Category: Pendidikan

DSC_0147

Beri Pendidikan Politik Pada Masyarakat, KPU Karanganyar Resmikan Rumah Pintar Pemilu

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada Peresmian Rumah Pintar Pemilu Di KPUD Karanganyar, Rabu (29/30)

Karanganyar, Rabu 29 Maret 2017

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar meresmikan Rumah Pintar Pemilu INTANPARI, Rabu (29/3/2017) di Kantor KPU Karanganyar. Peresmian ini diharapkan menjadi salah satu wadah untuk mengenalkan kegiatan kepemiluan kepada masyarakat.

Peresmian Rumah Pintar Pemilu dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Komisioner KPU Indonesia, Ida Budhiati, Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah, Pengurus KPU se Solo Raya dan Ketua KPU Karanganyar.

Ida Budhiati dalam sambutannya mengatakan Rumah Pintar Pemilu merupakan bagian dari upaya Komisi Pemilihan Umum memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai pemilu dan sistem pemilu di Indonesia. Pihaknya pun berharap KPU Karanganyar dapat terus aktif menyosialisasikan adanya Rumah Pintar Pemilu kepada masyarakat hingga keberadaannya bermanfaat.

“KPU Karanganyar harus aktif baik melalui kegiatan maupun medsos  untuk mengenalkan Rumah Pintar Pemilu ke masyarakat,”tuturnya.

KOMINFO

Komisioner, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Bidang Hukum Ida Budhiati menggunting pita peresmian Rumah Pintar Pemilu INTANPARI di Kantor KPUD Karanganyar.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi KPU Karanganyar atas keberadaan Rumah Pintar Pemilu yang memang ditujukan kepada masyarakat sebagai wahana pendidikan demokrasi dan kepemiluan.

Pihaknya pun siap bekerjasama dengan KPU Karanganyar agar keberadaannya dapat dirasakan masyarakat khususnya warga di wilayah Karanganyar. Terlebih dalam Rumah Pintar Pemilu banyak memberikan informasi mengenai pemilu di Indonesia sejak pertama kali digelar pada periode 2001 sampai 2007 yang lalu dengan tujuan membangun partisipasi masyarakat.

“KPU Karanganyar dapat bersinergi dengan dinas terkait agar Rumah Pintar Pemilu ini dapat dikunjungi warga. Dapat bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip yang letaknya berdekatan dengan Rumah Pintar Pemilu, dan tempat ini juga dapat memberikan pendidikan bagi masyarakat,”ujarnya.

Ditambahkannya KPU untuk tetap bersikap netral dan independent, authentic, responsible dan perspektif.

Lebih lanjut Ketua KPU Karanganyar, Handoko dalam laporannya mengatakan Rumah Pintar Pemilu merupakan gagasan dan program KPU RI yang sudah didirikan di seluruh Kabupaten dan Kota se Indonesia. Dalam Rumah Pintar Pemilu disajikan berbagai informasi mengenai pemilu dari pertama kali digelar di Indonesia, hingga dalam perjalanannya terus berkembang.

“Keberadaan Rumah Pintar Pemilu INTANPARI ditujukan bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana sejarah pemilu, tugas-tugas dan fungsi KPU sekaligus menjadi destinasi wisata demokrasi dan kepemiluan bagi warga Karanganyar,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
KOM_2181

325 Guru Ikuti Diklat Nasional Karya Inovatif

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara Diklat Pembuatan Karya Inovatif IDI di Gedung IPHI Karanganyar Senin (27/3).

Karanganyar, Rabu 29 Maret 2017

Dalam rangka peningkatan guru dalam pembuatan karya inovatif, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Karanganyar menggelar Diklat Pembuatan Karya Inovatif Berbasis IT, Senin siang (27/3/2017) kemarin di Gedung IPHI Bejen, Karanganyar.

Diklat karya inovatif yang diikuti kurang lebih tiga ratus dua puluh lima guru se Karanganyar ini bekerjasama dengan LPMP Jawa Tengah dan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Diharapkan dari kegiatan ini para tenaga pendidik mampu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam mempersiapkan materi pembelajaran baik secara konvensional maupun berbasis teknologi informasi.

Dalam kegiatan ini selain menghadirkan beberapa Narasumber untuk menyampaikan materi juga dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Karanganyar menyatakan kegiatan Diklat ini bertujuan memfasilitasi para pendidik dalam pengembangan media pembelajaran berbasis IT, membekali tenaga pendidik tentang konsep dan media ajar serta membimbing tenaga pendidik dalam menyiapkan materi pembelajaran.

“Ada tiga ratus lebih guru sekolah dasar sampai menengah se Karanganyar yang hadir mengikuti diklat. Saat ini para pendidik dituntut harus inovatif sehingga mutu pendidikan meningkat,”ujarnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar mengapresiasi kegiatan Diklat yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Karanganyar. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi media pembelajaran tenaga pendidik melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional.

“Guru harus mampu berinovasi, terlebih perhatian pemerintah terhadap guru sangat besar sehingga para pendidik pun harus dapat tetap profesional mengikuti perkembangannya,”tuturnya.

Lebih lanjut Juliyatmono mengatakan para guru saat ini juga harus melek teknologi. Karena saat ini semua telah banyak berjalan secara online baik metode pembelajaran hingga pengumpulan berkas.

“Sekarang serba internet. Guru pun harus bisa memanfaatkan teknologi informasi ini untuk pengembangan diri serta meningkatkan mutu pengajaran kepada siswa,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

Read More
web

Bupati Karanganyar Saksikan Penandatanganan MOU APEKA-CSU Taiwan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono,(kanan) menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) dengan Cheng Shiu University (CSU), Taiwan, Sabtu (25/03) pagi, di Ruang Anthorium.

Karanganyar, Minggu (26/03/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) dengan Cheng Shiu University (CSU), Taiwan, Sabtu (25/03) pagi, di Ruang Anthorium.

Penandatanganan itu dilakukan oleh Direktur APEKA Damaryanto Widharto dan Wakil Rektor CSU Dr. Shuenn-Ren Cheng tentang kerjasama pendidikan dan pemberian beasiswa.

Direktur APKEA, Damaryanto Widharto, mengatakan kampus peternakan itu telah berdiri 32 tahun dengan menyelenggarakan pembelajaran mahasiswa diterjunkan ke perusahaan agar mempunyai kompetensi.

“Untuk meningkatkan eksistensi APEKA menjalin kerjasama dengan CSU, tahun kemarin mengirimkan satu mahasiswa ke Taiwan. Selama enam bulan ditempa akademik,” kata Direktur APEKA.

Mahasiswa itu bernama Sri Wahyono. Di sana selain belajar, dia memberikan pelatihan bahasa Indonesia, mengenalkan pariwisata Grojogan Sewu, dan wayang kulit.

“Tahun 2017 ini ada satu, bernama Fuad Ashari dan mudah-mudahan meningkatkan komptensi. Tidak berhenti di situ saja, namun ada tawaran dosen Apeka hadir ke sana, mungkin bulan November,” katanya.

Dia juga mempunyai harapan lebih jauh lagi, yakni APEKA beralih bentuk menjadi Politeknik.  Dengan ada kerjasama tiga pihak APEKA, CSU dan Pemkab Karanganyar untuk mengembangkan pendidikan vokasi di Kabupaten Karanganyar.

“Saat ini APEKA berada diurutan nomor 122 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia dari total 3346 PT. Tentu menjadi kebanggaan dan motivasi kami untuk lebih berkembang,” katanya.

Di tempat yang sama, Dr Shuenn-Ren Cheng (Mr Tomi), menjelaskan CSU berada urutan ke tujuh di Taiwan, dari 157 universitas, karena mempunyai nama dan prestasi yang baik.

“Mulai tahun kemarin kami mempunyai hubungan dengan APEKA. Mahasiswa Sri Wahyono merupakan mahasiswa terbaik di CSU,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Mr Tomi, menawarkan memberikan banyak lagi kesempatan mahasiswa mendapat beasiswa untuk kuliah di sana, dan tidak ada batas jumlahnya.

“Kami tadi berdiskusi tentang rencana mendidik lulusan SMA untuk kuliah di sana sekaligus pelatihan, dan kesempatan magang di perusahaan di Taiwan. Harapan lagi setelah lulus bisa membangun rumah dan membuka pabrik di sini,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada kesempatan itu mengatakan segera mengkongkritkan kerjasama ini dengan baik. Pemerintah  akan terus menindaklanjutinya.

“Pada bulan Mei tahun ini akan kesana. Saya juga setuju gagasan menjadi Politeknik bisa segera diwujudkan dengan tiga program studi,” katanya.

APEKA juga mempunyai tugas agar mahasiswa harus didorong untuk lebih maju dan semangat lagi. “Mahasiswa yang telah kuliah di sana agar menginspirasi mahasiswa yang lain. Ini kesempatan bergaul dan belajar dengan orang-orang pintar,” katanya. (pd)

Read More
KOM_1796

Rohadi Widodo : Koperasi yang Sehat, Mampu Sejahterakan Anggotanya

KOMINFO

Pembinaan KPRI Makmur Di Gedung Wanita, Rabu (22/3)

Karanganyar, Rabu 22 Maret 2017

Koperasi yang tumbuh dan berkembang dengan sehat, efektif adalah koperasi yang mampu mensejahterakan para anggotanya. Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka sekaligus menyampaikan sambutannya pada KPRI Makmur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Rabu (22/3/2017) di Gedung Wanita Karanganyar.

“Dapat mengelola koperasi dengan baik dan benar berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan,”jelasnya.

Wabup berharap KPRI Makmur ini dapat terus berkembang dengan sehat. Hal  ini terbukti dengan besarnya pendapatan yang mencapai hampir satu miliar rupiah.

“Dari anggota untuk anggota, pembagian SHU harus dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota,”tambahnya.

Sementara itu Ketua Pengawas KPRI Karanganyar, Sularno mengatakan pendapatan yang diperoleh KPRI sebesar  Rp. 971 juta lebih, merupakan kerjasama yang luar biasa antara pengurus dan para anggotanya sehingga KPRI ini menjadi salah satu koperasi sehat.

“Kinerja pengurus yang amanah, efisiensi kekayaan anggota dikembalikan kepada anggota,”ujarnya.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut dipilih kembali baik Ketua maupun Pengurus lama KPRI Makmur untuk  masa bhakti 2017-2020.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

KOMINFO

Wakil Bupati Rohadi Widodo foto bersama salah satu pemenang undian berhadiah pada Pembinaan KPRI Makmur

Read More
DSC_0076

Pengumpulan ZIS 2017, Baznas Karanganyar  Targetkan Capai 12 Miliar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Rakerda Baznas Kabupaten Karanganyar Tahun 2017 Di Gedung DPRD Karanganyar, Selasa (21/3).

Karanganyar, Selasa 21 Maret 2017

Tahun 2017, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar untuk pengumpulan zakat infaq shodaqoh (ZIS) menargetkan mencapai dua belas miliar rupiah. Hal tersebut disampaikan Abdul Mu’id dalam laporannya selaku pengurus Baznas Karanganyar pada  Rakerda Baznas Karanganyar, Selasa (21/3/2017).

“ZIS Karanganyar capai delapan ratus lima puluh sampai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya. Untuk itu, tahun ini target Baznas Karanganyar capai dua belas miliar begitu pula untuk pentashorufannya,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri sekaligus membuka Rakerda yang berlangsung di Gedung DPRD Karanganyar. Dalam sambutannya, Bupati  mengapresiasi pengumpulan ZIS yang terus ada peningkatan setiap bulannya sehingga setiap tahunnya Baznas dapat mentashorufkan ZIS untuk kemaslahatan umat.

“Baznas Karanganyar mampu merealisasi dan mengelola ZIS dengan baik. Semoga segenap pengurus Baznas, para Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan terus dapat bekerja lebih baik lagi,”pesannya dihadapan para peserta Rakerda yang meliputi Pengurus Baznas, UPZ masing-masing, Kecamatan, UPT, Ormas Islam, Ponpes, Amil zakat.

Selanjutnya dari Kementerian Agama Propinsi Jawa Tengah, Kabid Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, Ahyani menambahkan dari 35 kab/kota, baru 18 kab/kota yang mendirikan Baznas di Jawa Tengah termasuk Kabupaten Karanganyar.

“Dengan pengumpulan ZIS yang terus meningkat dan paling tinggi perolehan maupun pentashorufannya se Jawa Tengah, tidak salah jika Baznas Kabupaten Karanganyar menjadi contoh kab/kota lainnya dalam setiap pelaksanaan study banding,”tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan perolehan ZIS untuk bulan Maret 2017 sebesar Rp. 858.336.954.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
KOM_1100

Konferensi IGTKI-PGRI Kabupaten Karanganyar Ke-VIII

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutannya sekaligus membuka konferensi IGTKI, Senin Pagi (20/3)

 

Karanganyar, Senin 20-03-2017
Konferensi IGTKI Kabupaten Karanganyar yang ke-VIII diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senin Pagi (20/3). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta Kepala Perangkat Daerah terkait. Konferensi IGTKI ini merupakan agenda 5 tahunan IGTKI Kabupaten Karanganyar yang bertujuan untuk melaporkan kinerja pengurus selama masa baktinya. Selain itu dalam kesempatan ini juga akan diadakan pemilihan pengurus masa bakti 2017 – 2022 dan penetapan program kerja IGTKI untuk 5 tahun kedepan.

Dalam kesempatan ini Bupati Karanganyar Juliyatmono juga berkenan memberikan sambutan sekaligus berpesan agar dalam pemilihan pengurus baru nanti bisa bermusyawarah dengan baik agar hasil yang dicapai maksimal dan menjunjung tinggi Pancasila.

“Guru PAUD ataupun TK merupakan pekerjaan yang berat, dikarenaka masa depan anak ditentukan dari usia dini. Untuk itu atas nama Pemerintah saya ucapkan terima kasih”, ujar Juliyatmono dihadapan peserta konferensi

Ditambahkan lebih lanjut oleh Juliyatmono, Guru PAUD/TK merupakan orang pertama yang memberikan ilmu kepada anak sehingga diharapkan Guru PAUD/TK harus bisa mengajarkan toleransi beragama dan mampu menanamkan cita-citanya dalam pikiran anak.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah membangun taman ramah anak diselatan Masjid Raya Karanganyar yang dibuka setiap hari dan disana sudah ada pemerhati anak dan Komisi Perlindungan Anak yang akan mendampingi anak-anak yang bermain disana. Dan rencana kedepan taman semacam ini akan dibangun disudut-sudut kota kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Sementara itu Siti Aminah Ketua IGTKI Karanganyar dalam laporannya mengatakan IGTKI merupakan organisasi profesi yang menjadi mitra Pemerintah untuk memajukan pendidikan, khususnya pada pendidikan anak usia dini. Di Kabupaten Karanganyar, IGTKI beranggotakan 1800 orang dengan komposisi 70% guru swasta dan 30% PNS.

Untuk memantapkan perannya, konferensi kali ini mengambil tema IGTKI PGRI bersatu memantapkan soliditas dan solidaritas organisasi profesi yang kuat, bermartabat dan berperan aktif mendukung program wajib belajar anak usia 5-6 tahun.  Demikian Diskominfo (ad/yoga)

Read More
IMG_2041

Pembukaan Kegiatan One Day Inspiring Forever We Learn

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melakukan foto bersama seluruh peserta kegiatan one day inspiring forever we learn. Minggu (19/03/17)

Karanganyar, Senin 20 Maret 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membuka kegiatan inspirasi dan motivasi  “One Day Inspiring, Forever We Learn” yang diselenggarakan oleh YES Community Karanganyar dan Lentera AKSI Menginspirasi regional Jawa Tengah bekerjasama dengan  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar di Gedung Perpustakaan Karanganyar, Minggu (19/03/17) pagi.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan motivasi kepada 150 siswa-siswi sekolah yang diundang pada kesempatan ini antara lain SMP IT Karanganyar, SD IT Karanganyar, SMA N 1 Karanganyar dan SMP N 1 Karanganyar.

“Jika kita ingin menjadi orang yang pintar, hebat, sukses kita harus mempunyai idola yang keteladanannya menjadi inspirasi sebagai motivasi agar kita terus berusaha , belajar, dan berdoa untuk mencapai apa yang kita inginkan,” kata Bupati.

Tujuan kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antar seluruh anggota  organisasi maupun kelompok yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, memberikan motivasi belajar serta meningkatkan daya kreativitas kepada para siswa-siswi sekolah, melatih siswa-siswi sekolah untuk bisa saling bekerja sama dan peduli terhadap sekitarnya. Kegiatannya antara lain sharing motivasi, games edukatif, pemutaran film motivasi.

Kegiatan ini juga didukung oleh beberapa komunitas maupun organisasi seperti Lentera Aksi Menginspirasi, Sekolah Inspirasi Karanganyar, Ikatan Guru Indonesia Kabupaten  Karanganyar, Forum Relawan Karanganyar, dan Digital Parenting Institute.

Acara diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Demikian Diskominfo (Adit/rz)

Read More
KOM_0881

Di Kampung Winong, Bupati Resmikan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah

KOMINFO

Resmikan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah: Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidallah dari Saudi Arabia, Jumat (17/3).

Karanganyar, Jum’at 17 Maret 2017

Rombongan Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Pimpinan BUMD, Staf Ahli dan Asisten Bupati beserta jajaran Kepala OPD Karanganyar melaksanakan  Jum’atan Keliling (Jumling) di Kampung Winong, Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jum’at (17/3/2017) siang.

Jum’atan keliling ini merupakan agenda rutin Pemkab  yang dilaksanakan seminggu sekali yang digilir di sejumlah desa di 17 Kecamatan di wilayah Karanganyar sebagai ajang memperkuat silaturahmi antara Pemerintah dan warga serta mewujudkan salah satu misi Pemerintah Karanganyar dalam peningkatan kualitas keagamaan, Sosial dan Budaya.

Pada kegiatan Jumling tersebut diawali dengan peresmian Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah oleh Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati Karanganyar dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla dari Saudi Arabia sebagai donatur pembangunan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah.

Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat Jum’at. Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla dari Saudi atas dibangunnya Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah. Berharap dapat mendatangkan manfaat untuk kemashlahatan umat terutama warga di sekitar lingkungan masjid.

“Semoga kita tetap diberikan keberkahan dan kebersamaan di NKRI dengan keimanan yang semakin kuat dan mantab,”tandas Bupati dihadapan para Jama’ah Sholat jum’at.

Dalam kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan pemberian Mushaf Al-Qur’an oleh Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla kepada Bupati Karanganyar yang selanjutnya diserahkan kepada Takmir Masjid.

KOMINFO

Penanaman Pohon Bulbis Sebagai Simbol Perdamaian

Jumling diakhiri dengan penanaman tiga pohon Bulbis di lingkungan Masjid oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla serta pemberian bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid dan paket sembako sebanyak 20 buah untuk para lansia.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
web

Lomba PBB, Bentuk Karakter Generasi Muda

Satu kelompok peserta Peraturan Baris berbaris (PBB) saat memperagakan gerakan, Rabu (15/03) di Plasa Alun-alun Karanganyar.

Karanganyar, Rabu (15/03/2017)

Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) merupakan salah satu wujud pembentukan karakter generasi muda Indonesia dan juga mengembangkan cinta tanah air, serta mempertebal semangat kebangsaan persatuan dan kesatuan.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat membuka Lomba PBB Tahun 2017 mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya pembinaan pada generasi muda untuk membentuk karakter bela negara, Rabu (15/03) di Plasa Alun-alun Karanganyar.

“Karakter kedisiplinan, kekompakkan, patriotisme juga bisa dibentuk dari lomba ini, maka saya berharap tidak hanya yang ikut lomba saja, namun juga yang tidak ikut dapat terbentuk karakter seperti itu,” kata Wakil Bupati Karanganyar.

Dikatakan lebih lanjut olehnya, saat ini kecenderungan memilih sesuatu kebebasan, namun demikian kebebasan yang kita inginkan yaitu anak-anak mempunyai jiwa nasionalisme ada pada mereka.

“Lomba ini kegiatan rutin, maka saya apresiasi setinggi-tingginya. Harapannya jauh kedepan yakni muncul pemimpin yang mempunyai tanggung jawab dan kebersamaan,” katanya.

Pada lomba itu, unsur yang dinilai yakni gerakan dasar ditempat, gerakan berjalan, gerakan perubahan arah (bukan aba-aba), kerapian, dan pemimpin barisan.

Adapun jumlah peserta sejumlah 21 kelompok dari SMA/SMK/MA di Kabupaten Karanganyar, yang berlangsung dari Rabu-Kamis (15-16/03). Tim Juri terdiri dari tujuh orang dari Kodim 0727/Karanganyar dan Polres Karanganyar. Masing-masing kelompok diharuskan melakukan 112 gerakan tanpa ada yang terlewati.

Bagi pemenang juara I, mendapatkan hadiah uang dan berhak mewakili Kabupaten Karanganyar maju pada lomba se Eks Karesidenan Surakarta. Untuk juara 2, dan 3 mendapatkan hadiah.(pd)

Read More
DSC_0003

Rohadi Widodo : Sejarah Lahirkan Sikap Patriotisme Generasi Muda

DISKOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Membuka Seminar Perjanjian Giyanti Di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (14/3)

Karanganyar, Selasa 14 Maret 2017

Sejarah sangat menarik untuk dipelajari, dengan sejarah dapat membangun dan menumbuhkan sikap  patriotisme yang luar biasa pada generasi muda. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat  membuka Seminar Situs Perjanjian Giyanti, Selasa (14/3/2017).

Disela-sela kegiatan seminar, dilangsungkan Pengukuhan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat Karanganyar Tahun 2017 di Hotel Taman Sari Karanganyar.

Pengukuhan dipimpin langsung Ketua MSI cabang Provinsi Jawa Tengah, Prof. DR. Waseno, M. Hum yang disaksikan Wakil Bupati Karanganyar, Forkopimda, Jajaran Kepala OPD serta Guru MGMP Sejarah  Karanganyar.

“Selamat atas dikukuhkannya MSI Komisariat Karanganyar, semoga mampu melahirkan dan menyingkap tabir sejarah di Karanganyar untuk disampaikan kepada anak-anak kita,”ujar  Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat Karanganyar telah menerbitkan tiga buku sejarah yakni Joko Songgo, Pangeran Samber Nyowo, Ndayu.

“Kita jadikan Karanganyar sebagai tempat bersejarah dan heritage (warisan budaya) pada anak cucu kita agar Karanganyar semakin maju dan sejahtera,”pesannya.

Sementara itu, Ketua MSI Prov. Jawa Tengah, Prof. DR Waseno, M. Hum dalam kesempatan tersebut menyampaikan seminar Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) ini merupakan kegiatan area sosial dan dukungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap sejarah luar biasa. Hal ini tidak lepas dari peran pemerintah dan partisipasi sejarawan lokal dan masyarakatnya.

“MSI terbuka kepada siapa saja yang tertarik pada sejarah, MSI tidak harus berlatar belakang ilmu sejarah karena pekerjaan kita mengungkap memori dalam bentuk artefak dan tertulis,”terangnya.

Ditambahkannya sejarah Karanganyar harus diungkap secara gamblang dari berbagai sumber yang selanjutnya dikomunikasikan dalam bentuk jurnal, bahan ajar dan menjadi sumber pendidikan jati diri kebanggaan terhadap Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

Read More