Category: Pendidikan

KOM_0583

Karanganyar Jadi Lokasi Orientasi Lapangan Peserta Diklatpim IV Provinsi NTT

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo sampaikan visi misi Kabupaten Karanganyar di hadapan peserta DiklatPim

Karanganyar, 17 Juli 2017

Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi orientasi lapangan peserta Benchmarking Diklat Pim IV Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 49 peserta dari beberapa instansi yakni Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, BKPSDM dan BPN.

Kunjungan tersebut diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Karanganyar,  Rabu (17/07) di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan Visi  Bersama Memajukan Karanganyar dan lima (5) misi Kabupaten Karanganyar meliputi Pembangunan infrastruktur menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri, Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan serta Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya.

“Karanganyar dikenal dengan sebutan Bumi Intanpari yang berarti industri, pertanian dan pariwisata. Banyak destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Kabupaten Karanganyar dan merupakan salah satu penghasil PAD tertinggi untuk Karanganyar,”tutur Rohadi Widodo.

KOMINFO

Peserta Diklatpim Dinas Kominfo NTT mengunjungi Pusat Komado Alap – alap Sambernyawa Diskominfo Karanganyar yang mengaplikasikan data berbasis smart system

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT sekaligus Ketua rombongan, Klemens Meba mengatakan maksud dan tujuan kunjungan ini dalam rangka pembekalan pembelajaran dari Benchmarking ke praktis sebagai agen perubahan untuk menjalankan program-program stake holder secara efektif sekaligus sebagai pengukuran kinerja.

“ Dengan mengadopsi dan mengadaptasi kemampuan keunggulan tempat yang dikunjungi diharapkan mampu memberikan banyak manfaat khususnya dibidang kesehatan,”harapnya.

Demikian Diskominfo (yg/ind)

Read More
web (2) copy

272 Anak Ikuti Lomba Kreatifitas Anak PAUD

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat berdialog dengan salah satu peserta lomba PAUD.

Karanganyar, Kamis (13/07/2017)

Sebanyak 272 anak mengikuti berbagai lomba kreatifitas anak usia dini yang diselenggarakan selama satu hari, Rabu (12/07) di Gedung Wanita Karanganyar. Keceriaan dan keberanian terlihat pada anak-anak yang mengikuti lomba.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang membuka acara tampak antusias dan bahkan menyemangati anak-anak yang ikut lomba. Ada juga anak yang bisa mengucapkan Pancasila dengan benar. Lantas, dia diberi uang dari Bupati.

“Saya sangat senang dengan adanya lomba kreatifitas bagi anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), karena dapat meningkatkan kecerdasan, keberanian, kemandirian, dan bersosialisasi dengan teman sebaya,” kata Bupati Karanganyar.

Pada acara itu, Bupati yang didampingi Bunda PAUD Karanganyar, Siti Khomsiah Juliyatmono, meminta kepada orang tua menjadikan anak semakin cerdas dan hebat. Jangan ada beban dari mereka, jadikan keceriaan bagi anak PAUD.

Saat melihat lomba menangkap bibit ikan mas dan nila, Bupati tampak menyemangati anak-anak yang sedang lomba. Ada yang berhasil menangkap semua, ada juga yang terdiam saja tidak mau menangkap ikan.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, mengatakan 272 anak itu mengikuti 13 jenis lomba.

“Jenis lomba anak TK yakni menyanyi lagu wajib, dongeng, finger printing, meronce, lari tancap bendera, gerak dan lagu,” kata Tarsa.

Selanjutnya, untuk Kelompok Bermain terdiri lomba lari, memindahkan bola sesuai warna, menyanyi lagu anak tanpa iringan, menangkap ikan, tempel bentuk geometri, estafet bendera dan mengelompokan biji-bijian.

“Bagi yang menang, Kami siapkan hadiah untuk juara 1 sampai harapan 3. Ada uang pembinaan. Semuanya bersumber dari APBD Kabupaten Karanganyar,” katanya. (pd)

 

Read More
KOM_0174

Mahasiswa Harus Mampu Menjadi Problem Solver

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menerima rombongan peserta KKN dari UNS, Rabu Siang (12/7)

Karanganyar, Rabu (12/07/2017)

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengirimkan mahasiswanya untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah bumi Intanpari. Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo beserta jajaran OPD terkait menerima rombongan peserta KKN beserta pendamping di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Siang (12/7). Selama hampir sebulan lebih yakni tanggal 12 Juli sampai berakhir tanggal 24 Agustus, 152 mahasiswa peserta KKN akan homestay di rumah warga sasaran kegiatan yakni di 10 desa yang berada di Kecamatan Mojogedang  dan  6 desa di Kecamatan Jenawi.

Dalam acara tersebut Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyambut baik atas kegiatan ini. Kegiatan rutin ini diharapkan mempunyai efek yang baik untuk Pemkab Karanganyar, Universitas dan mahasiswa sendiri.

Rohadi menyampaikan bahwa kunci sukses mengikuti KKN adalah mau belajar dan mengajar, yang berarti bahwa mahasiswa melalui praktek terjun langsung ke masyarakat harus belajar dari masyarakat, dari alam sekitar, selain belajar mahasiswa juga diharapkan mampu memberikan dorongan maupun sumbangsih pemikiran (ide) kepada masyarakat sekitar guna menumbuhkan semangat untuk maju dan berkembang.

“Adik-adik peserta KKN, selama mengikuti kegiatan ini janganlah sungkan, kalau memang diperlukan dan memang kami tidak ada agenda, Pak Bupati dan Saya siap diundang untuk dijadikan pembicara atau eksibisi olahraga”, ujar Rohadi Widodo

Sementara itu, Hendra Saputra Koordinator KKN UNS melaporkan bahwa selain 152 mahasiswa UNS peserta KKN, juga terdapat 5 mahasiswa Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara yang merupakan program pertukaran mahasiswa antar kedua universitas tersebut yang akan mengikuti KKN kali ini. Adapun tema yang ditetapkan oleh UNS untuk KKN Periode Juli – Agustus adalah Pendidikan dan Kesehatan dengan sub tema Pemberdayaan UMKM, Pengembangan Wisata dan Peningkatan Produksi Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Demikian Diskominfo (ad/ft)

 

Read More
KOM_9530

Kontingen Pramuka Karanganyar Ikuti LT-IV Kwarda Jateng 2017

Kominfo

Sekda Karanganyar Samsi (tengah baju batik) saat melepas Kontingen Pramuka Penggalang yang akan mengikuti LT-IV Kwarda Jateng, di Halaman Kantor Setda Karanganyar, Jumat Pagi (7/7).

Karanganyar, Jumat (07/07/2017)

Kontingen yang terdiri dari 18 orang tersebut terbagi dalam 2 regu putra dan regu putri pramuka penggalang beserta satu pendamping dimasing-masing regu, mereka akan mengikuti Lomba Regu Penggalang Tingkat IV Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2017 (LT-IV Kwarda Jateng 2017) tanggal 10-14 Juli 2017 di Pusat Kegiatan Kepramukaan “Candra Birawa” Karanggeneng, Gunungpati Kota Semarang.

Dalam acara tersebut Samsi menyambut baik dan optimis kepada kontingen untuk meraih juara di lomba tersebut.Kabupaten Karanganyar termasuk salah satu Kabupaten yang diperhitungkan dalam event-event lomba kepramukaan di Kwarda Jawa Tengah, yang terakhir adalah tampil sebagai juara umum kejuaran Kemah Persabhara Tingkat Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) dimana Kabupaten Karanganyar diwakili oleh Saka Bhayangkara.

“Kalian adalah wakil dari Karanganyar, itu merupakan sebuah kebanggaan. Jadikan Kabupaten Karanganyar sebagai juara”, harap Samsi

Dikataan lebih lanjut, dukungan Pemkab Karanganyar terhadap pramuka sangatlah besar. Event kemah 360 hari merupakan wujud kepedulian itu.

Sementara itu, Wahono dalam laporan kesiapan keberangkatan kontingen mengatakan lomba ini merupakan pertemuan regu penggalang dari berbagai satuan pramuka. Lomba diadakan dimaksudkan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kecakapan serta kemampuan pramuka penggalang. Lomba Regu Penggalang merupakan kejuaran berjenjang dari LT-I (Gugus Depan), LT-II (Tk. Kwartir Ranting), LT-III (Tk. Kwartir Cabang), LT-IV (Tk. Kwartir Daerah) dan LT-V (Tk. Kwartir Nasional). Untuk Kontingen yang berangkat sekarang adalah pemenang lomba LT-III Kwarcab Karanganyar yang berasal dari Gudep Jumapolo Satu dan Gudep Mojogedang Dua. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
KOM_8305

Bulan Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Di Kabupaten Karanganyar Cenderung Stabil

Bupati bersama anggota komisi B DPRD Jateng saat meninjau harga kebutuhan pokok di pasar colomadu

Karanganyar, 15 Juni 2017

Memasuki pertengahan bulan Ramadhan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Karanganyar cenderung stabil. Meskipun ada beberapa barang mengalami peningkatan harga namun tidak signifikan.

Saat pemantauan harga pasar di Pasar Colomadu didapati harga daging ayam masih stabil di harga Rp 30.000,- per kilonya, harga daging sapi berkisar antara Rp 95.000,- sampai Rp 105.000,- per kilonya. Sementara itu harga bawang putih mengalami kenaikan menjadi Rp 60.000 an per kilonya. Sedangkan harga kebutuhan pokok lainnya cenderung normal.

Hal ini terlihat pada saat Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah mengadakan pemantauan harga di pasar Colomadu Kamis siang (15/6).

Pemantauan ini sendiri bertujuan untuk mengetahui harga kebutuhan pokok dipasaran dan ketersediannya.

“Kami hanya ingin mengetahui perkembangan di pasar, bagaimana harga kebutuhan pokok, stok barangnya bagus tidak, supaya nantinya lebih mudah untuk mengambil kebijakan terkait harga kebutuhan pokok di pasaran,” ucap Yudhi Sancoyo selaku Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng. Demikian DISKOMINFO(yoga/adt)

Read More
KOM_8000

Pembukaan Kemah 360 Day Ramadhan Gerakan Pandu Hizbul Wathan

KOMINFO

Pelepasan Balon Udara sebagai tanda dibukanya Perkemahan 360 Day Ramadhan Hizbul Wathan

Karanganyar, 16 Juni 2017

Kemah 360 hari Gerakan Pandu Hizbul Wathan Kwarda Karanganyar dibuka Bupati Karanganyar. Kemah yang bertema 360 Day Ramadhan ini berlangsung di Bumi Perkemahan Cakrapahlawasri Delingan, Selasa sore (13/6).

Kemah ini diikuti 700 peserta dari SD/MI sampai SMA/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Karanganyar. Kegiatan kemah sendiri dibagi menjadi dua tahap yaitu Selasa-Rabu (13-14/6) peserta dari tingkatan SMP/MTs dan SMA/SMK, Kamis-Jum’at (15-16/6) untuk peserta dari tingkatan SD/MI.

Pada pembukaan 360 Day Ramadhan Gerakan Pandu Hizbul Wathan Kwarda Karanganyar, Bupati Karanganyar hadir didampingi Wakil Bupati, Kapolres Karanganyar, perwakilan Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Karanganyar serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar.

Sementara itu Bupati Karananyar Juliyatmono dalam sambutannya menekankan agar semua peserta dan keluarga besar Muhamadiyah harus menjaga dan merawat ke-    Bhinekakan. Semua yang mengabdi di Muhamadiyah harus menjadi Kader Bangsa, harus tahu dan mengamalkan Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar Negara, harus mencintai NKRI, harus bangga terhadap Merah Putih. Hizbul Wathan harus tampil di depan untuk menjaga Indonesia dari siapapun yang akan menghambat ataupun merongrong kewibawaan NKRI.

“Semua peserta dan keluarga besar Muhamadiyah harus ikut merawat ke – Binekaan, Dunia ini pasti berbeda – beda, beragam Agama, Etnik, Suku, Bahasa semua menyepakati, bertekat bulat untuk bersatu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandas Juliyatmono. Demikain DISKOMINFO(yoga)

Read More
KOM_7114

2017, Bulan Dana PMI Karanganyar Targetkan 883 Juta Rupiah

KOMINFO

Rakor Bulan Dana PMI dipimpin langsung oleh Dandim 0727 Karanganyar Letnan Kolonel Infantri CZI Santy Karsa Tarigan, SE selaku Ketua Bulan Dana PMI Karanganyar, Selasa (30/5).

Karanganyar, Selasa 30 Mei 2017

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar di tahun 2017 menargetkan mampu mengumpulkan dana sebesar 883 juta rupiah. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu yang terkumpul 609 juta rupiah.

Hal tersebut dikemukakan Ketua PMI Karanganyar, Timo Tius pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bulan Dana PMI Karanganyar, Selasa (30/5/2017) di aula Gedung PMI Karanganyar.

Menurutnya target penggalangan dana yang melebihi tahun kemarin dikarenakan potensi di Kabupaten Karanganyar.

Lebih lanjut Timo Tius mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan bersinergi dengan berbagai pihak seperti OPD di lingkungan Pemkab Karanganyar.

“Sinergi dengan instansi di lingkungan Pemerintahan maupun swasta akan digalakkan agar target tercapai,”terangnya.

Ditambahkannya, penggalangan dana PMI nantinya akan diperuntukkan untuk penanggulangan bencana, biaya operasional para relawan pada kegiatan-kegiatan masyarakat.

Sementara itu, Rakor yang dipimpin langsung oleh Dandim 0727 Karanganyar, Letnan Kolonel Infantri CZI Santy Karsa Tarigan, SE selaku Ketua Bulan Dana PMI Karanganyar, mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini untuk pencapaian bulan dana PMI yang nantinya digunakan untuk kemanusiaan.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0062

Perkuat Jati Diri Bangsa

DISKOMINFO

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa meminta maju salah seorang siswi peserta Seminar Menuju Masyarakat Karanganyar Maju dan Sejahtera, Selasa pagi (23/5)

Karanganyar, 23 Mei 2017

Dalam rangka memperkuat jati diri bangsa yaitu Pancasila dalam diri generasi muda di Kabupaten Karanganyar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Seminar Regional Memperkuat Persatuan dan Kesatuan dalam Menuju Karanganyar Maju dan Sejahtera Selasa pagi (23/5) di Gedung Guru Cangakan Karanganyar.

Seminar yang diikuti oleh lebih kurang 150 siswa SMA/SMK, mahasiswa dari Perguruan Tinggi dan pemuda dari organisasi kepemudaan di Karanganyar kota yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kecintaan kepada negara Republik Indonesia ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa.

Dalam sambutannya Tarsa menekankan pentingnya penciptaan karakter pemuda yang mulia.

“Pembiasaan upacara setiap Senin di sekolah, kegiatan lomba dan apresiasi seni dari Pemerintah dilakukan untuk mendukung penciptaan karakter siswa yang bagus,” kata Tarsa.

Disinggung pula oleh Tarsa bahwa Bupati Karanganyar terus menekankan pentingnya kerukunan, keeratan, kekerabatan, dan gotong royong.

“Pemuda-pemuda melalui Karang Taruna, organisasi pemuda, mari kita perkuat jati diri bangsa yaitu Pancasila,” himbaunya.

Dalam visi yang kelima Bupati menekankan untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Mahaesa. Memang masyarakat kita berbeda-beda agama dan kepercayaannya.

“Perbedaan agama jangan dijadikan permasalahan. Jangan menilai agama orang lain, biar Tuhan sendiri yang menilai masing-masing pribadi kita,” imbuh Tarsa.

“Siapa yang bercita-cita, ingin jadi presiden, menteri?” tanya Tarsa. Ada salah seorang siswi yang tunjuk jari dan diminta maju. Siswi ini mengaku ingin mejadi menteri pendidikan. Berkat keberaniannya bermimpi dan menyampaikan cita-citanya di hadapan banyak orang, Tarsa memberinya hadiah uang Rp.100.000,00. Spontan teman-temannya bertepuk tangan.

Setelah dibuka, seminar dimulai. Disinggung oleh pemateri seminar dari Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar bahwa persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting untuk memperkuat jati diri bangsa, memperkuat ketahanan nasional, memudahkan tercapainya tujuan nasional dan menciptakan suasana yang tenteram, aman dan damai sehingga kesejehteraan masyarakat bisa tercapai. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
KOM_6851

Peran Vital Ketua RT/RW

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan insentif kepada Ketua RT/RW Kecamatan Tawangmangu didampingi Wakil Bupati (20/5)

Karanganyar, 21 Mei 2017

Sebagai wujud perhatian dan penghargaan terhadap peran vitalnya Pemerintah memberikan insentif kepada Ketua RT/RW di Kabupaten Karanganyar.

Sabtu malam (20/5) Bupati Karanganyar menyampaikan pembinaan sekaligus insentif bagi Ketua RT/RW se Kecamatan Tawangmangu bertempat di Balai Desa Karanglo, sedangkan untuk Kecamatan Karanganyar dilaksanakan pada Minggu malam (21/5) di Balai Kelurahan Bejen.

Sejumlah 347 Ketua RT dan 100 Ketua RW Kecamatan Tawangmangu hadir dan menerima pembinaan serta insentif masing-masing Rp.1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) dipotong pajak penghasilan (PPh) 6%, sedangkan di  Kecamatan Karanganyar diberikan insentif bagi 500 Ketua RT dan 162 Ketua RW.

Dalam sambutannya Juliyatmono menghimbau karena peran Ketua RT/RW sangat vital maka Pemerintah mohon dukungannya supaya ikut menciptakan kerukunan di lingkungan masing-masing serta terus menjaga Pancasila sebagai dasar negara.

“Ketua RT/RW mohon dukungannya supaya guyub, rukun, yang paling pokok saat ini Ssupaya Pancasila dikuati lagi sehingga negara Indonesia ini yang terdiri dari bermacam suku, etnik, agama terus dijaga. Penjaga yang paling depan itu adalah Ketua RT/RW,” kata Juliyatmono.

Kerja bakti, pertemuan rutin di tiap-tiap RT harus terus digalakkan karena ini merupakan wujud dan bagian dari kerukunan.

Pemerintah Kabupaten terus akan  berupaya supaya pembangunan merata, semua jalan bagus. Tahun ini program Kabupaten adalah “Karanganyar Maju dan Sejahtera”. Bertepatan dengan hari jadi yang 100 tahun, diharapkan semua rumah memiliki jamban dan layak huni. Pemerintah menyediakan anggaran 12 miliar untuk hal ini.

Yang menjadi cita-cita kita bersama adalah supaya Karanganyar bisa menjadi daerah tujuan pendidikan, daya tarik wisata dan lain-lain. Untuk itu pemerintah berupaya akan membangun Perguruan Tinggi yang besar di Karanganyar dan menggarap Ngargoyoso supaya menjadi daya tarik wisata kelas dunia.

Di samping itu disampaikan pula bahwa Selasa, 23 Mei 2017 Desa Karanglo akan maju dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah, sehingga mohon dukungannya supaya bisa menang dan maju tingkat Nasional.

Mengenai masalah pendidikan Juliyatmono tetap berkomitmen untuk tetap mengusahakan sekolah gratis bagi SD – SMA/SMK meskipun sekarang ini SMA/SMK menjadi kewenangan Provinsi. Sebagai wujud perhatian akan ada hadiah bagi anak-anak sekolah yang berprestasi. Yang mendapatkan nilai 100 pada Ujian Nasional untuk mata pelajaran Matematika SD akan diberi hadiah Rp.100.000, sedangkan yang bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri akan mendapatlkan bantuan Rp.2.500.000.

Dalam kesempatan tersebut dipaparkan juga keberhasilan pembangunan selama kepemimpinan Juliyatmono dan Rohadi Widodo oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Disampaikan bahwa Karanganyar sudah mendapatkan 3 kali opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK dan Predikat Kabupaten yang terbaik kedua tingkat nasional.  Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
web (2)

Pemuda Ajak Viralkan Prestasi Yang Diraih

Juara 1 Lomba PBB saat tampil di Car Free Day

Karanganyar, Senin (22/05/2017)

Pemuda Kabupaten Karanganyar diajak untuk viralkan berbagai prestasi yang pernah diperoleh dari berbagai ajang baik tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional. Dengan begitu dapat menjadi pemacu semangat untuk yang lainnya.

Saat Car Free Day (CFD) di depan Bank Daerah Karanganyar, sekitar 800 pemuda menampilkan berbagai atraksi. Ada yang pernah ikut Jambore Pemuda, aksi dari Taekwondo, juara Lomba PBB Kabupaten Karanganyar, Duta Wisata, Saka Pariwisata, dan Paskibraka, Minggu (21/05) pagi.

Seperti saat penampilan dari juara I Lomba PBB Tingkat SMA/SMK, menampilkan sekitar 60 perintah aba-aba yang ternyata dapat memukau penonton di lokasi. Terdapat pula penampilan dari atlet Taekwondo, yang mematahkan balok kayu dengan tendangan kaki.

Secara berkala, anak-anak yang menonjol dan berpengaruh disekitarnya diadakan untuk menampilkan acara seperti ini secara rutin agar mereka tidak terpengaruh oleh yang tidak baik.

“Tujuan kami adalah anak-anak ini dapat menjadi viral positif di lingkungannya, dan dapat membangun karakter,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto.

Lebih lanjut, kebanggaan-kebanggaan  itu ditonjolkan, misalnya tadi ada juara PBB. Karakter, disiplin, bugar dan percaya diri, dan mental konsisten dapat terbangun.(pd)

Read More