Category: Pendidikan

KOM_6596

Jelang Ramadhan, 2000 GTT Gelar Dzikir Bersama

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Dzikir dan Doa Keluarga GTT dan PTT Pendidikan Kab. Karanganyar di Masjid Agung Karanganyar, Kamis (18/5)

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan bantuan secara langsung kepada panitia acara.

Karanganyar, Kamis 18 Mei 2017

Dalam rangka menyambut bulan puasa Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, lebih kurang dua ribu Guru Tidak Tetap (GTT) Pendidikan se Kabupaten Karanganyar menggelar Dzikir dan Doa bersama, Kamis (18/5/2017) di Masjid Agung Karanganyar.

Kegiatan dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam sambutannya Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada seluruh guru wiyata bakti atas pengabdiannya selama ini.  Di Kabupaten Karanganyar sendiri pada tahun ini ada banyak kekurangan PNS, karena banyak yang pensiun dan beberapa mutasi ke Provinsi termasuk banyak guru-guru yang berstatus PNS telah pensiun.

Ia menjelaskan dari tiga belas ribu PNS di Lingkungan Karanganyar, untuk tahun ini hanya tinggal sembilan ribuan PNS. Yang mana optimalisasi kinerja harus terus ditingkatkan.

“Keberadaan Guru Wiyata Bakti bagi Pemerintah utamanya untuk pendidikan di Karanganyar memang sangat dibutuhkan, terlebih masih banyaknya Kepala Sekolah yang belum menempatkan GTT dengan baik sebagai orang penting yang dibutuhkan,”tuturnya.

Dikatakannya, Pemerintah tetap akan memperhatikan dan memperjuang kesejahteraan guru-guru wiyata bakti yang sebagian besar masa kerja telah berlangsung lama.

“Dari Biaya Operasional Sekolah (BOS) Pusat ditambah BOS Kabupaten dan itu menggaji Guru Wiyata Bakti itu masih kurang. Maka akan saya tambahi BOS khusus untuk menggaji guru honorarium yang datanya sudah ada,”jelasnya.

Ia menghimbau kepada seluruh GTT untuk tetap dalam pengabdian yang baik. Pemerintah tetap akan memperhatikan untuk perbaikan kesejahteraan.

“Akan kami perjuangkan dan ambil keputusan untuk tindak lanjut dengan baik. Mengabdilah untuk bangsa dan negara dengan nilai-nilai ibadah dengan baik supata mendapat ridho dari Allah SWT,”pesannya.

Di akhir sambutannya, Bupati memberikan  bantuan atas terselenggaranya kegiatan dzikir dan doa bersama sebesar lima juta rupiah yang diserahkan kepada salah satu panita penyelenggra.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_0072

208 Mahasiswa IIM Surakarta Ditarik dari lokasi PKN

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima laporan hasil praktek kerja nyata dari salah satu perwakilan mahasiswa IIM Surakarta di Pendopo RD Bupati, Rabu (17/5)

Karanganyar, 17 Mei 2017

Penarikan sejumlah 208 mahasiswa Praktek Kerja Nyata (PKN) Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta yang tersebar di sepuluh desa di Kecamatan Mojogedang secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (17/5/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Kepala Baperlitbang Karanganyar dan Dekan IIM Surakarta.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta yang telah merampungkan PKN  di sepuluh desa se Kecamatan Mojogedang. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa PKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Ditambahkannya Praktek Kerja Nyata ini sebagai disiplin ilmu, berpartispasi dalam berbagai kegiatan sosial untuk melatih menyampaikan dakwah, syiar Islam yang penuh rahmat dan tetap menjaga Pancasila demi keutuhan NKRI yang dapat membawa pencerahan.

“Jangan jadikan Islam yang menakutkan, teror untuk menjadikan musuh, tapi ciptakan Islam yang rahmatan lil alamiin dan tetap menjaga persatuan kesatuan,”pesannya.

Sementara itu, Dekan IIM Surakarta, Muhammad Syamsuri berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan IIM dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka PKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa PKN Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta lebih baik lagi. Semoga Karanganyar kedepan menjadikan Kabupaten yang lebih maju,”ujarnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

Read More
DSC_0151

Introduksi Imunisasi Measles Rubella, Bupati : Karanganyar Potensi Menolak Vaksin, Dinkes dan MUI Harus Gencar Sosialisasikan ke Masyarakat

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Sosialisasi dan Advokasi Vaksin Measles Rubella di Aula Rumdin Wabup Karanganyar, Senin (16/5).

Karanganyar, Selasa 16 Mei 2017

Beberapa daerah di wilayah Karanganyar karena pemahaman keyakinan sebagian warga dan kurangnya sosialisasi ke masyarakat mengenai vaksin, menyebabkan Karanganyar berpotensi menolak imunisasi.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada kegiatan kebijakan kampanye dan introduksi imunisasi measles rubella, Senin (16/5/2017) di aula Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Penolakan orang tua terhadap pemberian vaksin masih terjadi di Karanganyar, seperti di Ngargoyoso, Tawangmangu. Untuk menekan penolakan tersebut, Bupati meminta Dinkes dan MUI untuk bersinergi menyosialisasikan kepada masyarakat.

“Sosialisasi harus dilakukan secara terus menerus dan sinergi semua pihak untuk menyakinkan kepada warga , karena pemberian vaksin ini untuk menyelamatkan nyawa,”tandasnya.

Bupati mengatakan, merupakan tugas semua pihak baik Pemerintah melalui Dinas Kesehatan, Puskesmas, Posyandu bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia untuk dapat menyampaikan secara gamblang mengenai kandungan vaksin, dampak maupun manfaatnya. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan keragu-raguan warga terhadap pemberian vaksin.

“Pemerintah jangan masa bodah, ini tugas kita semua untuk menyakinkan warga. Kita berbicara dhorurot, daruratnya untuk menyelamatkan nyawa. Mari lakukan gerakan serentak semua pihak, agar warga masyarakat selamat karena apa yang dilakukan pemerintah untuk melindungi warga masyarakat, karena fungsi vaksin sendiri adalah upaya pencegahan dari berbagai penyakit  yang telah melalui penelitian, uji coba, jalur yang benar/legal untuk menyelamatkan jiwa,”ajaknya.

Sementara itu dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Karanganyar, Zuhaid, Lc, M.Ud mengatakan Islam sangat mendorong pemeluknya untuk senantiasa menjaga kesehatan. Dalam prakteknya, hal tersebut bisa dilakukan melalui upaya preventif, agar tidak terkena penyakit dan berobat manakala sakit.

Disampaikannya, Komisi Fatwa MUI Pusat, Tanggal 23 Januari 2016 di Bogor, memutuskan/menetapkan kembali bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.

Ditambahkannya, vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci. Penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram dan/atau najis hukumnya haram, tidak dibolehkan kecuali pada kondisi darurat (keterpaksaan jika tidak dilakukan mengancam jiwa) atau hajat (keterdesakan, jika tidak dilakukan dikhawatirkan menyebabkan penyakit berat atau kecacatan pada seseorang atau belum ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci dan ada keterangan tenaga medis yang kompeten dan dipercaya bahwa tidak ada vaksin yang halal.

“Seandainya seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen hingga mengancam jiwa berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib.

“imunisasi tidak boleh dilakukan jika berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dapat dipercaya, menimbulkan dampak yang membahayakan,”imbuhnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Tjujuk Heru Kusumo menyampaikan  kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) dalam rangka meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap campak dan rubella secara cepat, memutuskan transmisi virus campak dan rubella, menurunkan angka kesakitan campak dan rubella serta menurunkan angka kejadian CRS.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

Read More
web

Bupati Karanganyar Pantau Ujian SD, Murid Berprestasi Dapat Hadiah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memantau pelaksanaan Ujian bagi murid Sekolah Dasar kelas 6.

Karanganyar, Rabu (17/05/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memantau pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Dasar/sederajat di dua sekolah, yakni SD 01 dan 02 Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Selasa (16/05) pagi, dan berjanji memberikan hadiah bagi murid berprestasi.

Di dua sekolah itu, Bupati Juliyatmono memantau satu persatu ruang ujian untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar. Hari itu, peserta ujian tengah mengerjakan soal mata ujian matematika dengan waktu dua jam.

Saat di SD 01 Papahan, terdapat enam ruang yang digunakan untuk ujian dan diikuti 108 peserta ujian. Sedangkan SD 02 Papahan ada tiga ruang ujian dengan jumlah total peserta ujian 57 anak.

“Pengecekan ini relatif bagus, tidak ada hambatan. Justru yang kita tunggu adalah hasilnya, karena tahun lalu sudah berintegritas dan hasilnya menempati rangking terbaik di Jawa Tengah lulusan SD,” kata Bupati Karanganyar.

Kemarin yang dipacu guru dan lain-lainya, karena yang paling sulit mata ujian matematika. Bupati juga mengaku sampai hari kedua, tidak ada laporan kendala pelaksanaan Ujian Nasional SD.

Bupati juga mengimbau kepada orang tua agar memimbing dan memantau perkembangan anak dalam hal belajar sehingga prestasi terbaik dapat diraihnya.

“Pergerakan prestasi-prestasi cukup dinamis, karena orang tua betul-betul mendampingi anak, karena dari hari ke harilebih mampu melihat perkembangannya,” kata Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga berharap tahun ini lebih banyak anak SD yang berprestasi melebihi dari tahun lalu, sekitar 600 lebih murid mendapatkan nilai 100 dari ujian matematika, dan mendapatkan penghargaan uang Rp. 100.000.00.

“Harapannya lebih bagus dari tahun kemarin banyak yang dapat nilai 100. Guru juga akan mendapatkan penghargaan, misal guru kelas 6, ada 5 anak yang mendapatkan nilai 100, sehingga mendapatkan penghargaan, juga berlaku untuk kelipatannya,” kata Bupati.(pd)

Read More
KOM_6270

Tanamkan Nilai Budaya, BPNB DIY Gelar Pemutaran Film Dokumenter

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Sosialisasi dan Penayangan Film Dokumenter di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (10/05)

Karanganyar, 10 Mei 2017

Menanamkan nilai-nilai budaya pada generasi muda, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pemutaran film dokumenter, Rabu (10/5/2017) di hotel Taman Sari Karanganyar.

Pemutaran film dokumenter yang mengusung tema Penguatan Karakter Jatidiri Bangsa Melalui Peristiwa Sejarah dan Budaya  dihadiri Bupati Karanganyar dan Tokoh Budayawan Ki Manteb Sudharsono serta diikuti lebih kurang 150 siswa siswi perwakilan SMP/SMA se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya sekaligus membuka, menyampaikan bahwa nilai-nilai budaya bangsa harus terus dijaga dan dipertahankan.

“Jika kita mengkhianati budaya berarti kita mengkhianati apa yang diciptakan/dilahirkan Tuhan di tanah air kita. Untuk itu lahirlah istilah Ibu Pertiwi yang harus kita jaga. Terlebih Indonesia lahir berbagai kerajaan, salah satunya sejarah kerajaan Sriwijaya-Majapahit yang memiliki peradaban yang hebat,”tuturnya.

Bupati menghimbau pada siswa siswi supaya menjadi generasi muda yang memiliki kepribadian budaya, berdaulat dibidang politik yang tetap memegang etika. Sebagai pelajar untuk tetap belajar yang baik, cintai budaya, hormati orang tua dan orang yang lebih tua serta ukir pretasi dengan menghasilkan karya inovatif baik di bidang ilmu pengetahuan, teknologi maupun seni budaya.

“Atas nama pemerintah, sebagai salah satu bentuk perhatian kepada warisan budaya, kami telah mengkaderisasi dalang-dalang cilik di Karanganyar untuk dapat melestarikan budaya wayang yang benar-benar warisan budaya leluhur kita, jangan sampai di akui Negara lain,”pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut disampaikan juga sambutan Kepala BPNB DIY, Christriyati Ariani, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan kerjasama BNPB DIY dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar dalam rangka memberi penanaman nilai-nilai budaya terhadap siswa siswi.

“Melalui lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dapat membentuk karakter anak. Dan salah satu upaya efektif membentuk karakter anak agar tertanam nilai-nilai budaya melalui pemutaran film dokumenter,”terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan banyak keteladanan yang dapat diambil yang kemudian diterapkan generasi kita dalam kehidupan sehari-hari melalui keberhasilan tokoh-tokoh yang berperan pada tayangan film dokumenter tersebut.

“Kami sebagai BPNB DIY bertugas di tiga wilayah yakni di Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk Jawa Tengah sendiri lokasi yang kami pilih adalah Kabupaten Karanganyar, karena dari sini banyak lahir para tokoh sejarah, budayawan,”katanya.

Dengan pemutaran film dokumenter diharapkan dapat menumbuhkan motivasi kepada generasi muda. Anak-anak dapat mengetahui sejarah dan mengenal tokoh-tokoh di dalamnya.

“Tayangan film dokumenter telah diputar di enam kota/kabupaten yakni Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Madiun, Surabaya dan Karanganyar,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, Tarsa mengatakan ini merupakan salah satu tindak lanjut instruksi Presiden RI Joko Widodo yang menanamkan pentingnya pendidikan karakter dikalangan pelajar kita. Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

  

Read More
KOM_6067

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Disarpus Karanganyar Gelar Sosialisasi Manajemen Perpustakaan

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan sekaligus nara sumber acara Sosialisasi Manajemen Perpustakaan, Selasa Siang (9/5)

Karanganyar, 9 Mei 2017

Dalam rangka meningkatkan minat membaca masyarakat, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar menggelar sosialisasi manajemen perpustakaan di aula Disarpus Karanganyar, Selasa (9/5/2017) siang.

Hadir Bupati Karanganyar sekaligus membuka sosialisasi tersebut. Dalam arahannya, Juliyatmono menghimbau kepada  Kepala UPTPUDNFI dan SD, Kepala sekolah, guru di Karanganyar supaya ikut serta menyosialisasikan manajemen perpustakaan di sekolah-sekolah untuk meningkatkan minat membaca dan ketertarikan siswa pada perpustakaan.

“Keberadaan perpustakaan ini sangat penting dalam rangka mewujudkan Karanganyar cerdas, mencetak generasi berkualitas,”ujar Bupati dihadapan peserta yang diikuti Kepala UPT, Kepala Sekolah SMP Negeri/Swasta se Karanganyar, Koordinator Pengawas.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi manajemen perpustakaan, harapan Bupati dapat menyemangati dan membawa manfaat yang besar bagi siapapun terutama anak didik sebagai generasi penerus yang berkarakter.

“Kita harus dapat mengemas sekaligus menyajikan perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan bagi anak-anak kita, selain sebagai tempat membaca, belajar, perpus dapat menjadi ajang untuk sharing, forum diskusi dan kegiatan lainnya sehingga kesan membosankan itu hilang,”pesannya.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Endang Muryani selaku anggota Dewan Komisi D  Kabupaten Karanganyar yang mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi menajemen perpustakaan. Ia mengatakan dengan adanya kegiatan dalam rangka menunjang perpustakaan dapat memotivasi masyarakat untuk kemajuan perpustakaan  menuju Karanganyar yang maju dan cerdas .

“Sosialisasi ini menunjukkan masih adanya ketertarikan dan perpustakaan sendiri punya andil besar untuk kemajuan Karanganyar. Dan kami selaku wakil rakyat akan mendukung penganggaran yang memang benar-benar digunakan untuk kemajuan perpustakaan, kami siap membantu,”tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Karanganyar, Bambang Harsono, mengatakan digelarnya sosialisasi ini dalam rangka menyamakan persepsi pentingnya peran perpustakaan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Demikian Diskominfo (ad/ind)

 

Read More
DSC_0701

Status Beralih ke Provinsi, Pemkab Karanganyar Tetap Perhatikan SMA/SMK di Karanganyar  

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan pada acara pelepasan siswa SMAN I Karanganyar di Gedung Wanita Karanganyar, Kamis (4/5)

Karanganyar, Kamis 4 Mei 2017

Meski pengelolaan pendidikan SMA/SMK di Kabupaten Karanganyar telah beralih, Pemkab Karanganyar tetap akan memperhatikan pendidikan SMA/SMK agar kualitas SMA/SMK tetap terjaga.

Hal tersebut dikemukan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menghadiri acara pelepasan SMA Negeri 1 Karanganyar di Gedung Wanita Karanganyar, Kamis (4/5/2017)siang.

Menurutnya perubahan pengelolaan SMA/SMK ke Propinsi bukan berarti serta merta Pemkab lepas tangan terhadap pendidikan yang berlangsung di SMA/SMK di Karanganyar. Salah satunya yakni Pemkab tetap akan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, pemberian beasiswa setiap tahunnya supaya semangat untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Meskipun dibawah kewenangan Propinsi,  Pemkab masih sanggup menggratiskan sekolah masih mampu mencetak sekolah sekolah berprestasi dan masih mampu memberikan bonus bagi siswa-siswa berprestasi. Tetap terus kami kawal,”tandasnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan untuk siswa yang masuk perguruan tinggi melalui jalur undangan/tanpa melalui tes akan mendapatkan beasiswa. Sementara siswa yang mendapatkan juara I nilai terbaik tingkat Propinsi pihaknya akan memberikan hadiah sebesar sepuluh juta rupiah dan siswa berprestasi dengan nilai  seratus untuk mata pelajaran matematika, akan diberikan hadiah sebesar satu juta rupiah.

“Pemberian reward ini adalah salah satu bentuk perhatian Pemkab untuk menyemangati anak-anak kita tetap melanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut disampaikan tiga siswa SMA Negeri 1 Karanganyar yang memperoleh nilai seratus mata pelajaran matematika, yakni : Dimas Prima Yuda (Kelas XII IPA 1), Fajar Adi Nugroho (Kelas XII IPA 9), Indra (Kelas XII IPS 2).

Diakhir sambutannya, Bupati menghimbau kepada orang tua dan guru jika  anak yang ingin melanjutkan ke bangku kuliah, jangan ditunda tapi harus disemangati, dibiayai. Pihaknya pun menyampaikan terima kasih pada siswa-siswa kelas XII yang tidak melakukan huru-hara, hura-hura pada pengumuman kelulusan kemarin dan ini menunjukkan Karanganyar cerdas.

“Harta  kita yang paling berharga adalah anak-anak kita yang selalu kita harapkan menjadi anak-anak yang soleh, baik dapat menjadi pemimpin yang hebat dan sukses. Dan kepada anak-anakku untuk tetap berbakti kepada orang tua. Karena mereka lah yang menghantarkan kalian menjadi orang yang hebat,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_0749

ASN Jangan Pernah Berpuas Diri

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (empat dari kiri) memeriksa SK Kenaikan Pangkat yang akan diserahkan kepada ASN didampingi Wakil Bupati dan Kepala BKPSDM, Kamis pagi (04/05)

Karanganyar, 4 Mei 2017

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada acara penyerahan SK Kenaikan Pangkat bagi 794 (tujuh ratus sembilan puluh empat) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Karanganyar.

Acara yang dibarengkan dengan apel pagi di Halaman Kantor Bupati Karanganyar pada Kamis pagi, 4 Mei 2017 tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati, para Kepala OPD dan ASN yang menerima SK Kenaikan Pangkat per 1 April 2017.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Siswanto dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui BKPSDM mengusulkan berkas kenaikan pangkat bagi 807 (delapan ratus tujuh) ASN tetapi baru turun 794, sedangkan 13 (tiga belas) kekurangannya dikembalikan karena berkas yang belum lengkap. Kekurangan ini akan ditindaklanjuti segera oleh BKPSDM.

794 SK Kenaikan Pangkat yang sudah turun terdiri dari: untuk Golongan III/d ke bawah sejumlah 700 (tujuh ratus) SK, Golongan IV/a-IV/b sejumlah 91 (sembilan puluh satu) SK dan Golongan IV/c sejumlah 3 (tiga) SK.

Penyerahan SK Kenaikan Pangkat tersebut dilakukan secara simbolis oleh Juliyatmono kepada 8 (delapan) ASN yang mewakili per golongan, masing-masing 2 orang.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar mengucapkan selamat kepada para ASN yang naik pangkat dan saat itu menerima SK.

“Saya akan terus tambah kesejahteraan ASN, supaya ASN betul-betul berwibawa. Mari kita tingkatkan kebersamaan, semangat bekerja dengan baik,” kata Juliyatmono.

“Saya akan hargai dan beri ruang-ruang untuk ASN supaya lebih maksimal lagi. Jangan mudah berpuas diri. ASN harus terus meningkatkan kemampuannya dengan menempuh pendidikan lagi,” himbaunya.

Disampaikan pula supaya ASN mencintai pekerjaannya. Profesional itu indikatornya senang dengan pekerjaannya. Menjadi Pegawai Negeri sekarang ini sulit sekali, tidak pernah ada lowongan, maka jangan disia-siakan. Orang-orang menghormati, ASN ini adalah agen perubahan di masyarakat.

“ASN harus inovatif, kreatif. Silahkan buat ide apapun, sampaikan kepada Kepala OPD, Wakil Bupati atau kepada saya langsung,” imbuh Juliyatmono.

Bupati juga mengingatkan bahwa menjadi ASN bukan semata-mata mendapatkan kesejahteraan yang baik tetapi juga bernilai ibadah sesuai dengan agama, keyakinan masing-masing. Itulah yang disebut revolusi mental. Pengabdian kita semata-mata untuk ibadah.

“Selamat kepada yang kenaikan pangkatnya sudah diproses dengan baik. Teruslah belajar, belajar, belajar dengan spirit kebersamaan, guyub, rukun. Terima kasih atas pengabdiannya, Karanganyar bisa maju, menjadi lebih baik, “ pungkas Juliyatmono. Demikian DISKOMINFO (ft/krs)

Read More
DSC_0706

Malaysia Butuh 2000 Tenaga Kerja Lulusan SMA/SMK

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono sampaikan arahannya pada acara Pelepasan Tenaga Kerja Ke Industri SMKN I Karanganyar di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu (3/5)

Karanganyar, Rabu 3 Mei 2017

Negeri Jiran Malaysia masih membutuhkan sekitar dua ribu tenaga kerja lulusan SMA/SMK. Untuk tahun 2017 ini, Pemerintah Karanganyar akan memberangkatkan kurang lebih empat puluh anak lulusan SMA/SMK Karanganyar ke Malaysia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada pelepasan tamatan SMK Negeri 1 Karanganyar, Rabu (3/5/2017) di Gedung Wanita Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengatakan banyak tenaga kerja terutama lulusan SMA/SMK Karanganyar yang bekerja  di Malaysia tepatnya di perusahaan-perusahaan elektronik.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar bakal memberangkatkan 2.000 lulusan SMA dan SMK ke Malaysia. Mereka nantinya bakal dipekerjakan di sebuah industri elektronik yang berada di Negeri Jiran dengan syarat minimal lulusan SMA dengan usia dibawah 18 tahun. Mereka nantinya akan digaji sekitar Rp7,5 juta perbulan  dengan beban kerja sehari sebanyak 8 jam.

“Kami selaku Pemerintah tetap akan mengawal dan memantau perkembangan tenaga kerja kita di Malaysia,”tandasnya.

Sementara itu, Sugiyanto, Kepala Cabang Sukses Mandiri Utama Jawa Tengah mengatakan perusahaan penyalur tenaga kerja ke Malaysia mengatakan  calon tenaga tidak akan dipungut biaya sepeserpun. Satu-satunya biaya dikeluarkan adalah untuk pembuatan paspor mereka masing-masing. Sedangkan untuk ketika berangkat maupun tingkat kembali ke Indonesia sudah ditanggung oleh perusahaan.

“Tenaga kerja itu nantinya akan dikontrak selama 2 tahun di Malaysia. Selama menjalani kontrak mereka akan mendapatkan mess atau penginapan secara gratis. Saat masa kontraknya habis mereka bisa diperpanjang lagi dalam waktu 2 tahun dengan perjanjian ulang,”

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More
DSC_0688

Tirakatan HARDIKNAS

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (dua dari kiri) menyerahkan tumpeng kepada Kepala DISDIKBUD (berbaju batik coklat) pada acara Doa Bersama / Tirakatan HARDIKNAS Senin, 1/5/2017

Karanganyar,  Senin 01 Mei 2017

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Doa Bersama Senin, 1 Mei 2017 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.

Setelah sholat berjamaah yang diimami oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kepala Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa menyampaikan bahwa acara tersebut dilaksanakan selain untuk menyambut HARDIKNAS juga untuk mendoakan pelaksanaan Ujian Nasional. Ujian Nasional bagi siswa-siswi SMP/MTs akan dilaksanakan pada 2,3,4 dan 8 Mei 2017.

“Ujian Nasional untuk SMP/MTs diikuti oleh 103 sekolah terdiri dari 78 SMP dan 25 MTs. Jumlah peserta  SMP: 11.834 (sebelas ribu delapan ratus tiga puluh empat) siswa, UNBK: 542 (lima ratus empat puluh dua) siswa. Yang melaksanakan UNBK adalah SMPN 1 dan 2 Karanganyar, yang lain akan menyusul tahun 2018,” jelas Tarsa.

Untuk UNBK akan diselenggarakan sampai sore karena dibagi 3 (tiga) shift. Sedangkan yang berbasis kertas dimulai jam 10.30 WIB karena sesuai petunjuk dari Pusat dan harus mengambil kertas soal di DISDIKBUD lebih dahulu.

Jadwal pelaksanaan UN adalah: 2 Mei: Bahasa Indonesia, 3 Mei: Matematika, 4 Mei: Bahasa Inggris dan 8 Mei: IPA.

Menurut Tarsa doa bersama malam itu juga dimaksudkan untuk mendoakan pelaksanaan UN SD/MI yang akan diselenggarakan pada 15-17 Mei 2017. UN SD/MI akan diikuti oleh 12.899 (dua belas ribu delapan ratus sembilan puluh sembilan) siswa yang semuanya masih berbasis kertas.

Selain acara doa bersama untuk memperingati HARDIKNAS 2017 akan dilakukan pula anjangsana kepada Kepala Dinas Pendidikan yang telah purna tugas yang masih ada, senam bersama anak-anak TK/PAUD dan guru-gurunya yang berjumlah sekitar 2.500 (dua ribu lima ratus) peserta di Alun-alun Karanganyar pada Selasa, 2 Mei 2017 jam 06.30 dilanjutkan Upacara Bendera di Halaman Setda.

Setelah pemotongan tumpeng oleh Juliyatmono yang kemudian diserahkan kepada Tarsa, Bupati Karanganyar menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya Juliyatmono menghimbau supaya anak-anak yang akan mengikuti UN jangan ditakut-takuti, tapi harus dibombong supaya spiritnya muncul.

“Saat ini kita adakan doa bersama, kita minta, berdoa kepada Tuhan supaya semua berjalan baik, lancar, dan mejadi juara Indonesia,” harap Juliyatmono.

“Berdoa sebenarnya membangun komunikasi, minta kepada Tuhan, supaya hasilnya baik. Kalau hasilnya baik semuanya akan senang,” imbuh Juliyatmono.

“Pemerintah Daerah terukurnya dengan pendidikan yang makin baik. Akan terjadi perubahan besar melalui pendidikan. Yang pinter-pinter akan membuat perubahan. Perubahan itu akan dilakukan melalui pendidikan. Yang memenangkan pertarungan besok adalah yang memikirkan perubahan ke hal-hal yang lebih baik. Dirgahayu Hari Pendidikan,” pungkas Juliyatmono. Demikian Diskominfo (krs)

Read More