Category: Pendidikan

DSC_1001

18 Siswa se Subosukowonosraten Menampilkan Hasil Krenova

Kominfo

Pemerintah wajib mendukung hasil karya siswa berprestasi : Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka lomba Krenova, Rabu (2/8).

Karanganyar, Rabu 02 Agustus 2017

18 pelajar se Solo raya menampilkan berbagai hasil kreasi dan inovasi dalam gelar lomba Krenova  Kategori Pelajar, Rabu (02/08/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan yang dihadiri sekaligus dibuka langsung Wakil Bupati Karanganyar tersebut menampilkan berbagai hasil krenova diantaranya Saklar Online (SMK 2 Karanganyar), Candy Papaina (SMK Kesehatan Bintang Nusantara Karanganyar), Auto broom Robo Generasi 1 ( ABROR) dari SMA Muhammadiyah 1 Sragen dan kreasi siswa dari Kota dan Kabupaten lainnya.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan  generasi sekarang merupakan generasi berbasis IT. Berbagai kreasi dan inovasi telah berhasil dikaryakan dan pemerintah wajib mendukung.

“Hasil kreasi anak tentu harus didukung sekolah dan pemerintah, karena biasanya produk bermanfaat ini terkendala dengan biaya dan pemasarannya,”tutur Rohadi Widodo.

Ditambahkannya merupakan tugas Pemerintah untuk membantu supaya hasil krenova tersebut dapat diadopsi dan diproduksi massal serta memikirkan bagaiman pemasarannya sehingga masyarakat merasakan manfaatnya.

Kominfo

Wabup melihat stand hasil Krenova berupa saklar online dari SMK 2 Karanganyar dan Auto Broom Robo Generasi 1 yakni tempat sampah khusus penyandang disabilitas dari SMA Muhammadiyah 1 Sragen.

Sementara itu Kepala Baperlitbang Karanganyar, Muh. Indrayanto mengatakan maksud  tujuan kegiatan ini digelar yakni untuk meningkatkan kreatifitas dan fasilitasi hasil-hasil inovasi Pelajar se Subosukowonosraten  dalam keikutsertaan memajukan teknologi terapan yag dapat dimanfaatkan secara mudah guna menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan lingkungan.

“Kami menghadirkan Tim Penilai yang terdiri dari perwakilan Kabupaten/Kota se Solo raya. Para Juara lomba nantinya akan mendapatkan penghargaan dari Bupati Karanganyar serta dana motivasi sebesar Rp. 14 juta rupiah.

Demikian Diskominfo (ind/brh)

Read More
KOM_1527

PPI KARANGANYAR SELENGGARAKAN MUSKAB PERTAMANYA

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara langsung Musyawarah Kabupaten I dan Pengukuhan Pengurus Purna Paskibraka Indonesia di Pendopo RD Bupati, Senin (31/7/17).

Karanganyar, 31 Juli 2017

Musyawarah tingkat kabupaten Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Karanganyar diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin pagi (31/7). Adapun agenda musyawarah adalah membentuk kepengurusan PPI Kabupaten Karanganyar masa bhakti 2017 – 2022. Hadir sekaligus membuka Muskab tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wabup Rohadi Widodo dan beberapa tamu undangan lainnya seperti Jajaran Forkompimda Karanganyar, Ketua PPI Jawa Tengah, Ketua PPI se-Solo Raya beserta Ketua OPD terkait.

PPI sebagai organisasi yang mewadahi generasi pemuda dimana anggotanya adalah alumni paskibraka. Lahir ditingkat nasional pada tanggal 31 Desember 1989, PPI Jawa Tengah sendiri baru terbentuk saat Musda PPI Jateng tahun 2004 di Tawangmangu Jawa Tengah dimana diprakarsai oleh Kabupaten Karanganyar, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Banyumas

Bupati Karanganyar dalam sambutannya menyambut baik adanya PPI di Kabupaten. PPI sebagai wadah Paskibraka merupakan peluang bagi anggotanya untuk kembali menunjukan rasa nasionalisme lewat berbagai kegiatan yang ada di PPI. Anggota Paskibraka merupakan generasi pemuda yang potensial, memiliki ketangguhan dan jiwa patriotisme berpeluang sukses akan masa depannya.

“Dijaga semangat disiplin, semangat cerdas, dan semangat nasionalisme”, pesan Juliyatmono dihadapan peserta Muskab PPI Karanganyar

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan tiap tahunnya untuk menghargai anggota Paskibraka, mereka diundang dalam malam resepsi peringatan HUT RI beserta orang tuanya.

Seperti filosofi baris-berbaris, PPI Karanganyar diharapkan menjadi organisasi yang disiplin, semangat, kekompakan dan tegas.

Sementara itu, Agustinus Danu Widyasworo Ketua PPI Jawa Tengah mengatakan PPI Jawa Tengah telah menjalin kerjasama dengan beberapa instansi seperti BNN, BTPN Jawa Tengah, Bank Jateng dan Dinas Sosial Prop Jateng. Kerjasama tersebut meliputi pengadaan lowongan kerja bagi anggota PPI, Kewirausahaan, Duta Anti Narkoba dan Duta Tanggap Bencana. Demikian Diskominfo (fta/ad)

Read More
KOM_1237

4 Kecamatan di Karanganyar Jadi Tujuan KKN Unisri

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutan dalam acara Penerimaan Mahasiswa KKN PPM UNISRI di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/7).

Karanganyar, Kamis 27 Juli 2017

576 mahasiswa Universitas Slamet Ryadi (Unisri) Surakarta melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di empat Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Empat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Kebakramat di sepuluh desa, Kecamatan Jumantono di sebelas desa, Kecamatan Kerjo di sepuluh desa dan Kecamatan Karangpandan di sebelas desa.

Rombongan mahasiswa Unisri yang akan melaksanakan KKN  di Kabupaten Karanganyar diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/7/2017) pagi.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung lebih kurang 40 hari kedepan di empat kecamatan yang tersebar di 42 desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu di kehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut Wabup menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar karena KKN merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat.

“Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar sehingga mereka dapat berinovasi,”tuturnya.

“Baktikan semua ilmu, tenaga ke masyarakat. Jangan malas-malas karena Insha Alloh masyarakat Karanganyar sangat menerima siapapun. Karena masyarakat Karanganyar adalah masyarakat yang ramah,’’terang Rohadi Widodo.

Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Kami minta Pemerintahan Desa untuk di aktifkan websitenya. Agar adik-adik kita yang ber-KKN dapat mengupload foto-foto selfie maupun weselfie baik melalui twitter, facebook, instagram, karena ini merupakan merketing untuk mempromosikan tempat-tempat wisata di Karanganyar yang dikenal dengan sebutan Bumi Intanpari,”pesannya.

Sementara itu Wakil Rektor Unisri Surakarta, DR. Sutoyo mengatakan KKN yang akan dilaksanakan terhitung mulai 27 Juli sampai 4 September 2017 diharap dapat memberikan pengalaman  berharga bagi mahasiswa Unisri yang menempuh KKN di empat kecamatan.

“Kami punya konsep agar mahasiswa dalam melakukan KKN ini mampu mengamati, menganalisis hingga mampu menerapkan program yang akan dijalankan sehingga terjadi sinkronisasi antara ilmu yang didapat dengan lokasi KKN,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_0865

Anggota Paskibraka Kabupaten Karanganyar Memulai Latihannya

kominfo

Bupati Karanganyar membuka pelatihan anggota Paskibraka Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, 24 Juli 2017

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Karanganyar terhitung mulai tanggal 19 Juli sampai Dengan 17 Agustus akan mengikuti pelatihan guna mempersiapkan diri demi suksesnya Upacara Detik-Detik Proklamasi peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 Republik Indonesia. Bupati Karanganyar Juliyatmono berkenan hadir secara langsung untuk membuka pelatihan tersebut yang bertempat di Halaman Setda Karanganyar, Senin Pagi (24/07) serta memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka. Tampak hadir Kapolres Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar beserta para Assisten Setda, Perwakilan Kodim 0727 Karanganyar dan Kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya Juliyatmono mengingatkan kembali kepada anggota Paskibraka yang akan menjalani pelatihan betapa sulitnya perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Selama 350 tahun bangsa Indonesia dijajah bangsa lain, ribuan bahkan jutaan nyawa dikorbankan untuk meraih kehormatan bangsa Indonesia yaitu Kemerdekaan. Penghayatan kepada Merah Putih sebagai Identitas Negara Republik Indonesia perlu ditanamkan kepada anggota Paskibraka, agar dalam pelaksanaannya nanti (Upacara Detik-Detik Proklamasi) sungguh-sungguh menghayati dan membayangkan betapa besar pengorbanan yang harus dibayar untuk meraih kemerdekaan.

“Kalian telah mendapatkan kepercayaan untuk menjadi Paskibraka Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, kepercayaan itu jangan disia-siakan, harus diterima dengan sebuah kebanggaan yang besar.”, kata Juliyatmono dihadapan anggota Paskibraka

Lebih lanjut dikatakan oleh Juliyatmono, kewajiban kita sebagai bangsa Indonesia menjaga kedaulatan dan kehormatan Bangsa. Dewasa ini banyak muncul orang-orang yang bertentangan dengan Pancasila, untuk itu mari bersatu memajukan bangsa Indonesia.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Titis Sri Jawoto melaporkan kegiatan pelatihan Paskibraka dipusatkan di dua titik yakni Alun-Alun Kabupaten Karanganyar dan Kantor Disparpora. Sebanyak 78 anggota Paskibraka merupakan siswa-siswi SMA-SMK pilihan di Kabupaten Karanganyar. Nantinya mereka akan digembleng oleh pembina dari Kodim 0727 Karanganyar, Polres Karanganyar dan Perwakilan OPD terkait. Adapun materi yang akan diberikan meliputi Pembinaan mental, Wawasan Kebangsaan, PBB dan Perilaku. Untuk menjaga kondisi anggota Paskibraka disediakan juga sarapan pagi telur dan susu. Demikian DISKOMINFO(yoga/ad)

Read More
pramuka (2)

Pramuka Peduli : Tingkatkan Cinta Alam dan Sesama

kominfo

Kadisparpora, Titis Sri Jawoto (tengah) mewakili Bupati Karanganyar saat hadiri acara Gerakan Pramuka Peduli Kwaran Karangpandan

Karanganyar, Sabtu 22 Juli 2017

Dalam rangka menerapkan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Satya Dharma Pramuka khususnya Dharma Kedua yaitu cinta alam dan kasih sayang kepada sesama manusia, pada hari Sabtu, 22 Juli 2017 di Terminal Mbangun Makuthoromo Karangpandan diselenggarakan “Gerakan Pramuka Peduli” oleh Kwaran 13 Karangpandan selama satu hari.

Acara yang diikuti oleh 8 (delapan) sekolah SMP dan SMA/SMK se Karangpandan ini dikemas dengan berbagai kegiatan yaitu Wawasan Kebangsaan,  Sosialisasi Kebencanaan, Simulasi Pemadam Kebakaran dan Sekolah Sungai dengan menggandeng BPBD Kabupaten Karanganyar.

Dalam laporannya, Ketua Kwaran Karangpandan, Sularto menyempaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkreasi, berkarya dan melatih diri serta menunjukkan potensi diri dalam berinteraksi dengan lingkungan. Di samping itu acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan mental dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Mewakili Bupati Karanganyar, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis sri Jawoto menyampaikan penghargaan dan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia berharap generasi muda bisa benar-benar mempunyai rasa cinta dan kepedulian kepada lingkungan dan sesamanya serta mempunyai bekal mental, fisik dan spiritual serta wawasan kebangsaan yang baik sebagai generasi penerus bangsa. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
DSC_0778

53 Siswa Kurang Mampu Mendapat Santunan

Kominfo

Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad saat menyerahkan santunan kepada sejumlah siswa siswi kurang mampu, Jum’at (21/7).

Karanganyar, Jum’at 21 Juli 2017

Sejumlah 53 siswa-siswi kurang mampu mendapat santunan dari Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) se Kabupaten Karanganyar.

Masing-masing siswa menerima santunan sebesar Rp. 150.000,-. Bantuan santunan diserahkan oleh Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada kegiatan Halabihalal sekaligus Silaturrahim GPAI se Kabupaten Karanganyar, Jum’at (21/7/2017).

Musta’in dalam sambutannya menekankan penting mencetak generasi-generasi penghafal Al-Qur’an (Hafidz Qur’an). Sehingga GPAI diminta untuk aktif dalam pendampingan para siswa terutama dalam kegiatan belajar mengajar.

“Guru harus mampu memberi penjelasan mengenai nilai-nilai agama sebagai bekal pada anak,”tuturnya.

Ditambahkannya dampak dari sertifikasi guru juga harus diimbangi dengan kinerja yang lebih baik, profesional dan berkomitmen.

“Tugas guru adalah mencerdaskan anak-anak. Guru juga harus menjadi teladan bagi anak didiknya,”pesannya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (ft/ind)

Read More
DSC_0776

Karanganyar Menjadi Salah Satu Tujuan Travel Heritage 2017

KOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi mewakili Bupati Karanganyar saat membacakan sambutan dalam acara Travel Heritage di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (19/07).

Karanganyar, Rabu 19 Juli 2017

Banyaknya tempat wisata bersejarah di Kabupaten Karanganyar menarik perhatian dari Balai Pelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta (BPWBCB DIY).

Pemilihan Kabupaten Karanganyar sebagai tujuan Travel Heritage 2017 bukanlah pemilihan asal-asalan, namun dilatarbelakangi kesejarahan yang dimiliki Kabupaten Karanganyar dengan Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Keraton Yogyakarta.

Hal tersebut dikatakan Sekretariat Daerah Karanganyar, Samsi selaku mewakili Bupati  saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka Sarasehan Travel Heritage 2017 Karanganyar, Rabu (19/07/2017) di Hotel Tamansari Karanganyar.

“Pasalnya cikal bakal Keraton Kasultanan Yogyakarta dimulai dengan penandatangan Perjanjian Giyanti yang merupakan kesepakatan antara VOC, pihak Mataram diwakili oleh Sunan Pakubuwana III dan kelompok Pengeran Mangkubumi,”tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Perjanjian yang ditandatangani pada Tanggal 13 februari 1755 ini secara de facto dan de jure menandai berakhirnya Kerajaan Mataram.  Selanjutnya  wilayah Mataram dibagi menjadi dua, yakni Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.

Nama Giyanti diambil dari lokasi penandatanganan perjanjian ini, yaitu di Desa Giyanti yang berada di Dukuh Kerten Desa Jantiharjo di sebelah tenggara kota Karanganyar.

“Diwilayah Kabupaten Karanganyar banyak sekali peninggalan sejarah yang sungguh luar biasa, terdapat 37 warisan cagar budaya yang terdaftar di Kabupaten Karanganyar. Termasuk Candi Sukuh dan Candi Cetho yang pada tahun 1955 telah diusulkan masuk warisan dunia UNESCO,”terangnya.

Ditambahkannya dengan adanya hubungan Yogyakarta  dan Karanganyar, melalui Travel Heritage dari Balai Pelestarian Warisan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan DIY menggandeng Pemkab Karanganyar dalam hal ini Disdikbud Karanganyar dan Disparpora Karangayar,  diharapkan kegiatan ini dapat menyosialisasikan pentingnya kesadaran dalam melestarikan cagar budaya di kedua daerah.

Pada kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber yakni Dian lakshmi Pratiwi, SS, MA dari Dinas Kebudayaan DIY, Drs. Tarsa, M.Pd Kepala Disdikbud Karanganyar dan Tokoh budayawan Ir. Yuwono Sri Suwito.

Sementara itu salah satu narasumber, Dian lakshmi Pratiwi selaku Kepala Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan DIY menjelaskan makna Travel Heritage ini merupakan nama/judul/identitas kegiatan pemanfaatan cagar budaya melalui promosi pelestarian dalam segala bentuk kreatifitasnya presentasinya, baik bersifat publikasi, sosialisasi, kampanye maupun misi pelestarian lainnya yang dilaksanakan secara terpadu, tersistem dan berkelanjutan.

“Tujuan Travel Heritage ini untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian publik terhadap pelestarian cagar budaya dengan membangun networking/jejaring yang saling memberi dan memperoleh manfaat dari kegiatan ini,”jelasnya dihadapan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI), Guru Sejarah, Jajaran Dinas terkait serta Pelajar.

Demikian Diskominfo Karanganyar (ft/ind)

Read More
KOM_0698

Lomba Kreatifitas dan Inovasi Kategori Pelajar dan Masyarakat

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan sekaligus membuka lomba krenova, Rabu Pagi (19/7)

Karanganyar, 19 Juli 2017 Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Karanganyar adakan Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) kategori pelajar dan masyarakat umum. Lomba tersebut bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar baik secara individu maupun kelompok yang mampu menghasilkan inovasi kreatif yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu kegiatan ini di harapkan bisa mendukung program Pemkab untuk mencetak 10.000 wirausahawan baru.

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini, meningkatnya jumlah peserta dari tahun – ketahun merupakan bukti semangat masyarakat Karanganyar dalam berkreasi. Dukungan Pemerintah dalam memfasilitasi acara seperti ini akan terus dijalankan.

“Sesuatu yang dikembangkan secara tekun dan terus menerus akan menghasilkan sesuatu yang baik” tutur Juliyatmono dihadapan peserta Lomba Krenova yang bertempat di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Karanganyar Rabu Pagi (19/7).

Dikatakan lebih lanjut, kreatifitas merupakan poin untuk membuka pintu sukses, sehingga para peserta lomba diingatkan untuk mengurus hak paten untuk melindungi karya-karya dari ancaman pesaing.

Sementara itu, Muh Indrayanto Kepala Bapertlitbang Karanganyar melaporkan bahwa lomba ini diikuti oleh 85 peserta yang terdiri dari 73 dari kategori pelajar dan 12 dari kategori masyarakat umum. Setelah melalui tahap seleksi proposal di dapatkan 6 peserta dari kategori pelajar dan 6 peserta dari kategori masyarakat umum. Penentuan pemenang sendiri akan diumumkan pada tanggal 27 Juli 2017, sedangkan penyerahan piagam dan hadiah pada pemenang akan dilakukan pada saat upacara peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus nanti. Demikian DISKOMINFO(yoga/ad)

Read More
IMG_0434

PGRI SE KECAMATAN MATESIH ADAKAN HALAL BI HALAL

Bupati Karanganyar memberikan bantuan kepada anak-anak berprestasi

Masih dalam bulan syawal, PGRI menngelar halal bi halal se Kecamatan Matesih, Senin(17/07/2017) di Balai Desa Matesih. Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terimakasih kepada anak-anak yang telah berprestasi.

“Saya mendoakan anak-anak supaya pintar semua, sukses dan apa yang telah dicita-citakan dapat terwujud”, kata Bupati saat menyampaikan sambutanya sekaligus beliau memberikan bantuan  kepada anak-anak yang telah berprestasi.

Pada kegiatan halal bi halal tersebut Bupati Karanganyar juga melantik sejumlah pengurus dan anggota Tim SAR Matesih sebanyak 150 orang. Bupati berharap Tim SAR yang telah dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan siap membantu masyarakat yang terkena musibah.

Ini masih suasana lebaran mari kita berbicara dan bersikap yang baik-baik. Pertemuan supaya mendapat ridho Allah SWT adalah pertemuan yang ada unsur amar ma’ruf nahi munkar kumpul untuk mengajak supaya hidup rukun, guyub, semanga, ada unsur sedekah dan ada unsur mendamaikan. mari kita sama-sama mohon ampun karena masih banyak kekurangan. kita dipilih diciptakan yang terbaik oleh Allah SWT agar mentaati segala perintahNya Setiap silaturahmi dengan siapapun bila ada tiga indikasi itu, orang-orang tersebut akan mendapat ridho dari Alloh. Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri halal bihalal

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menghimbau agar kita berfikir dengan positif  karena Alloh memberikan akal. Orang kalau tidak mau punya masalah jangan berfikir, karena orang hidup itu selalu berfikir.”tandasnya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (adt/ft)

Read More
web copy

Hari Pertama MPLS, Sekolah Isi Pendidikan Karakter

Hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di isi dengan pendidikan karakter.

Karanganyar, Senin (17/07/2017)

Hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di isi dengan pendidikan karakter.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, mengatakan MPLS merupakan kegiatan untuk siswa baru supaya dapat beradaptasi dengan sekolah baru.

“Kami meminta agar sekolah memfasilitasi dengan baik, tidak ada kekerasan, tidak ada penekanan batin, dan anak dapat dibimbing sebaik-baiknya,” kata Tarsa, Senin (17/08) saat dijumpai di Kantor Bupati Karanganyar.

Selama tiga hari, Senin-Rabu (17-19/07), lanjut Tarsa, siswa baru diberikan materi tentang penguatan pendidikan karakter, nasionalisme, peningkatan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tata tertib sekolah, dan budaya sekolah.

“Instruktur guru sekolah, kakak kelas hanya mambawa alat, hanya sekedar membantu, semua kegiatan tanggung jawab guru,” kata Tarsa.

Untuk pengawasan selama MPLS tahun 2017 ini di Kabupaten Karanganyar, pihaknya membentuk tim yang terdiri dari Disdikbud, pengawas, pejabat struktural, Komite Sekolah,  dan UPT.

“Jika terjadi permasalahan bisa segera di selesaikan di tingkat sekolah, jika tidak bisa, di selesaikan secara hierarki. Harapannya tidak ada persoalan selama MPLS ini,” katanya.

Ditempat lain, saat dijumpai di sekolahnya, PLT Kepala SMP Negeri 2 Karanganyar, Sri Murni mengatakan, di sekolahnya diikuti sebanyak 251 siswa baru. Hari pertama ini penekanannya bagaimana penguatan pendidikan karakter di sekolah.

“Kami berikan pendidikan karakter dengan menanamkan lima nilai yakni, religius, nasionalis, mandiri, intergritas dan gotong royong. Termasuk juga penangulangan bahaya narkoba, kami berikan materi,” katanya.

Siswa baru juga di didik siapa nama gurunya, teman barunya, dan tata tertib sekolah. Dari pengamatan, setiap peserta MPLS dikalungkan nama panggilan berukuran besar, dengan maksud teman baru mudah memanggil dan mengenalnya.

Sedangkan untuk siswi, juga mengikat rambut dengan pita merah putih. Saat dikumpulkan di aula sekolah tersebut, semua peserta diberikan materi oleh guru dan terlihat senang mengikutinya. (pd)

 

Read More