen Pembimbing Lapangan, Ketua KKN-PPM serta mahasiswa UTP.

Diharapkan dengan adanya pembangunan Kampus UTP terpadu akan ada benefit bagi Karanganyar agar lebih dikenal lagi sekaligus mendongkrak peningkatan pendidikan.

“Wajib belajar 12 tahun, pendidikan akan terus kita pacu. Untuk indeks pembangunan manusia, Karanganyar tertinggi se solo raya, ini karena terus ada kesadaran pentingnya jenjang pendidikan tinggi di masyarakat,”jelas Bupati.

DSC_0057

Bupati meninjau salah satu stand mahasiswa KKN yang mengangkat produk lokal desa Jatiyoso.

Sementara itu, Rektor UTP Surakarta, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc dalam sambutannya berharap kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut.

KKN mahasiswa UTP dari empat fakultas meliputi Fakultas Tehnik, Pertanian, Ekonomi dan Keguruan telah menjalankan programnya yakni penguatan ekonomi masyarakat dengan menggali potensi produk-produk lokal, meningkatkan dan pengembangan pemberdayaan olah raga seperti hasil kreasi senam Bengawan Solo.

Acara diakhiri dengan tinjauan berbagai stand potensi produk lokal hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN sesuai dengan tema yang diusung Pemberdayaan Budaya Olah raga dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Produk Lokal.

Demikian Diskominfo (yoga/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_9683

Gedung Baru Perpus, Manjakan Pembaca

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat meninjau gedung baru Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar, beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat meninjau gedung baru Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar, beberapa waktu lalu.

Karanganyar, Jumat (13/01/2017)

Gedung baru Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Karanganyar, memanjakan para pembaca dengan melengkapi pelayanan dan fasilitas yang lebih baik.

Berada di pusat kota, menjadikan pengunjung mudah datang di gedung bekas tempat Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Karanganyar, disamping Kantor kelurahan Cangakan.

“Gedung berlantai dua ini dilengkapi dengan fasilitas ruangan membaca yang lebih luas, nyaman, memakai sistem digital library, dan ada tambahan koleksi buku,” kata Kepala Disarpus Kabupaten Karanganyar, Bambang Harsono, Kamis (12/01) kemarin.

Bambang Harsono juga menerapkan ada tambahan jam buka hingga pukul 21.00 WIB. Lantai dua gedung menawarkan koleksi umum dan ruang baca santai sedangkan lantai dasar untuk ruang baca anak, pelajar dan staf administrasi dinas tersebut.

“Kami juga melengkapi pendingin ruangan, parkir luas, dan membagi ruangan sesuai peruntukan. Ada ruang baca anak, ruang baca umum dan pelajar. Ada juga ruang santai membaca di balkon, sehingga semakin terasa nyaman,”katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan pengadaan buku baru dengan dana Rp. 200 juta, untuk menambah koleksi dan minat baca masyarakat. Dia optimis ada respons bagus masyarakat, apalagi ada layanan internet berkecepatan tinggi.pd

Read More
web-2

Cegah Kenakalan Pelajar, P4GN Kumpulkan Kepala Sekolah

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menjadi narasumber Sosialisasi Narkoba bagi Kepala Sekolah mengatakan dengan mengumpulkan Kepala Sekolah, diharapkan dapat mencegah peredaran Narkoba, pergaulan bebas, minuman keras dan berbagai kenakalan pelajar yang bersekolah di Negeri dan Swasta.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menjadi narasumber Sosialisasi Narkoba bagi Kepala Sekolah

Karanganyar, Rabu (11/01/2017)

Tim Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Karanganyar mengumpulkan Kepala Sekolah Negeri dan Swasta,  untuk selalu mencegah kenakalan remaja di Kabupaten Karanganyar.

Peran Kepala Sekolah di Kabupaten Karanganyar diharapkan dapat mencegah peredaran Narkoba, pergaulan bebas, minuman keras dan berbagai kenakalan pelajar yang bersekolah di Negeri dan Swasta.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menjadi narasumber Sosialisasi Narkoba bagi Kepala Sekolah mengatakan dengan mengumpulkan Kepala Sekolah, ada pembinaan dari sekolah dan nantinya dibentuk pelajar pelopor anti narkoba, kemudian jika ada pertemuan dengan orang tua, juga disampaikan untuk memberikan perhatian untuk anak.

Rohadi Widodo juga sebagai Ketua Tim P4GN Kabupaten Karanganyar mengatakan di beberapa sekolah dijumpai kasus terhadap pelajar, secara umum prosentase ada perbedaan-perbedaan tertentu. Di sekolah swasta agak tinggi namun tidak semuanya, kemudian di wilayah pinggiran ada juga yang besar, (Rabu, 11/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Kesimpulan yang didapatkan, terjadinya pelajar melakukan miras, seks bebas, ngempil karena perhatian orang tua kurang. Ketahanan keluarga itu kurang kepada pelajar,” kata Rohadi Widodo.

Tidak hanya diberikan uang jajan, namun bentuk perhatian, sering bercanda, bertemu, berkumpul dengan keluarga dapat menanggulangi dampak pergaulan bebas.

Biasanya, lanjutnya, lingkungan menjadi berpengaruh besar, berkumpul dengan teman yang memakai, dibujuk dan menjadi ketagihan.  Wakil Bupati juga meminta peran Kepala Sekolah membentuk pelajar pelopor anti narkoba, masyarakat jangan membiarkan jika ditemukan ada yang tidak beres dilingkungannya.pd

Read More
kom_5272-4

MGMP Agama Kristen Dan Katolik Rayakan Natal Bersama

kominfo

Sekda Karanganyar Samsi memberikan sambutan saat perayaan Natal bersama pelajar Kristen dan Katolik se-Kabupaten Karanganyar tingkat SMP, Rabu Pagi (11/1)

Perayaan Natal bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Agama Kristen dan Katholik tingkat SMP se Kabupaten Karanganyar berlangsung meriah dengan digelarnya berbagai pertunjukkan seperti tarian dan lagu di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu pagi (11/01/2017).

Kegiatan dibuka dengan sambutan Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, Samsi yang didahului dengan menyalakan lilin diiringi lagu Malam Kudus.

Pada kesempatan tersebut, Samsi mengapresiasi terselenggaranya Natal bersama yang diikuti seluruh Guru Kristen, Katholik beserta siswa-siswi SMP se Karanganyar.

“Kegiatan ini sesuai dengan misi Pemerintah Kabupaten Karanganyar kelima yakni Peningkatan Kualitas Keagamaan, Sosial dan Budaya,” terang Sekda.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Gedung Wanita milik Pemerintah boleh digunakan untuk penyelenggaraan berbagai acara yang positif dan mendukung demi kemajuan Karanganyar.

“Ini merupakan salah satu bukti bentuk kepedulian Pemerintah untuk penyelenggaraan beragama,” tambahnya.

Sekda berharap dengan berbagai penyelenggaraan kegiatan beragama dapat lebih meningkatkan rasa saling toleransi. Demikian Diskominfo (ad/ind)

Read More
dsc_0050

22 Desa Menjadi Lokasi KKN

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan KKN UNS di Pendopo RD Bupati, Selasa(10/01)

Karanganyar, Selasa 10 januari 2017

Sejumlah 194 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dua Kecamatan di wilayah Karanganyar yang tersebar di dua puluh dua desa.

Penyerahan mahasiswa KKN UNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar oleh Ketua Koordinator Lapangan, Hendro Saputra yang diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Selasa (10/01/2017).

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari kedepan di dua kecamatan yakni Kecamatan Jenawi tersebar di sembilan desa dan Kecamatan Mojogedang tersebar di tiga belas desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu dikehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar  telah bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNS Surakarta mengembangkan kawasan organik yakni di Matesih dan Karangpandan yang terkenal dengan produksi beras merah, beras hitam, beras mentik susu dan beras mentik wangi dengan kemasan yang cukup bagus dan menjual secara pemasaran.

“Di Jenawi sendiri menjadi pusat budidaya pisang dengan empat varietas. Yang terkenal dengan pisang Semar, karena bibit dari Fakultas Pertanian Sebelas Maret sampai sekarang terus kita kembangkan,”kata Wabup.

Sementara itu, untuk wilayah Mojogedang merupakan kawasan kering sehingga jumlah warga miskinnya relatif banyak.

“Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi di daerah Jenawi dengan udaranya yang dingin, sejuk dan jumlah penduduk relatif sedikit,”tuturnya.

Rohadi Widodo berharap kehadiran mahasiswa KKN ini dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Bentuk kerjasama yang baik sebagai upaya perbaikan disegala bidang untuk lebih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,”harap Rohadi dihadapan mahasiswa UNS.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
web

Kemah 360 Hari Bagi Pramuka Penggalang Dimulai

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat berbincang dengan pramuka penggalang di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat berbincang dengan pramuka penggalang di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Delingan.

Karanganyar, Sabtu (07/01/2017)

Acara kemah selama 360 hari yang diikuti oleh pramuka penggalang telah dimulai dan yang mendapat giliran pertama dari Kwaran Jumapolo, dengan mengikutsertakan sebanyak 400 pramuka.

Pramuka penggalang untuk kelas 5 SD/MI itu berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (06-8 Januari 2017), di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar.

Sedangkan untuk giliran selanjutnya juga masih dari Kwaran yang sama, dengan diikuti sebanyak 230 pramuka putra dan putri.

Ketua Panitia Kemah 360 Hari, Hardjono mengatakan peserta perkemahan untuk tahap pertama adalah siswa kelas 5 Sekolah Dasar/MI di Kabupaten Karanganyar.

“Selama setahun ada 48 pekan, dikurangi kegiatan UTS, UKK, UN, PPDB, hari-hari besar tinggal 36 pekan dikalikan tiga hari, dengan jumlah 108 hari,” kata Hardjono.

Sisa hari tersebut untuk kemah kelas 6 rencana akan mengadakan perkemahan di halaman sekolah mengambil bulan Januari sampai Maret. Pada bulan Mei kelas 6 persiapan Ujian Nasional dan disambung lagi pada bulan Agustus sampai Desember 2017 pada saat siswa kelas 6 tersebut yang sudah menjadi kelas 1 SMP.

Kemah ini akan dilaksanakan mulai tanggal 6 Januari 2017 oleh Kwaran Jumapolo dan selesai oleh Kwaran Gondangrejo pada 17-19 Desember 2017. Setiap angkatan diharuskan berkemah selama tiga hari, dari Jumat-Minggu.

Materi kegiatan dibagi menjadi dua kegiatan inti dan penunjang. Kegiatan inti berupa pendidikan, keagamaan, K3 Perkemahan, PBB, pembuatan pionering tower mini, semaphore, permainan tradisional, estafet, halang rintang, pentas seni, kegiatan memasak, dan kegiatan malam.

Saat mengisi ceramah pembukaan, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan kemah ini menjadi pengalaman yang baik. Peserta tekun, disiplin, jangan malas, dan mengikuti kegiatan.

“Ikut kemah ini sebagai upaya untuk belajar, karena dapat ilmu dan pengalaman yang penting bagi semuanya. Belajar memasak sendiri, mencuci pakaian, mensetrika. Ketika sudah dewasa bisa bekal mandiri,” jelasnya.

Pada kesempatan itu dia juga mengajak agar peserta kemah untuk menjauhi narkoba, jangan merokok, dan jangan minum minuman keras. Selain itu juga berhati- hati dengan penggunaan telepon pintar.

“Jangan salah menggunakan, orang tua harus mengawasi anak-anaknya,” katanya.pd

Read More
web

13.141 Pramuka Ikuti Kemah 360 Hari

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengalungkan tanda peserta Kemah 360 Hari

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat mengalungkan tanda peserta Kemah 360 Hari

Karanganyar, Sabtu (31/12/2016)

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Karanganyar akan menyelenggarakan kemah selama 360 hari yang diikuti oleh pramuka penggalang pada tahun 2017 di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Kelurahan Delingan, Kecamatan Karanganyar.

Ketua Panitia Kemah 360 Hari, Hardjono mengatakan peserta perkemahan untuk tahap pertama adalah seluruh siswa kelas 5 Sekolah Dasar/MI di Kabupaten Karanganyar.

“Selama setahun ada 48 pekan, dikurangi kegiatan UTS, UKK, UN, PPDB, hari-hari besar tinggal 36 pekan dikalikan tiga hari, dengan jumlah 108 hari,” kata Hardjono.

Sisa hari tersebut untuk kemah kelas 6 rencana akan mengadakan perkemahan di halaman sekolah mengambil bulan Januari sampai Maret. Pada bulan Mei kelas 6 persiapan Ujian Nasional dan disambung lagi pada bulan Agustus sampai Desember 2017 pada saat siswa kelas 6 tersebut yang sudah menjadi kelas 1 SMP.

“Sedangkan materi kegiatan dibagi menjadi dua kegiatan ini dan penunjang. Kegiatan ini berupa pendidikan, keagamaan, K3 Perkemahan, PBB, pembuatan pionering tower mini, semaphore, permainan tradisional, estafet, halang rintang, pentas seni, kegiatan memasak, dan kegiatan malam,” katanya.

Untuk kegiatan penunjang antara lain ceramah kebangsaan, narkoba, kenalakan remaja, upacara pembukaan dan penutupan.

“Kemah ini akan dilaksanakan mulai tanggal 6 Januari 2017 oleh Kwaran Jumapolo dan selesai oleh Kwaran Gondangrejo pada 17-19 Desember 2017,” katanya.

Ditempat yang sama, saat pembukaan, Sabtu (31/12), kemarin, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan format paling ideal pembinaan pramuka ada di Kemah 360  Hari ini. Ada semangat Ketuhanan, Kebersamaan, Kegembiraan, dan Kemandirian.

“Kemah ini juga bertujuan untuk melatih anak mandiri, bisa bergaul bertemu dengan teman lain, dilatih cara memasang tenda, melipat baju, dan pembina bisa memberikan perhatian dengan baik,”kata Bupati.

Bupati juga menambahkan pengalaman itu lebih berkesan dan tertanam dipikiranya, menjadi bekal kelak untuk mencapai cita-citanya.pd

Read More