Category: Pendidikan

DSC_0127

Silaturahim Kamtibmas

KOMINFO

Bupati Karanganyar membacakan Komitmen Bersama dan ditirukan oleh seluruh hadirin secara bersama-sama

Karanganyar, 9 Februari 2017

Polres berinisiatif mengadakan acara Silaturahim Kamtibmas bersama ulama NU dan Muhammadiyah, para Da’i Kamtibmas, serta jajaran Pemda, POLRI dan TNI se-Kabupaten Karanganyar  pada hari Kamis, 9 Februari 2017.

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar acara ini diikuti oleh Kapolsek, Danramil dan Da’i Kamtibmas se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Karanganyar beserta jajarannya yang telah berinisiatif mengadakan kegiatan ini. Acara ini dinilai sangat penting untuk mengingatkan kembali nilai historis, psikologis dan sosiologis cita-cita pendiri bangsa Indonesia. Oleh karena itu pula dalam kesempatan itu semua peserta diharuskan mengenakan ikat kepala merah putih untuk menggugah kecintaan kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Peran kyai, ulama dan tokoh-tokoh agama saat itu sangat luar biasa dengan tokoh-tokoh bangsa yang lain dalam memprakarsai mendirikan negara kesatuan Repubik Indonesia termasuk piagam Jakarta, Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 dan menyusun Pancasila sebagai dasar negara,” kata Juliyatmono.

“Pada kesempatan yang strategis ini kami atas nama pemerintah menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas peran para tokoh agama yang terus mengawal, menjaga, memelihara dan tentu juga merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuh Juliyatmono.

Untuk terus menjaga keutuhan negara dan merawat Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 pemerintah membutuhkan bantuan dan dukungan dari semua pihak khususnya daerah Kabupaten Karanganyar ini supaya suasana tetap sejuk, damai, nyaman dan baik.

Kapolres Karanganyar, Ade Sjafrie Simanjuntak dalam pembekalan yang disampaikan kepada para da’i dan jajaran Polsek serta Koramil saat itu menyatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan berat yaitu paham-paham radikal, terorisme, intoleransi, dan konflik sosial.  Menjadi tugas kita untuk merawat kebhinekaan serta kesatuan dan negara kita untuk tetap berdiri sebagai NKRI tentu dengan bantuan semua pihak.

Komandan Kodim 0727 yang diwakili Danramil Karangpandan menekankan dan mengingatkan kembali bahwa yang mempersatukan kita bukanlah persamaan ras, suku bangsa atau agama melainkan persamaan ide dari para pendiri bangsa yaitu Pancasila. Ditambahkannya supaya Pancasila jangan hanya sebagai simbol tetapi harus dilakukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di akhir acara Bupati Karanganyar didampingi Kapolres, wakil dari Dandim 0727, Kepala Kantor Kementrian Agama, Pengurus Cabang NU, Pengurus Daerah Muhammadiyah, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) membacakan Komitmen Bersama dan ditirukan oleh seluruh hadirin secara bersama-sama.

Demikian Diskominfo (kris/yoga)

Read More
DSC_0084

Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beri ucapan selamat pada segenap Pengurus MTNI Kec. Karanganyar yang baru dikukuhkan, Rabu (8/2) kemarin.

Karanganyar, Kamis 9 Februari 2017

Pengukuhan Pengurus Majelis Ta’lim Nurul Iman (MTNI) Kecamatan Karanganyar dihadiri Bupati Karanganyar, Rabu (8/2/2017) kemarin di Kalurahan Tegal Gede.

Dalam sambutannya Juliyatmono menceritakan sedikit sejarah berdirinya Majelis Ta’lim Nurul Iman yang merupakan wadah pengajian antar pegawai di Kabupaten Karanganyar .

“Asal mula MTNI itu sejak jaman Bupati Sudarmaji, dulu diwadahi lewat Majelis Taklim Nurul Iman, agar para pegawai bisa belajar agama bersama, tanpa perlu malu supaya kita makin baik dan tambah pemahaman” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Juliyatmono meminta MTNI harus bisa memposisikan diri sebagai majelis taklim yg bisa merukunkan, mendamaikan, menyemangati, dan menghadirkan situasi yang sejuk di tengah-tengah kita. Supaya terciptanya Masyarakat madani yaitu masyarakat yang beradab, masyarakat yang terbuka, masyarakat yang heterogen tapi kompak, masyarakat yang menghormati kepada siapapun, masyarakat mau menerima perbedaan sehingga terciptanya jalan menuju surga.

“Paling tidak dua bulan sekali digilir jadwal pengajian untuk para pegawai di lingkungan Kabupaten Karanganyar, tidak mengganggu jam kantor dan kegiatan para pegawai,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut  Bupati berharap Kepengurusan MTNI yang baru dengan Ketua terpilih Subarkah, dapat menghidupkan kembali semangat membaca Al- Qur’an serta mendalami ilmu agama Islam bagi para pegawai di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskminfo (adt/by)

Read More
KOM_6514

130 Mahasiswa UNIVET Sukoharjo KKN di Karanganyar

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan sambutan di hadapan peserta KKN Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Rabu Pagi (8/2)

Mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (8/2). Hadir dalam kegiatan tersebut OPD terkait seperti Baperlitbang, DP3APPKB, Dispertan Dispermades, Disparpora, Badan Kesbangpol dan Camat Gondangrejo. Kegiatan KKN nantinya akan berlangsung mulai 8 Februari hingga 6 April dan tersebar di 13 Desa yang ada di Kecamatan Gondangrejo.

Pada kesempatan itu Rohadi Widodo mengharapkan agar berjalannya KKN kali ini para mahasiswa Univet Batara dapat menjalin kerjasama dengan baik dengan masyarakat serta dapat mengembangkan segala potensi yang ada di masyarakat dan menjaga sopan santun terhadap masyarakat di lokasi KKN, diibaratkan datang tampak muka pergi tampak punggung.

Rohadi menambahkan dengan adanya kegiatan KKN selama 2 bulan yang dilakukan di Kabupaten Karanganyar akan meningkatkan IPM (indek pembangunan manusia) dan diharapkan mampu menurunkan tingkat kemiskinan di daerah tersebut di samping nilai religiusnya yang masih kuat dipegang oleh masyarakat.

“Desa Kragan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Gondangrejo di mana Kakek Presiden Joko Widodo berasal dari situ, semoga bisa menjadi motivasi tambahan dalam menjalani KKN kali ini”, ujar Rohadi Widodo

Sementara itu, Rektor Univet Batara Sukoharjo Prof. Dr. Ali Mursid Wahyu Mulyono, M.P dalam sambutan perkenalan sekaligus penyerahan mahasiswa berpesan kepada peserta KKN untuk memberikan yang terbaik bagi Karanganyar. Di mana KKN-KKN sebelumnya selalu memuaskan hasilnya. Selain itu, dengan adanya jalinan kerjasama yang baik antara Univet Batara Sukoharjo dengan Pemkab Karanganyar selama ini, ke depan diharapkan ada re MOU dengan Pemerintah Daerah Karanganyar sehingga sinergitas keduanya akan terus berjalan dalam rangka memajukan masyarakat Karanganyar ke depan lebih baik dan juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat. (demikian Diskominfo, ad/bayu)

Read More
KOM_6451

Tingkatkan Ekonomi Desa, Karanganyar Kembangkan 12 BUMDes

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara Kunker DPRD Gresik di Ruang Anthurium, Jumat (3/2)

Karanganyar, Jum’at 3 Februari 2017

Upaya meningkatkan perekonomian dan menciptakan pelayanan multi effect di desa, Karanganyar terus merintis usaha di desa-desa yang berpotensi. Hingga saat ini, Karanganyar telah memiliki dua belas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menerima kunjungan kerja Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan Desa DPRD Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jum’at (03/02/2017) pagi di Anthorium Rumah Dinas Bupati.

“Dua belas BUMdes tersebut, tiga diantaranya masuk kategori maju yakni Desa Berjo, Kemuning dan Jatikuwung,”kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, Kecamatan Ngargoyoso Desa Berjo berkembang usaha wisata, simpan pinjam, persewaan. Untuk desa Kemuning berkembang usaha warung makan, simpan pinjam sedangkan desa Jatikuwung berkembang usaha pasar desa, simpan pinjam dan air bersih.

“Pendirian BUMDes berdasar kearifan lokal di desa setempat, bukan suatu paksaan melainkan sepanjang ada potensi di desa tersebut bisa didirikan BUMDes,”jelasnya.

Ia juga menyampaikan untuk perekrutan Sumber Daya Manusia (SDM) diserahkan desa dan penyertaan modal BUMDes enam puluh persen dari keuangan Pemerintahan Desa.

“Pembiayaan enam puluh persen tidak semuanya harus berbentuk uang tetapi bisa berupa aset dan saya minta kades agar tidak terlalu campur tangan langsung BUMDes, melainkan hanya sebagai pembina,”pesan Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengatakan memberikan ruang bagi desa untuk memberdayakan lahan-lahan mangkrak yang masuk tanah kas desa digunakan untuk membuka usaha.

“Kita identifikasi masyarakat di desa-desa, yang berniat berwirausaha agar difasilitasi,”tambahnya.

Sebagaimana diketahui pembentukan BUMDes berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 10 tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Kab. Gresik, Suparno Dwi Antoro mengatakan pengelolaan BUMDes di Jawa Tengah cukup maju sehingga kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengetahui cara pengelolaan BUMDes dimasing-masing desa.

“APBD 2017 Kab. Gresik mengalokasikan dana yang cukup besar untuk pembentukan BUMDesa, sepuluh juta rupiah tiap desa, untuk sejumlah 333 desa ”katanya.

r  Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

Read More
IMG_9843

Penghujung Tahun 2016, ZIS Karanganyar Capai 10, 2 Miliar

KOMINFO

Bupati Karanganyar berikan sambutan pada acara Baznas di Pendopo RD Bupati, Senin (30/1)

Karanganyar, Senin 30 Januari 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berterima kasih dan mengapresiasi atas kerjasama seluruh pihak, pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) selama tahun 2016 dengan target  tujuh miliar rupiah, ternyata telah jauh melampau target yakni sebesar sepuluh miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri sekaligus menyampaikan sambutannya pada Sarasehan Baznas, Senin (30/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Ia menjelaskan  perolehan, pengumpulan maupun pentashorufan ZIS selain ada Peraturan Perundang-Undangan yang mengatur, tetapi hal ini lebih pada panggilan jiwa untuk senang bersedekah.

“Mari kita teladani sifat Rosululloh yang memiliki empati dan melindungi siapapun. Kerjakan dengan ikhlas, semoga akan membawa kebarokahan semuanya,”pesannya.

Sementara itu, Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso Hadi Saputro dalam laporannya mengatakan pencapaian ZIS di tahun 2016 sebesar sepuluh miliar lebih, cadangan dana sebesar tujuh miliar sehingga jumlah dana yang dikelola Baznas Karanganyar sejumlah tujuh belas miliar yang selanjutnya pentashorufan sebesar empat belas miliar rupiah  dan sisa kas sebesar tiga miliar.

“Atas dukungan segala pihak, pengumpulan ZIS di penghujung tahun 2016 melampau target yakni sepuluh miliar lebih, dan ini hasil kerja keras Unit Pengumpul Zakat (UPZ),”terangnya.

Ia juga melaporkan pengumpulan ZIS untuk bulan Januari 2017 sebesar sembilan ratus juta rupiah lebih.

“Bila tidak ada kendala, tahun 2017 ini Baznas akan melaunching dua toko yakni Baznasmart dengan tenaga kerja yang professional dan berbasis islami,”tambahnya.

Pada kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan penyerahan seragam oleh Bupati kepada Tenaga Kesetiakawanan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pemberian beasiswa dari Baznas Karanganyar kepada dua puluh lima mahasiswa IAIN Surakarta masing-masing sebesar 750.000,- rupiah untuk satu semester.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
IMG_6312

Juliyatmono Buka Bupati Cup III Tahun 2017

kominfo

Eksibisi antara Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan salah satu atlit membuka turnamen Bupati Cup III Tahun 2017, Jumat Pagi (27/1)

Karanganyar, 27 Januari 2017

Guna mendorong kemajuan olahraga untuk lebih berprestasi di Kabupaten Karanganyar, Pengurus Cabang Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Turnamen Tenis Meja Sukun Bupati Cup III Tahun 2017 yang berlangsung Jumat – Minggu, 27-29 Januari 2016 bertempat di GOR R.M. SAID Karanganyar. Bupati dan Wakil Bupati didampingi Sekda Karanganyar dan OPD terkait hadir pada acara tersebut.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi atas terselenggaranya turnamen ini dan berharap akan muncul atlit tenis meja nasional dari Kabupaten Karanganyar. Olahraga sebagai sarana untuk mempromosikan hidup sehat dan  tenis meja merupakan salah satu cabang olahraga yang murah serta menyehatkan maka sangatlah tepat kalau olahraga ini semakin digemari dan dicintai oleh masyarakat terkhusus masyarakat di Kabupaten Karanganyar.

“Semoga anak-anak di Kabupaten Karanganyar cerdas tidak hanya dibidang ilmu pengetahuan saja tetapi juga sehat dan berprestasi”, ujar Juliyatmono

Sebelum mengakhiri sambutannya dan membuka turnamen, Bupati Karanganyar berpesan untuk menjauhi narkoba, Narkoba No Olahraga Yes dihadapan atlit tenis meja yang akan bertanding di turnamen tersebut.

Sementara itu Ketua Panitia Turnamen Bupati Cup III Tahun 2017 Jonet Purwadi melaporkan bahwa turnamen diikuti oleh 517 atlit dan 22 klub Persatuan Tenis Meja (PTM) yang terbagi dalam 7 kategori yaitu kategori usia dini putra putri dengan usia kelahiran tahun 2006 keatas, kategori pemula putra dan putri dengan usia kelahiran tahun 2004 keatas, kategori kadet dengan usia kelahiran tahun 2002 keatas, kategori yunior dengan usia kelahiran tahun 2000 keatas, kategori umum, kategori penghobi dan kategori veteran dengan usia kelahiran tahun 1972. Adapun turnamen ini akan memperebutkan piala dan uang pembinaan dengan total 26 juta rupiah. Demikian Diskominfo (ad/yoga)

Read More
KOM_6162

Workshop Matematika, Menjadikan Pelajaran Matematika Sesuatu yang Menyenangkan

KOM_6162

Bupati Karanganyar menyampaikan sambutan dalam acara Workshop Matematika, Rabu 25 Januari 2017

Karanganyar, 25 Januari 2017

Pelajaran Matematika bagi kebanyakan siswa bahkan kebanyakan orang dianggap momok atau  sesuatu yang menakutkan karena sulit. Oleh karena itu pada hari Rabu, 25 Januari 2017 diadakan “Workshop Matematika, Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pelajatan Matematika” bagi Guru-guru Mata Pelajaran Matematika SD dan MI se-Kabupaten Karanganyar di Aula SMP Darul Arqom Karanganyar.

Dalam laporannya, Ketua PGRI Kabupaten Karanganyar, Drs. Aris Munandar, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai realisasi salah satu dari empat program PGRI yaitu peningkatan kemampuan profesi dan kompetensi guru. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak dua angkatan. Angkatan pertama dilaksanakan pada tanggal 25-26 Januari  2017 sedangkan angkatan kedua pada tanggal 30-31 Januari 2017.

Angkatan pertama workshop ini diikuti oleh guru-guru Matematika SD/MI kelas 3 dan 4 dari 8 (delapan) Kecamatan sebanyak 187 orang. Sisanya yaitu untuk 9 kecamatan lainnya akan diadakan pada tanggal 30-31 Januari 2017.

“Setiap peserta workshop akan mendapatkan sertifikat yang bisa dipakai untuk menembah Angka Kredit sebanyak 32 jam. Oleh karena itu setiap peserta supaya mengikuti workshop ini dengan antusias sampai selesai,” kata Aris Munandar.

Dalam sambutannya Heru Sugiyatmo, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar menyampaikan supaya kegiatan benar-benar bisa bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi guru Matematika sehingga nantinya bisa ditularkan kepada anak didiknya.

Juliyatmono, Bupati Karangnyar juga berkenan hadir dalam kegiatan tersebut. Menurut beliau kita harus memperbaiki spirit anak agar keinginan untuk belajar tinggi.
“Bagaimana cara kita agar bisa membangun semangat anak. Biarkan anak-anak berekspresi, bergerak kesana kemari yang penting masih dalam koridor.Sebagai orang tua awasi anak dan temani serta bimbing anak kita ketika belajar. Jangan ditinggal nonton tv, atau alasan lain. “Jadilah guru yg menyenagkan agar mata pelajaran yg anda ajar, terutama matematika tidak menjadi momok bahkan menjadi mata pelajaran yg menyenangkan,” demikian himbaunya kepada para guru.

“Dinas akan membuat sistem terbaru agar kenaikan jabatan para guru lebih mudah tanpa harus mengisi berkas, semoga dapat terlaksana. Setiap workshop guru akan dibiayai pemerintah, sehingga ilmunya dapet full tersampaikan, ini sebagai kompensasi atas jasa guru yang telah diberikan,” imbuh Juliyatmono.

Narasumber dalam kegiatan workshop tersebut adalah Dinar dan Prakoso. Mereka menyampaikan tips atau cara-cara mengajar matematika dengan menarik dan mudah sehngga bisa segera dipahami anak didik. (kris/ft)

Read More
KOM_6095

Rapat Penyusunan Rencana RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memimpin rapat penyusunan rencana RTRW perubahan Kabupaten Karanganyar, Rabu Pagi (25/1)

Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri secara langsung rapat penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (25/1). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Karanganyar dan kepala OPD terkait.

Dalam rapat tersebut Juliyatmono memberikan pengarahan terkait penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar seperti rencana pengembangan kawasan di 7 Desa yang berada di wilayah Kecamatan Gondangrejo, hal ini sesuai dengan misi Kabupten Karanganyar yakni Desa sebagai pusat pertumbuhan yang terjabarkan dalam RPJMD 2014-2018. Pembangunan tersebut bisa dimulai dengan pembangunan di kota-kota masing-masing kecamatan sehingga geliat ekonomi akan tumbuh,

Sekitaran Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo nantinya akan dikembangkan menjadi desa wisata, sehingga keasrian desa bisa terjaga dengan baik. Adapun kendala terkait status desa tersebut sebagai cagar budaya nanti tim Kabupaten Karanganyar akan mencari cara untuk dapat mengoptimalkan desa tersebut.

“Penataan kawasan wisata diusahakan sebisa mungkin tertata dengan baik tanpa harus menghilangkan keasriannya (pesona pemandangannya)”, imbuh Juliyatmono

Lebih lanjut dikatakan Juli sapaan akrab Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat ini permohonan pendirian perumahan di Kecamatan Gondangrejo sudah banyak sekali, sehingga pengembangan kawasan pemukiman sangat pesat, kepada OPD terkait segera mengkaji dan mendesain pendirian sekolah favorit sebagai sekolah unggulan dimana warga sekitar Gondangrejo dan warga dari Kota Solo ataupun Kabupaten Sragen tertarik untuk menimba ilmu disitu.

“Perda RTRW kedepan diharapkan bisa mengakomodir pengembangan kawasan industri, wisata dan pemukiman, sehingga perlu direncanakan sedetail mungkin dan cermat sehingga 10-20 tahun kedepan tidak diperlukan lagi perubahan penataan” harap Juliyatmono. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
IMG_5982

Bupati : Cetak Anak Indonesia Jadi Generasi Sholeh

KOMINFO

Cetak anak sholeh yang cinta NKRI : Bupati saat menyampaikan sambutannya pada pengukuhan pengurus BADKO TPQ Karanganyar masa bakti 2016-2020, Rabu (25/1)

Karanganyar, Rabu 25 Januari 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghimbau kepada segenap Pengurus BADKO TPQ Karanganyar untuk  ditata, dikoordinir dengan baik. Karena seluruh Ustad dan Ustadah harus diinvetaris dengan penggunaan sistem baru. Pentingnya keberadaan Ustad/Ustadah dalam membangun akhlaq dan aqidah anak Indonesia menjadi generasi sholeh.

Hal itu diungkapkan Bupati saat menyampaikan sambutannya pada Pengukuhan Pengurus Badan Koordinasi  Taman Pendidikan Al-Qur’an (BADKO TPQ) Kab. Karanganyar masa bhakti 2016-2020, Rabu (25/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

“Anak-anak harus belajar membaca Al-Qur’an, mampu menghafal Al-Qur’an. Bekali anak-anak dengan empat sifat Rasul yakni Siddiq, Amanah, Fathonah, Tabligh,”pesannya.

Bupati juga menyampaikan Indonesia adalah tempat lahir kita untuk itu mencintai tanah air adalah bagian dari iman.

Turut hadir pada Pengukuhan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Karanganyar serta diikuti segenap Pengurus dan Anggota BADKO TPQ Karanganyar.

Sementara itu, Ketua BADKO TPQ Propinsi Jawa Tengah, Ateng Chozany Miftah mengatakan kerangka dasar kurikulum pendidikan Al-Qur’an di TPQ adalah mendorong TPQ berkualitas yang mampu mencetak anak Indonesia yang Al-Qur’ani yakni berAqidah, rajin beribadah, berbudi pekerti luhur, cinta tanah air dan NKRI.

“Bukan hanya anak bisa membaca Al-Qur’an saja melainkan memiliki kecintaan tanah air,”tuturnya.

Demikian Diskominfo (yoga/ad/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0092

Bupati : Eksekutif Legislatif Sinergi Ciptakan Iklim Demokrasi di Karanganyar

KOMINFO

Sidang Paripurna Istimewa Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi DPRD Ke-66 Di Gedung DPRD Karanganyar, Selasa (24/1)

Karanganyar, Selasa 24 Januari 2017

Bupati Karanganyar meminta jajaran Eksekutif dan Legislatif harus saling bersinergi membangun, menguatkan komitmen dalam menciptakan iklim demokrasi di Karanganyar. Karena dengan terciptanya kondusifitas akan menunjang kelancaran pembangunan di Karanganyar.

Hal itu diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menghadiri Rapat Paripurna Istimewa peringatan HUT ke-66 DPRD Kab. Karanganyar, Selasa (24/01/2017) di Gedung DPRD Karanganyar.

Menurutnya, bertepatan dengan hari jadi DPRD Karanganyar ke-66 merupakan momentum yang sangat tepat untuk menyosialisasikan tugas, pokok dan fungsi DPRD sebagai lembaga Legislatif dalam mengemban amanah masyarakat.

“Eksekutif, Legislatif untuk saling mendukung dalam menentukan kebijakan daerah terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” tandas Bupati.

Ia berharap, memasuki usia ke-66 DPRD Karanganyar sebagai lembaga perwakilan rakyat semakin dewasa dalam menyerap aspirasi rakyat, kesadaran berpolitik yang tinggi menjadikan optimis yang mampu membawa ke arah kemajuan pembangunan Nasional  dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Semoga DPRD Karanganyar semakin produktif, responsif, terpercaya dalam menyuarakan suara rakyat sehingga mendapat tempat dihati rakyat,” imbuhnya.

Dalam rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri Jajaran Forkompinda, Segenap Anggota Dewan, jajaran Kepala  DPRD masa OPD di lingkup Karanganyar.

Sementara itu, Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto menyatakan penelusuran sejarah berdirinya DPRD Kabupaten Karanganyar telah dilakukan secara teliti dan dapat dipertanggungjawabkan dan telah dituangkan dengan Keputusan DPRD Nomor 003.3/10 tahun 2015 bahwa Tanggal 24 Januari 1951 merupakan tanggal berdirinya DPRD Karanganyar.

“Untuk pimpinan dan anggota DPRD masa keanggotaan 2014-2019, momentum hari jadi ini sepantasnya kita gunakan sebagai ajang evaluasi, instropeksi atas hasil kinerja yang telah kita capai,”pesannya. Demikian Diskominfo (ad/ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More