Category: Pendidikan

IMG_9143

Bupati : Fokus dan Tunjukan Rasa Percaya Diri Dalam Mengikuti Lomba

suasanan pelepasan Kontingen Pesta Siaga dan Kontingen PBB di Halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin Pagi (10/04)

Karanganyar, Senin 10 April 2017

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam acara pelepasan Kontingen Pesta Siaga Tingkat Propinsi Jawa Tengah dan Kontingen Tata Upacara PBB Tingkat Karisidenan Surakarta, Senin pagi (10/04) di Halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar yang memberikan pengarahan sekaligus melepas kedua kontingen yang mewakili Kabupaten Karanganyar berpesan agar para peserta menampilkan yang terbaik dan mengikuti lomba dengan baik. Sungguh-sungguh berlatih dengan mantap, yakin dan tidak perlu khawatir dalam mengikuti lomba

“Bermental juara harus di bangun dari sekarang, tetap fokus dan harus percaya diri dalam mengikuti lomba apapun.” kata Juliyatmono

Juliyatmono mengingatkan agar para peserta senantiasa berdoa, semoga menjadi juara yang terbaik dan menjadi anak-anak yang bisa sukses kedepannya. Semangat berjuang dan percaya diri bawa nama bangga Kabupaten Karanganyar

Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Harjono dalam laporannya mengatakan kontingen Karanganyar yang mengikuti Lomba Pesta Siaga Tingkat Propinsi adalah siswa siswi sekolah dasar dari SD Jatisobo, Kecamatan Jatipuro yang berjumlah satu regu yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 April 2017 di Bumi Perkemahan Karanggeneng, Semarang.

Sedangkan kontingen Tata Upacara dan Baris Berbaris SMA/SMK Tingkat Karisedanan Surakarta diwakilkan oleh SMK Negeri 2 Karanganyar yang menjadi juara PBB Tingkat Kabupaten. Demikian Diskominfo (tt/yg)

Read More
IMG_8733

Konferensi Kerja PGRI Bahas Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Karanganyar Tahun Kedua Masa Bakti XXI di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu pagi (08/04)

Karanganyar, Senin 10 April 2017  

Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karanganyar mengadakan Konferensi Kerja PGRI Tahun Kedua/2016 Masa Bakti XXI di Pendopo Rumah Dinas Kabupaten Karanganyar, Sabtu pagi (08/04)

Konferensi kerja PGRI yang mengambil tema Membangkitkan Kesadaran Kolektif PGRI dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan diikuti oleh 350 peserta yang berasal dari guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK dengan agenda evaluasi kegiatan yang telah terlaksana, merencanakan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2017 dan menyusun rekomendasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi guru khususnya di Kabupaten Karanganyar

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Ketua Umum PB PGRI dan Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang memberikan sambutan sekaligus pengarahan mengatakan bahwa PGRI telah menunjukan soliditas dan solidaritas  seluruh aktivitas organisasi sangat mendukung, bersinergi dan bermitra dengan pemerintah cukup mantap dan baik di Karanganyar.

Dengan kerjasama yang baik, lulusan SD di Kabupaten Karanganyar pada tahun 2016 menjadi lulusan yang terbaik di Jawa tengah berkat kerja keras bapak ibu guru yang selalu semangat dan adanya tema besar di Kabupaten Karanganyar yaitu “Guruku Idolaku” menjadikan guru idola semua masyarakat dan anak-anak.

“Karena bapak ibu guru menjadi bagian penting pembentuk karakter bangsa, dan semuanya mengidolakan bapak ibu guru.” Kata Juliyatmono

Juliyatmono berharap prestasi pendidikan Karanganyar dipertahankan dan semakin ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Selain itu, Bupati menyampaikan kekurangan tenaga guru yang mencapai 900 orang untuk segera diatasi dengan mencabut Moratorium pengangkatan PNS sebagai guru.

“Semoga pengangkatan calon pegawai negeri sipil guru segera dibuka karena kita kekurangan tenaga guru,” tambah Juliyatmono

Sedangkan guru wiyata bakti kesejahteraannya masih belum cukup memadai karena terbentur oleh regulasi yang ada dan pemerintah berupaya melalui program-program yang telah ditentukan untuk bisa memberikan kesempatan bagi generasi selanjutnya agar bisa menjadi aparatur sipil negara (ASN) khususnya guru

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Propinsi PGRI Jawa Tengah, Widadi menyampaikan tentang jadi diri perjuangan dibentuknya PGRI, intinya semangat  mempertahankan NKRI dan mengawal cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu PGRI menjadi bagian penting unutuk mencerdaskan kehidupan bangsa

“Maka meningkatkan mutu pendidikan adalah bagian dari upaya untuk mencerdaskan bangsa secara efektif,” kata Widadi

Ketua umum PB PGRI, Unifah Rosyidi dalam pengarahannya juga menyampaikan pentingnya sebuah sistem kepemimpinan melayani yang kuat untuk membawa organisasi PGRI memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara dengan mempertahankan dan membangun integritas

“PGRI tidak hanya diakui dan dicintai anggotanya, tapi dapat menjadi organisasi yang disegani dan dihormati masyarakat yang solid dan kuat,” kata Unifah Rosyidi

Unifah mengatakan pentingnya kewibawaan organisasi untuk menjaga etika, sopan santun dan nama baik. Unifah mengajak guru-guru untuk mulai memperbarui cara-cara anggota PGRI dalam berjuang mewujudkan harapan dan keinginan organisasi

Sebagai organisasi PGRI adalah tempat bagi guru-guru yang sudah menjadi PNS maupun honorer memperjuangkan hak-haknya untuk mencapai kesejahteraan. Melalui undang-undang yang ditetapkan oleh PGRI, guru wajib mendapat kesejahteraan yang layak, guru wajib ditingkatkan kualitas dan meningkatkan kualitasnya serta guru wajib dilindungi. Demikian Diskominfo (krs/tt)

 

Read More
DSC_0071

130 Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada penarikan mahasiswa KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (06/4).

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Penarikan sejumlah 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di tiga belas desa di Kecamatan Gondangrejo secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/4/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah, Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah merampungkan KKN selama dua bulan yang tersebar di tiga belas desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau untuk menjaga citra Univet, karena almamater yang menyertai sukses kita semua di masa depan.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid, WN.MP berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan Univet dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka KKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa KKN Univet lebih baik lagi,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar bersama Rektor Univet dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN Univet, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

               

 

Read More
web (2)

500 Pemuda Digembleng Kepemimpinan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat melepas tanda peserta Jambore Pemuda.

Karanganyar, Kamis (06/04/2017)

Selama tiga hari, tanggal 4-6 April 2017 di Bumi Perkemahan Cakrapahlawasri, Delingan, Kabupaten Karanganyar. Sebanyak 500 pemuda Kabupaten Karanganyar digembleng kepemimpinan.

Saat acara penutupan, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan dengan Jambore Pemuda Tahun 2017 ini, sebagai langkah untuk menjawab tantangan pemuda hari esok.

“Tubuh dan jiwa ini akan mengikuti cara berpikir kita, kebiasaan yang sudah baik dan terus diulang-ulang maka akan menjadi perilaku disiplin yang baik. Maka yang sudah dipelajari di Jambore Pemuda ini terapkan dikehidupan sehari-hari,” kata Bupati Juliyatmono, Kamis (06/04).

Bupati juga berpesan agar fisik dan jiwa dijaga dengan baik, miliki sikap optimis, berharap lebih baik untuk hari esok, maka mendapatkan keberhasilan. Gelombang I ini menjadi contoh pemuda Kabupaten Karanganyar.

“Satu tahun lagi akan kita adakan reuni, dan di sekolah kalian menjadi pelopor bagi teman-teman,” kata Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati juga mengatakan bangsa dan negara Indonesia membutuhkan pemuda yang siap, sigap, disipilin karena tantangan semakin berat dan kompetitif.

“Saya berpesan agar jaga keragaman, hormati sesama, karena Indonesia negara Pancasila, dan cintai Kabupaten Karanganyar dengan sepenuh hati. Semoga sukses di masa datang,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto, menjelaskan jambore itu untuk menumbuhkan dan mengembangkan rasa cinta tanah air serta mempertebal semangat kebangsaan dan kesatuan di kalangan generasi muda.

“Kegiatan berupa anti narkoba, wawasan kebangsaan, kenakalan remaja, tindak pidana ringan, UU Kepemudaan dan UU Lalu lintas, baris berbaris, dan  senam pagi,” katanya.

Selain itu juga ada kegiatan apel pagi dan malam, pentas seni dan permainan tradisional dan renaungan malam. Sedangkan narasumber yakni Bupati,  Ketua P4GN,  Polres, Kodim, Disparpora dan KNPI. (pd)

Read More
web

Hingga Hari Terakhir, UNBK Berjalan Lancar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat meninjau UNBK di SMK Negeri 2 Karanganyar, Kamis (06/04).

Karanganyar, Kamis (06/04/2017)

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMK di Kabupaten Karanganyar hingga hari terakhir, Kamis (06/04) berjalan lancar, tanpa ada kendala.

“Saya kira berjalan bagus, lancar tidak ada hambatan, peserta ujian untuk SMK mengikuti UNBK, namun ada dua anak yang sakit. Nanti bisa menyusul ujian,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, seusai meninjau pelaksanaannya, Kamis (06/04) pagi.

Secara teknis, Bupati Juliyatmono, mengatakan pelaksanaan UNBK tahun 2017 berjalan baik dan anak-anak bisa mengerjakan soal dengan nyaman. Anak-anak jauh lebih siap dengan UNBK.

“Kesiapan dengan perangkat teknologi ini, tidak bisa anak tidak siap,” katanya.

Hari terakhir itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar, meninjau UNBK di SMK Negeri 2 Karanganyar dan SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Karanganyar, Wahyu Widodo mengatakan, pada tahun ini sebanyak 35 SMK Negeri/Swasta melaksanakan dengan Sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Jumlah peserta sebanyak 5.083 orang, dan menggunakan 73 ruang,” kata Wahyu Widodo.

Karena sistem UNBK itu menggunakan listrik, pihaknya telah menyurati PLN agar tidak ada pemadaman listrik di sekolah tersebut. Selain itu, pihak sekolah juga diminta untuk mensiagakan genset jika ada keadaan darurat. Adapun jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional untuk SMK tanggal 3-6 April 2017. Terdapat pula SMK sebanyak 35 sekolah (dengan UNBK).(pd)

 

Read More
DSC_0081

Guruku Idolaku, Menjadikan Guru Sebagai Idola Anak-Anak

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam Acara Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Klaten, Selasa siang (04/04)

Karanganyar, Selasa 4 April 2017

Guruku Idolaku, menjadikan guru sebagai idola anak-anak yang menginspirasi, menggembirakan dan menyenangkan yang membuat anak-anak semakin bersemangat. Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar dalam sambutannya di acara kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Klaten, Selasa siang (04/04) di Ruang Podang 1 Kantor Bupati Karanganyar

Program Guruku Idolaku yang dibuat adalah sebagai sarana agar guru-guru yang berada di sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK menjadi idola dan teladan. Melalui program Guruku Idolaku akan dibuat seleksi guru yang terbaik dan berprestasi akan diberikan penghargaan bagi guru yang terpilih.

“Di samping menjadi idola, guru kita seleksi. Guru yang terbaik akan kita beri penghargaan,” kata Juliyatmono

Lebih lanjut Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan visi dan misi pemerintah Karanganyar untuk memberikan pendidikan gratis mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK sederajat yang dibantu dengan diberikan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) di luar biaya personal seperti seragam dan sepatu

Pendidikan gratis sebagai sarana tanggung jawab pemerintah untuk memberikan pendidikan  kepada seluruh masyarakat Karanganyar. Selain itu, dengan pendidikan gratis relatif meningkatkan angka partisipasi sekolah yang cukup tinggi. Di samping daya beli masyarakat bergerak lebih cepat, karena beban orang tua sebenarnya adalah biaya sekolah.

“Kalau biaya sekolah ditanggung pemerintah, biaya hidup masyarakat akan lebih mudah dan merasa terbantu.” Kata Juliyatmono

Biaya hidup masyarakat menjadi ringan dengan adanya program pendidikan gratis, sekarang masyarkat tidak perlu lagi memikirkan biaya bulanan dan uang gedung sekolah. Bupati menambahkan pemerintah akan memberikan penghargaan kepada siswa/siswi lulusan SMA/SMK yang diterima di perguruan tinggi negeri.

Sementara itu, Edi Sasongko selaku ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Klaten menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan yang bertujuan untuk belajar tentang pendidikan gratis di Karanganyar dan juga mencari tahu bagaimana program “Guruku Idolaku yang berada di Karanganyar.

Edi Sasongko mengatakan bahwa di Komisi IV DPRD Kabupaten Klaten yang mengurusi bidang pendidikan banyak menerima pengaduan dari orang tua murid terkait dana dan biaya sekolah di Kabupaten Klaten. Kendala yang berada di Klaten, karena banyak orang tua yang salah paham terkait pendidikan gratis.

“Untuk biaya personal kelengkapan sekolah adalah tanggung jawab orang tua, hanya biaya operasional sekolah dibantu pemerintah.” Kata Sasongko

Kegiatan yang meliputi kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi tanggung jawab orang tua. Edi menjelaskan di Kabupaten Klaten sendiri masih kekurangan tenaga guru SD dan masih banyak guru honorer yang belum menjadi PNS.

Dari Komisi IV DPRD Kabupaten Klaten menanyakan mengenai cara penyaluran dana BOS ke sekolah-sekolah. Kabid anggaran badan keuangan daerah Karanganyar, Pujiyanto menyampaikan bahwa dana BOS disalurkan melalui transfer ke rekening sekolah.

Edi Sasongko beserta rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Klaten akan menerapkan apa yang didapatkan dari pemerintah Kabupaten Karanganyar ke Kabupaten Klaten. Demikian Diskominfo (krs/tt/adt)

 

Read More
KOM_2798

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar

 

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Memasangkan ID Card Secara Simbolis Kepada Peserta Jambore Pemuda

Karanganyar, 4 April 2017

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cakra Palawa Sri Delingan, Selasa pagi (4/04) dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta  Kepala OPD, dan Forkompinda Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan Jambore Pemuda  akan dilaksanakan selama 3 hari 2 malam mulai 4 April sampai 6 April, jambore pemuda ini mengambil peserta dari perwakilan sekolah-sekolah di Kabupaten Karanganyar sejumlah 500 pemuda yang berusia 17 sampai 20 tahun. Terdiri dari 250 putra dan 250 putri.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan memberkian motivasi kepada para pemuda peserta kegiatan untuk terus semangat dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan jambore pemuda ini.

“Kalian adalah pemuda harapan bangsa teruslah belajar menuntut ilmu, mengabdi, berbakti, tolong menolong, dibekali dengan acara seperti ini kalian semua akan menjadi penerus dan pemimpin bangsa ini” kata Rohadi.

Beberapa materi kegiatan untuk mengisi acara dalam kegiatan jambore pemuda ini yaitu tentang bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, kenakalan remaja dan tindak pidana ringan, tata tertib berlalu lintas, baris berbaris, senam pagi, apel pagi dan malam, pentas seni dan permainan tradisional, renungan malam.

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Memberikan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba

Semua kegiatan tersebut dilakukan untuk menumbuhkan dan mengembangkan rasa cinta tanah air serta mempertebal semangat kebangsaan dan kesatuan di kalangan generasi muda dan mengembangkan sikap kepemimpinan, kewirausahaan, jiwa gotong royong dan kepeloporan pemuda.  Demikian Diskominfo (yoga/rz)

 

Read More
KOM_2798

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Secara Simbolis Memasangkan ID Card Kepada Peserta Jambore Pemuda

Karanganyar, 4 April 2017

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cakra Palawa Sri Delingan, Selasa pagi (4/04) dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta  Kepala OPD, dan Forkompinda Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan Jambore Pemuda  akan dilaksanakan selama 3 hari 2 malam mulai 4 April sampai 6 April, jambore pemuda ini mengambil peserta dari perwakilan sekolah-sekolah di Kabupaten Karanganyar sejumlah 500 pemuda yang berusia 17 sampai 20 tahun. Terdiri dari 250 putra dan 250 putri.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan memberkian motivasi kepada para pemuda peserta kegiatan untuk terus semangat dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan jambore pemuda ini.

“Kalian adalah pemuda harapan bangsa teruslah belajar menuntut ilmu, mengabdi, berbakti, tolong menolong, dibekali dengan acara seperti ini kalian semua akan menjadi penerus dan pemimpin bangsa ini” kata Rohadi.

Beberapa materi kegiatan untuk mengisi acara dalam kegiatan jambore pemuda ini yaitu tentang bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, kenakalan remaja dan tindak pidana ringan, tata tertib berlalu lintas, baris berbaris, senam pagi, apel pagi dan malam, pentas seni dan permainan tradisional, renungan malam.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Memberikan Materi Tentang Bahaya Narkoba

Semua kegiatan tersebut dilakukan untuk menumbuhkan dan mengembangkan rasa cinta tanah air serta mempertebal semangat kebangsaan dan kesatuan di kalangan generasi muda dan mengembangkan sikap kepemimpinan, kewirausahaan, jiwa gotong royong dan kepeloporan pemuda.  Demikian Diskominfo (yoga/rz)

Read More
KOM_2656

Kajian Inspirasi Akhwat Metamorphosa Hijrahku

Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch memberikan bantuan dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada salah satu panitia penyelenggara Kajian Inspirasi Akhwat. Minggu (2/04/2017)

Karanganyar, 3 April 2017

Kajian inspirasi khusus akhwat dengan tema ‘Metamorphosa Hijrahku’ dilangsungkan di Masjid Agung Karanganyar, Minggu Pagi (1/04) dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch serta para akhwat yang berasal dari pondok maupun organisasi keagamaan.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan salah satu dari lima misi yang dicanangkan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo yaitu meningkatkan kualitas keagamaan dan sosial budaya.

Dalam sambutannya Siti menyampaikan terima kasih dan rasa bangga terhadap berlangsungnya kajian inspirasi akhwat ini dan menginformasikan kegiatan dari Bupati tentang subuh keliling, Jumat keliling, dan himbauan dari edaran Bupati tentang waktu wajib mengaji untuk anak – anak muslim di Kabupaten Karanganyar.

“Setelah Maghrib sampai dengan Isya kita dihimbau dengan edaran Bupati untuk mengaji di rumah, selain itu kegiatan Bupati lainnya adalah melaksanakan subuh keliling dan Jumat keliling dengan mendatangi salah satu masjid di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar untuk melaksanakan sholat subuh dan sholat Jumat berjamaah” kata Siti.

Dalam acara ini, Siti memberikan bantuan dari Bupati Karanganyar untuk menambah semangat seluruh panitia penyelenggara agar acara kajian inspirasi ini dapat dilaksanakan lagi dikemudian hari. Selain sebagai salah satu pendukung misi dalam meningkatkan kualitas kebudayaan dan keagamaan semua kegiatan Bupati diatas tujuannya untuk meningkatkan ketaqwaan masyarakat di Kabupaten Karanganyar kepada Tuhan Yang Maha Esa. Demikian Diskominfo (rz)

Read More
DISKOMINFO

Doa Bersama Ujian Nasional SMA/SMK

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah) menyampaikan sambutan pada acara Doa Bersama Pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK, Minggu malam, 2/4/2017

Karanganyar, 2 April 2017
Doa merupakan usaha untuk berserah diri kepada Yang Mahakuasa. Untuk mempersiapkan diri dalam melaksanakan kegiatan, usaha atau pekerjaan akan sangat baik apabila diawali dengan doa. Karena itu dalam rangka pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK Senin besok diselenggarakan Doa Bersama di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Minggu malam, 2 April 2017.
Acara yang digagas DISDIKBUD ini dimaksudkan untuk ikut mendukung pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK supaya berjalan lancar, tertib dan tanpa kendala yang berarti. Acara diawali dengan Sholat berjemaah yang dipimpin oleh Musta’in Ahmad, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar.
Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Camat dan Kepala SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar.
Dalam laporannya Tarsa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar menyampaikan bahwa Ujian Nasional untuk SMK diselenggarakan mulai Senin-Kamis, 3-6 April 2017. UN untuk SMA mulai Senin-Kamis, 10-13 April 2017.  Ada 35 (tiga puluh lima) SMK di Kabupaten Karanganyar yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Untuk SMA ada 27 SMA yang menyelenggarakan Ujian Nasional, sedangkan yang memakai UNBK baru sejumlah 19 (sembilan belas) SMA. Meskipun SMA/SMK sekarang ini menjadi kewenangan pemerintah Provinsi tetapi para muridnya tetap merupakan anak-anak kita sehingga tidak salah apabila saat ini kita ikut memperhatikan pelaksanaan ujian anak-anak SMA/SMK kita.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan harapannya supaya anak-anak SMA/SMK kita yang besok akan mengikuti Ujian Nasional bisa memperoleh hasil terbaik tingkat nasional maupun Provinsi.
“Tidak ada bekal yang lebih baik bagi anak-anak kita selain ilmu supaya masa depan mereka lebih baik. Kita, para orang tua hanya sebagai fasilitator, mediator dan jembatan bagi mereka menuju hari esok yang lebih baik. Bangsa dan negara kita nantinya adalah milik mereka. Kita doakan supaya anak-anak kita lebih pintar daripada kita,” kata Juliyatmono.
“Tak kalah penting adalah supaya mereka lebih beretika, lebih berkarakter dan tetap mengingat jasa bapak/ibu guru, serta menghargainya. Maka dari itu penting bagi bapak/ibu guru untuk mengajar dan mendidik anak-anak dengan ikhlas,” imbuh Juliyatmono.
Mengenai SMA/SMK yang sekarang ini menjadi  kewenangan pemerintah Provinsi, Juliyatmono menghimbau supaya para Kepala Sekolah SMA/SMK tetap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.
“Kita akan petakan kebutuhan-kebutuhan sekolah. Saya akan sampaikan ke Kementerian Pendidikan dengan upaya-upaya untuk memperbarui, meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan supaya pendidikan anak-anak lebih baik,” kata Juliyatmono. Demikian Diskominfo (kris/pd/rz)

Read More